Showing posts sorted by relevance for query Deddy. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Deddy. Sort by date Show all posts

Thursday, June 20, 2013

Deddy Mizwar Tak Tahu Ully Artha Sudah Menikah

Kapanlagi.com – Pernikahan almarhumah Ully Artha dengan lelaki yang bernama Gatot memang sangat ditutup rapat-rapat. Deddy Mizwar yang merupakan sahabat almarhum pun tak mengetahui tentang kabar pernikahan wanita yang meninggal pada usia 59 tahun itu.



“Saya sama sekali nggak dengar. Ketika jadi mualaf pun nggak dengar. Kalau saya tahu, pasti datang, orang pasti ramai,” ujar Deddy di rumah duka jalan Petojo Sabangan 2, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (16/6).




Ully Artha meninggal dunia.Ully Artha meninggal dunia.




Meski demikian, banyak kenangan yang sulit dilupakan Deddy tatkala almarhumah masih hidup. “Almarhumah ini aktris. Dia lakukan dengan totalitas. Berkesan sekali waktu syuting bareng,” kata Deddy.




Apalagi almarhumah yang sudah jauh lebih dulu terjun ke dunia seni peran. Ia masih mau di kala diajak berlatih akting dengan juniornya. “Latihan sama-sama, walau dia lebih dahulu di dunia film. Mau diajak berlatih dan dia enjoy berlatih sebelum syuting,” tutup Deddy. (kpl/aal/phi)



Deddy Mizwar Tak Tahu Ully Artha Sudah Menikah

Thursday, June 13, 2013

[VIDEO] Pelantikan Aher-Deddy Diwarnai Unjuk Rasa

[VIDEO] Pelantikan Aher-Deddy Diwarnai Unjuk Rasa


Liputan6.com, Bandung : Pelantikan Kepala Daerah Jawa Barat terpilih, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, diwarnai unjuk rasa. Seorang pengunjuk rasa berusaha masuk ke dalam gedung, saat pelantikan berlangsung. Meski diwarnai unjuk rasa, acara pelantikan berlangsung lancar.

Liputan 6 SCTV, Jumat (14/6/2013) memberitakan, seorang pengunjuk rasa berteriak-teriak dan berusaha masuk ke Gedung Merdeka, yang terletak di Jalan Asia Afrik, Bandung, tempat pelantikan Kepala Daerah Jawa Barat terpilih pada Kamis 13 Juni. Sejumlah polisi berpakaian preman dengan sigap mengamankan pengunjuk rasa itu.


Namun, pengunjuk rasa itu tidak terima dengan perlakuan polisi. Sehingga dia terus berteriak, menolak pelantikan Ahmad Heryawan sebagai Kepala Daerah Jawa Barat. Aksi tersebut menarik perhatian sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.


Masih di sekitar Gedung Merdeka, puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Bandung Raya, serta Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga menggelar orasi menolak pelantikan Ahmad Heryawan sebagai Kepala Daerah Jawa Barat. Pengunjuk rasa menagih dan akan mengawal janji-janji Ahmad Heryawan, pada saat kampanye lalu.


Meski didemo puluhan mahasiswa, jalannya pelantikan Kepala Daerah Jawa Barat periode 2013-2018, yang dihadiri sejumlah menteri dan pejabat, tetap berlangsung lancar. Pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, dalam rapat paripurna istimewa DPRD Jawa Barat. Pasangan itu terpilih sebagai Kepala Daerah setelah mendulang suara terbanyak dalam Pemilukada Jawa Barat, yang digelar satu putaran. (Yog/Eks)


Article source: http://www.merdeka.com/jakarta/039dinas-peternakan-harus-perketat-penjualan-daging-babi039.html


[VIDEO] Pelantikan Aher-Deddy Diwarnai Unjuk Rasa

Friday, December 9, 2016

Penghina Ulama Itu Minta Maaf dan Menyatakan Diri Menjadi Mualaf

RANCAH POST â€" Medio November lalu, MUI Kota Sukabumi sempat melaporkan sebuah penghinaan dan hate speech ke kepolisian. Laporan itu dilakukan atas dasar kicauan seorang warga berinisial YL di jejaring sosial yang kemudian menyebar luas di masyarakat.

