Showing posts sorted by relevance for query sepertinya. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query sepertinya. Sort by date Show all posts

Wednesday, December 12, 2012

Tak Pantas Lagi Maju Jadi Cabub Garut

aceng fikriJAKARTA–Bupati Garut Aceng HM Fikri ini memang kekterlaluan. Sudah cacat sosial masih juga ngotot mau maju lagi jadi calon bupati. Saat menjabat saat ini pun sudah banyak kalanganpun meminta dia mundur lantaran kelakuannya menikahi gadis yang cuma 4 hari lalu diceriakan lewat SMS. Yang menyesakkan, alasan dia karena sang istri sudah tak perawan.

Menurut pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, apabila Aceng mencalonkan kembali itu sama dengan dia melakukan bunuh diri. Sebagai Bupati Garut saat ini saja ia sudah berani melecehkan hak-hak perempuan.

“Jika Aceng cerdas, dia tidak akan mencalonkan kembali. Ibaratnya, baunya sudah membusuk, tidak mempunyai aroma wangi lagi seperti sebelum-sebelumnya,” tegas Siti kepada Harian Terbit, Selasa (4/12).

Menurut Siti, jika Aceng memaksa tetap mencalonkan diri kembali, nampaknya Partai Golkar sudah tidak peduli lagi. Jika demikian, Aceng akan Independen mencalonkan kembali dirinya.

“Aceng akan disisihkan dari partai Golkar dan ditambah lagi ada ketidakpercayaan masyarakat kepadanya. Sepertinya masyarakat Garut sendiri sudah marah kepada Aceng yang telah menjadi Bupati Garut yang dinilai salah urus soal perempuan,” tegasnya.

Siti Sendiri menganjurkan Aceng HM Fikri bertobat saja daripada mencalonkan kembali menjadi bupati Garut. Apalagi Fany Octora mantan istrinya yang baru diceraikan mengguat Aceng ke Polisi.

“Sepertinya akan ada banyak gugatan kepada Aceng, Selain mantan istrinya, akan banyak gugatan dari berbagai kalangan masyarakat. Sepertinya, Aceng sudah tamat riwayatnya,” tutur pengamat politik ini.

Fany, Senin kemarin mendatangi Mabes Polri pukul 13.40 WIB. Fany datang dengan mengenakan baju panjang kembang-kembang putih dan kerudung berwarna senada. Perempuan yang tampak cantik ini datang dengan ditemani kuasa hukumnya.

Aceng HM Fikri terpilih menjadi Bupati Garut setelah memenangi Pilkada Garut 2008 dalam dua putaran sebagai calon independen bersama Diky Candra. Saat itu dia mengungguli kandidat dari PDIP-Partai Golkar dengan mengumpulkan 57 persen suara. Pada September 2011, Wakilnya Diky Candra mengajukan pengunduran diri karena ketidakharmonisan hubungan keduanya.

Sebelum Pilkada, Diky dan Aceng berjanji untuk tidak membawa politik dalam jabatan pemerintahan mereka, dan Diky menilai Aceng Fikri telah mengkhianatinya dengan masuk ke Partai Golkar dan menjabat sebagai wakil ketua DPD Jabar dari partai tersebut.

Pada 14 Juli 2012, dia menikahi secara siri dengan seorang gadis berusia 18 tahun dengan mengaku sebagai duda. Gadis bernama Fany Octora itu kemudian diceraikan empat hari kemudian, alasannya karena sang gadis disinyalir tidak perawan lagi setelah malam pertama mereka.

Sang istri siri itu diceraikan Aceng hanya melalui pesan singkat. Setelah perceraian itu, Aceng sempat mengirim pesan singkat kepada Fany: “Hai perempuan jahat, aq minta sgla pemberian aq dikembalikan”.

Sang bupati sendiri menampik bahwa hubungannya dengan Fany adalah pernikahan. Menurutnya, yang terjadi adalah sebuah hubungan emosional atau perikatan dengan komitmen yang disepakati kedua belah pihak. Dia menganggap bahwa masalah ini hanyalah politisasi dari lawan politiknya menjelang pilkada untuk menjegal dirinya.

Sedangkan pernyataan-pernyataan kontroversi sang bupati terkait pernikahan kilatnya, seperti, “Saya sudah keluar uang hampir habis Rp 250 juta, hanya nidurin satu malam. Nidurin artis saja tidak harga segitu.” Selain itu, pernytaan lainnya adalah, “Karena nikah itu kan perdata, perikatan, akad. Jadi kalau dianalogikan, tidak ada bedanya nikah dengan jual beli, kalau tidak sesuai speknya, ya tidak apa-apa dikembalikan.

Aceng lahir di Garut pada 6 September 1972. Pria bernama lengkap Aceng HM Fikri ini meraih gelar S.Ag dari Insitut Agama Islam Al Musaddadiyah (IAIM). Status perkawinan Menikah. Nama Istrinya, Nurrohimah (istri), Fany (diceraikan setelah 4 hari menikah). Aceng beralamat di Kp Sukamentri RT/RW 01/14, Sukamentri, Garut Kota, Garut

Aceng menempuh pendidikan dasar di SD Sukamentri Garut, kemudian ke MTS. Negeri Garut, PGN Garut, IAI Al Musaddadiyah. Sebelum menjadi bupati, Aceng bekerja di koperasi peternak unggas Garut, PT Mandala Food Garut, Koperasi konveksi raksa sawarga, Kopontren Kabupaten Garut.

Aceng juga tercatat sebagai anggota GP Ansor Garut, Garda Bangsa PKB, DPC PKB Garut, Masyarakat Pecinta Garut, Plt DPC Golkar Garut, Wakil Ketua DPD Golkar Jabar.



Tak Pantas Lagi Maju Jadi Cabub Garut

Saturday, December 21, 2013

Tanjung yang berlumpur



 Kerja-kerja memasak berlanjutan selama 12 hari, berakhir pada 15 Dis, namun kerja-kerja membersihkan rumah mangsa berlarutan sehingga ke hari ini, atas permintaan, jika ada. Hampir 10 ribu bungkusan barangan dan beras telah diedarkan termasuk juga di Kampung Semangat, Ubai, Kg Belukar, Kg Pahang dan Cherok Paloh yang berada didalam DUN Inderapura. Ada sebahagiannya saya sendiri yang menghantarnya, ada juga rakan-rakan Unit Amal. Terkadang tu rasa malu juga dengan sebahagian sikap masyarakat Melayu dalam kawasan saya, sesetengah tu umpama orang Somalia yang sepertinya kebuluran sangat, bila masuk je lori, menderu datang mengejar lori dan berebut-rebut barangan, ish .. takde akhlak sungguh lah. Saya minta semua bersabar dan saya akan hantar kerumah masing, tapi tak nak berganjak juga, tetap juga bergayut ditepi lori, tak kira lelaki atau perempuan, serupa je.


Seorang rakan daripada Kuala Lumpur, dia dan rakan-rakan bawa dapur gas dan barangan dapur, dia berhasrat untuk cuba bagi sendiri dan meminta izin dari saya, saya benarkan. Lori langsung tak dapat bergerak, diserbu, semua nak ambil dapur, sepertinya semua rumah rosak dapur, seorang terkadang ambil dua tiga biji, sampai kepada peringkat mereka memanjat lori, setelah habis separuh lori, rakan saya terpaksa menutup pagar lori dan cabut lari, sebab kelihatannya barangan hanya berkisar pada orang yang sama. Sangat memalukan, dia datang ke rumah saya dan menurunkan sebahagian yang lain “maaf deh, itu lah sebahagian rakyat ana”.. dia ketawa dan ligat menggelengkan kepala “fuhh, teruk betul, macam artis ana kena serbu, bukan nak autograf, tapi nak dapur gas”, katanya sambil ketawa. Namun keadaan ini tidak berlaku di Sungai Isap, orang Sungai Isap kelihatannya agak lebih tabah dan lebih berdisplin. Tak hairanlah, kerana Masjid dan Surau di Kawasan ini agak makmur dengan majlis ilmu menjadikan mereka sabar dengan dugaan dan memiliki kemuliaan diri. Kemiskinan jiwa ini hanya boleh diubati jika mereka kembali kepada Islam, ini adalah diantara tanggungjawab saya, InsyaAllah saya mencuba sedaya upaya.


Kerja-kerja pembersihan bermula dari 6 Dis, saya pun turut serta membantu rakan-rakan Unit Amal, rumah pertama yang saya bantu bersihkan ialah rumah Allahyarham Tuan Haji Jamin di Sg Isap Damai, beliau meninggal pada 5 dis, ketika banjir masih besar dan ketika saya sedang gawat untuk menghantar nasi ke Masjid Sg Isap Damai. Saya tak sempat pergi menziarahi jenazahnya yang di kebumikan di Bukit Ubi, namun terasa juga kehilangannya, sebab dia adalah orang yang sering juga menyumbang untuk Ma’had Tahfiz Darul Fikri dan sosok tubuhnya sentiasa kelihatan ketika saya berkuliah di Masjid Sg Isap Damai dan Surau RRM Permatang Badak. Saya memilih rumah beliau sebagai rumah pertama yang saya bantu untuk mengambil kesempatan mengucapkan takziah pada Isterinya Kak Pah dan juga anak-anaknya.


