Showing posts sorted by relevance for query Surga. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Surga. Sort by date Show all posts

Saturday, July 27, 2013

Nikmatnya Tarawih di Masjid Tempe

REPUBLIKA.CO.ID, Daya tarik Sydney Opera House yang megah mendadak sirna, tergantikan oleh kesederhanaan Masjid Tempe yang mengobati kerinduan untuk melaksanakan sholat tarawih di tanah air. Berikut ragam cerita pengalaman mengenai aktivitas yang dilakukan oleh komunitas masyarakat islam Indonesia di Sydney, Australia.


                                                                   *******
“Jamaah yang parkir di pom bensin dan Railway station road, mohon memindahkan mobilnya ke tempat yang agak jauh, kita harus menjaga dengan tetangga-tetangga di sekitar kita. Kalau memang ada tempat kosong yang kita gunakan tapi alangkah baiknya kita agak jalan jauh sedikit demi menjaga agar kita semua dapat menyambut berkah kehadiran bulan Ramadhan ini” demikian pengumuman Ustadz Lukman Hakim, President Center of Islamic Dakwah and Education (CIDE) usai shalat Isya pada malam pertama menyongsong bulan Ramadhan 1434 H.


“Kehati-hatian” yang disampaikan oleh Ustadz Lukman Hakim tersebut, bukan hanya karena umat Muslim minoritas di Australia. Sebagai umat mayoritas pun, Islam selalu mengajarkan untuk menghormati tetangga dan orang-orang di sekitar lingkungan kita.


Umat Islam di Australia memang hanya 2,2 persen, ini jauh berbanding terbalik dengan di tanah air yang mayoritas penduduknya Muslim. Dari data wikipedia, 61 persen penduduk Australia adalah Kristen, termasuk diantaranya 25,3 persen adalah Katolik Roma dan 17,1 persen Protestan. Sementara 22,2 persen adalah pemeluk nonagama termasuk mereka yang atheis, humanis dan agnostik. Jumlah 2,2 persen umat Muslim di Australia berarti hanya kurang dari 500 ribu orang, bila dihitung dari populasi seluruh Australia sebesar 22 juta jiwa yang berarti hanya sepersepuluh dari penduduk Indonesia.


Perbedaannya, bila di tanah air hampir di setiap kelurahan atau daerah memiliki masjid atau mushola, tidak demikian halnya dengan di Australia. Umat Muslim yang ingin melaksanakan ibadah tarawih harus melakukan perjalanan untuk mencari masjid yang dekat di wilayah mereka. Beberapa kota bahkan tidak memiliki masjid sama sekali. Meskipun untuk kota-kota besar di Australia seperti Sydney, Melbourne, Perth, Adeleaide dan Canberra, mereka memiliki masjid.


Sydney tergolong kota yang banyak masjidnya karena selain banyak penduduk Australia yang berasal dari Timur Tengah seperti Libanon, Irak, Afghanistan, maupun komunitas Turki, Indonesia dan negara-negara yang banyak memiliki penduduk Muslim. Khusus di Sydney, jamaah Indonesia memiliki masjid sendiri. Masjid al Hijrah atau biasa juga dikenal dengan Masjid Tempe merupakan salah satu masjid dimana mayoritas pengurusnya adalah umat Islam dari Indonesia. 


Di Sydney, terdapat kurang lebih 20 masjid yang tersebar di beberapa suburbs (kecamatan). Salah satu masjid terbesar dan tertua ada di suburb Auburn, yakni Masjid Auburn Galipoli. Dengan kubah birunya yang berukuran cukup besar maka masjid Auburn ini mirip dengan masjid berukuran menengah di tanah air.


Selain Auburn, suburb lain yang merupakan pusat komunitas Timur tengah adalah Lakemba. Di Lakemba terdapat mushola yang juga menjadi tempat bagi komunitas Timur Tengah untuk melaksanakan ibadah sholat termasuk sholat tarawih pada bulan Ramadhan. Selain masjid, Lakemba juga banyak menawarkan jajanan khas Timur Tengah yang mengggugah selera, seperti Pide,Baklava asal Turki. Ini mengingatkan pada Masjid Ampel di Surabaya yang juga memiliki ragam wisata kuliner beragam mulai dari sambosa, roti mariam atau cane yang khas.


Kedua masjid tersebut merupakan dua masjid yang relatif besar di Sydney, selain kedua masjid tersebut, ada masjid Surry Hills yang lebih kecil namun terletak cukup strategis di tengah kota. Ada juga beberapa hall yang disewa oleh komunitas muslim yang biasanya pada hari jumat disulap menjadi tempat sholat jumat dan pada bulan Ramadhan, apabila banyak jamaah yang ingin tarawih, mereka patungan untuk bersama-sama menyewa hall tersebut untuk dijadikan tempat shalat tarawih.


Sedangkan Masjid Al Hijrah berada di Eastern Suburb, pinggiran kota Sydney yang terletak dekat dengan Airport Sydney. Hanya berjarak kurang 400 meter dari IKEA, brand furniture asal Swedia yang cukup favorit di Sydney.


Suasana masjid Al Hijrah rata-rata selalu penuh tiap malam. Dengan luas sekitar 10 x 25 meter persegi, maka kurang lebih 200-250 jamaah setiap harinya hadir sholat tarawih di masjid tersebut. Masjid yang tegolong kecil tersebut menjadi oase bagi umat Muslim Indonesia di Australia untuk menyambut bulan penuh berkah, bulan dimana terdapat didalamnya malam yang lebih baik dari seribu bulan.


Dari segi waktu, puasa Ramadhan di Sydney cukup pendek bila dibandingkan dengan di Indonesia. Waktu subuh mulai pukul 05.28, sedangkan waktu berbuka adzan maghrib masuk sejak pukul 17.03. Artinya, waktu puasa kurang dari 12 jam. Ini karena Australia sedang dalam musim dingin. Berkebalikan dengan musim di Eropa dan Amerika yang sedang musim panas. Meskipun Sydney tergolong kota yang musim dinginnya tidak terlalu dingin dengan suhu 7-17 derajat celcius, namun khususnya wudhu untuk shalat subuh, hawa dingin yang merasuk tubuh cukup mengemertakkan gigi dan membuat badan menggigil. 


Tausiyah yang disampaikan di Masjid al Hijrah biasanya dalam bahasa Indonesia, namun demikian, dalam beberapa kesempatan juga menghadirkan beberapa ustadz yang memberikan tausiyah dalam bahasa Inggris. Meskipun waktu Isya sudah masuk sejak pukul 18.35, shalat Isya dan tarawih di Masjid Tempe dilaksanakan pada pukul 19.30. Ini untuk mengakomodasi jamaah-jamaah yang tinggalnya jauh


Jadi setelah shalat Isya, akan disampaikan kultum selama kurang lebih 7-15 menit, setelah itu shalat tarawih dan witir, baru kemudian dilanjutkan oleh kajian ramadhan setiap harinya yang disampaikan oleh Ustadz Aep Saepulloh Lc Ma. Ustadz Aep malam itu memberikan khutbah dengan tema ‘Mengenal Surga rupanya mendapat sambutan yang cukup antusias oleh jamaah yang hadir. Meskipun waktu telah menunjukkan pukul  22.00, mayoritas jamaah masih menyimak penjelasan mengenai sungai-sungai di surga.


“Jadi ada empat sungai di dunia yang nanti juga ada di Surga yakni Jeihan, Saihan, Furat (Eufrat), dan Nil. ini merupakan nama-nama sungai di surga. Dalam ayat lain, sungai di surga itu akan mengali sungai madu, sungai susu, dan sunga arak. Namun araknya tidak akan memabukkan. Jadi kalau punya anak perempuan kalau bisa diberi nama empat ini, artinya sungai di Surga. Subhanallah” kata Ustadz Aep.


Selain tarawih, pengurus CIDE juga menyambut Ramadhan dengan berbagai kegiatan. Diantaranya Kultum short course Ramadhan, Family Talk in English, kajian dhuha, kajian Ashar, I’tikaf 10 malam terakhir, dan shalat Idul Fitri di lapangan masjid Tempe. Mereka yang mengikuti Kultum short course Ramadhan akan diberikan kesempatan untuk ‘manggung’ dan menyampaikan kultum pada saat tarawih.


Kiriman:
Mohammad Ridwansyah Saidi Ungsi, WNI di Sidney, Australia


Article source: http://www.rancahpost.com/2013075813/masuk-islam-bella-saphira-pilih-diam-seribu-bahasa/


Nikmatnya Tarawih di Masjid Tempe

Wednesday, April 24, 2013

Berjuang di Dapil 'Neraka', Bertarung di Dapil 'Surga'

Berjuang di Dapil 'Neraka', Bertarung di Dapil 'Surga'


Liputan6.com, Jakarta : Komisi Pemilihan Umum telah menutup pintu. Periode pendaftaran bakal calon legislatif di Pemilu 2014 berakhir. Publik pun disodori ribuan nama.

Dari ribuan nama itu, ada beberapa temuan menarik. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas memutuskan kembali maju sebagai calon anggota legislatif dari daerah pemilihan saat Pemilu lalu. Ibas maju dari daerah pemilihan Jawa Timur VII yang meliputi Pacitan, Ngawi, Trenggalek, dan Magetan di nomor urut 1.


Padahal, pada Februari lalu, ia menyatakan mundur dari Senayan. “Saya mundur dari anggota DPR, saya akan konsentrasi sebagai Sekjen Partai Demokrat,” kata Ibas dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2013).


Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie membela Ibas. Marzuki mengatakan keputusan yang diambil Ibas itu sebagai langkah yang wajar. “Mundur selangkah untuk melompat 10 langkah, bagus kan?” ujar Marzuki melalui pesan singkat, Rabu (24/4/2013).


Marzuki menambahkan, keputusan yang diambil oleh Ibas dengan mundur dari DPR dan kembali mencalonkan diri sebagai legislator bukan dimaksudkan untuk mempermainkan konstituen. “Tidak ada yang dipermainkan, penggantinya juga pilihan rakyat,” ujar Marzuki.