“Laporan tersebut kami lakukan supaya penghinaan dan hate speech ini tidak melebar mengingat umat Muslim di Sukabumi merasa sangat dilecehkan dengan status dalam Facebook itu,” terang Ketua Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Deddy Ismatullah.

Usai mendapatkan laporan itu, kepolisian kemudian memanggil dan memeriksa pemilik akun penghina ulama guna menghindari kasus penghinaan kepada ulama dan hate speech itu menyebar luas ke masyarakat. “Polisi dengan sigap menanggapi pengaduan ulama dan memeriksa pemilik akun. Secara de facto, permintaan maaf YL kami terima dan secara de jure akan akan segera mendatangi kantor polisi untuk mencabut perkara itu,” ujar Deddy.

Jum’at (9/12/2016), di sela-sela pertemuan terbuka di Gedung Pusat Kajian Islam di Jalan Veteran Kota Sukabumi dan dengan disaksikan oleh semua pimpinan pesantren Kabupaten dan Kota Sukabumi Jawa Barat, para ulama dan pejabat dilingkungan Mapolres Sukabumi Kota, penghina ulama yang merupakan warga Jalan Mayawati, Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole itu meminta maaf atas perbuatannya yang mendiskreditkan MUI. Ia pun menyesal dan tak akan mengulangi perbuatannya itu.

YL, pelaku penghina ulama  tak hanya meminta maaf kepada semua ulama, ia juga menyatakan diri menjadi mualaf dan bersedia mempelajari agama Islam di salah satu pesantren yang ada di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi Jawa Barat. “Itu atas kemauannya sendiri, sama sekali tak ada paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

loading...

"

| Penghina | Ulama | Minta | Maaf | Menyat | Diri | Menjadi | Mualaf | RANCAH | POST< | strong> | Medio | November | Kota | Sukabumi | sempat | melaporkan | sebuah | penghinaan | hate | speech | kepolisian | Laporan | dilakukan | atas | dasar | kicauan | seorang | warga | berinisial | jejaring | sosial | yang | kemudian | menyebar | luas | masyarakat | p>“Laporan | tersebut | kami | lakukan | supaya | melebar | mengingat | umat | Muslim | merasa | sangat | dilecehkan | dengan | status | dalam | Facebook | terang | Ketua | Majelis | Indonesia | (MUI) | Deddy | Ismatullah | p>Usai | mendapatkan | laporan | memanggil | memeriksa | pemilik | akun | penghina | ulama< | guna | menghin | kasus | kepada | ulama | “Polisi | sigap | menanggapi | pengaduan | Secara | facto | permintaan | maaf | terima | secara | jure | segera | mendatangi | kantor | polisi | untuk | mencabut | perkara | ujar | p>Jum’at | 2016) | sela | pertemuan | terbuka | Gedung | Pusat | Kajian | Islam | Jalan | Veteran | disaksikan | oleh | semua | pimpinan | pesantren | Kabupaten | Jawa | Barat | para | pejabat | dilingkungan | Mapolres | ulama yang | merup | Mayawati | Kelurahan | Gunung | Parang | Kecamatan | Cikole | meminta | perbuatannya yang | mendiskreditkan | menyesal | mengulangi | perbuatannya | p>YL | pelaku |  tak | hanya | juga | menyat | diri | menjadi | mualaf | bersedia | mempelajari | agama | salah | satu | Puyuh | “Itu | kemauannya | sendiri | sama | sekali | paksaan | pihak | manapun | ujarnya | p>loading | div> |

Thank So Much for Visit this Article

Penghina Ulama Itu Minta Maaf dan Menyatakan Diri Menjadi Mualaf

RANCAH POST â€" Medio November lalu, MUI Kota Sukabumi sempat melaporkan sebuah penghinaan dan hate speech ke kepolisian. Laporan itu dilakukan atas dasar kicauan seorang warga berinisial YL di jejaring sosial yang kemudian menyebar luas di masyarakat.

