Showing posts sorted by relevance for query terkait. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query terkait. Sort by date Show all posts

Sunday, June 16, 2013

Dewi Sandra Enggan Menyanyi Lagu Religi

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Fatin Shidqia Akan Gelar Konser Perdana di Makassar


Video Terkait


Backstreet Boys Terima Hollywood Walk of Fame




TEMPO.CO, Jakarta - Dewi Sandra telah memutuskan untuk mengenakan jilbab dan pakaian tertutup. Keputusannya tersebut diakui Dewi sebagai bentuk totalitasnya belajar agama Islam yang dianutnya. Disinggung tentang rencana karier musiknya, istri dari Agus Rahman ini masih mempertimbangkan banyak hal, termasuk tawaran menyanyikan lagu religi.


“Jujur, ya, saya sejujurnya untuk musik religi kuping saya masih awam,” kata Dewi Sandra saat ditemui di kawasan Senayan pada 11 Juni 2013 lalu. Penyanyi yang populer dengan lagu I Love You ini masih enggan untuk meneruskan karier musiknya dengan genre lagu religi.


“Belum layak, ya, saya harus mempelajari banyak hal sebelum masuk ke genre religi. Tapi, kalau rezeki saya masih di musik, masih diberi kesempatan, masih dikasih waktu dan kepercayaan, saya pengin musik yang positif. Tidak mau dicap religi. Tapi, kalau memang dianggap religi karena positifnya itu, ya, enggak apa apa,” ia menjelaskan. Dewi, yang pada hari itu mengenakan baju semi-kebaya berwarna jingga muda dipadu dengan kerudung aksen tumpuk, mengaku ingin total belajar Islam.


Pasalnya, Dewi awam dengan dalil agama, terlebih tentang hukum bagi perempuan muslim untuk menyanyi dan menghibur di atas panggung. Hal tersebut tentu saja sangat terkait dengan profesinya sebagai artis dan penyanyi.


“Pasti banyak yang denger pro dan kontra wanita muslimah untuk menghibur seperti apa, saya butuh ngomong dengan orang yang paham karena saya tak pernah tahu,” ujarnya. Untuk itu, Dewi kini rajin mengikuti pengajian dengan ustad dan pemuka agama. Ia pun memperbanyak pengetahuan keagamaannya dengan banyak berdiskusi dengan mereka. “Ini adalah proses belajarku.”


NURUL MAHMUDAH


Berita Lain:
Leonardo DiCaprio Akan Perankan Rasputin

Kim Kardashian Melahirkan Bayi Perempuan

Ini Awal Dena Rachman Berpakaian Wanita


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/20/116474793/Pengakuan-Mertua-Pengebom-Boston


Dewi Sandra Enggan Menyanyi Lagu Religi

Wednesday, November 27, 2013

Ini Sebab Pernikahan Asmirandah Bisa Dibatalkan

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Aktris Cantik Davina Mengutuk Para Pelaku Adu Anjing


Video Terkait


Slank Luncurkan Slankers.TV Bagi Penggemar




TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abdul Jamil, mengatakan pembatalan pernikahan seperti yang diajukan artis Asmirandah biasa dilakukan apabila ada satu pihak yang merasa ditipu. Pengajuan mungkin dilakukan sekalipun pernikahan sudah digelar.


Dalam kasus Asmirandah-Jonas, Abdul menyatakan, pada saat itu tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau dipalsukan sehingga pernikahan bisa terlaksana. Tapi salah satu pihak yang terlibat langsung boleh jadi ada yang merasa ditipu atau secara administratif ada yang dipalsukan. “Itu kalau memang merasa ada pelanggaran, ada yang melaporkan dan memohon pembatalan,” ujarnya, Rabu, 27 November 2013.


Pengadilan agama yang nantinya akan memutuskan apakah memang benar terjadi ketidaksesuaian dalam administrasi tersebut atau tidak. “Begitu juga status keduanya setelah pembatalan, akan menjadi duda dan janda, itu kewenangan pengadilan,” kata Abdul lagi.


Sebelumnya, artis Asmirandah Zantman mengajukan permohonan pembatalan pernikahannya dengan Jonas Rivanno. Padahal keduanya baru saja melangsungkan pernikahan pada 17 Oktober 2013 lalu. Asmirandah disebut-sebut kecewa dan merasa dibohongi oleh Jonas yang kembali lagi ke agama sebelumnya setelah keduanya menikah.


DIMAS SIREGAR


Berita terkait:
Jonas Minta Maaf, FPI Tetap Ingin Dia ke Penjara
Jonas Mengaku Telah Menikah dan Masuk Islam
Keluarganya Dibohongi Jonas, Asmirandah Bicara
Jonas: Saya Pernah Menjadi Mualaf


Article source: http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-tengah-diy-nasional/13/01/05/mg5byb-ppp-usung-arief-mudatsir-cagub-jateng


Ini Sebab Pernikahan Asmirandah Bisa Dibatalkan

Sunday, September 8, 2013

Resepsi Nikah Bella Shapira Dihadiri Ribuan Kolega

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Anak Ahmad Dhani Jadi Korban Kecelakaan Maut di Jagorawi


Video Terkait


Iwel Sastra Pede Sebut Stand Up Comedian Pertama




TEMPO.CO, Jakarta – Selebritas Veronica Bella Saphira dan Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengadakan resepsi pernikahannya di Jakarta Ahad, 8 September 2013, malam ini. Ratusan karangan bunga pernikahan turut meriahkan halaman tempat resepsi digelar.


Karangan bunga ucapkan turut bahagia datang dari para kolega, teman sesama artis, keluarga serta para pejabat tinggi negara, seperti dari Direktur Jendral Imigrasi, Wakapolri, Danjen Kopassus, Kapolda Bali dan lainnya. (Baca: Bella Saphira Masuk Islam)


Berdasarkan pantauan Tempo, ribuan tamu sudah menghadiri acara yang akan digelar pukul 7 malam ini. Mereka yang rekan artis Bella antara lain tampak Anwar Fuadi, Dyah Permatasari, Alvin (just Alvin), dan Dea Mirella.  (Baca: Bella Saphira: Doakan Ini Akhir Pencarian Saya)


Panitia berujar akan terdapat 17 tamu penting dalam acara respsi ini. Untuk menjaga keamanan, pihak panitia telah menyiapkan pintu X-ray, di mana semua tamu undangan akan masuk dari pintu tersebut. Terdapat juga  14 orang keamanan yang menjaga pintu masuk ruang resepsi.




ANINDYA LEGIA PUTRI

Topik Terhangat
Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Jokowi Capres? | Miss World | CPNS | Suriah Mencekam



Berita Terkait
3 Jasad Korban Tabrakan Jagorawi Diambil Keluarga 
Tabrakan Jagorawi, Ada Catatan Fisika di Mobil Dul
Psikolog Tika Bisono: Dul Seharusnya Tidak Nyetir




Resepsi Nikah Bella Shapira Dihadiri Ribuan Kolega

Thursday, April 11, 2013

Pengesahan RUU Ormas Ditunda

JAKARTA, KOMPAS.com – Panitia khusus (Pansus) RUU Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) akhirnya bersepakat menunda pengesahan rancangan undang-undang ini yang seharusnya dilakukan dalam rapat paripurna pada Jumat (12/4/2013) pagi ini. Penundaan pengesahan dilakukan lantaran masih ada penyusunan bagian penjelasan yang belum rampung.


“Akhirnya ditunda dan alasan penundaan itu sebenarnya teknis karena substansi secara prinsipil, isinya sudah disepakati semua fraksi termasuk perubahan terakhir yang diusulkan Muhammadiyah itu sudah kita akomodir. Hanya penjelasan belum rapi, ada beberapa redaksi yang belum rapi, faktor teknis prosedur aja,” ujar Ketua Pansus RUU Ormas Abdul Malik Haramain saat dihubungi, Jumat.


Dengan belum selesainya penyusunan bagian penjelasan RUU ini, kata Malik, maka Pansus pun tidak akan membawanya ke rapat paripurna. Pimpinan pansus sudah berkirim surat kepada pimpinan DPR agar tidak mengagendakan pengesahan RUU ini. Pengesahan akan dilakukan setelah masa reses DPR yang akan mulai dilakukan besok hingga sebulan mendatang berakhir.


“Jadi ini ditunda sampai masa sidang berikutnya akan kita bahas lagi lalu kita rapikan dan selanjutnya kita agendakan (untuk pengesahan),” imbuh Malik.


Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan bahwa semua fraksi telah bersepakat untuk tidak membatalkan keseluruhan pembahasan RUU Ormas. Pasalnya, kata Malik, RUU ini masih dianggap penting. “Fraksi bulat menyepakatinya,” tutur Malik.


Sebelumnya, sejumlah unsur organisasi Islam seperti Hizbut Tahrir Indonesia dan Muhammadiyah akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran terkait penolakan atas RUU Ormas ini. Mereka masih belum sepakat tentang pokok penjelasan.


Bukan lagi soal asa


Dalam perbincangan dengan Kompas.com, juru bicara HTI Ismail Yusanto mengatakan, isu yang dipersoalkan ormas berbasis massa Islam atas RUU itu tak lagi soal asas. Dia mengatakan, sudah ada perubahan yang patut diapresiasi dari pembahasan RUU ini, merujuk kesepakatan pansus 9 April 2013. “(Termasuk soal) asas yang diatur dalam Pasal 2 RUU Ormas,” kata dia.