Kali ini, Ibas seperti berada di ‘dapil surga’. Sebagai peraih suara tertinggi se-Indonesia dengan jumlah 327.097 suara pada Pemilu 2009, lawan-lawan Ibas di dapil ini relatif bukan tokoh “kelas berat.”


Nama-nama yang sedikit dikenal di dapil ini antara lain caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga mantan aktivis, Dita Indah Sari. Dita saat ini tercatat sebagai Staf Ahli Menakertrans Muhaimin Iskandar yang juga Ketua Umum PKB.


Lawan Ibas yang lain adalah Heri Akhmadi (PDIP). Heri merupakan mantan Wakil Ketua Komisi X Bidang Pendidikan DPR.


Dari Golkar, lawan bungsu SBY itu adalah Binny Bintarti Buchori. Binny merupakan salah satu aktivis HAM dan demokrasi yang sudah cukup banyak berjuang melalui organisasi non-pemerintah seperti International NGO Forum on Indonesian Development (INFID).


Selain Ibas, ada juga Puan Maharani, putri Megawati Soekarnoputri. PDIP menempatkan Puan di Dapil Jawa Tengah V di urutan 1. Di sana, Puan akan menemui lawan cukup berat, yakni Angel Lelga. Artis itu diusung Partai Persatuan Pembangunan di urutan pertama.


Kaehadiran Angel sebagai caleg cukup mengagetkan. “Saya mualaf, jadi saya ingin menjaga keislaman saya, dengan menjadi caleg dari PPP,” ujar Angel di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).


Menurut Angel, keinginannya untuk terjun ke dunia politik muncul setelah melihat berbagai kesusahan rakyat Indonesia melalui berbagai media. “Saya ingin menjadi orang yang berguna untuk membantu rakyat kecil,” ujarnya.


Selain Angel, Puan juga akan menemui lawan tangguh dari ang diusung Partai Demokrat, yaitu GRAY Koes Moertiyah. Putri Susuhunan Pakubuwono XII ini masih menjadi anggota Komisi IX DPR.


Di luar nama itu, Puan juga akan bertarung sesama nomor urut 1 dengan Abdul Kharis Almasyhari (PKS), Yusuf wibisono, (PAN), Mohamad Toha (PKB), Sarwoto Atmosutarno (Partai Nasdem), Bambang Riyanto, (Gerindra), dan Eko Sarjono Putro (Golkar).


Para Mantan Kandidat Pilgub Jakarta


Selanjutnya, jika menyusuri daftar lebih teliti, kita memergoki sejumlah nama yang gagal dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 bakal kembali bertarung dalam Pemilihan Legislatif 2014. Para kandidat ini takluk oleh pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.


Persaingan ketat diprediksi terjadi di Daerah Pemilihan DKI Jakarta II. Di dapil itu, bertengger nama Hidayat Nur Wahid yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Biem Benyamin yang diusung Partai Gerindra. Nama Hidayat dan Biem bercokol di nomor urut 1.


Pada Pilgub DKI 2012, Hidayat disusung PKS dan berpasangan dengan Didik J. Rachbini sebagai cawagub. Sementara Biem Benjamin menjadi cawagub untuk ekonom Faisal Basri yang maju melalui jalur independen.


Sementara itu, Didik J. Rachbini juga maju sebagai caleg untuk Pemilu Legislatif 2014. Nama Didik berada di nomor urut 1 dari Partai Amanat nasional (PAN) dan akan maju di Dapil DKI Jakarta I.


Mantan kandidat lain yang juga maju dalam Pemilu 2014 adalah Riza Patria. Mantan pasangan Hendardji Soepandji ini maju sebagai caleg dari Partai Gerindra. Riza berada di nomor urut 1 dan akan bertarung di Dapil Jakarta III.


Hanya Dua Ketum Partai


Temuan menarik lain, dari 12 partai politik nasional yang bertarung dalam Pemilu 2014, hanya 2 partai yang mengusung ketua umumnya sebagai calon legislator, yaitu Partai Gerindra dan Partai Bulang Bintang (PBB).


Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi maju dari daerah pemilihan DI Yogyakarta (DIY). Di dapil ini seperti dapil “neraka.” Sebab, banyak nama populer yang akan berebut suara.


Di dapil ini, Suhardi akan bertemu ‘lawan tangguh’ dari Demokrat yang juga Menpora KRMT Roy Suryo Notodiprodjo atau Roy Suryo. Suhardi juga mesti menghadapi mantan Bupati Bantul Muhammad Idham Samawi. Idham merupakan caleg dari PDI Perjuangan nomor urut 1.


Tak berhenti di sana. Dapil ini juga menyimpan caleg nomor urut 1 dari Golkar yakni Siti Hediati Soeharto atau yang dikenal dengan Titiek Soeharto. Persaingan kian ketat karena juga terdapat Ahmad Hanafi Rais, putra tokoh reformasi Amien Rais, yang merupakan caleg nomor urut 1 dari PAN.


Ketua umum partai lain yang maju menjadi caleg adalah Ketua Umum PBB MS Kaban. Mantan Menteri Kehutanan ini maju menjadi caleg PBB dari daerah pemilihan Jawa Barat V yang meliputi Kabupaten Bogor. Dapil Jawa Barat V ini tidak kalah ‘menyeramkan’. Banyak nama yang telah akrab di telinga publik.


Di Jawa Barat V, MS Kaban harus menghadapi caleg yang juga Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua; dari PKB ada artis Ridho Roma; ada artis senior dari PDIP, Yessy Gusman; Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, artis yang diusunng PAN, Primus Yustisio; ada pula mantan pendiri Partai Keadilan yang maju dari Hanura, Yusuf Supendi; serta mantan Menteri Pertanian yang juga caleg dari Partai Nasdem, Soleh Solahuddin.


Pertarungan segera dimulai. Rakyat akan menjadi juri. Semoga pilihan mereka tepat belaka. (Yus)


Article source: http://www.republika.co.id//berita/internasional/global/12/05/11/m3t9ux-materi-kontroversi-militer-as-3habis-10-persen-muslim-membenci-anda


Berjuang di Dapil 'Neraka', Bertarung di Dapil 'Surga'

Monday, April 8, 2013

Negara Besar Terlibat, Timteng Sulit Damai

ANKARA - Perdamaian di Timur Tengah (Timteng) masih menjadi perhatian utama dunia internasional. Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyebutkan, akibat keterlibatan negara besar, Timur Tengah sulit memperoleh perdamaian.

“Apa beda antara Timur Tengah dan Asia Tenggara? Pasca ASEAN Way tidak ada lagi konflik antarnegara. Sedangkan di Timteng tetap terjadi karena susah menyelesaikan dengan keterlibatan negara besar, yang menjadi backing negara TimTeng karena persoalan resources. Beda dengan negara Asia,” ujar JK, yang memberikan kuliah umum di Fatih University, melalui pesan yang diterima Okezone, Senin (8/4/2013).


JK menyebutkan ASEAN sebagai sebuah wadah pemersatu yang bisa mendorong terlaksananya perdamaian. ASEAN di mata JK sebagai sebuah kerjasama ekonomi dan sosial.


Ketimpangan sosial dan ekonomi merupakan salah satu pemicu terjadinya konflik. JK menyebutkan kecemburan yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, banyak yang cemburu dengan kemajuan di Jawa.


“Seperti juga Aceh, daerah kaya tetapi miskin karena itu mereka mempertanyakan masalah keadilan. Seperti juga di Poso dan Ambon. Di dua daerah terakir, 80 persen Islam dan 20 persen nonmuslim. Total tetap Indonesia adalah negara Islam terbesar di dunia,” tutur JK.


“Karena perubahan demokrasi seperti di Lebanon. Kami memulai demokrasi dengan sistem pemilihan langsung. Akhirnya orang Muslim mulai menguasai, dan orang Kristen mulai menanyakan soal keadilan. Ini bukan masalah agama, tetapi masalah politik,” menurutnya.


Negarawan yang juga dikenal sebagai pengusaha tersebut menjelaskan Kenapa masalah agama susah didamaikan, termasuk di antaranya masalah radikalisme.


“Karena pemahaman mereka yang merasa masuk surga jika membunuh. Sama halnya dengan warga Poso dan Ambon. Merasa masuk surga. Tetapi saya katakan, Anda tidak masuk surga, tetapi neraka,” tegasnya.


Berita Selengkapnya Klik di Sini


(faj)


Article source: http://www.wartanews.com/timur-tengah/82990038-336c-06ec-bfb6-bc9a73d4a35c/partai-fjp-kecam-campur-tangan-as-dalam-urusan-mesir


Negara Besar Terlibat, Timteng Sulit Damai

Saturday, December 28, 2013

JK: Penyebab konflik bukan agama, tapi ketimpangan demokrasi

Berita Terkait



  • JK: Capres PDIP prioritas utama ya Jokowi

    JK: Capres PDIP prioritas utama ya Jokowi


  • Saat jabat Ketum Golkar, JK sebut tak ada kader yang dipenjara


  • JK sebut ‘vokalis’ Golkar perlu banyak latihan

Merdeka.com – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Pada dasarnya beberapa konflik SARA di Indonesia terjadi bukan karena persoalan agama, namun lebih pada ketimpangan demokrasi di negeri ini.


“Mengapa saling berkonflik padahal tiap hari kita mengucapkan doa keselamatan? Karena konfliknya adalah karena ketimpangan demokrasi, bukan karena agama,” ujarnya dalam pidato di acara Dies Natalis IAIN Ambon, bertajuk Komitmen IAIN Ambon Menjaga Perdamaian, Sabtu (28/12), Ambon, Maluku.


Menurut dia, demokrasi diterapkan tiba-tiba sehingga situasi tak seimbang. Proporsi kekuasaan yang dulu disesuaikan dengan demografi agama khususnya, tidak dijalankan sebagaimana sebelumnya.


“Akibatnya, politik tidak seimbang, dan berakibat pula pada ekonomi yang juga tak seimbang. Jadi konfliknya bukan karena agama,” tegas Ketua PMI ini.