“Laporan tersebut kami lakukan supaya penghinaan dan hate speech ini tidak melebar mengingat umat Muslim di Sukabumi merasa sangat dilecehkan dengan status dalam Facebook itu,” terang Ketua Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Deddy Ismatullah.

Usai mendapatkan laporan itu, kepolisian kemudian memanggil dan memeriksa pemilik akun penghina ulama guna menghindari kasus penghinaan kepada ulama dan hate speech itu menyebar luas ke masyarakat. “Polisi dengan sigap menanggapi pengaduan ulama dan memeriksa pemilik akun. Secara de facto, permintaan maaf YL kami terima dan secara de jure akan akan segera mendatangi kantor polisi untuk mencabut perkara itu,” ujar Deddy.

Jum’at (9/12/2016), di sela-sela pertemuan terbuka di Gedung Pusat Kajian Islam di Jalan Veteran Kota Sukabumi dan dengan disaksikan oleh semua pimpinan pesantren Kabupaten dan Kota Sukabumi Jawa Barat, para ulama dan pejabat dilingkungan Mapolres Sukabumi Kota, penghina ulama yang merupakan warga Jalan Mayawati, Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole itu meminta maaf atas perbuatannya yang mendiskreditkan MUI. Ia pun menyesal dan tak akan mengulangi perbuatannya itu.

YL, pelaku penghina ulama  tak hanya meminta maaf kepada semua ulama, ia juga menyatakan diri menjadi mualaf dan bersedia mempelajari agama Islam di salah satu pesantren yang ada di Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi Jawa Barat. “Itu atas kemauannya sendiri, sama sekali tak ada paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

loading...

"

| Penghina | Ulama | Minta | Maaf | Menyat | Diri | Menjadi | Mualaf | RANCAH | POST< | strong> | Medio | November | Kota | Sukabumi | sempat | melaporkan | sebuah | penghinaan | hate | speech | kepolisian | Laporan | dilakukan | atas | dasar | kicauan | seorang | warga | berinisial | jejaring | sosial | yang | kemudian | menyebar | luas | masyarakat | p>“Laporan | tersebut | kami | lakukan | supaya | melebar | mengingat | umat | Muslim | merasa | sangat | dilecehkan | dengan | status | dalam | Facebook | terang | Ketua | Majelis | Indonesia | (MUI) | Deddy | Ismatullah | p>Usai | mendapatkan | laporan | memanggil | memeriksa | pemilik | akun | penghina | ulama< | guna | menghin | kasus | kepada | ulama | “Polisi | sigap | menanggapi | pengaduan | Secara | facto | permintaan | maaf | terima | secara | jure | segera | mendatangi | kantor | polisi | untuk | mencabut | perkara | ujar | p>Jum’at | 2016) | sela | pertemuan | terbuka | Gedung | Pusat | Kajian | Islam | Jalan | Veteran | disaksikan | oleh | semua | pimpinan | pesantren | Kabupaten | Jawa | Barat | para | pejabat | dilingkungan | Mapolres | ulama yang | merup | Mayawati | Kelurahan | Gunung | Parang | Kecamatan | Cikole | meminta | perbuatannya yang | mendiskreditkan | menyesal | mengulangi | perbuatannya | p>YL | pelaku |  tak | hanya | juga | menyat | diri | menjadi | mualaf | bersedia | mempelajari | agama | salah | satu | Puyuh | “Itu | kemauannya | sendiri | sama | sekali | paksaan | pihak | manapun | ujarnya | p>loading | div> |

Thank U Very Very Much for Read this News

Friday, June 14, 2013

Angie Titipkan Keanu ke Pesantren Ustad Yusuf Mansyur



Angie dan Keanu

Jakarta – Angelina Sondakh kini masih mendekam di tahanan Rutan Pondok Bambu karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Putra semata wayangnya, Keanu Jabbar Massaid (4) akan dititipkan ke sebuah pesantren milik Ustad Yusuf Mansyur.