Pelbagai peristiwa berlaku ketika kerja pembersihan rumah mangsa, ada sebuah rumah tu, tak lah besar sangat, masih sebahagiannya belum dibaik pulih, saya terjumpa sebuah bekas berisi barangan kemas, disebabkan berselut, saya hampir membuangnya, tapi terlintas hati nak bukak dulu, rupanya barangan kemas, semuanya emas, berat juga tu, saya jangkakan mungkis ratusan ribu kot, rupanya tuan rumah dah melilau mencari, “Alhamdulillah Ustaz, nasib baik jumpa, akak dah puas mencari” .. nampak kelegaan dan kegembiraan di wajahnya. Almari tempat dia menyimpan barangan kemasnya pecah, bekas itu agak hanyut dan tenggelam dalam selut di penjuru rumah bersama timbunan barangan lain. Masa air naik, dia tak ambil tahu pun pasal barang tu, nak selamatkan diri je, sempat juga saya selitkan tazkirah kepadanya “begitulah kak, walau banyak manapun pun harta kita, berapa mahal pun emas kita, dia tak dapat jadi penolong kita, yang tolong kita adalah Allah swt, masa akak ditimpa banjir, emas akak semuanya tenggelam, lansung tak dapat tolong akak, begitulah kalau kita mati nanti, emas ni tak boleh buat apa-apa kecuali amal dan aqidah kita je yang jadi harta untuk bebaskan diri dari neraka” .. dia angguk “betul Ustaz”.


Ada juga yang malu-malu, bila saya sendiri yang bersihkan rumah mereka, “Ustaz gi lah rumah orang lain”, ngapa nya?.. tanya saya..”malulah Ustaz, ada ke wakil rakyat dok cuci rumah saya” .. kata dia, saya kata “sekarang tak jadi wakil rakyat dah, saya sekarang adalah Unit Amal”, saya nak cuci juga rumah ni” ..dia pun diam. Sebenarnya kalaulah orang memahami betapa antara sebab yang mendatang ketenangan jiwa ialah apabila kita dapat membantu manusia yang sedang kesusahan, nescaya manusia ni tak kan duduk diam apabila melihat saudaranya yang ditimpa kesusahan. “Barang siapa yang membantu orang yang kesusahan, nescaya Allah swt akan melapangkan kehidupannya”. Saya dah biasa dengan kerja kasar begini, lagi pun inilah antara kerja Unit Amal, saya kan Unit Amal, dah hampir 25 tahun saya jadi Unit Amal, dari belum kawin sampai sekarang dah 11 anak tetap juga jadi Unit Amal, pastu apa nak hairan ..Unit Amal cuci rumah..biasalah tu..


6 Dis, saya semakin mendapat kekuatan, kerana dua buah surau lain yang turut sama memasak untuk diagihkan kepada mangsa, malahan dua buah bot rakan kami dari Kempadang telah berjaya dibawa ke Sungai Isap, ini memudahkan kami untuk menghantar makanan dan keperluan lain ke Sungai Isap Damai dan juga kawasan-kawasan lain walaupun bukan dalam kawasan saya seperti pedalaman Kampung Badak dan Kg Chendering. Terkadang orang memohon bantuan bukan kerana kawasan tetapi kerana mengenali saya, saya pun ambil sikap tak kisah, selagi ada saya bagi, saya pun tak suka dan tak minat nak simpan hak orang, barang-barang yang banyak ni bukan saya punya, semuanya untuk mangsa banjir. Orang UMNO yang dok kat Kampung saya ni pun datang jugak, bukan UMNO biasa tapi UMNO gred A, dari jauh dah berbau, saya kenal sangat mereka ni, sebab mereka ni sekampung. Keadaan saya pulak semakin sibuk, pimpinan dari seluruh negara datang ke rumah termasuk Dato Sri Presiden dan beliau sempat turut serta berjalan kaki menghantar sumbangan dari rumah ke rumah di Sungai Isap Taman Murni bersama Ust Dato Tuan Ibrahim, Ust Yusof Embong, Ust Suhaimi Saad dan beberapa pimpinan yang lain, rasa bangga gak bila TGHH dok pikul plastik ada gambar saya.


Tak tidur malam dibuatnya, hampir sepanjang masa talipon berbunyi dan tetamu datang samada untuk bertugas ataupun menghantar bantuan dari jauh dan dekat, samada organisasi parti, ngo atau orang perseorangan. Semua PAS Negeri-negeri menghantar bantuan samaada tenaga ataupun sumbangan, juga dari DAP Pahang, DAP Yong Peng dan DAP Teratai, persatuan-persatuan Cina juga datang menghulurkan sumbangan, persatuan pemandu-pemandu bas sekolah dan macam-macam lagi ngo yang datang, entah apa nama pun saya dah tak ingat, yang pasti UMNO tak de. Dengan bantuan surau-surau juga pihak kami boleh menyediakan lebih 2500 bungkus nasi sehari untuk diedarkan. Alhamdulillah juga berkat selama ni berkuliah di Masjid-Masjid dan Surau-Surau, banyaklah Masjid Surau dari seluruh negara menghantar sumbangan begitu juga rakan-rakan termasuk juga rakan FB, bebanan menjadi sangat ringan dek pertolongan orang ramai, hingga ketikanya ruang rumah saya tidak boleh dilalui lansung kerana dipenuhi barangan.


Aduan kekurangan makanan masih berlaku, di SEMSAS ada mangsa yang menghubungi bahawa mereka tidak dibekalkan makanan, saya dimaklumkan lebih 300 orang mangsa dari Sg Isap yang ditempatkan disitu, yang ramainya daripada Seri Damai dan pengurusan disitu diketuai oleh geng UMNO Seri Damai, disebabkan orang Sg Isap bukan orang kawasan tersebut, maka keutamaan diberikan kepada orang Seri Damai, kebiasaannya orang Sg Isap tak dapat apa-apa, Alhamdulillah mereka menghubungi saya dan setiap hari pihak saya menghantar bekalan kesana. Kini saya dah agak bebas bergerak untuk menghantar bekalan, bot dah ada, kenderaan darat pun dah boleh bergerak walaupun trafik masih perlahan, bekalan boleh dihantar mengikut permintaan, tenaga pun dah ramai, anggota Unit Amal pun dah mula bertugas, Ust Saharudin pun dah boleh bertugas untuk membantu saya, banyaklah pusat penempatan yang dapat kami hantarkan bantuan seperti Sg Isap, Chung Ching, SEMSAS, Medan Warisan, SK Tanah Putih, SK Belukar, SK Permatang Badak, Chendering dan juga kawasan-kawasan rumah kampung yang masih terperangkap tiada bekalan makanan.


Kerja-kerja menghantar sumbangan dari rumah-kerumah juga bermula, sebanyak hampir 10 ribu bungkusan telah diedarkan dalam masa 8 hari, namun ada juga yang mengadu tak dapat, saya pun tak boleh berbuat apa-apa sebab mungkin mereka tiada dirumah dan yang menghantar itu bukannya saya, tetapi Unit Amal dari luar, pastinya mereka tidak mahir dengan perumahan disini hingga ada yang tertinggal ataupun tempat yang sama berulang kali. Ada juga insan jenis tamak, dah dapat pun kata tak dapat, ada juga UMNO gred A yang sombong dan tidak mahu menerima sumbangan dari PAS dan ada pulak cerita dari seorang anggota Unit Amal yang saya tugaskan untuk menghantar sarapan pagi, setiap bungkusan ada air mineral, roti saiz besar dan sardin, bila bagi bungkusan dia buka “hari-hari roti, takde makanan lain ke, dah tiga hari asyik roti je, tak nak lah” , sabar je lah, itu hanya kes terpencil, hampir keseluruhannya menerima dengan senyuman dan ucapan terima kasih, berhadapan dengan manusia yang ramai begitulah, kita tak mungkin akan dapat menyempurnakan kehendak orang ramai. Isteri dan anak-anak kita yang hanya beberapa orang itu pun kekadang kita gagal nak puaskan hati mereka, inikan pula ribuan manusia.


Pada 5 Dis, air telah mula menurun, tetapi terlalu perlahan, sms masih bertalu tentang keadaan mangsa-mangsa banjir yang berada di Pusat Penempatan, makanan tak cukuplah, susu bayi tak adalah dan macam-macamlah aduannya yang hanya menambahkan rasa kasihan, namun air masih dalam, bot Unit Amal masih bertugas untuk memindahkan mangsa banjir di Kawasan baru yang dinaiki air, rakan-rakan dari sebelah Kempadang masih gagal untuk menyeberangi banjir yang menutupi jalan untuk sampai ke Sungai Isap bagi membawa bot yang lain. Bungkusan nasi ditambah lagi, kerja-kerja memasak semakin bertambah dan memenatkan, melebihi kenduri kawin, cumanya, Alhamdulillah petugas semakin ramai, ahli-ahli PAS cawangan Seri Damai turut datang membantu terutama muslimat.


Sebelah petang saya menerima panggilan daripada Ust Husni, beliau terperangkap dan berada di tingkat atas rumahnya, antara jelas dan tidak jelas beliau memaklumkan bahawa ada seramai lebih 300 orang mangsa yang berada di Masjid Sungai Damai, dari semalam belum makan. ya Allah, sedihnya rasa, saya dan rakan-rakan segera memasak lagi untuk mereka, setelah siap dibungkus, saya menghubungi rakan Unit Amal untuk menggunakan bot, tapi malangnya mereka berada di Teluk Mahang untuk memindahkan mangsa dan sememangnya bot awam tidak dibenarkan untuk beroperasi oleh pihak bomba pada waktu malam, sementelah lagi, baru sahaja ada dua orang anak beranak yang mati lemas disitu. kami sampai di Permatang Badak seusai solat maghrib, memohon jasa baik bomba, namun sepertinya keberatan, macam-macam alasan, alasannya baik tapi mengecewakan, mujurlah ada seorang lelaki yang baru saya kenali pada malam itu, dia ‘lelaki bermulut laser’, setelah saya ceritakan padanya, lalu dia segera bertemu dengan pihak bomba, entah apa yang dileterkannya, pihak bomba bersetuju untuk membawa saya kesana, dia tak kenal saya, begitu juga pihak bomba dan saya pun tak pernah kenal mereka.


