Showing posts sorted by relevance for query Siapa. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Siapa. Sort by date Show all posts

Saturday, July 20, 2013

Pelajaran dari Surah Al Baqarah Ayat 101-141










JakartaAyat 101-103

1.Nabi Sulaiman as. dan semua nabi dianugerahi Allah keluarbiasaan sebagai mukjizat. Mukjizat berbeda dengan sihir. Sihir dapat dipelajari oleh siapa pun, sedang mukjizat adalah anugerah Allah yang tidak dapat dipelajari.
2.Sihir tidak memiliki pengaruh positif atau negatif kecuali bila dikehendaki Allah swt. karena tidak ada sesuatu pun yang terjadi di alam raya ini tanpa izin-Nya.
3.Sihir tidak ada manfaatnya, bahkan justru memberi mudharat. Apa yang didambakan sebenarnya dapat diperoleh melalui keimanan dan ketakwaan kepadaa Allah.
4.Kisah Nabi Sulaiman as. dan dua “malaikat” yang di celah kisahnnya terdapat uraian tentang sihir harus menjadi pelajaran agar manusia tidak terpengaruh oleh ilusi.


Ayat 104-110


1.Seseorang hendaknya pandai-pandai memilih kalimat-kalimat dalam percakapannya sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman, tidak juga mengundang pelecehan dan penghinaan terhadap siapa pun.
2.Mukjizat seorang nabi merupakan kewenangan Allah swt., demikian juga penetapan hukum, keduanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing masyarakat.
3.Bukanlah sifat terpuji mengajukan pertanyaan yang bukan pada tempatnya. Pertanyaan merupakan setengah dari pengetahuan sehingga pertanyaan yang tidak tepat menunjukkan kebodohan si penanya.
4.Tabiat dasar kaum Muslim adalah memaafkan, sabar, dan tabah, selama hal tersebut belum menimbulkan hal-hal yang bertentangan dengan kehormatan agama dan ketetapan-ketetapan Allah swt.


Ayat 111-115


1.Jangan mencela anutan dan sesembahan siapa pun. Hiduplah berdampingam karena hanya Allah yang menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah.
2.Pentingnya memelihara kesucian masjid dan rumah-rumah ibadah.
3.Pentingnya memberi kebebasan kepada setiap penganut agama untuk melaksanakan ajaran agamanya dengan tertib dan aman.
4.Allah di mana-mana. Karena itu di mana pun seseorang mengarah, maka dia menemukan Allah, hanya saja perlu diingat bahwa ada tempat-tempat tertentu yang ditetapkan-Nya guna menghadap kepada-Nya dalam shalat, yaitu arah Bait al-Maqdis di Palestina bagi Bani Israil dan arah Ka‘bah di Mekkah bagi umat Islam.


Ayat 116-119


1.Allah Maha Esa, tidak membutuhkan sesuatu, tetapi segala sesuatu butuh kepada-Nya. Dia tidak beranak, tidak pula diperanakkan. Tiada yang serupa dengan-Nya walau dalam khayalan. Jika Dia berkehendak, terlaksana kehendak-Nya kapan pun Dia kehendaki. Tanpa terikat oleh waktu, alat, atau apa pun.
2.Manusia—dalam kehidupan dunia ini—tidak dapat melihat atau bercakap-cakap langsung dengan Allah, karena manusia tidak memiliki potensi untuk itu.
3.Tidak diperlukan lagi bukti-bukti baru tentang wujud dan keesaan Allah, karena sudah demikian banyak bukti-bukti tentang hal tersebut yang terhampar di alam raya dan dalam diri manusia.
4.Tugas Nabi, demikian juga penganjur agama, hanyalah menyampaikan ajaran agama dengan penuh kesungguhan. Karenanya Nabi saw. atau siapa pun tidak bertanggung jawab atas kekufuran siapa pun.


Ayat 120-123


1.Kewajiban berhati-hati terhadap ajakan dan cara hidup yang diterapkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, bahkan semua cara hidup yang bertentangan dengan ajaran Islam.
2.Ada sebagian penganut agama Yahudi dan Nasrani, yang memeluk agama Islam dengan tulus setelah memahami pesan dan kandungan kitab suci mereka yang menguraikan tentang Nabi Muhammad saw.
3.Kewajiban mensyukuri nikmat Allah serta keharusan menyadari betapa dahsyat pertanggungjawaban yang akan dituntut oleh Allah dari setiap orang pada Hari Kemudian.


Ayat 124-129


1.Ujian Allah kepada Nabi Ibrahim as. merupakan pelajaran kepada manusia tentang perlunya menguji/mengetahui kemampuan seseorang sebelum diberi tugas.
2.Ka‘bah telah wujud sebelum Nabi Ibrahim as. Dia adalah rumah peribadatan pertama untuk umat manusia sehingga tidak berlebihan jika dikatakan ia dibangun oleh manusia pertama atau bahkan malaikat.
3.Salah satu makna Maqam Ibrahim adalah tempat yang terpatri padanya telapak kaki Nabi Ibrahim as. ketika beliau berdiri di atasnya guna meninggikan Ka‘bah agar dapat mencapai ketinggian yang melebihi ketinggian badannya.
4.Penyebutan keterlibatan Ismail bersama ayah beliau, Ibrahim as. dalam membersihkan Ka‘bah, memberi pelajaran agar orangtua hendaknya mengajak anaknya berpartisipasi dalam kebajikan.
5.Seorang pemimpin hendaknya tidak membatasi usahanya menyebarluaskan kesejahteraan duniawi kepada mereka yang seiman dengannya saja (hanya kelompok pendukungnya), tetapi harus mencakup seluruh penduduk tanpa diskriminasi.
6.Pada ayat 129, Nabi Ibrahim as. Berdoa agar Allah “mengutus untuk penduduk Mekkah seorang Rasul dari kalangan mereka,” maka itu berarti doanya baru dikabulkan setelah sekitar 3400 tahun, karena Nabi Muhammad saw. diutus pada tahun 610 M. Ini menjadi pelajaran agar yang berdoa jangan jemu berdoa dan jangan juga tergesa-gesa meminta pengabulan doanya.


Ayat 130-134


1.Nabi Ibrahim as. adalah tokoh yang sangat mulia. Penyebutan bahwa beliau terpilih di dunia dan di akhirat, mengisyaratkan bahwa ada tokoh yang hanya terkemuka di dunia, tetapi tidak di akhirat. Nabi Ibrahim as. menyandang kemuliaan dunia dan akhirat.
2.Islam adalah anutan serta pesan para nabi yang lalu kepada generasi mereka dan generasi-generasi selanjutnya.
3.Wasiat beliau: “Jangan sekali-kali mati kecuali dalam keadaan Muslim/berserah diri kepada Allah,” mengandung makna jangan meninggalkan agama Islam walau sesaat pun.
4.Setiap orang mempertanggungjawabkan amal perbuatannya. Seseorang tidak dapat mengandalkan leluhurnya dalam meraih keselamatan dan kebahagiaan ukhrawi.


Ayat 135-141


1.Agama Allah pada prinsipnya sama. Intinya adalah mengesakan Allah swt. serta beribadah secara murni dan tulus kepada-Nya sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim as.
2.Nabi Ibrahim, Ismail, dan Ishaq as. bukanlah orang Yahudi atau penganut agama Yahudi.






( rmd / rmd )









Tutup


 Share to Facebook:


You are redirected to Facebook


 Share to Twitter:


You are redirected to Twitter


Sending your message


Message has successfully sent


An Error has Occured




Article source: http://www.hidayatullah.com/read/28822/02/06/2013/%E2%80%9C150-tahun-frans-van-lith%E2%80%9D-.html


Pelajaran dari Surah Al Baqarah Ayat 101-141

Sunday, July 28, 2013

Non Muslim Beramal Baik, Akankah Masuk Syurga?










Tanya:

Assalamu’alaikum Wr Wb


Saya membaca Alquran dan artinya, kemudian menemukan ayat yang artinya sebagai berikut, “Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nashrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak mereka bersedih hati.” (QS Al Baqarah: 62).


Apakah benar umat yang menganut agama selain Islam juga mendapat pahala dan syurga? Sedangkan yang saya tahu agama yang Allah ridhai adalah agama Islam. Mohon penjelasannya agar kami yakin. Terimakasih
Wassalamu ‘alaikum Wr Wb


(adick_syaf@yahoo.com)



Jawab:


Persyaratan beriman kepada Allah dan hari Kemudian, seperti bunyi ayat di atas, bukan berarti hanya kedua rukun itu yang dituntut dari mereka, tetapi keduanya adalah istilah yang biasa digunakan oleh Alquran dan Sunnah untuk makna iman yang benar dan mencakup semua rukunnya. Memang akan sangat panjang bila semua objek keimanan disebut satu persatu. Rasul saw dalam percakapan sehari-hari, sering hanya menyebut keimanan kepada Allah dan hari Kemudian.


Ada sementara orang yang perhatiannya tertuju kepada penciptaan toleransi antar-umat beragama yang berpendapat bahwa ayat ini dapat menjadi pijakan untuk menyatakan bahwa penganut agama-agama yang disebut oleh ayat ini, selama beriman kepada Tuhan dan Hari Kemudian, mereka semua akan memperoleh keselamatan dan tidak akan diliputi oleh rasa takut di akhirat kelak, tidak pula akan bersedih. Pendapat semacam ini nyaris menjadikan semua agama sama, padahal agama-agama itu pada hakikatnya berbeda-beda dalam akidah serta ibadah yang diajarkannya.


Bahwa surga dan neraka adalah hak prerogatif Allah memang harus diakui. Tetapi, hak tersebut tidak menjadikan semua penganut agama sama di hadapan-Nya. Bahwa hidup rukun dan damai antar-pemeluk agama adalah sesuatu yang mutlak dan merupakan tuntunan agama, tetapi cara untuk mencapai hal itu bukan dengan mengorbankan ajaran agama. Caranya adalah hidup damai dan menyerahkan kepada-Nya semata untuk memutuskan di hari Kemudian kelak agama siapa yang direstui-nya dan agama siapa pula yang keliru, kemudian menyerahkan pula kepada-Nya penentuan akhir, siapa yang dianugerahi kedamaian dan surga dan siapa pula yang akan takut dan bersedih.




( rmd / rmd )









Tutup


 Share to Facebook:


You are redirected to Facebook


 Share to Twitter:


You are redirected to Twitter


Sending your message


Message has successfully sent


An Error has Occured




Article source: http://regional.kompas.com/read/xml/2013/06/12/18252539/Penyerangan.ke.Diskusi.Lintas.Agama.Tuai.Kecaman


Non Muslim Beramal Baik, Akankah Masuk Syurga?

Saturday, February 16, 2013

"Dalam Politik Semua Mungkin Terjadi"


GAYA kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) yang sering turun langsung ke lapangan di Jakarta membuat masyarakat senang. Bahkan mereka berharap para pemimpin itu seperti Jokowi. “Pemimpin Jakarta harus memahami lebih detail rakyatnya, dekat dengan rakyat. Karena itu saya mengajak Jokowi masuk ke Jakarta,” kata Jusuf Kalla
 
Menurut Kalla, dirinya mengajak Jokowi ke Jakarta karena kepemimpinan itu harus efektif. Apa yang dilaksanakan Jokowi dapat dinilai orang efektif, bukan pencitraan, apa adanya. “Saya melihat Jokowi seperti itu dan mungkin ada juga orang yang menilai apa yang saya kerjakan juga seperti itu,” katanya.
 
Kepada Arya Sinulingga, Pemimpin Redaksi MNC News, dalam program One on One, Jusuf Kalla menyampaikan alasannya mengajak Jokowi ke Jakarta. Selain itu, Ketua Umum PMI ini juga menyatakan siap memimpin bangsa jika diperlukan. Bahkan dia sudah punya kriteria pendampingnya untuk memimpin negeri ini.
 
Kemarin ada hasil survei yang cukup mengejutkan, popularitas Jokowi dikatakan sudah melampaui Megawati. Hal ini sangat fenomenal, bagaimana Anda melihatnya?
 
Ya. Memang kelihatannya masyarakat sekarang menginginkan pemimpin yang dekat dengan rakyat. Saya kira pendekatan yang dilakukan Jokowi seperti itu, sehingga masyarakat ingin pemimpin seperti itu. Tidak berarti hanya Jokowi yang punya, tapi memang ekspektasi masyarakat kepada Jokowi untuk mengelola Jakarta ini besar.
 
Saya dengar Pak Jusuf Kalla adalah orang pertama yang meminta Jokowi untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta. Benarkah itu?
 
Iya, saya melihat seperti itu, tipe itu, yakni pemimpin Jakarta harus memahami lebih detail rakyatnya, dekat dengan rakyat. Dia tidak hanya memiliki image yang tinggi. Karena itu saya mengajak Jokowi masuk ke Jakarta.
 
Saya melihat ada kemiripan antara Anda dan Jokowi. Apa adanya, langsung-langsung saja, apa yang dilihat langsung disikapi. Saya sempat terpikir Pak Jokowi ini tipe mudanya seorang Jusuf Kalla.
 
Masyarakat menilai itu. Mungkin karena saya menganggap kepemimpinan itu harus efektif. Bagi saya apa yang dilaksanakan Jokowi dan apa yang saya laksanakan dapat dinilai orang efektif. Bukan pencitraan, apa adanya. Saya melihat Jokowi seperti itu dan mungkin ada juga orang yang menilai apa yang saya kerjakan juga seperti itu. Tapi saya mengajak Pak Jokowi itu karena melihat kepemimpinannya yang efektif.
 
Pada 2009 yang lalu, Anda maju dengan gaya yang sama seperti Jokowi. Tapi pada masa itu masyarakat belum seperti sekarang. Bagaimana Anda melihat fenomena ini?
Sebenarnya dalam pemilihan itu kan tergantung lawannya siapa. Waktu zaman saya, pemerintah dianggap berhasil. Saya sama-sama Pak SBY, karena dinilai berhasil ya orang melihat ke Pak SBY. Lalu menilai baiknya SBY melanjutkan.
 
Itu mungkin berbeda dengan Gubernur Jakarta sebelumnya. Banyak permasalahan seperti banjir dan macet sehingga membuat orang ingin suatu perubahan. Justru pada zaman saya, orang hanya ingin perbaikan, belum perubahan seperti sekarang ini.
 
Anda banyak melakukan perubahan itu. Salah satu contohnya di PMI. Orang melihat PMI dulu terkesan birokratif dan jauh dari pelayanan. Tapi semenjak Anda masuk, banyak perubahan terjadi. Apa yang Anda terapkan sampai terjadi perubahan seperti itu?
 
Saya cuma melihat tujuan PMI itu untuk melayani masyarakat. Dalam melayani masyarakat itu kan seringkali darurat, maka harus cepat. Sebaik mungkin tapi cepat. Inilah yang mengubah hal-hal yang lama, jadi berkualitas dan cepat.
 
Inilah yang sering dilihat orang. PMI yang dulu hanya donor darah, sekarang menjadi terdepan bila terjadi bencana.
 
Sebenarnya sejak dulu juga begitu, hanya mungkin belum terlalu besar effort-nya. Masih lambat, terlalu menunggu perintah dan sebagainya. Nah, dengan kualitas dan kecepatannya akan memberikan hasil yang baik.
 
