Showing posts sorted by relevance for query 2014. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query 2014. Sort by date Show all posts

Sunday, January 19, 2014

Potential Malaysia IPOs for 2014

KUALA LUMPUR: IOI Properties Group kicked off an potential record year for Malaysia IPOs with a stellar debut, jumping by more than a fifth after raising some US$580 million in its initial public offering.


Malaysia’s initial public offering market could more than double this year to US$7.1 billion, led by an up to US$2 billion sale of state investor 1Malaysia Development Bhd’s energy assets, according to information from bankers compiled by Reuters.


Following is a list of other Malaysian IPOs that bankers have flagged as likely to occur in 2014 with their estimates of deal sizes. The total figure does not include two possible deals where the size has not been flagged – a property trust listing from Permodalan Nasional and an IPO for Boustead Plantations.


* Seven Convenience, operator of all 7-11 stores in Malaysia. The company is controlled by Malaysian tycoon Tan Sri Vincent Tan, the 10th richest man in the country, according to Forbes. A US$250 million IPO expected in March.


* Power producer Malakoff, a unit of tycoon Tan Sri Syed Mokhtar AlBukhary’s conglomerate MMC Corp. Syed Mokhtar is the country’s eight richest man, according to Forbes. A US$1 billion IPO seen in the first half of 2014.


* State investor 1Malaysia Development Bhd (1MDB) has invited investment banks to pitch for advisory roles in an initial public offering (IPO) ranging between US$1 billion to US$2 billion involving its power assets, three sources told Reuters on Wednesday.


* Boustead Plantations, the palm oil arm of Malaysia’s conglomerate Boustead Holdings, which is controlled by the country’s army fund, Lembaga Tabung Angkatan Tentera. The IPO is expected in the second quarter of 2014 but its size has not been determined yet.


* Icon Offshore, an oil and gas offshore service firm owned by the Malaysian government-linked private equity fund, Ekuiti Nasional. A US$150 million IPO expected in the first half of the year.


* Iskandar Waterfront, property developer off the coast of southern state of Johor near Singapore, partly owned by the Johor state government. A US$300 million IPO likely in the second half of 2014.


* Medini Iskandar, master property developer of 2200 acres of land in the heart of Iskandar economic region in the southern state of Johor, majority owned by state investor Khazanah Nasional Bhd. An US$800 million IPO expected in the first half of 2014.


* Themed Attractions and Resorts Bhd, a theme parks operator owned by Malaysia’s state investor Khazanah Nasional. A US$150 million IPO expected this year.


* Malaysian property developer Naza TTDI is expected to raise some US$250 million IPO in the first half of 2014.


* Malaysia’s largest mobile operator by market value Axiata plans to list its tower assets, with the IPO estimated at US$500 million.


* Internet-payment company MOL Global, the owner of social networking site Friendster Inc. Controlled by Malaysian tycoon Tan Sri Vincent Tan. The IPO is estimated at US$300 million.


* Southeast Asia’s largest offshore helicopter operator Weststar, partly owned by US private equity company KKR and Co. A US$625 million IPO expected in either 2014 or 2015.


* Malaysia’s largest fund management firm Permodalan Nasional Bhd’s planned property trust listing. The deal is expected in 2014 or 2015. The size has not been determined yet but the property under PNB has a value of US$4.7 billion.


* Ranhill Energy and Resources, the oil and gas service firm that had its listing in 2013 cancelled due to a disclosure breach related to the suspension of Petronas license of one of its units. It is exploring a comeback in 2014, with the IPO estimated at US$230 million.


Seven Convenience, Malakoff, Icon Offshore, MOL, Weststar, Boustead and Axiata have said they intend to list. 1MDB declined to comment. Ranhill, Permodalan Nasional, Themed Attractions and Resorts, Medini , Naza TTDI and Iskandar Waterfront were not immediately available for comment.– Reuters



Article source: http://jogja.tribunnews.com/2013/12/30/selebrasi-hormat-ala-nazi-anelka-berujung-sanksi


Potential Malaysia IPOs for 2014

Saturday, January 12, 2013

Lanskap Baru Politik 2014

Muhammad Qodari 

JAKARTA, KOMPAS.com – Hasil rapat pleno KPU soal verifikasi faktual parpol peserta Pemilu 2014 diperkirakan meloloskan 10 partai dari 34 yang mendaftar ke KPU (Kompas, 8/1). Ke-10 partai itu adalah PAN, Demokrat, PDI-P, Hanura, Gerindra, Partai Golkar, PKB, PKS, PPP, dan Nasdem.

Bagi yang optimistis, lolosnya 10 parpol untuk Pemilu 2014 membuka lanskap baru politik Indonesia ke depan. Lanskap pertama, harapan bahwa pilihan masyarakat akan lebih berkualitas karena jumlah partai jauh lebih sedikit daripada sebelumnya. Bandingkan jumlah parpol peserta Pemilu 2014 dengan Pemilu 1999 yang 48 parpol, 2004 (24), dan 2009 (38).

Pilihan yang sedikit ini diharapkan kondusif untuk masyarakat membuat pilihan berkualitas. Apalagi 9 dari 10 parpol yang lolos adalah partai lama yang sudah dikenal kiprahnya, baik di legislatif, eksekutif, di media, maupun di masyarakat. Jadi, masyarakat punya catatan tentang kinerja mereka. Pemilu 2014 akan menjadi hari penilaian bagi parpol-parpol tersebut.

Harapan yang lebih berkualitas juga diharapkan terjadi untuk level calon anggota legislatif (caleg). Berkurangnya jumlah partai secara signifikan secara dramatis juga mengurangi jumlah caleg.

Lanskap berikutnya, kemungkinan perubahan wajah politik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Saat ini terjadi perbedaan situasi antara konstelasi politik di pusat (DPR) dan di daerah (DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota). Jika di pusat hanya ada 9 partai politik, di daerah jumlah parpol jauh lebih banyak sehingga lebih ”hiruk-pikuk”. Di DPRD 2009, jumlah parpol lebih banyak sebagai kombinasi dari tiadanya ambang batas parlemen untuk masuk DPRD dan jumlah peserta pemilu 38 parpol. Akibat tak ada ambang batas parlemen untuk DPRD, tak ada kursi DPRD yang ”hangus” seperti terjadi di DPR.

Pasca-keputusan Mahkamah Konstitusi, aturan Pemilu 2014 hanya memberlakukan ambang batas di tingkat nasional seperti pada 2009 (sebelum keputusan itu ambang batas juga berlaku di tingkat daerah). Namun, dengan jumlah peserta pemilu yang hanya 10 parpol, jumlah parpol di DPRD juga tidak akan lebih dari 10. Ini membuat komposisi parpol di DPRD kurang lebih akan sama dengan DPR. Perbedaannya pada posisi dan jumlah kursi sesuai daerah masing-masing.

Skeptisisme

Jika analisis di atas menampilkan kemungkinan perubahan dan harapan pada Pemilu 2014, bagian berikut menampilkan kekhawatiran dan skeptisisme. Skeptisisme pertama adalah kinerja DPR hasil Pemilu 2014. Disinyalir salah satu sebab rendahnya produktivitas legislasi DPR akibat jumlah partai dan fraksi yang terlalu banyak di Senayan.

Salah satu solusinya mengurangi jumlah partai dan fraksi di DPR dengan ambang batas parlemen. Namun, ambang batas 3 persen yang ditetapkan untuk Pemilu 2014 (naik 0,5 persen dibanding Pemilu 2009) diduga tidak akan mampu mengurangi jumlah parpol di DPR secara signifikan. Bahkan, bukan mustahil jumlah parpol di DPR justru naik dari 9 ke 10 parpol, dengan asumsi 9 partai lama dan satu partai baru (Nasdem) semua mendapat suara di atas ambang batas. Kemungkinan ini besar karena Hanura sebagai partai ”bontot” dalam Pemilu 2009 meraih suara di atas 3 persen pada pemilu itu. Sementara Nasdem telah menembus suara di atas 3 persen dalam aneka survei akhir-akhir ini.

Skeptisisme berikutnya soal wajah politik nasional Indonesia secara umum di masa yang akan datang. Mafhum diketahui banyaknya kekecewaan masyarakat terhadap kinerja parpol, politisi, dan aneka lembaga pemerintahan. Kenyataan bahwa 9 dari 10 parpol yang lolos pemilu adalah partai lama dapat ditafsirkan: wajah politik Indonesia ke depan tidak akan berubah banyak karena aktornya secara garis besar yang itu-itu saja. Termasuk peta calon presiden yang notabene akan keluar dari parpol-parpol tersebut di atas.

Sekarang, bagaimana cara menjawab potensi kekecewaan tersebut di atas? Soal ambang batas tidak mungkin diubah. Karena itu, harus diterima kemungkinan jumlah parpol di DPR tetap 9 atau malah jadi 10. Berdasarkan pengalaman pemilu di era Reformasi, memang angka ambang batas yang bisa memangkas jumlah parpol di DPR adalah minimal 5 persen. Solusinya adalah memperbaiki mekanisme pembahasan UU di DPR dan di tiap parpol agar target legislasi dapat tercapai.

Adapun solusi kekecewaan terhadap parpol di masa depan secara inheren terkandung dalam mekanisme demokrasi itu sendiri. Dalam demokrasi diharapkan terjadi proses reward and punishment (hadiah dan hukuman) dari masyarakat terhadap peserta pemilu dan selanjutnya proses belajar dan memperbaiki diri dari para peserta pemilu itu terhadap kesalahannya. Saya meyakini mekanisme hadiah dan hukuman itu berlaku dalam politik Indonesia. Buktinya PDI-P yang menang Pemilu 1999 bisa kalah di 2004, sedangkan Partai Golkar yang menang di 2004 kalah di 2009, sementara hasil survei menunjukkan dukungan terhadap Demokrat yang menang Pemilu 2009 turun.

Tentang calon presiden 2014, ada tiga langkah untuk memunculkan alternatif wajah calon pemimpin nasional. Pertama, menurunkan aturan presidential threshold (ambang batas capres) Pemilu 2009 yang mencapai 20 persen suara dan/atau 25 persen kursi. Pilihan yang mudah adalah ”menyamakan”-nya dengan ambang batas parlemen, yakni 3 persen, untuk mengajukan pasangan calon sendiri. Namun, melihat pengalaman politik selama ini, agaknya angka itu akan bertemu di tengah, yaitu di rentang 10 persen-15 persen. Kedua, partai membuka kesempatan kepada tokoh-tokoh muda untuk tampil sebagai calon. Ketiga, partai membuka pintu bagi tokoh-tokoh di luar partai.

Agamis vs nasionalis

Lepas dari harapan dan skeptisisme terhadap calon peserta Pemilu 2014, jumlah peserta yang 10 sebetulnya kian mendekati opini masyarakat. Paling tidak ini terungkap dari hasil berbagai survei, di antaranya survei oleh Indo Barometer pada Juni 2008 dan Agustus 2010.

Secara ideologi, 10 partai peserta pemilu juga cukup mencerminkan konstruksi ideologi parpol di Indonesia yang kerap dibagi dalam dua spektrum. Untuk spektrum partai agamis/berbasis massa agama versus nasionalis/sekuler, ke-10 partai itu dapat dibagi dalam partai agamis (PKS, PPP, PAN, PKB) dan nasionalis (PDI-P, Partai Golkar, Partai Demokrat, Gerindra, Hanura, Nasdem).

Dalam spektrum partai agamis, ada dua subspektrum, yakni agamis Islam dan Kristen. Subspektrum agamis Islam bisa dibagi lagi dalam sub-subspektrum agamis Islam modernis dan agamis Islam tradisionalis. Adapun yang hilang dalam 10 parpol peserta Pemilu 2014 adalah wakil dari subspektrum agamis Kristen.

Sementara untuk spektrum partai nasionalis, dapat dibagi lagi dalam subspektrum kanan/developmentalis versus kiri/ populis. Tentu penggolongan ini relatif dan dapat diperdebatkan. Akan tetapi, pesannya adalah: walau jumlah partai peserta pemilu menurun jauh dibandingkan 2009, sebetulnya cukup mewakili spektrum ideologi politik yang ada.