Kami memunggah nasi kedalam bot bomba, bersama saya juga seorang lelaki yang membawa banyak bekalan makanan, beliau dari K.L … Beliau membawa makanan untuk Ibu Bapa dan keluarganya yang berada di Penempatan Sg Isap setelah dimaklumkan mangsa menghadapi masaalah dengan bekalan makanan, beliau dah sampai disitu sejak jam 2.00 petang lagi, beberapa kali beliau minta tolong dengan pihak bomba dan pertahanan awam untuk diizinkan bealiau menaiki bot bomba untuk menghantar makanan, tapi hampa. Kami dibawa dengan bot bomba yang besar, tetapi hanya lima orang sahaja yang dibenarkan untuk naik, saya turut naik bersama seorang rakan dan lelaki tersebut, bersama dua orang pihak bomba, bot melalui Permatang Badak, saya bertanya kepada pihak bomba “kenapa melalui jalan ini, jauh, kenapa tak melalui laluan biasa, lebih jelas dan mudah”, dia diam dan meneruskan perjalanan. Saya pun diam kerana menganggap bahawa dia dah tahu jalan tu, sebab dia dah dua hari bertugas”. Bot besi yang begitu besar bergerak perlahan, sesekali tersangkut pokok-pokok menjalar, hingga ada ketikanya kami terpaksa turun untuk menolak bot.


Agak mengecewakan apabila bot yang dah hampir sampai ke jambatan permatang badak tidak dapat meneruskan perjalanan, saya dimaklumkan kipasnya pecah, terkena jalan, tidak dapat dibayangkan betapa kecewanya saya, terbayang-bayang wajah yang saya kenali, sedang menunggu makanan daripada kami di Masjid Sg Isap Damai. Kami terpaksa bantu pihak bomba menolak bot untuk kembali semula ke Simpang Permatang Badak, tempat mula kami bergerak, hampir satu kilometer kami terpaksa menolak bot besi yang begitu besar, nak patah pinggang rasanya bila ada ketikanya terpaksa mengawal bot agar tidak hanyut bila bertembung dengan arus deras. Sabar dan terus sabar dan terus tolak, akhirnya sampai juga semula ke Jalan Besar, saya diminta agar memohon pertolongan dengan pihak bomba yang lain di Simpang Sungai Isap pula, terpaksa pulak punggah semula makanan dan barang-barang kedalam lori untuk dibawa ke Simpang Sungai Isap.


Pihak bomba bersetuju untuk menghantar dengan bot yang lebih kecil, ketika baru nak memulakan perjalanan, datang pulak sorang Ketua Pemuda Bahagian UMNO, saya lihat dia buat pengarahan pada pihak bomba, bomba pulak sepertinya bekerja untuk dia, saya bagitahu padanya supaya diberikan keutamaan pada saya untuk menghantar makanan ke Sungai Isap Damai, saya ceritakan padanya tentang keadaan mangsa disana yang dah tak makan nasi selama dua hari..”Ok lah YB , YB pergi hantar dahulu”, saya pun tak pasti apa akan berlaku jika saya tiada disitu, namun saya dah tak berdaya, cuma arahkan anak buah saya Ust Afif untuk mewakili saya, saya dimaklumkan oleh anak buah saya, bahawa nak sampai ke Masjid Sg Isap Damai pun pihak bomba singgah di tempat lain beberapa kali, hinggakan makan masa hampir sejam setengah untuk sampai ke Masjid Sg Isap Damai, dah lah tolak bot dan punggah semula barang tadi dah makan masa hampir dua jam, sangat menyakitkan hati. Bot bomba, tentera, pertahanan awam, polis berlambak-lambak dalam negeri Pahang, semuanya dibeli dengan cukai rakyat kenapa tak digunakan untuk membantu rakyat di Sg Isap, hinggakan sebiji bot bomba terpaksa buat berpuluh-puluh kerja?.


Begitu juga dengan bekalan makanan, mengapa masih tak mencukupi, apakah pihak tentera, polis atau mana-mana agensi yang memiliki kemudahan untuk memasak, tak boleh nak masak dan dihantarkan ke situ?, kenapa masih mengharapkan pihak JKKK untuk memasak di pusat penempatan dalam keadaan kelengkapan yang agak minima, dah la tu rumah JKKK pun tenggelam air juga, pastinya dia pun kelam kabut juga, pastu pulak sesetengah tu dok pelihara syaitan, hinggakan dalam keadaan begitu pun masih nak berdendam dengan orang PR hinggakan berlakunya sikap dikriminasi. Lebih kurang jam 12 malam, saya terima SMS “terima kasih ustaz, nasi dah sampai, inilah nasi yang pertama kami makan sejak semalam”, ngalir jugak air mata lelaki saya, bukannya apa, dok fikirkan kasihan kat anak-anak kecil, cuba kalau kena kat anak-anak kita sendiri, apa perasaan?, kalaulah sekiranya kelambatan dan kelemahan pengurusan banjir ini adalah berpunca dari sikap balas dendam kerajaan kepada PR, apa yang saya boleh katakan “memang mereka ni sepertinya takde hati perut lansung” …….


Pada pagi 4 Dis, saya pulang dari batu 3 dengan mengharung air ke Kampung Seri Damai, sebak dada melihat Masjid Al Fatah yang sebahagian besarnya ditenggelami air, lebih sebab disepanjang berjalan kaki melihat ribuan manusia berada dijalanan, ada yang menangis, ada yang kelihatan tenang, ada yang kelihatan tension, pelbagai wajah kelihatan. Saya sempat bertanya dengan beberapa orang “kenapa tidak berada di penempatan” ada yang menjawap “dari semalam tak dapat makan-makan lagi, sebab tu mereka keluar juga, moga-moga dapat cari kedai untuk membeli makanan”, tapi malangnya semua kedai tutup, kelihatan semuanya mundar mandir, ada juga yang memang dihantar ke situ kerana pusat penempatan penuh, menunggu arahan dari pihak bomba, kasihan sungguh …akhirnya saya sampai juga kerumah dengan menumpang sebuah motorsikal di Permatang Badak, tiada apa difikirkan kecuali saya mesti segera membantu.


Saya tidak memikirkan untuk melawat pusat penempatan, kalau saya pergi dengan tangan kosong hanya akan menambahkan kesedihan sahaja, apatah lagi banyak sms yang diterima, mereka mengadu kelaparan, tidur atas simen, anak-anak tiada pampers dan macam-macam. Bagi saya, saya mesti cuba selesaikan apa yang penting dahulu, mereka lapar, anak-anak kecil kelihatan menangis mungkin kelaparan, tak berguna kalau saya hanya sibuk berkeliaran di Pusat Penempatan untuk tunjuk muka, tetapi hanya sekadar jual muka semata-mata tapi tak dapat menolong, lebih baik saya berbuat sesuatu yang dapat ringankan beban mereka. Dua orang pembantu yang mengikuti saya kata “nanti apa kata orang, kalau ustaz tak pergi pusat penempatan” .. saya kata “takpe, kita buat yang penting dulu dan buat sesuatu kerana Allah swt, bukan manusia, yang penting ikhlaskan diri, nanti Allah swt sendiri akan bagitahu kepada mereka”. Kalau sekadar nak tunjuk muka, baik saya berdiri je kat tepi jalan, simpang masuk ke Sg Isap tu, tapi apa kerja pun tak jadi, dah la rakan-rakan jadi mangsa banjir, takkan saya yang mampu bergerak dan mengatur kerja, nak tercegat je, konon tunjuk muka .. rasanya kalau sekadar nak tunjuk muka je kat tepi jalan, sama je taraf saya dengan tiang letrik kat tepi jalan Sungai Isap tu, tercegat je, tapi takde faedah lansung.


Tanpa bertangguh sesampainya di rumah saya segera ke Pasar Ikan Jaya Gading, Alhamdulillah jalan kerumah saya telah boleh dilalui, agak menghairankan sebenarnya, sebab kebiasaannya air banjir di Kampung saya agak sukar untuk surut, tetapi kali ini, ianya surut dalam masa sehari, ini memudahkan saya untuk berulang alik kepasar. Saya kerahkan seluruh keluarga saya untuk turut membantu, juga Ustaz-ustaz kat Darul Fikri, kami memasak sebanyak yang boleh, selesai memasak kami hantarkan kepada penghuni jalan di Sungai Isap, sedihnya bila lihat mereka berebut-rebut, kemudian masak lagi, hantar lagi, masak lagi, hantar lagi, masak lagi tak henti-henti hingga malam, hantar sebanyak mungkin makanan yang boleh. Lauk tak kira dah, asalkan boleh alas perut. Bantuan masih belum datang, gunakan segala duit yang ada untuk beli barangan basah, panggilan talipon dari seluruh negara hampir menyebabkan saya tak boleh berbuat apa-apa, kerja nak jawap talipon je, tangan kanan pegang senduk, tangan kiri pegang talipon, tak jawap tak boleh, kerana itulah cara untuk saya dapatkan bantuan luar.