Menurut Ismail, berdasarkan kesepakatan pansus pada tanggal itu, rumusan soal asas ormas disepakati merujuk ketentuan yang dipakai dalam UU 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. “Asas ormas tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Itu saja,” sebut Ismail.


Ismail mengatakan, bila rumusannya demikian, ormas Islam tak lagi punya masalah soal pengaturan asas. Rumusan sebelumnya soal asas ini mengharuskan pencantuman Pancasila sebagai asas ormas, tetapi mengizinkan penggunaan asas lain selama tak bertentangan dengan Pancasila.


Namun itu bukan berarti sudah tak ada masalah dalam RUU Ormas. Ismail mengatakan, salah satu ganjalan yang akan terus mereka pertanyakan ke pansus adalah terkait penjelasan Pasal 61 RUU Ormas. “Bukan di batang tubuhnya, tapi penjelasan atas pasal tersebut,” ujar dia.


Pasal 61 RUU Ormas mengatur tentang larangan bagi ormas mengembangkan paham atau pemikiran yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Penjelasan pasal tersebut dalam rumusan awal, ujar Ismail, menderetkan beragam paham itu mulai dari komunisme, ateisme, marxisme, kapitalisme, liberalisme, dan sosialisme.


“Namun, dalam rumusan terakhir per 9 April 2013, beberapa paham seperti kapitalisme dan liberalisme sudah tak lagi tercantum. Sementara di negara asalnya, kapitalisme sudah dipertanyakan, masa di sini dibolehkan? Apa kapitalisme yang eksploitatif sesuai dengan Pancasila?” tanya Ismail.


Ketentuan lain yang juga masih patut disayangkan, sebut Ismail, adalah rumusan Pasal 7 RUU Ormas. Pasal itu mengatur soal ranah kegiatan ormas. “Politik tidak masuk dalam ranah yang diperbolehkan dilakukan ormas,” kata dia.


Padahal, kegiatan ormas terkait politik bukanlah soal kekuasaan dan pragmatisme, tetapi terkait pendidikan dan penerapan ilmu politik yang lebih luas. “Itu kami sayangkan,” kata dia.
















Article source: http://www.voaindonesia.com/content/sejumlah-jemaat-rayakan-paskah-dalam-keprihatinan/1630685.html


Pengesahan RUU Ormas Ditunda

Wednesday, June 19, 2013

SNMPTN Jangan Diskriminatif Terhadap Siswa Madrasah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kabar siswa lulusan madrasah aliyah (MA) di Yogyakarta yang tidak lolos satu pun dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) di Universitas Gadjah Mada (UGM) memunculkan keprihatinan, termasuk dari Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam.


Dirjen Pendis meminta agar UGM lebih transparan dan terbuka terhadap mekanisme dan hasil nilai rekrutmen siswa yang lolos SNMPTN agar tidak ada anggapan diskriminasi. “Sistem rekrutmen dan hasilnya harus terbuka agar adil dan tidak memunculkan diskriminasi,” kata Nur Syam kepada Republika, Selasa (18/6).


Keterbukaan mekanisme dan hasil ini, tambah dia, penting supaya tidak memunculkan tuduhan dalam proses SNMPTN. Walau demikian, ia yakin UGM dan mungkin perguruan tinggi negeri (PTN) lain tidak ada niat untuk mengesampingkan siswa lulusan MA atau mungkin pesantren.


Tapi, alangkah baiknya transparansi mekanisme dan hasil angka lulusan SNMPTN ini tetap disampaikan. Terkait apakah ini berarti kualitas lulusan MA yang masih belum memenuhi standar masuk PTN.


Nur Syam mengatakan, saat ini sudah banyak siswa lulusan MA yang berhasil masuk PTN dengan berbagai seleksi masuk, apakah SNMPTN, beasiswa unggulan, atau tes khusus. Selain itu, beberapa madrasah unggulan binaan Kemenag pun sudah menjadi idola orang tua siswa karena hampir sebagian besar lulusan dapat melanjutkan ke PTN.


“Contoh Madrasah Insan Cendikia. Madrasah ini banyak menghasilkan kualitas siswa MA yang memenuhi syarat PTN, bahkan sampai standar sekolah internasional,” ujarnya.


Jadi, Nur Syam melanjutkan, tidak ada alasan bila MA dianggap masih belum memenuhi kualitas dan standar kelulusan untuk masuk ke PTN. Ia juga tidak terlalu setuju bila siswa lulusan madrasah mendapatkan porsi khusus untuk masuk ke PTN.


Menurut dia, biarkan siswa lulusan MA masuk PTN dengan mekanisme yang ada tanpa perlu porsi khusus atau seleksi yang berbeda. Dengan tidak adanya keistimewaan siswa lulusan MA ini membuat lulusan MA pun memiliki daya saing dengan siswa lulusan sekolah menengah atas (SMA). Asalkan, PTN juga tetap menyeleksi dengan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku.


Sebelumnya, hasil dari SNMPTN siswa yang masuk ke UGM pada tahun ini menunjukkan tidak satu pun lulusan dari MA. Bahkan, beberapa MA unggulan di Yogyakarta, seperti MAN 1 Yogyakarta yang setiap tahunnya memiliki banyak lulusan yang masuk UGM, juga tidak ada satu pun siswa mereka yang masuk. Ini membuat kekecewaan para pimpinan MA di Yogyakarta.


Kepala MAN I Yogyakarta Imam Sujangi bahkan menilai adanya diskriminasi lulusan MA terkait tidak adanya siswa lulusan MA yang masuk UGM ini. Padahal, kata Imam, hampir setiap tahun setidaknya ada 20 lulusan madrasah tersebut yang diterima di UGM. Bahkan, pada 2012, 25 lulusan madrasah itu diterima di kampus tersebut. Tapi, sayang, tahun ini tidak satu pun lulusannya yang diterima di sana.


Pihak UGM menampik bila mereka melakukan diskriminasi terhadap siswa lulusan madrasah. Kepala Humas UGM Wijayanti mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan yang sama antara lulusan SMA dan MA untuk masuk ke UGM. “Mekanismenya sama untuk semua lulusan SMA atau MA dan tidak ada diskriminasi. Ini semua hanya masalah nilai,” kata dia.


Namun demikian, ia mengakui akan melakukan transparansi terkait hasil nilai lulusan yang telah berhasil masuk dengan cara SNMPTN sebagai bahan evaluasi penerimaan mahasiswa baru.


Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso menyatakan tidak pernah ada sikap diskriminasi terhadap siswa lulusan MA. Semua diberlakukan sama dengan standar masuk nilai lulusan yang sama pula.


Permasalahan tidak adanya siswa lulusan MA Yogyakarta yang masuk ke UGM, menurut Djoko, lebih pada standar nilai, bukan karena masalah dikriminasi. Ia pun mengimbau agar pihak madrasah memahami hal tersebut. Namun, pihaknya berjanji akan tetap transparan terkait seleksi yang dilakukan di setiap PTN agar tidak memunculkan kesalahpahaman antarlulusan SMA dan MA. n amri amrullah ed: chairul akhmad


Berita-berita lain bisa dibaca di harian Republika. Terima kasih.


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/16/116473642/Ustad-Indonesia-Orang-Berpengaruh-di-New-York


SNMPTN Jangan Diskriminatif Terhadap Siswa Madrasah

Wednesday, August 21, 2013

Tanggapan untuk Ibu Titi Supratignyo



Menanggapi surat Ibu Dra Titi Supratignyo, MEd yang dimuat 18 Juli di surat pembaca, kami dari Happy Hakken Club (H2C) ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian Ibu. Kami sangat menghargai apa yang Ibu tulis, karena ini menunjukkan adanya perhatian, empati, dan peduli pada kegiatan H2C. Koreksi dari Ibu sangat berarti buat kami. Mudah-mudahan Ibu Titi juga senang merajut. Kini Club H2C akan menjadi Happy Haken Club.


Club H2C terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar maupun yang sudah bisa merajut untuk bergabung.


Pertemuan rutin H2C di­adakan setiap bulan, dan bagi yang bisa merajut diharapkan bisa berbagi ilmu dengan teman-te­man yang ingin belajar. Kegiatan lain H2C yaitu pameran dan show. Ke depan diharapkan bisa lebih berkembang lagi. Untuk lebih jelasnya, dapat menghubungi Nadine di 3513 054.


 
Edith
Humas Happy Haken Club
Jl Sembodro 2B/19
Semarang


 
*?*?*


 


 


 


Dampak Perceraian
 


Apa yang Anda pikirkan jika pasangan minta cerai? Pernahkan Anda peduli pada suasana hati pasangan dan masa depan anak-anak saat mengajukan perceraian? Meski anak-anak pasangan artis Jamal Mirdad dan Lidya Kandou tampak tegar saat mengetahui gugatan cerai sudah masuk di Pengadilan Agama, namun mereka saat itu tetap berharap kedua orang tua mereka dapat rujuk dan mesra kembali sebagaimana puluhan tahun silam.


