Showing posts sorted by relevance for query sedap. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query sedap. Sort by date Show all posts

Thursday, March 21, 2013

Cendekiawan, Wahabi dan Kekerasan Kata-kata

Home Gazw Al-Fikr

Cendekiawan, Wahabi dan Kekerasan Kata-kata


 

ecara psikologis, bullying termasuk merendahkan, kasar, tidak sopan


Kamis, 21 Maret 2013

Oleh: A. Kholis

“Kalmul-lisan anka min kalmis-sinan”
(dilukai lidah lebih pedih daripada dilukai gigi)
–pepatah Arab–

ADA cibiran yang pernah dilontarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk kalangan aktivis Islam. Bunyinya, “Blek ketekuk-tekuk, guru tabligh ambune penguk.” (kaleng terlipat-lipat, guru mengaji baunya tak sedap). Kalimat itu seolah dijadikan jingle sebagai pencitraan tak sedap kalangan PKI terhadap kaum Muslim.

Kala itu, jangankan menyemarakkan dakwah seperti sekarang, untuk menunjukkan identitas Islam saja kaum Muslimin ketakutan. Citra Islam benar-benar hancur. Islam identik dengan miskin, kotor, tidak punya masa depan cerah dalam pekerjaan kecuali menjadi guru mengaji.

Citra seperti ini terus berlanjut meski Orde Lama berganti Orde Baru. Sampai-sampai, di pertengahan 80-90-an, umat Islam malu menunjukkan identitas, apalagi berjilbab.

Pelan-pelan citra itu berkurang tatkala lahir Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di akhir tahun 90-an. Harian Kompas-yang lahir dari institusi gereja–menyindirnya dengan tulisan berjudul “Ijo Loyo-loyo”.

Tampilnya BJ Habibie, sejumlah pejabat negara, dan jenderal Muslim seperti Faisal Tanjung dan R Hartono (yang terang-terangan menggunakan simbol-simbol Islam) punya andil mengubah citra baru Islam di Indonesia. Sementara kelompok harakah Islam yang muncul pasca 1999, seperti tarbiyah (digambarkan dengan PKS), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), dan sejumlah harakah lain masih “di bawah tanah”.

Sekitar tahun 80-90-an, tidak ada perusahaan, institusi pemerintah, atau lingkungan militer yang menerima karyawati atau pegawai berjilbab. Sekarang, itu tidak terjadi lagi. Bahkan istri dan anak Jenderal (purn) Wiranto pun terang-terangan memakai jilbab. Jika itu terjadi di zaman LB Moerdani, bisa jadi Wiranto sudah “masuk kotak” dan tak akan mampu meraih pangkat jenderal.

Kekerasan Kata dan Simbol

Sepintas cibiran yang dilakukan PKI dan Kompas di atas kelihatan sepele. Namun sebenarnya ada pencitraan negatif terhadap Islam dalam kata-kata itu. Jika kriminolog asal Norwegia, Johann Galtung, pernah menggambarkan ada kekerasan struktural yang biasa digunakan penguasa, maka ini adalah “kekerasan kata-kata” (verbalistic violence).
 
Meminjam istilah Pramono dalam Bahasa dan Sastra Indonesia, Menuju Peran Transformasi Sosial Budaya Abad XXI (Yogyakarta, 2002), verbalistic violence adalah bentuk kekerasan dalam kata-kata atau berbahasa. Bahasa tak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, namun juga untuk melakukan kekerasan yang kemudian dikenal dengan istilah kekerasan verbal.
 
Ada lagi istilah symbolic violence (kekerasan simbolik). Biasanya, kekerasan seperti ini targetnya selalu berkaitan dengan politik. Menurut Michel Foucault, biasanya kekerasan seperti itu difasilitasi media massa, terutama televisi. Menurut ilmuwan pengidap homoseksual itu, kekejaman seperti itu lahir dan langgeng karena memakai sistem kekuatan kata-kata, juga citra, yang sangat halus (soft domination), yang kehadirannya sering tak disadari.
 
Kekerasan verbal, terutama simbolik, beroperasi melalui ungkapan-ungkapan, baik visual atau kata-kata. Entah itu dalam film, sinetron, games, dan produk visual lain, atau dengan sebutan-sebutan yang kurang mengenakkan. Dan biasanya, kekerasan kata itu lebih menusuk hati dibanding kekerasan fisik.
 
Ingat, penyebutan “Islam modern”, “Islam tradisional”, “Islam Kota” dan “Islam Sarungan” di sekitar tahun 70-an, diakui atau tidak melukai perasaan kaum Nadhiyyin hingga memicu ketegangan dengan warga Muhammadiyah (ibaratnya) sampai tujuh turunan. Kalangan Nahdlatul Ulama kurang nyaman disebut “Islam tradisional” yang konotasinya kurang/tidak maju.
 
Cendekiawan dan Propaganda Kekerasan
 
Yang perlu dicermati, jika kekerasan verbal seperti itu dilakukan oleh orang-orang di luar Islam, seperti contoh PKI atau Kompas tadi, barangkali lebih jelas dengan siapa kaum Muslimin berhadapan. Masalahnya, seiring dibukanya kran kebebasan pers dan reformasi, produk kekerasan kata dan simbol itu justu datang dari kalangan yang disebut-sebut cendekiawan Muslim.
 
Beberapa tahun lalu, muncul istilah “preman berjubah”. Istilah ini dipopulerkan oleh sekelompok orang yang menyebut dirinya Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan, yang dimotori antara lain oleh artis Rieke Dyah Pitaloka dan Badriyah (anggota DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa).

Istilah itu tidak muncul dari kalangan non-Muslim. Bahkan ternyata pencetusnya adalah Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah (kala itu), Prof Dr Ahmad Syafi’i Ma’arif, yang menulis dalam rubrik Resonansi harian Republika (9 Agustus 2005). Istilah ini kemudian dipakai oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya Jaringan Islam Liberal (JIL) untuk melabeli aktivis Islam semisal dari HTI, Front Pembela Islam (FPI), MMI, PKS, atau elemen masyarakat yang ingin menegakkan syariat Islam.