Namun JK menyayangkan mengapa kemudian agama dipakai untuk senjata solidaritas. Yang menyedihkan lagi, pemimpin-pemimpin agama memanfaatkan situasi dan memperkeruh dengan pemahaman agama yang dangkal dan keliru.


“Dan kemudian pemimpin-pemimpin agama keliru menafsirkan ajaran untuk masuk surga dan neraka. Mereka katakan saling membunuh akan memasukkan anda ke surga. Tapi kemudian saya jawab, Hei, kalian semua masuk neraka!” kata JK tegas dan disambut tepuk tangan hadirin.


Dalam agama manapun, dia melanjutkan, tidak ada yang menjelaskan kalau membunuh orang itu masuk surga, khususnya dalam Islam. “Dalam Islam pun jelas, membunuh anak-anak dan wanita itu haram. Begini, menebang pohon saja anda tidak boleh, apalagi membunuh manusia?”


Oleh sebab itu dia mengingatkan agar masyarakat hati-hati memahami agama. Sebab agama bisa mendamaikan perang, tapi juga memperburuk perang.


Ketika mengingat pengalamannya menjadi mediator perdamaian di Ambon, JK mengatakan, perdamaian tercapai bila semua saling menghargai dan menghormati. Juga dengan saling memahami masing-masing.


“Perdamaian adalah cita-cita semua pihak. Perdamaian hanya bisa tercapai bila semua pihak saling menghargai dan menghormati,” ujarnya.


JK menyebut, Bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa yang pluralis, kuat persatuannya dan penduduknya hidup saling menghormati. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang punya perdamaian dan harmoni terbaik dibanding negara-negara lain.


Menurut dia, hanya di Indonesia-lah terdapat hari-hari libur agama-agama yang berbeda, tidak peduli persentase pemeluknya. Meski mayoritas penduduknya muslim, agama-agama lain memiliki hari libur nasional.


“Buktinya, dari total 14 hari libur, semua agama punya hari libur nasional. (Hal ini) Tidak (ada) di Filipina, di Thailand dan banyak Negara lainnya,” terangnya.


Di Indonesia juga terdapat beberapa gubernur non-muslim. Jumlahnya hampir sepertiga. Padahal, kalau mau melihat proporsi jumlah penduduk muslim, porsi ini jelas tidak seimbang. Tetapi begitulah Indonesia, kata JK. Bangsa ini adalah bangsa yang saling memahami satu sama lain.


“Di Indonesia itu ada sekitar 8 gubernur non-muslim. Padahal jumlah umat muslim 80 persen lebih. Artinya, Indonesia itu adalah negara yang bisa saling memahami. Menteri kita juga beragam agamanya,” tuturnya.


Lebih lanjut, JK menegaskan, karena Indonesia beragam, di situlah kekuatan bangsa ini. Kekuatan ini, bila bisa dimanfaatkan dengan baik akan berbuah kemajuan. “Itulah kekuatan bangsa ini, Bhinneka Tunggal Ika. Kekuatan untuk maju,” tuturnya.


Dia menjelaskan, semua umat punya salam yang intinya mendoakan orang lain atas keselamatan mereka. Ia juga katakan bahwa agama-agama di Indonesia, Islam khususnya, ditebarkan dengan jalan damai, bukan dengan peperangan seperti di Timur Tengah.


“Umat Islam selalu ucapkan salam, yang merupakan doa. Umat Kristen ucapkan shaloum, itu juga doa. Umat hindu ucapkan om swasti astu yang juga doa. Setiap hari kita mendoakan orang,” kata JK.


Dia melanjutkan, “khususnya, perlu diingat, Islam kita berbeda dengan Timur Tengah. Di Indonesia selalu dengan jalan damai, dengan jalur perdagangan.”












Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/12/16/219537859/Keluarga-Bantah-Jonas-Asmirandah-Menikah-Lagi


JK: Penyebab konflik bukan agama, tapi ketimpangan demokrasi

Saturday, July 20, 2013

Nafsu, Qalbu, wa Ruh

Nafsu, Qalbu, wa Ruh


Oleh : H. Sutan Zaili Asril


Wartawan Senior


Padang Ekspres • Minggu, 21/07/2013 01:57 WIB • 21 klik


H. Sutan Zaili Asril


SEBAGAIMANA kebanyakan dari kita, masa di bulan Ramadlan digunakan Cucu Magek Dirih mengulangi kaji/menyegarkan berbagai pemahaman tentang ajaran agama Islam. Salah satunya, memahami kembali nafs, qalb, dan ruh. Ia membaca kitab-kitab atau banyak buku yang ada dalam perpustakaan pribadinya, dan masih pula kitab-kitab atau banyak buku pada library online. Misalnya, an-nafs berasal dari kata Arab, bisa bermakna: napas, nafsu, jiwa, diri, ruh, jasad, qolbu. Kata nafs berhubungan dengan nephes di dalam Hebrew (bahasa Ibrani). Dalam bahasa Inggris, kata mendekati/sering digunakan menerjemahkan nafs adalah soul, tapi, soul terbatas penggunaan suatu yang bersifat teologis dan metafisik. Kadangkala nafs diterjemahkan sebagai mind (Inggris) yang berarti pikiran, benak, tapi, mind tidak bisa mewakili kedalaman makna nafs. Dalam bahasa Indonesia nafs diterjemahkan sebagai jiwa, walau sering rancu dengan makna hawa nafsu, tapi, pemaknaan jiwa (perpaduan antara ruh dan jasad.) sering digunakan dalam istilah psikologi Islam. Kata nafs banyak disebutkan di dalam Al Quran, ada beberapa makna yang terkandung di dalamnya.


 


Pertama (QS 5:32), seorang manusia (seutuhnya): ”Oleh kare­na itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (mem­bu­nuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, seakan-akan ia/dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang­siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, seolah-olah ia/dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Sesungguhnya telah datang kepada mereka Rasul-rasul kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, lalu banyak di antara mereka sesu­dah itu sungguh-sungguh melam­paui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi.” Kedua, apa yang terdapat (bagian) dalam diri ma­nu­sia yang menghasilkan tingkah laku (QS 13:11): ”Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” Ketiga, me­nunjukkan diri Allah SWT (QS 6:12): ”Katakanlah: Kepunyaan Allah. Dia telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang.” Dalam Al Quran, nafs diciptakan Allah dalam keadaan sempurna sebagai sarana menampung dan mendo­rong manusia untuk berbuat ke­baikan dan keburukkan (QS 91:7-8): ”Dan jiwa serta penyempur­naan­nya (ciptaan), Allah me­ng­ilham­kan pada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” Mengilhamkan berarti memberi potensi agar manusia melalui nafs dapat menangkap makna baik dan baru, serta dapat mendorongnya untuk melakukan kebaikan dan keburukkan. Setelah ruh dan ja­sad disatukan maka munculah pengaruh yang ditimbulkan jasad terhadap ruh, pengaruh tersebut kemudian memunculkan kebu­tuh­an-kebutuhan jasad yang di­bangun oleh ruh. Kebutuhan atau dorongan jiwa inilah yang dikenal dengan hawa nafsu.


 


Berkatalah Ibnu Abbas RA: ”Sumber dari maksiat, nafsu birahi, dan kelalaian adalah hawa nafsu. Bagimu berteman dengan orang bodoh yang membenci hawa nafsu lebih baik ketimbang berteman dengan orang pandai yang menyu­kai hawa nafsunya. Ilmu macam apakah yang dimiliki orang alim (pandai) yang menyukai hawa nafsunya atau kebodohan apakah yang akan dimiliki orang bodoh yang membenci hawa nafsunya?” Al-Quran selalu mengajak manusia untuk selalu menjaga/mensuci­kan jiwa-nya dari dorongan hawa nafsu (QS 4:29): ”Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesung­guhnya Allah adalah yang Maha Penyayang padamu.” Atau (QS. 91:8-10), ”Sesungguhnya berun­tung orang yang mensucikan jiwa itu. Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”


 


Al-Ghazali memjelaskan pe­nger­tian-pengertian aql, qalb, ruh, dan nafs. Menurut Al Ghazali, ’aql adalah pengetahuan yang dikate­gorikan dalam tiga: pertama, pengetahuan aksiomatis (al-’ulum al-dharuriyyah), muncul dalam diri manusia saat ia mencapai usia tertentu. Ini mencakup penge­tahuan tentang yang kemung­kinan suatu yang mungkin dan kemustahilan mustahil. Seperti tiga lebih banyak dari dua atau sebuah benda tak mungkin berada lebih dari satu tempat di dalam waktu bersamaan. Kedua, penge­ta­huan didapat dari pengalaman/interrelasi pada lingkungan. Di sini, ’aql dipertentangkan dengan jahl (kebodohan). Ketiga, pengeta­huan memungkinkan seseorang mengembangkan kemampuan mengendalikan diri/hawa nafsu dan tidak lagi terjebak dengan ke­senangan-kesenangan tempo­rer—yang berakhir buruk. Dalam pe­ngertian kedua, ’aql berarti kuali­tas (washf) yang membedakan manusia dari hewan, memung­kin­kan paham ilmu-ilmu speku­latif, dan menyadari operasi mental psikologis yang terjadi dalam diri. Secara sederhana ’aql adalah fakultas penyerap pengetahuan.


 


Lalu, qalb—sebagaimana ’aql—mempunyai dua pengertian. Per­ta­ma, qalb sebagai entitas fisik yang merupakan hati, segumpal daging yang tergantung di dalam rongga dada sebelah kiri manusia. Kedua, qalb adalah esensi paling mendasar dari manusia yang dapat menalar/mengetahui infor­ma­si atau pengetahuan. Dalam definisi kedua ini kelihatan ada persamaan yang mendasar de­ngan definisi ’aql yang kedua. Ruh, sebagai fakultas psikologi adalah sama dengan qalb, meski dalam definisi material berbeda. Ruh adalah materi halus yang merupa­kan tonggak kehidupan manusia. Kehilangan ruh berarti kematian. Materi halus ini bersumber dalam hati qalb (dalam arti material) yang disebarkan oleh darah keselu­ruh bagian tubuh manusia. Lalu, nafs juga memiliki dua pengertian. Pertama, entitas immaterial yang merupakan sumber dari sifat-sifat negatif manusia seperti marah, dengki, dan sebagainya. Kedua, nafs dapat berarti esensi manusia yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan pemahaman-pema­haman dan pengetahuan (sama dengan ’aql dalam definisinya yang kedua).