Muhammad Qodari Direktur Eksekutif Indo Barometer

 







Article source: http://www.hidayatullah.com/read/26737/12/01/2013/dsn-mui:-ulama-mesir-haramkan-sukuk-karena-alasan-maslahat-.html


Lanskap Baru Politik 2014

Monday, January 6, 2014

Muat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah Malaysia

Muat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah Malaysia




Liputan6.com, Kuala Lumpur : Sekitar 320 Alkitab di Selangor, Malaysia disita dari Masyarakat Bible Malaysia lantaran memuat kata ‘Allah’. Otoritas Selangor juga menahan 2 anggota Masyarakat Bible Malaysia untuk meminta penjelasan kenapa masih terdapat kata ‘Allah’ di Alkitab.


Berita Terkait



Pengadilan Malaysia Selidiki Kehidupan TKI Wilfrida Soik di Belu


Pengadilan Malaysia Selidiki Kehidupan TKI Wilfrida Soik di Belu



18 TKI dan 1 Bayi Korban `Trafficking` Dipulangkan dari Malaysia


18 TKI dan 1 Bayi Korban `Trafficking` Dipulangkan dari Malaysia


Hal ini dilakukan menyusul keputusan Pengadilan Malaysia pada Oktober 2013, yang menyatakan bahwa selain muslim, tak bisa menggunakan kata ‘Allah’ untuk menyebut Tuhan. Dalam putusannya, pengadilan banding berdalil, memperbolehkan umat non-muslim menggunakan kata itu akan menciptakan kebingungan dalam masyarakat.


Ketua Masyarakat Bible Malaysia Lee Min Choon mengatakan, pihaknya disebut telah melanggar hukum Negara Selangor. “Kami diberi tahu bahwa kami berada dalam penyelidikan karena melanggar hukum negara Selangor. Warga non-muslim dilarang menggunakan kata Allah,” kata Lee, seperti dimuat BBC 2 Januari 2014.


Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Wakil Presiden UMNO Muhyiddin Yassin menyatakan, anggota dewan Selangor akan melancarkan protes ke sejumlah gereja di negara bagian tersebut atas masih digunakannya kata Allah.


“Ada hukum di Selangor dan sudah ada keputusan Yang Mulia Sultan. Jadi mereka harus melaksanakan keputusan Sultan,” kata Yassin. “Mereka melakukan hal yang melawan hukum.”


Sementara Dewan Gereja Malaysia menyatakan, pihaknya prihatin dengan kondisi tersebut dan mendesak pemerintah untuk melindungi hak beragama sesuai yang diatur dalam Konstitusi Federal.


Perdebatan soal kata ‘Allah’ muncul pada 2009 lalu dan menciptakan ketegangan antarumat beragama. Baik gereja maupun masjid jadi sasaran kebencian. Saat itu pihak pemerintah mengatakan, koran Katolik, The Herald tak boleh menggunakan kata ‘Allah’ dalam edisi Bahasa Melayu-nya — untuk mendeskripsikan Tuhan Kristen.


Surat kabar tersebut menggugat ke pengadilan dan diterima pada Desember 2009. Pihak pemerintah balas mengajukan banding, dan baru diputus belakangan.


Menanggapi putusan itu, editor The Herald, Lawrence Andrew mengaku pihaknya kecewa. Ia akan mengajukan kasasi atas putusan tersebut. “Putusan itu merupakan langkah mundur terkait hukum kebebasan fundamental bagi agama minoritas,” kata dia.


Pihak surat kabar berargumen, Injil dalam Bahasa Melayu telah menggunakan kata ‘Allah’ bahkan sebelum Malaysia menjadi negara federal pada 1963.


Sementara, sejumlah kelompok Islam berpendapat, penggunaan kata ‘Allah’ bisa digunakan mendorong umat Islam masuk agama Kristen. (Riz)


Baca juga:
Pengadilan Malaysia: Kata `Allah` Hanya Untuk Muslim
PM Malaysia: Umat Kristen Sabah-Sarawak Boleh Pakai Kata `Allah`
Non-Muslim Malaysia Tetap Ditentang Pakai “Allah”



8 Komentar Untuk Artikel Ini




  • 2014-01-05 20:32:20


    Tuhan pasti tau yang Benar..

    kaum Mayoritas akan kalah ..

    Tuhan Engkau yang berkuasaa…





  • 2014-01-05 20:11:12


    xxxxx dan xxxxx jelas beda




  • Benie Tjandra


    2014-01-04 02:58:25


    silahkan berbuat, nantikan penghakiman kelak,baru kalian tahu dan rasakan benar tidaknya perbuatanmu,silahkan tunggu panggilan masing2. tiada penyesalan/ ampunan.





  • 2014-01-03 17:22:25


    toleransi agama donk ..




  • Tuyul Moderen


    2014-01-03 15:13:01


    BETUL ITUU





  • 2014-01-03 10:56:32


    Ampuninlah mereka Tuhan, karena mereka tidak tau apa yg mereka perbuat..




  • John Sentuf


    2014-01-03 09:32:30


    Toleransi antar umat bragama dangkal skali…




  • Joni KOu


    2014-01-03 08:37:29


    Umat xxxxx Smakin ditindas….






loading comment box



Kirim Komentar



Nama

:

Email

:


Komentar

:


Security Code

:



‘ + $(‘#nama’).val() + ‘



‘ + komentar + ‘


‘;

$(‘#comment-list’).prepend(isi);

$(“#frmKomentar”).html(‘

Terima Kasih Telah Mengirimkan Komentar


‘);

} else {

alert(data);

$(“#siimage”).attr(‘src’, base_url + ‘show_image/sid=’ + Math.random());

$(“#code”).val(“”);

$(“#code”).focus();

}

$(“#frmKomentar”).unblock();

}

});

}

});

});


Article source: http://www.tribunnews.com/seleb/2013/10/16/dikonfirmasi-kabar-gaston-jadi-mualaf-ini-jawaban-julia-perez


Muat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah Malaysia

Wednesday, January 1, 2014

PENYELENGGARAAN HAJI 2014, Kemenag Sumbar Optimalkan Pelayanan

PENYELENGGARAAN HAJI
2014, Kemenag Sumbar
Optimalkan Pelayanan

Kamis, 2 Januari 2014


PADANG (Suara Karya): Secara keseluruhan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2013 berjalan lancar dan sesuai harapan. Meski demikian, tak dipungkiri masih ditemukan sejumlah kendala dan masalah di lapangan.


Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumbar Syamsuir Ilyas, di Padang, Sumbar, baru-baru ini. “Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sesuai harapan.

Apalagi, Bengkulu sudah punya embarkasi antara, jadi jemaahnya langsung ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tanpa menginap di Asrama Haji Padang. Kita akan optimalkan pelayanan pada 2014,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Kemenag Sumbar dipimpin Kepala Kanwil Syahrul Wirda selaku Ketua Panitia Peberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang, telah menggelar rapat evaluasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun 2013 hanya dua hari setelah kedatangan jemaah kloter terakhir dari Tanah Suci. Yakni, Jumat (15/11), di Aula Asrama Haji Padang.

Rapat itu dihadiri seluruh panitia dari setiap instansi dan elemen masyarakat yang terlibat dalam kepanitiaan haji, seperti Dinas Kesehatan Sumbar, Dinas Perhubungan Sumbar, Imigrasi Padang, Polda Sumbar, TNI, Biro Binsos Pemprov Sumbar, PT Angkasa Pura II, tokoh masyarakat, dan lainnya.

Rapat menghasilkan sejumlah komitmen, agar pelaksanaan haji tahun depan lebih baik lagi. Dalam rapat itu, beberapa instansi terkait mengakui masih adanya kekurangan selama pelaksanaan haji tahun ini.

Pada prinsipnya, mereka berjanji akan memperbaiki semua kekurangan tersebut, sehingga tahun depan tidak lagi ditemui keluhan dari jemaah. Salah satunya dari Angkasa Pura II, yang berjanji akan memperbaiki pelayanannya, seperti menambah eskalator, dan memperbaiki fasilitas lainnya seperti toilet, dan sebagainya.

“Selain itu, pihak Polda Sumbar juga berjanji memi-nimalisasi segala kekurangan pada pelaksanaan haji 2013 agar pelaksanaan haji 2014 dapat berjalan baik,” ujar mantan Kepala Kantor Kemenag Mentawai ini.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsuir Ilyas mengisahkan pengalamannya ketika bertugas di Mentawai pada 2011. Ketika itu, ia berhasil memberangkatkan delapan mualaf. “Mereka bagian dari 35 warga muslim di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang menunaikan haji tahun 2011,” ucapnya.

Sebenarnya, tutur dia, mereka baru mendaftar tahun 2009 dan 2010. “Tapi karena ada perlakuan khusus yang seharusnya berangkat tahun 2017 dan 2018, 2011 mereka bisa menunaikan haji,” katanya.

Menurut Syamsuir, terwujudnya cita-cita para mualaf dari Mentawai itu tak lepas dari perjuangan Kakanwil Kemenag Sumbar ke Kemenag pusat. Semula, lanjut dia, saat Sekjen Kemenag Bahrul Hayat berkunjung ke Padang beberapa waktu lalu, Pemprov Sumbar meminta agar warga Mentawai diprioritaskan berangkat haji tanpa menunggu 9 hingga 10 tahun ke depan.

“Alhamdulillah, pihak bank penerima setoran biaya penyelenggaran ibadah haji (BPS-BPIH) yakni Bank Nagari dan BRI, telah diberikan informasi kalau 35 orang jemaah tersebut bisa melunasi setoran hajinya dan bisa segera diberangkatkan,” katan Syamsuir. (Yudhiarma)

Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/13/12/13/mxpojk-membangun-amal-usaha


PENYELENGGARAAN HAJI 2014, Kemenag Sumbar Optimalkan Pelayanan

Saturday, October 19, 2013

Kelompok Cipayung Siap Kawal Tahapan Pemilu 2014

Bengkulu – Lima organisasi mahasiswa ekstra kampus yang tergabung dalam Kelompok Cipayung, siap mengawal tahapan Pemilihan Umum Legislatif 2014.


“Ada beberapa isu yang menjadi konsen kami, termasuk mengawasi proses politik yakni Pemilu Legislatif 2014,” kata Ketua Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Cabang Bengkulu Arif Suhartomo kepada wartawan di Bengkulu, Jumat.


Ia mengatakan hal itu disela-sela sarasehan bertajuk “Merevitalisasi gerakan pemuda dan mahasiswa di Bengkulu” yang digelar di kawasan wisata Pantai Panjang.


Lima organisasi pergerakan mahasiswa ekstra kampus yang masuk Kelompok Cipayung yakni GMNI, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).


“Hari ini kami bergerak dalam payung Cipayung Plus karena ada satu organisasi lainnya yang terlibat yakni Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND),” kata Arif.


Ia mengatakan selain agenda politik dimana Indonesia akan menyongsong tahun politik pada 2014, terdapat beberapa keresahan lain yang menurut mereka perlu disikapi.


Terutama di Bengkulu, maraknya unjukrasa yang mengatasnamakan masyarakat namun para pengunjukrasa tidak berani menunjukkan identitas, menjadi sebuah pertanyaan yang patut disikapi dan dijawab tegas.


“Karena kalau berunjuk rasa dengan identitas yang tidak jelas, seperti memakai helm dan topeng lain itu jelas-jelas mengancam dan merusak citra pergerakan,” ujarnya.


Apalagi dengan isu aksi unjuk rasa yang diiming-iming bayaran tertentu dari aktor di balik aksi para pemuda dan mahasiswa menurutnya sangat merusak citra pergerakan mahasiswa dan pemuda sehingga perlu ditindak.


Pada kesempatan itu, para pemimpin organisasi tingkat cabang tersebut menandatangani nota kesepahaman tentang sejumlah permasalahan yang akan dikawal bersama.


Enam bidang yang dikawal bersama, selain politik yakni hukum, sosial, ekonomi, dan budaya serta pendidikan.


Bidang politik kata Arif, Cipayung akan fokus dalam pengawalan pemilu yang bersih dan transparan pada 2014.


Sementara bidang hukum, Kelompok Cipayung akan mengawasi rekonstruksi penegakan hukum dan HAM, bidang sosial terkait keterbukaan publik dan pemerataan pembangunan.


Bidang ekonomi yakni soal kerakyatan dan peningkatan pembangunan berkelanjutan, budaya tentang kearifan lokal dan pendidikan gratis untuk semua anak bangsa.


Nota kesepahaman tersebut ditandatangani para ketua organisasi mahasiswa tersebut yakni Ketua HMI Cabang Bengkulu Toni Kuswoyo, GMNI Arif Suhartomo, GMKI Roy Putrawan Manurung, PMII Deno Andeska Mandarlone, PMKRI Aprialdi Situmorang, dan LMND Bengkulu Yusuf Sugianto.


