Showing posts sorted by relevance for query khusus. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query khusus. Sort by date Show all posts

Monday, March 25, 2013

Peluru Kaliber 7,62 MM, Polisi-TNI Memiliki

JAKARTA – Penyerbuan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Jogjakarta,yang menewaskan 4 tahanan merupakan teror terhadap publik, hukum dan negara. Apalagi hingga tiga hari berlalu, aparat belum bisa mengidentifikasi pelaku.

Polisi sendiri memastikan ukuran peluru yang ditemukan di LP Cebongan memiliki kaliber 7,62 milimeter (MM). Peluru kaliber 7,62 memang merupakan peluru dari senjata laras panjang yang biasa digunakan untuk kebutuhan keamanan di suatu negara.

Di Indonesia, TNI dan Polri yang memiliki senjata berpeluru jenis ini. Pihak sipil bisa memilikinya, tapi harus mengantongi surat kepemilikan khusus.

“Sebenarnya soal kaliber memang tidak bisa dituduhkan itu punya siapa, namun memang biasanya peluru dengan kaliber seperti itu merupakan milik TNI atau pun Polri,” ujar pengamat militer Mufti Makarim, Selasa (26/3). 

Sekadar diketahui, bukti-bukti mulai ditemukan di tempat kejadian perkar, itu misalnya 31 selongsong peluru kaliber 7,62 milimeter.Menurut penelusuran, senjata laras panjang dengan kaliber peluru 7,62 MM bisa mencapai Rp 25 jutaan.

Menurut Mufti, untuk membuktikan itu memang harus ada uji balistik agar bisa mengetahui jenis senjata apa yang digunakan dalam penyerangan dalam Lapas Cebongan. “Harus dilakukan uji balistik dengan cara melakukan uji tembak. Jika ditemukan senjata itu pun juga bisa diuji untuk membuktikan,” ujarnya.

Mufti mengatakan, pihak di luar TNI dan Polri juga mungkin bisa menggunakan senjata laras panjang dengan peluru kaliber 7,62 MM. Namun harus dengan surat kepemilikan khusus.

“Jenis senjata dengan kaliber peluru seperti itu memang dibutukan surat kepemilikan khusus. Karena senjata jenis tersebut khusus untuk kebutuhan keamanan. Namun, masalahnya kita punya persoalan penyelundupan senjata dan segala macam perang yang terjadi saat GAM dan di Papau. Jadi banyak kelompok yang bisa mempunyai jenis senjata itu,” ujar Mufti.

Sebelumnya, Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal Hardiono Sarojo membantah dengan tegas pelaku penyerangan Lapas Cebongan Sleman adalah anggota Kopassus. Komandan Garnisun yang meliputi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta ini juga membawahi satuan organik dan non organik Kodam IV Diponegoro. “Penyerangan lapas dilakukan oleh orang tidak dikenal,” kata dia, Senin 25 Maret 2013.

Komando Pasukan Khusus Grup 2 Kandang Menjangan Sukoharjo juga mengatakan bahwa seluruh anggota Kopassus berada di dalam kesatuan pada saat penyerbuan dilakukan. “Kami belum bisa mengomentari kejadian itu,” kata Kepala Seksi Intel Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan, Kapten (Inf) Wahyu Yuniartoto. Dia memastikan bahwa pada saat kejadian penyerangan tersebut, 800 anggotanya tidak ada yang keluar dari markas.

LP Sleman diserbu selompok orang, Sabtu (23/3) sekitar pukul 00.30 WIB. Pelaku membawa senpi dan granat serta memaksa masuk LP. Mereka mencari 4 tersangka pengeroyokan anggota Kopassus Sertu Santoso yang dititipkan di LP tersebut.

Empat tahanan yang jadi ‘target’ kelompok itu adalah Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi, dan Johan. Mereka tewas dengan luka tembakan. Belum diketahui siapa dan dari kelompok mana pelaku tindakan brutal tersebut

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane mengungkapkan, Indonesia dalam bahaya teror pasukan siluman bersenjata api. Siluman itu bisa mencabut nyawa kapan pun dan di mana pun.

Tanpa pengungkapan pembunuhan empat tahanan di lapas itu, Indonesia tidak layak lagi disebut negara yang menjunjung tinggi penegakan hukum. Sebaliknya, di Indonesia berlaku hukum rimba. Karena hal ini, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara gagal.

Dalam Indeks Negara Gagal (Failed States Index/FSI) 2012, Indonesia menduduki peringkat ke-63 dari 178 negara yang disurvei. Dalam posisi itu, Indonesia masuk kategori negara-negara yang dalam bahaya (in danger) menuju negara gagal.

Beberapa indikator dalam FSI 2012 itu antara lain ketegangan dan kekerasan antarkelompok. Kemampuan negara memberi keamanan dirusak atau dikurangi. Lalu, ada pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan aturan hukum.

Desakan dibentuknya tim investigasi atau pencari fakta disuarakan sejumlah kalangan, antara lain Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat; Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Franz Magnis-Suseno dan Mudji Sutrisno; Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Andalas, Padang, Saldi Isra; Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Haris Azhar; dan Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti, secara terpisah, Senin (25/3).

”Sangat perlu Presiden membentuk tim pencari fakta. Kalau (fakta) tidak dibuka dan pelaku tidak dihukum, negara dalam keadaan bahaya karena negara dikuasai kelompok preman dan penegakan hukum tidak berjalan,” kata Magnis.

Dianiaya Dulu

Terpisah, Riyo Rama Baskara, pengacara keempat korban penyerangan misterius Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, menyebut kliennya tidak hanya diberondong timah panas saja. Dia menduga para pelaku misterius sempat melakukan tindakan penganiayaan sebelum mengeksekusi dengan berondongan peluru.

“Banyak ditemukan bekas luka memar dan sayatan senjata tajam di tubuh korban,” kata Riyo.

Sebagai contoh, dia menemukan luka memar di wajah Juan, salah satu korban. Perut Almarhum juga robek akibat sayatan benda tajam. Bahkan lengan kiri Juan patah. “Luka-luka itu jelas bukan karena tembakan,” kata Riyo. Dia mengaku mengetahui kondisi keempat jenasah sesaat kejadian.

Menurut Riyo apa yang telah terjadi kepada keempat kliennya adalah pembantaian. Sebab keempat korban mendapat siksaan dan berondongan peluru dalam kondisi tidak berdaya. “Kami akan terus dorong kasus ini hingga tuntas, jangan sampai ini berhenti karena bisa jadi catatan buruk hukum Indonesia,” kata Riyo.ins,tmp

 

Article source: http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=5a3f2c554cbe19e778b48b8b458b258b&jenis=c4ca4238a0b923820dcc509a6f75849b


Peluru Kaliber 7,62 MM, Polisi-TNI Memiliki

Saturday, May 4, 2013

KPU Akan Atur Dana Kampanye Peserta Pemilu - VOA Indonesia

— Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan mewajibkan partai politik peserta pemilihan umum 2014 serta calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mempunyai rekening khusus dana kampanye untuk transparansi dan akuntabilitas.


Anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Kamis (2/5) mengatakan semua sumbangan dana kampanye wajib masuk melalui rekening  dana kampanye, yang wajib diserahkan ke KPU sesuai tingkat paling lambat tiga hari setelah calon legislatif  masuk daftar calon tetap.



Dalam aturan pemilu, lanjut Ferry, sumbangan dana kampanye dari perorangan untuk parpol peserta pemilu atau caleg DPR dan DPRD tidak melebih Rp 1 milliar, sedangkan dari perusahaan maksimal Rp 7,5 milliar. Adapun caleg DPR hanya bisa menerima sumbangan dana kampanye dari perorangan paling banyak Rp 250 juta dan dari perusahaan maksimal Rp500 juta, tambahnya.