 


Wa ma huwa ar-ruh? Roh atau ruuh (bahasa Arab) unsur non­ma­teri yang ada dalam jasad yang diciptakan Tuhan sebagai penye­bab ada kehidupan. Dalam pan­dang­an agama Islam, manusia merupakan makhluk terakhir diciptakan Allah, setelah makhluk lain seperti malaikat, jin (iblis), alam semesta, hewan (binatang), tum­buhan, dan lain-lainnya, di­cip­ta­kan. Allah menciptakan ma­nusia dengan dipersiapkan untuk jadi makhluk paling sem­purna. Manusia diciptakan untuk jadi khalifah di muka bumi dan me­makmurkan bumi.


 


Pada persiapan pertama, Allah mengambil perjanjian/kesaksian dari calon manusia. Yaitu, ruh-ruh manusia yang ada di alam arwah. Allah mengambil sumpah (Al Quran, surat Al A’raf ayat 172). Dengan kesaksian dan perjanjian itu, seluruh manusia yang lahir ke dunia dianggap sudah memiliki nilai (fitrah) beriman pada Allah dan ajaran yang lurus (agama Islam).


 


Dalam Kristen, secara etimo­logis, roh/ru-ach (Ibrani) unsur ketiga yang membentuk kehidu­pan manusia. Paulus menye­but­kan, bahwa manusia terdiri tiga unsur: roh, jiwa, dan tubuh. Unsur tubuh jasmani, wadag, yang dapat diraba. Jiwa atau nyawa, ada di dalam darah. Roh memberi manu­sia kesadaran. Tubuh jasmani dapat binasa, roh manusia kekal. Dalam Kristen diakui, Allah ada­lah roh (Yohanes 4:24). Yesus Kris­tus disebut Allah atau Bapa. Bapa adalah roh. Roh Kudus, roh Tuhan. Roh Kudus tidak diciptakan, tapi, keluar dari Bapa (Yohanes 15:26). Roh Kudus hanya satu, sekaligus me­menuhi banyak manusia/mem­­berikan rupa-rupa karunia roh (1 Korintus 12:4). Arwah, roh dari manusia meninggal. Kristen mem­percayai, tiap arwah manu­sia yang benar ditempatkan ma­lai­kat Tuhan di Firdaus Allah—ke pa­ngkuan Abraham (Lukas 16:23), sedang arwah orang yang tidak benar ditempatkan di Hades. Iblis pun disebut satan, dalam Kristen dipercaya sebagai pribadi roh (tunggal, bukan jamak), asal dari penghulu malaikat yang memberontak pada Allah, dan diusir dari surga. Setan-setan disebut roh-roh jahat—bermakna banyak. Sepertiga jumlah malai­kat yang terpengaruh iblis dan ikut memberontak, lalu diusir dari surga, dijatuhkan ke bumi. Iblis dan roh-roh jahat mempunyai ke­cenderungan menggoda manu­sia berbuat dosa—kelak mendapatkan hukuman Tuhan di neraka di Hari Penghakiman.


 


BEGITULAH, ulama menyu­sun tingkatan dan derajah nafs dalam tujuh tingkatan: amarah, lawwamah,  mulhimmah, mut­main­nah, radhiah, mardhiah, dan kamilah. Nafs amarah (akan selalu menyeru berbuat jahat, Surat Yusuf ayat 53) adalah tingkatan nafsu manusia yang terendah: sifat dan watah manusia pada tingkat ini sangat buruk. Ciri-ciri (QS 10:53): orangnya gampang tersinggung, selalu marah-ma­rah, merasa benar sendiri atau tidak mau kalah, dendam, ringan tangan, nafsu seksual tidak terken­dali, tidak ada pengendali dalam diri (norma/etika). Kedua, nafs law­wamah (pencela/Surat Al Qiyamah ayat 2), yang setingkat le­bih baik daripada nafs amarah, tapi, diri belum stabil, karena terkadang ia/dia kembali jatuh ke tingkat nafsu amarah. Ciri-ciri (QS 75:2): tidak stabil, setelah menjadi baik, bahkan mengajak orang untuk baik, setelah ada ujian/godaan sedikit saja masih kembali ke asal (maksiat)/tidak sabar.


 


Ketiga, nafsu mulhimah, adalah telah cukup mengetahui tentang kebenaran (al-haq) dan kesalahan (al-bathil), tapi, belum mampu untuk melaksanakan dengan/secara baik karena kelema­han­nya. Ciri-cirinya (QS 91:8): telah mengetahui kebathilan dan atau kemaksiatan tapi tetap mela­ku­kannya dengan kesadaran, telah mengetahui kebenaran tapi, tidak ada kemauan melaksanakannya. Keempat, nafsu muthmainah (te­nang, Surat al-Fajr ayat 27-28), pada tingkatan ini orang telah dijanjikan Allah SWT masuk ke dalam surga-Nya. Ciri-cirinya (QS 89:27-30): Jiwa tenang, kem­bali kepada Rabbnya dengan hati puas, kepribadian mantap menger­jakan perintah Allah, mening­gal­kan larangan, tak mudah ter­penga­ruh/istiqamah. Kelima, nafs radhiah, pada tingkatan ini ma­nusia setingkat di atas nafs mu­thmainah, ditambah rasa ikhlas/penyerahan diri total pada Allah, kesusahan/musibah/tantangan menjadi nikmat baginya. Ciri-ciri (QS 2:45; dan QS 3:146): penuh ketakwaan, menerima segala ujian/musibah/tantangan dgn keikhlasan dan penuh kesabaran (tidak lemah, tidak lesu dan tidak menyerah).


 


Keenam, nafsu mardhiah, pada tingkatan ini manusia berada setingkat lagi di atas nafsu radhiah. Baginya, sesuatu yang sunnah dilaksanakannya seakan ibadat itu juga yang (nyaris sama de­ngan) diwajibkan dan memperla­kukan hal-hal yang subhat sebagai haram. Ciri-cirinya (QS 3:104; dan QS 19:97): Semua yang dimi­li­ki pada tingkatan nafsu radhiah ditambah mempunyai daya me­lak­sanakan/menegakkan amal ma’ruf nahi dan mungkar secara sejati, menjadi pemberi peringa­tan dan atau berita gembira. Ketujuh, nafsu kamilah. Manusia pada tingkatan nafsu yang sem­pur­na, ini hanya dimiliki oleh setingkat para Nabi dan para Rasul: nafs yang sudah berada pada tingkat penyerahan diri secara totalitas dengan pengabdian pada Allah. Ciri-ciri (QS 3:110; QS 33:21): memiliki sifat utama para Nabi/Rasul: siddiq (jujur/benar), amanah (dipercaya), fathonah (cerdas), dan tabligh (menyam­pai­kan).


 


KIRANYA, kita yang berpuasa Ramadhan mampu menaklukkan dan mengendalikan diri dalam arti, selain menahan lapar/daha­ga/berhubungan dengan isteri/suami, adalah berusaha melatih mengendalikan pikiran dan hati—orang bertakwa mengendalikan/terpelihara hati, pikiran, dan perbuatannya. Insya Allah berkah. (*)


[ Red/Administrator ]


Article source: http://beritasore.com/2013/06/27/azerbaijan-ajak-indonesia-mengesahkan-rsolusi-khusus/


Nafsu, Qalbu, wa Ruh

Sunday, July 28, 2013

Non Muslim Beramal Baik, Akankah Masuk Syurga?










Tanya:

Assalamu’alaikum Wr Wb


Saya membaca Alquran dan artinya, kemudian menemukan ayat yang artinya sebagai berikut, “Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nashrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak mereka bersedih hati.” (QS Al Baqarah: 62).


Apakah benar umat yang menganut agama selain Islam juga mendapat pahala dan syurga? Sedangkan yang saya tahu agama yang Allah ridhai adalah agama Islam. Mohon penjelasannya agar kami yakin. Terimakasih
Wassalamu ‘alaikum Wr Wb


(adick_syaf@yahoo.com)



Jawab:


Persyaratan beriman kepada Allah dan hari Kemudian, seperti bunyi ayat di atas, bukan berarti hanya kedua rukun itu yang dituntut dari mereka, tetapi keduanya adalah istilah yang biasa digunakan oleh Alquran dan Sunnah untuk makna iman yang benar dan mencakup semua rukunnya. Memang akan sangat panjang bila semua objek keimanan disebut satu persatu. Rasul saw dalam percakapan sehari-hari, sering hanya menyebut keimanan kepada Allah dan hari Kemudian.


Ada sementara orang yang perhatiannya tertuju kepada penciptaan toleransi antar-umat beragama yang berpendapat bahwa ayat ini dapat menjadi pijakan untuk menyatakan bahwa penganut agama-agama yang disebut oleh ayat ini, selama beriman kepada Tuhan dan Hari Kemudian, mereka semua akan memperoleh keselamatan dan tidak akan diliputi oleh rasa takut di akhirat kelak, tidak pula akan bersedih. Pendapat semacam ini nyaris menjadikan semua agama sama, padahal agama-agama itu pada hakikatnya berbeda-beda dalam akidah serta ibadah yang diajarkannya.


Bahwa surga dan neraka adalah hak prerogatif Allah memang harus diakui. Tetapi, hak tersebut tidak menjadikan semua penganut agama sama di hadapan-Nya. Bahwa hidup rukun dan damai antar-pemeluk agama adalah sesuatu yang mutlak dan merupakan tuntunan agama, tetapi cara untuk mencapai hal itu bukan dengan mengorbankan ajaran agama. Caranya adalah hidup damai dan menyerahkan kepada-Nya semata untuk memutuskan di hari Kemudian kelak agama siapa yang direstui-nya dan agama siapa pula yang keliru, kemudian menyerahkan pula kepada-Nya penentuan akhir, siapa yang dianugerahi kedamaian dan surga dan siapa pula yang akan takut dan bersedih.