Article source: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0607&pub=Kosmo&sec=Terkini&pg=bt_17.htm


Kelompok Cipayung Siap Kawal Tahapan Pemilu 2014

Thursday, May 30, 2013

Mendadak Doyan 'Manggung'

Anas Urbaningrum dan Wiranto


Jelang Pemilu 2014 beberapa tokoh mendadak mencari panggung di berbagai media, salah satunya televisi. Bukan memperbincangkan bidangnya, mereka ‘menyeleweng’ ke peran lain mulai komentator bola hingga hadiri konser musik.


Kehadiran seorang politikus, menteri dan anggota legislatif di televisi mungkin bukan hal yang aneh. Setiap hari mereka berbicara tentang berbagai persoalan, mulai politik, ekonomi, hingga kemanusiaan.


Namun apa jadinya, mereka muncul di televisi sebagai pembawa acara, komentator sepakbola, hingga tampil dalam sebuah ajang pencarian bakat. Bahkan, ada juga yang memberikan secara simbolis hadiah.


Tentu hal ini memunculkan berbagai spekulasi. Dan sah saja jika kemunculan mereka itu dikaitkan dengan Pemilu yang tidak lama lagi. Bisa saja itu upaya agar semakin dikenal oleh publik.


Salah satu yang membuat kejutan adalah Gita Wirjawan. Menteri Perdagangan ini dipercaya menjadi komentator saat final Liga Champions, Minggu dini hari kemarin. Partai puncak itu mempertemukan dua klub sepakbola Jerman, Borussia Dortmund dan Bayern Munich yang bertanding di Stadion Wembley.


Dalam acara yang dipandu oleh Darius Sinathrya tersebut, Gita lebih banyak menjawab pertanyaan seputar dampak Liga Champions terhadap perekonomian negara-negara Eropa. Gita yang pada dini hari mengenakan kemeja putih dengan jaket hitam, menjelaskan bagaimana Liga Champions berdampak positif bagi negara penyelenggara.


Gita yang menjagokan Borussia Dortmund mengatakan, dua klub Bundes Liga tersebut bisa melaju ke babak final karena memiliki penataan keuangan yang baik. Karena itu, menurutnya, negara-negara tersebut bisa menjadikan kedua klub tersebut sebagai panutan.


Sayang, klub yang dijagokan Gita Wirjawan harus menelan kekalahan setelah ditekuk oleh Bayern Munich dengan selisih skor tipis 2-1.


Sebelumnya, Gita juga memukau dengan memamerkan keahliannya berpiano pada sejumlah wartawan yang hadir di gedung Kementerian Perdagangan, pada Jum’at (17/5) sore.Di samping kiri Gita, tampak Tompi kenakan topi khas yang sering dikenakannya.


Gita secara khusus memainkan piano mengiringi alunan lagu yang dibawakan oleh Tompi. Lagu yang dinyanyikan Tompi adalah Juwita Malam.


Seperti diketahui Gita digadang-gadang menjadi salah satu calon presiden (Capres) dan mulai dilirik Partai Demokrat.


Ketua DPP Partai Demokrat Kastorius Sinaga mengungkapkan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempersiapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan sebagai calon presiden 2014. Menurutnya, SBY sudah merestui Gita bertarung sebagai capres, tetapi tetap mempertimbangkan tingkat elektabilitas.


“Gita masuk bursa Ketua Umum Partai Demokrat dan sasaran akhir untuk Gita sebenarnya capres 2014,” katanya.


Ia mengatakan, nama Gita kini telah masuk sebagai salah satu calon presiden dalam sejumlah survei yang dilakukan berbagai lembaga. Dengan hasil sejumlah survei, menurutnya, SBY yakin memberikan restu kepada Gita. “Seperti yang dilakukan oleh LSI, SMRC, Politicalwave dan survei persepsi dri 100 opinion maker yang dilakukan LSI Burhan Muhtadi Desember tahun lalu untuk menjaring Capres 2014 dari sisi kualitas,” katanya.


Mengapa Gita? Kastorius mengatakan, Gita dianggap merepresentasikan figur pemimpin masa depan Indonesia pasca-SBY. Selama dua periode kepemimpinan SBY, ia dianggap salah satu tokoh di balik keberhasilan tim ekonomi SBY.


“Saat ini, sebagai Mendag berani dan berhasil melawan gempuran impor asing lewat kebijakan-kebijakan pro rakyat seperti penerapan HPP garam, pembatasan impor hortukultura dan penerapan sistem HPP Kedelai,” kata Kastorius.


Intinya, lanjut dia, narasi besar Indonesia ada di bidang ekonomi. “Untuk mengemban ini, Gita layak karena dia sangat disegani dan sekaligus disenangi stakeholder ekonomi dunia,” katanya. Alasan lain, kata Kastorius, Gita tergolong masih muda dan berasal dari generasi muda yang mewakili pemilih pemul yang akan menjadi mayoritas voters pada Pemilu 2014.


“Sebagai tokoh muda, dibanding dengan tokoh-tokoh lain, Gita relatif terbebas dari beban sejarah kelam masa lalu. Artinya, Gita menjadi sangat layak untuk membawa layar Indonesia semakin berkembang di domestik dan global,” kata Kastorius.


Meski demikian, menurut  Lingkaran Survei Indonesia elektabilitas Gita belum positif.”Ada sejumlah nama yang kita survei, seperti Chairul Tandjung, Gita Wiryawan dan lainnya. Tetapi perolehan dukungan hanya nol koma sekian %,” kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby Maret lalu.


Adjie mengungkapkan, ada lebih dari 10 nama yang disurvei termasuk Chairul Tanjung dan Gita. Dari nama-nama itu, lanjutnya, muncul empat nama yang menempati posisi teratas.”Empat nama teratas dikuasai oleh tokoh-tokoh partai nasionalis. Megawati Soekarnoputri 20,7 %, Aburizal Bakrie 20,3 %, Prabowo Subianto 19,2 % dan Wiranto 8,2 %,” tuturnya.


Adjie menambahkan, nama Gita pun kalah jika dibandingkan dengan tokoh dari partai Islam yang diantaranya berada di pemerintahan Presiden SBY seperti Hatta Rajasa, Suryadharma Alie dan Muhaimin Iskandar. Bahkan dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan istri Presiden SBY, Gita pun masih belum bisa bersaing.


“Ketum PAN Hatta Rajasa memperoleh dukungan 6,4 %, Ketum PPP Suryadharma Ali 1,9 %, Ketum PKB Muhaimin Iskandar 1,6, Presiden PKS Anis Matta 1,1 % dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh 2,1 %. Sedangkan Ani Yudhoyono 2,4 %,” ucapnya.ins


Wiranto-Anas Tak Mau Kalah
Ajang pencarian bakat X-Factor yang ditayangkan di RCTI, akhirnya dimenangkan Fathin Shidqia. Fathin berhasil mengalahkan pesaing terberatnya Novita Dewi. Di tengah meriahnya para pendukung Fathin, tiba-tiba nama Ketua Umum Partai Hanura Wiranto disebut MC sebagai pihak yang menyerahkan hadiah kepada pemenang.”Hadiah akan diberikan langsung oleh bapak haji Wiranto,” kata MC Robi Purba, Jakarta, Sabtu (25/5).


Saat naik ke atas panggung, Wiranto yang mengenakan pakaian hitam lengan panjang tersenyum sambil menyalami pemenang X-Factor. Saat memberikan hadiah secara simbolik kepada Fathin, Wiranto terlihat hanya tersenyum tanpa mengucapkan kata.


Kehadiran Wiranto tentu mendatangkan tanda tanya besar. Wiranto adalah seorang politikus, sedangkan X-Factor merupakan acara entertainment, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh. Kehadiran Wiranto diduga terkait strategi politik untuk Pemilu 2014?


Mengingat, sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu Hanura Yuddy Chrisnandi mengatakan persoalan pemanfaatan iklan di media MNC Group merupakan janji CEO MNC Group sekaligus Ketua Dewan Pakar Hanura, Hary Tanoesoedibjo (HT).


“Wah enggak ngerti, itukan janjinya HT untuk all out membesarkan Hanura dan mendukung Pak Wiranto jadi presiden. Jadi konsekuensinya ya harus munculkan iklan-iklan Hanura dan Pak Wiranto di media yang dimilikinya. Tentu jangan sampai melanggar aturan,” kata.


Anas Urbaningrum juga muncul meski statusnya kini tersangka. Pada pertandingan Liga Champions yang mempertemukan dua klub raksasa Liga Inggris, Chelsea menjamu Manchester United, mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dipercaya menjadi komentator. Dalam pertandingan yang dihelat di Stamford Bridge, Anas menjagokan Setan Merah.


Kebetulan atau tidak, pada pertandingan tersebut, anak asuh Sir Alex Ferguson berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang tersebut diciptakan dari pemain penyerang Wayne Rooney setelah mendapat assist dari Ryan Giggs.


Selain menjadi komentator resmi di stasiun televisi, Sarjana ilmu politik Universitas Airlangga Surabaya ini kerap menuliskan prediksi pertandingan sepakbola di akun Twitter miliknya, @anasurbaningrum.


Anas mengatakan, kegemarannya terhadap sepakbola diturunkan dari ayahnya yang juga seorang pecinta bola.


Sementara pada final Piala Dunia 2010 yang dihelat di Afrika Selatan yang mempertemukan Belanda melawan Spanyol, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman dipercaya sebagai komentator di televisi. Pada final yang diadakan Soccer City, Johannesburg tersebut, Irman menjagokan klub matador Spanyol.


Irman mengatakan, faktor yang mengantarkan tim besutan Luiz Aragones itu mampu melaju ke babak final adalah tingkat kreativitas, kecerdikan dan penguasaan bola di lini tengah yang menjadikan ciri khas mereka. Dengan ciri tersebut, lanjut Irman, Spanyol mampu membuat lawan kesulitan dalam menyerang maupun bertahan.


Pada final yang diselenggarakan pada Senin, 12 Juli 2010 tersebut berkesudahan dengan skor 1-0. Orang yang menjadi pahlawan kemenangan Spanyol adalah Andres Iniesta yang berhasil membobol gawang Maarten Stekelenburg pada menit ke-116 lewat perpanjangan waktu.


Irman menambahkan, dengan kesuksesan Afrika Selatan dalam menggelar Piala Dunia bisa dijadikan contoh bagi persepakbolaan Indonesia. Dia pun berharap, suatu saat nanti, tim merah putih juga bisa berlaga di Piala Dunia. Biar terkenal nih!ins


Pejabat Pun Eksis ‘Ngartis’, Etiskah?
Entah sekadar aji mumpung–mumpung terkenal — atau tidak, kini pejabat publik makin banyak yang dengan percaya diri action di depan kamera sebagai bintang iklan komersial. Etiskah?


Bila ditelisik dari segi aturan, beberapa nama menteri hingga walikota yang menjadi bintang iklan produk memang tak melanggar karena tidak ada Undang-Undang (UU) yang melarangnya. Padahal secara etika hal tersebut bermasalah.


Bukti terbaru adalah nongolnya foto Marzuki Alie, Ketua DPR di selebaran dan situs resmi PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) dengan posisi sebagai penasihat. Meski menurut politisi Demokrat ini,  gambarnya bersama Direktur Utama Michael Ong–yang kini diduga melarikan diri ke luar negeri dengan membawa uang Rp 40 miliar—diambil saat launching produk dan tak pernah izin dirinya untuk dijadikan bahan promosi, tapi tetap saja nama Marzukie terseret dalam kasus investasi bodong tersebut.


“Iklan-iklan itu sebetulnya bermasalah karena memperlihatkan keberpihakan pejabat publik pada produk tertentu dan mencoreng jabatan yang mereka pangku,” kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Boni Hargens.


Berbeda dengan anggota DPR yang memiliki aturan tidak boleh berprofesi ganda, sehingga artis pun dilarang ‘ngamen’ lagi bila sudah duduk di parlemen. larangan tegas profesi ganda anggota dewan diatur dalam Undang-Undang Nomor 27/2009 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD. Meski kenyataan di lapangan masih ada beberapa politisi artis yang ‘diam-diam’ main sinetron dan menjadi host acara televisi.


Sebelumnya, Marzuki juga iklan komersial produk elektronik asli buatan Indonesia, Maspion. Marzuki kala itu menjelaskan, ia sudah lama kenal sang presiden direktur perusahaan dalam negeri itu sejak Pemilu 2004.