“Keanu akan dititipkan ke pesantrennya Ustad Yusuf Mansyur,” ujar kuasa hukum Angie, Teuku Nasrullah saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (15/6/2013).


Menurut Nasrullah, Angie mendapat amanat dari alhmarhum suaminya, Adjie Massaid untuk mendidik Keanu sesuai dengan ajaran Islam. Dan Angie ingin sekali untuk menjalankan amanat tersebut.


“Anaknya harus dididik sesuai ajaran Islam amanat bapaknya (Adjie). Karena ibu dan bapaknya Angie itukan beda keyakinan dengan Keanu, sehingga Angie inisiatif menitipkan ke pasantren milik Ustad Yusuf Mansyur,” jelasnya.


Namun saat ini Keanu masih dirawat oleh kakek dan neneknya dan belum masuk ke pesantren. Ustad Yusuf Mansyur pun sudah menyanggupi untuk mengurus Keanu.


“Iya Ustad Yusuf Mansyur bilang sama saya saja,” kata Nasrullah.


Keanu adalah putra semata wayang Adjie Massaid dengan Angelina Sondakh yang lahir pada 9 September 2009. Dari pernikahannya dengan artis Reza Artamevia, Adjie dikaruniai dua putri yakni Zahwa dan Aaliyah.


Polres Tana Toraja Membantah Salah Menangkap Bapak dan Anak Terpidana Mati. Ikuti liputan lengkapnya di “Reportase Sore”, pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV


(mpr/nwk)







Article source: http://web.inilah.com/read/detail/1938804/teroris-gunakan-facebook-untuk-rekrut-kader


Angie Titipkan Keanu ke Pesantren Ustad Yusuf Mansyur

Thursday, December 8, 2016

Hujat MUI, Mualaf Ini Tobat dan Bersyahadat Lagi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Seorang mualaf di Kota Sukabumi mengaku khilaf dan bertobat karena telah menghujat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Langkah tersebut dilakukan di depan pengurus MUI dan Front Pembela Islam (FPI) Kota Sukabumi Jumat (9/12).

Warga tersebut adalah Yuanta Dharma Djohanli alias Yuan Lee bin Dharmawan Djohanli (49 tahun) warga Jalan Mayawati Atas RT 03 RW 01, Kelurahan  Gunung Parang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Sebelumnya, dalam akun media sosial facebook, dia menuliskan hujatan dan hinaan terhadap MUI dan FPI.

"Saya mengakui telah membuat pernyataan di akun facebook pada tanggal 18 Nopember 2016 yang menghujat FPI dan MUI," ujar Yuan Lee, membacakan ikrar di depan pengurus MUI dan FPI di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi. Salah satu kalimatnya antara lain ‘kalian kelompok barbar yang ingin makar terhadap NKRI dan pemerintah yang sah, kalian ingin perang saudara dan kalian organisasi bajingan'.

Yuan Lee mengaku, pernyataan tersebut salah dan berdosa. Oleh karena itu, ia meminta maaf sedalam-dalamnya kepada MUI, FPI, dan organisasi Islam lainnya. Ia juga berjanji akan bertobat kepada Allah SWT dan tidak akan mengulangi perbuaan keji dan munkar.

Dalam ikrarnya juga, Yuan Lee meminta adanya bimbingan dan pembinaan dari MUI agar menjadi mualaf yang baik. Yuan Lee juga bersedia mondok di pesantren yang ditunjuk MUI Sukabumi minimal selama tiga bulan untuk memperdalam ajaran Islam.

