Showing posts sorted by relevance for query berikrar. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query berikrar. Sort by date Show all posts

Sunday, April 21, 2013

Pemain Asal Kamerun Abanda Herman Masuk Islam




Jumat, 19 April 2013 10:41:54 WIB


abang-sub


BANDUNG (Pos Kota) – Pemain palang pintu Persib Bandung asal Kamerun, Abanda Herman, Kamis sore berikrar masuk Islam. Prosesi pengislaman pemain jangkung ini berlangsung di Mesjid Nurul Iman, Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat. Dipandu KH Jujun Junaedi,M.Ag,  Abanda mengucapkan dua kalimat sahadat. “ Alhamdulillah, bek tangguh  dan jangkung kini sudah masuk Islam,“ komentar warga setempat.


Prosesi ikrar syahadat yang diucapkan Abanda Herman mantan pemain Persija ini berlangsung pukul 15:30 Wib. Disaksikan manajer Hj. Umuh Muhtar, pelatih Jajang Nurjaman, serta ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, Abanda mengucapkan kalimat syahadat dengan nada terputus putus.


Usai berikrar, Abanda pun mengaku lega, kemudian dia mendapat ucapan selamat, baik dari pengurus Persib, dan pemainya, juga warga setempat. Bahkan warga pengajian pun serempak mengucapkan selamat. “Kang Abanda kita kini seikhwan,“ celetuk bobotoh Persib yang usia belasan tahun di mesjid tersebut.


Jujun Jkunaedi, menegaskan, pihaknya akan terus membimbing Abanda Herman. “ Dia sudah mualaf, jadi perlu bimbingan. Kami siap memberikan bimbingan kepada pemain Persib ini,“ tandas jujun yang sekaligus Dosen Fakultas Dakwah UIN SGD Bandung.


(dono/sir)



Article source: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=323521


Pemain Asal Kamerun Abanda Herman Masuk Islam

Thursday, December 8, 2016

Hujat MUI, Mualaf Ini Tobat dan Bersyahadat Lagi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Seorang mualaf di Kota Sukabumi mengaku khilaf dan bertobat karena telah menghujat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah tersebut dilakukan di depan pengurus MUI dan Front Pembela Islam (FPI) Kota Sukabumi Jumat (9/12).

Warga tersebut adalah Yuanta Dharma Djohanli alias Yuan Lee bin Dharmawan Djohanli (49 tahun) warga Jalan Mayawati Atas RT 03 RW 01, Kelurahan  Gunung Parang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Sebelumnya, dalam akun media sosial facebook, dia menuliskan hujatan dan hinaan terhadap MUI dan FPI.

"Saya mengakui telah membuat pernyataan di akun facebook pada tanggal 18 Nopember 2016 yang menghujat FPI dan MUI," ujar Yuan Lee, membacakan ikrar di depan pengurus MUI dan FPI di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi. Salah satu kalimatnya antara lain ‘kalian kelompok barbar yang ingin makar terhadap NKRI dan pemerintah yang sah, kalian ingin perang saudara dan kalian organisasi bajingan'.

Yuan Lee mengaku, pernyataan tersebut salah dan berdosa. Oleh karena itu, ia meminta maaf sedalam-dalamnya kepada MUI, FPI, dan organisasi Islam lainnya. Ia juga berjanji akan bertobat kepada Allah SWT dan tidak akan mengulangi perbuaan keji dan munkar.

Dalam ikrarnya juga, Yuan Lee meminta adanya bimbingan dan pembinaan dari MUI agar menjadi mualaf yang baik. Yuan Lee juga bersedia mondok di pesantren yang ditunjuk MUI Sukabumi minimal selama tiga bulan untuk memperdalam ajaran Islam.

Terakhir kata Yuan Lee, ia memohon kasus pelaporan yang dilakukan MUI ke polisi terkait posingan di facebook tersebut agar dicabut. Harapannya, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya sangat menyesal dan tidak mengulangi lagi," kata Yuan Lee yang masuk Islam pada 2006 lalu. Ia mengaku, proses belajar Islamnya sempat terhenti sejak lama.