Menurut Boni, tak adanya aturan mengenai itu menjadi celah yang membenarkan para pejabat negara menjadi bintang iklan. Tidak salah memang secara hukum. Tapi salah secara moral politis. Ia pun berharap ke depan UU Pejabat Publik mengatur hal tersebut.


Boni pun menduga para pejabat yang menjadi bintang iklan saat ini melakukannya demi mendongkrak popularitas. Sebab dilakukan secara dadakan dan mengejutkan.


Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan juga pernah tampil pada iklan tentang menyambut ulang tahun perusahaan nasional, Astra Internasional.


Dengan memberikan sambutan atas ulang tahun Astra Internasional ke-55, Gita yang mantan bos Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini, mengapresiasi pencapaian Astra Internasional dalam mendukung perekonomian Indonesia. Iklan tersebut disiarkan di beberapa televisi swasta nasional.


Ada juga Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi. Saat menjadi walikota Solo secara aktif menjadi brand ambassador atau bintang iklan mobil Esemka karya putra-putri Indonesia. Berawal dari sini, nama Jokowi dan produk mobil Esemka menjadi dikenal.


Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam waktu dekat juga akan tampil sebagai bintang iklan sebuah produk jamu lokal, PT Sido Muncul. Dahlan akan tampil sebagai bintang iklan tanpa dibayar.


Kepala Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi menjelaskan, Dahlan dipilih karena merupakan sosok yang dicintai oleh masyarakat. Meskipun Dahlan adalah seorang menteri, tetapi Dahlan tidak melanggar peraturan dengan menjadi bintang iklan.


Selain itu, Dahlan juga aktif mempromosikan mobil listrik asli buatan Indonesia jenis city car, Ahmadi dan sejenis ‘Ferrari’ listrik, Tucuxi. Meskipun hal tersebut merupakan inisiatif Dahlan semata, namun mantan bos Jawa Pos Group ini aktif di media mempromosikan mobil listrik made in Indonesia tersebut.


Sebelumnya, KSAD Jenderal Pramono Edhie juga menjadi bintang iklan Kuku Bima dan Menteri BUMN Sofyan Djalil juga mempromosikan produk asuransi InHealth.


Etika memang tak berbuah penjara jika dilanggar. Tapi, pejabat beretika sangat dibutuhkan negeri ‘galau’ Indonesia.ins,dtc,mtv


Pejabat Eksis di Iklan Komersial


Marzuki Alie, Ketua DPR


  • Promosi PT Golden Traders Indonesia Syariah/GTIS (selebaran dan di situs resmi)

  • Promosi produk elektronik asli buatan Indonesia, Maspion (iklan televisi)

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan


  • Iklan menyambut ulang tahun Astra Internasional (iklan televisi).

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo


  • Brand ambassador atau bintang iklan mobil Esemka

Menteri BUMN Dahlan Iskan


  • Bintang iklan sebuah produk jamu lokal, PT Sido Muncul.

  • Aktif mempromosikan mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi

  • Menjadi ikon sepatu DI 19

KSAD Jenderal Pramono Edhie


  • Menjadi bintang iklan Kuku Bima (iklan televisi)

Menteri BUMN Sofyan Djalil


  • Mempromosikan produk asuransi InHealth.

Article source: http://www.tribunnews.com/2013/05/21/menteri-agama-jika-garuda-diganti-perkutut-itu-bukan-lagi-lambang-negara


Mendadak Doyan 'Manggung'

Sunday, January 26, 2014

Angel Lelga, 'insyaf' dari artis panas jadi caleg PPP

Berita Terkait



  • Fenomena model seksi jadi caleg di Pemilu 2014

    Fenomena model seksi jadi caleg di Pemilu 2014


  • ‘Model seksi punya hak untuk nyaleg, toh rakyat yang memilih’


  • Jadi caleg, model seksi ini siap perjuangkan wanita Indramayu

Merdeka.com – Artis seksi Angel Lelga memutuskan terjun ke dunia politik dengan mencoba peruntungannya di Pemilu 2014. Janda Raja Dangdut Rhoma Irama itu menjadi caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V yang meliputi Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sukoharjo dan Kota Surakarta.


Angel memiliki alasan mengapa maju sebagai caleg dari partai berhaluan Islam. Salah satunya karena Angel adalah seorang mualaf.


“Kenapa mau masuk ke PPP karena saya mualaf. Karena bekerja yang begitu besar amanahnya buat masyarakat, saya mau berlandaskan agama yang baik,” kata Angel dalam acara diskusi di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Rabu (4/9).


Angel yang dulu terbiasa mengenakan pakaian seksi kini berubah dengan mengenakan busana muslim yang menutupi auratnya. Namun, Angel membantah penggunaan jilbab itu dilakukannya setelah dia maju sebagai caleg.


“Saya tidak merasa ada perubahan. Karena memang Angel Lelga dari dulu senang dengan busana sopan elegant dan humble,” ujarnya kepada KapanLagi.com, Senin (24/6)


Angel berjanji akan konsen menjadi wakil rakyat jika terpilih sebagai anggota DPR di Pemilu mendatang. Dia bahkan berjanji akan meninggalkan dunia entertainment demi mengemban amanah rakyat.


PPP sebagai kendaraan politik Angel di Pemilu 2014 tak masalah atas masa lalu Angel. PPP menghargai pertobatan yang dilakukan oleh penyanyi dangdut itu.


“Setiap orang punya masa lalu. PPP menghargai niat dan kesungguhan angel untuk menjadi muslimah yang lebih baik dibanding sebelumnya,” kata Sekjen PPP M Romahurmuziy, Selasa (30/4).


Romy yakin Angel sudah bertobat dan menjadi sosok yang lebih baik lagi saat ini. Waktu yang nantinya, kata dia, akan menguji kesungguhan Angel sebagai kader PPP.


“Dunia selebritis memang dapat menarik orang menjadi jauh dari ajaran agama, namun tidak sedikit yang kemudian sadar dan kembali. Tentu waktu yang akan menguji kesungguhan Angel,” imbuhnya.


Nama Angel Lelga pertama mencuat saat terendus media menjadi istri siri dari Rhoma Irama. Angel Lelga dan Rhoma Irama sempat dekat lantaran pernah beradu akting dalam sinetron yang sama. Namun tak lama setelah diketahui media, Rhoma akhirnya menceraikan Angel Lelga.


Angel sempat mencoba peruntungan sebagai penyanyi dangdut dengan menyanyikan lagu ‘Jera’ karya Rhoma Irama. Namun karirnya di bidang tarik suara belum bisa mendongkrak namanya.


Wanita yang pernah tinggal lama di Solo, Jawa Tengah ini pun pernah membintangi sebuah film horor erotis khas film Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Angel beradu akting dengan bintang porno asal Amerika Serikat Tera Patrick.


Baca juga:
Benarkah caleg artis tak ada isinya?
Kisah Destiara, model seksi yang banting setir jadi caleg PKPI
5 Wakil rakyat ini dulunya model seksi
Fenomena model seksi jadi caleg di Pemilu 2014
‘Model seksi punya hak untuk nyaleg, toh rakyat yang memilih’


Topik Pilihan
#Gempa Kebumen | #Banjir Jakarta | #Jokowi Ahok | #Kakek Dibuang Dari Ambulans | #Caleg Seksi












Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/13/09/27/mtrte4-dubes-paraguay-untuk-asean-masuk-islam-di-masjid-istiqlal


Angel Lelga, 'insyaf' dari artis panas jadi caleg PPP

Monday, April 29, 2013

Empat 'Penguasa Underground' Jakarta Jajal Jadi Wakil Rakyat

JAKARTA, KOMPAS.com – Bursa calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2014 bukan saja diramaikan dengan kehadiran para artis atau pesohor negeri. Sejumlah pentolan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Ibu Kota yang memiliki basis massa juga mencoba peruntungan menjadi calon wakil rakyat. Mereka sering disebut sebagai penguasa bawah tanah Jakarta, yang memimpin massa akar rumput dan punya pengaruh cukup kuat di kelompoknya masing-masing.


Pada Pemilu 2014 mendatang, setidaknya ada empat penguasa bawah tanah Ibu Kota yang maju sebagai bakal calon anggota legislatif:

1. Jhony Indo

Inilah “Si Robinhood”. Nama aslinya Johanes Hubertus Eijkenboom, namun lebih populer dengan nama Johny Indo. Jhony pada tahun 1970-an merupakan salah satu pentolan preman Ibu Kota yang yang cukup disegani.


Ia dikenal sebagai perampok toko emas yang hasil rampokannya dibagi-bagikan kepada rakyat miskin. Dari situlah, Jhony kemudian mendapat julukan “Robinhood”. Dalam melancarkan aksinya, Jhony selalu bersama dengan kelompoknya yang bernama Pasukan Cina Kota atau yang disebut “Pachinko”. Mereka menyatroni toko emas pada siang hari.


Namun, setelah sekian kali lolos, akhirnya Jhony tertangkap. Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara 14 tahun dan dijebloskan ke Penjara Nusa Kambangan. Meski sudah masuk ke penjara dengan tingkat keamanan tinggi, Jhony sempat kabur dari selnya dan bersembunyi di antara bukit dan parit yang berada di penjara di pulau itu. Namun, keberadaan Jhony tetap bisa diendus aparat.


Kini, Jhony mengaku sudah tobat. Ia kini menjadi pelatih bela diri untuk para sekuriti di Bumi Perkemahan Cibubur. Pada tahun ini, Jhony menyatakan maju sebagai bakal  calon anggota legislatif dari Partai Nasdem untuk DPRD Sukabumi.


2. Tito Refra Kei
Fransiscus Kei atau yang akrab disapa Tito Kei. Ia maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN). Kali ini, ia tidak maju dari kota kelahirannya, Pulau Kei, Maluku Tenggara, tetapi justru dari daerah pemilihan Papua Barat.


Nama Tito sangat melekat dengan kebesaran nama sang kakak, John Kei, yang dibui atas tuduhan sebagai otak pembunuhan terhadap bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung pada tahun 2012 lalu. Kedua kakak beradik ini juga sempat berurusan dengan aparat kepolisian lantaran memotong jari dua pemuda pada Agustus 2008.


John dan Tito sempat diseret ke meja hijau akibat kasus itu. Ketika itu, proses peradilan terpaksa dilakukan di Surabaya untuk mencegah amuk massa. Setelah perkara itu muncul, Tito juga sempat terlibat dalam kasus “Ampera Berdarah”. Saat itu, massa kelompok Kei bentrok dengan kelompok asal Flores pimpinan Thalib Makarim di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat sidang kasus bentrok Blowfish digelar. Tito bahkan tertembak di bagian dadanya yang nyaris mengenai jantung. Namun, Tito akhirnya selamat dalam tragedi tahun 2010 tersebut.


Di luar catatan hukumnya itu, Tito merupakan seorang advokat. Ia pun mendirikan firma hukum bernama Tito Refra, Cosmas Refra and Partner.


3. Lutfi Hakim
Lutfi Hakim merupakan Ketua Umum Front Betawi Rempug (FBR) setelah Ketua Umum sebelumnya meninggal dunia pada tahun 2009 lalu. Ia sebelumnya menjabat Sekretaris Jenderal FBR. Lutfi Hakim termasuk salah satu tokoh Betawi yang cukup populer di kalangan masyarakat.


Kini, Lutfi maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk Provinsi DKI Jakarta, tanpa atribut partai politik apa pun.


4. Munarman
Munarman adalah mantan aktivis HAM dan mantan Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Ia menanggalkan aktivitasnya di lembaga bantuan hukum itu, setelah menyatakan bergabung dengan sebuah organisasi massa, Front Pembela Islam (FPI).


Di FPI, Munarman pernah menjadi Panglima Komando Laskar Islam dan kini kerap tampil sebagai juru bicara ormas tersebut. Ia juga menjadi salah seorang penentang keberadaan Ahmadiyah di Indonesia bersama tokoh-tokoh lainnya.


Munarman pernah terlibat dalam insiden Monas, 1 Juni 2008. Saat itu, ia bersama Laskar Islam FPI melakukan penyerangan terhadap massa AKK-BB. Pada tanggal 4 Juni 2008, sekitar 1.500 polisi diturunkan ke Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, setelah tidak ada dari pihak FPI yang menyerahkan diri. Munarman pun menolak menyerahkan diri hingga menjadi buronan.