Banyak juga konflik di negara ini dan Anda yang menyelesaikan. Misalnya Poso dan Aceh yang bertahun-tahun bergolak, Anda yang menyelesaikan. Bagaimana sejarahnya sampai Anda menjadi penyelesai konflik di Indonesia ini?
 
Saat itu saya di pemerintahan, dan masalahnya itu dapat selesai dengan dialog.
 
Apakah hanya dengan dialog?
 
Ya dengan konsesi tertentu pastinya. Tapi ya sekarang itu sudah menjadi bagian dari sejarah.
 
Kita ingat betul yang mendamaikan Aceh itu JK, tapi yang mengambil keuntungan dari itu adalah Pak SBY. Bagaimana Anda melihat ini?
 
Saya tidak pernah berpikir bila melakukan sesuatu hanya untuk manfaat pribadi, biar masyarakat yang menikmati. Dan bila kemarin suara saya itu hanya 4 persen, ya itu kan politik, hehehe.
 
Anda tidak terkejut dengan angka Anda saat itu?
 
Sangat terkejut.
 
Anda melihat tertangkapnya Presiden PKS hanya permainan politik?
 
Ya kalau kita dengar prosesnya kan tangkap tangan, karena itu lebih cepat. Tapi saya yakin KPK juga lebih profesional. Kemarin kita dengar kan penyidiknya banyak yang diambil, jadinya lebih lambat.
 
Masalah impor sapi ini, orang hanya melihat korupsinya saja. Padahal di negeri kita ini daging sapi menjadi termahal di dunia. Bagaimana Anda melihat hal itu?
 
Ya, efek kasus impor sapi ini luar biasa. Dibutuhkan perubahan kebijakan pemerintah yang betul-betul tepat. Sapi ini kan makanan pokok, daging itu makanan pokok, mahal itu merugikan masyarakat, dosa itu. Apalagi mahal karena korupsi, lebih salah lagi kan. Ada juga masalah bagi orang Islam yang berdampak sangat berbahaya. Akibat mahal, banyak orang yang makan babi. Iya kan? Karena mahal, daging sapi dicampur dengan daging babi. Siapa yang berdosa, ya yang membuat kebijakan ini.
 
Apakah Pemerintahan SBY tidak melihat ini menjadi kesalahannya?
 
Harusnya otomatis, pemerintah harus ikut bertanggung jawab. Yang ini bagian dari kebijakan umum. Dulu saat saya di pemerintahan sudah ada perencanaannya, yakni membuat kredit murah untuk para peternak. Itu sudah dimulai, tapi sekarang balik lagi. Kebijakan impor yang terlalu cepat membuat harga naik lagi. Sayang sekali.
 
Banyak masyarakat melihat, tanpa pemerintah pun pertumbuhan ekonomi ini dapat berjalan. Bagaimana Anda melihat kinerja pemerintah ini?
 
Ya tentu kita tidak bisa mengatakan pemerintah itu tidak punya prestasi. Pertumbuhan ekonomi kita tetap tumbuh dengan baik. Walaupun ada risiko akibat defisit dan subsidi yang terlalu tinggi. Kita akan menjadi negara sosialis terbesar di dunia apabila 30 persen dari anggaran kita itu subsidi, dan itu sangat berbahaya.
 
Pemerintah mengatakan subsidi harus dihentikan, tapi masalah konversi energi tidak juga dilakukan. Anda dulu pernah membuat satu gerakan besar konversi energi, bagaimana Anda mendapatkan ide ini?
 
Waktu itu kita punya konsumsi minyak tanah 11 juta kiloliter per tahun, subsidinya bisa Rp60 triliun per tahun. Kita cari cara bagaimana agar subsidi hilang, tapi tidak memberatkan masyarakat. Agar masyarakat mendapatkan yang lebih bersih, murah, cepat, dan sebagainya. Nah, cara awalnya dengan fokus dan menghitungnya dengan betul. Lalu memberikan tanggung jawab pada tim kecil di Pertamina dan antar-departemen tapi memiliki wewenang yang baik untuk melakukannya.
 
Perencanaannya hanya tiga bulan dan langsung dilakukan. Dalam tiga tahun kita selesai dan langsung melupakan minyak tanah. Nah, sekarang pemerintah ingin mengonversi mobil, memang tidak mudah. Kita harus ganti mobilnya, butuh biaya lebih dan memang cukup lama. Tapi yang sangat penting siapkan dulu infrastrukturnya. Bila tidak ada tempat pengisian gas, bagaimana mau melangkah ke konversi.
 
Masalahnya pemerintah ini membuat perencanaan itu untuk pencitraan saja, sehingga takut menaikkan harga BBM. Ya sebenarnya menaikkan BBM itu pekerjaan yang mudah. Lihat dulu yang kita takutkan dari faktor minyak tanah, sekarang sudah tidak lagi.
 
Jadi benar bila dikatakan ini hanya pencitraan daripada penyelesaian masalah?
 
Tidak pencitraan juga sebenarnya. Akibatnya juga orang marah, lihat saja bila jalan berlubang, sekolah tidak diperbaiki, itu akan menjadi pencitraan terbalik ya, negatif juga. Tapi kalau ada uang subsidi dikurangi dan diganti untuk membangun infrastruktur, pastinya citra itu akan lebih baik.
 
Anda memiliki begitu banyak ide, mulai dari perdamaian, konversi energi, hingga birokrasi. Banyak langkah yang Anda lakukan, apa yang dilakukan Jokowi pun sebenarnya sudah Anda lakukan. Kini masyarakat rindu dengan gaya Anda ini. Mungkinkah Anda maju kembali untuk memimpin negeri ini?
 
Ya dalam politik semua mungkin terjadi walaupun harus melalui syarat-syarat, ketentuan, dan politik. Dan itu kan harus didukung oleh partai, tidak semua orang bisa memenuhi itu. Tapi selalu saya katakan seperti ini, saya tidak mencari jabatan, namun bila diharapkan pasti siap. Pengalaman saya, Indonesia bukan bangsa yang susah diatur, kita punya potensi yang luar biasa sekali.
 
Bila Anda menjadi calon presiden, siapa pesaing kuat Anda nanti?
 
Hahaha. Saya tidak bisa melihat, kita belum tahu struktur yang akan datang. Belum bisa memprediksi siapa yang akan ikut nanti. Mengira-ngira boleh, tapi belum terlihat.
 
Bila Anda jadi presiden nanti, kira-kira pasangan Anda siapa?
 
Hahaha, saya belum memikirkan orang. Tetapi kalau kriteria pasangan itu harus selalu terbalik dengan presidennya, Jawa-luar Jawa, harus kombinasi. Di mana pun terjadi, di mana-mana harus melengkapi, saling mengisi dengan tujuan untuk Indonesia.

(//ful)

Article source: http://regional.kompas.com/read/2012/11/28/14581286/Demo.Kritisi.Pendidikan.di.NTB.Berakhir.Ricuh


"Dalam Politik Semua Mungkin Terjadi"

Saturday, February 8, 2014

Nabil, "lu kena fikirlah sendiri".....

Syabas Astro kerana memberikan ruang untuk mencungkil bakat para pelawak. Syabas juga kerana pelawak inilah yang bakal menjadi pelapis pelawak-pelawak yang ada. Kerana jika tidak, dunia lawak negara akan mati sebab mereka adalah hero yang tidak didendang, berbanding hero-hero lain dalam industri hiburan.


Dan tentunya yang saya maksudkan ialah Maharaja Lawak Mega yang baru saja berlalu dengan kemenangan Sepahtu. Ada yang suka ada yang tak puas rasa sebab kumpulan kegemaran gagal jadi juara. Tapi ini adalah adat, bukan semua keputusan itu boleh menepati kehendak semua.


Syabas Sepahtu kerana mempunyai gandingan yang mantap sekalipun ada minggu-minggu yang mereka sangat tidak kelakar. Dan, siapa sangka pendatang baru seperti Bocey boleh pukul kumpulan yang lebih senior.


Meskipun bukan setiap minggu saya berpeluang menyaksikan MLM ini namun saya percaya rancangan ini punya peminat tersendiri. Bahkan ramai yang boleh baca dan kenal pelawak yang naik pentas dengan tangan kosong (tak bersedia) bila merekamerepek meraban saja dari mula tunjuk muka sampai lah bila signal berbunyi.


Memang boleh kenal siapa yang naik dengan tak bersedia dan hanya merapu, tapi juri bagi empat bintang jugak!!


Apapun, seperti komen standard juri yang sangat apologetik, “Bukan senang melawak”, saya memahami bukan mudah mencari modal untuk buat orang ketawa setiap minggu. Mungkin ada sampai kena mental block, tak ada idea dan tak ada modal.


Ini bukan perkara mustahil. Untuk buat orang menangis memang senang tapi lebih sukar membuat orang ketawa. Sebab itu ada masa Sepahtu pun turun kedudukan kerana merapu entah apa-apa.


Ada juga cadangan agar akan datang MLM ini dibuat dua minggu sekali, agar memberikan lebih waktu untuk para peserta/pelawak menimba ilham dengan idea yang lebih mantap. Tapi itulah namanya bersaing siapa yang lebih mega dan terbaik.


Ramai yang menonton peringkat akhir Maharaja Lawak Mega Jumaat lepas memberikan pelbagai reaksi. Ada yang suka dengan keputusan yang menyaksikan kumpulan Sepahtu sebagai Juara MLM , Shiro tempat kedua dan kupulan baru, Boceytempat ketiga.


Seperti mana-mana pertandingan, tidak kurang juga yang kurang senang dengan kedudukan kerana calon kegemaran tidak mendapat tempat pertama. Begitulah, selalunya.


Namun, bagaimana berbeza pun pendapat dan pandangan, pada akhirnya masyarakatpenonton rancangan hiburan boleh terima setiap keputusan. Maksudnya tidaklah sampai nak baling kerusi atau baling botol ke pentas atau bertumbuk di belakang pentas atau di bilik solek, semata-mata kerana tidak puas hati.


Dalam bab ini, kita jauh lebih stabil emosi daripada penonton bolasepak, tak ada yang berkelahi sekalipun tak suka dengan juri atau tak suka dengan kemenangan Sepahtu. (Contoh).


Kerana kita ini kelompok yang bertamaddun, sudah semestinya apa yang disajikan juga haruslah seiring bahkan jauh lebih besar. Cerita dan isinya perlulah sejajar dengan kematangan penonton masakini. Maksudnya, orang yang masuk bersaing untuk melawak itu perlukan isi cerita yang mantap. Melawak pun harus ada ilmu.


Teknik dan cara mesti kena dan melawak pun mesti ada batas batas tertentu. Sebab itu apabila Nabil ‘mengenakan” Luna Maya, ramai orang tidak menyenanginya.


Malahan ia telah menjejaskan reputasi pelawak solo ini yang nampak macam ada gaya untuk berjaya dalam “stand-up comedy” seperti Harith Iskandar. Semuanya macam okay, sehinggalah beliau cuba kaitkan masa silam Luna Maya yang pada saya adalah satu cara yang bukan saja tidak manis, bahkan sangat tidak patut, tidak gentleman, apatah lagi yang dikenakan itu adalah seorang wanita.


Betul ia hanya lawak dan mungkin Nabil tidak berniat jahat, tapi ia telah dibuat dengan “bad taste” kata orang putih. Tak kena cara dan gaya.


Memang sindiran-sindiran begini adalah biasa dalam standup comedy terutama di Barat. Tetapi itu Barat yang jauh sekali berbeza dengan masyarakat kita yang penuh dengan adab dan kesopanan serta sikap saling hormat menghormati.


Kalau di Baratitu, berbogel atau separuh bogel pun sudah tak jadi apa. Tapi kita ini orang Malaysia dan lawak kita semestinya punya batas dan tidak mengguris hati orang lain.


Apatah lagi untuk membuat lawak tentang masa silam orang sedangkan hari ini orang itu sudah berubah, tentu sekali tidak kena. Dalam Islam pun, adalah tidak elok kita membuka aib orang, apatah lagi ianya benda yang sudah lama berlalu.


Ini bukan kerana saya membela Luna Maya, dan juga bukan kerana saya ini tidak suka Nabil kerana dalam satu rencana Nabil telah memberikan komen yang semua ini dilakukan oleh para haters beliau.


Lebih mengejutkan beliau hairan mengapa dibesar-besarkan isu beliau usik Luna Maya sedangkan artis kita sendiri lagi teruk dikutuk di Indonesia. Tidak tahulah sama ada itu komen sebenar Nabil, tapi yang jelas sebagai pelawak, bukan semua benda boleh jadi bahan. Kita ada akal, pandailah kita sendiri menapisnya.


Jadi, ia bukan soal Luna Maya atau mana-mana orang luar. Ini soal menghormati orang, apatah lagi wanita. Apakah kita suka jika kisah aib isteri atau ibu atau adik kita sendiri ditelanjangkan di khalayak ramai?


Sifirnya senang saja. Melawaklah macam mana sekalipun asal jangan aibkan orang lain. Ceritalah apa saja, tak perlulah sampai jatuhkan air muka orang. Melawak juga seperti seni lain dalam dunia hiburan – ia perlu ada imaginasi, kreativiti dan ilmu.


Sepatutnya Nabil hanya perlu meminta maaf dan mengakui kesilapannya. Titik.


Tutup cerita. Kerana dalam dunia hiburan, itu adalah cara yang paling wajar dan lebih selamat. Tidak ada siapa yang tidak pernah buat silap, Jadi akuilah kesilapan dan buka lembaran baru.


Naik ke pentas dengan cerita baru – itu yang sepatutnya dilakukan bila Nabil naik pentas akhir malam itu. Dia seharusnya berbekal semangat baru dan mencabar diri untuk tebus kesilapan, dengan CERITA BARU. Bukan sambung cerita lama.


Tapi, sayangnya. Dia jadi emosional dengan melakukan perkara yang tak sepatutnya dilakukan, iaitu menyambung cerita lama dan mengait balik Luna Maya. Lalu ia menjadi seperti ucapan selamat tinggal seorang bekas penagih di depan madrasah kampungnya yang sebak dan penuh dramatik.


Maka jadilah malam itu sepertio dia tersalah pentas. Kalau dah cerita sebak dan sayu macam itu, macam mana penonton nak ketawa? Mana lawaknya?


Nabil sepatutnya, “move on” bukan “get carried away” dengan separuh menangis.


Ia telah membunuh mood penonton. Macam mana nak gelak kalau dah cerita sedih macam tu?


Saya harap apa yang ditulis ini tidak dianggap sebagai komen seorang pembenci,Tidak. Anggaplah ini sebagai komen ikhlas kerana Nabil seorang yang berbakat dan perlu lebih menghalusi lagi lawak jenakanya yang ada kalanya dianggap sedikit kesar.


Usah kecewa tapi bangkit dengan semangat yang teguh. Akui kesilapan dan kelemahan. Terima kritikan dengan lebih positif, bukan berburuk sangka dengan menganggap anda ramai pembenci. Sebaliknya, anggaplah ini sebagai satu titik permulaan untuk terus maju dalam dunia lawak.


Sindiran ke arah kebaikan bukan tidak boleh tapi mestilah kena cara dan gaya…alah Nabil, macam you selalu cakap tu, “Lu pikirlah sendiri!”-8/2/2014



IKLAN


Radioterapi Kimoterapi dah buat?Jom cuba ini pula!!.