Semua sumbangan ini, menurut Ferry, juga harus dimasukkan ke dalam rekening khusus dana kampanye. Ferry menyatakan dana kampanye yang ada dalam rekening khusus tersebut akan diaudit oleh Ikatan Komite Audit Indonesia atau auditor.



“Keluar masuknya dana harus jelas. Selain itu, sumbangan dari asing atau ada sumbangan dari APBN/APBD atau BUMN/BUMD itu dilarang, dan bila ketahuan bisa berimplikasi pidana,” ujarnya.



Direktur lembaga demokrasi dan pemilu Center of Democracy Election and Constitution (Correct) Refly Harun mengatakan dana kampanye yang tidak dibatasi akan menyebabkan persaingan yang tidak sehat sehingga pengaturan dana kampanye ini sangat penting.



“Dana kampanye yang tidak dibatasi, selain menyebabkan tidak adil, itu juga potensial digunakan untuk money politic misalnya untuk memanipulasi perhitungan suara. Nah kemudian menurut saya menjadi penting pembatasan-pembatasan itu agar kemudian pemilu itu berlangsung jujur dan adil,” ujarnya.



Sementara itu, politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Yani mengatakan, aturan yang akan dibuat oleh KPU itu tidak memiliki landasan hukum. Menurutnya Undang-Undang pemilu hanya mengharuskan partai politik yang memiliki rekening khusus terkait dana kampanye, ujarnya.



“Rekening khusus itu kan ada di partai, peserta pemilu untuk DPR. DPRD bukan perorangan, pesertanya partai politik, berbeda dengan DPD. Kalau kita masukkan ada rekening perorangan maka peserta politik ini perorangan itu kekeliruannya, kecuali cantolannya kemaren kita buat pijakannya dalam UU pemilu itu,” ujarnya.



Article source: http://www.suarapembaruan.com/home/bill-liddle-saya-khawatir-golkar-semakin-kanan/30512


KPU Akan Atur Dana Kampanye Peserta Pemilu - VOA Indonesia

Tuesday, July 9, 2013

Menyaksikan prosesi Sabbath

Empat sepeda motor bebek sudah terparkir pagi itu. Namun semua pemilik tidak terlihat. Pintu depan rumah tertutup oleh tirai bambu berwarna kuning kusam akibat sinar matahari dan hujan. Terasnya dipenuhi bunga bonsai ditanam dalam ember plastik.


Itulah rumah Rabbi Yobbi Ensel di Jalan 14 Februari 14, Teling Atas, Lingkungan Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Hampir semua tukang ojek di depan gang 14 tahu di sana lokasi berkumpulnya komunitas Yahudi saban pekan. “Maaf depan rumah harus ditutup tirai hanya untuk menghalangi sinar matahari,” kata Yobbi sambil mengjak masuk merdeka.com ke dalam rumahnya Sabtu pekan lalu.


Pagi itu adalah Sabbath, hari istimewa bagi umat Yahudi, persis Minggu buat kaum Nasrani dan Jumat untuk orang Islam. Jemaat Yahudi dipimpin Yobbi belum memiliki sinagoge. Jadi ritual Sabbath digelar di rumah Yobbi.


Tujuh anggota jemaat Yobbi sudah ada dalam ruang tamu berukuran sekitar 9×3,5 meter. Mereka adalah Titi (25 tahun) dan suaminya Mikcy (38 tahun), Viviyanti (24 tahun), Odhy (25 tahun), Phipus (60 tahun) bersama istrinya Rosiana (40 tahun), Ayyub (52 tahun). Di situ juga ada istri Yobbi, Yulita, dan dua anaknya. Setelah beramah tamah lima menit, Yobbi memberi isyarat dengan berdiri di depan meja berukuran sekitar 30×20 sentimeter setinggi satu meter.


Posisi Yobbi berdiri segaris dengan Bintang Daud terpacak di atas tembok. Meja itu berlapis taplak putih dengan garis pinggir biru tua. Di tiap sudut ada bordiran Bintang Daud. Taplak itu menutup hingga kaki meja.


Jemaat lelaki segera memperbaiki kippah di atas ubun-ubun mereka. Yang tidak bawa, bisa mengambil di meja. Semua jemaat perempuan sudah berkerudung. Mereka mengikuti semua gerakan dan ucapan Yobbi. Saat Yobbi memasang jubah ibadah berwarna putih menutup kepala hingga punggung juga diikuti jemaat laki-laki. Yulita mengambil tumpukan buku doa berwarna merah dengan sampul bertulisan huruf Ibrani.


Setelah semua jemaat mendapatkan buku doa disebut sidur itu, terdengar lantunan doa dalam bahasa Ibrani meluncur dari mulut Yobbi. Jemaatnya segera mengikuti. Tiap berhenti merapal doa, Yobbi memberikan aba-aba, halaman berapa harus dibuka.
Menurut Yobbi, dalam upacara Sabbath biasanya membaca ayat Mazmur berbeda tiap minggu.


Setelah semua doa pujian selesai, dilanjutkan pembacaan gulungan kitab Torah. Syarat membuka Torah minimal ada sepuluh jemaat. Jika kurang, Torah tidak bisa dibuka. “Makanya dalam Yahudi, syarat quorum itu minimal sepuluh orang, di parlemen Israel juga demikian,” tutur Yobbi.


Saat dikeluarkan dari dalam lemari, ada dua orang bertugas khusus memegang dan membuka sarung gulungan Torah. Setelah sarung gulungan dibuka, Torah kemudian diarak ke masing-masing jemaat untuk mencium gulungan atau disebut Keriah Torah.


Pengarak Torah atau Hakbaha saat itu adalah Odhy, sedangkan pembuka sarung Torah atau Gelila adalah Phipus. Begitu hati-hati kedua orang itu melakukan tugasnya. Setelah Torah diarak, gulungan Torah dibuka perlahan di atas meja. Yobbi selaku rabbi adalah pembaca pertama Torah saat gulungan dibuka. Setelah itu, jemaat lain bergantian membaca Torah menggunakan kalam khusus untuk menunjuk dengan bimbingan Yobbi.


Selama acara berlangsung, tidak ada jemaat berbicara. Semua khusyuk dengan sidur di tangan. Yobbi menerangkan hari itu pasal Torah dibaca adalah Parasha pinechas. Tiap peserta membaca lima ayat bergiliran. Semua jemaat terdengar lancar membaca Torah itu. Bacaan penutup dilakukan oleh Yobbi. Selepas itu, Torah kembali digulung, disarungkan, dan ditaruh dalam lemari. Acara diakhiri doa penutup.


Tinggi gulungan Torah sekitar 30 sentimeter. “Gulungan Torah langsung dari Israel dan bahannya dari kulit sapi. Ayat-ayat Torah ditulis tangan oleh sofer, penulis khusus Torah,” kata Yobbi.


Upacara berlangsung dari pukul 10.00 sampai pukul 13.00. Setelah semua sakramen doa selesai, acara ditutup dengan makan bersama. Siang itu ada banyak hidangan tersedia. Mulai dari sup ayam, pisang goreng, ubi goreng, hingga aneka jenis penganan lainnya. Setelah itu ditutup dengan meminum anggur.