Sekretaris MUI Kota Sukabumi Muhammad Kusoy mengatakan, sebelumnya MUI dan FPI telah melaporkan Yuan Lee ke Polres Sukabumi Kota pada 22 Nopember 2016 lalu. "Pelaporan terkait pernyataan Yuan Lee yang menghina dan menghujat MUI dan FPI," ujar dia.

Pelaporan tersebut, kata Kusoy, untuk menjaga nama baik MUI, kemuliaan ulama, dan ajaran Islam. Selain itu, untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian di Kota Sukabumi.Namun terang Kusoy, pada 3 Desember 2016 terlapor Yuan Lee beserta keluarganya mendatangi Kantor MUI Sukabumi. Kedatangan terlapor untuk meminta maaf dan mengaku berdosa serta menyesal mengeluarkan pernyataan yang menghujat MUI.

Kusoy menambahkan, terlapor juga memohon bimbingan dari MUI dan meminta kasus diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya, selama ini belum mendapatkan pembinaan dari segi agama. Permohonan ini, ungkap Kuoy, langsung direspons dengan menggelar rapat antara MUI dan FPI.

Hasilnya, MUI, dan FPI memberikan maaf dengan syarat terlapor bersyahadat kembali dan menyampaikan permohonan maaf dan berikrar di hadapan pengurus MUI secara terbuka. "Terlapor juga harus bertobat dengan sungguh-sungguh dan menebus dosanya dengan keimanan dan amal shaleh," katanya.

Selepas itu, terlapor juga harus mondok di Pesantren Dzikir Alfath Kota Sukabumi selama tiga bulan. Ketua MUI Kota Sukabumi Deddy Ismatullah menambahkan, terlapor Yuan Lee merupakan mualaf dan telah menjadi bagian saudara umat Islam. Sehingga, dengan adanya permintaan maaf dan bersyahadat, maka proses hukumnya akan segera dicabut. "MUI juga akan memberikan pembinaan kepada Yuan Lee. Sehingga harapannya Yuan Lee bisa menjadi Muslim yang taat menjalankan ajaran agama Islam," katanya.

"

| Hujat | MUI, | Mualaf | Tobat | Bersyahadat | Lagi | REPUBLIKA | SUKABUMI | Seorang | mualaf | Kota | Sukabumi | mengaku | khilaf | bertobat | karena | telah | menghujat | Majelis | Ulama | Indonesia | (MUI) | Langkah | tersebut | dilakukan | depan | pengurus | Front | Pembela | Islam | (FPI) | Jumat | p>Warga | adalah | Yuanta | Dharma | Djohanli | alias | Yuan | Dharmawan | tahun) | warga | Jalan | Mayawati | Atas | Kelurahan  | Gunung | Parang | Kecamatan | Cikole | Senya | dalam | akun | media | sosial | facebook | menuliskan | hujatan | hinaan | terhadap | p>Saya | mengakui | membuat | pernyataan | pada | tanggal | Nopember | 2016 | yang | ujar | membac | ikrar | Gedung | Pusat | Kajian | Salah | satu | kalimatnya | antara | lain | ‘kalian | kelompok | barbar | ingin | makar | NKRI | pemerintah | kalian | perang | saudara | organisasi | bajingan | p>Yuan | salah | berdosa | Oleh | meminta | maaf | sedalam | dalamnya | kepada | lainnya | juga | berjanji | Allah | mengulangi | perbuaan | keji | munkar | p>Dalam | ikrarnya | adanya | bimbingan | pembinaan | agar | menjadi | baik | bersedia | mondok | pesantren | ditunjuk | minimal | selama | tiga | bulan | untuk | memperdalam | ajaran | p>Terakhir | kata | memohon | kasus | pelaporan | polisi | terkait | posingan | dicabut | Harapannya | diselesaikan | secara | kekeluargaan | Saya | sangat | menyesal | lagi | masuk | 2006 | proses | belajar | Islamnya | sempat | terhenti | sejak | lama | p>Sekretaris | Muhammad | Kusoy | mengat | senya | melaporkan | Polres | Pelaporan | menghina | p>Pelaporan | menjaga | nama | kemuliaan | ulama | Selain | mencipt | kerukunan | kedamaian | Namun | terang | Desember | terlapor | beserta | keluarganya | mendatangi | Kantor | Kedatangan | serta | mengeluarkan | p>Kusoy | menambahkan | Pasalnya | mendapatkan | segi | agama | Permohonan | ungkap | Kuoy | langsung | direspons | dengan | menggelar | rapat | p>Hasilnya | memberikan | syarat | bersyahadat | kembali | menyampaikan | permohonan | berikrar | hadapan | terbuka | Terlapor | harus | sungguh | menebus | dosanya | keimanan | amal | shaleh | katanya | p>Selepas | Pesantren | Dzikir | Alfath | Ketua | Deddy | Ismatullah | merup | bagian | umat | permintaan | maka | hukumnya | segera | harapannya | Muslim | taat | menjalankan | p> |