Terakhir kata Yuan Lee, ia memohon kasus pelaporan yang dilakukan MUI ke polisi terkait posingan di facebook tersebut agar dicabut. Harapannya, kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya sangat menyesal dan tidak mengulangi lagi," kata Yuan Lee yang masuk Islam pada 2006 lalu. Ia mengaku, proses belajar Islamnya sempat terhenti sejak lama.

Sekretaris MUI Kota Sukabumi Muhammad Kusoy mengatakan, sebelumnya MUI dan FPI telah melaporkan Yuan Lee ke Polres Sukabumi Kota pada 22 Nopember 2016 lalu. "Pelaporan terkait pernyataan Yuan Lee yang menghina dan menghujat MUI dan FPI," ujar dia.

Pelaporan tersebut, kata Kusoy, untuk menjaga nama baik MUI, kemuliaan ulama, dan ajaran Islam. Selain itu, untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian di Kota Sukabumi.Namun terang Kusoy, pada 3 Desember 2016 terlapor Yuan Lee beserta keluarganya mendatangi Kantor MUI Sukabumi. Kedatangan terlapor untuk meminta maaf dan mengaku berdosa serta menyesal mengeluarkan pernyataan yang menghujat MUI.

Kusoy menambahkan, terlapor juga memohon bimbingan dari MUI dan meminta kasus diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya, selama ini belum mendapatkan pembinaan dari segi agama. Permohonan ini, ungkap Kuoy, langsung direspons dengan menggelar rapat antara MUI dan FPI.

Hasilnya, MUI, dan FPI memberikan maaf dengan syarat terlapor bersyahadat kembali dan menyampaikan permohonan maaf dan berikrar di hadapan pengurus MUI secara terbuka. "Terlapor juga harus bertobat dengan sungguh-sungguh dan menebus dosanya dengan keimanan dan amal shaleh," katanya.

Selepas itu, terlapor juga harus mondok di Pesantren Dzikir Alfath Kota Sukabumi selama tiga bulan. Ketua MUI Kota Sukabumi Deddy Ismatullah menambahkan, terlapor Yuan Lee merupakan mualaf dan telah menjadi bagian saudara umat Islam. Sehingga, dengan adanya permintaan maaf dan bersyahadat, maka proses hukumnya akan segera dicabut. "MUI juga akan memberikan pembinaan kepada Yuan Lee. Sehingga harapannya Yuan Lee bisa menjadi Muslim yang taat menjalankan ajaran agama Islam," katanya.

"