Kekerasan itu kadang dikeluarkan sembarangan untuk mencari rasa aman atau enaknya sendiri. Misalnya, sebagian kalangan seenaknya membuat katagorisasi dengan menyebut dirinya “Islam modernis” dan demokratis, lalu menggolongkan pihak lain sebagai “Islam radikal”, “militan”, atau “fundamentalis” hanya karena tidak setuju Barat, tidak mau tunduk Barat atau anti paham demokrasi. Bahkan takut disebut “teroris”, orang-orang itu ramai-ramai berebut menyebut diri “Islam moderat”.

Atas hak siapa orang boleh atau tidak menyebut yang lain modern dan sebagian yang lain radikal? Apakah karena ada orang yang taat beribadah dan meyakini al-Qur`an paling benar lantas begitu saja disebut radikal atau tekstualis? Kalau boleh seenaknya melakukan katagorisasi seperti itu, mengapa yang lain tak boleh menyebut kelompok liberal sebagai Islam STMJ (shalat terus maksiat jalan) atau “Islam Karaoke” (kanan-kiri oke)?
 
Karena itu, bisa dipahami bila Ketua PP Muhammadiyah sekarang, Din Syamsuddin, menyebut kekerasan kata-kata lebih melukai daripada kekerasan fisik. Din mengatakan hal itu ketika menanggapi obrolan (alm) Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dilansir situs JIL, yang menyebut al-Qur`an sebagai kitab suci paling porno di dunia.

Salah satu bentuk kekerasan verbalistik adalah penyebutan ‘wahabisme’. Istilah “wahabisme” juga dipopulerkan lagi oleh kalangan liberal untuk menyebut kelompok-kelompok yang berseberangan dengan mereka seperti Muhamadiyah, FPI, MMI, PKS, MUI, dan pihak-pihak lain. Awalnya, istilah ini dimunculkan oleh dedengkot JIL, Ulil Abshar Abdalla. Ternyata kurang laku, dan kemudian dikeluarkan lagi oleh liberalis lain, Abdul Moqsid Ghozali.
 
Sebutan itu muncul sesaat setelah berlangsung aksi sejuta umat Islam di bawah koordinasi MUI mendukung RUU Anti-Pornografi dan Pornoaksi. Harap hati-hati, penyebutan “wahabisme” itu bisa dimaksudkan untuk memecah dukungan NU dan Muhammadiyah yang sudah solid menolak pornografi. Tahun 1999, istilah itu menjadi momok kalangan NU ketika Gus Dur dijatuhkan oleh “poros tengah” dari kursi presiden.

Saat ini berbeda, istilah ‘wahabi’, seolah digunakan kalangan NU untuk ‘menyerang’ komunitas lain di luar NU. Seolah-olah semua di luar NU pasti Wahabi. Gerakan ini, belakangan ‘ditunggangi’ kalangan Syiah yang menumpang karena kepentingannya terganggu. Dengan menggunakan istilah ‘wahabi’, kaum Syiah di mana-mana melontarkan kesan seolah-oleh hanya ‘wahabi’ lah yang mengancam kepentingan Syiah. Padahal, NU dikenal paling keras melawan ideologi Syiah. Jadi di mana bedanya NU dengan Syiah jika masih terus menggunakan istilah ini? [baca wawancara Dr Anis Malik Thoha: Barat Diuntungkan atas Stigma Wahabi]

Menurut Ingris Bengis, ada lima format kekerasan kata-kata. Yaitu berwujud gosip dari rasa dengki (malicious gossip), kekerasan pasif (passive-aggression), sikap tidak konsisten (inconsistency), ketidaksopanan, dan amarah. Semua itu melahirkan kekerasan kata-kata.
 
Dalam terminologi psikologis, kekerasan kata-kata masuk dalam katagori agresi berupa perilaku bullying. Bullying secara verbal antara lain menuduh atau menyalahkan, mengritik dengan tajam dan menyakitkan, menjuluki, melecehkan, memfitnah, menyebarkan gosip, membentak-bentak, mengecilkan, menghina atau mendiamkan. Secara psikologis, bullying termasuk merendahkan, kasar, tidak sopan, mempermalukan di depan umum, dan mengucilkan.
 
Biasanya, pelaku bullying adalah orang-orang yang agresif, impulsif, dan kurang memiliki empati. Mereka umumnya juga memiliki kekuatan secara fisik dan emosional (Andrew Mellor). Dengan kata lain, memiliki kelainan psikologis alias kejiwaan.
 
Boleh jadi, luka akibat lidah justru melahirkan kekerasan baru-termasuk fisik–yang tak pernah henti. Oleh karena itu, sangat tidak layak seorang cendekiawan–apalagi mengaku Muslim-melontarkan istilah-istilah yang membuat pihak lain dan saudara-sauda Muslim lain terlukai. Kecuali seperti pendapat Mellor, bahwa pelakunya memiliki gangguan kejiwaan.*
 
Penulis pemerhati masakah gerakan Islam di Surabaya

Rep: Administrator
Red: Cholis Akbar

Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/02/05/157005/Telantarkan-Anak-Luar-Nikah,-Penjara-Mengancam-


Cendekiawan, Wahabi dan Kekerasan Kata-kata

Thursday, December 8, 2016

Dekat dengan Syaiful Djarat, Angel Karamoy Mualaf dan Dipoligami?

>Update
download
Angel Karamoy/ Foto: Net
>RUMAH Tangga Angel Karamoy dan Steven Rumangkang, kini tengah dilanda kabar tak sedap. Keduanya kini tengah mengalami kemelut rumah tangga yang mengguncang keharmonisan mereka. Kabar ini muncul saat salah satu foto yang tersebar di sosial media, Anggel Karamoy tengah menikmati liburan bersama keluarga Syaiful Djarat, salah seorang produser yang disebut-sebut tengah menjalin asmara dengan Angel. Syaiful Djarat diketahui juga terlah beristri yang bernama Afifa Syahira. Afifa merupakan salah seorang artis senior yang juga berakting dalam sinetron Ganteng-ganteng Serigala’. Keduanya menikah pada tahun 2014 lalu. Namun hingga saat ini juga belum ada konfirlasi dari Afifa Syahira yang merupakan Istri Syaiful Djarat. Lantas apakah Angel bakal dipoligami dan pindah Agama mengikuti Syaiful Djarat? Belum ada konfitmasi resmi dari Angel maupun Syaiful. Namun asumsi netizen di sosial media mulai termakan dengan opini. Pasalnya, lewat salah satu foto yang diposting oleh salah satu akun gosip, @Lambe_Turah, Angel terlihat akrab dengan keluarga Syaiful, tak hanya itu, Ia juga mengenakan Hijab berwarnah pink, dengan memamerkan Henna di tangannya. (Semacam tato khusus yang dibuat dalam hari pernikahan-red). angel-karamoy Sementara hubungan Rumah tangga Angel Karamoy dengan Suaminya, Stevan Rumangkang, dikabarakn telah retak lama. Diketahui, Angle dan Stevam menikah pada 26 januari 2008. Rumah tangga mereka bukan saja retak pada kasus Angel dengan Stevan Rumangkan, namun jauh sebelumnya, mereka dikabarkan bercerai lantaran Angel Karamoy diisukan sempat mempunyai hubungan khusus dengan Pasha Ungu. Bahkan, Foto mesra dengan Pasha Ungu juga tersebar luas di sosial media kala itu. (dal/fajar) image
loading...
"