Media selalu menayangkan informasi akibat perceraian sebagaimana yang dialami oleh artis Marshanda. Demikian juga gadis remaja berstatus siswi SMP di Jawa Timur yang akhirnya terjerumus di dunia prostitusi, dan tidak sedikit anak-anak terabaikan hingga menjadi pecandu narkoba. Apakah Anda tetap akan bercerai dan terus menciptakan generasi ‘’penderita’’, sementara Anda menginginkan hidup nyaman seolah-olah bahagia di antara anak-anak yang terluka sebagai akibat dari perceraian?


Data kasus perceraian di Pengadilan Agama Tingkat I Semarang yang disidangkan setiap harinya mencapai 50-60 kasus dengan keputusan sidang mayoritas cerai. Sedang pasangan yang berhasil didamaikan persentasenya sangat kecil, bahkan mengarah ke nihil. Total kasus perceraian hingga semester pertama tahun 2013 di Semarang mencapai 1.479 kasus, jumlah tersebut diprediksi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kasus perceraian selama tahun 2012 yang berjumlah 3.034 kasus.


Bagi pasangan yang berkeinginan cerai, luangkanlah sedikit waktu untuk menghayati setiap bait lagu Iwan Fals berikut :  Kemesraan ini, janganlah cepat berlalu, kemesraan ini, ingin kukenang selalu. Hatiku damai, jiwaku tentram di sampingmu, hatiku damai, jiwaku tentram bersamamu’’ Hal ini karena tu­juan perkawinan menurut UU RI No 1 Tahun 1974 Pasal 1 adalah membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.


Jika pasangan tetap harus cerai, hendaknya hal tersebut ditempuh bukan untuk memuluskan keinginan untuk mengikat perkawinan dengan pasangan yang baru, tetapi sadarilah bahwa hal tersebut suatu kegagalan yang harus disesali. Kemudian fokus untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yang dianugerahkan Tuhan sebagai hasil dari perkawinan yang telah dilalui.


Berilah kesempatan kepada anak untuk menikmati hidup dengan kasih sayang dan perhatian yang cukup sebagai tanggung jawab orang tua. Ingat, Allah itu maha pengampun dan penyayang dan setiap kita sudah mendapat pengampunan sehingga wajar jika kita harus berusaha untuk dapat saling mengampuni.
 


Manogar Rajagukguk
BK SMK 17 Agustus 1945
Jl Ki Mangunsarkoro No 19
Semarang


*?*?*
 


 


 


Ulah Oknum FPI Mengusik Ketenangan


 


Ulah oknum anggota FPI (Front Pembela Islam) yang mengusik ketenangan penduduk Sukorejo, Kendal, kami rasa memalukan. Imbauan kami, Presiden SBY menindak oknum FPI yang menjadi sumber keke­rasan. Sebagai warga negara yang taat hukum dan patuh terhadap perintah agama, kita wajib men­desak pemerintah pusat hingga daerah memberlakukan kebijakan penghapusan hak-hak dalam berorganisasi kepada FPI ataupun ormas lain yang melakukan tindakan anarkis, merusak, main hakim sendiri. Baik berdalih kebenaran agama sendiri maupun kelompok.


Ormas semacam itu sering menimbulkan kericuhan lokal maupun nasional, bahkan mengakibatkan jatuhnya korban. Jika masih dibiarkan, apalagi Peme­rintah Daerah Jawa Tengah sendiri abai menindaklanjuti aspirasi sebagian masyaratnya, ke-mungkinan kejadian seperti di Kendal akan terulang.


Kami berharap gubernur yang baru, Ganjar Pranowo da-lam masa kepemimpinannya kelak bisa mengembalikan ketenangan masyarakat Jawa Tengah yang sering terusik terorisme dan kekerasan. Semoga kemuliaan Ramadhan yang baru berlalu, senantiasa hadir mengantarkan kita mendapatkan gelar muttaqin (hamba Allah yang bertaqwa). Memiliki prinsip dan bersikap rahmatan lil alamiin (kasih sayang lintas agama, bangsa, yang tak terbatas), tidak mudah terprovokasi maupun bertindak menang sendiri. Amin.


 
H Bayu Aghustin
Mohammad Iqbal, SE
Jl Galungan 3/1/96
RT 05/06 Krapyak
Semarang Barat
 


*?*?*


 


 
 


Masuk Anggota TNI Tak Dipungut Biaya
 


Menjadi seorang TNI adalah cita-cita yang didambakan oleh pemuda, tak heran akhir-akhir ini animo pendaftar sangat banyak, bahkan melebihi batas yang ditentukan. Maka sangat disayangkan jika tidak mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum mendaftar.


Proses penerimaan yang ingin menjadi anggota TNI, khususnya TNI AD, tidak akan diminta dana sama sekali. Namun masih ada masyarakat yang punya persepsi (pandangan) yang salah tentang seleksi, masuk menjadi prajurit TNI harus bayar.


Apalagi masih ada berita di media bahwa masuk TNI dipu­ngut biaya, seperti yang terjadi baru-baru ini menimpa seorang PNS di Kabupaten Grobogan. Dia meratapi nasibnya dan harus ke­hilangan uang Rp 67 juta karena telah ditipu. Warga Ngembel Ki­dul RT 02 RW 04 Tanggungharjo, Grobogan itu telah menitipkan anaknya yang bernama Janu Pur­wantono untuk menjadi TNI kepada seseorang yang katanya bisa meloloskan bisa masuk menjadi prajurit TNI.


Fenomena yang berkembang saat ini justru masih ada anggota masyarakat beranggapan untuk menjadi anggota TNI paling tidak menyiapkan dana hingga ratusan juta rupiah. Persepesi yang salah tersebut apabila dibiarkan sangat merugikan institusi TNI.


Untuk itu kami berharap agar berhati-hati. Bila anak ingin menjadi prajurit TNI sebaiknya mempersiapkan diri agar bisa lolos seleksi. Lakukan latihan fisik seperti lari, renang, dan lainnya agar bisa lolos. Bila perlu tanya kepada prajurit terdekat bagaimana menghadapi tes wawancara, psikologi ataupun tes lain.


Jangan sia-siakan waktu dan gunakan untuk mempersiapkan jauh hari sebelum mendaftar, karena pendaftaran setahun dua kali. Jadi jangan jauh hari malah mempersiapkan dana untuk bisa lolos. Hilangkan persepsi seperti itu. Untuk menjadi anggota tentara tidak dipungut biaya sepeser pun. Kepada orang tua maupun calon prajurit yang mengikuti tes masuk, jangan mempercayai jika ada orang yang mengiming-imingi bisa membantu kelulusan.


Apabila masih menemukan orang yang menawari dengan janji bisa meloloskan jadi prajurit TNI, segera laporkan ke pihak aparat yang terkait seperti Polisi Militer (PM) atau aparat terkait agar jangan sampai kena tipu seperti yang barusan dialami oleh warga Grobogan tersebut.


 
Sukirman S
Asrama TNI-AD Kalisari
Blok A/5
RT 01/05 Barusari
Semarang Selatan
 


*?*?*


 


 


 


Pinjaman di BRI Lunas Agunan Belum Diberikan
 


Salam sejahtera, semoga kita selalu mendapatkan lindungan-Nya, amin. Perlu kami sampaikan terkait dengan permasalahan yang kami hadapi dengan PT Bank BRI Unit Margorejo. Hal itu terkait dengan agunan kami (sertifikat) atas nama Muslikah, Desa Sokokulon, Margorejo, Pati, yang sampai saat ini belum kami terima. Padahal kewajiban kami selaku nasabah sudah kami laksanakan dengan pelunasan atas tanggungan kami, 20 Mei 2013.


Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak bank dan mengirimkan surat ke Cabang Pati 2, namun sampai saat ini belum mendapat jawaban dan kepastian. Harapan kami agar pihak bank bisa berkoordinasi dan bertanggung jawab atas semua kerugian.


 
Muslikah
Sokokulon RT 02/01
Margorejo, Pati


(/)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter
twitter
dan Facebook
Facebook


Article source: http://www.theglobejournal.com/Opini/catatan-kecil-untuk-kita-dan-mirza--alfath/index.php


Tanggapan untuk Ibu Titi Supratignyo

Tuesday, July 2, 2013

Warga Ahmadiyah di NTB Sulit Dapatkan KTP dan Akta Kelahiran

Para anggota jemaat Ahmadiyah yang mengungsi di Asrama Transito Mataram, Nusa Tenggara Barat mengalami kesulitasn mendapat Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun akta kelahiran.


Juru bicara pengungsi Ahmadiyah, Sahidin kepada VOA mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah tidak mau memberikan akta kelahiran untuk 29 anak Ahmadiyah yang tinggal di pengungsian dengan alasan karena tidak adanya surat nikah yang merupakan syarat membuat akta tersebut.



Sahidin menyatakan sebenarnya keluarga Ahmadiyah yang tinggal di Transito, Mataram memiliki surat nikah tetapi musnah ketika terjadi penyerangan terhadap kelompok Ahmadiyah di wilayah itu, saat rumah mereka dibakar. Menurut Sahidin, saat ini ia begitu sedih karena takut anaknya tidak bisa masuk ke Sekolah Dasar (SD) karena tidak memiliki akta kelahiran.



Bukan hanya akta kelahiran, 40 warga Ahmadiyah yang ada di Transito pun  juga tidak diberikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Saat ini, 116 orang warga Ahmadiyah masih tinggal di Transito.