Thank U Very Very Much for Reading this Article

Friday, July 26, 2013

Ada Ketegangan Saat Media Meliput Bella Saphira Masuk Islam




Ada Ketegangan Saat Media Meliput Bella Saphira Masuk Islam




Jumat, 26 Juli 2013 11:28


Abdul Rahman


PESINETRON Bella Saphira mantap mengucapkan dua kalimat syahadat menandai dirinya masuk Islam.


Bella masuk Islam di Masjid Istiqlal, Jumat (26/7) pagi. Saat acar berlangsung sempat terjadi sedikit kekisruhan.


Sang bintang utama, Bella Saphira tidak mau bertemu media. Kabar gembira ini malah tadinya tidak mau dipublikasikan.


Bahkan sempat terjadi keributan dengan wartawan karena petugas berpakaian seragam mirip militer menghalau media yang hendak meliput.


Dikabarkan juga ada jenderal yang mengancam wartawan jika dipublikasikan. Tak diketahui apa motif dari penghalauan ini.


(man/ade)



Berita Terkait:


Resmi Masuk Islam, Bella Saphira Tak Berganti NamaBella Saphira Masuk Islam Karena Ingin Menikah dengan Kekasih?Bella Saphira Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat dengan LancarUsai Berikrar Masuk Islam, Bella Saphira Berurai Air Mata


Berikan komentar


Article source: http://www.bolanews.com/read/tinju/internasional/29421-Petinju-Jepang-Ikuti-Jejak-Seterunya-Muhammad-Ali.html


Ada Ketegangan Saat Media Meliput Bella Saphira Masuk Islam

Wednesday, August 21, 2013

Bella Saphira Seolah 'Menghilang' Jelang Rencana Pernikahan

WowKeren.com – Bella Saphira bersikap misterius dan semakin menutup diri semenjak masuk

Islam dan akan menikah dengan Mayjen H. Agus Surya Bakti. Bahkan pihak Masjid Istiqlal, tempat Bella menjadi mualaf, mengaku tak mengetahui dimana artis berusia 40 tahun itu tinggal.



“Pihak Bella Saphira belum mengembalikan sertifikat Islam kepada pihak kami (masjid Istiqlal),” ujar Wakil Ketua Bidang Taqmir Masjid Istiqlal, Wahyono. “Karena kita butuh itu untuk kelengkapan admistrasi.”



Wahyono menambahkan kalau Bella mendapat dua sertifikat sesudah berikrar masuk Islam. “Ketika sudah masuk Islam, kami memberikan buah sertifikat (satu untuk Bella dan satu untuk Istiqlal) untuk ia tandatangani, ia belum mengembalikannya hingga kini sehingga kami kehilangan data-datanya,” lanjut Wahyono.



Menurut rencana, Bella dan Agus akan menikah 30 Agustus. Keluarga Bella dikabarkan tak merestui keputusannya untuk menjadi mualaf dan menikah dengan Agus. (wk/ri)









Berita Bella Saphira terbaru :

• Pernikahan Bella Saphira Sudah Didaftarkan ke KUA?

• Calon Suami Bella Saphira Berkelit Ditanya Persiapan Pernikahan

• Pernikahan Bella Saphira Ternyata Tak Direstui Keluarga

• Bella Saphira Masih Bungkam, Calon Suami Akui Akan Menikah Bulan Agustus

• Bella Saphira Diisukan Akan Menikah 17 Agustus

• Berita Bella Saphira lainnya …


Article source: http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/08/21/mrvb54-gereja-mesir-diserang-polisi-dan-militer-diam


Bella Saphira Seolah 'Menghilang' Jelang Rencana Pernikahan