| Hujat | MUI, | Mualaf | Tobat | Bersyahadat | Lagi | REPUBLIKA | SUKABUMI | Seorang | mualaf | Kota | Sukabumi | mengaku | khilaf | bertobat | karena | telah | menghujat | Majelis | Ulama | Indonesia | (MUI) | Langkah | tersebut | dilakukan | depan | pengurus | Front | Pembela | Islam | (FPI) | Jumat | p>Warga | adalah | Yuanta | Dharma | Djohanli | alias | Yuan | Dharmawan | tahun) | warga | Jalan | Mayawati | Atas | Kelurahan  | Gunung | Parang | Kecamatan | Cikole | Senya | dalam | akun | media | sosial | facebook | menuliskan | hujatan | hinaan | terhadap | p>Saya | mengakui | membuat | pernyataan | pada | tanggal | Nopember | 2016 | yang | ujar | membac | ikrar | Gedung | Pusat | Kajian | Salah | satu | kalimatnya | antara | lain | ‘kalian | kelompok | barbar | ingin | makar | NKRI | pemerintah | kalian | perang | saudara | organisasi | bajingan | p>Yuan | salah | berdosa | Oleh | meminta | maaf | sedalam | dalamnya | kepada | lainnya | juga | berjanji | Allah | mengulangi | perbuaan | keji | munkar | p>Dalam | ikrarnya | adanya | bimbingan | pembinaan | agar | menjadi | baik | bersedia | mondok | pesantren | ditunjuk | minimal | selama | tiga | bulan | untuk | memperdalam | ajaran | p>Terakhir | kata | memohon | kasus | pelaporan | polisi | terkait | posingan | dicabut | Harapannya | diselesaikan | secara | kekeluargaan | Saya | sangat | menyesal | lagi | masuk | 2006 | proses | belajar | Islamnya | sempat | terhenti | sejak | lama | p>Sekretaris | Muhammad | Kusoy | mengat | senya | melaporkan | Polres | Pelaporan | menghina | p>Pelaporan | menjaga | nama | kemuliaan | ulama | Selain | mencipt | kerukunan | kedamaian | Namun | terang | Desember | terlapor | beserta | keluarganya | mendatangi | Kantor | Kedatangan | serta | mengeluarkan | p>Kusoy | menambahkan | Pasalnya | mendapatkan | segi | agama | Permohonan | ungkap | Kuoy | langsung | direspons | dengan | menggelar | rapat | p>Hasilnya | memberikan | syarat | bersyahadat | kembali | menyampaikan | permohonan | berikrar | hadapan | terbuka | Terlapor | harus | sungguh | menebus | dosanya | keimanan | amal | shaleh | katanya | p>Selepas | Pesantren | Dzikir | Alfath | Ketua | Deddy | Ismatullah | merup | bagian | umat | permintaan | maka | hukumnya | segera | harapannya | Muslim | taat | menjalankan | p> |

Thank U Very Very Much for Reading this Article

Monday, January 27, 2014

Sunday, July 21, 2013

Monday, July 1, 2013

Kepincut Shalat Lima Waktu, Mary Qatarneh Memeluk Islam

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Afriza Hanifa


Gaya beribadah kaum Muslimin membuatnya jatuh hati.


“Umat Islam beribadah lima kali sehari, menyerahkan diri kepada Tuhan setiap hari. Melihatnya, saya iri. Saya merasa sangat kurang hanya pergi berdoa sepekan sekali. Sementara, mereka dapat melakukannya setiap hari, dapat berinteraksi dengan Tuhan setiap hari,” ujar Mary Qatarneh menyampaikan hal yang ia sukai dari Islam.


Shalat lima waktu menjadi perhatian Mary saat ia tertarik pada agama yang dibawa Rasulullah ini. Ibadah yang dianggap berat oleh sebagian orang yang berislam sejak lahir ini justru merupakan kabar gembira bagi Mary. Ia akan sangat gembira jika dapat berinteraksi dengan Tuhan setiap hari, setiap waktu. Demikian hal yang ada di pikirannya saat mempelajari agama Islam.


Sebelum tertarik pada Islam, Mary mengaku tak pernah yakin 100 persen atas apa yang ia anut. Ia taat beragama, tapi ia pun ragu di dalam hati. Ia rutin beribadah, tapi tak pernah mengerti esensi ibadah sebenarnya. “Saya selalu percaya pada Tuhan, selalu memiliki iman, tapi itu bukan iman yang benar. Itu bukan sesuatu yang selalu saya rasakan,” kata wanita kelahiran AS ini.


Dari kegelisahan akan agama tersebut, Mary pun mencari kebenaran. Ia mempelajari beragam keyakinan dan agama. Ia berinteraksi dengan banyak orang dari beragam ras dan agama di seluruh penjuru dunia melalui internet. Ia membaca banyak buku tentang teologi. Hingga, kemudian Mary mengenal Islam dan mulai mempelajarinya. “Pencarian saya akan kebenaran membawa saya pada banyak pelajaran tentang Islam. Saya membaca banyak buku dan punya banyak teman dari seluruh penjuru dunia,” tuturnya.