TRADING FOREX SECARA AUTOMATIK ATAU ROBOT (EA) PASTI MENGUNTUNGKAN !!!


ISTERI SUKA SUAMI TAHAN LAMA!


www.agendadaily.com.


Inginkan perfume original sila lawat dan like XINXARA.


Iklankan Perniagaan/produk anda disini. Hubungi kami disini.




Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/14/01/10/mz5p58-ikut-jadi-mualaf-ibu-nina-meninggal-saat-belajar-shalat


Nabil, "lu kena fikirlah sendiri".....

Wednesday, May 15, 2013

Pesantren dibantu dana asing, siapa yang diuntungkan?

Anggaran bantuan pemerintah Australia saat ini meningkat hingga $100 juta.


Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, sektor pendidikan masih menjadi salah satu sasaran bantuan demi mempercepat pemerataan pembangunan.


Dalam situs resmi lembaga penyalur bantuan AusAID, Kepala AusAID Indonesia Jacqui de Lacy, mengatakan bahwa bantuan di sektor pendidikan merupakan program prioritas dari AusAID.


Selain untuk pembangunan sekolah-sekolah dan perbaikan penyediaan pendidikan di tingkat dasar, menengah, dan pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa perguruan tinggi, Australia pun kini memberikan bantuan kepada ribuan pesantren di Indonesia.


Australia berkomitmen membangun lebih dari 2000 sekolah terutama sekolah Islam Madrasah dan Pondok Pesantren, salah satunya adalah Pondok pesantren Tarbiyatul Huda, di Jawa Barat.


Pesantren ini mendapat bantuan Australia sebesar Rp. 1 miliar pada tahun 2009, yang dipakai untuk perbaikan fasilitas mengajar, termasuk menambah enam ruangan kelas, ditambah sejumlah sarana penunjang seperti ruang laboratorium.


“Kami hanya menyediakan tanah, semua keperluan pembangunan sekolah ditanggung dari dana hibah itu. Sampai gambar dan layout sekolah juga AusAID yang sediakan.” tutur Kepala Sekolah Ponpes Tarbiyatul Huda, Ridwansyah.


Menurut Pembantu Rektor I Univesitas Islam (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jamhari Ma’ruf, program bantuan pembangunan sekolah-sekolah Islam yang dilakukan Australia bisa membantu infrastruktur yang buruk, dan keterbatasan finansial lainnya.


Siapa yang sebenarnya diuntungkan?


Pemberian bantuan asing kepada pesantren-pesantren di Indonesia menimbulkan sejumlah pertanyaan, salah satunya adalah kecurigaan agar menciptakan Islam yang lebih moderat dan berpihak kepada negara-negara barat.


“Saya rasa ini adalah kecurigaan yang masuk akal, karena selama ini pesantren tidak pernah mendapatkan bantuan dari luar dan selalu konsisten dengan prinspinya yang memperjuangkan kemandirian,” jelas Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi , MPhil, MA, Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia.


Dr Hamid, yang juga akrab disebut Gus Hamid mengatakan bahwa kemandirian yang dimaksud bukan sekedar kemandirian secara finansial, tetapi juga dalam segi menentukan kurikulum.


Ia juga menegaskan adanya asumsi di negara-negara barat bahwa selama ini Islam mengajarkan kekerasan atau radikalisme.


“Ini hanya karena melihat Amrozy dan kawan-kawan adalah alumni pesantren, kemudian disimpulkan bahwa seluruh pesantren mengajarkan pemikiran-pemikiran yang radikal,” tegasnya.


“Ada kesimpulan yang salah bahwa pesantren melahirkan pemikiran yang radikal, sehingga harus diubah, dan yang dapat mengubah adalah orang asing.”


“Berapa pesantren yang mengajarkan pemikiran-pemikiran radikal di Indonesia? Jumlah pesantren di Indonesia itu 24.000, dan itu baru satu dan dua.”


Gus Hamid juga menjelaskan bahwa jika prinsip-prinsip kemandirian itu hilang dan malah mengandalkan bantuan-bantuan asing, justru keberadaan pesantren tidak akan berkesinambungan.


Sementara itu, Deputi VII Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Sujana Royat, mengatakan Australia juga diuntungkan dengan memberikan bantuan karena kestabilan politik dan keamanan di Indonesia memberikan jaminan keamanan bagi Australia.


Article source: http://www.malaysia-chronicle.com/index.php?option=com_k2&view=item&id=91692:in-kuala-selangor-dzulkefly-not-spared-by-gutter-politics&Itemid=2


Pesantren dibantu dana asing, siapa yang diuntungkan?

Monday, August 5, 2013

Selebritis Hollywood ini ternyata Islam, benarkah?


DI tengah glamornya kehidupan selebritis Hollywood, ternyata masih ada beberapa orang yang memegang teguh kepercayaan sebagai Muslim. Bagi mereka, Islam masih menjadi tuntunan hidup mereka.



Maher Zain adalah salah satu musisi yang mendedikasikan karirnya untuk mendendangkan lagu-lagu islami. Sedangkan dunia akting memiliki orang-orang seperti Shahrukh Khan yang pastinya setia menjalankan ibadah di bulan Ramadan, walau jadwalnya sangat penuh.



Selain mereka, siapa lagi bintang-bintang Hollywood yang ternyata memeluk agama Islam dan menikmati bulan Ramadan bersama umat Muslim lainnya? Simak ulasannya di sini!



1. Zayn Malik



Walau sering tampil gila-gilaan bersama rekan-rekannya di One Direction, namun Zayn Malik tetap memegang teguh keyakinan sebagai Muslim. Bintang muda ini sendiri memang terlahir sebagai pemeluk agama Islam. Walau sempat dituduh menggunakan status sebagai Muslim untuk merangkul wanita belia, namun Zayn tetap percaya diri melenggang di dunia hiburan, dan tetap dikagumi penggemar.



2. Maher Zain



Pria kelahiran Lebanon ini pastinya sudah sangat akrab bagi pecinta musik religius. Walau sudah tinggal di Swedia sejak usia delapan tahun, Maher Zain tetap konsisten dengan keyakinannya. Lewat lantunan lagu-lagunya yang merdu, banyak umat Islam yang merasakan kedamaian dan keindahan agama mereka.



3. Shahrukh Khan



Siapa sih yang tidak kenal dengan nama Shahrukh Khan. Pria yang kerap dijuluki King Khan ini tenar karena film-filmnya yang berjudul MY NAME IS KHAN, RA.ONE dan masih banyak lagi. Nama belakangan Khan yang disandangnya jelas jadi identitas yang menunjukkan agamanya. Sayangnya, dia sempat mendapat tudingan miring lantaran sering memerankan tokoh yang beragama selain Islam di filmnya.



4. Mike Tyson



Masa lalu Mike Tyson memang dipenuhi dengan kekerasan dan pelanggaran hukum. Puncaknya, petinju ini dijebloskan ke dalam penjara Indiana karena tindak perkosaan. Namun hidupnya seolah berubah setelah itu. Sepertinya dia belajar banyak selama di penjara hingga akhirnya mengumumkan masuk Islam pada tahun 1995, setelah di bebas dari penjara.



5. Salman Khan



Siapa bilang, di dunia ini tak ada aktor Muslim yang sukses. Selain Shahrukh Khan, Salman Khan juga dikenal sebagai aktor tenar yang berkualitas dan berdedikasi. Namun yang tak kalah penting, dia juga punya wajah tampan dan tubuh yang seksi.



6. Janet Jackson



Sempat hilang dari dunia hiburan, pada bulan Februari 2013 tiba-tiba Janet Jackson dikabarkan sudah menikah diam-diam dengan seorang pria Muslim bernama Wissam Al Mana. Dua bukan kemudian muncul kabar bahwa saudara perempuan Michael Jackson ini telah mengikuti agama suaminya. Kini, dia tak lagi mementingkan karir karena hidupnya fokus pada keluarga dan agama.



7. Cat Stevens a.k.a Yusuf Islam



Nama Cat Stevens populer di tahun 1960 hingga 1970an berkat single-single seperti Morning Has Broken dan Peace Train. Awalnya dia merasa nyaman dengan kehidupannya sebagai artis, sampai akhirnya sesuatu terjadi padanya pada tahun 1978. Dia mengalami apa yang disebut near-death experience. Untungnya, dia bisa selamat dari kematian, dan sebagai rasa syukur dia memeluk Islam dan mengubah nama menjadi Yusuf Islam.



8. Akon



Minuman keras dan narkoba mungkin sudah jadi hal biasa di dunia selebritis. Namun pria bernama lengkap Aliaune Damala Badara Akon Thiam ini ternyata memilih menjauhi itu karena setia karena ajaran Islam yang dianutnya. Dan inilah jalan hidup yang dipilih Akon.



9. Busta Rhymes



Tahun 2007, Busta Rhymes mengumumkan lewat sebuah video bahwa dia telah memilih Islam sebagai agamanya. Pria yang bernama lengkap Trevor Tahiem Smith, Jr. ini mengunggah video tersebut di Liveleak.com dan mulai bertekad menjalani kehidupan sebagai Muslim sejati.



10. Ice Cube



Selain sebagai musisi yang cukup disegani, Ice Cube juga kerap muncul di berbagai film ternama. Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, rapper ini mengakui bahwa dia memeluk Islam sekitar tahun 1990an. Tak ada paksaan dalam dirinya, dan dia melakukannya atas kesadaran dan sepenuh hati.



11. Jermaine Jackson



Kakak Michael Jackson ini resmi memeluk Islam pada tahun 1989. Jermaine Jackson sendiri juga salah satu personil grup Jackson Five yang menjadi awal karir pada Jacksons. Jermaine sendiri adalah orang yang membuat publik yakin bahwa Michael meninggal dalam kondisi memeluk Islam. Hal itu terbukti dari kata-kata ‘Semoga Allah bersamamu selalu, Michael’ saat kematian sang adik pada tahun 2009.



12. Michael Jackson?



Status keislaman Michael Jackson memang masih jadi perdebatan hingga kini. Awalnya, pria yang dijuluki King of Pop ini memeluk agama Saksi-Saksi Jehovah, namun memutuskan keluar pada tahun 1987 karena ada banyak hal yang tak disepakatinya. Ada kabar bahwa dia telah masuk Islam sebelum meninggal, namun tak ada bukti yang benar-benar kuat hingga saat ini.[] sumber : kapanlagi.com


Article source: http://web.inilah.com/read/detail/1934327/teheran-klaim-rontokan-pesawat-tanpa-awak-drone-as


Selebritis Hollywood ini ternyata Islam, benarkah?

Monday, November 18, 2013

Ridhuan Tee dan Bajet 2014




SAYA terkejut beruk, apabila perbahasan Bajet 2014 di Parlimen yang mulia dua minggu lalu, digunakan sepenuh ruang dan peluang oleh seorang ahli Parlimen ultra kiasu, untuk menghentam saya membutatuli.



Dia mendakwa, beliau mendapat maklumat daripada beberapa pensyarah di tempat saya. Siapakah pensyarah malang itu?



Saya kenal orang itu, juga seorang ultra kiasu, pensyarah kriminologi.



Peliknya, apa kaitan saya dengan Bajet 2014? Terima kasih kerana mempopularkan lagi nama saya yang sudah pun popular, berbanding profesor ultra kiasu itu.



Beberapa pertuduhan mengenai saya dibangkitkan di Parlimen. Pertama, pensyarah dan penuntut tidak senang dengan pengajaran saya di universiti.



Siapa tu? Jika mereka adalah kalangan ultra kiasu, itu tidak mustahil, sebab mereka bermasalah, anti-Islam dan antikerajaan.



Saya pula sebaliknya. Siapa tidak kenal Ridhuan Tee? Seorang yang berani dan vokal, bukan pengecut dan tiada telur seperti ahli Parlimen dan pensyarah ultra kiasu itu. Maaf, masuk bakul sendiri.



Jika berani, mari berdepan dan berdebat. Mohon ahli Parlimen ultra kiasu beritahu siapa pemberi maklumat tersebut. Saya cabar.



Kedua, saya tidak faham maksud pertahanan kerana menggalakkan perang, dikaitkan dengan artikel saya mengenai perebutan Pulau Batu Putih yang sudah pun terlepas kepada Singapura apabila perkara ini dibawa kepada Mahkamah Keadilan Antarabangsa (ICJ).



Jawapan, ijazahijazah saya semua berkaitan dengan pertahanan, bukan seperti pensyarah tersebut, latar belakang kriminologi tetapi mengajar subjek strategi. Apa kaitan? Kelakar sungguh?



Lagi pun, pemimpin China berkalikali menggalakkan perang dengan kenyataan sesiapa yang berani memasuki Kepulauan Spratly yang

menjadi milik bersama beberapa negara termasuk Malaysia, jawapannya perang.



Kenapa tidak berani kutuk pemimpin China? Sama juga kenyataan Lee Kuan Yew, jika Malaysia berani menghentikan bekalan air, jawapannya, perang. Kenapa tidak kutuk Lee Kuan Yew? Bila saya memberi pandangan, tidak boleh?

Salahkah saya memberikan pandangan atas dasar kebebasan berkarya dalam akademik?



Ketiga, saya menggalakkan ethnic cleansing dengan menyokong Hitler, berkaitan tindakan Hitler membunuh Yahudi beramai-ramai dalam peristiwa Holocust. Sebelum komen, bacalah buku Hitler bertajuk Main Kamp, baru boleh bergelar pensyarah strategi. Cari jawapan

kenapa Hitler bunuh orang Yahudi.



Baca juga, kenapa Yahudi memusuhi Islam. Keempat, komen saya terhadap perayaan kaum tertentu sehingga menyebabkan kesesakan jalan raya.



Apakah tidak betul? Kenapa tidak pertikai mereka yang mempersendakan sembelihan korban di sekolah? Kena pada Islam, tidak mengapa. Kena pada mereka tidak boleh.



Kelima, tulisan saya dituduh sebagai sesat. Sudah lama saya dikenakan tindakan jika tulisan saya sesat.



Sebenarnya, bukan saya yang sesat sebab saya orang Islam. Saya tukar agama dahulu yang sesat kepada agama yang lagi terang agar tidak sesat. Saya punyai pengikut yang ramai dalam Facebook dan fan FB.



Keenam, saya dituduh rasis. Peliknya, macam mana saya boleh rasis. Saya tidak mempertahankan Cina walaupun saya Cina. Malah saya dituduh lebih Melayu daripada Melayu. Jadi, di mana rasisnya?



Sebenarnya ultra kiasu itu yang rasis. Partinya hanya untuk satu kaum. Ketika baru menjadi Exco Selangor, beliau mendesak mahu mewujudkan bandar Cina yang penuh kecinaan di Selangor, termasuk industri Cina, universiti Cina, sekolah Cina dan semua berkaitan Cina untuk tarik pelaburan China.



Tidakkah ultra kiasu sedar kita tinggal dalam sebuah negara berasaskan kepada Malay Polity? Jika tidak faham, mari profesor sains politik dan strategi ajarkan.