Setelah bersembunyi beberapa hari, Munarman akhirnya menyerahkan diri pada tanggal 8 Juni 2008. Selepas keluar dari penjara, Munarman masih aktif di FPI. Pada Pemilu 2014, Munarman menjadi bakal caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II.


Berita-berita jelang Pemilu dapat Anda ikuti dalam topik:
Geliat Politik Jelang 2014
Kabar dari KPU
Verifikasi DCS Pemilu 2014


 
















Article source: http://utama.seruu.com/read/2013/04/22/159222/jadi-caleg-angel-lelga-maju-dari-dapil-solo


Empat 'Penguasa Underground' Jakarta Jajal Jadi Wakil Rakyat

Thursday, January 31, 2013

Kasus Luthfi bisa perburuk citra PKS

Selepas Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN), kini giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diguncang masalah menghebohkan. Presiden partai bernuansa Islam ini, Luthfi Hasan Ishaaq, menjadi tersangka dalam kasus impor daging sapi.

Komisi Pemberantasan Korupsi Rabu malam mengumumkan status itu dan langsung menjemput tersangka di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS, bilangan T.B Simatupang, Jakarta Selatan. Para pentolan partai mendadak bungkam. telepon seluler mereka sulit dihubungi.

Akhirnya, Tifatul Sembiring, mantan presiden PKS dan kini menjabat menteri komunikasi dan informasi buka suara. Dia mengakui kasus menimpa Luthfi bakal mempengaruhi citra PKS. Berikut penuturan Tifatul saat dihubungi Islahuddin dan Faisal Assegaf dari merdeka.com melalui telepon selulernya, Kamis (31/1):

Bagaimana komentar Anda tentang penetapan Luthfi Hasan sebagai tersangka oleh KPK?

Pertama, tentunya kami menghormati proses hukum sedang berlangsung di KPK. Kita berharap proses itu akan berjalan adil dan tidak terpengaruh oleh tekanan politik dari pihak mana pun.

Apakah Anda pernah menyangka sebelumnya presiden PKS akan menjadi tersangka?

Kalau soal itu kami kaget semua. Ini yang tertangkap tangan bukan Pak Luthfi, ini adalah Pak Polman adalah teman dari Pak Luthfi. Pak Lutfi juga sebelumnya belum pernah dipanggil, jadi saat ditetapkan sebagai tersangka, kami juga kaget. Pada intinya, PKS akan memberikan bantuan hukum kepada Pak Luthfi. Kami menghormati asa praduga tak bersalah.

Yusuf Supendi pernah melaporkan elite PKS ke KPK, apakah ini salah satu efeknya?

Semua tuduhan Yusuf Supendi itu sudah terbantahkan di pengadilan. Tuduhan-tuduhan itu tidak benar. Artinya kalau kita berpegang kepada keputusan hakim pada waktu itu, tidak ada kaitannya dengan yang sekarang. Sekarang ini, tuduhannya itu menerima suap untuk impor daging. Pak Luthfi ini anggota komisi I tidak terkait peternakan, tapi bidang hubungan luar negeri, pertahanan, komunikasi, dan informatika.

Saat penetapan menjadi tersangka, dia sedang berada di mana?

Sedang rapat di Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera.

Apakah sudah tahu Luthfi akan menjadi tersangka, baru kemudian menggelar rapat?

Itu belum dipanggil belum diapakan juga. Kami juga kaget, yang disebut bertahun-tahun di televisi belum juga jadi tersangka. Tapi baru kemarin malah Pak Luthfi jadi tersangka.

Apakah ada motif politik menjelang 2014 buat merusak popularitas PKS?

Kami juga waspada karena memang suasananya sedang panas jelang 2014. Tapi apa pun kami serahkan kepada KPK dan kami imbau agar tidak ada tekanan politik. Hal ini tidak dikaitkan dengan politik.

Kalau sampai Luthfi masuk penjara, apakah PKS sudah menyiapkan calon presiden dan wakil presiden?

Saat Pak Luthfi masih di DPP saja, kita belum menentukan calon presiden dan wakil presiden.

Bukankah nama Luthfi pernah dimunculkan dalam bursa calon presiden PKS?

Keputusan majelis syuro terakhir belum menetapkan calon presiden dan calon wakil presiden. Kami akan menunggu perolehan hasil pada 2014 dari legislatif.

Apakah status Luthfi ini akan mempengaruhi popularitas PKS ini?

Kalau diserang setiap hari akan berpengaruh. Tapi maksud saya, idealisme perjuangan PKS tidak akan kiamat. Kalau dibandingkan partai-partai lain jumlah kadernya sudah tertangkap sudah ada yang puluhan, bahkan ada yang belasan.

Bukankah partai lain hanya kader biasa tapi PKS langsung presidennya?

Iya jelas itu ada pengaruhnya.

Apakah sudah ada gejolak di tingkat bawah kader PKS dengan status Luthfi ini?

Kita memberikan penjelasan-penjelasan kepada kader.

Bagaimana tanggapan Hilmi Aminuddin selaku ketua dewan syuro?

Sampai saat ini belum ada, sampai saat ini masih rapat.

Partai mana mengambil untung dari status Luthfi?

Jangan kira-kira dong. Saya mengimbau supaya tidak ada tekanan politik (dengan nada meninggi). Kira-kira partai lain maksud situ apa?

Bukankah Anda tadi bilang, ini tahun panas jelang 2014. Partai mana menurut Anda akan menrusak popularitas PKS. Demokrat dengan kasus Hambalang, PAN dengan Wanda, dan tiba-tiba sekarang PKS?

Itu perlu analisa dalam. Kita tidak bisa tiba-tiba menuding, itu tidak boleh juga. Bukan hanya sesama Islam, yang lain juga. Panas maksud saya jelang 2014 ini bukan itu maksudnya tapi persaingannya.

Selama ini presiden PKS dikenal bersih, apakah ada yang salah dari seleksi kader di PKS dan makin turunnya kredibilitas kader?

Tidak. Yang tertangkap tangan bukan Pak Lutfi-nya. Itu pengakuan dari yang tertangkap tangan, kalau uang itu untuk Pak Luthfi. Pak Luthfi juga tidak tahu. Kita serahkan saja ke KPK, kita lihat saja bukti-buktinya nanti. Makanya nanti itu keputusannya di pengadilan.

Apakah Anda yakin Luthfi akan bebas dari semua tuduhan?

Kita berharap seperti itu. Selama saya bergaul dengan Pak Luthfi, sejak jadi tetangga sampai sekarang, tidak ada gejala-gejala begini. Beliau sederhana, tidak neko-neko.

Apa sanksi kader PKS terbukti korupsi dalam peraturan partai?

Kalau terlibat, berarti terbukti. Ini baru pertama kali kader PKS kena. Kalau cuma dituding tidak bisa (kena sanksi). Kita lihat dulu masalahnya. Kita ada aturan membahas hal itu namanya bidang syariah pusat. Itu yang menetapkan sanksi kepada angggota atau semua kader.

Biodata:

Nama:
Tifatul Sembiring

Tempat dan Tanggal Lahir:
Bukittinggi, Sumatera Barat, 28 September 1961

Pendidikan:
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer, Jakarta

Karir:
Humas Partai Keadilan
Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah I Sumatera
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (2005-2010)
Menteri Telekomunikasi dan Informatika (2009-sekarang)

Article source: http://www.solopos.com/2012/12/22/2013-ada-kloter-haji-khusus-lansia-360993


Kasus Luthfi bisa perburuk citra PKS

Wednesday, April 24, 2013

Berjuang di Dapil 'Neraka', Bertarung di Dapil 'Surga'

Berjuang di Dapil 'Neraka', Bertarung di Dapil 'Surga'


Liputan6.com, Jakarta : Komisi Pemilihan Umum telah menutup pintu. Periode pendaftaran bakal calon legislatif di Pemilu 2014 berakhir. Publik pun disodori ribuan nama.

Dari ribuan nama itu, ada beberapa temuan menarik. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas memutuskan kembali maju sebagai calon anggota legislatif dari daerah pemilihan saat Pemilu lalu. Ibas maju dari daerah pemilihan Jawa Timur VII yang meliputi Pacitan, Ngawi, Trenggalek, dan Magetan di nomor urut 1.


Padahal, pada Februari lalu, ia menyatakan mundur dari Senayan. “Saya mundur dari anggota DPR, saya akan konsentrasi sebagai Sekjen Partai Demokrat,” kata Ibas dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2013).


Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie membela Ibas. Marzuki mengatakan keputusan yang diambil Ibas itu sebagai langkah yang wajar. “Mundur selangkah untuk melompat 10 langkah, bagus kan?” ujar Marzuki melalui pesan singkat, Rabu (24/4/2013).


Marzuki menambahkan, keputusan yang diambil oleh Ibas dengan mundur dari DPR dan kembali mencalonkan diri sebagai legislator bukan dimaksudkan untuk mempermainkan konstituen. “Tidak ada yang dipermainkan, penggantinya juga pilihan rakyat,” ujar Marzuki.


Kali ini, Ibas seperti berada di ‘dapil surga’. Sebagai peraih suara tertinggi se-Indonesia dengan jumlah 327.097 suara pada Pemilu 2009, lawan-lawan Ibas di dapil ini relatif bukan tokoh “kelas berat.”


Nama-nama yang sedikit dikenal di dapil ini antara lain caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga mantan aktivis, Dita Indah Sari. Dita saat ini tercatat sebagai Staf Ahli Menakertrans Muhaimin Iskandar yang juga Ketua Umum PKB.


Lawan Ibas yang lain adalah Heri Akhmadi (PDIP). Heri merupakan mantan Wakil Ketua Komisi X Bidang Pendidikan DPR.


Dari Golkar, lawan bungsu SBY itu adalah Binny Bintarti Buchori. Binny merupakan salah satu aktivis HAM dan demokrasi yang sudah cukup banyak berjuang melalui organisasi non-pemerintah seperti International NGO Forum on Indonesian Development (INFID).


Selain Ibas, ada juga Puan Maharani, putri Megawati Soekarnoputri. PDIP menempatkan Puan di Dapil Jawa Tengah V di urutan 1. Di sana, Puan akan menemui lawan cukup berat, yakni Angel Lelga. Artis itu diusung Partai Persatuan Pembangunan di urutan pertama.


Kaehadiran Angel sebagai caleg cukup mengagetkan. “Saya mualaf, jadi saya ingin menjaga keislaman saya, dengan menjadi caleg dari PPP,” ujar Angel di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).


Menurut Angel, keinginannya untuk terjun ke dunia politik muncul setelah melihat berbagai kesusahan rakyat Indonesia melalui berbagai media. “Saya ingin menjadi orang yang berguna untuk membantu rakyat kecil,” ujarnya.


Selain Angel, Puan juga akan menemui lawan tangguh dari ang diusung Partai Demokrat, yaitu GRAY Koes Moertiyah. Putri Susuhunan Pakubuwono XII ini masih menjadi anggota Komisi IX DPR.


Di luar nama itu, Puan juga akan bertarung sesama nomor urut 1 dengan Abdul Kharis Almasyhari (PKS), Yusuf wibisono, (PAN), Mohamad Toha (PKB), Sarwoto Atmosutarno (Partai Nasdem), Bambang Riyanto, (Gerindra), dan Eko Sarjono Putro (Golkar).


Para Mantan Kandidat Pilgub Jakarta


Selanjutnya, jika menyusuri daftar lebih teliti, kita memergoki sejumlah nama yang gagal dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 bakal kembali bertarung dalam Pemilihan Legislatif 2014. Para kandidat ini takluk oleh pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.


Persaingan ketat diprediksi terjadi di Daerah Pemilihan DKI Jakarta II. Di dapil itu, bertengger nama Hidayat Nur Wahid yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Biem Benyamin yang diusung Partai Gerindra. Nama Hidayat dan Biem bercokol di nomor urut 1.


Pada Pilgub DKI 2012, Hidayat disusung PKS dan berpasangan dengan Didik J. Rachbini sebagai cawagub. Sementara Biem Benjamin menjadi cawagub untuk ekonom Faisal Basri yang maju melalui jalur independen.


Sementara itu, Didik J. Rachbini juga maju sebagai caleg untuk Pemilu Legislatif 2014. Nama Didik berada di nomor urut 1 dari Partai Amanat nasional (PAN) dan akan maju di Dapil DKI Jakarta I.