“Saya merasa betul-betul kecewa, menyesalkan tindakan pemerintah seperti ini. Dia kan sudah tahu bahwa kami ini sudah sekian kali mengalami penjarahan, sudah sekian kali rumah kami dibakar,” ujarnya Jumat (21/6).



“Harapan kami supaya kami itu diperlakukan seperti warga negara Indonesia pada umumnya, itu harapan kami, supaya kami tidak dibeda-bedakan. Ok lah kalau soal masalah keyakinan atau ideologi ya boleh lah tetapi kalau masalah kenegaraan ya janganlah dibeda-bedakan kami ini.”



Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Ardi Daud mengungkapkan pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi terkait masalah ini. Pihaknya, lanjut Ardi, akan mengecek apa yang menyebabkan warga Ahmadiyah yang berada di Asrama Transito tidak mendapatkan dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).



“Prinsipnya akan kita dorong seluruh warga negara tanpa terkecuali termasuk saudara-saudara kita yang ada di Transito khususnya untuk bisa memiliki itu. Dan itu hak setiap warga negara untuk mendapatkan dokumen kependudukan. Undang-undang menjamin, kita akan mendorong mereka memiliki itu artinya sesudah jelas apa yang menjadi hambatan di daerah,” ujarnya.



Peneliti lembaga hak asasi manusia Setara Institute, Ismail Hasani,  meminta pemerintah serius mencarikan solusi untuk jemaat Ahmadiyah yang telah tujuh tahun masih tinggal di pengungsian. Pemerintah, menurutnya, tidak boleh melakukan pembiaran terhadap mereka.



Dia juga menilai seluruh peristiwa yang selama ini dialami oleh kelompok Ahmadiyah tidak terselesaikan secara tuntas.



Ismail mengatakan telah terjadi pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait Ahmadiyah.



“Di dalam dua periode kepemimpinannya, persoalan Ahmadiyah tidak selesai tertangani dan pelanggaran konstitusi ini terjadi. Jaminan-jaminan yang ada dalam konstitusi memang menuntut upaya-upaya lanjutan agar dia bisa ditegakan dan agar dia bisa melimpahkan keadilan tetapi seperti yang kita ketahui bersama, seluruh persoalan yang terkait Ahmadiyah dibiarkan dan bahkan sebaliknya justru jemaat Ahmadiyah mengalami kriminalisasi,” ujar Ismail.



“Hak korban untuk mencari tahu kebenaran dan mendapatkan keadilan juga menghadapi tembok besar karena negara tidak memproses para pelaku dan aktor-aktornya.”


Article source: http://www.sinarharian.com.my/kesal-gambar-masjid-dipijak-1.177832


Warga Ahmadiyah di NTB Sulit Dapatkan KTP dan Akta Kelahiran

Monday, December 16, 2013

Keluarga Bantah Jonas-Asmirandah Menikah Lagi

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Sehari Bersama Aktris Ranggani Puspandya Banuarti


Video Terkait


Slank Luncurkan Slankers.TV Bagi Penggemar




TEMPO.CO, Depok – Setelah pernikahan pasangan artis Asmirandah (baca: Asmirandah Bikin Film Pendek) dan Jonas Rivanno (baca: Jonas: Tak Berniat Permainkan Agama dan Asmirandah) resmi dibatalkan di Pengadilan Negeri Depok, keluarga Asmirandah sangat tertutup. Rumah Asmirandah, di Jalan Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Beji, Depok, selalu tertutup dan keluarganya enggan menerima kedatangan orang luar.


Belakangan, ada isu bahwa Asmirandah telah dibaptis masuk agama Jonas dan mereka akan menikah kembali di luar negeri. Paman Asmirandah yang dihubungi lewat pesan pendek pada Senin, 16 Desember 2013, menyatakan isu yang berkembang di media sosial membuat keluarga kaget. Namun, dirinya mengaku tidak tahu jika mereka menikah lagi. “Masalah pernikahan Asmirandah dan Jonas saya pribadi tidak tahu,” katanya.


Armand juga memastikan bahwa kedua orang tua Asmirandah tidak akan setuju jika anaknya menikah lagi dengan Jonas. “Orang tua tidak merestui bila pernikahan tersebut terjadi, apalagi sampai ke Singapura seperti isu yang tersebar,” kata dia.


Meski begitu, Armand dan keluarga besarnya berharap tidak ada pernikahan kembali. “Harapan saya dan keluarga, semoga tidak terjadi pernikahan yang kedua antara Andah (sapaan Asmirandah) dan Jonas.”


Dia juga meminta semua pihak mendoakan kebaikan bagi keluarga mereka. Terutama untuk Asmirandah agar terhindar dari musibah dan perpindahan agama. “Mohon bantu doa juga,” katanya.


Masalah Asmirandah ramai setelah mencuat isu pernikahan diam-diamnya dengan aktor Jonas Rivanno pada Oktober lalu. Permasalahan semakin pelik ketika Jonas membantah telah masuk agama Islam sebelum menikahi Asmirandah. Padahal, orang tua Asmirandah sendiri menjadi perantara masuknya Jonas dalam agama Islam.


Belakangan, Jonas mengakui pernah masuk Islam dan telah kembali ke agama sebelumnya. Hal ini membuat orang tua Asmirandah terpukul sehingga berakhir pada pembatalan pernikahan mereka pekan lalu.


ILHAM TIRTA


Topik Terhangat
Kecelakaan Kereta Bintaro | SEA Games Myanmar | Pelonco Maut ITN | Vila Liar Puncak | 100 Surga Tersembunyi |


Berita Terpopuler
David Beckham Cengeng Bila Nonton Film
Pelupa, Randi Nidji Sukses Akting di Film
Sm*sh Geser Agnes Monica di MAMA 2013
Pelajar Seni Yogya Melukis Bersama
Bruno Mars Raih Artist of the Year Versi Billboard



 



 



 





Article source: http://www.hidayatullah.com/read/29094/24/06/2013/sesat-pikir-perjalanan-ke-israel.html


Keluarga Bantah Jonas-Asmirandah Menikah Lagi

Friday, September 20, 2013

Polisi tak temukan massa FPI terkait rencana demo di Nusa Dua

Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Laut Gilimanuk, Bali, belum menemukan massa Front Pembela Islam (FPI) yang hendak melakukan unjuk rasa menolak kontes kecantikan Miss World 2013.



“Sepanjang pengawasan yang kami lakukan, belum ada rombongan FPI yang masuk ke Bali lewat Gilimanuk,” kata Kepala Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Komisaris Made Prihenjagat saat dihubungi dari Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis (19/9).



Pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang masuk Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk untuk mengantisipasi gangguan keamanan. “Kami tidak melarang siapa pun masuk Bali. Yang penting bisa menjaga keamanan pulau ini,” ujarnya.





Sementara Kepala Sub-Bagian Humas Polres Jembrana Ajun Komisaris Wayan Setiajaya menambahkan bahwa penjagaan wilayah barat Pulau Bali itu diperketat setelah ada kabar massa FPI hendak berunjuk rasa di Nusa Dua, Jumat (20/9).



“Untuk wilayah barat yaitu Kabupaten Jembrana, kami siap melakukan pengamanan terkait pelaksanaan Miss Word,” katanya.



Ia mengungkapkan, selain di pintu masuk resmi seperti Pelabuhan Gilimanuk, pengamanan juga dilakukan di wilayah pesisir yang rawan penyusupan.



Menurut dia, seluruh kekuatan di Polres Jembrana dikerahkan, mulai dari intel, reserse, hingga Polisi Perairan.





Baca Juga:



Juara World Muslimah Promosikan Label Halal dan Non Riba
Juara World Muslimah Diusahakan Bertemu Miss World 2013
Diberi Waktu 15 Menit, Kontestan Miss World Borong Camilan
Hary Tanoesoedibjo Bantah Miss World Hanya Bernilai Komersial
Panitia Miss World 2013 Rugi, Tapi Tak Akan Tuntut Pemerintah



“Ada yang melakukan pengamanan terbuka seperti di Pelabuhan Gilimanuk, ada juga yang mengawasi secara tertutup seperti yang dilakukan unit intel. Patroli di kawasan laut juga kami tingkatkan, lewat Polisi Perairan,” ujarnya.



Selain di wilayah Jembrana, Setiajaya mengaku bahwa komunikasi dan koordinasi dilakukan dengan Polres Banyuwangi, Jawa Timur.



Baca Juga:



Suami Ayu Ting Ting: Rumah Tangga Saya Bukan Konsumsi Publik
Keluarga Vicky Prasetyo Ribut Dengan Petugas Lapas
Panitia Miss World 2013 Rugi, Tapi Tak Akan Tuntut Pemerintah
Hary Tanoe Kecewa Final Miss World 2013 Dilarang di Sentul
Juara World Muslimah 2013 Siap Sosialisasi Hijab
Obabiyi Aishah Ajibola Tak Menyangka Juara World Muslimah 2013 (kpl/antara/dar)












Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/09/19/110514862/Ini-5-Kategori-Pemenang-di-World-Muslimah


Polisi tak temukan massa FPI terkait rencana demo di Nusa Dua

Saturday, June 8, 2013

Korea Selatan Tolak Tuduhan Terkait Penculikan 9 Warga Korea Utara

Korea Selatan menolak tuduhan Korea Utara terkait penculikan sembilan remaja Korea Utara yang ditangkap di Laos bulan lalu, sebelum dipulangkan ke tanah air mereka.