| Dekat | dengan | Syaiful | Djarat, | Angel | Karamoy | Mualaf | Dipoligami? | Update< | span>< | a> < | div> Editor< | span> | edal< | div> Posted | December | 2016 | @11:22 | div> < | div> Angel | Foto: | Net< | div> < | a> < | a> RUMAH< | strong> | Tangga | Karamoy dan | Steven | Rumangkang | kini | tengah | dilanda | kabar | sedap | Keduanya | mengalami | kemelut | rumah | tangga | yang | mengguncang | keharmonisan | Kabar | muncul | saat | salah | satu | foto | tersebar | sosial | media | Anggel | menikmati | liburan | bersama | keluarga | Djarat | seorang | produser | disebut | sebut | menjalin | asmara | Syaiful | diketahui | juga | terlah | beristri | bernama | Afifa | Syahira | merup | artis | senior | berakting | dalam | sinetron | Ganteng | ganteng | Serigala’ |  Keduanya | menikah | pada | tahun | 2014 | Namun | konfirlasi | Istri | Lantas | apakah | bakal | dipoligami dan | pindah | Agama | mengikuti | Belum | konfitmasi | resmi | maupun | Namun | asumsi | netizen | mulai | term | opini | Pasalnya | lewat | diposting | oleh | akun | gosip | @Lambe_Turah | terlihat | akrab | hanya | mengen | Hijab | berwarnah | pink | memamerkan | Henna | tangannya | (Semacam | tato | khusus | dibuat | hari | pernikahan | red) | Sementara | hubungan | Rumah | Suaminya | Stevan | dikabarakn | telah | retak | lama | Diketahui | Angle | Stevam | januari | 2008 | Rumah | bukan | kasus | Rumangkan | jauh | senya | dikabarkan | bercerai | lantaran | diisukan | sempat | mempunyai | Pasha | Ungu | Bahkan | Foto | mesra | luas | kala |  (dal | fajar)< | strong> < | div> Recommended | you< | h4> < | div> loading | div> | ins>< | div> |

Thank Very Much for Visiting this Article

Angel Karamoy Jengkel Soal Isu Mualaf dan Nikah Siri dengan Suami Artis Afifa Syahira | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Kakak sekaligus manajer Angel, Daniel, mengungkap kalau adiknya itu cukup resah karena tertimpa isu tak sedap.

image

WowKeren.com - Angel Karamoy kembali diisukan menjadi mualaf dan menikah siri. Bahkan ia juga dirumorkan menikah dengan Syaiful Drajat, produser sekaligus suami artis muda Afifa Syahira.

Kedekatan Angel dengan produser sinetronnya, "Surga Yang Kedua", itu semakin jadi sorotan. Ini karena mantan istri Steven Rumangkang itu sempat liburan bareng keluarga Syaiful.

Menanggapi isu tersebut, kakak sekaligus manajer Angel, Daniel Karamoy, tak mau banyak bicara. Hanya saja, Daniel mengungkap kalau Angel sempat kesal karena diberitakan yang tidak-tidak.

"Dia (Angel) bilang 'Kenapa sih semua tindakan gue salah?' soalnya inframe sama ini digosipin, terserah saja deh mau gimana," kata Daniel. "Ya namanya gosip, tersebar cepat, apalagi yang miring-miring. Ya terserah mereka mau ngomong apa. Kasihan aja sama Angel, baru kemarin, nanti inframe sama siapa kena lagi."

Daniel juga mengklarifikasi soal kabar Angel liburan bareng Syaiful. "Terserah mereka mau ngomong apa, yang jelas kami sedang syuting di Marbella, Anyer hingga Sabtu," seru Daniel menirukan jawaban Angel.

Daniel menambahkan kalau Angel juga sering curhat padanya. Namun ia berusaha bersikap profesional sebagia manajer. "Kalau udah kehidupan pribadi saya nggak mau urusin. Saya urus jadwal aja. Pasti lah (curhat). Saya kan kakaknya. Pasti dia ngomong. Yang penting kita benar-benar aja. Angel bilang, 'Yang penting aku syuting kerja, ngurusin anak-anak," seru Daniel. (wk/ri)

loading...

loading...

Berita Angel Karamoy terkait :
• Angel Karamoy Dikabarkan Pacari Suami Afifa Syahira, Begini Reaksi Steven Rumangkang
• Isu Angel Pacari Suami Artis 'GGS' Afifa Syahira, Netter Sindir Skandal Foto Pasha
• Sudah Move On, Angel Karamoy Akhirnya Akui Punya Pacar Baru
• Sahabat Kecewa, Isyaratkan Angel Karamoy Berubah Drastis Karena Pindah Agama?
• Lihat berita terbaru Angel Karamoy ...