Apakah mungkin saya tidak dituduh rasis, jika saya mengajar mempertahankan komunis dan MPAJA sebagaimana yang didewa-dewakan oleh ultra kiasu? Pendirian saya, biar saya khianat kepada bangsa daripada khianat kepada agama dan negara. Lagipun, yang ditanya malaikat nanti bukannya bangsa dan keturunan nenek moyang, tetapi Tuhan, Rasul dan Agama.



Kesimpulannya, dalam dunia akademik, kami bebas memberikan pandangan. Perkara yang sensitif boleh dibincangkan dalam perbahasan akademik, terutama dalam kelas, barulah berlaku percambahan idea. Jika tidak,

penuntut kita akan jadi jumud.


Article source: http://showbiz.liputan6.com/read/729351/jauh-sebelum-jadi-mualaf-bella-saphira-sudah-berhijab?wp.trkn


Ridhuan Tee dan Bajet 2014

Tuesday, September 3, 2013

Rebut Rp 4 Juta, Rampok Tembak Warga Rohil

TONGGOS TANGGIANG

DOSA PILIH CAGUB HOMMOO….PILIH YG LAINNYA….TERSERAH MANA AJA…


DOSA PILIH CAGUB HOMMOO….PILIH YG LAINNYA….TERSERAH MANA AJA…


DOSA PILIH CAGUB HOMMOO….PILIH YG LAINNYA….TERSERAH MANA AJA…


DOSA PILIH CAGUB HOMMOO….PILIH YG LAINNYA….TERSERAH MANA AJA…


DOSA PILIH CAGUB HOMMOO….PILIH YG LAINNYA….TERSERAH MANA AJA…


Masyarakat Ikut Memilih
RALAT KOMENTAR SEBELUMNYA ” yang kami maksud bukan nomor 1 tapi no 4. 4 September hari tepat untuk memilih nomor urut 4, yang lain dilupakan. maaf ya masyarakat Riau salah sebelumnya.


Dokter RSj
WAHAI KANDIDAT BAKAL CALON GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR RIAU. ANDA KALAH PILGUBRI “RUMAH SAKIT JIWA “SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN ANDA SEBAGAI PASIEN. TTD Dokter bramtis SPESIALIS DOKTER ahli Kandungan utk ibu-ibu muda ingin hamil.siap melayani 24 jam jadwal praktek senen- kamis buka,jum’at sholat jum’at,sabtu- Minggu off.


Dokter RSj
WAHAI KANDIDAT BAKAL CALON GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR RIAU. ANDA KALAH PILGUBRI “RUMAH SAKIT JIWA “SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN ANDA SEBAGAI PASIEN. TTD Dokter bramtis SPESIALIS DOKTER ahli Kandungan utk ibu-ibu muda ingin hamil.siap melayani 24 jam jadwal praktek senen- kamis buka,jum’at sholat jum’at,sabtu- Minggu off.


Dokter RSj
WAHAI KANDIDAT BAKAL CALON GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR RIAU. ANDA KALAH PILGUBRI “RUMAH SAKIT JIWA “SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN ANDA SEBAGAI PASIEN. TTD Dokter bramtis SPESIALIS DOKTER ahli Kandungan utk ibu-ibu muda ingin hamil.siap melayani 24 jam jadwal praktek senen- kamis buka,jum’at- sabtu kerumah sepia/wil.(wanita idaman lain) ha.ha…


MASYARAKAT RIAU
Dari tanda-tanda alam sudah menunjukkan siapa pemenang Pilgubri 2013-2018…. Pemilihan hari ke 4 (Rab’a), tanggal 4… Nomor urut 4. INSYA ALLAH…..


MASYARAKAT RIAU
Dari tanda-tanda alam sudah menunjukkan siapa pemenang Pilgubri 2013-2018…. Pemilihan hari ke 4 (Rab’a), tanggal 4… Nomor urut 4. INSYA ALLAH…..


MASYARAKAT RIAU
Dari tanda-tanda alam sudah menunjukkan siapa pemenang Pilgubri 2013-2018…. Pemilihan hari ke 4 (Rab’a), tanggal 4… Nomor urut 4. INSYA ALLAH…..


semuaaa waaarrrgaaa pekannnbaaaruuuu
kami semua warga pekanbaru telah sepakat dan musyawarah pada tanggal 31 agustus 2013.dan hasil nya telah bulat.insyaallah semua warga yang ada di wilayah kota pekanbaru Siap Memenangkan pasangan nomor Urut.1 yaitu BAPAK DRS H.HERMAN ABDULAH MM beliaulah yang bisa memimpin riau yang kita cintai.dan pak herman bersih.sudah 10 tahun pak herman menjadi wali kota.tak ada satu pun kasus yg di sandang nya.karna dahulu pak herman masih menjabat.pak herman mendahulukan kepentingan warga pekanbaru,dan ramah tamah.WARGA PEKANBARU NOMOR 1 SANGAT TEPAT


rakyat rohul
maka nya kampar tu pilih nomor 1 besok.kalau menang nomor 1.yang lima desa tu bisa kembali ke kampar.kami ngak mau masuk ke kabupaten rohul.enak di kampar lagi,orang nya ramah tamah.


rakyat rohul
maka nya kampar tu pilih nomor 1 besok.kalau menang nomor 1.yang lima desa tu bisa kembali ke kampar.kami ngak mau masuk ke kabupaten rohul.enak di kampar lagi,orang nya ramah tamah.


BUKAN TOMAT SEMBARANG TOMAT , BUAH KUNDUR ADA DI TANAH… BUKAN ACHMAD SEMBARANG ACHMAD, ORANG NYA JUJUR LAGI AMANAH… DENGANMENGUCAPKAN BISMILLAH… MARI KITA COBLOS NO 4 AMIN…


BUKAN TOMAT SEMBARANG TOMAT , BUAH KUNDUR ADA DI TANAH… BUKAN ACHMAD SEMBARANG ACHMAD, ORANG NYA JUJUR LAGI AMANAH… DENGANMENGUCAPKAN BISMILLAH… MARI KITA COBLOS NO 4 AMIN…


saling mengingatkan Saudara seiman
masyarakat sudah tau mana yg terbukti dan mana yg cuma Fitnah …………… para Pendukung Dajjal .. semakin Panik… melancarkan Fitnahnya , diingatkan Ummat Islam Riau : hati2 terhadap orang2 yg ingin menghancurkan ISLAM dari dalam… hati2 terhadap trik2 Dajjal untuk menghancurkan ISLAM di Negeri ini… Apa lagi trik Dajjal untuk menghancurkan ISLAM di Negri ini ??? . orang2 bayaran Dajjal: telah berhasil menolak ISG (MM). dengan sengaja merusak suasana MTQ di Rokan Hulu.(MM sengaja untuk cari simpati) Kampanye…. membawa Artis Sexy (di Dumai)……. apakah ini tidak cukup … sebagai. Bukti….. Herman Abdullah 2 periode (10 tahun) jadi Walikota Pekanbaru…tidak punya perhatian terhadap Islam….. yg dibangun Berhala dan menjamurnya Diskotik dan sejenisnya,,,,,, apakah ini bukan bukti nyata …….. . Terus maju Pak Achmad… syiarkan ISLAM di Bumi Lancang Kuning ini…..? . ANAS dgn bangga menunjuk PRESIDEN PELACUR (Eddy RM) sebagiai TIM pemenangannya..Astaghfirullah… apakah ini belum cukup untuk membuka hati kita..kalau isu Anas PKI belum terbukti………. untuk menegakkan kebenaran memang banyak rintangan dan perlu perjuangan ….. karna Pelacur,Dajjal dan pengikutnya tidak akan tinggal diam , mereka akan terus berusaha untuk menghancurkan ISLAM di Negeri ini…….. INSYA ALLAH UMMAT ISLAM BERSATU …… Jihad memilih nomor 4 tanggal 4…. INSYA ALLAH satu putaran…. Yakin Islam makin kuat…..


Oryza Sativa
ada seorang wakil gubernur,

sekali lagi WAKIL GUBERNUR,

orang No 2 setelah Gubernur, di

salah satu daerah di sebuah

provinsi, tepat di rumah dinas

nya, sekali lagi RUMAH DINASNYA,

yang notabene sudah barang

tentu di jaga super ketat oleh

Satpol PP, sekali lagi, DIJAGA SUPER

KETAT OLEH SATPOL PP, 24 jam,

sekali lagi, 24 JAM, kemalingan.

Sekali lagi, KE-MA-LING-AN.

Masuk akal kah ?

Jika di rampok, kita mungkin

tidak akan terlalu shock dan

kaget, karna memang rampok

sifatnya blak2an dan terang2an.

Lah ini ? Maling rumahan sekelas

dan selevel maling ayam, bisa

dengan bebas lancar menerobos

masuk rumah seorang pejabat

besar.

Masuk akal kah ?

Satu hal yang perlu di ketahui, 2

hari lagi orang ini alias Wakil

gubernur ini beserta masyarakat

di daerahnya, akan menghadapi

agenda atau event besar daerah

di tempat ia menjabat perihal

pemilihan Gubernur dan wakil

Gubernur yang baru.

Mudah2an isu atau kejadian ini

tidak dengan sengaja di buat,

mengingat orang ini atau si

tokoh utama ini sudah acapkali

melakukan hal2 atau taktik2 basi

dan drama guna mencari

perhatian dan simpati

masyarakat.

Masuk akal ???

Mari tertawa berjama’ah…


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


EDI SATRIA
MANA PULA PAK HERMAN ABDULLAH BERSIH DARI KORUPSI, 1. PEMASANGAN LAMPU JALAN 1 MILIAR LEBIH WAKTU BELIAU JADI WALKOT DI PL KAN MELANGGAR KEPRES 2. PEREMAJAAN PASAR DIPEKANBARU DENGAN HARGA TINGGI YG MENCEKIK PEDAGANG DENGAN MEMPERKAYA DIRI SENDIRI 3. MENAIKKAN HARGA GANTI RUGI LAHAN DI KULIM, SEHINGGA DITUMBALKAN IDRUS YAKUB SAMPAI MASUK PENJARA. 4. PROYEK2 DI PEMKO YG SELALU DIKERJAKAN OLEH ADIK KANDUNG, ADEK IPAR,SANAK SAUDARA N TEMAN DEKATNYA.


HERMAN NAZAR
KEPADA S U K U SELAIN K AM PAR, JANGAN PERCAYA JANJI PAK HERMAN, SAYA KORBAN JANJI PALSUNYA, WAKTU PAK HERMAN ABDULLAH MENCALONKAN DIRI JADI WALIKOTA KE 2, SAYA DISURUHNYA MERANGKUL ORNG MI NANG DGN JANJI JABATAN YG BAGUS, TAPI APA SETELAH DIA MENANG SAYA DICAMPAKKANNYA.



HERMAN ABDULLAH ITU BERSIH:: BERSIH DARI SUKU MELA,YU JA,WA, MI,NANG BA,TAK DIDALAM JAJARAN PEMERINTAHANNYA. CUMA ADA SATU SUKU, SUKU OCU DIDALAM PEMERINTAHANNYA.



HERMAN ABDULLAH ITU BERSIH:: BERSIH DARI SUKU MELA,YU JA,WA, MI,NANG BA,TAK DIDALAM JAJARAN PEMERINTAHANNYA. CUMA ADA SATU SUKU, SUKU OCU DIDALAM PEMERINTAHANNYA.



HERMAN ABDULLAH ITU BERSIH:: BERSIH DARI SUKU MELA,YU JA,WA, MI,NANG BA,TAK DIDALAM JAJARAN PEMERINTAHANNYA. CUMA ADA SATU SUKU, SUKU OCU DIDALAM PEMERINTAHANNYA.



Article source: http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00038589.html


Rebut Rp 4 Juta, Rampok Tembak Warga Rohil

Monday, December 23, 2013

13 Topik Paling Dibicarakan Tahun Ini


TAHUN 2013 ini ada banyak topik dalam dunia hiburan yang jadi bahan gunjingan publik dan media.


Topik ini tak hanya dibicarakan selama hitungan hari, ada pula yang hitungan bulan. Nah, berbagai topik hangat yang paling diperbincangkan itu kami rangkum dalam 13 Topik Paling Dibicarakan di Tahun 2013.


Tertangkapnya Raffi Ahmad

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Raffi Ahmad (26) dan beberapa artis seperti Wandah Hamidah, Zaskia Sungkar dan Irwansyah—belakangan tiga nama terakhir dibebaskan karena tidak terbukti memakai narkoba–pada 27 Januari lalu. Proses hukum Raffi berjalan lambat karena kejaksaan menilai zat narkoba (katinone) yang dipakai Raffi belum tercantum dalam Undang-undang Narkotika. Meski begitu, Raffi menjalankan rehabilitasi selama 3 bulan.


Perseteruan Eyang Subur vs Adi Bing Slamet

Perseteruan antara Adi Bing Slamet (46) dengan paranormal Eyang Subur (66) amat menyita perhatian media dan masyarakat. Selama 4 bulan, perseteruan mereka menghiasi isi berbagai media. Kisah ini bermula ketika Adi menuding mantan gurunya itu mengajarkan aliran sesat dan memiliki istri lebih dari 4 orang. Setelah kasus ini pecah, Adi dan Eyang Subur saling lapor ke polisi. Sampai saat ini kasus hukum Eyang Subur dan Adi masih bergulir. Uniknya, dari perseteruan mereka melahirkan artis dadakan Arya Wiguna yang terkenal dengan kalimat “Demi Tuhan…”


Julia Perez Masuk Penjara dan Menunda Perkawinan

Tahun 2013 tahun terberat bagi artis Julia Perez (33). Pasalnya, wanita yang akrab disapa Jupe ini menghadapi dua masalah besar: tuntutan royalti Rp 1 miliar dari mantan suaminya Damien Perez, dan perseteruannya dengan Dewi Perssik. Buntut perseteruan dengan Dewi, Jupe harus merasakan dinginnya lantai penjara. Cobaan Jupe pada tahun 2013 makin berat karena rencana pernikahannya dengan kekasihnya Gaston Castano sempat diundur beberapa kali. Selesai? Belum. Dua hari sebelum acara lamaran, ayah Jupe meninggal dunia pada Senin (2/12). Di tengah suasana duka, acara lamaran tetap berlangsung pada Rabu (4/12) yang disiarkan secara langsung oleh ANTV.


Kicauan Farhat Abbas

Pengacara Farhat Abbas (37) amat rajin menuliskan komentarnya di jejaring sosial Twitter. Siapapun dikomentarinya, mulai dari pasangan Jokowi-Basuki, Rhoma Irama, Iwan Fals, Agnes Monica dan yang paling terbaru Ahmad Dhani. Komentar pedas Farhat pada Dhani membuat anak-anak Ahmad Dhani, Al dan El meradang. Mereka menantang Farhat untuk bertinju. Perseteruan Ahmad Dhani-Farhat makin memanas ketika Ahmad Dhani melibatkan mantan istri siri Farhat, Rita Tresnawati. Dhani bersedia membiaya sekolah Gusti, anak Farhat dari pernikahan sirinya dengan Rita hingga S3. Perseteruan mereka bakalmakin panjang setelah aksi saling lapor ke polisi.