Saya mencuri ruang masa untuk menghubungi sahabat-sahabat seluruh negara untuk mendapatkan bantuan, disamping saya update perkembangan semasa dalam FB, Alhamdulillah bermula dari petang 5 Dis, bantuan mula datang dan mencurah-curah setiap hari, rombongan yang pertama datang menghantar bantuan ialah daripada Temerloh. Ma’had Tahfiz Darul Fikri menjadi sangat sibuk selepas itu dengan kehadiran ratusan petugas dan kenderaan keluar masuk untuk menghantar bantuan makanan dan sebagainya. Sms masih lagi bertalu dengan aduan dari pusat penempatan terutama di Sungai Isap, Tanah Putih dan SK Chun Ching, semua peti undi di tempat ini telah dimenangi oleh PAS pada PRU yang lalu. Terlalu banyak aduan atas sikap diskriminasi ketua kampung dan JKK yang mengetuai pusat penempatan, saya akan dedahkan pengakuan mangsa nanti. Begitu juga dengan jentera kerajaan yang terlalu maksima untuk membantu mangsa dalam banjir yang begini besar, apakah ini adalah balas dendam terhadap kawasan-kawasan yang dikuasai oleh PR ?…


Pada pagi 3 Dis, saya dah rakan-rakan Unit Amal Kuantan termasuk Ayah Ngah (Imam Masjid Al Fatah) memulakan kerja-kerja memasak, jentera PAS Tanjung Lumpur kebanyakkannya sudah tidak dapat bersama kerana rumah mereka telah dinaiki air terutama yang tinggal di Sungai Isap dan Tanah Putih, ada sebahagian dari mereka telah berpindah ke Pusat penempatan mangsa banjir, tak mungkin mereka dapat membantu saya, jalan untama ke Rumah saya pun dah dinaiki air ke paras pinggang, namun saya keluar juga mengharung air ke Masjid Al Fatah untuk bersama dengan Unit Amal memasak untuk mangsa banjir. Sewaktu kami mula memasak air diperkarangan Masjid Al Fatah hanya separas buku lali, air begitu cepat naik, hinggakan api dapur gas yang digunakan untuk memasak terpadam beberapa kali akibat dinaiki air, bila padam kami alas dengan batu, terpadam lagi, alas lagi, entah berapa kali terpadam dan kami alas lagi dengan batu sehinggalah siap membungkus lebih kurang pukul 3.30 petang, ketika itu air didalam Masjid Al Fatah telah pun hampir mencecah paras pinggang. Hari tu kali pertama saya solat zohor dalam air bersama Ust Yusof Embong (Tim Pesuruhjaya PAS Pahang)


Saya dan rakan-rakan menghantarnya ke penempatan Sekolah Sg Isap Taman Murni dengan menaiki bot, saya terus ke kantin sekolah, bertemu dengan Dato Tengku Zul (calon BN yang menentang saya waktu PRU 13 baru ni), kami berbual seketika, bertanya khabar dan perkembangan semasa berkaitan banjir, mungkin beliau adalah ketua operasi penempatan mangsa banjir, saya balik dan berjanji untuk membantu menghantar bantuan makanan ke Pusat tersebut. Selesai menghantar makanan, kelihatan air semakin naik dengan mendadak, hari semakin malam, kebetulannya pulak malam tersebut air pasang besar, saya minta Ust Saharudin menghantar saya balik, bimbang juga kat Isteri dan anak-anak yang masih kecil, namun jalan kerumah saya telah dipenuhi air hingga keparas dada dengan arus yang sangat deras, pihak bomba tidak membenarkan sesiapapun melalui jalan tersebut, memang begitulah keadaan di Kampung saya hampir setiap tahun. Talian talipon pulak agak terganggu, bila tanya isteri keadaan dirumah, entahlah dengar tak dengar, bunyi macam ok jer, saya pun berpatah balik, lupakan soal mereka.


Malam tu saya tinggal di Pondok Pemuda Al Kalthumiah, bt 3, panggilan talipon hampir tak henti-henti dari rakan-rakan jamaah, terutama dari Sungai Isap, ada yang terperangkap, ada yang minta tolong ambil mereka dan macam-macam lagi, untuk berjalan kaki ke Sungai Isap dah tak boleh, bot yang digunakan oleh Unit Amal terpaksa pergi membantu mangsa, bukannya sekejap, apatah lagi di tengah malam yang gelap diiringi pula oleh hujan lebat, jalan dah terputus, rakan-rakan dari Kempadang dan sebelah Tanjung Lumpur tidak dapat membantu kerana terputus hubungan, Tanjung Lumpur pula dinaiki air pasang, Sg Soi dan Kempadang pun dinaiki air juga, buntu juga saya dibuatnya untuk mendapatkan tenaga membantu saya. Semua jalan untuk ke Kuantan terputus, sedihnya bila baca sms rakan yang mengharapkan pertolongan, tiada apa yang boleh saya lakukan dalam keadaan begini kecuali perbanyakkan berdoa. Tamparan hebat bagi saya bila semua jentera PAS dan Unit Amal tidak dapat membantu saya kerana kesemua rumah mereka telah dinaiki air termasuk rumah Ust Saharudin (Pengarah Jab Amal Negeri), beliau juga berpindah, bawa lari isteri dan anak-anaknya, saya terputus hubungan dengannya selama dua hari disebabkan tiada line talipon, saya pun tak tahu beliau dimana, entahkan hidup atau mati.


Malam tu tak lena tidur, namun dek keletihan terlelap juga seketika di Pondok Pemuda, tapi tak boleh lama, baru nak terlelap, air naik membasah tubuh, lari pula ke tempat lain, pun serupa juga, akhirnya dah tak de tempat boleh tidur, tunggu je la sampai pagi sambil memikirkan apakah tindakan yang akan dibuat esok , saya menghubungi pihak bomba dan polis untuk bertanya tentang perkembangan semasa, namun takde jawapan lansung, kecewa juga saya dibuatnya. Saya mengharapkan dalam keadaan begini sepatutnya pihak keselamatan ‘all out’ untuk membantu rakyat, dengan segala kemudahan yang mereka ada hasil dari cukai rakyat, mereka boleh gunakan segala jenis kenderaan darat, air dan udara untuk membantu rakyat, bukannya selalu pun, apalah salahnya gunakan helikopter untuk selamatkan mangsa yang terperangkap dan mengapa dalam keadaan banjir yang begini besar, bot yang digunakan untuk membantu mangsa hanya boleh dibilang dengan jari sahaja, dah habis ke bot dalam negeri Pahang ni, saya sempat bertanya kepada anggota bomba dan pertahanan awam, kenapa hanya sebanyak ini sahaja bot yang digunakan?, jawapannya ‘tiada arahan menyeluruh’ , jika benar tiada arahan menyeluruh ertinya kerajaan tidak all out untuk membantu mangsa, kerajaan apakah ini ……..


Musim tengkujuh dah mula berlabuh, memang saya agak risau juga, takut-takut banjir besar akan berlaku, rupanya apa yang saya bimbangkan benar-benar terjadi. Saya dan Unit Amal Kuantan sememangnya dah menubuhkan jawatankuasa untuk persiapan menghadapi kemungkinan banjir, memang setiap tahun pun kami begitu semenjak tahun 2001 lagi, selepas banjir besar di Sungai Isap. Masa tu memang kelam kabut dibuatnya, kami tiada persediaan, sebab tak pernah berlaku dan lansung tak terduga ianya akan berlaku di Sungai Isap, saya memegang jawatan sebagai ketua Dewan Pemuda PAS Kaw Paya Besar, masa tu Sungai Isap berada di dalam DUN Penur yang dimenangi oleh PAS, banjir naik dengan mendadak, rumah saya di Kampung Seri Damai juga dinaiki air separas pinggang, namun bila dengar keadaan yang buruk di Sungai Isap, saya segera turun untuk membantu.


Air mula naik sebelah pagi, saya sampai di Taman Guru hampir waktu asar, orang dah ramai kat Masjid Al Hidayah Batu 5, semua mereka belum makan sejak pagi, saya dan beberapa orang rakan dok bincang macamana nak masak, maklum tiada persediaan, nak pergi beli makanan bukannya senang, dalam keadaan jalan dah dipenuhi air, kereta pulak jem dan banyak yang tersangkut tengah jalan, agak sukar nak pergi, nak jalan kaki, jauh la pulak, nak menghala ke Kuantan dah tak boleh, dalam keadaan begitu saya ternampak sebuah ambulan, saya menahannya dan minta tolong dengan pemandu ambulan supaya bawa saya ke pasaraya di Taman Tas untuk membeli bahan makanan, agak lucu juga, saya beli mee hon, dapur, gas, kuali dan bahan-bahan memasak dengan menaiki ambulan, masa balik dari pasaraya, pemandu memasang siren kecemasan agar kami cepat sampai, kami memasak di Markas Taman Guru, walaupun air dah naik tapi kami tetap juga goreng mee hon “mee bodo” je, kasihan kat orang, terutama kanak-kanak yang dah lapar.


Keadaan yang hampir sama juga berlaku pada banjir 2013 baru-baru ni, apa yang berlaku diluar jangkaan, saya tak menduga banjir kali ini begitu besar dan cepat, dah la tu, meliputi pulak seluruh Kuantan, hingga melibatkan hampir semua rumah anggota Unit Amal dan jentera PAS Kuantan. Pada 2 Dis baru ni, saya sepatutnya berkuliah di Jerantut, saya bertolak ke Jerantut lebih kurang jam 5.30 petang, ketika itu hujan lebat, hati sentiasa berdebar-debar takut berlaku banjir, ketika saya sampai di Gambang, melihat hujan begitu lebat dan tidak henti-henti saya mengambil keputusan untuk berpatah balik. Saya pulang kerumah untuk solat maghrib dan menukar pakaian, terus ke Sg Isap dan memang betul, apa yang saya resah kan betul-betul terjadi, air dah mula melimpah masuk kedalam rumah terutama di Sg Isap Damai, malam tersebut saya dan rakan-rakan sempat untuk membantu 2 keluarga di Sg Isap Damai untuk berpindah.