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/12/115473083/PBB-Pertimbangkan-Sanksi-untuk-Front-al-Nusra


Korea Selatan Tolak Tuduhan Terkait Penculikan 9 Warga Korea Utara

Thursday, August 15, 2013

Bella Saphira: Doakan Ini Akhir Pencarian Saya

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Prosesi Kremasi Seniman Kris Biantoro


Video Terkait


Iwel Sastra Pede Sebut Stand Up Comedian Pertama




TEMPO.CO, Jakarta -Pernikahan Bella Saphira dengan Mayjen. Agus Surya Bhakti yang dikabarkan akan berlangsung pada 17 Agustus besok belum mendapat kepastian waktunya. Bella Saphira yang dihubungi melalui telepon tidak menjawab.


Namun pada Kamis pagi, 15 Agustus 2013, dalam wawancara Bella Saphira dengan sebuah stasiun televisi, pemeran sinetron Dewi Fortuna ini mengatakan.


“Mohon doanya, semoga pernikahan ini adalah akhir indah untuk pencarianku selama ini,” kata Bella seperti dalam wawancara tersebut. Di sini, Bella mengaku dirinya memang sangat berhati-hati dan pemilih untuk memutuskan hal terpenting dalam hidupnya.


“Aku hanya mencari yang terbaik, yang prinsip serta tujuan hidup bersama kita saling klop. Dan yang sekarang ini adalah yang memang sudah digariskan untuk kebahagiaan aku. Bukan berarti sosok yang berlebih atau apa. Namun yang utama karena sama-sama memiliki prinsip, pandangan, tujuan dan cita-cita hidup yang sama dengan aku,” katanya.


Beberapa kabar menyebutkan pernikahan Bella Saphira yang seharusnya berlangsung tanggal 17 Agustus akan diundur pada awal September mendatang. Ketika Anwar Fuandi, sahabat Bella Saphira ditanya soal ini, sambil tersenyum dia menjawab, “Saya belum tahu, tapi saya bahagia mendengar kabar pernikahaan Bella,” ujar aktor berambut keriting ini.


Bella Saphira sudah menjadi mualaf sejak Jumat pada 26 Juli lalu. Artis cantik kelahiran Magelang, 6 Agustus 1973 ini memeluk agama Islam di Mesjid Istiqlal. Namun sejak bintang iklan sabun Lux ini memeluk agama Islam, dikabarkan keluarganya memilih menjaga jarak dengan Bella.


“Tentang keluarga Bella yang berjarak dengan dirinya sejak menjadi mualaf, saya tidak tahu. Tetapi sebagai sahabat, saya selalu mendoakan yang terbaik untuk kehidupan dan kebahagiaan Bella. Mudah-mudahan ini akhir indah Bella menemukan pendamping hidup,” ungkap Anwar Fuadi.


HADRIANI P

Topik Terhangat
Suap SKK Migas | Sisca Yofie | FPI Bentrok | Arus Balik Lebaran | Konvensi Partai Demokrat

Berita Terpopuler

Michael Mann Tertarik Tarian Bali dan Ondel-ondel

Chris Hemsworth Akui Mengenal Indonesia

17 Agustus, Kimberly Ryder Pakai Baju Merah Putih

Tetap Jadi Wolverine, Jackman Ditawari Rp 1 M


Article source: http://www.pekanbaru.co/12243/bella-saphira-mualaf-cinere-jadi-sepi/


Bella Saphira: Doakan Ini Akhir Pencarian Saya

Wednesday, April 24, 2013

Eyang Subur Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Jakarta - Artis Adi Bing Slamet melaporkan Eyang Subur ke Polda Metro Jaya terkait penyebaran aliran sesat, Rabu (24/4). Langkah tersebut dilakukan Adi menyusul laporan Eyang Subur ke Polda Metro Jaya pada Jumat (20/4) lalu, soal tindakan perbuatan tidak menyenaangkan dan fitnah.


“Kami di sini datang untuk melaporkan Eyang Subur terkait penodaan terhadap Islam, sesuai dengan yang tercantum dalam pasal 156 A tentang penodaan agama, yang ancamannya mencapai lima tahun penjara,” kata kuasa hukum Adi Bing Slamet, Fachmi Bahmid.


Lebih lanjut Fachmi menjelaskan bahwa pelaporannya ke Polda Metro Jaya bukan sebagai balasan atas tindakan yang dilakukan Eyang subur. Menurutnya, laporan tersebut merupakan respon atas Fatwa MUI yang telah diumumkan kemarin.


“Kami ke sini bukannya latah, gara-gara Eyang Subur melaporkan saya. Tapi selama ini saya belum melaporkan Eyang Subur karena masih menunggu Fatwa yang keluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Nah setelah MUI menjelaskan bahwa Ajaran Eyang Subur sesat maka kami baru melaporkan Eyang Subur atas tuduhan penistaan Agama,” Ungkap Adi Bing Slamet.


“Laporan ini dibuat bukan karena Adi kesal sama Eyang Subur secara pribadi, tapi ini persoalannya adalah sakit hati adi sebagai umat Islam yang dinodai dan dibuat mainan oleh Eyang Subur,” Jelas Fahmi.


Dalam pelaporannya tersebut mantan penyanyi cilik itu menyertakan bukti-bukti permulaan berupa rekaman gambar, foto dan saksi-saksi yang pernah mengikuti ajaran Eyang Subur.


“Kami bawa semua bukti-buktinya, termasuk saksi-saksinya dan ini baru permulaan. Karena nanti kami akan serahkan kembali membawa bukti-bukti lengkap penodaan agama yang dilakukan Eyang Subur,” lanjut Fachmi.


Polemik antara Adi Bing Slamet terhadap Eyang Subur kian memanas, beberapa hari ini. Polemik tersebut bermula dari tudingan Adi yang menggangap Eyang Subur telah membawanya membelot dari Islam. Adi sendiri telah menjadi pengikut Eyang Subur selama 17 tahun.


Pascatudingan tersebut, perang argumen di antara kedua kubu pun tak terelakan. Akhirnya, Majelis Ulama Indonesia pun turun tangan dan menyatakan bahwa Eyang Subur mengandung kesesatan. MUI juga meminta Eyang Subur segera bertaubat.


Adi yang datang kePolda pukul 17.30 disertai mantan pengikut Eyang Subur dan Kuasa hukumnya langsung masuk ke unit SPK Polda Metro Jaya untuk membuatlaporan terhadap Eyang Subur atas dakwaan Penistaan Agama. Usai Melapor Adi dan para mantan pengikut Eyang Subur serta pengacaranya melakukan presskon pers menjelaskan kedatangan mereka ke Polda Metro Jaya hari ini.


” Kami disini datang untuk melaporkan Eyang Subur terkait penodaan Agama Islam yang tercantum dalam pasal 156 A tentang Penodaan Agama, yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” ungkap Fachmi Bahmid saat mendampingi Adi Bing Slamaet di Polda Metro Jaya hari ini.


Article source: http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/entertainmen/2012/07/30/6744/Tak-Direstui-Orang-Tua-Kekasih-Uli-Auliani-Siap-Masuk-Islam


Eyang Subur Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Thursday, December 8, 2016

Hujat MUI, Mualaf Ini Tobat dan Bersyahadat Lagi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Seorang mualaf di Kota Sukabumi mengaku khilaf dan bertobat karena telah menghujat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah tersebut dilakukan di depan pengurus MUI dan Front Pembela Islam (FPI) Kota Sukabumi Jumat (9/12).

Warga tersebut adalah Yuanta Dharma Djohanli alias Yuan Lee bin Dharmawan Djohanli (49 tahun) warga Jalan Mayawati Atas RT 03 RW 01, Kelurahan  Gunung Parang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Sebelumnya, dalam akun media sosial facebook, dia menuliskan hujatan dan hinaan terhadap MUI dan FPI.

"Saya mengakui telah membuat pernyataan di akun facebook pada tanggal 18 Nopember 2016 yang menghujat FPI dan MUI," ujar Yuan Lee, membacakan ikrar di depan pengurus MUI dan FPI di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi. Salah satu kalimatnya antara lain ‘kalian kelompok barbar yang ingin makar terhadap NKRI dan pemerintah yang sah, kalian ingin perang saudara dan kalian organisasi bajingan'.

Yuan Lee mengaku, pernyataan tersebut salah dan berdosa. Oleh karena itu, ia meminta maaf sedalam-dalamnya kepada MUI, FPI, dan organisasi Islam lainnya. Ia juga berjanji akan bertobat kepada Allah SWT dan tidak akan mengulangi perbuaan keji dan munkar.

Dalam ikrarnya juga, Yuan Lee meminta adanya bimbingan dan pembinaan dari MUI agar menjadi mualaf yang baik. Yuan Lee juga bersedia mondok di pesantren yang ditunjuk MUI Sukabumi minimal selama tiga bulan untuk memperdalam ajaran Islam.