Kemudian dilanjutkan diskusi membahas makna ayat-ayat dibaca saat upacara Sabbath tadi. Semua jemaat dipersilakan menafsir dan memberikan interpretasi atas ayat-ayat Torah itu. Yobbi lebih banyak diam dan mendengarkan. Rabbi akan bicara dan memberikan pandangan jika diskusi melenceng jauh. Menurut Mickey, biasanya diskusi bisa sampai pukul 24.00.


Sekitar pukul 13.00, merdeka.com pamit meninggalkan acara diskusi jemaat itu. Semua jemaat menyalami dan Yobbi mengantarkan sampai depan jalan rumahnya. “Maaf kalau jamaat saya terlihat takut diliput media. Tapi kami tidak bisa terus bersembunyi atas keyakinan kita anut.”












Article source: http://www.themalaysianinsider.com/tech/article/latin-americans-most-socially-engaged-users-in-the-world


Menyaksikan prosesi Sabbath

Friday, June 7, 2013

Tokoh partai Islam Bangladesh dihukum mati

Delwar Hossain Sayedee

Delwar Hossain Sayedee menjabat sebagai wakil presiden partai Jamaat-e-Islami.


Pengadilan khusus di Bangladesh menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pemimpin partai Islam Delwar Hossain Sayedee atas kejahatan perang selama perang kemerdekaan.


Sayedee, 73, dinyatakan bersalah atas dakwaan pembunuhan massal, pemerkosaan, pembakaran, penjarahan dan pemaksaan pemeluk Hindu masuk agama Islam dalam perang kemerdakaan pada 1971.


Perang tersebut dilancarkan dalam upaya merdeka dari Pakistan.


Vonis terhadap wakil presiden partai Jamaat-e-Islami atau Jamaat itu dibacakan oleh hakim pengadilan khusus Fazle Kabir di Dhaka pada Kamis (28/02).


Tim pengacara terdakwa memboikot sidang pembacaan vonis dan mereka sejauh ini belum memberikan komentar.


Sebelumnya mereka menolak dakwaan jaksa dan menegaskan dakwaan terhadap kliennya bermotif politik.


Demonstrasi


Demonstrasi di Bangladesh

Demonstrasi digelar untuk menuntut agar Sayedee diganjar hukuman mati.


Jamaat-e-Islami menyerukan mogok nasional hari ini untuk mengantisipasi vonis dan sekaligus mengecam sidang. Seruan mogok juga dikeluarkan untuk menuntut pembebasan Delwar Hossain Sayedee.


Namun para wartawan mengatakan seruan mogok tersebut tidak terlalu diiindahkan warga. Selama berminggu-minggu para penentang Sayedee menggelar demonstrasi di ibukota untuk menuntut agar ia dihukum mati.


Delwar Hossain Sayedee adalah orang paling senior yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan kejahatan perang ini.


Sebelumnya salah seorang tokoh dari partai yang sama,
Klik


Abdul Khader Mullah didakwa melakukan kejahatan perang dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.


Perdana Menteri Sheikh Hasina membentuk pengadilan khusus pada 2010 untuk menangani pelanggaran selama perang yang menewaskan sekitar tiga juta orang.


Beberapa kelompok hak asasi manusia mengkritik pengadilan ini karena dinilai gagal memenuhi standar internasional.


Article source: http://www.themalaysianinsider.com/tech/article/microsofts-bing-adds-yelp-to-power-local-search


Tokoh partai Islam Bangladesh dihukum mati

Thursday, December 8, 2016

Dekat dengan Syaiful Djarat, Angel Karamoy Mualaf dan Dipoligami?

>Update
download
Angel Karamoy/ Foto: Net
>RUMAH Tangga Angel Karamoy dan Steven Rumangkang, kini tengah dilanda kabar tak sedap. Keduanya kini tengah mengalami kemelut rumah tangga yang mengguncang keharmonisan mereka. Kabar ini muncul saat salah satu foto yang tersebar di sosial media, Anggel Karamoy tengah menikmati liburan bersama keluarga Syaiful Djarat, salah seorang produser yang disebut-sebut tengah menjalin asmara dengan Angel. Syaiful Djarat diketahui juga terlah beristri yang bernama Afifa Syahira. Afifa merupakan salah seorang artis senior yang juga berakting dalam sinetron Ganteng-ganteng Serigala’. Keduanya menikah pada tahun 2014 lalu. Namun hingga saat ini juga belum ada konfirlasi dari Afifa Syahira yang merupakan Istri Syaiful Djarat. Lantas apakah Angel bakal dipoligami dan pindah Agama mengikuti Syaiful Djarat? Belum ada konfitmasi resmi dari Angel maupun Syaiful. Namun asumsi netizen di sosial media mulai termakan dengan opini. Pasalnya, lewat salah satu foto yang diposting oleh salah satu akun gosip, @Lambe_Turah, Angel terlihat akrab dengan keluarga Syaiful, tak hanya itu, Ia juga mengenakan Hijab berwarnah pink, dengan memamerkan Henna di tangannya. (Semacam tato khusus yang dibuat dalam hari pernikahan-red). angel-karamoy Sementara hubungan Rumah tangga Angel Karamoy dengan Suaminya, Stevan Rumangkang, dikabarakn telah retak lama. Diketahui, Angle dan Stevam menikah pada 26 januari 2008. Rumah tangga mereka bukan saja retak pada kasus Angel dengan Stevan Rumangkan, namun jauh sebelumnya, mereka dikabarkan bercerai lantaran Angel Karamoy diisukan sempat mempunyai hubungan khusus dengan Pasha Ungu. Bahkan, Foto mesra dengan Pasha Ungu juga tersebar luas di sosial media kala itu. (dal/fajar) image
loading...
"

| Dekat | dengan | Syaiful | Djarat, | Angel | Karamoy | Mualaf | Dipoligami? | Update< | span>< | a> < | div> Editor< | span> | edal< | div> Posted | December | 2016 | @11:22 | div> < | div> Angel | Foto: | Net< | div> < | a> < | a> RUMAH< | strong> | Tangga | Karamoy dan | Steven | Rumangkang | kini | tengah | dilanda | kabar | sedap | Keduanya | mengalami | kemelut | rumah | tangga | yang | mengguncang | keharmonisan | Kabar | muncul | saat | salah | satu | foto | tersebar | sosial | media | Anggel | menikmati | liburan | bersama | keluarga | Djarat | seorang | produser | disebut | sebut | menjalin | asmara | Syaiful | diketahui | juga | terlah | beristri | bernama | Afifa | Syahira | merup | artis | senior | berakting | dalam | sinetron | Ganteng | ganteng | Serigala’ |  Keduanya | menikah | pada | tahun | 2014 | Namun | konfirlasi | Istri | Lantas | apakah | bakal | dipoligami dan | pindah | Agama | mengikuti | Belum | konfitmasi | resmi | maupun | Namun | asumsi | netizen | mulai | term | opini | Pasalnya | lewat | diposting | oleh | akun | gosip | @Lambe_Turah | terlihat | akrab | hanya | mengen | Hijab | berwarnah | pink | memamerkan | Henna | tangannya | (Semacam | tato | khusus | dibuat | hari | pernikahan | red) | Sementara | hubungan | Rumah | Suaminya | Stevan | dikabarakn | telah | retak | lama | Diketahui | Angle | Stevam | januari | 2008 | Rumah | bukan | kasus | Rumangkan | jauh | senya | dikabarkan | bercerai | lantaran | diisukan | sempat | mempunyai | Pasha | Ungu | Bahkan | Foto | mesra | luas | kala |  (dal | fajar)< | strong> < | div> Recommended | you< | h4> < | div> loading | div> | ins>< | div> |

Thank Very Much for Visiting this Article

Friday, June 21, 2013

Pakar Genetika Yahudi Masuk Islam Setelah Mempelajari Iddah Dalam Islam

“Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru.” (QS. Al-Baqarah : 228).