Setelah itu saya ke Tanah Putih untuk meninjau keadaan disana, Alhamdulillah sahabat-sahabat pemuda dan Unit Amal bertindak pantas untuk mengawasi jalanraya agar kenderaan melalui jalan alternatif kerana jalan di Tanah Putih sebelum jambatan Sungai Kuantan telah dipenuhi air dan tidak selamat untuk dilalui, saya turut sama membantu sehingga tengah malam, saya , Ust Sahrudin (pengarah Jab Amal Negeri Pahang) dan anggota Unit Amal Kuantan berkumpul pula di Masjid Al Fatah untuk perbincangan persiapan seterusnya sehingga lah kami segera ke Kg Kurnia kerana telah dimaklumkan air naik dengan mendadak disana, kami sempat membantu memindahkan sebuah keluarga ke PASTI Al Fatah .. hampir pagi barulah kami pulang kerumah masing-masing. Pada esoknya 3 Dis seawal pagi kami telah berkumpul di Masjid Al Fatah untuk memulakan kerja-kerja memasak setelah dimaklumkan telah ramai mangsa yang berpindah ke penempatan mangsa banjir, tiada lain yang difikirkan kecuali kebimbangan apa yang berlaku pada tahun 2001 itu berulang, takut mangsa kelaparan, kalau masa tu mungkin saya tidak dipersalahkan, cuma mungkin rasa bersalah kalau tak membantu, tetapi 2013 saya bukan lagi ketua pemuda tapi saya adalah YDP PAS Kuantan yang juga sebagai ADUN, saya mesti berusaha sedaya upaya untuk membantu rakyat dan pengundi saya.


Masa yang berbaki beberapa jam untuk menunggu pagi 3 Dis lansung tidak melelapkan mata, kalau dulu, waktu muda-muda, masa sedang segak, banjir adalah kegembiraan bagi saya, maklum takde tanggung jawap, apa yang saya fikirkan ialah mengatur strategi untuk menahan pukat, memasang ‘taut’, meredah hutan memburu ikan baung dan tapah kat dalam hutan belakang rumah saya. Bila musim banjir memang lumayan, seronok dapat ikan sungai, besar-besar pulak tu, orang kena banjir, itu dia punya pasal, saya tak fikir pun pasal orang, maklum ‘tengah tolol’. Bila ingat-ingat ‘bodohnya aku’, serupa je macam memerang yang dok cari ikan sampai lupa kesusahan orang lain, sedangkan kalau saya susah bukan ikan-ikan tu yang menolong saya, malahan manusialah yang akan menolong saya, doa dan solatkan jenazah saya bila saya mati, cari ikan tak salah, tapi kalau sampai tak tolong orang dalam kesusahan rasanya susah sikit nak menjawap di hadapan Allah swt bila mati nanti, apatah lagi kalau dah jadi wakil rakyat, terpaksalah lupakan semua kesukaan saya, sebab PAS Tanjung Lumpur menang bukan dengan sebab undi dari ikan tapi rakyat.


Ustaz Rosli ialah Adun Tanjung Lumpur, Kuantan.


Article source: http://www.merdeka.com/dunia/kian-sukses-jadi-musisi-setelah-masuk-islam.html


Tanjung yang berlumpur

Wednesday, April 10, 2013

Janet Jackson Tinggalkan Karir Demi Masuk Islam?

Kapanlagi.com – Sebuah keputusan kontroversial sepertinya telah diambil oleh Janet Jackson. Sepertinya dilaporkan oleh Digital Spy, dia telah meninggalkan karir di dunia hiburan dan resmi masuk Islam.



Salah satu sumber mengungkapkan bahwa keputusan ini muncul setelah Janet menikah dengan Wissam Al Mana. Musisi sekaligus aktris tersebut memutuskan untuk mengikuti keyakinan sang suami.




Wissam Al Mana - Janet Jackson @ digitalspy.co.ukWissam Al Mana – Janet Jackson @ digitalspy.co.uk



“Dia sudah pergi. Dia sudah menikah dengan miliarder. Mereka punya rumah di tiga negara. Dia menghabiskan waktu di Timur Tengah. Dia sudah jadi Muslim,” ungkap salah satu sumber pada Showbizz 411.




Pernikahan Janet dengan Wissam Al Mana sendiri memang dilakukan secara rahasia. Setelah beberapa lama, baru Februari lalu pasangan ini mengakui status hubungan mereka sebagai suami istri.




Dunia Islam memang bukan hal baru di kalangan keluarga Jackson. Sebelum meninggal, kakak Janet, Michael Jackson juga dikabarkan telah memeluk Islam.





Penampilan Artis Hollywood Jika Mereka TAK Terkenal, Masih Keren?
Ciuman Kate Moss – Sharon Stone Dijual Rp 521 Juta
Gaya Kate Middleton vs Kim Kardashian Kala Hamil, Keren Mana?
Obsesi Jadi Playboy, Harry Styles Rela ‘Pensiun’ Sepak Bola
Pierce Brosnan – Simon Cowell Ternyata Saudara Kembar?
Pangeran Harry Pacaran Dengan Pegawai Supermarket?
Awas! Artis Ini Suka Menyebar Foto ‘Bagian Terlarang’
Yuk Intip Kemesraan Marc Jacobs Dengan Pacar Prianya!
Michael Jackson Sempat Ramalkan Kematiannya Sendiri


  (mnc/ris)


Article source: http://www.hidayatullah.com/read/24751/12/09/2012/sekjen-miumi,-bahtiar-nasir-akan-


Janet Jackson Tinggalkan Karir Demi Masuk Islam?

Thursday, December 8, 2016

Foto Pacar Mualaf Lucky Perdana Beredar, Netter Malah Ramai Bergunjing Soal Ini | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Penasaran kira-kira apa yang ramai dibicarakan oleh netter usai melihat foto mesra Lucky dan sang kekasih?

image

WowKeren.com - Pesinetron Lucky Perdana belum lama ini mengaku sedang menjalin asmara dengan seorang gadis bernama Veronica. Vero sendiri bukan berasal dari kalangan artis dan merupakan seorang mualaf.

Namun sayangnya, Lucky sendiri masih enggan memperkenalkan sang kekasih langsung di hadapan publik. Akan tetapi baru-baru ini, sejumlah foto mesra Lucky dengan Vero justru beredar lewat akun gosip @lambe_turah.

Dalam foto-toto tersebut Lucky terlihat berpose bersama Vero yang terlihat cantik dengan rambut panjangnya. Namun menurut netter, Vero sepertinya terlihat lebih tua dari bintang sinetron "Naila" itu.

image

Sementara itu, daripada membahas tentang masalah Vero, netter justru merasa heran jika Lucky punya kekasih. Pasalnya beberapa netter menganggap artis 30 tahun ini sebagai penyuka sesama jenis.

"Wahh luki perdana pencitraan nih kayaknya, spy dikira cowo normal, padahal kmrn baru putus dari tata liem,, hug..hug..hug," komentar netter. "Lucky perdana bukannya gay?" tambah yang lain. "Si babang dulu ngaku gay kan ya?" sahut lainnya. (wk/kr)

loading...

loading...

Berita Lucky Perdana terkait :
• Sukses Jadikan Pacar Mualaf, Lucky Perdana Malah Dimusuhi Keluarga Sang Kekasih?
• Ikuti Jejak Putra Ustaz Arifin Ilham, Calon Istri Lucky Perdana Mualaf
• Bukan dengan Masayu Clara, Lucky Perdana Bakal Nikahi Pengusaha
• Lihat berita terbaru Lucky Perdana ...

Koleksi foto Lucky Perdana terkini (1 foto):
Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016>
"

| Foto | Pacar | Mualaf | Lucky | Perdana | Beredar, | Netter | Malah | Ramai | Bergunjing | Soal | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Penasaran | kira | yang | ramai | dibicar | oleh | netter | usai | melihat | foto | mesra | sang | kekasih | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Pesinetron | Perdana< | lama | mengaku | menjalin | asmara | dengan | seorang | gadis | bernama | Veronica | Vero | sendiri | bukan | berasal | kalangan | artis | merup | mualaf | p>Namun | sayangnya | masih | enggan | memperkenalkan | langsung | hadapan | publik | Akan | baru | sejumlah | justru | beredar | lewat | akun | gosip | @lambe_turah< | p>Dalam | toto | tersebut | terlihat | berpose | bersama | cantik | rambut | panjangnya | Namun | menurut | sepertinya | lebih | bintang | sinetron | Naila | p>Sementara | pada | membahas | tentang | masalah | merasa | heran | jika | punya | Pasalnya | beberapa | menganggap | tahun | sebagai | penyuka | sesama | jenis | p>Wahh | luki | perdana | pencitraan | kayaknya | dikira | cowo | normal | padahal | kmrn | putus | tata | liem | komentar | bukannya | tambah | lain | babang | dulu | ngaku | sahut | lainnya | kr)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Sukses | Jadikan | Dimusuhi | Keluarga | Sang | Kekasih | a>• | Ikuti | Jejak | Putra | Ustaz | Arifin | Ilham | Calon | Istri | Mualaf< | Bukan | Masayu | Clara | Bakal | Nikahi | Pengusaha< | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> < | div> |

Thank Very Very Much for Reading this Blog

Friday, December 9, 2016

Foto Pacar Mualaf Lucky Perdana Beredar, Netter Malah Ramai Bergunjing Soal Ini | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Penasaran kira-kira apa yang ramai dibicarakan oleh netter usai melihat foto mesra Lucky dan sang kekasih?

image

WowKeren.com - Pesinetron Lucky Perdana belum lama ini mengaku sedang menjalin asmara dengan seorang gadis bernama Veronica. Vero sendiri bukan berasal dari kalangan artis dan merupakan seorang mualaf.