Koleksi foto Angel Karamoy terkini (95 foto):
"

| Angel | Karamoy | Jengkel | Soal | Mualaf | Nikah | Siri | dengan | Suami | Artis | Afifa | Syahira | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Kakak | sekaligus | manajer | Daniel | mengungkap | kalau | adiknya | cukup | resah | karena | tertimpa | sedap | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Karamoy< | kembali | diisukan | menjadi | mualaf | menikah | siri | Bahkan | juga | dirumorkan | Syaiful | Drajat | produser | suami | artis | muda | p>Kedekatan | sinetronnya | Surga | Yang | Kedua | semakin | jadi | sorotan | mantan | istri | Steven | Rumangkang | sempat | liburan | bareng | keluarga | p>Menanggapi | tersebut | kakak | banyak | bicara | Hanya | kesal | diberit | yang | p>Dia | (Angel) | bilang | Kenapa | semua | tind | gue< | salah | soalnya | inframe | sama | digosipin | terserah | gimana | kata | namanya | gosip | tersebar | cepat | apalagi | miring | ngomong | Kasihan | baru | kemarin | nanti | siapa | kena | lagi | p>Daniel | mengklarifikasi | soal | kabar | Terserah | jelas | kami | syuting | Marbella | Anyer | Sabtu | seru | menirukan | jawaban | menambahkan | sering | curhat | padanya | Namun | berusaha | bersikap | profesional | sebagia | Kalau | udah | kehidupan | pribadi | saya | nggak | urusin | Saya | urus | jadwal | Pasti | (curhat) | kakaknya | penting | benar | kerja | ngurusin | anak | ri)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Dikabarkan | Pacari | Begini | Reaksi | Rumangkang< | a>• | Netter | Sindir | Skandal | Foto | Pasha< | Sudah | Move | Akhirnya | Akui | Punya | Pacar | Baru< | Sahabat | Kecewa | Isyaratkan | Berubah | Drastis | Karena | Pindah | Agama | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | foto | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> |

Thank You Very Much for Visit this News

Angel Karamoy Jengkel Soal Isu Mualaf dan Nikah Siri dengan Suami Artis Afifa Syahira | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Kakak sekaligus manajer Angel, Daniel, mengungkap kalau adiknya itu cukup resah karena tertimpa isu tak sedap.

image

WowKeren.com - Angel Karamoy kembali diisukan menjadi mualaf dan menikah siri. Bahkan ia juga dirumorkan menikah dengan Syaiful Drajat, produser sekaligus suami artis muda Afifa Syahira.

Kedekatan Angel dengan produser sinetronnya, "Surga Yang Kedua", itu semakin jadi sorotan. Ini karena mantan istri Steven Rumangkang itu sempat liburan bareng keluarga Syaiful.

Menanggapi isu tersebut, kakak sekaligus manajer Angel, Daniel Karamoy, tak mau banyak bicara. Hanya saja, Daniel mengungkap kalau Angel sempat kesal karena diberitakan yang tidak-tidak.

"Dia (Angel) bilang 'Kenapa sih semua tindakan gue salah?' soalnya inframe sama ini digosipin, terserah saja deh mau gimana," kata Daniel. "Ya namanya gosip, tersebar cepat, apalagi yang miring-miring. Ya terserah mereka mau ngomong apa. Kasihan aja sama Angel, baru kemarin, nanti inframe sama siapa kena lagi."

Daniel juga mengklarifikasi soal kabar Angel liburan bareng Syaiful. "Terserah mereka mau ngomong apa, yang jelas kami sedang syuting di Marbella, Anyer hingga Sabtu," seru Daniel menirukan jawaban Angel.

Daniel menambahkan kalau Angel juga sering curhat padanya. Namun ia berusaha bersikap profesional sebagia manajer. "Kalau udah kehidupan pribadi saya nggak mau urusin. Saya urus jadwal aja. Pasti lah (curhat). Saya kan kakaknya. Pasti dia ngomong. Yang penting kita benar-benar aja. Angel bilang, 'Yang penting aku syuting kerja, ngurusin anak-anak," seru Daniel. (wk/ri)

loading...

loading...

Berita Angel Karamoy terkait :
• Angel Karamoy Dikabarkan Pacari Suami Afifa Syahira, Begini Reaksi Steven Rumangkang
• Isu Angel Pacari Suami Artis 'GGS' Afifa Syahira, Netter Sindir Skandal Foto Pasha
• Sudah Move On, Angel Karamoy Akhirnya Akui Punya Pacar Baru
• Sahabat Kecewa, Isyaratkan Angel Karamoy Berubah Drastis Karena Pindah Agama?
• Lihat berita terbaru Angel Karamoy ...

Koleksi foto Angel Karamoy terkini (95 foto):
"

| Angel | Karamoy | Jengkel | Soal | Mualaf | Nikah | Siri | dengan | Suami | Artis | Afifa | Syahira | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Kakak | sekaligus | manajer | Daniel | mengungkap | kalau | adiknya | cukup | resah | karena | tertimpa | sedap | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Karamoy< | kembali | diisukan | menjadi | mualaf | menikah | siri | Bahkan | juga | dirumorkan | Syaiful | Drajat | produser | suami | artis | muda | p>Kedekatan | sinetronnya | Surga | Yang | Kedua | semakin | jadi | sorotan | mantan | istri | Steven | Rumangkang | sempat | liburan | bareng | keluarga | p>Menanggapi | tersebut | kakak | banyak | bicara | Hanya | kesal | diberit | yang | p>Dia | (Angel) | bilang | Kenapa | semua | tind | gue< | salah | soalnya | inframe | sama | digosipin | terserah | gimana | kata | namanya | gosip | tersebar | cepat | apalagi | miring | ngomong | Kasihan | baru | kemarin | nanti | siapa | kena | lagi | p>Daniel | mengklarifikasi | soal | kabar | Terserah | jelas | kami | syuting | Marbella | Anyer | Sabtu | seru | menirukan | jawaban | menambahkan | sering | curhat | padanya | Namun | berusaha | bersikap | profesional | sebagia | Kalau | udah | kehidupan | pribadi | saya | nggak | urusin | Saya | urus | jadwal | Pasti | (curhat) | kakaknya | penting | benar | kerja | ngurusin | anak | ri)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Dikabarkan | Pacari | Begini | Reaksi | Rumangkang< | a>• | Netter | Sindir | Skandal | Foto | Pasha< | Sudah | Move | Akhirnya | Akui | Punya | Pacar | Baru< | Sahabat | Kecewa | Isyaratkan | Berubah | Drastis | Karena | Pindah | Agama | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | foto | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> |

Thank You So Much for Read this Article

Monday, February 3, 2014

Konflik Agama di Afrika Tengah Tewaskan 75 Orang

Bentrokan sektarian di kota Boda, Republik Afrika Tengah, sejak Selasa telah menewaskan 75 orang, kata seorang Imam Katolik setempat.