Ayat tersebut menarik perhatian Robert Guilhem, seorang pakar genetika dan tokoh Yahudi di Albert Einstein College. Ia bertanya-tanya, mengapa kitab suci umat Islam memberikan ketentuan masa iddah tiga bulan? Mengapa setelah bercerai perempuan tidak boleh langsung menikah lagi dengan lelaki lain?


Guilhem pun menyelidiki ayat itu dan melakukan penelitian. Seperti dipublikasikan societyberty.com, hasil penelitian Guilhem menunjukkan, hubungan intim suami istri menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik khususnya pada perempuan. Jika pasangan suami istri tidak bersetubuh, maka tanda itu secara perlahan-lahan akan hilang antara 25-30 persen. Kemudian ia akan hilang secara keseluruhan setelah tiga bulan berlalu. Setelah tiga bulan dan sisik khusus suaminya hilang, perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik khusus laki-laki lainnya.


Guilhem kemudian melakukan penelitian dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Muslim Afrika di Amerika. Dalam studinya, ia menemukan setiap wanita di sana hanya mengandung sidik khusus dari pasangan mereka saja.


Ketika ia melakukan penelitian serupa di perkampungan nonmuslim Amerika, ia mendapatkan hasil yang berbeda. Ternyata wanita di sana yang hamil memiliki jejak sidik dua hingga tiga laki-laki. Artinya, wanita-wanita non-muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahannya yang sah.


Pakar genetika itu juga melakukan penelitian kepada istrinya sendiri. Ternyata hasilnya menunjukkan istrinya memiliki tiga rekam sidik laki-laki. Ia mendapati bukti bahwa istrinya berselingkuh. Dari tiga anaknya, hanya satu yang berasal dari dirinya.


Setelah penelitian-penelitian tersebut, Guilhem akhirnya memutuskan untuk masuk Islam. Ia bersyahadat setelah meyakini hanya Islam lah yang menjaga martabat perempuan dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin bahwa perempuan muslimah adalah perempuan paling bersih di muka bumi ini. (IK/Republika)


Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/13/06/11/mo8maj-mualaf-muslim-tak-butuh-perantara-ketika-berdoa


Pakar Genetika Yahudi Masuk Islam Setelah Mempelajari Iddah Dalam Islam

Wednesday, June 19, 2013

SNMPTN Jangan Diskriminatif Terhadap Siswa Madrasah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kabar siswa lulusan madrasah aliyah (MA) di Yogyakarta yang tidak lolos satu pun dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) di Universitas Gadjah Mada (UGM) memunculkan keprihatinan, termasuk dari Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam.


Dirjen Pendis meminta agar UGM lebih transparan dan terbuka terhadap mekanisme dan hasil nilai rekrutmen siswa yang lolos SNMPTN agar tidak ada anggapan diskriminasi. “Sistem rekrutmen dan hasilnya harus terbuka agar adil dan tidak memunculkan diskriminasi,” kata Nur Syam kepada Republika, Selasa (18/6).


Keterbukaan mekanisme dan hasil ini, tambah dia, penting supaya tidak memunculkan tuduhan dalam proses SNMPTN. Walau demikian, ia yakin UGM dan mungkin perguruan tinggi negeri (PTN) lain tidak ada niat untuk mengesampingkan siswa lulusan MA atau mungkin pesantren.


Tapi, alangkah baiknya transparansi mekanisme dan hasil angka lulusan SNMPTN ini tetap disampaikan. Terkait apakah ini berarti kualitas lulusan MA yang masih belum memenuhi standar masuk PTN.


Nur Syam mengatakan, saat ini sudah banyak siswa lulusan MA yang berhasil masuk PTN dengan berbagai seleksi masuk, apakah SNMPTN, beasiswa unggulan, atau tes khusus. Selain itu, beberapa madrasah unggulan binaan Kemenag pun sudah menjadi idola orang tua siswa karena hampir sebagian besar lulusan dapat melanjutkan ke PTN.


“Contoh Madrasah Insan Cendikia. Madrasah ini banyak menghasilkan kualitas siswa MA yang memenuhi syarat PTN, bahkan sampai standar sekolah internasional,” ujarnya.


Jadi, Nur Syam melanjutkan, tidak ada alasan bila MA dianggap masih belum memenuhi kualitas dan standar kelulusan untuk masuk ke PTN. Ia juga tidak terlalu setuju bila siswa lulusan madrasah mendapatkan porsi khusus untuk masuk ke PTN.


Menurut dia, biarkan siswa lulusan MA masuk PTN dengan mekanisme yang ada tanpa perlu porsi khusus atau seleksi yang berbeda. Dengan tidak adanya keistimewaan siswa lulusan MA ini membuat lulusan MA pun memiliki daya saing dengan siswa lulusan sekolah menengah atas (SMA). Asalkan, PTN juga tetap menyeleksi dengan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku.


Sebelumnya, hasil dari SNMPTN siswa yang masuk ke UGM pada tahun ini menunjukkan tidak satu pun lulusan dari MA. Bahkan, beberapa MA unggulan di Yogyakarta, seperti MAN 1 Yogyakarta yang setiap tahunnya memiliki banyak lulusan yang masuk UGM, juga tidak ada satu pun siswa mereka yang masuk. Ini membuat kekecewaan para pimpinan MA di Yogyakarta.


Kepala MAN I Yogyakarta Imam Sujangi bahkan menilai adanya diskriminasi lulusan MA terkait tidak adanya siswa lulusan MA yang masuk UGM ini. Padahal, kata Imam, hampir setiap tahun setidaknya ada 20 lulusan madrasah tersebut yang diterima di UGM. Bahkan, pada 2012, 25 lulusan madrasah itu diterima di kampus tersebut. Tapi, sayang, tahun ini tidak satu pun lulusannya yang diterima di sana.


Pihak UGM menampik bila mereka melakukan diskriminasi terhadap siswa lulusan madrasah. Kepala Humas UGM Wijayanti mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan yang sama antara lulusan SMA dan MA untuk masuk ke UGM. “Mekanismenya sama untuk semua lulusan SMA atau MA dan tidak ada diskriminasi. Ini semua hanya masalah nilai,” kata dia.


Namun demikian, ia mengakui akan melakukan transparansi terkait hasil nilai lulusan yang telah berhasil masuk dengan cara SNMPTN sebagai bahan evaluasi penerimaan mahasiswa baru.


Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso menyatakan tidak pernah ada sikap diskriminasi terhadap siswa lulusan MA. Semua diberlakukan sama dengan standar masuk nilai lulusan yang sama pula.


Permasalahan tidak adanya siswa lulusan MA Yogyakarta yang masuk ke UGM, menurut Djoko, lebih pada standar nilai, bukan karena masalah dikriminasi. Ia pun mengimbau agar pihak madrasah memahami hal tersebut. Namun, pihaknya berjanji akan tetap transparan terkait seleksi yang dilakukan di setiap PTN agar tidak memunculkan kesalahpahaman antarlulusan SMA dan MA. n amri amrullah ed: chairul akhmad


Berita-berita lain bisa dibaca di harian Republika. Terima kasih.


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/16/116473642/Ustad-Indonesia-Orang-Berpengaruh-di-New-York


SNMPTN Jangan Diskriminatif Terhadap Siswa Madrasah

Monday, June 10, 2013

Pengelolaan Yatim Harus Masuk Perundangan (Bagian-1)

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Amri Amrullah


Anak yatim belum mendapat perhatian khusus.


JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Persaudaraan Pengelola (PP) Yatim Indonesia Hatta Rajasa mengusulkan agar pengelolaan anak yatim diatur dalam perundang-undangan.


Sebab, kata Hatta Rajasa, pengelolaan anak yatim di Indonesia saat ini belum mempunyai landasan hukum yang spesifik.


Usulan ini disampaikan Hatta dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) II sekaligus peringatan Isra Mi’raj dan pertemuan Forum Yatim ASEAN III di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (8/6).


“Saat ini, belum ada kriteria formal anak yatim dalam konstitusi kita. Dalam aturan pengentasan kesejahteraan sosial hanya kriteria anak yang wajib diayomi negara, yakni fakir miskin, anak terlantar, dan anak jalanan. Namun, anak yatim tidak disebutkan secara spesifik oleh institusi negara,” ujarnya.


Oleh sebab itu, kata dia, sangat wajar bila kita harus memperjuangkan pengaturan anak yatim ini agar masuk dalam pengelolaan negara.


Sudah saatnya kriteria anak yatim masuk dalam aturan perundangan dan masuk dalam daftar penyandang masalah kesejahteraan sosial.


Walau sadar upaya tersebut tidak mudah, ia menegaskan, ini adalah upaya konkret umat Islam Indonesia dalam menyantuni anak yatim.


Hatta menjelaskan, saat ini di Indonesia terdapat sekitar 3,5 juta anak yatim. Dan, yang perlu disadari, banyak di antara mereka yang belum mendapat perhatian khusus, terutama hak hidup layak.


“Anak yatim perlu mendapatkan hak pendidikan dan hidup layak untuk kehidupan berkelanjutan mereka,” tegasnya.



Article source: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=278854:transparansi-pembatasan-kuota-calon-haji&catid=14:medan&Itemid=27


Pengelolaan Yatim Harus Masuk Perundangan (Bagian-1)

Thursday, December 8, 2016

MTQ Mualaf Sukses, Kemenag Kaltara Salut

PROKAL.CO, TARAKAN - Sebagai puncak acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-2 Mualaf Kota Tarakan 2016, Minggu (6/11) dilaksanakan penutupan dan pemberian hadiah kepada para pemenang.  

Event tahunan yang digelar atas kerja sama Baznas Tarakan dan Kementerian Agama Kota Tarakan itu secara resmi ditutup oleh Wali Kota Tarakan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkot Tarakan Ir. Jamaluddin. 

Hadir juga Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara H.Suriasyah, S.Ag, M.Pd. pejabat Kaltara yang baru dilantik bulan lalu itu secara khusus datang menyaksikan langsung MTQ Mualaf yang diketahuinya hanya ada satu-satunya di Indonesia. 

“Yang saya tahu ini hanya ada di Kota Tarakan, belum pernah ada di daerah-daerah lain. Tarakan ini memang luar biasa, meskipun kota kecil, di pulau yang kecil tetapi banyak mencetuskan gagasan-gagasan besar hingga di tingkat nasional,” puji Suriansyah dalam kesempatan sambutannya. 

Pejabat pertama di Kementerian Agama Kaltara ini merasa salut dan bangga atas sukses pelaksanaan MTQ Mualaf di Tarakan. Dirinya juga menjanjikan untuk memperjuangkan agar event tersebut dapat juga dilaksanakan di daerah lain se-Kaltara hingga ke tingkat provinsi.  “Insya Allah akan kami anggarkan nanti di Kementerian Agama Provinsi Kaltara, sehingga tahun depan atau di tahun berikutnya sudah bisa dilaksanakan MTQ yang sama di tingkat provinsi,” katanya yang langsung disambut aplaus dari para tamu undangan yang hadir. 

Di ujung acara, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang dalam bentuk tropi, uang pembinaan ditambah hadiah dari donatur yaitu voucher menginap gratis di Swiss Belhotel, Royal, Paradise dan Galaxy Hotel, ditambah lagi tabungan dari Bank CIMB Niaga kepada seluruh pemenang I, II dan III. Kegiatan hiburan yang tak kalah menariknya adalah pembagian doorprize. Banyak hadiah menarik yang disediakan para donatur yaitu dari maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Hotel Tarakan Plaza, BRI, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, BPK, CV. Menara Baru Express, Butik Robbani, Cantique, A2 Tiara, Telkomsel, Toko Barokah H.Seni, PT. Telkom dan beberapa donatur perorangan. 

Panitia pelaksana Syamsi Sarman mengungkapkan kepada Radar Tarakan, pihaknya sengaja memfasilitasi para donatur untuk mensponsori kegiatan ini, agar syiarnya lebih semarak dan untuk menggembirakan para mualaf. 

“Sebetulnya sudah ada tropi kejuaraan dan uang pembinaan dari panitia, tapi kami upayakan ada tambahan hadiah lagi biar lebih semarak dan menggembirakan para peserta. Dan Alhamdulillah banyak dukungan hadiah dari para donatur termasuk untuk meramaikan acara ini dengan doorprize. Ada tiket Tarakan-Balikpapan plus menginap di hotel berbintang di Balikpapan, ada kulkas, jam dinding, paket busana muslim, dan lain-lain,” ungkap Syamsi. (adv/har)

"

| Mualaf | Sukses, | Kemenag | Kaltara | Salut | PROKAL | strong> | TARAKAN | Sebagai | puncak | acara | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | Kota | 2016 | Minggu | dilaksan | penutupan | pemberian | hadiah | kepada | para | pemenang | p> Event | tahunan | yang | digelar | atas | kerja | sama | Baznas | Kementerian | Agama | secara | resmi | ditutup | oleh | Wali | diwakili | Asisten | Bidang | Ekonomi | Pembangunan | Setkot | Jamaluddin | p> Hadir | juga | Kepala | Provinsi | Kalimantan | Utara | Suriasyah | pejabat | baru | dilantik | bulan | khusus | datang | menyaksikan | langsung | diketahuinya | hanya | satu | satunya | Indonesia | p> “Yang | saya | tahu | pernah | daerah | lain | memang | luar | biasa | meskipun | kota | kecil | pulau | banyak | mencetuskan | gagasan | besar | tingkat | nasional | puji | Suriansyah | dalam | kesempatan | sambutannya | p> Pejabat | pertama | merasa | salut | bangga | sukses | pelaksanaan | Dirinya | menjanjikan | untuk | memperjuangkan | agar | event | tersebut | dapat | provinsi |  “Insya | Allah | kami | anggarkan | nanti | tahun | depan | atau | berikutnya | katanya | disambut | aplaus | tamu | undangan | hadir | p> Di | ujung | panitia | membagikan | bentuk | tropi | uang | pembinaan | ditambah | donatur | yaitu | voucher | menginap | gratis | Swiss | Belhotel | Royal | Paradise | Galaxy | Hotel | lagi | tabungan | Bank | CIMB | Niaga | seluruh | Kegiatan | hiburan | kalah | menariknya | adalah | pembagian | doorprize | Banyak | menarik | disedi | maskapai | penerbangan | Sriwijaya | Plaza | Kantor | Pelayanan | Pajak | Pratama | Menara | Baru | Express | Butik | Robbani | Cantique | Tiara | Telkomsel | Toko | Barokah | Seni | Telkom | beberapa | perorangan | p> Panitia | pelaksana | Syamsi | Sarman | mengungkapkan | Radar | pihaknya | sengaja | memfasilitasi | mensponsori | kegiatan | syiarnya | lebih | semarak | menggembir | mualaf | p> “Sebetulnya | kejuaraan | upay | tambahan | biar | peserta | Alhamdulillah | dukungan | termasuk | meramaikan | dengan | tiket | Balikpapan | plus | hotel | berbintang | kulkas | dinding | paket | busana | muslim | ungkap | (adv | har)< | p> |

Thank You Very Very Much for Read this News

Friday, August 2, 2013

Komersialisasi Alquran Tanpa Pemaknaan

Napoleon Bonaparte dalam buku Bonaparte et I’Islam karya Cherlifs menyatakan, “…the Qur’an wich alone can lead men to happiness” (…hanyalah Quran itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan). Kalimat itu semacam endorfin karena diucapkan oleh seorang jenderal, panglima perang, sekaligus kaisar penguasa Prancis.