Namun sayangnya, Lucky sendiri masih enggan memperkenalkan sang kekasih langsung di hadapan publik. Akan tetapi baru-baru ini, sejumlah foto mesra Lucky dengan Vero justru beredar lewat akun gosip @lambe_turah.

Dalam foto-toto tersebut Lucky terlihat berpose bersama Vero yang terlihat cantik dengan rambut panjangnya. Namun menurut netter, Vero sepertinya terlihat lebih tua dari bintang sinetron "Naila" itu.

image

Sementara itu, daripada membahas tentang masalah Vero, netter justru merasa heran jika Lucky punya kekasih. Pasalnya beberapa netter menganggap artis 30 tahun ini sebagai penyuka sesama jenis.

"Wahh luki perdana pencitraan nih kayaknya, spy dikira cowo normal, padahal kmrn baru putus dari tata liem,, hug..hug..hug," komentar netter. "Lucky perdana bukannya gay?" tambah yang lain. "Si babang dulu ngaku gay kan ya?" sahut lainnya. (wk/kr)

loading...

loading...

Berita Lucky Perdana terkait :
• Sukses Jadikan Pacar Mualaf, Lucky Perdana Malah Dimusuhi Keluarga Sang Kekasih?
• Ikuti Jejak Putra Ustaz Arifin Ilham, Calon Istri Lucky Perdana Mualaf
• Bukan dengan Masayu Clara, Lucky Perdana Bakal Nikahi Pengusaha
• Lihat berita terbaru Lucky Perdana ...

Koleksi foto Lucky Perdana terkini (1 foto):
Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016>
"

| Foto | Pacar | Mualaf | Lucky | Perdana | Beredar, | Netter | Malah | Ramai | Bergunjing | Soal | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Penasaran | kira | yang | ramai | dibicar | oleh | netter | usai | melihat | foto | mesra | sang | kekasih | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Pesinetron | Perdana< | lama | mengaku | menjalin | asmara | dengan | seorang | gadis | bernama | Veronica | Vero | sendiri | bukan | berasal | kalangan | artis | merup | mualaf | p>Namun | sayangnya | masih | enggan | memperkenalkan | langsung | hadapan | publik | Akan | baru | sejumlah | justru | beredar | lewat | akun | gosip | @lambe_turah< | p>Dalam | toto | tersebut | terlihat | berpose | bersama | cantik | rambut | panjangnya | Namun | menurut | sepertinya | lebih | bintang | sinetron | Naila | p>Sementara | pada | membahas | tentang | masalah | merasa | heran | jika | punya | Pasalnya | beberapa | menganggap | tahun | sebagai | penyuka | sesama | jenis | p>Wahh | luki | perdana | pencitraan | kayaknya | dikira | cowo | normal | padahal | kmrn | putus | tata | liem | komentar | bukannya | tambah | lain | babang | dulu | ngaku | sahut | lainnya | kr)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Sukses | Jadikan | Dimusuhi | Keluarga | Sang | Kekasih | a>• | Ikuti | Jejak | Putra | Ustaz | Arifin | Ilham | Calon | Istri | Mualaf< | Bukan | Masayu | Clara | Bakal | Nikahi | Pengusaha< | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> < | div> |

Thank Very Very Much for Visiting this Article

Friday, May 10, 2013

Masuk Islam, Kekasih Bule Nikita Willy &#38; Uli Auliani Kompak Disunat - detikHot

Jakarta – Artis Nikita Willy dan Uli Auliani juga tak ketinggalan tren memacari pria asing. Nikita Willy diketahui memacari Diego Michiels yang asal Belanda. Namun Diego diketahui mempunyai darah Indonesia yang membuatnya bisa membela Timnas Tanah Air.

Sedangkan Uli Auliani juga memacari pria asal Amerika Serikat, Reid Spancer Garret. Nah, ada banyak persamaan antara kekasih Nikita dan Uli tersebut.


Setelah memacari artis-artis itu, Reid dan Diego resmi masuk Islam atau menjadi mualaf. Tak lama kemudian mereka pun menjalani proses sunat.


Reid menjalani prosesi khitanan lebih dulu daripada Diego. Menurut Uli, sang kekasih menjalani khitanan pada awal Agustus 2012 lalu.


Sepertinya Reid memang serius menjalin cinta dengan Uli. Proses sunat itu pun diakui Uli sebagai tanda keseriusan sebelum naik pelaminan.


Sedang kekasih Nikita baru-baru ini juga menjalani proses sunat. Setelah menjadi mualaf pada Februari lalu, Diego yang berganti nama menjadi Diego Muhammad itu disunat pada awal Maret 2013.


Sepertinya mereka memang sudah berniat serius untuk naik pelaminan ya!




(kmb/mmu)


<!–HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. –>


Article source: http://edukasi.kompas.com/read/2013/04/02/15350382/FE.UI.Buka.Prodi.Ilmu.Ekonomi.Islam?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp


Masuk Islam, Kekasih Bule Nikita Willy & Uli Auliani Kompak Disunat - detikHot

Friday, January 25, 2013

Rahmat Rampok Bank Saat Khutbah Jumat

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA–Kumandang azan zuhur baru saja berkumandang di kompleks Yayasan Pendidikan Panglima Besar Soedirman, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (25/1/2013) siang sekira pukul 12.00 WIB.

Ratusan pria sekitar kompleks berbondong-bondong mendatangi masjid yang berada di lingkup yayasan tersebut untuk menunaikan ibadah salat Jumat , termasuk para anggota satuan pengamanan (Satpam) Kantor Kas Pembantu Cabang Bank Muamalat.

Situasi di sekitar menjadi sepi dan hanya menyisakan empat orang karyawan perempuan di dalam kantor.

Saat orang tengah khusyuk mengikuti khutbah yang menjadi rukun salat, seorang pria paruh baya berseragam ungu khas Bank Muamalat terlihat mendatangi kantor bank.

Tak ada gelagat mencurigakan dari perilaku yang ditunjukkan pria tersebut. Pun siapa nyana, pria yang belakangan diketahui bernama Rahmat itu tengah melancarkan aksi perampokan yang sudah ia rancang selama satu bulan.

Perampokan ia lakukan tanpa bantuan siapapun. Malah ia hanya bermodalkan sebilah pisau dapur yang telah berkarat untuk merampok. Seragam yang ia kenakan memang seragam Bank Muamalat.

Maklum saja, Rahmat rupanya mantan karyawan bank yang mengklaim mengusung syariat Islam dalam menjalankan kegiatannya tersebut.

Sofyan (35) seorang saksi mata menuturkan, Rahmat datang menumpangi motor Honda Revo bernomor polisi B 6640 RPN yag dikendarai sendiri. Situasi di kantor bank yang berlokasi di dalam kompleks pendidikan sekolah Islam tersebut memang sedang sepi karena bertepatan dengan pelaksanaan salat Jumat.

“Salat Jumat tengah (rukun) kutbah. Pelaku sepertinya tahu kondisi bank. Apalagi dia datang pakai seragam, jadi tak ada yang curiga,” ujar Sofyan yang ditemui Tribun Jakarta di sekitar lokasi, Jumat (25/1/2013).

Adapun, Kapolsek Pasar Rebo Kompol Sutardi menuturkan Rahmat berpura-pura masih menjadi karyawan bank. Sutardi menjelaskan, saat masuk kedalam bank Rahmat mengaku santai dan tidak grogi. Rahmat menggunakan papan nama palsu bertuliskan Bank Muamalat.

Di dalam kantor ia berdalih hendak mengantarkan surat. Nyatanya, amplop yang dibawa rahmat tak berisi apa-apa. Empat karyawati yang saat itu ada di dalam, Risma Amelia (34) dan Lisa (23) yang bertugas sebagai teller serta Lisa (23) selaku costumer service dan Rohani (34) petugas kebersihan pun terkelabuhi.

“Di bawah ancaman senjata tajam ketiga korban langsung diikat dengan sumbu kompor dan rafia. Selain itu mata ketiganya juga ditutup dengan menggunakan lakban warna hitam. Saat ketiga korban diikat, tiba-tiba Rohani, masuk diapun juga langsung ditodong dan diikat dengan sumbu kompor,” jelas Sutardi.

Usai melumpuhkan para korban, pelaku memaksa para karyawati itu untuk berbalik badan ke arah tembok. Rahmat juga memaksa para karyawati untuk menunjukan tempat menyimpan uang. Di laci teller, uang senilai Rp 55.390.000 ia gondol.

“Ditunjukan uang yang ada dalam laci teller. Lalu dimasukan kedalam dua kantong celanannya. Ia pun melarikan diri menggunakan sepeda motor ke pintu utara sekolah yang masih ditutup pagarnya,” jelas Sutardi.

Beruntung, ikatan Rohani -yang tengah hamil 7 bulan, tak begitu erat. Ia berhasil membebaskan diri dari simpul tali sumbu kompor lalu berteriak minta tolong.