Terakhir kata Yuan Lee, ia memohon kasus pelaporan yang dilakukan MUI ke polisi terkait posingan di facebook tersebut agar dicabut. Harapannya, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya sangat menyesal dan tidak mengulangi lagi," kata Yuan Lee yang masuk Islam pada 2006 lalu. Ia mengaku, proses belajar Islamnya sempat terhenti sejak lama.

Sekretaris MUI Kota Sukabumi Muhammad Kusoy mengatakan, sebelumnya MUI dan FPI telah melaporkan Yuan Lee ke Polres Sukabumi Kota pada 22 Nopember 2016 lalu. "Pelaporan terkait pernyataan Yuan Lee yang menghina dan menghujat MUI dan FPI," ujar dia.

Pelaporan tersebut, kata Kusoy, untuk menjaga nama baik MUI, kemuliaan ulama, dan ajaran Islam. Selain itu, untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian di Kota Sukabumi.Namun terang Kusoy, pada 3 Desember 2016 terlapor Yuan Lee beserta keluarganya mendatangi Kantor MUI Sukabumi. Kedatangan terlapor untuk meminta maaf dan mengaku berdosa serta menyesal mengeluarkan pernyataan yang menghujat MUI.

Kusoy menambahkan, terlapor juga memohon bimbingan dari MUI dan meminta kasus diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya, selama ini belum mendapatkan pembinaan dari segi agama. Permohonan ini, ungkap Kuoy, langsung direspons dengan menggelar rapat antara MUI dan FPI.

Hasilnya, MUI, dan FPI memberikan maaf dengan syarat terlapor bersyahadat kembali dan menyampaikan permohonan maaf dan berikrar di hadapan pengurus MUI secara terbuka. "Terlapor juga harus bertobat dengan sungguh-sungguh dan menebus dosanya dengan keimanan dan amal shaleh," katanya.

Selepas itu, terlapor juga harus mondok di Pesantren Dzikir Alfath Kota Sukabumi selama tiga bulan. Ketua MUI Kota Sukabumi Deddy Ismatullah menambahkan, terlapor Yuan Lee merupakan mualaf dan telah menjadi bagian saudara umat Islam. Sehingga, dengan adanya permintaan maaf dan bersyahadat, maka proses hukumnya akan segera dicabut. "MUI juga akan memberikan pembinaan kepada Yuan Lee. Sehingga harapannya Yuan Lee bisa menjadi Muslim yang taat menjalankan ajaran agama Islam," katanya.

"

| Hujat | MUI, | Mualaf | Tobat | Bersyahadat | Lagi | REPUBLIKA | SUKABUMI | Seorang | mualaf | Kota | Sukabumi | mengaku | khilaf | bertobat | karena | telah | menghujat | Majelis | Ulama | Indonesia | (MUI) | Langkah | tersebut | dilakukan | depan | pengurus | Front | Pembela | Islam | (FPI) | Jumat | p>Warga | adalah | Yuanta | Dharma | Djohanli | alias | Yuan | Dharmawan | tahun) | warga | Jalan | Mayawati | Atas | Kelurahan  | Gunung | Parang | Kecamatan | Cikole | Senya | dalam | akun | media | sosial | facebook | menuliskan | hujatan | hinaan | terhadap | p>Saya | mengakui | membuat | pernyataan | pada | tanggal | Nopember | 2016 | yang | ujar | membac | ikrar | Gedung | Pusat | Kajian | Salah | satu | kalimatnya | antara | lain | ‘kalian | kelompok | barbar | ingin | makar | NKRI | pemerintah | kalian | perang | saudara | organisasi | bajingan | p>Yuan | salah | berdosa | Oleh | meminta | maaf | sedalam | dalamnya | kepada | lainnya | juga | berjanji | Allah | mengulangi | perbuaan | keji | munkar | p>Dalam | ikrarnya | adanya | bimbingan | pembinaan | agar | menjadi | baik | bersedia | mondok | pesantren | ditunjuk | minimal | selama | tiga | bulan | untuk | memperdalam | ajaran | p>Terakhir | kata | memohon | kasus | pelaporan | polisi | terkait | posingan | dicabut | Harapannya | diselesaikan | secara | kekeluargaan | Saya | sangat | menyesal | lagi | masuk | 2006 | proses | belajar | Islamnya | sempat | terhenti | sejak | lama | p>Sekretaris | Muhammad | Kusoy | mengat | senya | melaporkan | Polres | Pelaporan | menghina | p>Pelaporan | menjaga | nama | kemuliaan | ulama | Selain | mencipt | kerukunan | kedamaian | Namun | terang | Desember | terlapor | beserta | keluarganya | mendatangi | Kantor | Kedatangan | serta | mengeluarkan | p>Kusoy | menambahkan | Pasalnya | mendapatkan | segi | agama | Permohonan | ungkap | Kuoy | langsung | direspons | dengan | menggelar | rapat | p>Hasilnya | memberikan | syarat | bersyahadat | kembali | menyampaikan | permohonan | berikrar | hadapan | terbuka | Terlapor | harus | sungguh | menebus | dosanya | keimanan | amal | shaleh | katanya | p>Selepas | Pesantren | Dzikir | Alfath | Ketua | Deddy | Ismatullah | merup | bagian | umat | permintaan | maka | hukumnya | segera | harapannya | Muslim | taat | menjalankan | p> |

Thank U Very Very Much for Reading this Article

Saturday, March 9, 2013

Vatikan bantah penguduran diri Paus lantaran terlibat skandal

Takhta Suci Vatikan kemarin mengecam media Italia yang telah menulis berbagai pemberitaan terkait intrik, korupsi, dan pemerasan, terkait pengunduran diri Paus Benediktus XVI. Vatikan menyebut tindakan itu merupakan suatu langkah untuk menggoyang pelaksanaan Konklaf atau pemilihan Paus baru pengganti Paus Benediktus XVI bulan depan.

Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, Sabtu (23/2), Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, kemarin membantah rumor, informasi salah, dan terkadang fitnah, yang berhubungan dengan penyelidikan dilakukan komite Kardinal pada tahun lalu terkait dokumen-dokumen rahasia Paus yang bocor.

“Ada orang yang ingin mengambil kesempatan dari momen ini untuk menyebarkan kekacauan dan ketidakpercayaan terhadap Gereja Katolik Roma dan pemerintahan Vatikan,” kata Lombardi.

Baru-baru ini, tabloid the Panorama dan surat kabar La Repubblica menulis, keputusan Paus Benediktus XVI untuk mundur dari jabatannya lantaran dipicu oleh laporan rahasia yang dibuat oleh tiga orang Kardinal.

La Repubblica menulis pada 17 Desember tahun lalu, Paus menerima sejumlah berkas laporan dari tiga kardinal yang ditugaskan untuk menyelidiki skandal kebocoran informasi Vatikan. Pada hari itu juga kemudian Paus mengambil keputusan untuk mundur.

Menurut La Repubblica, berkas dokumen itu memuat hampir 300 halaman terikat tali merah dan disimpan di apartemen kepausan dan akan diserahkan kepada paus yang terpilih berikutnya.


{paging_prev_label}

{paging_next_label}


Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/03/08/161881/Kaki-Saya-Masih-Kesulitan-saat-Salat-


Vatikan bantah penguduran diri Paus lantaran terlibat skandal

Monday, April 15, 2013

Sidak DPRD Solo: Ada Soal UN yang Rusak

<!––>




dok.timlo.net/daryono


Solo –  Hasil inspeksi mendadak (Sidak) Komisi IV DPRD Solo terkait pelaksanaan ujian nasional (UN) SMA/SMK hari pertama, Senin (15/4) di sejumlah sekolah, rata-rata berjalan baik. Hanya ada beberapa soal rusak yang kemudian diganti dengan soal cadangan yang tersedia.


Rombongan Sidak Komisi IV dibagi dalam dua tim. Tim satu memantau sekolah-sekolah di Solo utara yang dipimpin Sekretaris Komisi IV Abdul Ghofar Ismail. Sementara tim dua dipimpin Ketua Komisi IV Teguh Prakosa yang memantau sekolah-sekolah di Solo selatan.


Sidak Komisi IV tim dua dimulai dengan memantau pelaksanaan UN di SMK N 3 Surakarta. Di sekolah itu sebanyak 335 siswa mengikuti UN secara penuh. ” Masuk semua, 335 siswa yang terbagi dalam 18 ruang dimana satu ruang 20 siswa,” ujar Kepala SMK N 3 Solo, Sri Haryanti kepada rombongan Komisi IV, Senin (15/4).


Selanjutnya, Komisi IV melanjutkan sidaknya ke SMK Kasatriyan, SMA MTA, SMK Muhammadiyah 1, SMA Al Islam dan SMK Kristen 1. Dalam pantauan tersebut, di SMK Kasatriyan dilaporkan adanya kerusakan soal. “Ada laporan soal rusak tetapi sudah diganti dengan cadangan. Jumlahnya berapa belum diketahui, tetapi ada laporan itu dari pengawas,” kata Kepala SMK Kasatriyan, Drs Danang Giyarso MSi.


Selain itu, kerusakan soal juga ditemukan di SMA MTA. Kerusakan berupa adanya satu soal yang rusak karena garis tengah. Namun seperti sekolah yang sebelumnya, kerusakan dicukupi dengan adanya cadangan.