( rmd / rmd )









Tutup


 Share to Facebook:


You are redirected to Facebook


 Share to Twitter:


You are redirected to Twitter


Sending your message


Message has successfully sent


An Error has Occured




Article source: http://regional.kompas.com/read/xml/2013/06/12/18252539/Penyerangan.ke.Diskusi.Lintas.Agama.Tuai.Kecaman


Non Muslim Beramal Baik, Akankah Masuk Syurga?

Friday, June 28, 2013

"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari ...

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id.

Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar,

berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras,

dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.


Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Article source: http://www.voaindonesia.com/content/perancis-kesulitan-atasi-islam-radikal-di-penjara/1656718.html


"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari ...

Thursday, August 15, 2013

Sufisme Menangkal Ekstrimisme


Setiap tahun, ribuan sufi dari seluruh dunia berkumpul di Indonesia. Mereka tidak bicara soal kesesatan, mereka lebih memilih bercakap-cakap soal cinta kasih sembari mencari titik-titik temu antar beragam keyakinan.



Januari 2013, para sufi dunia berkumpul di Pekalongan, pulau Jawa. Mereka akan bicara tentang banyak hal terutama konflik di Timur Tengah.



Indonesia menjadi surga bagi para sufi. Jutaan orang menjadi pengikut aliran yang sering disebut sarjana barat sebagai mistikus Islam: mereka yang lebih mengedepankan batin dalam mendekati Tuhan.



Sufisme vs. Ekstrimisme



Mistikus Islam, kelompok tarekat atau tasawuf adalah nama-nama lain bagi mereka yang mempraktekkan sufisme.



“Sufisme fokusnya pada yang batin, sementara kelompok fundamentalis fokusnya adalah kewajiban melaksanakan hukum agama. Itulah yang membuat sufisme dalam sejarah Islam selalu berkonflik dengan kelompok fundamentalis,” kata Media Zainul Bahri, pakar sufisme yang sedang mengikuti program riset Post Doktoral Yayasan Humbolt di Universitas Köln Jerman kepada Deutsche Welle.



“Ketika seseorang mendalami dimensi batin agama, maka dia akan ‘bertemu’ dengan agama-agama lain. Karena itulah sufisme sangat toleran terhadap perbedaan keyakinan, karena dia lebih melihat pada dimensi batin agama.“



Meski dikenal dunia sebagai negara berpenduduk muslim moderat, namun belakangan Indonesia mengalami gelombang pasang intoleransi: pemboman oleh kelompok teroris maupun penyerangan atas kelompok minoritas oleh kelompok Islam radikal.



Kelompok sufisme sangat tidak suka dengan kelompok radikal, kata Zainul Bahri. Tapi pandangan mereka sayangnya jarang diekspos oleh media massa. Dia meyakini bahwa sufisme sangat efektif untuk melawan doktrin-doktrin di dalam Islam yang bersifat ekstrim.



“Pengikut sufisme itu bagian dari silent majority di dalam Islam”


“Sufi sangat toleran dengan perbedaan” Pakar Sufisme Media Zainul Bahri



Surga Sufisme



Islam masuk ke Indonesia abad ke-15 melalui sufisme. Menurut Zainul Bahri, para Wali Songo ketika pertama kali memperkenalkan Islam lebih banyak bicara soal nilai-nilai budi pekerti atau akhlak, dan itu dekat dengan ajaran Hindu dan Buddha yang saat itu menjadi agama mayoritas.



Sifat sufisme yang lebih banyak bicara soal nilai-nilai kebaikan itu membuat Islam menjadi lebih gampang diterima di Indonesia.



Zainul Bahri memperkirakan, kini ada lebih dari tujuh juta orang di Indonesia yang mengikuti ajaran sufisme. Organisasi Islam terbesar Nahdatul Ulama, bahkan mempunyai sayap organisasi tasawuf. Sebagian besar pengikut sufi, ada di pedesaan.



Namun beberapa tahun terakhir muncul gejala sufisme perkotaan. Di sejumlah perumahan paling elit Jakarta: kawasan Pondok Indah, Kuningan atau bahkan di hotel-hotel mewah digelar pengajian Tasawuf.



Zainul Bahri yang sempat mengajar di salah satu pengajian tasawuf elit Jakarta bercerita bahwa sebagian besar yang bergabung adalah kalangan pengusaha atau bekas pejabat.



Cendekiawan Islam paling terkemuka seperti almarhum Nurcholish Madjid, Haidar Bagir dan Jalaluddin Rakhmat termasuk diantara mereka yang “menularkan” sufisme di kalangan elit perkotaan.



Orang kaya lebih senang belajar tasawuf karena mereka ingin mencari ketenangan batin. Mereka menemukan kedamaian hati dan pencerahan: wajah Islam yang damai, toleran dan bersahabat.



Sufi Twitter



Jangan bayangkan jubah putih, sufi yang satu ini berbeda. Berambut gondrong, suka bercelana jeans, dan menenteng Ipad ke manapun dia pergi.


Sufi Twitter @candramalik


Namanya @candramalik, usianya 34 tahun. Dia mendeklarasikan diri sebagai sufi Twitter. Follower-nya di jejaring sosial lebih dari 30 ribu. Serial Tweet-nya, terutama di malam hari lewat #FatwaRindu dan #Seucap disukai para pengikut.



Indonesia adalah negara yang menggilai Twitter. Akhir 2012, lembaga riset Semiocast asal Prancis mengungkapkan bahwa Jakarta adalah kota dengan lalu lintas percakapan Twitter paling tinggi di dunia, mengalahkan di urutan berikutnya New York, Tokyo, London, Sao Paolo. Nomor enam tertinggi di dunia adalah: Bandung, yang mengalahkan Paris dan Los Angeles.



“Lewat Twitter, saya bisa menyampaikan pesan sufisme secara lebih terbuka, egaliter, dan bisa diperdebatkan siapa saja tanpa penghalang, itu sangat cocok dengan jiwa sufisme yang selalu membuka ruang bagi dialog“ kata Candra Malik kepada Deutsche Welle.



“Ketika mendeklarasikan diri sebagai sufi Twitter, sebetulnya saya sedang mendekonstruksi sufisme untuk menunjukkan bahwa sesungguhnya sufisme sangat dekat dan berada di tengah masyarakat.“



Sufi masa kini, menurut Candra Malik tidak perlu selalu berjubah, pakai surban, dan menyembunyikan diri dari publik.



Candra Malik mempunyai pesantren tasawuf di Solo. Dia juga mengajar kelas sufi di kota-kota besar: Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya hingga Bali. Dia mengaku punya 3.500 murid dan sepuluh persen diantaranya mempunyai latar keyakinan Hindu, Buddha, Katolik, Kristen hingga Kejawen.



“Sufisme mengajarkan tentang cinta damai, kasih sayang, tentang bagaimana menghargai kemanusiaan. Seorang sufi selalu berusaha mengerti keberadaan manusia berasal dari keyakinan masing-masing tanpa memaksakan kehendak mana yang lebih benar.“



Saat bulan puasa 2012, Candra Malik merilis album kidung sufi “Samudera Cinta“, dia juga mengisi acara Ramadhan di salah satu stasiun televisi. Dalam beberapa konser, Candra Malik melibatkan paduan suara gereja.



“Twitter atau musik lebih efektif untuk menyebarkan sufisme di dalam masyarakat modern. Kalau hanya berhenti di pengajian atau mesjid, maka gagasan yang cinta damai itu tidak akan bisa merangkul kalangan yang lebih luas,“ pungkas Candra Malik.


Article source: http://www.hidayatullah.com/read/28822/02/06/2013/%E2%80%9C150-tahun-frans-van-lith%E2%80%9D-.html


Sufisme Menangkal Ekstrimisme

Friday, January 4, 2013

Sufi Indonesia: Melawan Ekstrimisme Lewat Twitter

Setiap tahun, ribuan sufi dari seluruh dunia berkumpul di Indonesia. Mereka tidak bicara soal kesesatan, mereka lebih memilih bercakap-cakap soal cinta kasih sembari mencari titik-titik temu antar beragam keyakinan.

Januari 2013, para sufi dunia berkumpul di Malang, sebuah kota sejuk yang ada di bagian Timur pulau Jawa. Mereka akan bicara tentang banyak hal terutama konflik di Timur Tengah.

Indonesia menjadi surga bagi para sufi. Jutaan orang menjadi pengikut aliran yang sering disebut sarjana barat sebagai mistikus Islam: mereka yang lebih mengedepankan batin dalam mendekati Tuhan.

Sufisme vs. Ekstrimisme

Mistikus Islam, kelompok tarekat atau tasawuf adalah nama-nama lain bagi mereka yang mempraktekkan sufisme.

“Sufisme fokusnya pada yang batin, sementara kelompok fundamentalis fokusnya adalah kewajiban melaksanakan hukum agama. Itulah yang membuat sufisme dalam sejarah Islam selalu berkonflik dengan kelompok fundamentalis,” kata Media Zainul Bahri, pakar sufisme yang sedang mengikuti program riset Post Doktoral Yayasan Humbolt di Universitas Köln Jerman kepada Deutsche Welle.

“Ketika seseorang mendalami dimensi batin agama, maka dia akan ‘bertemu’ dengan agama-agama lain. Karena itulah sufisme sangat toleran terhadap perbedaan keyakinan, karena dia lebih melihat pada dimensi batin agama.“

Meski dikenal dunia sebagai negara berpenduduk muslim moderat, namun belakangan Indonesia mengalami gelombang pasang intoleransi: pemboman oleh kelompok teroris maupun penyerangan atas kelompok minoritas oleh kelompok Islam radikal.

Kelompok sufisme sangat tidak suka dengan kelompok radikal, kata Zainul Bahri. Tapi pandangan mereka sayangnya jarang diekspos oleh media massa. Dia meyakini bahwa sufisme sangat efektif untuk melawan doktrin-doktrin di dalam Islam yang bersifar ekstrim.