Paderi Cassien Kamatari mengatakan bantuan diperlukan untuk menghentikan kekerasan antara Muslim dan Kristen.


Mayoritas korban tewas adalah umat Nasrani, kata Paderi Kamatari. Ia tidak mengetahui berapa banyak korban tewas yang beragama Islam karena mereka langsung dimakamkan.


Ada laporan mengenai serangan balasan sejak banyak pejuang Muslim mundur dari ibukota Bangui bulan lalu.


Mereka melakukan hal itu menyusul pengunduran diri Presiden Interim Michel Djotodia.


Koresponden mengatakan meski situasi keamanan di Bangui meningkat sejak kedatangan pasukan penjaga perdamaian, kekerasan di utara dan barat negara itu terus terjadi.



Mengerikan


“Daripada hanya memikirkan Bangui saja, orang harus memikirkan apa yang terjadi di pedesaan karena apa yang kami alami di sini mengerikan,” kata Paderi Kamatari.

Ia mengatakan kekerasan dimulai ketika Muslim bersenjata membangun barikade di jalan masuk dan keluar kota, sekitar 100 km di barat Bangui dan mulai menyerang pemeluk agama Kristen.


“Sedikitnya 60 orang tewas dan banyak orang lainnya terluka, 15 orang lainnya meninggal karena luka-luka yang mereka alami,” kata dia.


Paderi Kamatari mengatakan ia meminta bantuan pasukan Prancis dan Uni Afrika, tapi tidak mendapat respon.


Parokinya kini menampung 1.500 orang yang berusaha menyelamatkan diri dari kekerasan.


Prancis yang dulu menjajah negara itu, mengirim 1.600 tentara dan bekerja sama dengan 4.000 orang tentara dari negara-negara Afrika.


Namun PBB bulan lalu mengatakan perlu sedikitnya 10.000 orang tentara untuk mengakhiri kekerasan tersebut.



(bbc/bbc)








Javascript harus diaktifkan terlebih dahulu




Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar



Tampilkan Komentar di:   


    




Lebih Banyak Lagi dari BBC Indonesia:


BBC





Lapsus


Article source: http://www.beritasatu.com/hiburan/150276-keluarga-anggap-pernikahan-asmirandah-dan-jonas-tidak-sah.html


Konflik Agama di Afrika Tengah Tewaskan 75 Orang

Wednesday, December 19, 2012

Danau Lumpur Lapindo, Duka yang Menjadi Tempat Wisata


Sebagian permukaan danau lumpur telah mengering

Sebagian permukaan danau lumpur telah mengering

Asyik Berfoto Bersama Keluarga Di Danau LapindoDanau Lumpur Panas Sidoarjo Menjadi Daerah Kunjungan Wisata
Sebagian permukaan danau lumpur telah mengering
Bencana Danau Lumpur Lapindo di Kecamatan Porong-Sidoarjo masih menyisakan duka. Namun, danau ini justru dibuat sebagai tempat wisata oleh masyarakat sekitar. Ada banyak kisah di sana.
Akibat kelalaian manusia bencana lumpur panas Sidoarjo terjadi. Di balik duka yang mendalam itu, semangat warga sekitar patut diacungi jempol. Betapa tidak, danau ini mereka sulap menjadi destinasi yang mendatangkan banyak wisatawan.
Bencana lumpur panas Sidoarjo atau yang dikenal dengan Danau Lumpur Lapindo, merupakan bencana tenggelamnya beberapa desa di Kecamatan Porong-Sidoarjo hingga membentuk danau yang begitu luas akibat aktivitas pengeboran minyak. Entah berapa besar kerugian yang ditanggung akibat hilangnya pemukiman penduduk, gedung-gedung sekolah, kantor-kantor pemerintah, persawahan, sektor perindustrian, dan lain-lain.
Akibat bencana ini jalur lalu litas perdagangan Surabaya–Malang dan Surabaya-Banyuwangi sempat lumpuh total. Sehingga berpengaruh pada kehidupan perekonomian di Jawa Timur.
Tiang ukur menunjukkan kedalaman danau lumpur mencapau ratusan meterKamis itu kebetulan hari libur, yaitu hari Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1434 Hijriyah. Kami memanfaatkannya dengan bepergian ke luar kota bersama anak dan istri. Terdorong oleh rasa ingin tahu kami tentang Danau Lapindo, maka berangkatlah kami menuju kota Porong–Sidoarjo.
Sesampai di pintu masuk tanggul Danau Lapindo, seorang penjaga memungut biaya masuk sebesar Rp 5.000 per orang. Di dalam areal danau, para pengunjung masih dipungut biaya suka rela sebelum memasuki lokasi pusat semburan.
Danau Lumpur Lapindo dikelilingi oleh tanggul yang cukup tinggi, dengan ketebalan tanggul yang memungkinkan kendaran roda empat (dump truck) bisa berjalan lalu lalang melalui tanggul itu. Sebelum memasuki tanggul, masih di Jalan Raya Porong, banyak warga sekitar yang mendirikan warung-warung makan dan minuman. Mereka mencari rejeki dengan berjualan makanan dan minuman untuk menambah ekonomi keluarga.
Setiap pengunjung  yang  datang  mereka tawari suvenir-suvenir, berupa kaus dan CD tentang bencana lumpur panas ini. Layanan payung dan ojek juga tersedia bagi pengunjung yang kebetulan tidak membawa motor sendiri.
Mengingat begitu luasnya danau ini, sehingga berjalan-jalan keliling danau tidak bisa dilakukan dengan berjalan kaki. Terlalu capek dan keadaan udara sangat panas menyengat kulit akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Dari kejauhan tampak sesekali asap putih mengepul timbul tenggelam rupanya. Di sanalah tempat pusat semburan, ada bau khas dan tak sedap yang ditimbulkan akibat keluarnya lumpur panas dari perut bumi muncul dan hilang kembali diterpa angin kemarau.
Kami menyaksikan pompa-pompa air yang berukuran sangat besar, juga kapal-kapal pengeruk lumpur serta mess karyawan BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) yang siang itu kelihatan sepi dan lengang. Hanya suara atap mess yang terbuat dari bahan pelat seng tersingkap akibat tiupan angin yang mengundang perhatian kami.
Tidak lama kemudian, beberapa pasang pengunjung dengan mengendarai sepeda motor mendatangi tempat yang terdekat dengan pusat semburan. Kami lalu berbincang bersama sambil memandangi pusat semburan lumpur.
Mereka datang bersama keluarganya sehabis menengok sanak keluarga di daerah lain,  “penasaran dengan cerita banyak orang tentang danau Lapindo, sekalian main-main kesini,” ungkap salah satu dari mereka.
Sebagian pengunjung,  memanfaatkan waktunya dengan berfoto bersama anggota keluarganya dengan latar belakang danau lumpur yang sudah mengering. Terlihat jelas sekali permukaan lumpur yang mulai mengeras dan retak-retak akibat musim kemarau.
BPLS sengaja memisahkan material yang keluar dari lubang semburan menjadi dua bagian. Sebagian danau khusus menampung air dan danau lain untuk endapan lumpur.
Ali, seorang pemandu wisata menjelaskan, “meski tempat ini terdekat dengan lokasi semburan, namun jaraknya masih puluhan kilometer dari sini. Wisatawan tidak diperkenankan melihat terlalu dekat dengan pusat semburan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjatuh dan lain-lain,”.
Pohon cemara ditanam dengan jarak tanam yang teratur, tampak mempercantik jalan masuk lokasi pusat semburan ini. Meski ada sebagian yang mengering akibat kemarau panjang.
Hari menjelang sore, setelah puas mengunjungi tempat wisata Lumpur Lapindo kami lalu beranjak pulang. Dengan berhati-hati kami menuruni  tanggul yang tinggi itu. Anak kami juga merengek karena perutnya lapar.
Kebetulan ada warung sederhana di dekat danau yang menyediakan makanan khas kota Porong, ote-Ote namanya. Kami pun dengan lahap menyantap ote-ote itu. Ditambah petis Sidoarjo, duh semakin nikmat rasanya. Sebagian lagi kami bawa pulang untuk oleh-oleh keluarga di rumah.