Ketua Komisi IV DPRD Solo Teguh Prakosa menyatakan secara umum pelaksanaan UN berjalan dengan baik. “Kondisinya aman dan tidak ada temuan signifikan. Harapannya ini mencerminkan pelaksanaan UN sekolah-sekolah lainnya,” tandasnya.



<!–Dikirim melalui Timlo.Net – Portal Informasi Solo–>


 
 

 
 
 

<!––>


Berita Terkait




Tinggalkan Balasan Batalkan balasan




Article source: http://surabaya.detik.com/read/2013/04/14/215739/2219926/475/lima-anggota-fpi-diamankan-terkait-sweeping-toko-waralaba-di-pasuruan


Sidak DPRD Solo: Ada Soal UN yang Rusak

Wednesday, December 18, 2013

Kuasa Hukum: Asmirandah Tak Sentimentil

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Melihat Syahrini Kendarai Mobil Lamborghini Aventador Miliknya


Video Terkait


Slank Luncurkan Slankers.TV Bagi Penggemar




TEMPO.CO, Depok – Pengadilan Agama Depok telah membatalkan pernikahan sesama artis, Jonas Rivanno dan Asmirandah, dalam putusannya, Rabu, 18 Desember 2013. Alasannya, Asmirandah sebagai pemohon pembatalan itu telah salah menilai kesungguhan Jonas yang mulanya masuk agama Islam. (Baca: Pernikahan Jonas-Andah Resmi Batal)


“Perkawinan mereka sudah selesai, sudah final. Masing-masing bukan suami istri lagi,” kata kuasa hukum Asmirandah, Afdal Zikri, usai persidangan tersebut.


Afdal berharap tidak ada masalah lagi setelah pernikahan keduanya dibatalkan. “Sehingga mereka bisa menjalani kehidupannya masing-masing,” katanya.


Menurut Afdal, sebagai manusia Asmirandah pasti memiliki perasaan cinta. Namun, artis yang juga pernah menjadi sutradara itu dianggap cukup kuat menghadapi keputusan sidang. Indikasinya adalah Asmirandah yang hingga Selasa malam tetap fokus membicarakan sidang pembatalan pernikahan di rumahnya di kawasan Cibubur.


“Dia tidak terlena dengan perasaan sentimentilnya, mulai dari sengketa dengan pihak lain maupun dengan Jonas,” kata Afdal.


Kuasa hukum Jonas, Muhammad Nuzul Wibawa, mengatakan belum berkomunikasi lagi dengan kliennya itu. Dia pun mengakui jika Jonas-Asmirandah mau menikah lagi, maka harus tunduk pada aturan yang mengharuskan satu agama. “Kalau mau menikah lagi silahkan saja, yang penting memenuhi peraturan undang-undang,” ujar Afdal.


Keluarga Asmirandah pun berharap tak ada pernikahan lagi antara Jonas dan Asmirandah. Paman Asmirandah, Armand Abu Ahmad menyatakan bahwa kedua orang tua Asmirandah tidak akan setuju jika anaknya menikah lagi dengan Jonas. “Orang tua tidak merestui bila pernikahan tersebut terjadi, apalagi sampai ke Singapura seperti isu yang tersebar,” kata Armand.


ILHAM TIRTA


Terpopuler
Ratu Atut Pernah Minta Rano Mundur 

Pendekar Berbaju Hitam Datangi Rumah Atut

Atut Tersangka, Keluarga Menangis dan Berkabung 

Jadi Tersangka, Atut Dikabarkan Terus Menangis  


Article source: http://www.hidayatullah.com/read/28103/11/04/2013/kakak-perempuan-michael-jackson-tinggalkan-karir-masuk-islam?.html


Kuasa Hukum: Asmirandah Tak Sentimentil

Wednesday, February 20, 2013

Mahasiswa STAIN Pamekasan Tuntut Pergantian Pengelola Perpustakaan


Puluhan mahasiswa mendemo gedung perpustakaan STAIN Pamekasan(Foto: arif)

LENSAINDONESIA.COM: Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, mendemo Gedung Perpustakaan di kampus mereka. Para mahasiswa yang menamakan dirinya Dewan Advokat Mahasiswa (DAM), menilai pelayanan perpustakaan di kampusnya tidak optimal. Mahasiswa menuntut ada pergantian pengelola perpustakaan.

Korlap aksi, Ahmad Ukik, menyatakan pengelola perpustakaan tidak bekerja profesional sehingga berdampak pada layanan buruk yang dirasakan mahasiswa. Dalam orasinya, Ukik meminta rektorat segera melakukan pembenahan para pengelola perpustakaan. “Jika memang tidak becus mengurus perpustakaan, ganti saja pengelolanya dengan petugas yang memiliki latar belakang ilmu pustakawan,” tandasnya, Rabu (20/2/2013).

Baca juga: BEM Pamekasan Serukan Pilkada Damai dan Lia Trisnawati, Bocah 10 Tahun yang Doyan Minum Bensin

Sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dengan petugas keamanan kampus tersebut karena menghalangi mahasiswa untuk masuk kedalam perpustakaan, beruntung insiden tersebut tidak meluas, dan segera bisa diredam oleh korlap aksi.

Ukik menambahkan, minimnya pelayanan dari petugas perpustakaan belum mencerminkan sebagai perpustakaan negeri. “Mana ada perpustakaan kampus yang jam layanannya tidak sejalan dengan jam perkuliahan mahasiswa. Saat mahasiswa butuh mencari buku referensi di perpustakaan, saat yang sama perpustakaan masih tutup. Jika tak mampu bekerja profesional, ganti saja pengelola perpustakaan,” sesalnya.

Sementara itu, Zaini, kepala perpustakaan STAIN Pamekasan, akan menindak lanjuti aspirasi mahasiswa terkait dengan pelayanan perpustakaan tersebut, baik yang berhubungan dengan pelayanan, waktu, denda, dan kelengkapan administrasi.

“Beri kami waktu untuk melakukan pembenahan perpustakaan. Yang pasti, kami akan menindak lanjuti aspirasi mahasiswa terkait pelayanan perpustakaan yang meliputi waktu, denda dan kelengkapan administrasi,” tutup Zaini. @arief



Berita Terkait:

  • Sekolah di Pamekasan Masih Lakukan Pungli Terhadap Siswanya
    Berdalih untuk Biaya Pembelian LKS dan Bimbingan Belajar
  • Warga Tlontorajeh Tolak Pembagunan Tower Selular
    Ditemukan Surat Pernyataan Palsu
  • Pembagian Raskin Pamekasan Diduga Diselewengkan
    Kerugian Mencapai Rp 1,8 Miliar
  • Ratusan Pelanggan Demo Kantor PDAM Pamekasan
    Empat Bulan Air Mampet Tetap Harus Bayar Tagihan
  • Harga Ikan Laut Meroket Tinggi Gara-Gara Cuaca Buruk
    Nalayan Tak Melaut, Stok Ikan Menipis
  • Cuaca Buruk Dongkrak Kenaikan Harga Telur
    Suplai dari Peternak Dikurangi
  • Surat Suara Pilkada Pamekasan Siap Dicoblos
    3000 Lembar Rusak, Sudah Diganti cadangan
  • Selingkuh, Anggota Polsek Tlanakan Hadapi Sidang Disiplin
    Segera Tetapkan Sanksi Pekan Ini
  • Mantan Anggota KPU Pamekasan Diwajibkan Kembalikan Uang Kehormatan
    Setelah Dipecat DKPP
  • Tak Tegas! Kopaja Tuding Satpol PP Pamekasan “Banci”
    PNS Dibiarkan Keluyuran




Article source: http://oase.kompas.com/read/2013/01/24/08234084/Cak.Nun.Gus.Dur.dan.Atheis?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp


Mahasiswa STAIN Pamekasan Tuntut Pergantian Pengelola Perpustakaan

Tuesday, September 10, 2013

Bella Saphira Sempat Gonta-ganti Pacar

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Joey Alexander Sila, Pianis cilik dengan Prestasi Dunia


Video Terkait


Iwel Sastra Pede Sebut Stand Up Comedian Pertama




TEMPO.CO, Jakarta – Nama Bella Saphira pada era 1990-an adalah simbol pesona kecantikan dan kecemerlangan karier di dunia hiburan. Saat itu, Bella tercatat sebagai salah satu artis berhonor tinggi dan menjadi anak emas Multivision Plus, rumah produksi yang rutin membuat sinetron kejar tayang di televisi.


Bintang kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 6 Agustus 1973 ini pernah membintangi Rumah Beton dan Norma pada 1996, Antara Cinta dan Dusta pada 1997, pada 1999 sinetron Di Antara Dua Pilihan, lalu Dewi Fortuna pada 2000, hingga Waktu Terus Berjalan pada 2001, dan Wah Cantiknya pada 2002.


“Periode pertengahan 1990-an hingga awal 2000 adalah masa keemasan Bella Saphira,” kata aktor Anwar Fuadi pada Kamis malam, 29 Agustus 2013. Anwar dikenal dekat dengan Bella. “Bella itu tipe orang perfeksionis, termasuk masalah hati,” kata Anwar lagi. 


Karena itulah, Bella Saphira tercatat punya riwayat panjang soal asmara. Bella memang sempat menjalin kasih dengan mendiang selebriti Adjie Massaid pada 1996-1998. Kisah kasih keduanya belakangan berantakan karena perbedaan agama.