Mantan kandidat lain yang juga maju dalam Pemilu 2014 adalah Riza Patria. Mantan pasangan Hendardji Soepandji ini maju sebagai caleg dari Partai Gerindra. Riza berada di nomor urut 1 dan akan bertarung di Dapil Jakarta III.


Hanya Dua Ketum Partai


Temuan menarik lain, dari 12 partai politik nasional yang bertarung dalam Pemilu 2014, hanya 2 partai yang mengusung ketua umumnya sebagai calon legislator, yaitu Partai Gerindra dan Partai Bulang Bintang (PBB).


Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi maju dari daerah pemilihan DI Yogyakarta (DIY). Di dapil ini seperti dapil “neraka.” Sebab, banyak nama populer yang akan berebut suara.


Di dapil ini, Suhardi akan bertemu ‘lawan tangguh’ dari Demokrat yang juga Menpora KRMT Roy Suryo Notodiprodjo atau Roy Suryo. Suhardi juga mesti menghadapi mantan Bupati Bantul Muhammad Idham Samawi. Idham merupakan caleg dari PDI Perjuangan nomor urut 1.


Tak berhenti di sana. Dapil ini juga menyimpan caleg nomor urut 1 dari Golkar yakni Siti Hediati Soeharto atau yang dikenal dengan Titiek Soeharto. Persaingan kian ketat karena juga terdapat Ahmad Hanafi Rais, putra tokoh reformasi Amien Rais, yang merupakan caleg nomor urut 1 dari PAN.


Ketua umum partai lain yang maju menjadi caleg adalah Ketua Umum PBB MS Kaban. Mantan Menteri Kehutanan ini maju menjadi caleg PBB dari daerah pemilihan Jawa Barat V yang meliputi Kabupaten Bogor. Dapil Jawa Barat V ini tidak kalah ‘menyeramkan’. Banyak nama yang telah akrab di telinga publik.


Di Jawa Barat V, MS Kaban harus menghadapi caleg yang juga Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua; dari PKB ada artis Ridho Roma; ada artis senior dari PDIP, Yessy Gusman; Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, artis yang diusunng PAN, Primus Yustisio; ada pula mantan pendiri Partai Keadilan yang maju dari Hanura, Yusuf Supendi; serta mantan Menteri Pertanian yang juga caleg dari Partai Nasdem, Soleh Solahuddin.


Pertarungan segera dimulai. Rakyat akan menjadi juri. Semoga pilihan mereka tepat belaka. (Yus)


Article source: http://www.republika.co.id//berita/internasional/global/12/05/11/m3t9ux-materi-kontroversi-militer-as-3habis-10-persen-muslim-membenci-anda


Berjuang di Dapil 'Neraka', Bertarung di Dapil 'Surga'

Monday, November 18, 2013

Ridhuan Tee dan Bajet 2014




SAYA terkejut beruk, apabila perbahasan Bajet 2014 di Parlimen yang mulia dua minggu lalu, digunakan sepenuh ruang dan peluang oleh seorang ahli Parlimen ultra kiasu, untuk menghentam saya membutatuli.



Dia mendakwa, beliau mendapat maklumat daripada beberapa pensyarah di tempat saya. Siapakah pensyarah malang itu?



Saya kenal orang itu, juga seorang ultra kiasu, pensyarah kriminologi.



Peliknya, apa kaitan saya dengan Bajet 2014? Terima kasih kerana mempopularkan lagi nama saya yang sudah pun popular, berbanding profesor ultra kiasu itu.



Beberapa pertuduhan mengenai saya dibangkitkan di Parlimen. Pertama, pensyarah dan penuntut tidak senang dengan pengajaran saya di universiti.



Siapa tu? Jika mereka adalah kalangan ultra kiasu, itu tidak mustahil, sebab mereka bermasalah, anti-Islam dan antikerajaan.



Saya pula sebaliknya. Siapa tidak kenal Ridhuan Tee? Seorang yang berani dan vokal, bukan pengecut dan tiada telur seperti ahli Parlimen dan pensyarah ultra kiasu itu. Maaf, masuk bakul sendiri.



Jika berani, mari berdepan dan berdebat. Mohon ahli Parlimen ultra kiasu beritahu siapa pemberi maklumat tersebut. Saya cabar.



Kedua, saya tidak faham maksud pertahanan kerana menggalakkan perang, dikaitkan dengan artikel saya mengenai perebutan Pulau Batu Putih yang sudah pun terlepas kepada Singapura apabila perkara ini dibawa kepada Mahkamah Keadilan Antarabangsa (ICJ).



Jawapan, ijazahijazah saya semua berkaitan dengan pertahanan, bukan seperti pensyarah tersebut, latar belakang kriminologi tetapi mengajar subjek strategi. Apa kaitan? Kelakar sungguh?



Lagi pun, pemimpin China berkalikali menggalakkan perang dengan kenyataan sesiapa yang berani memasuki Kepulauan Spratly yang

menjadi milik bersama beberapa negara termasuk Malaysia, jawapannya perang.



Kenapa tidak berani kutuk pemimpin China? Sama juga kenyataan Lee Kuan Yew, jika Malaysia berani menghentikan bekalan air, jawapannya, perang. Kenapa tidak kutuk Lee Kuan Yew? Bila saya memberi pandangan, tidak boleh?

Salahkah saya memberikan pandangan atas dasar kebebasan berkarya dalam akademik?



Ketiga, saya menggalakkan ethnic cleansing dengan menyokong Hitler, berkaitan tindakan Hitler membunuh Yahudi beramai-ramai dalam peristiwa Holocust. Sebelum komen, bacalah buku Hitler bertajuk Main Kamp, baru boleh bergelar pensyarah strategi. Cari jawapan

kenapa Hitler bunuh orang Yahudi.



Baca juga, kenapa Yahudi memusuhi Islam. Keempat, komen saya terhadap perayaan kaum tertentu sehingga menyebabkan kesesakan jalan raya.



Apakah tidak betul? Kenapa tidak pertikai mereka yang mempersendakan sembelihan korban di sekolah? Kena pada Islam, tidak mengapa. Kena pada mereka tidak boleh.



Kelima, tulisan saya dituduh sebagai sesat. Sudah lama saya dikenakan tindakan jika tulisan saya sesat.



Sebenarnya, bukan saya yang sesat sebab saya orang Islam. Saya tukar agama dahulu yang sesat kepada agama yang lagi terang agar tidak sesat. Saya punyai pengikut yang ramai dalam Facebook dan fan FB.



Keenam, saya dituduh rasis. Peliknya, macam mana saya boleh rasis. Saya tidak mempertahankan Cina walaupun saya Cina. Malah saya dituduh lebih Melayu daripada Melayu. Jadi, di mana rasisnya?



Sebenarnya ultra kiasu itu yang rasis. Partinya hanya untuk satu kaum. Ketika baru menjadi Exco Selangor, beliau mendesak mahu mewujudkan bandar Cina yang penuh kecinaan di Selangor, termasuk industri Cina, universiti Cina, sekolah Cina dan semua berkaitan Cina untuk tarik pelaburan China.



Tidakkah ultra kiasu sedar kita tinggal dalam sebuah negara berasaskan kepada Malay Polity? Jika tidak faham, mari profesor sains politik dan strategi ajarkan.



Apakah mungkin saya tidak dituduh rasis, jika saya mengajar mempertahankan komunis dan MPAJA sebagaimana yang didewa-dewakan oleh ultra kiasu? Pendirian saya, biar saya khianat kepada bangsa daripada khianat kepada agama dan negara. Lagipun, yang ditanya malaikat nanti bukannya bangsa dan keturunan nenek moyang, tetapi Tuhan, Rasul dan Agama.



Kesimpulannya, dalam dunia akademik, kami bebas memberikan pandangan. Perkara yang sensitif boleh dibincangkan dalam perbahasan akademik, terutama dalam kelas, barulah berlaku percambahan idea. Jika tidak,

penuntut kita akan jadi jumud.


Article source: http://showbiz.liputan6.com/read/729351/jauh-sebelum-jadi-mualaf-bella-saphira-sudah-berhijab?wp.trkn


Ridhuan Tee dan Bajet 2014

Tuesday, January 8, 2013

PKS: Partai Sekuler Eksis oleh Sayap Keagamaan


PKS: Partai Sekuler Eksis oleh Sayap Keagamaan

Jambi, GATRAnews – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq menyanggah penilaian bahwa popularitas partai Islam menurun dan terancam ditinggalkan pemilihnya pada pemilu 2014.

“Perlu dicatat, PKS adalah partai Islam terbesar di Indonesia. PKS sebagai partai berazaskan Islam justru menunjukkan peningkatan secara empirik setiap Pemilu digelar,” ujarnya kepada wartawan, di Jambi, Selasa (8/1).

Menurut Luthfi, PKS secara empirik selalu bertambah kursi di DPR setiap Pemilu digelar. Saat Partai Demokrat muncul, 2004, PKS adalah salah satu partai yang tetap eksis dan bertambah kursinya di DPR. Sedangkan partai sekuler justru menurun,” jelasnya.

Karena itu, Luthfi menilai, anggapan analis politik hanya sebatas asumsi yang belum terbukti kebenarannya secara empirik.

Baginya, justru hakekat partai sekuler bisa tetap eksis dan bertahan justru apabila memiliki sayap keagamaan. Hal itu juga banyak dilakukan oleh beberapa partai sekuler.

“Ini sudah terbukti, meski PKS tidak memiliki sayap keagamaan, namun dengan strategi yang betul-betul kita pegang, insya-Allah PKS bisa masuk tiga besar pada 2014,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara.

Dalam menghadapi Pemilu 2014, PKS akan memasang beberapa langkah strategis untuk menjaga konstituennya saat kampanye terbuka mulai 17 Januari mendatang.

Salah satunya adalah dengan safari dakwah yang saat ini di Sumatra mulai dari Lampung hingga ke Aceh.

“Kami juga berharap pemilu yang akan datang ini bisa berjalan lebih jujur, adil dan transparan, sehingga pembangunan iklim demokrasi di Indonesia semakin maju,” tambahnya. (TMA) 

Article source: http://health.kompas.com/read/2012/05/04/11543552/Masjid.di.Malaysia.Sumber.Harapan.Pecandu.Heroin


PKS: Partai Sekuler Eksis oleh Sayap Keagamaan

Friday, December 13, 2013

Polri: Pengamanan Natal Diprioritaskan di 14 Polda

KAMTIBMAS
Polri: Pengamanan Natal
Diprioritaskan di 14 Polda

Sabtu, 14 Desember 2013


JAKARTA (Suara Karya): Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, ada 14 kepolisian daerah (polda) yang masuk dalam prioritas utama dalam pengamanan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014.


Nanti ada dua daerah prioritas, prioritas pertama adalah daerah-daerah yang perayaan Natalnya cukup banyak ada sekitar 14 polda, kata Badroddin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Jenderal bintang tiga ini menjelaskan, pembagian daerah cakupan pengamanan menjadi dua, yakni Prioritas Satu dan Prioritas Dua, didasarkan pada aspek kewilayahan.

Daerah yang diprioritaskan di antaranya DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Jawa Barat. Pengamanan dilakukan dengan mendirikan pos pengamanan yang juga menempatkan personel. Mulainya tanggal 23 Desember, ujarnya.

Ia juga menampik adanya ancaman serangan bom aksi terorisme, dan meyakinkan bahwa kepolisian melakukan antisipasi secara menyeluruh.

Kan yang kita amankan tidak hanya tempat-tempat yang ada gereja, tetapi juga tempat lain yang ada pusat keramaian, pelabuhan, vihara, semua tempat kita amankan, ujarnya.

Lebih lanjut Badrodin mengatakan, persiapan pengamanan Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 masih akan dibicarakan dengan Asisten Operasional (Asops) Polri pada 17-18 Desember 2013.

Adapun operasi pengamanan dan pelayanan dalam rangka perayaan Natal rencananya akan berlangsung pada 23 Desember 2013-6 Januari 2014.

Nanti pengamanan Natal itu tidak hanya polisi saja, tetapi juga mendapat pengamanan dari instansi lain, misalnya dari masalah cuaca saat Natal dan Tahun Baru, persediaan lain seperti logistik, dan sebagainya, katanya.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta aparat keamanan mempersiapkan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2014 agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan tenteram.

Saya ingin perayaan agama apa pun, baik itu dilakukan oleh umat Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, semua harus dijamin keamanannya agar mereka bisa menjalankan ibadahnya dengan aman, tenteram, dan penuh kebahagiaan, kata Presiden di Jakarta, Kamis.