“Vickynisasi”Prasetyo

Siapa yang tidak kenal dengan kalimat “kontroversi hati”, “statusisasi kemakmuran”, “labil ekonomi” dan “konpirasi kemakmuran”? Kalimat itu dipopulerkan oleh Vicky Prasetyo (29), mantan tunangan penyanyi dangdut Zaskia Gotik. Sejatinya, Vicky bukan siapa-siapa. Dia baru terdeteksi media ketika menggelar acara tunangan dengan Zaskia di sebuah hotel mewah. Acara itu bak pisau bermata dua bagi vicky. Satu sisi melambungkan popularitasnya, sisi lain awal kehancurannya. Setelah Vicky muncul di media, ada beberapa penyanyi dangdut yang mengaku sebagai korban Vicky. Kemunculan Vicky di media juga memudahkan polisi untuk menangkapnya. Vicky terlibat kasus pemalsuan surat. Gara-gara kasus itu kini dia mendekam di dalam penjara.


Idola Baru dari “X Factor Indonesia”

Banyaknya acara kontes bakat sempat membuat masyarakat jenuh. Akibatnya, jumlah penonton menurun drastis. Rating dan share acara ini pun melorot.Kegairahanmasyarakat terhadap acara kontes bakat tumbuh lagi ketika X Factor Indonesia muncul. Ajang pencarian bakat yang dibidani Simon Cowell ini berhasil mencuri perhatian masyarakat. Dengan finalis yang berkualitas dan berkarakter, acara ini beroleh rating bagus. Dari kontes ini lahir idola baru Fatin, yang kini menjadi penyanyi solo perempuan paling diminati.


Goyang Cesar

Bila Korea Selatan punya Gangnam Style, Amerika Serikat punya Harlem Shake, maka Indonesia punya Goyang Cesar. Koreografi yang simpel dan unik membuat Goyang Caesar menjadi cepat populer. Mulai dari anak kecil sampai tua renta paham dengan goyang yang satu ini. Berkat Goyang Caesar, rating Yuk, Keep Smile menjulang tinggi. Caisar (24), si empunya goyangan, pun menjelma menjadi selebriti.


Kematian Tragis Ustaz Jefri Al Buchori

Umat Islam kembali kehilangan salah satu tokohnya, Ustaz Jefri Al Buchori (40) pada 26 April 2013. Uje meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan motor di bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan. Jutaan umat Islam menangisi kepergian suami dari Pipik Dian Irawati.


Kecelakaan Maut Putra Ahmad Dhani

Putra musisi Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani (13) mengalami kecelakaan maut di tol Jagorawi kilometer 8, pada Minggu, 8 September lalu. Kecelakaan maut yang melibatkan 3 mobil itu menewaskan 7 orang. Dhani bersyukur, anaknya lolos dari maut. Dhani berjanji menanggung smua biaya rumah sakit dan membiayai anak-anak korban hingga dewasa, bahkan sekolah hingga S3.


Drama Rumahtangga Ayu Ting Ting

Tahun 2013 menjadi tahun terberat bagi penyanyi dangdut Ayu Ting Ting (21). Bagaimana tidak, pernikahannya dengan Henry Baskoro Hendarso alias Enji mengalami gonjang-ganjing. Drama rumah tangga Ayu berawal dari persoalanresepsi pernikahan. Ayu dan keluarga ingin resepsi pernikahan, sedang Enji dan keluarga Ayu butuh waktu untuk menyiapkannya. Persoalan rumah tangga Ayu kian pelik karena melibatkan banyak pihak, terutama mantan-mantan kekasih Enji. Ayu berencana akan menggugat cerai Enji setelah melahirkan.


Pernikahan Kontroversial Asmirandah-Jonas Rivanno

Pasangan selebritis Asmirandah (24)-Jonas Rivanno (26) telah menikah pada 17 Oktober 2013. Harusnya ini jadi berita bahagia. Namun, pasangan beda keyakinan ini malah membantah. Dari sini lah, persoalan mereka muncul. Majelis Ulama Indonesia (MU) dan Front Pembela Islam (FPI) Depok kecewa atas pengakuan mereka. MUI dan FPI menjelaskan bahwa Asmirandah-Jonas telah menikah secara Islam di KUA Beji, Depok. Dua lembaga itu juga kecewa dengan bantahan Jonas Rivanno, yang tidak mengakui dirinya telah menjadi mualaf. FPI melaporkan Vanno ke Mapolresta Bogor atas tuduhan Penistaan Agama. Asmirandah yang akrab disapa Andah sudah mengajukan permohonan pembatalan pernikahan di Pengadilan Agama.


Olga Saputra Jadi Tersangka

Olga Saputra (27) beberapa kali tersandung masalah, namun keberuntungan selalu berpihak padanya. Berbagai masalah yang menimpanya bisa diselesaikan dengan jalan damai. Sayangnya, ia seolah tak pernah belajar dari pengalaman. Malah, terkesan Olga makin tidak terkontrol. Olga kembali terbelit masalah saat dia mempermalukan dr. Febby Karina di acara Fesbukers yang disiarkan langsung. Olga pun dilaporkan dr. Feby ke polisi pada 19 Juni lalu. Setelah 3 bulan kasusnya digodok, polisi menetapkan Olga sebagai tersangka pada awal Oktober lalu.


Heboh Rumah 24 Miliar Nikita Mirzani

Selama beberapa tahun belakangan Nikita Mirzani (27) rajin wira-wiri di media hiburan. Bukan karena prestasi tapikehebohan yang ia ciptakan. Dia beberapa kali terlibat dalam perkelahian, yang berbuntut saling lapor polisi. Sifat usilnya berlanjut di jejaring sosial Twitter dengan menyindir Jenny Cotez dan Zaskia Gotik. Saat Nikita dicemooh, ia malah membawa berita bahagia yang membuat semua wanita patut iri. Nikita menikah dengan Sajad Ukra, petinggi sebuah bank di Singapura. Yang membuat wanita iri, Sajad memberikan sebuah rumah seharga Rp 24 miliar sebagai hadiah pernikahan pada Nikita.


(ej/adm)



Article source: http://www.merdeka.com/politik/dilarang-masuk-parpol-sultan-lebih-baik-jaga-kearifan-diy.html


13 Topik Paling Dibicarakan Tahun Ini

Monday, September 2, 2013

Status Sengketa Rohul-Kampar , KPU Riau Tunda Pilgubri di Lima Desa

Dokter RSj
WAHAI KANDIDAT BAKAL CALON GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR RIAU. ANDA KALAH PILGUBRI “RUMAH SAKIT JIWA “SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN ANDA SEBAGAI PASIEN. TTD Dokter bramtis SPESIALIS DOKTER ahli Kandungan utk ibu-ibu muda ingin hamil.siap melayani 24 jam jadwal praktek senen- kamis buka,jum’at sholat jum’at,sabtu- Minggu off.

Dokter RSj
WAHAI KANDIDAT BAKAL CALON GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR RIAU. ANDA KALAH PILGUBRI “RUMAH SAKIT JIWA “SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN ANDA SEBAGAI PASIEN. TTD Dokter bramtis SPESIALIS DOKTER ahli Kandungan utk ibu-ibu muda ingin hamil.siap melayani 24 jam jadwal praktek senen- kamis buka,jum’at sholat jum’at,sabtu- Minggu off.


Dokter RSj
WAHAI KANDIDAT BAKAL CALON GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR RIAU. ANDA KALAH PILGUBRI “RUMAH SAKIT JIWA “SIAP MENYAMBUT KEDATANGAN ANDA SEBAGAI PASIEN. TTD Dokter bramtis SPESIALIS DOKTER ahli Kandungan utk ibu-ibu muda ingin hamil.siap melayani 24 jam jadwal praktek senen- kamis buka,jum’at- sabtu kerumah sepia/wil.(wanita idaman lain) ha.ha…


MASYARAKAT RIAU
Dari tanda-tanda alam sudah menunjukkan siapa pemenang Pilgubri 2013-2018…. Pemilihan hari ke 4 (Rab’a), tanggal 4… Nomor urut 4. INSYA ALLAH…..


MASYARAKAT RIAU
Dari tanda-tanda alam sudah menunjukkan siapa pemenang Pilgubri 2013-2018…. Pemilihan hari ke 4 (Rab’a), tanggal 4… Nomor urut 4. INSYA ALLAH…..


MASYARAKAT RIAU
Dari tanda-tanda alam sudah menunjukkan siapa pemenang Pilgubri 2013-2018…. Pemilihan hari ke 4 (Rab’a), tanggal 4… Nomor urut 4. INSYA ALLAH…..


semuaaa waaarrrgaaa pekannnbaaaruuuu
kami semua warga pekanbaru telah sepakat dan musyawarah pada tanggal 31 agustus 2013.dan hasil nya telah bulat.insyaallah semua warga yang ada di wilayah kota pekanbaru Siap Memenangkan pasangan nomor Urut.1 yaitu BAPAK DRS H.HERMAN ABDULAH MM beliaulah yang bisa memimpin riau yang kita cintai.dan pak herman bersih.sudah 10 tahun pak herman menjadi wali kota.tak ada satu pun kasus yg di sandang nya.karna dahulu pak herman masih menjabat.pak herman mendahulukan kepentingan warga pekanbaru,dan ramah tamah.WARGA PEKANBARU NOMOR 1 SANGAT TEPAT


rakyat rohul
maka nya kampar tu pilih nomor 1 besok.kalau menang nomor 1.yang lima desa tu bisa kembali ke kampar.kami ngak mau masuk ke kabupaten rohul.enak di kampar lagi,orang nya ramah tamah.


rakyat rohul
maka nya kampar tu pilih nomor 1 besok.kalau menang nomor 1.yang lima desa tu bisa kembali ke kampar.kami ngak mau masuk ke kabupaten rohul.enak di kampar lagi,orang nya ramah tamah.


BUKAN TOMAT SEMBARANG TOMAT , BUAH KUNDUR ADA DI TANAH… BUKAN ACHMAD SEMBARANG ACHMAD, ORANG NYA JUJUR LAGI AMANAH… DENGANMENGUCAPKAN BISMILLAH… MARI KITA COBLOS NO 4 AMIN…


BUKAN TOMAT SEMBARANG TOMAT , BUAH KUNDUR ADA DI TANAH… BUKAN ACHMAD SEMBARANG ACHMAD, ORANG NYA JUJUR LAGI AMANAH… DENGANMENGUCAPKAN BISMILLAH… MARI KITA COBLOS NO 4 AMIN…


saling mengingatkan Saudara seiman
masyarakat sudah tau mana yg terbukti dan mana yg cuma Fitnah …………… para Pendukung Dajjal .. semakin Panik… melancarkan Fitnahnya , diingatkan Ummat Islam Riau : hati2 terhadap orang2 yg ingin menghancurkan ISLAM dari dalam… hati2 terhadap trik2 Dajjal untuk menghancurkan ISLAM di Negeri ini… Apa lagi trik Dajjal untuk menghancurkan ISLAM di Negri ini ??? . orang2 bayaran Dajjal: telah berhasil menolak ISG (MM). dengan sengaja merusak suasana MTQ di Rokan Hulu.(MM sengaja untuk cari simpati) Kampanye…. membawa Artis Sexy (di Dumai)……. apakah ini tidak cukup … sebagai. Bukti….. Herman Abdullah 2 periode (10 tahun) jadi Walikota Pekanbaru…tidak punya perhatian terhadap Islam….. yg dibangun Berhala dan menjamurnya Diskotik dan sejenisnya,,,,,, apakah ini bukan bukti nyata …….. . Terus maju Pak Achmad… syiarkan ISLAM di Bumi Lancang Kuning ini…..? . ANAS dgn bangga menunjuk PRESIDEN PELACUR (Eddy RM) sebagiai TIM pemenangannya..Astaghfirullah… apakah ini belum cukup untuk membuka hati kita..kalau isu Anas PKI belum terbukti………. untuk menegakkan kebenaran memang banyak rintangan dan perlu perjuangan ….. karna Pelacur,Dajjal dan pengikutnya tidak akan tinggal diam , mereka akan terus berusaha untuk menghancurkan ISLAM di Negeri ini…….. INSYA ALLAH UMMAT ISLAM BERSATU …… Jihad memilih nomor 4 tanggal 4…. INSYA ALLAH satu putaran…. Yakin Islam makin kuat…..


Oryza Sativa
ada seorang wakil gubernur,

sekali lagi WAKIL GUBERNUR,

orang No 2 setelah Gubernur, di

salah satu daerah di sebuah

provinsi, tepat di rumah dinas

nya, sekali lagi RUMAH DINASNYA,

yang notabene sudah barang

tentu di jaga super ketat oleh

Satpol PP, sekali lagi, DIJAGA SUPER

KETAT OLEH SATPOL PP, 24 jam,

sekali lagi, 24 JAM, kemalingan.

Sekali lagi, KE-MA-LING-AN.

Masuk akal kah ?

Jika di rampok, kita mungkin

tidak akan terlalu shock dan

kaget, karna memang rampok

sifatnya blak2an dan terang2an.

Lah ini ? Maling rumahan sekelas

dan selevel maling ayam, bisa

dengan bebas lancar menerobos

masuk rumah seorang pejabat

besar.

Masuk akal kah ?

Satu hal yang perlu di ketahui, 2

hari lagi orang ini alias Wakil

gubernur ini beserta masyarakat

di daerahnya, akan menghadapi

agenda atau event besar daerah

di tempat ia menjabat perihal

pemilihan Gubernur dan wakil

Gubernur yang baru.

Mudah2an isu atau kejadian ini

tidak dengan sengaja di buat,

mengingat orang ini atau si

tokoh utama ini sudah acapkali

melakukan hal2 atau taktik2 basi

dan drama guna mencari

perhatian dan simpati

masyarakat.

Masuk akal ???

Mari tertawa berjama’ah…


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


Masyarat Ikut Memilih
Apapun komentar kalian Kami tetap memilih Herman Abdullah, “TEPAT”, ingat Tgl. 4 September 2013, Pilih Nomor 1 Herman Abdullah dan Agus Widayat, Suai…………….


EDI SATRIA
MANA PULA PAK HERMAN ABDULLAH BERSIH DARI KORUPSI, 1. PEMASANGAN LAMPU JALAN 1 MILIAR LEBIH WAKTU BELIAU JADI WALKOT DI PL KAN MELANGGAR KEPRES 2. PEREMAJAAN PASAR DIPEKANBARU DENGAN HARGA TINGGI YG MENCEKIK PEDAGANG DENGAN MEMPERKAYA DIRI SENDIRI 3. MENAIKKAN HARGA GANTI RUGI LAHAN DI KULIM, SEHINGGA DITUMBALKAN IDRUS YAKUB SAMPAI MASUK PENJARA. 4. PROYEK2 DI PEMKO YG SELALU DIKERJAKAN OLEH ADIK KANDUNG, ADEK IPAR,SANAK SAUDARA N TEMAN DEKATNYA.


HERMAN NAZAR
KEPADA S U K U SELAIN K AM PAR, JANGAN PERCAYA JANJI PAK HERMAN, SAYA KORBAN JANJI PALSUNYA, WAKTU PAK HERMAN ABDULLAH MENCALONKAN DIRI JADI WALIKOTA KE 2, SAYA DISURUHNYA MERANGKUL ORNG MI NANG DGN JANJI JABATAN YG BAGUS, TAPI APA SETELAH DIA MENANG SAYA DICAMPAKKANNYA.