Saat mempelajari Islam, ia mulai merasa tertarik. Melihat gaya beribadah Muslimin, Mary pun kemudian jatuh hati. Ia makin meragukan agamanya yang hanya beribadah sepekan sekali. “Kaum Muslimin beribadah lima kali sehari. Interaksi lima kali sehari ini benar-benar membuat saya merasa nyaman,” kata Mary menggambarkan perasaannya setelah merasakan nikmatnya “bertemu” Allah lima kali sehari.


Keyakinannya pada Islam pun makin menjadi ketika mengetahui kisah Nabi Isa dalam Islam. Tak hanya itu, Mary pun tak lagi kebingungan mengenai pengakuan dosa. Ia pun lega, setelah berislam tak perlu mengumbar dosa kecuali di hadapan Allah semata. “Saya percaya Islam karena hal-hal yang membingungkan saya di masa lalu. Semua hal membingungkan itu hilang setelah mengetahui Islam,” ujar Mary tersenyum simpul.


Setelah memantapkan hati, Mary pun mendapatkan kesempatan bertemu seorang imam Muslim di sebuah acara pernikahan kerabatnya. Mary yang telah mencari kebenaran Islam itu pun mendapat nasihat dari sang imam. “Imam bertanya, apakah saya ingin masuk Islam. Saya pun mengatakan bahwa sebagai seorang remaja, hidup saya adalah hidup merdeka. Kau tahu orang Amerika menganggap biasa remaja 18 tahun pergi dari rumah,” ujar Mary mengisahkan pengalamannya berislam.


Maksud Mary, yakni ia berhak memilih jalan hidupnya sendiri saat itu. Apalagi, memeluk Islam adalah hal yang sangat penting. Jikalau mendapat pertentangan dari keluarga, ia telah siap. Dengan tekad bulat tersebut, Mary pun bersyahadat dibantu sang imam. “Saat imam bertanya hal itu, sebenarnya dalam hati saya memang sudah menerima Islam. Hanya saja, aku belum melafalkannya secara lisan. Maka, saat imam bertanya, aku pun bersyahadat. Saya baru benar-benar menjadi seorang Muslim. Saat itu, tanggal 23 Juli 1983,” ujar Mary dengan wajah berseri-seri. n ed: anjar fahmiarto


Mendapat Tentangan Keluarga
Tentangan keluarga kemudian menguji kehidupan Mary setelah menjadi mualaf. Saat baru memeluk Islam, Mary masih bisa menutupinya dari keluarga. Tapi, setelah berjilbab, terbongkarlah rahasianya yang telah berislam. Penolakan keras datang dari keluarga, terutama sang ibu. Bahkan, hingga kini sang ibu masih belum menerima Mary meski ia telah memberikan penjelasan panjang lebar.


“Begitu mulai mengenakan kerudung. Saya mendapat reaksi yang sangat buruk dari keluarga, terutama ibuku. Ibu sampai hari ini tak bisa memahami alasan saya mengapa berubah begitu banyak. Dan, ibu meyakini bahwa saya berubah karena suami saya.


Meski saya telah menjelaskan bahwa saya sungguh-sunggu memeluk Islam, dia tetap tidak menerimanya. Namun, adik saya selalu mendukung saya selama ini. Ia tak pernah protes dan juga mengaku mencintai Islam. Dia mempelajarinya. Dia selalu menjadi teman saya. Saya berharap, suatu hari adik saya menjadi seorang Muslim,” ujar Mary, berkisah pengalamannya.


Saat ini, Mary tinggal di Yordania bersama suami dan keenam anaknya. Mary tak mengisahkan alasannya pindah, tapi ia mengaku bahagia tinggal di Yordania. Di sana, ia mengajar bahasa Inggris di lembaga Educational Techniques and Skills Training and consulting (ESTA). Mengingat ia merupakan penutur asli Bahasa Inggris. Mary mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak maupun dewasa. 



Article source: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/deddy-mizwar-tak-tahu-ully-artha-sudah-menikah-72efdb.html


Kepincut Shalat Lima Waktu, Mary Qatarneh Memeluk Islam