Berbicara di Bandara Halim Perdanakusuma sebelum bertolak menuju Tokyo untuk menghadiri Pertemuan Puncak ASEAN-Jepang, Presiden juga mengingatkan aparat keamanan untuk mewaspadai kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan perayaan Natal dan Tahun Baru untuk tujuan tidak baik.

Saya telah menerima laporan dari Kapolri tentang adanya elemen-elemen yang merancang gangguan keamanan dan ketertiban di tempat-tempat tertentu, katanya merujuk gangguan keamanan yang disebut seolah-olah berkaitan dengan pemilihan umum.

(Antara/Dwi Putro AA)

Article source: http://hot.detik.com/read/2013/11/28/142542/2426386/230/ketua-mui-cinta-ada-batasnya-jangan-karena-cinta-jadi-murtad?991104topnews


Polri: Pengamanan Natal Diprioritaskan di 14 Polda

Saturday, October 19, 2013

Nirvana Jadi Kandidat Rock N Roll Hall of Fame 2014

“With the lights out, it’s less dangerous. Here we are now, entertain us. I feel stupid and contagious. Here we are now, entertain us” demikian potongan lirik Smells Like Teen Spirit Nirvana.


Well, kakak-kakak kalian mungkin bakal tahu lagu itu, tapi yang jelas band Nirvana telah menjadi salah satu dari 16 kandidat yang dinominasikan masuk ke Rock and Roll Hall of Fame pada 2014.


Band beraliran grunge ini memang paling disegani di Amerika Serikat, dan juga dunia pastinya. Meski telah lama bubar, band yang menelurkan album Nevermind (1991) ini dinilai layak mendapat penghargaan itu. 


Nantinya, puncak penghargaan bagi mereka yang terpilih akan digelar di Amerika Serikat pada bulan April tahun depan.


Selain Nirvana, rocker asal Inggris Deep Purple, Kiss dan The Replacements juga tercatat sebagai kandidat. Bahkan, artis rap N.W.A dan Ll Cool J serta legenda musik folk Cat Stevens yang kini dikenal sebagai Yusuf Islam juga dipertimbangkan.


Jika terpilih, Nirvana bakal tercatat di Rock N Roll Hall of Fame setelah hampir 20 tahun pasca vokalisnya, Kurt Cobain, bunuh diri di 1994.


Menurut pernyataan dari Rock N Roll Hall of Fame, Nirvana adalah “bukti bahwa band yang benar dengan musik yang benar bisa mengubah dunia.”


Nah, sebelom tahu siapa yang bakal masuk Hall of Fame tahun depan, yuk merapat ke Theater #HaiDay

! Karena bakalan ada pemutaran film Nirvana berjudul “Live Load”.


Yuk nonton bareng!


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/10/16/112522085/Nirvana-Masuk-Nominasi-Rock-and-Roll-Hall-of-Fame-2014


Nirvana Jadi Kandidat Rock N Roll Hall of Fame 2014

Saturday, December 29, 2012

Tiga Nama Lain Juga Masuk Pertimbangan Capres PKS

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan, ada sejumlah nama lain yang masuk dalam pertimbangan Partai Keadilan Sejahtera sebagai tokoh yang berpotensi diusung menjadi calon presiden 2014. Mereka adalah Ketua Mahkamah Konstitusi Machfud MD, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan pengusaha Chairul Tanjung. Para tokoh itu diundang dalam acara refleksi akhir tahun PKS di Taman Ismail Marzuki Jakarta, Sabtu (29/12/2012).

“Tentu saja PKS akan mempertimbangkan nama-nama yang baik, termasuk Dahlan Iskan, Machfud, JK, Chairul Tanjung, dan juga tokoh-tokoh yang selama ini diharapkan oleh rakyat melakukan pencerahan,” kata Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid saat menghadiri acara refleksi akhir tahun PKS saat ditanya apakah kehadiran Dahlan dalam acara refleksi akhir tahun PKS ini merupakan sinyal partai Islam itu untuk menggandeng Dahlan.

Menurut Hidayat, semua opsi masih terbuka. PKS akan mencermati perkembangan perpolitikan ke depan. Jika PKS memperoleh suara yang signifkan, di atas 15 persen, partai itu pasti akan mencalonkan kadernya sebagai presiden 2014. Namun jika perolehan suara di bawah target, atau di bawah 10 persen, kata Hidayat, tentu PKS akan realistis.

“Di PKS juga ada calon-calon yang bagus. Sebut saja presiden PKS, para menteri, kapasitas mencukupi, begitu pula banyak gubernur, ada Jabar, Sumatera Selatan,” kata Hidayat.

Hidayat juga mengatakan, ada sejumlah kriteria capres yang diharapkan PKS. Minimal, katanya, capres 2014 tidak mengulangi kesalahan Presiden sebelumnya. “Berani dekat dengan rakyat bukan karena pencitraan, berani melakukan tindakan hukum, dan tidak membiarkan korupsi,” katanya.

“Berani membersihkan Istana dari beberapa hal yang bisa mencederai wibawa Istana. Berani merealisasikan komitmen yang selama ini disampaikan,” tambah Hidayat.

Secara terpisah, Dahlan mengungkapkan, dia hadir dalam acara refleksi akhir tahun ini atas undangan PKS. Tidak ada hal khusus terkait kehadirannya tersebut. Dahlan pun mengaku tidak ada pembicaraan antara dirinya dengan PKS terkait pemilihan presiden 2014.








Tiga Nama Lain Juga Masuk Pertimbangan Capres PKS

Thursday, December 19, 2013

Yusuf Islam masuk Rock and Roll Hall of Fame 2014!

Merdeka.com – Rock and Roll Hall of Fame tahun 2014 akan menjadi istimewa. Selain dari 9 nama yang didaftarkan untuk masuk dinding paling terhormat bagi musisi rock itu, terdapat musisi besar asa Inggris, Yusuf Islam.



Yusuf Islam, atau yang dulu dikenal sebagai Cat Stevens adalah musisi 70-an. Ia memainkan musik folk-rock, seperti yang terdapat di album terhebatnya, TEA FOR TILLERMAN. Album ini berada di ranking 208 dari 500 lagu terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone. Salah satu hits terkenalnya adalah Wild World.



Yusuf Islam



Sejak menjadi muslim pada 1977, beberapa tahun kemudian ia melelang gitar-gitarnya untuk amal, kemudian meninggalkan hingar bingar rock untuk mengabdikan diri bagi kemanusiaan. Tak salah jika pada tahun 2003, ia berhasil mendapatkan World Award Peace, 2004 Man Peace Award, dan 2007 Mediterranean Prize for Peace.



Pada tahun 2006, musisi berusia 65 tahun ini kembali ke dunia musik, sedikitnya telah merilis 2 album. Tahun 2014, selain Yusuf Islam, ada Nirvana, The Rolling Stones, KISS dan 5 musisi rock lainnya yang masuk Rock and Roll Hall of Fame.




(kpl/trn)












Article source: http://cybertainment.cbn.net.id/cbprtl/cybertainment/detail.aspx?x=Showbiz+News&y=cybertainment%7C0%7C0%7C2%7C19552


Yusuf Islam masuk Rock and Roll Hall of Fame 2014!

Tuesday, January 1, 2013

Diprediksi Merosot, PKS Optimistis Tiga Besar

INILAH.COM, Jakarta – Partai politik Islam diprediksi bakal ditinggal pemilih pada pemilihan umum (pemilu) 2014. Namun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini bakal duduk di urutan tiga besar peraih suara terbanyak pemilu nanti.

“Target kita masuk tiga besar dan tidak harus nomor 3.,” ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, di kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (1/1/2013).

PKS tengah memulai usahanya mendongkrak perolehan suara pemilu 2014 di tingkat daerah dan pusat. Strategi pemenangan pemilu tengah diatur, dan penyusunan daftar calon legislatif yang berpotensi mengungguli suara di daerah pemilihan.

“Untuk itu kita konsentrasi kepada pemenangan pemilu, mendapatkan suara yang signifikan, baru kemudian berbicara apakah akan mengajukan kader sebagai capres atau tidak. Itu setelah hasil pemilu yang akan datang keluar,” kata Luthfi.

Berdasarkan penelitian Lingkaran Survei Indonesia, partai Islam hanya akan menjadi pelengkap pada pemilu 2014. Beberapa faktor yang menyebabkan merosotnya perolehan suara partai Islam antara lain soal pendanaan partai politik, tindakan kekerasan organisasi massa Islam, dan kemampuan partai nasionalis untuk mengakomodasi kepentingan umat Islam.[jat]

Article source: http://news.liputan6.com/read/474000/tanpa-terobosan-partai-islam-kandas-di-2014


Diprediksi Merosot, PKS Optimistis Tiga Besar

Thursday, January 9, 2014

Perginya seorang amil

PEMBACA budiman, kali ini saya ingin mendedikasikan tulisan ini buat sahabat saya, Almarhum Aidi Munawer Ahmed Shukri, mantan Pengurus Besar, Lembaga Zakat Selangor (LZS). Lebih 10 tahun dahulu, beliaulah insan yang telah memperkenalkan LZS kepada saya. Beliau jugalah yang meyakini bakat dakwah yang tersemai dalam diri saya, lalu memberikan peluang hingga akhirnya saya mampu menjadi seperti hari ini.


Insya-Allah, dalam setiap usaha dakwah yang saya lakukan, pasti ada sebahagian pahala yang tertitip untuknya di alam barzakh sana. Sebelum itu, beberapa bulan yang lalu kala menjelangnya tarikh 1 Januari 2014, saya telah menerima satu pesanan ringkas (SMS) daripada Aidi.


“Tuan-puan dijemput ke majlis bacaan Yaasin, tahlil dan doa selamat sempena perasmian perusahaan ikan salai saya pada 1 Januari 2014…”


Saya terkejut dengan SMS berkenaan. Untuk makluman, sahabat saya ini telah berjuang lebih dari lima tahun melawan serangan jantungnya.


Selama itu, Institut Jantung Negara (IJN) telah menjadi rumah utamanya dan rumahnya sendiri menjadi rumah kedua. Malah dadanya juga telah beberapa kali dibelah, ditebuk dan dibelah.


Saya tidak akan lupa saat beliau mengisahkan, sakitnya dada dibelah tidak tergambar dengan kata-kata dan beliau seboleh mungkin tidak mahu lagi menjalaninya.


Malam 31 Disember 2013, lebih kurang pukul 8.20 malam, sahabat saya itu berjuang untuk saat-saat akhir mencicipi saki baki nafas yang terukir di dunia ini.


Kala itu, saya sedang menyampaikan kuliah Maghrib di sebuah surau dan yakin ribuan orang lain bersiap-siap demi menanti detik 12 tengah malam, sama ada di program penuh hiburan mahu pun di majlis ilmu penuh peringatan. Sahabat saya itu pula, sedang bersiap-siap menerima panggilan Ilahi.


Esoknya, 1 Januari 2014 saya menerima khabar kematian. Sayangnya, saya tidak dapat mengunjunginya lantaran anak perlu mendaftar masuk ke asrama.


Namun, saya gagahi menziarahi isterinya Kak Yati selepas itu. Apatah lagi kami memang jiran lama dan saling mengenali. Kak Yati pun berkongsi kisah 40 hari sebelum suaminya, Aidi dijemput Ilahi. Saya yakin, kisah ini ada iktibar besar yang wajar dikongsi.



Majlis tahlil



“Pada 1 Januari 2014 baru-baru ini, benar-benar kami adakan majlis tahlil besar-besaran seperti yang Aidi mahu. Tapi, bukan sebagai perasmian perniagaanya, sebaliknya atas kematiannya.”


Kak Yati kelihatan begitu tabah menghadapi suasana. Benar, ujian berat yang telah dia dan anak-anaknya lalui sekian lama, membuatkan mereka lebih kuat mendepani ujian kehilangan.


Sejak Aidi mengidap sakit jantung sekitar 2006, kehidupan mereka sekeluarga berubah warna. Jangankan anak-anak dan isterinya, saya sebagai teman sepejabat pun turut merasai kehilangannya di tempat kerja.


“Aidi tidak guna langsung wang pampasan persaraan daripada LZS (Aidi telah bersara awal ekoran masalah kesihatan). Seluruh wangnya lebih daripada RM300,000 itu, dia manfaatkan untuk membuka kilang menyalai ikan.