HERMAN ABDULLAH ITU BERSIH:: BERSIH DARI SUKU MELA,YU JA,WA, MI,NANG BA,TAK DIDALAM JAJARAN PEMERINTAHANNYA. CUMA ADA SATU SUKU, SUKU OCU DIDALAM PEMERINTAHANNYA.



HERMAN ABDULLAH ITU BERSIH:: BERSIH DARI SUKU MELA,YU JA,WA, MI,NANG BA,TAK DIDALAM JAJARAN PEMERINTAHANNYA. CUMA ADA SATU SUKU, SUKU OCU DIDALAM PEMERINTAHANNYA.



HERMAN ABDULLAH ITU BERSIH:: BERSIH DARI SUKU MELA,YU JA,WA, MI,NANG BA,TAK DIDALAM JAJARAN PEMERINTAHANNYA. CUMA ADA SATU SUKU, SUKU OCU DIDALAM PEMERINTAHANNYA.



Article source: http://www.hidayatullah.com/read/28032/07/04/2013/perbedaan-sunni-syiah-masuk-haq-dan-bathil.html


Status Sengketa Rohul-Kampar , KPU Riau Tunda Pilgubri di Lima Desa

Saturday, July 27, 2013

Hudzaifah, Pemegang Rahasia Rasulullah

REPUBLIKA.CO.ID, Hudzaifah Ibnul Yaman lahir di rumah tangga Muslim, dipelihara dan dibesarkan dalam pangkuan kedua orang tuanya yang telah memeluk agama Allah, sebagai rombongan pertama.


Oleh sebab itu, Hudzaifah telah Islam sebelum dia bertemu muka dengan Rasulullah. Setelah Rasulullah hijrah ke Madinah, Hudzaifah selalu mendampingi beliau bagaikan seorang kekasih. Hudzaifah turut bersama-sama dalam setiap peperangan yang dipimpinnya, kecuali dalam Perang Badar.


Dalam Perang Uhud, Hudzaifah ikut memerangi kaum kafir bersama dengan ayahnya, Al-Yaman. Dalam perang itu, Hudzaifah mendapat cobaan besar.


Dia pulang dengan selamat, tetapi bapaknya syahid oleh pedang kaum Muslimin sendiri, bukan kaum musyrikin. Kaum Muslimin tidak mengetahui jika Al-Yaman adalah bagian dari mereka, sehingga mereka membunuhnya dalam perang.


Rasulullah menilai dalam pribadi Hudzaifah Ibnul Yaman terdapat tiga keistimewaan yang menonjol. Pertama, cerdas, sehingga dia dapat meloloskan diri dalam situasi yang serba sulit.


Kedua, cepat tanggap, berpikir cepat, tepat dan jitu, yang dapat dilakukannya setiap diperlukan. Ketiga, cermat memegang rahasia, dan berdisiplin tinggi, sehingga tidak seorang pun dapat mengorek yang dirahasiakannya.


Kesulitan terbesar yang dihadapi kaum Muslimin di Madinah ialah kehadiran kaum Yahudi munafik dan sekutu mereka, yang selalu membuat isu-isu dan muslihat jahat.


Untuk menghadapi kesulitan ini, Rasulullah memercayakan suatu yang sangat rahasia kepada Hudzaifah Ibnul Yaman—dengan memberikan daftar nama orang munafik itu kepadanya. Itulah suatu rahasia yang tidak pernah bocor kepada siapa pun hingga sekarang.


Dengan memercayakan hal yang sangat rahasia itu, Rasulullah menugaskan Hudzaifah memonitor setiap gerak-gerik dan kegiatan mereka, untuk mencegah bahaya yang mungkin dilontarkan mereka terhadap Islam dan kaum Muslimin.


Karena inilah, Hudzaifah Ibnul Yaman digelari oleh para sahabat dengan “Shahibu Sirri Rasulullah (Pemegang Rahasia Rasulullah).


Pada puncak Perang Khandaq, Rasulullah memerintahkan Hudzaifah melaksanakan suatu tugas yang amat berbahaya. Beliau mengutus Hudzaifah ke jantung pertahanan musuh, dalam kegelapan malam yang hitam pekat.


“Ada beberapa peristiwa yang dialami musuh. Pergilah engkau ke sana dengan sembunyi-sembunyi untuk mendapatkan data-data yang pasti. Dan laporkan kepadaku segera!” perintah beliau.


Hudzaifah pun bangun dan berangkat dengan takutan dan menahan dingin yang sangat menusuk. Maka, Rasulullah berdoa, “Ya Allah, lindungilah dia, dari depan, dari belakang, kanan, kiri, atas, dan dari bawah.”


“Demi Allah, sesudah Rasulullah selesai berdoa, ketakutan yang menghantui dalam dadaku dan kedinginan yang menusuk-nusuk tubuhku hilang seketika, sehingga aku merasa segar dan perkasa,” tutur Hudzaifah.


Tatkala ia memalingkan diri dari Rasulullah, beliau memanggilnya dan berkata, “Hai Hudzaifah, sekali-kali jangan melakukan tindakan yang mencurigakan mereka sampai tugasmu selesai, dan kembali kepadaku!”


“Saya siap, ya Rasulullah,” jawab Hudzaifah. Hudzaifah pun pergi dengan sembunyi-sembunyi dan hati-hati sekali, dalam kegelapan malam yang hitam kelam.


Ia berhasil menyusup ke jantung pertahanan musuh dengan berlagak seolah-olah anggota pasukan mereka. Belum lama berada di tengah-tengah mereka, tiba-tiba terdengar Abu Sufyan memberi komando.


“Hai, pasukan Quraisy, dengarkan aku berbicara kepada kamu sekalian. Aku sangat khawatir, hendaknya pembicaraanku ini jangan sampai terdengar oleh Muhammad. Karena itu, telitilah lebih dahulu setiap orang yang berada di samping kalian masing-masing!”


Mendengar ucapan Abu Sufyan, Hudzaifah segera memegang tangan orang yang di sampingnya seraya bertanya, “Siapa kamu?” Jawabnya, “Aku si Fulan, anak si Fulan.”


Sesudah dirasanya aman, Abu Sufyan melanjutkan bicaranya, “Hai, pasukan Quraisy. Demi Tuhan, sesungguhnya kita tidak dapat bertahan di sini lebih lama lagi.


Hewan-hewan kendaraan kita telah banyak yang mati. Bani Quraizhah berkhianat meninggalkan kita. Angin topan menyerang kita dengan ganas seperti kalian rasakan. Karena itu, berangkatlah kalian sekarang dan tinggalkan tempat ini. Sesungguhnya aku sendiri akan berangkat.”


Selesai berkata demikian, Abu Sufyan kemudian mendekati untanya, melepaskan tali penambat, lalu dinaiki dan dipukulnya. Unta itu bangun dan Abu Sufyan langsung berangkat.


Seandainya Rasulullah tidak melarangnya melakukan suatu tindakan di luar perintah sebelum datang melapor kepada beliau, tentu ia akan membunuh Abu Sufyan dengan pedangnya.


Hudzaifah Ibnul Yaman sangat cermat dan teguh memegang segala rahasia mengenai orang-orang munafik selama hidupnya, sampai kepada seorang khalifah sekali pun. Bahkan Khalifah Umar bin Khathtab, jika ada orang Muslim yang meninggal, dia bertanya, “Apakah Hudzaifah turut menyalatkan jenazah orang itu?” Jika mereka menjawab, “Ada,” Umar turut menyalatkannya.


Suatu ketika, Khalifah Umar pernah bertanya kepada Hudzaifah dengan cerdik, “Adakah di antara pegawai-pegawaiku orang munafik?”"Ada seorang,” jawab Hudzaifah.


“Tolong tunjukkan kepadaku siapa?” kata Umar. Hudzaifah menjawab, “Maaf Khalifah, saya dilarang Rasulullah mengatakannya.”


Walau demikian, amat sedikit orang yang mengetahui bahwa Hudzaifah Ibnul Yaman sesungguhnya adalah pahlawan penakluk Nahawand, Dainawar, Hamadzan, dan Rai.


Dia membebaskan kota-kota tersebut bagi kaum Muslimin dari genggaman kekuasaan Persia. Hudzaifah juga termasuk tokoh yang memprakarsai keseragaman mushaf Alquran, sesudah kitabullah itu beraneka ragam coraknya di tangan kaum Muslimin.


Ketika Hudzaifah sakit keras menjelang ajalnya tiba, beberapa orang sahabat datang mengunjunginya pada tengah malam. Hudzaifah bertanya kepada mereka,”Pukul berapa sekarang?”Mereka menjawab, “Sudah dekat Subuh.”


Hudzaifah berkata, “Aku berlindung kepada Allah dari Subuh yang menyebabkan aku masuk neraka.”Ia bertanya kembali, “Adakah kalian membawa kafan?”


Mereka menjawab, “Ada.” Hudzaifah berkata, “Tidak perlu kafan yang mahal. Jika diriku baik dalam penilaian Allah, Dia akan menggantinya untukku dengan kafan yang lebih baik. Dan jika aku tidak baik dalam pandangan Allah, Dia akan menanggalkan kafan itu dari tubuhku.”


Sesudah itu dia berdoa kepada Allah, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu, aku lebih suka fakir daripada kaya, aku lebih suka sederhana daripada mewah, aku lebih suka mati daripada hidup.”


Sesudah berdoa demikian, ruhnya pun pergi menghadap Ilahi. Seorang kekasih Allah kembali kepada Allah dalam kerinduan. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya.


 


 


Article source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/240107


Hudzaifah, Pemegang Rahasia Rasulullah

Monday, October 7, 2013

Siapakah Orang Kaya Itu?

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh M Husnaini


Kekayaan merupakan tema yang menarik diperbincangkan. Sedikit sekali penghuni dunia ini yang tidak ingin kaya dalam hidupnya. Hidup kaya bisa dikatakan impian setiap orang.


Kesuksesan orang baru diakui kalau dia sudah menjadi orang kaya. Keberhasilan pendidikan juga sering dilihat dari sejauh mana hasil pendidikan itu dapat mengantarkan peserta didiknya menjadi orang kaya.


Lawan dari kaya adalah miskin. Orang disebut kaya karena memiliki banyak harta. Yang minim harta, itu miskin namanya. Dengan begitu, kekayaan selalu identik dengan segala hal yang berbau materi atau benda. Memiliki rumah megah, uang banyak, mobil berderet, pakaian necis, dan tanah luas adalah di antara simbol orang kaya. Orang miskin berarti kebalikan dari semua itu.


Tidak usah kita berdebat tentang definisi yang sudah sekian lama diamini secara luas itu. Sekiranya definisi itu dianggap benar, kebenarannya tentu tidak mutlak. Definisi demikian dimensinya serba fisik. Tidak ada kewajiban bagi kita untuk menerimanya. Saya teringat penuturan Rasulullah ketika mendefinisikan siapa gerangan orang kaya itu. Menurut Rasulullah, seperti dikutip Bukhari dan Muslim, “Bukanlah yang dinamakan kaya itu karena banyak harta, tetapi yang dinamakan kaya sebenarnya adalah kayanya jiwa.”


Mencermati makna hadis di atas, kita segera mendapatkan pemahaman bahwa Rasulullah ternyata memiliki definisi berbeda dengan kebanyakan kita tentang siapa orang kaya. Barangkali hadis itu akan lebih mudah dipahami ketika kita mengaitkannya dengan daftar orang terkaya di dunia tahun 2013, sebagaimana dirilis majalah Forbes.


Keluarga Budi Hartono, pemilik BCA dan Djarum, memiliki harta 8,5 miliar dolar AS. Michael Hartono memiliki harta 8,2 miliar dolar AS. Dua orang ini jelas lebih kaya tinimbang kita. Menurut Forbes, mereka menduduki peringkat pertama dan kedua daftar orang terkaya di Indonesia. Tetapi, ternyata mereka tidak ada apa-apanya jika dibanding Carlos Slim Helu dan Bill Gates. Harta Carlos Slim Helu, CEO Telefonos de Mexico dan America Movil, mencapai 73 triliun dolar AS, sementara Bill Gates, yang mantan CEO Microsoft, memiliki harta 67 miliar dolar AS.


Banyaknya harta tidak pernah akan ada puncaknya. Di atas orang kaya, selalu ada orang yang lebih kaya. Di sini berlaku rumus relativitas. Fulan yang tergolong orang kaya di sini, belum tentu kaya di sana. Fulanah yang termasuk miskin di suatu tempat, justru dia orang paling kaya di tempat lain. Demikian pula seterusnya. Tegasnya, tidak ada orang yang paling kaya, sebagaimana juga tidak ditemukan orang yang paling miskin.


Penting pula dicatat, definisi kaya atau miskin semacam itu sesungguhnya muncul dari orang luar. Pelakunya sendiri kerap tidak merasakan apakah dia kaya atau miskin. Karena, kebanyakan orang masih saja merasa kurang. Meskipun orang bilang kita ini sudah kaya, tetapi senyatanya kita juga tidak merasa kelebihan harta. Selalu saja kita merasa miskin dan kurang.


Apalagi jika definisi kaya atau miskin itu dikaitkan dengan unsur diri yang bernama keinginan dan kebutuhan. Misalnya, petani desa yang saban hari mengantongi uang lima juta, dia boleh dibilang kaya. Berbeda halnya dengan seorang artis. Uang sejumlah itu tentu tidak dapat mendefinisikan dirinya sebagai orang kaya. Ini soal keinginan dan kebutuhan. Gaya hidup petani desa umumnya tidak menelan uang jutaan dalam sehari. Sementara, tuntutan profesi artis mengharuskan pelakunya untuk selalu tampil mewah dan mahal, sebagaimana rekan sesama artis.


Benarlah, Islam tidak menisbahkan definisi kaya atau miskin dengan kepemilikan benda. Definisi serba fisik itu sangat memusingkan. Karena itu, Rasulullah menegaskan, kekayaan sejati itu ada di dada. Menjadi kaya atau miskin itu murni soal mental. Inilah definisi berdimensi batin. Analoginya sederhana. Orang yang lapang dada selalu merasa kaya, meskipun minim harta. Sebaliknya, orang yang bermental miskin selalu merasa kurang, meskipun menggenggam emas segudang. Pikirannya mengawang di langit harapan, berusaha menjangkau segala yang belum digenggam tangan. Hidup berselimut harta tetapi tampil bagai pecundang.


Alangkah bahagia kehidupan orang yang hati, jiwa, dan pikirannya selalu merasa kaya. Mensyukuri nikmat yang ada tanpa terus mengangankan segala yang dipunyai orang. Harta sekadarnya selalu digunakan untuk memacu amal baik dan ibadah. Batinnya tenang, karena tidak diperbudak dunia, tetapi justru merajai dunia. Rasulullah memuji pribadi demikian. “Sungguh berbahagia orang yang masuk agama Islam dan diberi rezeki cukup, serta dikaruniai Allah sifat qana’ah atas segala yang diberikan kepadanya.” (HR Muslim).


Berbagai penyimpangan menyeruak di segala tempat adalah bukti ketidakmampuan orang untuk merajai dunia. Juga kebejatan moral yang berkecambah dan memperburuk sendi-sendi kehidupan. Mereka itulah orang miskin dalam makna sesungguhnya. Fisiknya mapan tetapi batinnya gersang, karena tidak pernah merasa kenyang oleh kuantitas harta. Kembali renungkan penegasan Rasulullah berikut.