“Saya dan Adjie berpisah baik-baik, sampai dia menikah dengan Reza Artamevia kami masih berteman,” kata Bella dalam wawancara dengan sebuah tabloid wanita pada Desember 1999.


Sekitar tahun 2000-an Bella beberapa kali diberitakan dekat dengan pengusaha. Ada yang dari Brunei, Cina bahkan Jepang. Namun, semua gosip itu akhirnya menguap karena tak ada yang berujung ke pelaminan.


Barulah, Jumat, 30 agustus 2013 ini, Bella menemukan pelabuhan akhir. Bertempat di Stabat Langkat, Binjai, Sumatera Utara, Bella Saphira menikah dengan Mayjen TNI Agus Surya Bakti. Sebelumnya, pada 26 Juli 2013 lalu Bella menjadi mualaf dan memeluk agama Islam di Masjid Istiqal.


HADRIANI P / Berbagai Sumber

Berita Terpopuler
Aura Kasih Bertualang di Film Terbaru

Aura Kasih Siap Duet dengan Vicky Shu

Ini Gaya Putri Duyung ala Lady Gaga

Harry Connick Jr Jadi Juri American Idol Ketiga?


Article source: http://www.voaindonesia.com/content/lagi-bentrokan-tentara-di-perbatasan-afghanistan-pakistan/1655248.html


Bella Saphira Sempat Gonta-ganti Pacar

Tuesday, May 21, 2013

Menteri Agama: Jika Garuda Diganti Perkutut, Itu Bukan Lagi Lambang Negara

TRIBUNNEWS.COM – Untuk menyelesaikan secara tuntas masalah keberadaan jemaah Ahmadiyah, Menteri Agama Suryadharma Ali, akan memberikan dua opsi bagi jemaah Ahmadiyah. Dua opsi tersebut adalah kembali ke ajaran Islam yang benar atau dipersilakan membuat agama sendiri.


“Sesuai dengan masukan yang diberikan para ulama, ada dua opsi untuk menyelesaikan keberadaan jemaah Ahmadiyah. Masukan itu akan dibicarakan lebih jauh dengan Kemenkumham, Polri, Kejagung, dan lembaga terkait lainnya,” kata Suryadharma seusai menyaksikan ikrar masuk Islam 20 warga Jamaah Ahmadiyah di Masjid Agung Pemkab Tasikmalaya, Senin (20/5/2013).


Opsi tersebut, kata Suryadharma Ali, memberi kesempatan kepada seluruh anggota jemaah Ahmadiyah kembali ke ajaran Islam. Jika tetap dengan pendiriannya, jemaah Ahmadiyah dipersilakan mendirikan agama baru.


“Jangan menyangkut-nyangkutkan diri lagi dengan Islam. Karena faham Ahmadiyah berbeda dengan Islam. Terutama masalah nabi terakhir serta isi Al Quran,” katanya.


Suryadharma Ali membuat analogi jika lambang negara diganti dengan burung perkutut bukan lagi lambang negara yang bergambar burung garuda. Begitu pula UUD 45 jika ada perubahan pada pasal pembukaan misalnya, tidak bisa lagi disebut UUD 45.


“Begitu pula ajaran Islam yang sudah diubah-ubah, terlebih menyangkut hal prinsip seperti kenabian serta kitab suci yang sudah diubah, tidak lagi bisa disebut sebagai Islam,” paparnya.


Sambil menunggu keputusan untuk menentukan nasib yang bersifat final tentang keberadaan jemaah Ahmadiyah, Suryadharma berharap agar seluruh komponen warga yang kebetulan di daerahnya terdapat komunitas jemaah Ahmadiyah bisa menahan diri. “Jangan lagi ada tindakan anarkistis karena tindakan seperti itu akhirnya menyalahi aturan,” ujarnya.


Suryadharma pun berjanji akan membawa masalah penanganan hukum yang dirasa warga kurang adil terhadap keberadaan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri ke pertemuan dengan menteri dan lembaga terkait di Jakarta. “Pokoknya semua aspirasi akan ditampung dan akan dibuka pada pertemuan tersebut,” ujar Suryadharma Ali.


Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan rencana beraudiensi dengan Presiden SBY terkait keberadaan jemaah Ahmadiyah di Kabupaten Tasikmalaya, mendapat dukungan dari Menag.


“Bahkan beliau berpendapat audiensi yang kami lakukan bisa lebih memberikan dorongan moril bagi pemerintah pusat untuk memutuskan nasib jemaah Ahmadiyah,” kata Uu. (Tribun Jabar/stf)


Article source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/28/formappi-calonkan-angel-lelga-di-parlemen-ppp-beruntung.html


Menteri Agama: Jika Garuda Diganti Perkutut, Itu Bukan Lagi Lambang Negara

Thursday, January 23, 2014

Pentagon: Tentara Muslim, Sikh, Yahudi Boleh Pelihara Janggut

Pentagon: Tentara Muslim, Sikh, Yahudi Boleh Pelihara Janggut




Liputan6.com, Washington DC : Militer Amerika Serikat melonggarkan aturan pemakaian pakaian dinas atau seragam, yang memungkinkan pemeluk agama tertentu mempertahankan identitas sesuai dengan keyakinannya: turban, kupluk, janggot, atau tato.


Berita Terkait



`ChocoChicken` Kombinasi Cokelat dan Ayam, Tertarik?


`ChocoChicken` Kombinasi Cokelat dan Ayam, Tertarik?



[VIDEO] Mobil Kereta Membeku di Eropa - Thailand Darurat 60 Hari


[VIDEO] Mobil Kereta Membeku di Eropa – Thailand Darurat 60 Hari


Tentara Muslim, Sikh, Yahudi, Wiccan (kepercayaan pagan modern), juga marinir, pelaut dan penerbang kini bisa mengajukan pengecualian terkait aturan seragam seragam militer yang ketat.


Setiap permohonan akan dievaluasi secara individu. Bisa diterima atau ditolak, tergantung ada atau tidaknya potensi gangguan terhadap kesiapan militer. Sedikitnya permohonan 3 pemeluk Sikh telah dikabulkan.


“Permintaan anggota terkait penggunaan atribut keagamaan akan dipertimbangkan kasus per kasus, untuk memastikan tidak akan mempengaruhi capaian sebuah misi, kesatuan unit, dan pelaksanaan perintah dan disiplin,” kata pejabat militer AS, Lt Cmdr Nate Christensen, seperti dimuat BBC, 22 Januari 2014.


Pemohon yang mendapat izin dibolehkan memelihara janggut atau atribut khusus. Namun, jika dianggap menghalangi keamanan operasi senjata dan perlengkapan militer, termasuk pemakaian helm dan masker pelindung — bakal ditolak.


Izin hanya berlaku untuk seorang anggota dalam dalam kesatuannya saat ini. Permohonan baru harus diajukan jika ia dipindahkan ke unit lain.


Kebijakan baru tersebut efektif sejak Rabu 22 Januari 2014, akan berlaku untuk semua agama yang diakui oleh militer AS di semua unit.


Data militer AS menyebut, ada 3.700 tentaranya yang memeluk Islam dan 1.500 Wiccan. Namun belum jelas berapa dari mereka yang mengajukan permohonan.


“Kami tak tahu berapa permintaan yang akan kami terima,” kata Lt Cmdr Christensen.


Sementara, Amardeep Singh, pendiri Sikh Coalition menilai, kebijakan baru Pentagon adalah ‘langkah maju. Meski belum mengakomodasi pemeluk Sikh — yang agamanya menyarankan pria untuk memakai turban, memelihara janggut, dan rambut panjang.


“Apapun, ini adalah langkah maju. Bahwa militer menyatakan komitmen untuk melindungi kebebasan beragama,” kata dia.


Sementara itu, di Kanada, sejumlah kepolisian lokal di negara itu mengizinkan pemakaian jilbab bagi anggota perempuannya. Sesuatu yang bahkan belum diimplementasikan di Indonesia. Salah satunya di Kota Edmonton.


Ibukota Ontario, Toronto, bahkan memberi ruang lebih luas bagi penduduknya untuk memakai simbol-simbol agama saat bertugas di sektor pelayanan publik. Bahkan ada kampanye untuk membuat jilbab diizinkan di rumah sakit. (Ein/Yus)


Baca juga:


Polwan di Edmonton Kanada Boleh Pakai Jilbab
Canggih! Teknologi Militer AS Ubah Tentara Jadi `Iron Man`






loading comment box



Kirim Komentar



Nama

:

Email

:


Komentar

:


Security Code

:



‘ + $(‘#nama’).val() + ‘



‘ + komentar + ‘


‘;

$(‘#comment-list’).prepend(isi);

$(“#frmKomentar”).html(‘

Terima Kasih Telah Mengirimkan Komentar


‘);

} else {

alert(data);

$(“#siimage”).attr(‘src’, base_url + ‘show_image/sid=’ + Math.random());

$(“#code”).val(“”);

$(“#code”).focus();

}

$(“#frmKomentar”).unblock();

}

});

}

});

});


Article source: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=1120&pub=Kosmo&sec=Hiburan&pg=hi_01.htm


Pentagon: Tentara Muslim, Sikh, Yahudi Boleh Pelihara Janggut