“Pengikut sufisme itu bagian dari silent majority di dalam Islam”

Surga Sufisme

Islam masuk ke Indonesia abad ke-15 melalui sufisme. Menurut Zainul Bahri, para Wali Songo ketika pertama kali memperkenalkan Islam lebih banyak bicara soal nilai-nilai budi pekerti atau akhlak, dan itu dekat dengan ajaran Hindu dan Buddha yang saat itu menjadi agama mayoritas.

Sifat sufisme yang lebih banyak bicara soal nilai-nilai kebaikan itu membuat Islam menjadi lebih gampang diterima di Indonesia.

Zainul Bahri memperkirakan, kini ada lebih dari tujuh juta orang di Indonesia yang mengikuti ajaran sufisme. Organisasi Islam terbesar Nahdatul Ulama, bahkan mempunyai sayap organisasi tasawuf. Sebagian besar pengikut sufi, ada di pedesaan.

Namun beberapa tahun terakhir muncul gejala sufisme perkotaan. Di sejumlah perumahan paling elit Jakarta: kawasan Pondok Indah, Kuningan atau bahkan di hotel-hotel mewah digelar pengajian Tasawuf.

Zainul Bahri yang sempat mengajar di salah satu pengajian tasawuf elit Jakarta bercerita bahwa sebagian besar yang bergabung adalah kalangan pengusaha atau bekas pejabat.

Cendikiawan Islam paling terkemuka seperti almarhum Nurcholish Madjid, Haidar Bagir dan Jalaludin Rakhmat termasuk diantara mereka yang “menularkan” sufisme di kalangan elit perkotaan.

Orang kaya lebih senang belajar tasawuf karena mereka ingin mencari ketenangan batin. Mereka menemukan kedamaian hati dan pencerahan: wajah Islam yang damai, toleran dan bersahabat.

Sufi Twitter

Jangan bayangkan jubah putih, sufi yang satu ini berbeda. Berambut gondrong, suka bercelana jeans, dan menenteng Ipad ke manapun dia pergi.

Namanya @candramalik, usianya 34 tahun. Dia mendeklarasikan diri sebagai sufi Twitter. Follower-nya di jejaring sosial lebih dari 30 ribu. Serial Tweet-nya, terutama di malam hari lewat #FatwaRindu dan #Seucap disukai para pengikut.

Indonesia adalah negara yang menggilai Twitter. Akhir 2012, lembaga riset Semiocast asal Prancis mengungkapkan bahwa Jakarta adalah kota dengan lalu lintas percakapan Twitter paling tinggi di dunia, mengalahkan di urutan berikutnya New York, Tokyo, London, Sao Paolo. Nomor enam tertinggi di dunia adalah: Bandung, yang mengalahkan Paris dan Los Angeles.

“Lewat Twitter, saya bisa menyampaikan pesan sufisme secara lebih terbuka, egaliter, dan bisa diperdebatkan siapa saja tanpa penghalang, itu sangat cocok dengan jiwa sufisme yang selalu membuka ruang bagi dialog“ kata Candra Malik kepada Deutsche Welle.

“Ketika mendeklarasikan diri sebagai sufi Twitter, sebetulnya saya sedang mendekonstruksi sufisme untuk menunjukkan bahwa sesungguhnya sufisme sangat dekat dan berada di tengah masyarakat.“

Sufi masa kini, menurut Candra Malik tidak perlu selalu berjubah, pakai surban, dan menyembunyikan diri dari publik.

Candra Malik mempunyai pesantren tasawuf di Solo. Dia juga mengajar kelas sufi di kota-kota besar: Jakarta, Bandung, Yogya, Surabaya hingga Bali. Dia mengaku punya 3.500 murid dan sepuluh persen diantaranya mempunyai latar keyakinan Hindu, Buddha, Katolik, Kristen hingga Kejawen.

“Sufisme mengajarkan tentang cinta damai, kasih sayang, tentang bagaimana menghargai kemanusiaan. Seorang sufi selalu berusaha mengerti keberadaan manusia berasal dari keyakinan masing-masing tanpa memaksakan kehendak mana yang lebih benar.“

Saat bulan puasa 2012, Candra Malik merilis album kidung sufi “Samudera Cinta“, dia juga mengisi acara Ramadhan di salah satu stasiun televisi. Dalam beberapa konser, Candra Malik melibatkan paduan suara gereja.

“Twitter atau musik lebih efektif untuk menyebarkan sufisme di dalam masyarakat modern. Kalau hanya berhenti di pengajian atau mesjid, maka gagasan yang cinta damai itu tidak akan bisa merangkul kalangan yang lebih luas,“ pungkas Candra Malik.

Andy Budiman

Editor: Christa Saloh Foerster

Article source: http://www.hidayatullah.com/read/25321/09/10/2012/muhammadiyah-masuk-anggota-icg-untuk-bantu-damaikan-konflik-moro.html


Sufi Indonesia: Melawan Ekstrimisme Lewat Twitter

Thursday, December 8, 2016

Angel Karamoy Jengkel Soal Isu Mualaf dan Nikah Siri dengan Suami Artis Afifa Syahira | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Kakak sekaligus manajer Angel, Daniel, mengungkap kalau adiknya itu cukup resah karena tertimpa isu tak sedap.

image

WowKeren.com - Angel Karamoy kembali diisukan menjadi mualaf dan menikah siri. Bahkan ia juga dirumorkan menikah dengan Syaiful Drajat, produser sekaligus suami artis muda Afifa Syahira.

Kedekatan Angel dengan produser sinetronnya, "Surga Yang Kedua", itu semakin jadi sorotan. Ini karena mantan istri Steven Rumangkang itu sempat liburan bareng keluarga Syaiful.

Menanggapi isu tersebut, kakak sekaligus manajer Angel, Daniel Karamoy, tak mau banyak bicara. Hanya saja, Daniel mengungkap kalau Angel sempat kesal karena diberitakan yang tidak-tidak.

"Dia (Angel) bilang 'Kenapa sih semua tindakan gue salah?' soalnya inframe sama ini digosipin, terserah saja deh mau gimana," kata Daniel. "Ya namanya gosip, tersebar cepat, apalagi yang miring-miring. Ya terserah mereka mau ngomong apa. Kasihan aja sama Angel, baru kemarin, nanti inframe sama siapa kena lagi."

Daniel juga mengklarifikasi soal kabar Angel liburan bareng Syaiful. "Terserah mereka mau ngomong apa, yang jelas kami sedang syuting di Marbella, Anyer hingga Sabtu," seru Daniel menirukan jawaban Angel.

Daniel menambahkan kalau Angel juga sering curhat padanya. Namun ia berusaha bersikap profesional sebagia manajer. "Kalau udah kehidupan pribadi saya nggak mau urusin. Saya urus jadwal aja. Pasti lah (curhat). Saya kan kakaknya. Pasti dia ngomong. Yang penting kita benar-benar aja. Angel bilang, 'Yang penting aku syuting kerja, ngurusin anak-anak," seru Daniel. (wk/ri)

loading...

loading...

Berita Angel Karamoy terkait :
• Angel Karamoy Dikabarkan Pacari Suami Afifa Syahira, Begini Reaksi Steven Rumangkang
• Isu Angel Pacari Suami Artis 'GGS' Afifa Syahira, Netter Sindir Skandal Foto Pasha
• Sudah Move On, Angel Karamoy Akhirnya Akui Punya Pacar Baru
• Sahabat Kecewa, Isyaratkan Angel Karamoy Berubah Drastis Karena Pindah Agama?
• Lihat berita terbaru Angel Karamoy ...

Koleksi foto Angel Karamoy terkini (95 foto):
"

| Angel | Karamoy | Jengkel | Soal | Mualaf | Nikah | Siri | dengan | Suami | Artis | Afifa | Syahira | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Kakak | sekaligus | manajer | Daniel | mengungkap | kalau | adiknya | cukup | resah | karena | tertimpa | sedap | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Karamoy< | kembali | diisukan | menjadi | mualaf | menikah | siri | Bahkan | juga | dirumorkan | Syaiful | Drajat | produser | suami | artis | muda | p>Kedekatan | sinetronnya | Surga | Yang | Kedua | semakin | jadi | sorotan | mantan | istri | Steven | Rumangkang | sempat | liburan | bareng | keluarga | p>Menanggapi | tersebut | kakak | banyak | bicara | Hanya | kesal | diberit | yang | p>Dia | (Angel) | bilang | Kenapa | semua | tind | gue< | salah | soalnya | inframe | sama | digosipin | terserah | gimana | kata | namanya | gosip | tersebar | cepat | apalagi | miring | ngomong | Kasihan | baru | kemarin | nanti | siapa | kena | lagi | p>Daniel | mengklarifikasi | soal | kabar | Terserah | jelas | kami | syuting | Marbella | Anyer | Sabtu | seru | menirukan | jawaban | menambahkan | sering | curhat | padanya | Namun | berusaha | bersikap | profesional | sebagia | Kalau | udah | kehidupan | pribadi | saya | nggak | urusin | Saya | urus | jadwal | Pasti | (curhat) | kakaknya | penting | benar | kerja | ngurusin | anak | ri)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Dikabarkan | Pacari | Begini | Reaksi | Rumangkang< | a>• | Netter | Sindir | Skandal | Foto | Pasha< | Sudah | Move | Akhirnya | Akui | Punya | Pacar | Baru< | Sahabat | Kecewa | Isyaratkan | Berubah | Drastis | Karena | Pindah | Agama | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | foto | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> |

Thank You Very Much for Visit this News

Sunday, March 24, 2013

Gereja Katolik Tambora Jakarta Barat disegel Massa Pendemo

seharusnya,,,harus rasa empaty,,,agar tidak mengganggu agama lain beribadah,,,coba sandainya kta yg di gtuin,,,,perasaannya gmna????pikir dong,,,jng seenaknya sendiri….emang surga miliki pribadi apa??????….yg menentukan surga bukan manusia bung….