Nama Napoleon terdapat dalam urutan ke-34 dari seratus tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia yang ditulis Michael H. Hart (1978). Sebagai muslim tentu kita tidak meragukan lagi bahwa Alquran adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW dan memiliki banyak keistimewaan. Bahkan pada Ramadan ini dikenal dengan Syahrul Quran (bulan yang di dalamnya diturunkan permulaan Alquran) yang selanjutnya diperingati sebagai Nuzulul Quran.


Penjualan buku Islam termasuk Alquran meningkat di bulan ini. Konsumen rela menyisihkan anggaran khusus untuk membeli Alquran. Penerbit dengan gencar mempromosikan berbagai jenis  mushab atau buku Alquran lewat berbagai media. Motif seseorang berinteraksi dengan Alquran tentu berbeda-beda, bergantung keistimewaan yang ingin didapatnya.


Ada yang bermotivasi agar dijauhkan dari setan, rumahnya bercahaya, dilimpahi kebaikan, menjadi syafaat, menghantarkan si empunya ke surga, memperoleh kebahagiaan, satu huruf sepuluh kebaikan, menjadi sebaik-baik manusia, meninggikan derajat, dan masih banyak lagi. Aneka keistimewaan itulah yang akhirnya menjadi pemicu berbagai kalangan berhasrat meraihnya.


Salah satu pihak yang tidak bisa lepas yaitu penerbit dan percetakaan Alquran. Mereka mencetak/menerbitkan Alquran untuk memenuhi kebutuhan pasar di mana konsumen selalu mengingingkan produk yang berkualitas. Misi ini mengandung harapan agar seluruh kaum muslim di Indonesia dari berbagai kalangan bisa membaca dan mangamalkan Alquran.


Namun, fakta sebagaimana diungkap Republika (25/1) ternyata mencengangkan. Hanya tiga 30% siswa muslim di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang bisa membaca Alquran. Sisanya (70%) masih tergolong buta aksara Alquran. Untuk menjangkau semua kalangan maka dibuatlah Alquran dengan berbagai variasi harga, bahasa, dan fitur.


Variasi ini dibuat karena setiap orang memiliki motif yang berbeda saat membelinya. Dari segi harga ada yang dibanderol puluhan ribu rupiah, ratusan ribu rupiah, sampai jutaan rupiah. Dari segi bahasa juga diterjemhakan ke dalam bahasa Jawa, Indonesia, Arab, Inggris. Dari segi fitur juga bermacam-macam, mulai dari yang dilengkapi tajwid, aneka warna, suara, sampai video. Bahkan muncul Alquran unik, Alquran khusus bagi perempuan.


Kita beranggapan semua itu dilakukan agar setiap Alquran yang dicetak bisa dikenal dan dinikmati semua kalangan di seluruh pelosok negeri ini. Untuk mencapai tujuan itu, akhirnya dibuatlah iklan di media-media massa dengan testimoni menarik dari para artis dan ustaz ternama.


Alquran menjadi barang komersial yang harus diiklankan satu halaman penuh di sebuah koran nasional dengan harga yang fantastis. Alquran mulai menjadi komoditas. Sementara, jika membeli Alquran adalah bagian dari sebuah pemaknaan ibadah, harus merujuk pada makna awalnya.


Ibadah dalam arti luas merupakan ketundukan jiwa yang timbul karena hati (jiwa) merasakan cinta akan Tuhan yang ma’bud (disembah) dan merasakan kebesaran-Nya, disebabkan adanya keyakinan bahwa bagi alam semesta ini ada kekuasaan yang akal tidak dapat mengetahui hakikatnya (Din Al-Islam, Ajat Sudrajat: 1995).


Berwajah Puisi


Saat pihak penerbit/percetakan mendistribusikan Alquran dan konsumen telah memutuskan untuk membelinya maka motif utama yang harus dijaga adalah ketundukan jiwa yang timbul karena hati (jiwa) merasakan cinta akan Tuhan. Motif utama seharusnya bukan nalar konsumtif, komersial, dan motif duniawi lainnya. Inilah yang disebut Dr. Muhammad Iqbal (1877-1938) dengan istilah “konasi” di mana tujuan melahirkan perbuatan. Suatu perbuatan adalah bersifat duniawi atau sekuler apabila ia dilakukan terlepas sama sekali dari jiwa kompleksitas.


Kita perlu menengok sejenak ke era 1980-an, tepatnya pada 1982. Saat itu kritukus sastra Hans Bague Jassin (HB. Jassin) menerbitkan Alquran berwajah puisi yang bernama Al-Qur’an Bacaan Mulia. Alquran yang sempat menjadi kontroversi berbagai kalangan termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Departemen Agama di tahun-tahun setelahnya. H.B. Jassin seakan menjadi penerus sahabatnya Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA) atau lebih dikenal dengan julukan Buya Hamka (1908-1981) yang menulis Tafsir Al-Azhar.


Dalam buku Kontroversi Al-Qur’an Berwajah Puisi (1995) H.B. Jassin mengungkapkan keprihatinan dalam kata pengantarnya. Ia menuliskan mengapa Alquran yang beredar baik di Indonesia maupun di luar negeri tidak ditulis dalam bahasa puisi? Mengapa Alquran yang begitu indah bahasa dan kandungannya tidak ditulis pula secara indah perwajahannya?


Apa yang dikatakan H.B. Jassin seakan mengingatkan kembali kepada manusia abad ini yang bersemangat memenangkan perlombaan mencetak dan menerbitkan Alquran dengan mutu terbaik. Namun, masih belum menyentuh esensi Alquran yang begitu indah bahasa dan kandungannya.


Kita berdoa pihak-pihak yang terlibat di dalamnya menyelami kembali pemikiran H.B. Jassin tentang konsep memunculkan keindahan Alquran. Perbanyakan Alquran jangan hanya masuk dalam ranah duniawi/sekuler untuk memenuhi nalar konsumtif dan kapitalis. Dengan demikian hadirnya Alquran benar-benar mampu menjadi petunjuk dan penerang jiwa bagi siapa pun yang membacanya.


 


 


 


 


Article source: http://web.inilah.com/read/detail/1941716/athena-satu-satunya-ibu-kota-tak-punya-masjid


Komersialisasi Alquran Tanpa Pemaknaan

Thursday, October 10, 2013

Madonna Belajar Al Quran dan Ingin Masuk Islam?

Madonna1


Madonna, penyanyi papan atas dunia ini rupanya diam-diam tengah mempelajari Al Quran yang tak lain kitab suci umat Islam. Hal ini tentu mengejutkan publik, apakah Madonna ingin memeluk agama Islam dan menjadi mualaf?