“Bukanlah orang miskin itu orang yang berkeliling mendatangi rumah ke rumah lalu ditolak ketika meminta sebiji atau dua biji kurma, atau ketika meminta sesuap atau dua suap makanan. Tetapi orang miskin yang sebenarnya adalah orang yang tidak pernah memiliki kekayaan untuk mencukupi keperluannya.” (HR Bukhari dan Muslim).


Sungguh beruntung siapa saja yang dikaruniai Allah kelapangan harta sekaligus batin yang selalu menerima, gemar bersedekah, sehingga hidup selalu diliputi berkah dan jauh dari bencana.


Penulis Buku ‘Menemukan Bahagia’.  Email: hus_surya06@yahoo.co.id


Article source: http://www.sinarharian.com.my/hayati-dan-hormati-toleransi-islam-1.192405


Siapakah Orang Kaya Itu?

Tuesday, July 2, 2013

Cinta Lelaki Aktivis

(Ilustrasi: Feri Usmawan/Okezone)(Ilustrasi: Feri Usmawan/Okezone)



“Tidak seharusnya kita berfikir seperti itu ukhti. Kita tidak boleh egois memaksakan kehendak. Kita ini aktivis dakwah, kita hanya bisa mengajak dan menasehati. Serta memberikan kemafhuman bahwa yang haq adalah haq dan yang batil adalah batil

 

Urusan terima atau tidaknya, itu bukan hak kita untuk memaksanya berubah menjadi muslimah yang mengamalkan Islam secara kaffah. Kita tawakkal serahkan semuanya pada Allah azza wa jalla. Itulah ikhtiar kita. Dan yang paling penting bagi kita selaku aktivis dakwah, isbirun dan jangan menjauhinya tapi berlaku baiklah dan rangkullah ia.

Dakwah ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dan tidak mudah menjadikan seseorang berubah secara total. ”

 

Penjelasanku panjang lebar kepada Zahra yang berharap sekali teman perempuannya berubah menjadi muslimah yang menjalankan syariat Islam minimal memakai jilbab. Zahra salah satu akhwat seperjuanganku. Kulihat wajahnya mulai tenang mendengarkan nasihatku.

 

Zahra yang sangat bersemangat ketika berbicara masalah dakwah fi sabilillah guna menyelamatkan generasi muda dari arus globalisasi dan produk-produk yahudi yang liberal dan ingin menghancurkan generasi umat Islam dengan berbagai cara. Bahkan prioritas dan azzam-nya yang membuatku kagum pada Zahra. “Kalaupun aku harus mati dijalan-Nya, maka I’m pround and that my choice” gumamnya suatu ketika bersamaku dalam suatu seminar yang digelar oleh salah satu pondok pesantren.

 

“Tapi kak ! bukankah mereka sudah sering Zahra sampaikan bahwa kewajiban menutup aurat itu perintah Allah yang termaktum didalam Alquran” protes Zahra yang belum sepenuhnya menerima penjelasanku. Aku berfikir positif mungkin karena keinginannya yang terlalu besar sehingga menutup pikirannya untuk berfikir secara realistis.

 

“Benar sekali yang ukhti sampaikan, tapi yang harus diingat siapapun dan darimanapun orang yang menyampaikan kalau bukan dirinya sendiri yang tidak mau berubah maka tidak akan ada perubahan dalam hidupnya. Bukankah ukhti sering mendengarkan firman-Nya dalam surah Ar-Ra’ad 11 “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau bukan kaum itu sendiri yang merubahnya”

 

Jadi disamping kita menyampaikan kebenaran itu, maka diperlukan juga dorongan motivasi dari dalam diri kita untuk melakukan perubahan, bukan sebaliknya. Bersifat apatis terhadap hidup kita. Jika hidup kita biasa-biasa saja dan bersahabat dengan lembah kehinaan dengan melakukan kemaksiatan, kita biarkan diri kita ikut arus tanpa mencoba untuk melawan arus itu. Berprinsip mengalir apa adanya tanpa ada kemaun untuk melakukan sebuah revolusi kearah yang lebih baik.

 

Zahra mendengarkan untaian-untaian kalimat yang kuucapkan dengan seksama. Mencoba memahami setiap kata tersebut, tapi aku yakin Zahra bisa memahaminya. Entah karena untaian nasehat yang kuucapkan kulihat pelupuk matanya menampung air yang bening. Hingga kelopak mata tersebut tak mampu lagi untuk membendungnya seketika menetes membasahi pipinya yang bak baby face. Mata yang binar itupun sayup dan kemerahan.

 

Percakapanku dengan Zahra terhenti seiring dengan terdengarnya seruan menghadap pada Sang Khaliq dari menara masjid. Setelah mengucapkan salam aku meninggalkan Zahra melangkahkan kaki ini memenuhi seruan-Nya. Karena kusadar aku berstatus sebagai hamba. Abdi Allah yang harus menjalankan kewajibanku. Aku bersyukur karena hati ini masih rindu akan kehadirat-Nya, meninggalkan sifat hedonis dan rindu akan kampung akhirat. Semoga hati ini tetap istiqamah di jalan-Nya.

 

***

Hari-hariku kembali kujalani dengan sejuta nikmat yang senantiasa aku rasakan dari-Nya. Kicau burung, mentari merekah dan tetesan embun kembali menghiasi cakrawala dunia. Hari ini aku kembali mengukir sejarah dalam lembaran hidupku. Entah sama dengan hari kemarin atau lebih baik lagi atau bahkan sebaliknya. Tapi aku berharap dan ber-azzam hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Karena Rasulullah bersabda “Orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka ia beruntung.”

 

Ku atur waktuku secara sistematik. Mulai dari bangun tidur, aktivistas kuliah, organisasi bahkan mimpi-mimpiku untuk kedepannya. Menginterpretasikan makna kehidupan dengan jalanku sendiri membuatku terkadang mengalami kemandekan untuk menentukan sikap. Tapi itulah manusia terkadang berada pada situasi yang menguras tenaga dan pikiran untuk menentukan sikap dan solusi.

 

Sudah dua jam lebih aku berdiri di depan kampus menunggu Zahra karena sesuatu hal yang sangat urgent harus kusampaikan. Tak kulihat batang hidungnya berlalu lalang di area kampus. Apa Zahra tidak masuk kuliah ? Atau sakit? Di masjid, perpustakaan atau sudah pulang? Sederetan pertanyaan itu terus mendesakku untuk mencari tahu. Aku menuju ke masjid kampus seakan ada magnet yang menarikku untuk cepat menuju masjid kampus. Jantungku berdebar kencang seperti genderang yang dipukul oleh para seniman mementaskan karya terbarunya dengan spektakuler.

 

“Ya Allah ada apa ini? Aku terus mengucapkan tasbih berdzikir menenangkan hati. Karena dengan mengingat Allah hati menjadi tenang. Itulah firman-Nya. Aku bergegas ke arah masjid

 

“Masya Allah, ada apa ukhti ?” Setelah berada dalam masjid kulihat Zahra berlinang air mata. Disampingnya Fatimah terusnya membujuknya tapi air mata Zahra semaking berlinang deras. Deras sekali. Membasahi jilbab abu-abu yang menjulur sampai kelutut yang ia kenakan.

 

“Ada apa ukhti ? kenapa ukhti menangis ?” tanyaku dengan rasa penasaran. Fatimah dan Zahra menatapku tanpa berkata apapun. Tatapan yang tidak kumengerti. Suasana menjadi hening, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Sejurus aku berfikir keras untuk memecah kebisuan ini.

 

“Kak…….” Suara Zahra memecah keheningan. Aku hanya menunduk seraya menjaga pandangan.

“Kak Hafidz, Zahra dijodohkan kak. Kemarian Zahra dikhitbah dan orangtua Zahra menerimanya tanpa meminta persetujuan dari Zahra. Karena perjodohan itu disepakati sejak Zahra berusia lima tahun. Seminggu sebelum resepsi khitbah orangtuaku baru mengatakannya. Aku bingung kak.”

 

Aku tersentak mendengar penuturan Zahra. Aku mengernyitkan dahi dan menelang ludahku karena kerongkongan ini tiba-tiba kering. Hati ini seakan perih. Rekahnya mentari yang hangat menyusup kesetiap pori-pori tak lagi kurasakan. Lagi terlihat mendung seketika, hampa, hambar dan tak ada daya rasanya untuk berucap. Bahkan untuk mengucapkan sepatah katapun susah bagiku.

 

Air mataku kurasakan sebentar lagi akan berjatuhan bak mendung yang siap menurunkan hujan dengan lembab tapi aku tahan dengan segenap kekuatanku. Aku harus tegar. Aku ini laki-laki bagaimana pun konsekuwensinya aku harus kuat. Aku tidak boleh terlihat lemah bahkan lebay dihadapan Zahra dan Fatimah. Bukankah cinta itu tak selamanya harus memiliki. Cinta tidak seharusnya memiliki tendensi yang lain.

 

Cinta terkadang membuat kita bahagia dan sedih. Itulah uniknya cinta. Secara diam-diam aku sangat menyayangi Zahra bahkan aku telah mencintainya.Aku mencintainya dan selama ini aku jaga cinta itu, aku simpan rapat-rapat dalam relung hatiku terbungkuskan harapan untuk suatu hari aku datang mengkhitbahnya. Hingga saat ini aku masih mencintainya dan tak pernah satu orangpun aku katakan perasaan ini bahkan pada dirinya. Aku ingin cinta ini tetap suci hingga kami disatukan dalam ikatan yang halal di mata manusia lebih-lebih lagi dihadapan-Nya tapi harapan itu kini hanyalah sebuah angan yang bergelantungan pada langit dunia.

 

“Ukhti, Insya Allah itulah yang terbaik yang Allah berikan. Syukurilah dan ambillah ibrah dari semua yang berlaku. Allah tahu bahwa ukhti sudah mampu mengemban amanah menjadi istri dan calon ibu kelak, makanya Allah menakdirkan ukhti menikah diusia muda” ucapku pada Zahra dengan mimik wajah yang kubuat bersikap biasa-biasa saja. Mimik wajah yang kubuat bahagia meski hati ini menolak untuk melakukannya

 

“Tapi kak, Zahra belum tahu akhlaknya, pergaulan bahkan semua tentangnya buram bagiku” Zahra seakan belum siap dengan semua itu, mungkin ada alasan yang urgent yang membuatnya belum bisa menentukan sikap. Aku kembali menyakinkannya

 
“La yukallifulluh nafsan illaah wus’aha”. Ingat firman-Nya ukhti. Bukankah setiap problem yang kita hadapi pasti ada solusinya? Seandainya orangtua ukhti tidak mengetahui dan kenal baik dengannya aku percaya beliau tidak akan menerimanya.

 

Pernikahan berarti menyempurnakan separuh agama, kini Allah membukakan jalan untuk menyempurnakan separuh agama itu. Maka jemputlah ia dengan senyuman indah penuh cinta kasih. Rangkul dan peluklah anugrah terindah itu yang Allah peruntuhkan untukmu ukhti. Sambutlah dan mulailah mencoba membuka lembaran baru dengan cinta yang mampu menggetarkan langit dan mendapat Ridha-Nya. Terimalah kenyataan ini dengan dasar cinta karena-Nya.

 

“Karena cinta senantiasa bergerak. Dimana hati saling mengerti satu sama lain berdasarkan intuisi, di mana jiwa-jiwa telah menjadi matang oleh pemahaman. Belajarlah untuk mencintainya karena atas dasar cintalah kehidupan ini akan lebih berwarna” aku tersenyum. Tersenyum karena bahagia atau sedih semua berpadu menjadi satu aliran.

 

Sudah lama aku tidak pernah melihat Zahra bahkan keberadaannya tak kutahu lagi. Pertemuanku di masjid kampus merupakan pertemuan terakhirku dengan dirinya. Menurut informasi, Zahra berhenti kuliah dan pindah rumah beserta keluarganya. Dia pun tidak pernah memberitahukanku kemana ia pergi.

 

Ada perasan hilang dalam hidupku yang menyergap hari-hariku semenjak kepergiannya tapi aku berusaha memahami setiap kejadian yang kualami. Menyelami akan arti kehidupan dan mengambil sirat makna dibalik semua yang telah berlaku. Kembali kudesain hidupku, kembali menuliskan mimpi-mimpi baru yang kuprioritaskan yang harus kugapai. Menuliskan misi sebanyak-banyaknya dan bertekad untuk lulus ujian akhir dengan predikat mahasiswa terbaik dengan hasil cumlude.

 

Menghiasi hari-hariku dengan berbagai aktivitas padat. Mulai dari kuliah sampai kembali eksis dan menjadi kader militan dalam organisasi. Walaupun bayangan Zahra sesekali melintas dalam benakku, namun secepat itu juga kutepis bayangan wajahnya. Aku harus lebih menggunakan logika.

 

Hembusan angin membelai wajahku. Hari berganti hari, bulan berganti bulan seiring dengan silih bergantinya siang dan malam kehidupanku terus kulalui hingga takdir membawaku pada keadaan statis. Tak terasa aku sudah berada pada tingkatan akhir, seminar proposal sebulan lagi setelah itu penyusunan skripsi. Tapi sebagai aktivis dakwah aku tetap menyisihkan sebagian waktuku untuk mengurusi organisasi dengan mengadakan pengkaderan dan training. Perlahan tapi pasti, ingatan tentang Zahra kian menghilang aku kini lebih bisa menerima kepergiannya dan lebih banyaknya memfokuskan menatap masa depanku.

 

“Apa yang ingin kau lakukan ?” gumamku. Ponselku berdering

“Assalamu’alaikum. Afwan dengan bapak Hafidz ?” Tanya seorang laki-laki yang menelponku.

 

“Wa’alaikum salam iya benar saya sendiri. Siapa ?”

“Afwan menganggu Bapak. Kami dari panitia pelatihan meminta bapak untuk bersedia sebagai nara sumber pada training motivation for teens

“Deadlinenya kira-kira kapan pak ?”

“Insya Allah tanggal 15 pekan depan pak”. Aku menghela nafas mengingat-ingat rencana untuk pekan depan ternyata kosong

“Insya Allah saya akan datang pak. Saya minta satu hari sebelum deadline-nya tolong hubungi saya, takutnya nanti lupa”

“Iya pak, syukran katsiran semoga Allah memudahkan ”

“ Afwan ” telpon terputus dengan salam

 

***

Hari H training motivasi tiba. Dengan mengenakan baju kokoh berwarna hijau dan celana kain hitam di atas mata kaki, aku menuju tempat kegiatan diselenggarakan. Dengan menempuh jarak sekitar 15 menit aku menuju dengan mengendarai angkot. Peserta terlihat antre di tempat registrasi, aku menuju ruang tunggu yang telah disediakan oleh panitia.

 

Setelah beberapa menit berlalu acarapun dimulai. Moderator mengucapkan salam dan sambutan kepada seluruh audience. Namaku disebut pula sebagai nara sumber dan nama seorang akhwat. Nurul Hafidzah. Setelah mengerjakan sholat duha, aku melangkah ke audioturium. Langkahku terhenti, mataku menangkap sesosok perempuan yang telah mengisi ruang hatiku dua tahun silam. Ada rasa yang mengalir dalam tubuhku sekorelasi dengan aliran darahku. Desah nafasku menghembuskan arti kebahagiaan.