Article source: http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/11/02/163205/Obama-dan-Dunia-Islam/7


Gereja Katolik Tambora Jakarta Barat disegel Massa Pendemo

Thursday, December 8, 2016

Angel Karamoy Jengkel Soal Isu Mualaf dan Nikah Siri dengan Suami Artis Afifa Syahira | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Kakak sekaligus manajer Angel, Daniel, mengungkap kalau adiknya itu cukup resah karena tertimpa isu tak sedap.

image

WowKeren.com - Angel Karamoy kembali diisukan menjadi mualaf dan menikah siri. Bahkan ia juga dirumorkan menikah dengan Syaiful Drajat, produser sekaligus suami artis muda Afifa Syahira.

Kedekatan Angel dengan produser sinetronnya, "Surga Yang Kedua", itu semakin jadi sorotan. Ini karena mantan istri Steven Rumangkang itu sempat liburan bareng keluarga Syaiful.

Menanggapi isu tersebut, kakak sekaligus manajer Angel, Daniel Karamoy, tak mau banyak bicara. Hanya saja, Daniel mengungkap kalau Angel sempat kesal karena diberitakan yang tidak-tidak.

"Dia (Angel) bilang 'Kenapa sih semua tindakan gue salah?' soalnya inframe sama ini digosipin, terserah saja deh mau gimana," kata Daniel. "Ya namanya gosip, tersebar cepat, apalagi yang miring-miring. Ya terserah mereka mau ngomong apa. Kasihan aja sama Angel, baru kemarin, nanti inframe sama siapa kena lagi."

Daniel juga mengklarifikasi soal kabar Angel liburan bareng Syaiful. "Terserah mereka mau ngomong apa, yang jelas kami sedang syuting di Marbella, Anyer hingga Sabtu," seru Daniel menirukan jawaban Angel.

Daniel menambahkan kalau Angel juga sering curhat padanya. Namun ia berusaha bersikap profesional sebagia manajer. "Kalau udah kehidupan pribadi saya nggak mau urusin. Saya urus jadwal aja. Pasti lah (curhat). Saya kan kakaknya. Pasti dia ngomong. Yang penting kita benar-benar aja. Angel bilang, 'Yang penting aku syuting kerja, ngurusin anak-anak," seru Daniel. (wk/ri)

loading...

loading...

Berita Angel Karamoy terkait :
• Angel Karamoy Dikabarkan Pacari Suami Afifa Syahira, Begini Reaksi Steven Rumangkang
• Isu Angel Pacari Suami Artis 'GGS' Afifa Syahira, Netter Sindir Skandal Foto Pasha
• Sudah Move On, Angel Karamoy Akhirnya Akui Punya Pacar Baru
• Sahabat Kecewa, Isyaratkan Angel Karamoy Berubah Drastis Karena Pindah Agama?
• Lihat berita terbaru Angel Karamoy ...

Koleksi foto Angel Karamoy terkini (95 foto):
"

| Angel | Karamoy | Jengkel | Soal | Mualaf | Nikah | Siri | dengan | Suami | Artis | Afifa | Syahira | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Kakak | sekaligus | manajer | Daniel | mengungkap | kalau | adiknya | cukup | resah | karena | tertimpa | sedap | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Karamoy< | kembali | diisukan | menjadi | mualaf | menikah | siri | Bahkan | juga | dirumorkan | Syaiful | Drajat | produser | suami | artis | muda | p>Kedekatan | sinetronnya | Surga | Yang | Kedua | semakin | jadi | sorotan | mantan | istri | Steven | Rumangkang | sempat | liburan | bareng | keluarga | p>Menanggapi | tersebut | kakak | banyak | bicara | Hanya | kesal | diberit | yang | p>Dia | (Angel) | bilang | Kenapa | semua | tind | gue< | salah | soalnya | inframe | sama | digosipin | terserah | gimana | kata | namanya | gosip | tersebar | cepat | apalagi | miring | ngomong | Kasihan | baru | kemarin | nanti | siapa | kena | lagi | p>Daniel | mengklarifikasi | soal | kabar | Terserah | jelas | kami | syuting | Marbella | Anyer | Sabtu | seru | menirukan | jawaban | menambahkan | sering | curhat | padanya | Namun | berusaha | bersikap | profesional | sebagia | Kalau | udah | kehidupan | pribadi | saya | nggak | urusin | Saya | urus | jadwal | Pasti | (curhat) | kakaknya | penting | benar | kerja | ngurusin | anak | ri)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Dikabarkan | Pacari | Begini | Reaksi | Rumangkang< | a>• | Netter | Sindir | Skandal | Foto | Pasha< | Sudah | Move | Akhirnya | Akui | Punya | Pacar | Baru< | Sahabat | Kecewa | Isyaratkan | Berubah | Drastis | Karena | Pindah | Agama | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | foto | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> |

Thank You So Much for Read this Article

Friday, December 9, 2016

Hot Mom Angel Karamoy, Isu Mualaf dan Nikah Siri

image

Angel Karamoy

Jakarta, HanTer - Angel Karamoy kembali diisukan menjadi mualaf dan menikah siri. Perempuan kelahiran Manado, 16 Januari 1987 itu juga dirumorkan menikah dengan Syaiful Drajat, produser sekaligus suami artis muda Afifa Syahira.

Kedekatan Angel dengan produser sinetronnya terjalin dalam sinetron "Surga Yang Kedua". Apalagi, mantan istri Steven Rumangkang itu sempat liburan bareng keluarga Syaiful.

Menanggapi isu tersebut, kakak sekaligus manajer Angel, Daniel Karamoy, tak mau banyak bicara. Hanya saja, Daniel mengungkap kalau Angel sempat kesal karena diberitakan yang tidak-tidak.

"Dia (Angel) bilang 'Kenapa sih semua tindakan gue salah?' soalnya inframe sama ini digosipin, terserah saja deh mau gimana," kata Daniel. "Ya namanya gosip, tersebar cepat, apalagi yang miring-miring. Ya terserah mereka mau ngomong apa. Kasihan aja sama Angel, baru kemarin, nanti inframe sama siapa kena lagi."

Daniel juga mengklarifikasi soal kabar Angel liburan bareng Syaiful. "Terserah mereka mau ngomong apa, yang jelas kami sedang syuting di Marbella, Anyer hingga Sabtu," seru Daniel menirukan jawaban Angel.

Daniel menambahkan kalau Angel juga sering curhat padanya. Namun ia berusaha bersikap profesional sebagia manajer. "Kalau udah kehidupan pribadi saya nggak mau urusin. Saya urus jadwal aja. Pasti lah (curhat). Saya kan kakaknya. Pasti dia ngomong. Yang penting kita benar-benar aja. Angel bilang, 'Yang penting aku syuting kerja, ngurusin anak-anak," seru Daniel.

Hot Mom

Meski telah punya dua anak, Junio McKenzie ​​Rumangkang, Lovely Maria Rumangkang, penampilan Angel Karamoy terlihat masih sangat hot mom atau ibu cantik. Orang tak menyangka jika ia sudah punya anak.

Janda seksi ini memang selalu berpenampilan segar dan cantik. Ia seolah tak ingin mengecewakan para penggemarnya. Hal itu membuat Tak para penggemarnya sering kali melontarkan pujian.
 

(AN)

"

| Angel | Karamoy, | Mualaf | Nikah | Siri | p> Angel | Karamoy< | p> Jakarta | HanTer | strong> | Karamoy | kembali | diisukan | menjadi | mualaf | menikah | siri | Perempuan | kelahiran | Manado | Januari | 1987 | juga | dirumorkan | dengan | Syaiful | Drajat | produser | sekaligus | suami | artis | muda | Afifa | Syahira | p>Kedekatan | sinetronnya | terjalin | dalam | sinetron | Surga | Yang | Kedua | Apalagi | mantan | istri | Steven | Rumangkang | sempat | liburan | bareng | keluarga | p>Menanggapi | tersebut | kakak | manajer | Daniel | banyak | bicara | Hanya | mengungkap | kalau | kesal | karena | diberit | yang | p>Dia | (Angel) | bilang | Kenapa | semua | tind | salah | soalnya | inframe | sama | digosipin | terserah | gimana | kata | namanya | gosip | tersebar | cepat | apalagi | miring | ngomong | Kasihan | baru | kemarin | nanti | siapa | kena | lagi | p>Daniel | mengklarifikasi | soal | kabar | Terserah | jelas | kami | syuting | Marbella | Anyer | Sabtu | seru | menirukan | jawaban | menambahkan | sering | curhat | padanya | Namun | berusaha | bersikap | profesional | sebagia | Kalau | udah | kehidupan | pribadi | saya | nggak | urusin | Saya | urus | jadwal | Pasti | (curhat) | kakaknya | penting | benar | kerja | ngurusin | anak | p>Hot | Mom< | strong>< | p>Meski | telah | punya | Junio | McKenzie | ​​Rumangkang | Lovely | Maria | penampilan | terlihat | masih | sangat | atau | cantik | Orang | menyangka | jika | p>Janda | seksi | memang | berpenampilan | segar | seolah | ingin | mengecew | para | penggemarnya | membuat | kali | melontarkan | pujian | p> (AN)< | p> |

Thank You So Much for Visit this News

Thursday, January 9, 2014

Sang Pengantin



(Ilustrasi: Feri Usmawan/Okezone)
(Ilustrasi: Feri Usmawan/Okezone)

Galau. Itulah yang kurasakan sejak orangtuaku memutuskan untuk bercerai. Aku tidak mengerti mengapa orang yang sangat kusayangi harus berpisah. Berbagai rasa mengaduk perasaanku. Marah, kecewa, dan sedih bergumpal di dada. Aku kecewa pada diriku yang tidak bisa membuat orangtuaku tetap bersatu walau kutahu dengan pasti bahwa perpisahan mereka bukan karena salahku

 

Aku mau menangis sekeras-kerasnya tapi malu karena aku sudah besar. Sudah tamat SMA. Aku pendam saja semua rasa yang berseliweran di hati. Ketika ibu mengajakku ikut bersamanya ke rumah nenek di luar kota, dengan tegas aku menolaknya. Hanya kedua adikku yang bersedia ikut dengan ibu. Sementara aku dan kakakku yang sedang kuliah memutuskan tinggal bersama ayah.