Danau Lumpur Lapindo, Duka yang Menjadi Tempat Wisata

Thursday, May 9, 2013

Dikabarkan Belajar Agama Katolik, Julia Perez Kecewa

Dikabarkan Belajar Agama Katolik, Julia Perez Kecewa


Liputan6.com, Jakarta : Berada di dalam penjara, tak membuat Julia Perez lepas dari berita tak sedap. Baru-baru ini, Jupe, sapaan akrab Julia Perez, dikabarkan sedang belajar agama Katolik.

Sri Wulansih, ibunda Jupe, pun telah mendengar kabar tersebut. Tentu sebagai seorang ibu, dia kecewa dengan pemberitaan tersebut. padahal, setiap kali dirinya menjenguk Jupe, mendapatkan anaknya sedang berada di masjid.


“Selama di penjara justru dia (Jupe) sedang memperdalam agama Islam, belajar mengaji. Dan setiap saya ke sana, Jupe lagi di masjid,” ungkap Sri seperti dilansir Hotshot, Jumat (10/5/2013).


Minola, sebagai salah satu kuasa hukumnya pun berencana akan mensomasi tabloid yang telah menyebarkan berita tersebut. “Ini fitnah dan pencemaran nama baik, akan kami somasi. Karena ini bukan sekali dua kali. Sampai sekarang dia (Jupe) masih memeluk agama Islam. Dan pacarnya sudah masuk Islam juga,” terangnya.


Bukan hanya Jupe, ibu dan kuasa hukumnya saja yang geram akan berita burung tersebut. Guru spiritualnya, Habib Abdurahman Assegaf mengaku sangat kecewa. “Bohong, dia nggak belajar agama lain. Saya kecewa. Jupe masih Islam. Demi Allah,” tandasnya.(Mer)


Article source: http://www.merdeka.com/dunia/perjuangan-muslim-israel-menjadi-haji.html


Dikabarkan Belajar Agama Katolik, Julia Perez Kecewa

Sunday, December 8, 2013

Bahagia Sesaat, Pernikahan Tamat

Asmirandah dan Jonas Rivanno


Dunia pernikahan memang rumit. Banyak hal tak terduga yang datang menghadang. Ketika persoalan itu tak kuasa dibendung, perceraian pun menjadi alternatif terbaik meski perkawinan baru seumur jagung.


Di saat cinta sedang membara, semua terasa indah. Dunia seperti milik berdua. Itulah yang terjadi pada kisah asmara artis Ayu Ting Ting dengan Henry Baskoro atau Enji, dan juga pasangan pesineton Asmirandah dengan Jonas Rivanno.


Hati mereka yang sedang kasmaran membuat para pasangan itu menikah muda. Sayangnya, tidak seperti saat pacaran di mana mereka sering mengumbar kemesraan, Ayu dan Asmirandah justru memilih menikah diam-diam.


Pernikahan dua selebriti muda ini pun mengundang kontroversi dan sorotan. Bagaimana tidak? Setelah kabar pernikahan mereka yang heboh, tak lama keduanya membawa kabar mengejutkan.


Mereka mendadak memutuskan berpisah. Ayu dan Asmirandah hanya merasakan singkat manisnya kehidupan rumah tangga.


Ayu Ting Ting


Ayu melangsungkan pernikahan dengan Enji pada 4 Juli 2013 lalu. Pernikahan pedangdut tersebut dengan Enji berlangsung tertutup di kediaman Ayu di Depok, Jawa Barat.  Tempat  acaranya dijaga ketat sejumlah pria berseragam.


Ayu dan Enji tak mau berkomentar seputar pernikahan mereka. Akibatnya, rumor tak sedap pun meruap Ayu dikabarkan telah berbadan dua.  Namun, kabar itu dibantah Ayu dan Enji. Mereka hanya ingin mendapatkan suasana khidmat saat akad nikah.


Saat jumpa pers, Ayu terlihat bahagia memamerkan buku nikah dan cincin kawin. Pelantun “Alamat Palsu” ini juga optimis menjalani rumah tangganya dengan Enji. Tapi harapan itu tak seindah kenyataan. Romantisme rumah tangga berubah menjadi mimpi buruk. Masih hangat sebagai pengantin baru, kedua pasangan itu terlibat konflik.