Seorang Satpam sekolah bernama Gunardi yang kebutulan tak mengikuti salat Jumat serta seorang anggota TNI Angkatan Darat yang sedang menjemput anaknya berusaha menghalangi Rahmat yang menggeber motornya untuk melarikan diri. Keduanya pun mengejar Rahmat.

Pengejaran berakhir setelah motor yang dikendarai Rahmat terjatuh. Lokasi jatuh tak jauh dari kantor bank. Rahmat memang tak bisa kemana-mana. Sepertinya, Rahmat kurang teliti soal detail pelarian diri usai beraksi. Pagar mengelilingi kantor bank itu, pintu pagar pun masih tertutup.

“Dikejar naik motor, terus jatuh dari motor. Kebetulan semua pagar ditutup. Mungkin dia bingung mau kemana,” kata saksi mata, Sofyan yang ada di lokasi saat kejadian. Rahmat pun dibekuk dan diserahkan ke polisi.

Article source: http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/ulasan/60929-%E2%80%9Cseparuh-aku%E2%80%9D-break-seminggu,-%E2%80%9Ctukang-bubur-naik-haji%E2%80%9D-tayang-3,5-jam,-bagaimana-performanya.html


Rahmat Rampok Bank Saat Khutbah Jumat

Thursday, December 8, 2016

Foto Pacar Mualaf Lucky Perdana Beredar, Netter Malah Ramai Bergunjing Soal Ini | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Penasaran kira-kira apa yang ramai dibicarakan oleh netter usai melihat foto mesra Lucky dan sang kekasih?

image

WowKeren.com - Pesinetron Lucky Perdana belum lama ini mengaku sedang menjalin asmara dengan seorang gadis bernama Veronica. Vero sendiri bukan berasal dari kalangan artis dan merupakan seorang mualaf.

Namun sayangnya, Lucky sendiri masih enggan memperkenalkan sang kekasih langsung di hadapan publik. Akan tetapi baru-baru ini, sejumlah foto mesra Lucky dengan Vero justru beredar lewat akun gosip @lambe_turah.

Dalam foto-toto tersebut Lucky terlihat berpose bersama Vero yang terlihat cantik dengan rambut panjangnya. Namun menurut netter, Vero sepertinya terlihat lebih tua dari bintang sinetron "Naila" itu.

image

Sementara itu, daripada membahas tentang masalah Vero, netter justru merasa heran jika Lucky punya kekasih. Pasalnya beberapa netter menganggap artis 30 tahun ini sebagai penyuka sesama jenis.

"Wahh luki perdana pencitraan nih kayaknya, spy dikira cowo normal, padahal kmrn baru putus dari tata liem,, hug..hug..hug," komentar netter. "Lucky perdana bukannya gay?" tambah yang lain. "Si babang dulu ngaku gay kan ya?" sahut lainnya. (wk/kr)

loading...

loading...

Berita Lucky Perdana terkait :
• Sukses Jadikan Pacar Mualaf, Lucky Perdana Malah Dimusuhi Keluarga Sang Kekasih?
• Ikuti Jejak Putra Ustaz Arifin Ilham, Calon Istri Lucky Perdana Mualaf
• Bukan dengan Masayu Clara, Lucky Perdana Bakal Nikahi Pengusaha
• Lihat berita terbaru Lucky Perdana ...

Koleksi foto Lucky Perdana terkini (1 foto):
Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016>
"

| Foto | Pacar | Mualaf | Lucky | Perdana | Beredar, | Netter | Malah | Ramai | Bergunjing | Soal | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Penasaran | kira | yang | ramai | dibicar | oleh | netter | usai | melihat | foto | mesra | sang | kekasih | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Pesinetron | Perdana< | lama | mengaku | menjalin | asmara | dengan | seorang | gadis | bernama | Veronica | Vero | sendiri | bukan | berasal | kalangan | artis | merup | mualaf | p>Namun | sayangnya | masih | enggan | memperkenalkan | langsung | hadapan | publik | Akan | baru | sejumlah | justru | beredar | lewat | akun | gosip | @lambe_turah< | p>Dalam | toto | tersebut | terlihat | berpose | bersama | cantik | rambut | panjangnya | Namun | menurut | sepertinya | lebih | bintang | sinetron | Naila | p>Sementara | pada | membahas | tentang | masalah | merasa | heran | jika | punya | Pasalnya | beberapa | menganggap | tahun | sebagai | penyuka | sesama | jenis | p>Wahh | luki | perdana | pencitraan | kayaknya | dikira | cowo | normal | padahal | kmrn | putus | tata | liem | komentar | bukannya | tambah | lain | babang | dulu | ngaku | sahut | lainnya | kr)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Sukses | Jadikan | Dimusuhi | Keluarga | Sang | Kekasih | a>• | Ikuti | Jejak | Putra | Ustaz | Arifin | Ilham | Calon | Istri | Mualaf< | Bukan | Masayu | Clara | Bakal | Nikahi | Pengusaha< | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> < | div> |

Thank Very Very Much for Reading this Blog

Friday, December 9, 2016

Foto Pacar Mualaf Lucky Perdana Beredar, Netter Malah Ramai Bergunjing Soal Ini | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Penasaran kira-kira apa yang ramai dibicarakan oleh netter usai melihat foto mesra Lucky dan sang kekasih?

image

WowKeren.com - Pesinetron Lucky Perdana belum lama ini mengaku sedang menjalin asmara dengan seorang gadis bernama Veronica. Vero sendiri bukan berasal dari kalangan artis dan merupakan seorang mualaf.

Namun sayangnya, Lucky sendiri masih enggan memperkenalkan sang kekasih langsung di hadapan publik. Akan tetapi baru-baru ini, sejumlah foto mesra Lucky dengan Vero justru beredar lewat akun gosip @lambe_turah.

Dalam foto-toto tersebut Lucky terlihat berpose bersama Vero yang terlihat cantik dengan rambut panjangnya. Namun menurut netter, Vero sepertinya terlihat lebih tua dari bintang sinetron "Naila" itu.

image

Sementara itu, daripada membahas tentang masalah Vero, netter justru merasa heran jika Lucky punya kekasih. Pasalnya beberapa netter menganggap artis 30 tahun ini sebagai penyuka sesama jenis.

"Wahh luki perdana pencitraan nih kayaknya, spy dikira cowo normal, padahal kmrn baru putus dari tata liem,, hug..hug..hug," komentar netter. "Lucky perdana bukannya gay?" tambah yang lain. "Si babang dulu ngaku gay kan ya?" sahut lainnya. (wk/kr)

loading...

loading...

Berita Lucky Perdana terkait :
• Sukses Jadikan Pacar Mualaf, Lucky Perdana Malah Dimusuhi Keluarga Sang Kekasih?
• Ikuti Jejak Putra Ustaz Arifin Ilham, Calon Istri Lucky Perdana Mualaf
• Bukan dengan Masayu Clara, Lucky Perdana Bakal Nikahi Pengusaha
• Lihat berita terbaru Lucky Perdana ...

Koleksi foto Lucky Perdana terkini (1 foto):
Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016Christ Laurent, Ochi Rosdiana, Rosiana Dewi dan Lucky Perdana di SCTV Music Awards 2016>
"

| Foto | Pacar | Mualaf | Lucky | Perdana | Beredar, | Netter | Malah | Ramai | Bergunjing | Soal | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Penasaran | kira | yang | ramai | dibicar | oleh | netter | usai | melihat | foto | mesra | sang | kekasih | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Pesinetron | Perdana< | lama | mengaku | menjalin | asmara | dengan | seorang | gadis | bernama | Veronica | Vero | sendiri | bukan | berasal | kalangan | artis | merup | mualaf | p>Namun | sayangnya | masih | enggan | memperkenalkan | langsung | hadapan | publik | Akan | baru | sejumlah | justru | beredar | lewat | akun | gosip | @lambe_turah< | p>Dalam | toto | tersebut | terlihat | berpose | bersama | cantik | rambut | panjangnya | Namun | menurut | sepertinya | lebih | bintang | sinetron | Naila | p>Sementara | pada | membahas | tentang | masalah | merasa | heran | jika | punya | Pasalnya | beberapa | menganggap | tahun | sebagai | penyuka | sesama | jenis | p>Wahh | luki | perdana | pencitraan | kayaknya | dikira | cowo | normal | padahal | kmrn | putus | tata | liem | komentar | bukannya | tambah | lain | babang | dulu | ngaku | sahut | lainnya | kr)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Sukses | Jadikan | Dimusuhi | Keluarga | Sang | Kekasih | a>• | Ikuti | Jejak | Putra | Ustaz | Arifin | Ilham | Calon | Istri | Mualaf< | Bukan | Masayu | Clara | Bakal | Nikahi | Pengusaha< | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> < | div> |

Thank Very Very Much for Visit this Article

Thursday, January 30, 2014

Rhonda Refaat Terinspirasi dari Sebuah Lagu

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh; Rosida Budi Suryaningsih


Suami tidak pernah memaksanya untuk segera masuk Islam.


Banyak orang menganggap masuknya Rhonda Refaat menjadi bagian dari Muslim karena dipaksa suaminya. Padahal, jauh sebelum ia bertemu dengan suaminya, Rhonda sudah mulai tertarik dengan Islam.


Ia banyak berkutat dengan dunia maya. Rasa penasarannya pada Islam membawanya pada sebuah chat room di Yahoo yang berisikan orang-orang Muslim.


“Saya ingin tahu tentang agama ini dan ingin belajar lebih banyak tentangnya,” katanya, seperti dilansir dari ifoundislam, beberapa waktu lalu.