Pada sebuah interview, Madonna mengaku bahwa ia memang sedang belajar Al Quran karena pada dasarnya dirinya ingin mempelajari semua agama. Bahkan, saking tertariknya dengan dunia Islam, Madonna mengungkapkan kalau dirinya sedang mendirikan sebuah sekolah khusus perempuan di negara muslim.


“Aku mendirikan sekolah khusus siswi perempuan di negara muslim dan mempelajari Al Quran,” ucapnya. “Kupikir sangat penting untuk mempelajari semua kitab suci.”



Madonna yang saat ini berumur 55 tahun tersebut dilahirkan sebagai seorang Katholik. Tapi pada tahun 1996, Madonna akhirnya memilih untuk menjadi penganut Kabbalah (ajaran bagi orang-orang Yahudi). Sejak menganut Kabbalah, Madonna sempat mempengaruhi mantan suaminya, Guy Ritchie, untuk mengikuti ajaran serupa, namun pada akhirnya mereka bercerai di tahun 2008 lalu.


Saat ini, Madonna dikabarkan punya hubungan asmara dengan Brahim Zaibat. Ia adalah pemuda muslim yang baru berusia 25 tahun. Perbedaan keyakinan di antara mereka kerap membuat keduanya berdebat soal agama. Tapi, kabarnya gara-gara hal ini pula Madonna akhirnya tertarik untuk belajar Islam.


Article source: http://www.merdeka.com/ramadan/pemilik-sentuhan-emas-yang-dijanjikan-surga.html


Madonna Belajar Al Quran dan Ingin Masuk Islam?

Wednesday, July 17, 2013

17 Ribu Warga Jadi Mualaf di Sunda Kelapa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta memiliki program sertifikasi untuk mualaf sejak tahun 1983. Hingga Ramadhan tahun ini, terdapat sekitar 17 ribu warga yang masuk Islam melalui masjid yang berada di pusat kota ini.


“Alhamdulillah, alhamdulillah. Sudah 5 orang yang masuk Islam di bulan Ramadhan ini,”ujar Anwar Sujana, Kepala Bagian Pembinaan Mualaf Masjid Agung Sunda Kelapa saat ditemui RoL dikantornya, Jakarta, Rabu (17/7).


Awalnya, Masjid Agung Sunda Kelapa hanya mengislamkan orang yang ingin masuk Islam saja. Mereka datang, lalu dibimbing untuk membaca kalimat syahadat setelah itu mereka dapat sertifikat lalu selesai. Namun, hal itu di anggap kurang efektif dan pada tahun 2003 di mulailah pembinaan terhadap mualaf.


Ada beberapa materi-materi yang harus diberikan kepada mualaf, yaitu Studi Dasar Islam yang menjelaskan Islam secara global yang menyangkut aqidah, syariat, ibadah, rukun iman, rukun Islam beserta resiko-resikonya. 


Lalu materi selanjutnya adalah Aqidah Ahlak yang mengajarkan tentang keimanan kepada Allah, Malaikat, Alkitab, Rasul, hari Kiamat juga Qada dan Qadar. Materi tersebut di jelaskan lebih dalam dan terperinci.


Berikutnya, materi Pengenalan Alquran. Materi ini membahas tentang isi kandungan, proses turunnya Alquran, juga bagaimana cara  memahami dan meyakini Alquran sebagai kitab suci umat Islam. Tidak lupa sikap dan etika-etika  terhadap Alquran. 


Kemudian pembinaan ini  memiliki materi Fiqih Ibadah yang mengajarkan para mualaf tentang praktik tata cara shalat seperti berwudhu, rukun shalat dan semua hal yang menyangkut soal ibadah. 


Anwar juga memberitahukan, ada 2 materi baru di pembinaan mualaf ini, yaitu Kristologi yang memberikan pemahaman tentang kitab Injil yang harus di luruskan. Kedua, adalah Fiqih Wanita yang di adakan setiap rabu pagi dan di ajarkan oleh Ustazah.


Fiqih Wanita ini di ajarkan khusus untuk para mualaf  wanita untuk membahas tentang mensturasi dan masalah kewanitaan.


Dari Senin sampai Jumat, Masjid Agung Sunda Kelapa  membuka pembinaan mulai pukul 8 pagi hingga jam 5 sore. Akan ada Ustaz yang selalu siap memberikan materi bagi para mualaf yang ingin melakukan pembinaan.


Khusus di bulan Ramadhan, pada Sabtu dan Ahad, pembinaan akan di mulai setelah Zuhur hingga buka puasa bersama. Sudah dua kali bulan puasa,  Masjid  mengadakan malam Nuzulul Quran dan Iktikaf bersama para mualaf.


Banyaknya para mualaf yang hadir membuat kegiatan untuk mualaf pada Ramadhan ini akan digelar kembali dengan mendatangkan beberapa Ustaz.


Anwar mengaku terdapat kendala dalam membina para mualaf. Terutama, untuk mereka yang diusir dari keluarga.


Menurutnya, pihak masjid sulit untuk membantu menghadapi persoalan para mualaf tersebut. Sebenarnya Anwar menginginkan adanya rumah singgah bagi para mualaf, namun persoalan dana yang masih menjadi masalah.


Article source: http://www.merdeka.com/artis/titi-rajo-bintang-himbau-restoran-tak-sediakan-menu-sirip-hiu.html


17 Ribu Warga Jadi Mualaf di Sunda Kelapa

Thursday, December 8, 2016

CIMB Niaga Sponsori MTQ Mualaf Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Kemeriahan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kedua mualaf tahun ini tak lepas dari antusiasnya para mualaf yang ikut berlomba dan mengunjungi acara yang digelar selama 2 hari di halaman Masjid Agung Al Ma’arif belum lama ini.

Hal lain juga karena panitia MTQ tahun ini secara khusus menyediakan banyak hadiah, baik untuk para pemenang lomba maupun berbentuk doorprize untuk para pengunjung yang mendatngi arena MTQ.

Ketua Panitia MTQ ke-2 Mualaf Kota Tarakan H.Ramli, S.Ag kepada Radar Tarakan bahwa pihaknya merangkul beberapa donatur untuk mendukung acara mualaf tersebut.  

“Memang untuk memeriahkan MTQ Mualaf tahun ini, kami mencoba merangkul beberapa donatur guna mendukung acara ini, terutama dalam menambah nilai hadiahnya. Alhamdulillah beberapa donatur telah memberikan sumbangannya. Diantaranya adalah tambahan hadiah kepada para juara dari Bank CIMB Niaga,” kata Ramli.

“Kepada para pemenang lomba juara 1, 2 dan 3 diberikan tambahan hadiah berupa tabungan di Bank CIMB Niaga Tarakan,” tambahnya. 

Dari pihak Bank CIMB Niaga sendiri menjanjikan akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan Baznas Tarakan di masa mendatang dan siap untuk berpartisipasi.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Leader Marketing Bank CIMB Niaga, Chaterina Sophia Chandra kepada awak media ini.

“Alhamdulillah kami bisa ikut berpartisipasi di MTQ Mualaf ini, walaupun mungkin tidak banyak. Insya Allah ke depannya kami dari CIMB Niaga siap mendukung kegiatan yang dilaksanakan Baznas Tarakan,” katanya. Masih menurut wanita berhijab yang ternyata juga mualaf ini, dirinya senang sekali dengan kegiatan mualaf yang digagas oleh Baznas Tarakan.