 

Perempuan yang sudah dua tahun tidak pernah aku lihat kini berdampingan denganku sebagai nara sumber. Di mana saat ingatan tentangnya mulai pudar kini dia hadir kembali.Pandangan kami berpapasan. Zahra kini tampak lebih dewasa.

 

“Astagfirullah” aku menundukkan pandangan memohon ampun. Tidak seharusnya aku memandangnya begitu lama. Aku terus melangkah, aku harus professional dan tidak boleh mendramatir keadaan.

 

“Assalamu’alaikum ukhti ” sapaku setelah berada dekat dengan dirinya

“Wa’alaikum salam” Zahra menjawab salamku dan menundukkan kepala. Tak satupun kalimat atau tanya yang terucap untukku. Pelatihan pun dimulai, aku sampaikan materiku dengan sebaik mungkin, lugas dan detail. Acara berlangsung dengan baik. Antusias dari peserta sangat tinggi. Pertanyaan demi pertanyaan yang menghujaniku dari peserta aku jawab sebisaku dan tak ada kata tidak bisa, aku tidak ingin peserta merasa kecewa.

 

Setelah training selesai aku tidak melihat Zahra. Mungkin sudah dijemput oleh suaminya? Tanyaku pada diriku sendiri. Sebelum meninggalkan tempat kegiatan, aku bertanya pada salah satu panitia.

 

“Daeng, yang menjadi nara sumber selain saya, itu siapa ? tanyaku mencari tahu, karena moderator menyebut namanya sebagai Nurul Hafidzah bukan Zahra

“Oh, yang berjilbab panjang yang duduk disamping?” aku menganguk

“Namanya Zahra cuma dalam training dan kegiatan lainnya ia sering memakai nama pena Nurul Hafidzah. Soalnya disamping ia mahasiswi ia juga sebagai penulis. Orangnya cantik, muda dan belum ada suaminya” jawab panitia dengan logat Bugis kental. Aku tersentak kaget mendengar penuturan panitia penyelenggara. Kata-kata terakhirnya membuatku sulit untuk berfikir

 

“Belum ada suaminya” Apa Zahra belum menikah? Tapi kenapa? Bukankah dua tahun silam ia dikhitbah? Aku tidak bisa berfikir jernih. Semuanya terasa buram untuk menemukan jawaban atas pertanyaanku sendiri. Pertanyaan yang entah kapan akan terjawab.

 

“Ya Allah, mengapa disaat aku bisa melupakannya ia kembali hadir dalam kehidupanku. Astagfirullah ” aku tidak seharusnya mengeluh kepada-Nya hanya hal seperti ini.

Waktu terus berlalu, tapi pertanyaan yang memenuhi ruang hatiku masih pertanyaan yang sama. Benarkah Zahra belum menikah? Berkali-kali kutepiskan pertanyaan ini dan berfikir jernih dan realistis.

 

Mungkin saja pertemuanku dengan Zahra hanyalah kebetulan tapi adakah namanya kebutulan di dunia ini? Aku mencoba menghubungi Fatimah berharap ia tahu apa yang sebenarnya berlaku pada Zahra, tapi sia-sia saja nomor Fatimah tidak bisa terhubung meskipun berulang kali kucoba tapi hasilnya nihil. “Mungkin Fatimah telah ganti nomor”

 

Kurebahkan tubuh ini, menghilangkan kepenatan dan rasa penasaran yang menyelimutiku dimalam yang dingin ini. Biarkan rasa ini berbaur dengan dinginnya malam. Disuatu pagi. Dihari yang cerah, pelangi melukis keindahannya di jagad raya. Aku melihat pesan baru dalam inbox ponselku, sebuah SMS dari nomor tanpa identitas nama

 
“Bismillah…
 
Kerinduan cinta menjauhkan tabir, dan menerangi relung-relung hati dengan menciptakan kebahagiaan yang tidak ada kebahagiaan lain dapat melebihinya kecuali ketika jiwa itu memeluk Tuhan. Cinta laksana matahari yang muncul dari awan-awan dan selalu menghangatkan jiwa kita. Sambutlah cintamu akhi yang sudah lama merana menantikan kehadiranmu. Jadikanlah ia ustadzah di rumah yang engkau memadu kasih dibawa naungan ke-Ridhoan-Nya. Bersegeralah akhi. ”

 

Setiap kalimatnya tinggi dan puitis. Aku masih belum mengerti maksud dari bait katanya. Siapakah ia? Akupun membalas pesannya untuk menjawab rasa penasaranku

 
“Bismillah……
 
Afwan, dari setiap untaian kata yang anda tulis aku tidak mengerti. Bahkan tak satupun kalimat yang aku mengerti. Siapakah yang harus kujadikan ustadzah di rumah? Apa yang harus kusegerakan? Afwan siapa ? ”
 
“Bismillah….
 
Afwan akhi kalau setiap kalimatku tak satupun yang antum mengerti. Insya Allah kalau akhi punya waktu datanglah ke TPA AL-Ikhwan besok bakda asar, akhi akan tahu semuanya. Semoga Allah mengampuniku atas kelancanganku semuanya tapi percayalah ini semua demi kebaikan akhi ”

 

***

Bakda asar aku menuju TPA Al-Ikhwan. Aku sengaja sholat asar diperjalanan supaya bisa on time. Kulihat seorang akhwat bercadar sedang membaca buku di halaman masjid dekat TPA. Ia memberi salam tatkala aku semakin dekat dengannya. Aku merasa risih dengan keadaan kami yang hanya berdua saja apa lagi dalam lingkup masjid.

 

“Afwan akhi, ana yang mengirimkan pesan kemarin ” ucapnya memulai percakapan. Suaranya tidak asing bagiku, hanya karena wajahnya dibalik niqob maka aku tidak bisa memastikan siapa dirinya

 

“Afwan ukhti, tidak seharusnya kita berkhalwat nanti ada fitnah ”

“ Insya Allah tidak akhi. Ana ke sini bersama dengan mahram, hanya saja kakak masih di dalam masjid. Kita tunggu sejenak sebelum akhi tahu semuanya ” aku tidak sabar untuk menunggu, kuingin segera mengetahuinya supaya semuanya jelas

 

“Ukhti sebenarnya siapa ? dan apa maksud dari semua ini ? ”

“Ana Fatimah akhi Hafidz ” aku memuji dan bersyukur pada-Nya atas segala yang Dia berikan padaku bukankah kemarin aku ingin sekali bertemu dengan Fatimah untuk menemukan jawaban atas pertanyaan diriku dan kini Allah membuka jalan ini untukku disaat ku mulai rapuh tapi…tapi perubahan Fatimah, subhanallah ya Allah

 

“Ukhti Fatimah temannya Zahra ? ” tanyaku mencari kepastian

“Na’am akhi (iya, saudaraku)” Fatimah lalu memberiku selembar kertas yang penuh dengan goresan cinta. Aku segera membacanya tanpa satu kata pun yang terlewati

 
Selasa 2007
 
Aku menemukan sesosok pemuda langkah di zaman ini. Tutur katanya senantiasa mengingatkan ku pada kebesaran-Nya dan membuat hati ini semakin terpaut pada-Nya dengan cinta. Cinta yang tulus hanya untuk-Nya. Ya Allah, salahkah jika aku mencintai dan berharap ia menjadi calon bapak dari anak-anakku kelak. Ya Allah jika aku boleh meminta, jadikanlah ia sebagai jodohku di dunia dan di alam keabadian akherat. Jadikanlah ia sebagai imam bagiku untuk meneguk sebanyak-banyak cinta-Mu. Kak Hafidz,
 
Ketiadaan bagi cinta
 
Laksana angin bagi api
 
Ia membakar yang kecil
 
Menyalakan yang besar
 
Datanglah bersamaku
 
Dan jadilah cintaku
 
Kita akan menikmati segala suka cita
 
Yang dihasilkan oleh bukit-bukit
 
Dan lembah-lembah hutan
 
Dan pegunungan
 
(Zahra yang mengharapkan keridhoan-Nya)

 

***

Konvergensi senja dengan bentangan malam kini silih berganti. Kunikmati semuanya dengan penuh keagungan-Nya. Pergulatan di dalam hatiku pun mengiringi perjalananku setelah bertemu dengan ukhti Fatimah. Pergulatan untuk tetap pada titik stagnan atau menjemput cinta dalam mahligai rumah tangga yang diridhoi oleh-Nya. Aku masih belum bisa untuk menentukan sikap. “Apakah aku pantas mendampingi ukhti Zahra ? Apakah ia akan menerima pinanganku? Bagaimana dengan keluarganya jika ia melihat materi sebagai indikasi pertama?” Pergulatan itulah yang membuatku statis pada titik ini. Tidak melakukan sebuah pergerakan yang diwujudkan dalam sebuah treatment untuk memulai.

 

Setelah sholat istikharah berkali-kali ku kuatkan azzam-ku untuk mengkhitbah Zahra. Cukuplah Allah menjadi saksi atas ketulusan dan usahaku. Hari itu matahari semakin meninggi dan aku sudah siap menuju rumah Zahra, semua kemunkinan sudah aku pikirkan. Diterima tidaknya aku serahkan semua pada yang berhak tuk mengatur hidupku. Setelah sampai di ambang pintu rumahnya aku memberanikan diri mengucapkan salam. Dari dalam rumah kudengar suara langkah kaki menuju pintu

 

“Assalamu’alaikum” ucapku setelah kutahu yang membukakan pintu adalah orangtua Zahra

“Wa’alaikum salam”

“Zahranya ada bu ? saya Hafidz teman kampusnya Zahra sebelum ia pindah dua tahun silam”

“Oh nak Hafidz. Zahra sering bicara sama ibu tentang nak Hafidz. Tapi Zahra ….”

“Tapi Zahra kenapa bu ? tanyaku dengan hati yang tidak pasti. Ada firasat yang merasuk ke dalam hatiku yang membuatku merasa takut

 

“Zahra ke London nak, melanjutkan kuliah Sastra Bahasa Inggris di Universitas Oxford”

“Kapan berangkatnya bu ?”

“Alhamdulillah kemarin nak” aku menundukkan kepala dan menyesali diriku sendiri.

 

Seandainya dari kemarin tujuan ini saya segerakan mungkin semuanya berbeda. Atau ini tanda bahwa aku tidak berjodoh dengan Zahra. Kutepiskan perasaan sesal ini dan menata hati untuk berfikir positif, mengambil ibrah dari semua ini. Mungkin garis takdir cuma menuliskan aku dengan Zahra sebatas saudara semuslim yang terikat dalam ikatan ukhuwah islamiyah, tidak lebih dari itu. Tapi kenapa hati ini masih tidak bisa menerima semua ini dengan ikhlas. Atau benarkan para pujangga bahwa cinta tak selamanya memiliki ? Kini di sang surya cerah gemerlapan diufuk timur dan kucoba untuk menyunggingkan senyumanku menjalani kehidupan ini. Biarkanlah catatan tentang Zahra menjadi bagian kisah terindah dalam hidupku yang akan menjadi bukti bahwa betapa aku menjaga hati dan cinta ini berdasarkan syariat dan koridor yang seharusnya.

 

“Nak Hafidz” suara ibu Zahra membangunkan ku dari lamunan tentang Zahra

“Nak Hafidz, Zahra pernah bicara sama ibu bahwa ia menginginkan suami seperti nak Hafidz” penuturan ibu Zahra mengangetkanku. Aku menatapnya dalam-dalam mengharap ada harapan dan jalan bagiku untuk menwujudkan tujuan mulia ini, menjadikan Zahra ustadzah di rumahku kelak.

 

“Tapi nak Hafidz sudah terlambat karena…..”

“Maksudnya bu ?”

“Dua hari sebelum keberangkatan Zahra ke London lamaran dari nak Ilham kami terima, begitupun dengan Zahra sudah mengikhlaskan dirinya menjadi istri nak Ilham kelak. Zahra bilang sama ibu bahwa nak Hafidz tidak memiliki rasa yang sama dengannya. Nak Hafidz cuma menganggapnya sebagai adik, dan itu tidak lebih. Itulah yang Zahra ucapkan sebelum ia menerima lamaran nak Ilham.

 

Zahra juga pernah bilang bahwa ia pernah bertemu nak Hafidz di sebuah seminar dan sangat berharap nak Hafidz datang ke rumah tuk mengkhitbahnya”. Langit cerah di ufuk timur tak lagi indah kulihat. Semua penjelasan ibu Zahra membuat tubuh ini rapuh dan aliran darahku beku. Aku tidak tahu harus menanggapinya seperti apa. Tanpa aku sadari air mata beningpun menetes sebagai bukti bahwa betapa kuingin dan berharap Zahra menjadi kekasih hatiku yang terikat dengan ikatan suci pernikahan.

 

“Bu, sampaikan salam maafku dengan Zahra dan aku minta sama ibu untuk tidak memberitahukan bahwa aku pernah ke rumah mencarinya. Biarkan ia menjadikan diriku sebagai masa lalu dalam hidupnya”. Aku berpamitan pulang tanpa pernah mengatakan tujuanku datang ke rumahnya. Biarkan semuanya menjadi kisah terindah dan catatan yang tertulis dalam garis takdir. Aku terus berjalan dan berjalan menelusuri lorong-lorong labirin hidupku.

 

Aku harus sadar bahwa mencintai seseorang tidak mutlak kita harus mendapat balasan cintanya dan aku tahu bahwa Allah sedang memberikan pengajaran dan didikan bagiku untuk menjalani fase kehidupan berikut. Allah tahu yang terbaik bagiku bukan hanya hari ini tapi untuk hari berikutnya. Kubiarkan kita ini tetap ada dalam hidupku karena kutahu cinta itu fitrah dan anugrah Ilahi yang terindah yang ia titipkan padaku.

 

Cintaku akan kujaga seperti aku menjaga hati. Aku terus melangkah dan kulihat awan-awan membentuk sebuah harmonisasi cinta yang indah dan kulihat pelangi merangkai garis-garis cinta yang membuat semua insan bahagia karena cinta.

 

Cinta adalah fitrah dan anugrah Ilahi yang harus kita syukuri serta tidak membuat kita buta terhadap hal-hal yang mengotori kesucian cinta. Teruslah menebarkan sayap-sayap cintamu yang membuat hidup ini mendapat ke-Ridhoan-Nya.
 
Oleh  Muhammad Ramli

 

Penulis adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah STAIM Sinjai. Bisa dihubungi di khairul.azzam21@yahoo.co.id atau muhramli5@gmail.com. penastaim10.blogspot.com. 085 299 741 298

 
(Bagi Anda yang memiliki cerita pendek dan bersedia dipublikasikan, silakan kirim ke alamat email: news@okezone.com)
(//ful)




Berita Selengkapnya Klik di Sini










okezone.com 0 Komentar


okezone.com Beri Komentar


Disclaimer




Aturan Main:

Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.

Pasal Sanggahan (Disclaimer):


  1. Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya

  2. Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

  3. Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.

  4. Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.

Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/umroh-haji/13/06/16/moh90d-kanwil-kemenag-jabar-siap-sosialisasi-pemotongan-kuota-haji


Cinta Lelaki Aktivis