Tak cukup hanya dari dunia maya saja. Ia juga banyak membaca buku di perpustakaan dan membeli buku-buku yang bisa menjelaskan Islam dengan sangat baik.


Ia lahir dan dibesarkan secara Kristen. Ia juga rajin pergi ke gereja dan membaca Alkitab. Sebenarnya, ada satu pertanyaan yang selalu mengusiknya sejak ia kecil, yaitu tentang status Yesus.


“Saya dulu bertanya kepada ibu saya, mengapa Yesus dianggap sebagai anak Tuhan dan mengapa Tuhan membutuhkan seorang anak?” tanyanya. Namun, pertanyaan itu tak bisa ditemukan jawabannya hingga ia dewasa.


Akan tetapi, Islam mampu menjawab pertanyaan yang membuatnya penasaran setelah bertahun-tahun lamanya.


Setelah banyak membaca buku Islam dan puas akan jawaban yang diberikan oleh sudut pandang Islam, ia semakin yakin pada agama Allah ini. Namun, ia belum berani untuk berpindah agama.


Ia tetap mempertahankan agamanya, bahkan ketika ia menikahi pria Muslim. Ia menikah di Mesir pada Agustus 2006.


Rhonda bersyukur suaminya tak pernah memaksakan kehendak agar ia berpindah agama. Islam memang tak pernah melakukan metode paksaan untuk menggaet umat.


Namun secara halus, suaminya menghujaninya dengan lagu-lagu Islami sepanjang waktu. Setelah menikah, ia kembali ke Amerika Serikat dan selalu dikirimi lagu-lagu Islami.


“Suami saya tahu, saya menyukai musik. Untuk itu, ia tak pernah memaksa saya pindah agama namun memberikan sentuhan halus secara tidak langsung agar saya jatuh cinta dengan Islam,” ujarnya menjelaskan.


Pertama kali ia dikirimi lagu-lagu yang dibawakan Sami Yusuf. Ia kemudian mengoleksi semua album dan selalu memperhatikan makna dari lirik-lirik dari lagunya.


Salah satu lagu favoritnya berjudul Al Mualim, yang menceritakan Muhammad adalah seorang nabi, utusan Allah untuk membawa manusia ke jalan kebenaran. “Aku mulai percaya pada hal ini,” katanya.


Musisi Islam lain yang menarik perhatiannya adalah seorang penyanyi bersuara merdu, Zain Bikha. Lagu-lagu berikut musiknya yang sangat pas, menyentuh hati terdalamnya. Dalam lagu I am a Moslem, lirik lagunya benar-benar merasuk ke benaknya.


Kira-kira liriknya seperti ini, “Ketika aku lahir, kata-kata pertama yang aku dengar adalah kata-kata Allah yang dibisikkan lewat telingaku dan sejak itu aku telah merasakan kekuasaan Allah dalam jiwaku, mengisi kehidupanku. Aku seorang Muslim, Islam ada dalam diriku, Allah Tuhanku, Alquran firman-Nya, Muhammad nabiku, dan kuberikan pujian kepadanya sepanjang waktu. Saya seorang Muslim selamanya.”


Mendengar lirik tersebut, Rhonda pun menitikkan air mata. Ia merasa pastilah sangat beruntung para perempuan yang lahir sebagai Muslim dan hidupnya menjadi tenang, tidak sepertinya.


Banyak memahami makna dari lirik lagu Islami ini, akhirnya membuat Rhonda semakin mantap untuk masuk Islam. Hal ini kemudian diutarakan kepada suaminya saat ia mengunjungi Mesir pada Juli 2007.


Meski suaminya sangat senang dengan hal ini, ia ingin memastikan Rhonda benar-benar yakin dengan keputusannya.


Ia kemudian memberikan waktu selama satu bulan untuk mempertimbangkan masalah tersebut dan benar-benar yakin pada langkah yang akan diambil nantinya.


“Suami saya sangat bijaksana sekali. Dalam waktu satu bulan selama saya di Mesir ini, saya terus berdoa menggunakan bahasa Inggris dan mulai belajar bahasa Arab, juga belajar gerakan shalat dan surat-surat pendek dalam bacaan Alquran, terutama surat al-Fatihah,” ujarnya.


Pada 14 Agustus 2007, suami Rhonda membawanya ke Al Azhar, kemudian membantunya untuk bertemu imam di sana dan mengucapkan syahadat secara resmi.


Rhonda akhirnya masuk Islam dengan senyum puas mengembang setelahnya. “Saya sangat bangga mengucapkan ‘saya seorang Muslimah’ pada dunia,” katanya.


Meski syahadat telah diucapkan, ia belum berani untuk mengenakan jilbab. Lagi-lagi suaminya pun tak memaksanya untuk harus menggunakan jilbab.


“Suami saya berkata, memakai jilbab itu adalah sebuah pilihan bagi saya, tentang hubungan saya dengan Allah. Ia tak mau jika saya mengenakan jilbab hanya demi dirinya,” ujar Rhonda menjelaskan.


Lama kelamaan Rhonda pun tahu hukum memakai jilbab bagi seorang Muslimah. Sama halnya dengan keputusannya masuk Islam, keputusannya untuk mengenakan jilbab dan busana Muslim datang dari hatinya sendiri, tanpa paksaan dari siapa pun.


Article source: http://www.wartanews.com/timur-tengah/827c3d75-3a1d-4447-90a1-78334a73766f/bassem-yousef-nampak-cantik-harus-memakai-jilbab-seperti-wanita


Rhonda Refaat Terinspirasi dari Sebuah Lagu

Friday, March 22, 2013

Setara: Masalah Izin Hanya Alasan dalam Perobohan Gereja

— Wakil direktur lembaga demokrasi dan perdamaian Setara Institute for Peace and Democracy, Bonar Tigor Naipospos, mengatakan masalah izin mendirikan bangunan menjadi alasan dalam perobohan gereja di Bekasi.

“Masalahnya adalah pemerintah tidak memperlihatkan kemauan politik untuk menghentikan kasus intoleransi di negara ini. Pemerintah tidak menuntut hukum untuk ditegakkan dan pelakunya dihukum,” ujarnya pada kantor AFP, Kamis (21/3).

Pemerintah daerah Bekasi merobohkan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Taman Sari, Kamis, di depan jemaatnya yang menangis menyusul gangguan dari kelompok Muslim terhadap para pekerja bangunan dan menyebut umat Kristen itu “kafir.”

Puluhan orang dari 100 anggota jemaat menangis saat gereja dirubuhkan, dan mereka menyebut pemerintah “mengkriminalisasi agama kami”.

“Hati saya sakit dan saya merasa hampa melihat gereja saya roboh. Saya telah datang ke gereja ini selama 11 tahun,” ujar Megarenta Sihite, 46, sambil berpelukan dengan umat yang lain. 

“Gereja kami boleh roboh, namun keyakinan kami tidak. Kami akan terus datang ke sini untuk ibadah Minggu.”

Begitu dinding-dinding gereja, yang berada di tengah kemelut perencanaan kota, jatuh, polisi di Bekasi membubarkan 200 perempuan Muslim yang datang ke tanah gereja sambil mengumandangkan ayat-ayat Quran.

Sepanjang jalan dekat gereja, demonstran Muslim yang dihalangi oleh polisi berseru “Robohkan gereja sekarang”, dan “Allahu Akbar” (Tuhan Maha Besar).

Seorang pria berteriak lewat pengeras suara: “Mereka kafir dan membangun gereja tanpa izin.”

Para anggota jemaat sebelumnya meminta pemerintah Bekasi untuk menghentikan perobohan, dengan anak-anak yang membawa poster “jangan robohkan gereja kami.”

Pendeta Advent Nababan menangis saat bangunan dirobohkan.

“Anda baru menyaksikan bagaimana pemerintah mengkriminalisasi agama kami,” ujarnya.

Pemerintah daerah telah memerintahkan perobohan gereja yang dibangun pada Oktober 2012 karena tidak memiliki izin.
Namun, jemaat mengatakan izin telah berulangkali dan secara tidak adil setelah mereka menghabiskan 13 tahun beribadah di tanah tersebut di dalam bangunan sementara.

Pendeta Nababan mengatakan gereja telah mendapat dukungan luas dari komunitas Muslim sebelum pembangunan dimulai. Beberapa tetangga mengkonfirmasi hal tersebut pada AFP bahwa mereka tidak memiliki masalah dengan adanya gereja di lingkungan mereka.

Kasus ini menambah panjang kasus intoleransi agama di Indonesia. Setara mengatakan kasus intoleransi terus meningkat, dengan 543 peristiwa pada 2011, naik dari 491 kasus pada 2009. Lebih dari 300 insiden dicatat pada setengah tahun pertama 2012.

Umat Kristen merupakan salah satu target utama, bersama dengan pengikut sekte minoritas Islam, Ahmadiyah dan Syiah.

Gereja HKBP merupakan target terdepan dalam serangan di Bekasi. Salah seorang jemaat dilempari telur busuk dan air kencing oleh pemrotes dari kelompok Muslim yang mencegah mereka masuk ke tanah mereka, dan menghalau mereka ke jalan.

Bonar mengatakan lebih dari 39 gereja HKBP di Bekasi sepertinya akan menghadapi masalah karena hanya 10 yang diberi izin bangunan. (AFP)

Article source: http://showbiz.liputan6.com/read/506617/diego-michiels-jadi-mualaf


Setara: Masalah Izin Hanya Alasan dalam Perobohan Gereja