“Tanggal 25 Juli pamit bilang kerja, tapi sampai detik ini dia tidak pulang-pulang. Jadi yang meninggalkan adalah istri saya,” kata Enji.


Sedangkan Ayu berusaha membela diri. Ia tidak akan meninggalkan suaminya begitu saja tanpa alasan. “Sebabnya, karena dia sudah jatuhkan talak terhadap saya. Saya juga nggak bisa lakukan apa-apa,” kata Ayu sedih saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.


Diakui pedangdut ini, ia sudah ditalak dua kali oleh Enji. “Pertama tanggal 24 Juli dan yang kedua tanggal 17 Agustus 2013,” ungkap Ayu berlinang airmata.


Pernyataan Ayu dibantah Enji. Pria berkepala plontos ini mengaku tak pernah menjatuhkan talak pada istrinya itu. Ia malah datang menjemput Ayu agar kembali ke rumah dan membina rumah tangga. “Tidak ada (talak). Sudah tidak ketemu itu kan,” ujarnya.


Diakui Enji, pemicu ketidakharmonisan pernikahannya dengan Ayu disebabkan masalah sepele. Ayu selalu menuntut Enji menggelar resepsi pernikahan. Enji yakin penyebab Ayu pulang ke rumah orangtuanya adalah gara-gara resepsi.


Dikatakan Ayu, ia bersikeras menggelar resepsi karena Enji sudah berjanji. Ia juga tak menuntut pesta mewah di gedung megah. “Saya akan menggelar acara di rumah. Saya hanya ingin berbagi kebahagiaan sama tetangga, keluarga, dan kerabat,” ujarnya.


Dari situlah, Ayu memutuskan bercerai dari Enji. Ia sudah tak peduli dengan pria yang dipacarinya selama satu setengah tahun itu. Bahkan,  ia siap membesarkan anaknya seorang diri.


Asmirandah


Jika Ayu memilih berpisah, lain lagi dengan pernikahan Asmirandah dan Jonas Rivanno. Pesinetron berdarah Belanda ini memutuskan membatalkan pernikahannya dengan Jonas.


Sekadar informasi, Asmirandah dan Jonas melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 17 Oktober lalu. Acara pernikahan dilangsungkan secara Islam. Akad nikah digelar di kediaman Asmirandah di kawasan Depok, Jawa Barat.


Meski ditutup rapat, akhirnya pernikahan itu tercium awak media. Pihak KUA Beji, Depok tidak membantah soal pernikahan Asmirandah dan Jonas. Pasangan ini mendaftarkan pernikahan mereka di KUA tersebut. Saat menikah Jonas telah menjadi mualaf.


Meski bukti kuat perkawinan mereka terkuak, Asmirandah dan Jonas tetap membantah. Pasangan ini menegaskan baru merencanakan pernikahan.  “Kita akan menikah Januari 2014 nanti. Ingin yang sederhana saja,” kata artis yang akrab disapa Andah. Andah juga membantah Jonas telah memeluk Islam.


Bantahan Asmirandah dan Jonas soal pernikahan dan status mualaf Rivanno berbuntut panjang. Pernikahan mereka menjadi kontroversi. Tak hanya itu, pengakuan tersebut membuat kedua pesinetron itu harus berurusan dengan hukum. Salah satu ormas Islam tersinggung dengan pernyataan Jonas. Mereka pun melaporkan Jonas ke polisi atas tuduhan penistaan agama. Keluarga besar Asmirandah juga sakit hati dan marah dengan bantahan Jonas.


“Kita kecewa. Memang sakit, sakit sekali. Kecewa sama Vanno, aku percaya Asmirandah. Tapi memang dua-duanya salah,” ujar ayah Andah, Anton Zentman.


Kabar mengejutkan kembali datang dari pasangan muda itu. Andah justru mengambil langkah tak terduga. Andah mengajukan permohonan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama Depok pada 7 November lalu. “Karena menurut pemohon (Asmirandah) pernikahan ini, dia (Jonas) tidak memenuhi syarat,” kata kuasa hukum Jonas, Muhammad Nuzul Wibawa.


Saat disinggung, apakah semua itu karena soal keyakinan, Nuzul tak mau menjawabnya. Jonas sendiri menerima dengan ikhlas keinginan Andah. Ia tak berusaha menghalangi langkah Andah membatalkan pernikahan.


Sebuah pernikahan yang langgeng memang hanya membutuhkan satu ‘matahari’. Bila keduanya sama-sama bersikeras menjadi pengendali, yang terjadi hanyalah keinginan mau menang sendiri. Viv


Hanya Andalkan Cinta, Rawan Berakhir

Menurut Psikolog keluarga, Roslina Verauli terjadinya pernikahan singkat di kalangan selebriti, karena artis terbiasa menjadi pusat perhatian publik (self center), sehingga mereka terbiasa diperlakukan baik.


Para artis itu membutuhkan penyeimbangan diri dari pasangan. Untuk mempertahankan hubungan itu, diperlukan usaha super ekstra. “Ini yang tak bisa diupayakan oleh artis yang cerai dalam waktu singkat. Kebersamaan itu dapat mengatasi konflik,” kata Vera.


Ditambahkan Vera, dalam menjalani hubungan hingga ke gerbang pernikahan, setiap pasangan melalui berbagai fase. Mulai dari jatuh cinta, perasaan yang menggebu-gebu hingga akhirnya menikah dan menemukan konflik.  “Pada awal pernikahan sudah tak sanggup, karena ada konflik-konflik kecil yang tak dialami saat pacaran,” ungkapnya.


Dengan status selebritinya, mereka biasa dilayani dengan baik. Vera mengingatkan, disaat sudah terikat pernikahan, perasaan yang menggebu-gebu tak bisa lagi menjadi andalan mempertahankan rumah tangga. “Kalau hanya mengandalkan cinta yang menggebu-gebu, pernikahan lebih rawan berakhir,” ujarnya.


Di saat kritis seperti ini, kedewasaan dan tanggungjawab satu sama lain sangat berperan. “Individu harus bersedia mendahulukan pasangannya,” ungkapnya. viv


Pernikahan Tersingkat


1. Cici Paramida – Raden Ahmad Suhaebi


Pernikahan Cici Paramida dengan Suhaebi mengejutkan banyak orang. Cici dan Ebi, begitu sapaan akrab Ahmad Suhaebi, menikah di Mekah pada 12 Maret 2009.