 

Bukan aku tidak sayang dengan ibu. Aku hanya tidak suka jika harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Aku termasuk tipe orang yang introvert dan tidak pintar bergaul serta pemalu.

 

Di depan semua orang, aku bersikap seolah tidak terpengaruh dengan perceraian orangtua. Tapi di lubuk terdalam diriku, aku merasa sangat terluka dan merana. Saat ayah menyuruhku kuliah, dengan halus aku menolaknya. Alasanku, aku ingin istirahat dulu dari urusan belajar. Ayah pun cukup memakluminya. Alasan sebenarnya adalah aku ingin berdamai dengan diriku.

 

Untuk mengisi waktu, aku aktif di masjid di dekat rumah. Aku merasakan ketenangan batin saat berada di dalam masjid. Sesuatu hal yang mustahil lagi kudapatkan di rumah. Di situlah aku berkenalan dengan seseorang yang kerap disapa Ustad Fikri. Beliau rajin memberikan siraman rohani serta menjadi imam saat sholat berjamaah. Saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran, suaranya sangat merdu dan menyejukkan hati. Penampilannya juga sangat bersahaja, dengan sorban putih di kepala dan jenggot yang menghiasi dagunya.

 

Aku yang pemalu, saat sholat berjamaah selalu memilih posisi di shaf terakhir. Aku cukup terkejut seusai sholat Isya, Ustad Fikri mendekati dan menyapaku.

“Kenapa kalau sholat tidak di shaf depan?” tegurnya ramah.

Aku hanya diam mengunci mulutku rapat-rapat.

 

Ustad Fikri tidak bertanya lagi. Dia hanya menepuk-nepuk punggungku dan berkata, “Besok datang lagi, ya! Saya senang dengan anak muda yang mau belajar agama.”

Itulah awal perkenalanku dengan Ustad Fikri. Aku yang tadinya tertutup perlahan bisa membuka diri dengan Ustad Fikri. Seusai sholat Isya, kami sering berdiskusi  tentang berbagai hal di rumahnya. Paling sering adalah membahas masalah jihad.

 

“Mengapa pengeboman di Bali, di depan kedutaan Australia dan di Hotel JW Marriot disebut jihad? Setahuku jihad itu adalah perang melawan orang-orang yang terbukti memusuhi Islam? Bukankah mereka tidak memusuhi Islam?”

 

“Anakku, mereka adalah musuh Islam. Jadi sudah seharusnya mereka harus dibasmi.”

Aku merasa nyaman setiap kali berbincang dengan Ustad Fikri karena beliau selalu memanggilku dengan sapaan anakku.

 

“Mengapa? Mereka kan tidak berperang mengangkat senjata melawan umat Islam?”

“Anakku, memang mereka tidak menggunakan senjata untuk melawan kita. Mereka, terutama Amerika menggunakan cara-cara halus untuk memberangus dan menjauhkan kita dengan ajaran agama. Pola pikir kita dirusak agar sama dengan pola pikir dan cara hidup mereka. Itu lebih berbahaya ketimbang perang dengan persenjataan lengkap.”

Aku terdiam mendengar penjelasan Ustad Fikri.

 

“Anakku, Amerika dan antek-anteknya adalah musuh nyata umat Islam. Kita harus menumpas mereka dengan cara berjihad!” Ustad Fikri berapi-api. “Amerika merupakan wali setan yang ada di muka bumi ini. Dan kita adalah wali Allah! Sebagai wali Allah, kita punya kewajiban untuk menumpas para wali setan!”

 

“Kenapa harus berjihad di Indonesia? Kenapa tidak di negara lain yang lebih banyak warga Amerikanya?”

“Anakku, jumlah umat Islam di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia. Kita merupakan sasaran empuk wali setan. Karena itu kita harus menunjukkan perlawanan terhadap wali setan tersebut dengan berjihad.”

 

“Aku setuju dengan berjihad melawan wali setan tapi kalau melakukannya di Indonesia, aku tidak setuju. Karena yang banyak korbannya adalah justru umat Islam sendiri. Bukankah sudah jelas bahwa sesama muslim adalah bersaudara dan tidak boleh saling menyakiti?”

 

“Itu betul sekali, Anakku! Tapi perlu diingat bahwa dalam setiap peperangan ada orang-orang yang harus berkorban. Orang-orang yang tidak bersalah yang meninggal dalam pengeboman adalah orang yang mengorbankan jiwa raganya untuk mencapai cita-cita kita membasmi wali setan dari muka bumi!”

 

Walau awalnya aku tidak setuju dengan konsep jihad yang ditawarkan oleh Ustad Fikri tapi karena seringnya aku berbincang dan berdiskusi hal itu bersamanya, perlahan aku mulai bisa menerima konsep jihad tersebut. Benih-benih kebencian terhadap wali setan mulai mengakar dalam hati. Aku jadi muak dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan Amerika. Aku juga merasa bangga karena hanya aku pemuda di kampung ini yang diajak ustad ke perkumpulan pengajiannya. Masalah jihad sering menjadi bahan diskusi dalam pengajian itu. Aku merasa nyaman karena anggota perkumpulan menerimaku dengan baik dan memperlakukanku sebagai saudara.

 

Suatu malam, seusai sholat Isya, Ustad Fikri memanggilku.

“Anakku, maukah kamu menjadi pengantin?”

Aku tergagap mendapat pertanyaan yang tidak kuduga seperti itu. “Aku…aku belum siap, Ustad. Aku belum bekerja dan aku juga belum punya pacar.”Aku merasa wajahku memanas, menahan malu.

 

Ah, perempuan mana yang sudi menjadi pacar pemuda pemalu sepertiku? Selain pemalu, aku juga punya wajah yang pas-pasan dengan kapasitas otak yang juga sedang-sedang saja ditambah lagi postur tubuh kurus kering seperti kurang gizi. Aku benar-benar tidak masuk dalam daftar pria idaman para wanita “Anakku, bukan menjadi pengantin seperti yang kau pikirkan,”kata Ustad Fikri seperti bisa membaca pikiranku.

 

Aku mengerutkan kening, bingung.

“Anakku, tahukah kamu bahwa orang yang meninggal dalam berjihad itu merupakan syahid.? Imbalan untuk orang yang mati syahid adalah surga. Ketika orang yang berjihad meninggal dunia, mereka langsung disambut oleh para bidadari yang akan menjadi mempelai wanita mereka. Orang yang mati syahid itulah sang pengantin!”

 

“Maksud Ustad, Aku….”

“Iya, Anakku. Kamu adalah orang pilihan. Tidak semua orang yang bisa mendapat kesempatan untuk melakukan ini. Apakah kamu bersedia melakukannya?”

***

 

Tidak ada rasa takut ataupun gentar saat aku memasuki sebuah pusat perbelanjaan yang sedang ramai pengunjungnya. Penampilanku sama dengan remaja-remaja yang sedang nongkrong dan bergerombol di cafe di mal ini. Dengan mengenakan jins, baju kaos serta sepatu kets, aku tampak seperti remaja yang akan menghabiskan waktu libur di mal. Tidak ada yang curiga kalau ransel di pundakku berisi bom yang siap meledakkan gedung ini.

 

Aku melirik jam. Beberapa menit lagi Ustad Fikri akan meneleponku. Benar saja, ponselku berbunyi. Telepon dari Ustad Fikri.

“Anakku, apakah kamu benar-benar siap untuk menjadi pengantin dan menjemput bidadari yang akan jadi mempelaimu?”

 

“Aku sangat siap dan aku sudah tidak sabar bertemu dengan calon pengantin wanitaku.” Belum pernah aku merasa sangat seyakin ini sebelumnya.

“Bagus, Anakku. Lima menit lagi, kau ledakkan bom yang ada di ranselmu!”perintah Ustad Fikri dengan nada lembut.

 

Kata Ustad Fikri, bidadari di surga wajahnya sangat cantik. Lebih cantik dari Luna Maya, artis idolaku. Badan mereka harum semerbak. Tutur sapanya halus dan lembut. Betul-betul sempurna. Dan yang lebih penting lagi, aku bisa memiliki mereka seutuhnya.  Selama ini aku cuma bisa berhayal saja mempunyai pacar yang cantik. Sesaat lagi itu bukan mimpi. Itu akan menjadi kenyataan dan abadi.

 

Aku siap mengorbankan nyawaku dengan ikut meledak bersama bom yang ada di ranselku. Aku yakin apa yang kulakukan ini adalah benar. Ini merupakan bentuk jihad melawan Amerika yang merupakan wali setan di bumi. Aku yakin aku akan mati syahid.

 

Sambil memejamkan mata, aku menekan sebuah tombol pengaktif bom yang ada di kantong celanaku. Dalam hitungan detik, bom meledak dengan dahsyatnya. Aku merasa sakit di sekujur tubuhku. Aku merasa tubuhku tercerai berai. Di sekelilingku mendadak gelap. Sunyi. Dingin. Kemana bidadari yang akan menyambutku? Mengapa mereka kunjung tidak datang?

 

Ah, alam kuburku tetap gelap. Terpampang putaran film hidup. Ternyata oh ternyata terpampang nyata Ustad Fikri penuh jelaga hitam di wajahnya. Di dunia nyata ia seakan paling mengerti diriku yang haus pengasihan. Ia kasih aku kesesatan ajaran saat aku ingin menjejak taubat.

***

 

Tengah malam di Benua Amerika

 

Sebuah telepon berbunyi disebuah gedung tinggi. Telepon itu berasal dari Indonesia.

“Lapor, misi berhasil dilaksanakan dengan baik!”

“Good job! Terus jalankan misi kita. Biar wajah Islam akan semakin buruk dan tercoreng di mata dunia. Jihad merupakan kata yang ampuh untuk merusak citra Islam. I love it! Ha…ha…ha..”

 

Sambungan telepon pun terputus
 
Oleh : Emi Afrilia Burhanuddin
 
(Bagi Anda yang memiliki cerita pendek dan bersedia dipublikasikan, silakan kirim ke alamat email: news@okezone.com)
(//ful)




Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/06/11/mo80tl-perempuan-muslim-jadi-sasaran-diskriminasi-di-inggris


Sang Pengantin