“Malah dia pesan sangat-sangat, apa pun yang terjadi selepas ini, sama ada dia masih ada atau pergi, kilang itu mesti terus beroperasi. Tetapi, bukan untuk kami anak-beranak, sebaliknya untuk para asnaf zakat,” kata Kak Yati.


Itulah kesungguhan sahabat saya ini dalam meladeni amanah zakat. Biarpun nyawa sudah di hujung usia, dia tidak pernah melupakan asnaf zakat, khususnya kaum fuqara wal masakin dan mualaf yang melata.


“Kami membuka kilang itu di Subang Bestari dan Aidi mahu agar para pekerjanya diambil daripada kalangan asnaf zakat yang memang ditempatkan di sana oleh LZS. Baginya, dia mahu kilang itu menjadi nadi pembangunan diri asnaf,” kata Kak Yati.


Hakikatnya, komitmen Aidi menyantuni para asnaf bukanlah perkara baharu. Dalam buku Diari Seorang Amil (terbitan Galeri Ilmu), ada saya paparkan perihal kisah kami sama-sama menyelamatkan seorang bapa tunggal dan dua anak gadis suntinya di hutan simpan Kemensah pada 2003.


Malah, sebelum saya menjawat jawatan amil pun, Aidi pernah membawa saya mengunjungi sebuah keluarga miskin di Kampung Tok Pinang, Serendah dalam bulan Ramadan dan membawa pelbagai barangan untuk disedekahkan.


Saya juga tidak akan lupa saat seorang penerima bantuan bertaraf Orang Kurang Upaya (OKU) yang datang ke Pejabat LZS di Shah Alam pada 2013 untuk meminta LZS membaiki kerusi rodanya yang sudah rosak. Kebetulan dia bertemu Aidi, langsung kerusi rodanya digantikan dengan yang baharu. Malah siap berkuasa elektrik lagi. Menangis pakcik itu menerima hadiah kerusi roda baharu berkenaan.


Justeru, pengalaman saya dalam memikul tugas sebagai amil zakat bersama Aidi amat mengesankan. Maka, saya tidak hairan kecintaannya kepada para asnaf telah membuatkan dia sanggup menafkahkan seluruh wang pampasannya untuk tujuan menyediakan pekerjaan kepada sebilangan asnaf yang memerlukan. Calang-calang orang, pasti tidak sanggup melakukan sedemikian.


“Aidi juga berpesan, jika perniagaan itu menghasilkan keuntungan, maka jangan lupa tunaikan zakat. Malah, dia juga pesan agar lebihkan bahagian untuk diinfak.


“Bagi kami anak-beranak, sudah ada bahagian lain yang dia tinggalkan. Jadi, kami tidak perlu terlalu mengharap kepada perniagaan,” ujar Kak Yati.


Demikianlah wasiat yang Aidi titipkan kepada isterinya, kala usia 40 harinya kian mengensot meninggalkannya. Kesungguhan Aidi merealisasikan perniagaannya itu, dengan ‘kebugaran’ kira-kira sebulan yang Allah SWT berikan sebelum mentakdirkan dia harus pulang kepada Allah SWT, ibarat memberikan kesempatan terbaik buat Aidi merealisasikan impian.


Ya, impian menyantuni asnaf zakat selagi usia masih terpahat, kala 40 hari kian mendekat.



Bina sekolah tahfiz



“Aidi sebenarnya berhasrat untuk membina sekolah tahfiz selain daripada membina perniagaan demi membantu asnaf. Amat besar cita-citanya, tapi tidak sempat dia penuhi semua,” kata isterinya.


Demikianlah, masa yang berenjak, namun saya tetap terkenangkan betapa Aidi dan saya dahulu sama-sama mengimarahkan rumah Allah, bertadarus sepanjang malam di bulan Ramadan. Sama-sama turun mencari orang susah hingga kawasan pedalaman, sama-sama bergelut menjayakan Karnival Ummah dan banyak lagi memori indah yang telah kami catatkan di kanvas persahabatan kami.


Di akhir kalam ini, saya hanya mengharapkan semoga Aidi diberikan Allah SWT kelapangan dalam kuburnya. Selapang hatinya dahulu yang tega menyisihkan ‘masa dan harta’ demi melunasi maslahah ummah. Duhai sahabat, terimalah daripadaku dan pembaca sekalian, hadiah berupa sakalung surah buatmu dalam menagih kasihnya Allah, al-Fatihah.



PENULIS ialah Eksekutif Dakwah di Lembaga Zakat Selangor (MAIS)



Nota: Dalam tempoh tiga bulan ini, LZS telah kehilangan tiga orang amil, iaitu Mohd. Rais Jamil, Aidi Munawer dan Mohd. Lutfi Ibni Hijar, semoga mereka ditempatkan dalam kalangan orang-orang yang soleh. Amin.




Article source: http://www.theglobejournal.com/Opini/memahami-konflik-berdarah-di-mesir/index.php


Perginya seorang amil

Sunday, December 15, 2013

Israel Anggap PBB Anjing Menggonggong

REPUBLIKA.CO.ID,  Oleh Ikhwanul Kiram Mashuri


Bagaimanakah Negara Palestina di mata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-moon? Menurut diplomat Korea Selatan ini, untuk menuju Negara Palestina Merdeka harus ada pembicaraan damai yang berujung pada pendirian dua negara: Palestina berdampingan dengan Israel.


Ban Ki-moon berpandangan Tahun 2014 merupakan waktu tepat untuk pembicaraan damai. Jangan sampai terlewatkan. Pembicaraan damai yang bertujuan menghentikan penjajahan yang telah berlangsung sejak 1967 serta mendirikan Negara Palestina Merdeka dan Berdaulat dengan batas-batas sebelum tahun 1967.


Ini berarti Madinatul Quds (Jerusalem) Timur, Jalur Gaza, Semenanjung Sinai (telah dikembalikan ke Mesir), Tepi Barat, dan Dataran Tinggi Golan (Suriah) yang telah diduduki Israel sejak 1967 harus dikembalikan kepada Palestina dan Arab. Menurut Ban, hanya dengan itu bangsa Palestina bisa hidup berdampingan dengan negara Israel dengan rasa aman.


Namun, lanjutnya, Al Quds (Madinatul Quds) harus dikeluarkan dari materi pembicaraan damai. Ia sepakat Al Quds merupakan ibukota kedua negara, dengan syarat harus ada peraturan yang menjamin semua orang bisa mengunjungi tempat-tempat yang dianggap suci oleh para pemeluk agama. Selain itu, katanya, harus ada penyelesaian adil untuk memulangkan jutaan warga Palestina di pengasingan.


Pandangan Ban Ki-moon itu disampaikan ketika ia memberi pidato mengenai keputusan PBB yang menjadikan ’2014 sebagai ‘Tahun Solidaritas Buat Bangsa Palestina’ pada akhir November lalu. Keputusan itu diambil melalui pemungutan suara negara anggota PBB. Sejumlah 110 setuju, 7 menolak, dan 54 abstain.


Tahun lalu, pada bulan yang sama, Sidang Umum PBB juga telah menyetujui menjadikan Palestina sebagai pengamat non-anggota. Status ini secara otomatis merupakan pengakuan terhadap Negara Palestina. Pada saat itu, 138 negara anggota menyatakan setuju, 9 menolak, dan 41 abstain. Bisa dipasikan yang menolak adalah AS dan Israel serta konco-konconya.


Status baru Palestina di dunia internasional ini tentu patut disambut gembira. Namun, apakah status, pengakuan, dan solidaritas ini banyak artinya buat masyarakat Palestina yang sehari-hari hidup menderita di bawah pendudukan Zeonis Israel? Bukankah rakyat Palestina sudah terlalu sering mendengar janji-janji dari para pemimpin dunia?


Faktanya, Zeonis Israel, terutama pada pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sekarang ini, telah semakin berhasil menancapkan pengaruh Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan. Caranya, antara lain dengan mengubah ciri-ciri khas Palestina dengan indentitas baru Yahudi. Termasuk nama-nama kampung, desa, dan jalan.


Menurut pemerhati masalah Palestina, ‘Ato’ullah Marajoni, yang menulis di media Al Sharq Al Awsat edisi 9 Desember lalu, apa yang dilakukan Zeonis Israel ini sebenarnya strategi lama. Ia menunjuk sebuah buku berjudul ‘Tahwidul Quds’ (Mengyahudikan Al Quds) yang ditulis Rouhi Al Khatib pada 1970. Juga buku yang ditulis sastrawan dan politisi Palestina, Imil Habibi, tentang ‘Mengyahudikan Palestina dan Orang-orang Palestina’. Di dalam kedua buku itu disebutkan bagaimana mengyahudikan budaya, gaya hidup, dan cara berpikir warga Palestina, terutama mereka yang hidup di bawah pendudukan Zeonis Israel.


Strategi ‘mengyahudikan’ Palestina ini tidak bisa dianggap remeh. Ia harus dipandang sebagai sama bahayanya dengan perang bersenjata. Strategi ini secara pelan-pelan tapi pasti akan menghilangkan identitas warga dan wilayah-wilayah Palestina yang diduduki Zeonis Israel. Yang terakhi ini kemudian menggantikannya dengan identitas Yahudi.


Yang paling gencar diserang oleh ‘strategi mengyahudikan Palestina’ ini adalah Al Quds bagian timur yang banyak dihuni warga Palestina. Hampir tiap hari warga Palestina di wilayah ini diancam, diteror, serta diusir. Tujuannya agar mereka tidak kerasan dan kemudian meninggalkan rumah-rumah mereka. Rumah-rumah warga Palestina ini kemudian dihancurkan dan dibangun pemukiman baru Yahudi.


Berikutnya adalah mengganggu keberadaan Masjidil Aqsa yang merukan tempat suci yang paling sensitif bagi umat Islam. Selain merusak bagian-bagian dari masjid yang merupakan kiblat pertama umat Islam ini, Zeonis Israel juga melarang-anak-anak muda shalat di masjid. Setiap orang Palestina yang masuk ke tempat suci ini harus diperiksa ketat. Sejumlah kelompok warga Yahudi juga menggelar perbagai pertunjukan musik yang hingar bingar tepat di depan masjid, yang bahkan sering berlangsung pada waktu-waktu shalat.


Semua itu dimaksudkan agar ketika berlangsung pembicaraan damai dengan delegasi Palestina, posisi Zeonis Israel di pihak yang kuat. Mereka akan mendasarkan pada bukti bahwa wilayah-wilayah yang diduduki selama ini secara faktual adalah beridentitas Yahudi: penghuni, budaya, gaya hidup, dan bahkan nama-nama kampung, desa, dan jalan-jalan. Itu sebabnya, Netanyahu menolak keras syarat bahwa pembicaraan damai dengan Palestina dikaitkan dengan pembangunan pemukiman baru Yahudi.


Dalam kondisi seperti itulah PBB menjadikan 2014 sebagai ‘Tahun Solidaritas terhadap Bangsa Palestina’. Pertanyaannya, apa yang bisa diperbuat oleh PBB dan bahkan oleh Ban Ki-moon? Selama ini Zeonis Israel pun telah lama tidak memandang badan dunia itu. 


Berbagai kecaman dan resolusi PBB (Majelis Umum dan DK) dianggapnya sepi. Bahkan dalam pembicaraan damai dengan Palestina, Zeonis Israel ogah melalui PBB. Mereka hanya mau pembicaraan secara langsung dengan delegasi Palestina yang difasilitasi oleh AS. Sementara Ban Ki-moon meskipun menjabat sebagai Sekjen PBB tidak mempunyai power. Tidak memiliki kekuatan memaksa. Ia tak lebih dan tak kurang hanya sebagai moderator dari negara-negara anggota badan dunia itu.


Apa pun, keputusan PBB untuk menjadikan 2014 sebagai tahun solidaritas untuk bangsa Palestina patut disambut gembira. Juga harapan-harapan besar Ban Ki-moon untuk bangsa Palestina. Walaupun kita juga tahu bahwa janji-janji PBB dan anggotanya, termasuk kecaman-kecaman mereka, ibarat tong kosong yang nyaring bunyinya. Zeonis Israel telah lama menganggap PBB hanyalah gong-gongan anjing. Mereka akan terus membangun pemukiman baru Yahudi dan mengubah apa pun yang berbau Palestina dengan identitas Yahudi. 


Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/05/31/174561/Syariat-Islam-Berjalan-Lambat-


Israel Anggap PBB Anjing Menggonggong