Baru sebulan menikah, ada seorang wanita mengaku masih menjadi istri sah ketiga Ebi. Puncaknya, ketika Cici secara sengaja memergoki Ebi tengah berada dalam sebuah mobil dengan seorang wanita di kawasan Puncak, Bogor pada Minggu (14/6/2009).  Cici pun sengaja ditabrak Ebi tatkala meminta suaminya untuk keluar dari mobil. Sejak saat itu berakhir sudah rumah tangga Cici-Ebi. Pengadilan Agama Jakarta Utara resmi menetapkan Cici Paramida dan Ahmad Suhaebi bercerai pada Kamis (17/12).


2. Kristina – Al Amin Nur Nasution


Kristina menikah dengan anggota DPR, Al Amin Nur Nasution 4 Januari 2007. Dibulan April 2007, suami Kristina dipenjara terkait kasus dugaan penyuapan. Tak lama setelah itu, Kristina mengajukan gugatan cerai pada Juni 2007. Tapi bukan karena Al Amin dipenjara, kabarnya Kristina tak tahan karena dilarang bernyanyi. Pada 17 Desember 2007, Kristina resmi menyandang status janda.


3. Ussy Sulistiawaty – Yusuf Sugianto


Ussy Sulistiawaty menikah dengan pengusaha asal Kalimantan, Yusuf Sugianto pada tanggal 12 Agustus 2005. Baru memasuki bulan kelima, tiba-tiba ada kabar kalau suaminya terjerat kasus illegal loging. Tak lama setelah itu Ussy mengajukan gugatan cerai. Hanya dua kali sidang, Ussy resmi menjanda pada 9 Desember 2006


4. Aldi Taher – Dewi Perssik


Awalnya, pernikahan Dewi Perssik dan Aldi Taher tak tercium media. Karena mereka menikah siri pada 4 Juli 2008. Baru pada Maret 2009, Aldi Taher dan Dewi Perssik mencatatkan pernikahan mereka di KUA. Enam bulan kemudian Aldi menggugat cerai Dewi Perssik. Dari pernikahan ini Dewi Perssik tidak memiliki anak. Namun ia sempat keguguran. lp6



Article source: http://www.sinarharian.com.my/semasa/tukar-agama-mahkamah-tangguh-keputusan-rayuan-1.207504


Bahagia Sesaat, Pernikahan Tamat

Sunday, February 3, 2013

Korban Longsor Terakhir Ditemukan, Padri Dikenal Sebagai Anak Cerdas

Bookmark

PENCARIAN— Petugas BPBD Agam bersama sejumlah aparat TNI, dan polisi menyisiri lokasi longsor di Kenagarian Sungaibatang, Tanjung Raya, Agam dan berhasil menemukan Padri (9), korban terakhir.AGAM, METRO-Korban terakhir longsor yang mengakibatkan korban jiwa, Padri (9), ditemukan persis 7 hari pascabencana yang terjadi di Jorong Data, Kenagarian Sungaibatang, Kecamatan Tanjung Raya. Pencarian panjang namun melelahkan dari berbagai elemen itu, menemukan hasil pada Minggu (3/2), pukul 11.30 WIB.

Rasa lelah para anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, BPBD Sumbar, TNI dan polisi, mungkin terobati, dengan tuntasnya pencarian korban. Namun, bencana tetap saja menyisakan duka, bagi keluarga korban yang ditinggalkan, di lokasi yang tak jauh dari rumah Buya HAMKA itu.

Padri, merupakan korban ke-20 dari 20 orang yang dinyatakan tewas dalam longsor ini. Mayat berhasil dievakuasi oleh petugas dan dikuburkan menurut Agama Islam, tak lama berselang. Setelah lokasi diaduk-aduk alat berat, akhirnya penggalian dilakukan dengan cara manual atau dengan cangkul. Akhirnya, korban ditemukan 15 meter dari rumahnya, tepat di dekat lereng perbukitan dengan kedalaman penggalian sekitar 1,2m.

Kepala BPBD Agam, Bambang Warsito menyebutkan, penggalian dilakukan secara manual, karena masa tanggap darurat telah berakhir Sabtu (2/2). Para penggali harus berhadapan dengan bau yang tak sedap, dan lokasi atau medan yang berbahaya. Temuan ini, persis satu hari setelah kunjungan Ketua DPD RI Irman Gusman bersama anggota ke lokasi tanah  longsor.

“Menurut keluarganya, korban adalah seorang anak yang cukup cerdas dan mempunyai banyak teman baik di sekolah maupun di rumah,” kata Bambang Warsito didampingi Kabid Kedaruratan Rinaldi di di posko bencana. Menurutnya, dengan ditemukannya korban terakhir, maka petugas dari TNI dan Polri serta BPBD yang ditugaskan akan kembali ke markas masing-masing.

Dandim 0304 Agam Letkol Arh Trias Wijanarko menyebutkan, petugas kesehatan atau yang ditugaskan akan, belum bisa lepas tangan. Karena, harus ada kelanjutan dari BPBD khususnya pascatanggap darurat, misalnya pembersihan antikuman di mesjid, sebab sudah dipakai untuk perawatan jenazah.

Bupati Agam Indra Catri mengharapkan, masyarakat dapat lebih meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana, dan dapat saling menjaga diri dan keluarga, serta lingkungan. Dia berharap, tidak terjadi lagi korban susulan berikutnya. “Kami melihat, lokasi bencana sekarang terlihat labil dan masih akan berbahaya. Tim teknis akan melakukan pembenahan mungkin akan terus bekerja keras,” katanya.

Pemkab Agam, sebutnya, juga akan melakukan kajian khusus untuk memetakan wilayah tersebut apakah masuk kategori kritis, kategori rawan bencana, atau juga termasuk kategori zona merah. “Itu nanti akan kita tetapkan lebih lanjut,” sebut Indra Catri yang menyatakan kerugian mencapai Rp7,6 miliar materil. (den)

Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/11/12/mddjf4-di-nepal-muslim-bukan-lagi-warga-kelas-dua-1


Korban Longsor Terakhir Ditemukan, Padri Dikenal Sebagai Anak Cerdas