“Terus terang saya sangat terharu dan merasa senang sekali dengan acara Baznas ini. Saya juga seorang mualaf, acara MTQ ini sangat menyentuh sekali buat saya,” ungkap Chaterina. (adv/har) 

"

| CIMB | Niaga | Sponsori | Mualaf | PROKAL | strong> | TARAKAN | Kemeriahan | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | kedua | mualaf | tahun | lepas | antusiasnya | para | yang | ikut | berlomba | mengunjungi | acara | digelar | selama | hari | halaman | Masjid | Agung | Ma’arif | lama | p> Hal | lain | juga | karena | panitia | secara | khusus | menyedi | banyak | hadiah | baik | untuk | pemenang | lomba | maupun | berbentuk | doorprize | pengunjung | mendatngi | arena | p> Ketua | Panitia | Kota | Ramli | kepada | Radar | Tar< | bahwa | pihaknya | merangkul | beberapa | donatur | mendukung | tersebut | p> “Memang | memeriahkan | kami | mencoba | guna | terutama | dalam | menambah | nilai | hadiahnya | Alhamdulillah< | telah | memberikan | sumbangannya | Diantaranya | adalah | tambahan | juara | Bank | kata | p> “Kepada | diberikan | berupa | tabungan | tambahnya | p> Dari | pihak | sendiri | menjanjikan | senantiasa | kegiatan | Baznas | masa | mendatang | siap | berpartisipasi | p> Sebagaimana | diungkapkan | oleh | Leader | Marketing | Chaterina | Sophia | Chandra | awak | media | p> “Alhamdulillah | walaupun | mungkin | Insya | Allah< | depannya | dilaksan | katanya | Masih | menurut | wanita | berhijab | ternyata | dirinya | senang | sekali | dengan | digagas | p> “Terus | terang | saya | sangat | terharu | merasa | Saya | seorang | menyentuh | buat | ungkap | (adv | har) < | p> |

Thank U So Much for Visit this News

Friday, July 26, 2013

Subhanallah, cantik dan megahnya Masjid Qolsarif di Rusia ini


Masjid berarsitektur indah yang didominasi warna biru dan putih ini merupakan masjid terbesar di Rusia, bahkan di Eropa yang berada di wilayah Kazan. Di Rusia, Islam adalah agama terbesar setelah Kristen Ortodok. Pada masa pemerintahan Presiden Vladimir Putin, Islam di Rusia mulai mendapat perhatian khusus. Masjid-masjid yang pernah ditutup pada masa Uni Soviet perlahan kembali dibuka dan aktif. Ratusan masjid mulai dibangun di berbagai tempat di Rusia yang terdapat banyak komunitas muslim.



Tahun 2005 masjid yang juga disebut Kul Sharif ini didirkan bertepatan dengan seribu tahun Kota Kazan. Dinamakan Kul Sharif, untuk menghormati pahlawan nasional mereka dari etnis Tatar bernama Kul Sharif. Kul Sharif atau juga Qolsarif meninggal dunia dengan sejumlah muridnya ketika mempertahankan Kazan dari pendudukan Rusia tahun 1.552.



Masjid yang dirancang dengan megah ini bisa menampung sekitar setengah ribu orang dan di alun-alunnya bisa menampung sekitar sepuluh ribu orang. Bangunan masjid mempunyai delapan menara masing-masing tingginya 57 meter. Kubah-kubahnya memiliki bentuk dan corak dekoratif khas Kazan, berbentuk seperti mahkota khan pada masa Kekhazanan Kaza sekitar abad ke-16.



Sebenarnya masjid ini dibangun pada abad ke-16 di Kazan Kremlin (benteng). Bangunan ini memiliki minaret (menara), keduanya dalam bentuk cupola (kanan) dan tenda (kiri). Bentuknya bergaya tradisional Volga Bulgaria, dengan sentuhan elemen Renaisans awal dan arsitektur Ottoman (Turki Utsmani). Saat penyerangan ke Kazan tahun 1.552 masjid ini dihancurkan oleh Rusia.



Bangunan masjid didesain oleh para arsitek Rusia bernama Sayfullin dan S Shakurov. Interiornya dirancang oleh A Sattarov. Sentuhan tradisional tidak menghilangkan kesan modern dari masjid ini. Beberapa temuan sejarah menjelaskan Islam telah ada di wilayah Federasi Rusia sejak abad ke-10. Persisnya di Kazan, ibu kota Republik Tatarstan dan salah satu kota terbesar di Rusia yang masuk wilayah Eropa Timur.



Penjelasan tersebut merujuk pada penemuan masjid yang diyakini berusia seribu tahun lebih. Para arkeolog menemukan reruntuhan lain berupa bebatuan putih di dekat salah satu benteng kuni. Menurut peneliti, bangunan itu menghadar ke arah Mekkah. Di lokasi bekas temuan reruntuhan masjid itulah berdiri megah masjid Qolsarif. Paduan warna putih dan biru dari masjid ini mengingatkan kita pada gradasi langit biru yang cerah dan indah, serta menawan.



Qolsarif terdiri dari dua tingkat. Lantai atas untuk ruang salat sedangkan di bawah digunakan untuk keperluan pendidikan, museum dan administrasi. Di halaman ada dua paviliun besar dan kolam dengan ornamen Timur Yengah. Masjid ini menjadi titik lanskap terpenting di Kazan. Di sini juga terdapat ruang perpustakaan, ruang publikasi dan ruang khusus bagi para Imam.



Masjid ini berdampingan dengan sebuah katedral. Kini masjid tersebut sering digunakan untuk kepentingan umat muslim di Rusia serta menjadi islamic center untuk merayakan hari raya, dan hari-hari besar keagamaan lainnya. | berbagai sumber



Lihat vide kemegahan dan cantiknya interior Qolsarif di sini


Article source: http://www.tribunnews.com/2012/06/17/hti-adalah-partai-politik-islam


Subhanallah, cantik dan megahnya Masjid Qolsarif di Rusia ini

Saturday, June 1, 2013

Ini Tips SMPN 1 Kota Magelang Raih Nilai UN Tertinggi Nasional



<!– Berita terbaru #Kompas.com


–>



MAGELANG, KOMPAS.com — Menduduki peringkat pertama nasional dalam perolehan nilai hasil ujian nasional (UN) 2013/2013 menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Negeri 1 Kota Magelang, Jawa Tengah. Sebab, prestasi ini adalah yang pertama kali dicapai dalam sepanjang sejarah.


“Pada tahun ajaran ini sekolah kami mampu mencapai nilai rata-rata hasil UN 9,14. Pencapaian ini adalah yang terbaik dalam sepanjang sejarah,” ungkap Kunadi, Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang, Sabtu (1/6/2013).


Menurutnya, tahun ajaran lalu, sekolah tersebut hanya dapat mencapai peringkat 6 nasional. Padahal, kata Kunadi, tahun ajaran ini tingkat kesulitan soal-soal lebih tinggi dibanding tahun lalu. Ditambah lagi dengan sistem 20 paket soal yang berbeda tiap kelas. Sementara itu, tahun lalu hanya 5 paket soal berbeda tiap ruang.


Kunadi menyebutkan, dari 162 siswa peserta UN, sebanyak 71 di antaranya meraih nilai 10 untuk mata pelajaran matematika, kemudian dua siswa nilai 10 untuk Bahasa Inggris, dan tiga siswa meraih nilai 10 untuk IPA.


“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kami, bukan hanya para siswa akan tetapi adanya sinergitas antara siswa, tim guru, karyawan, komite, dan juga orangtua wali murid,” tuturnya.


Untuk dapat meraih prestasi tersebut, Kunadi mengakui, memang harus ada strategi antara lain selalu menerapkan profesionalitas guru, utamanya guru yang mengampu mata pelajaran yang di-UN-kan. Selain itu, pihaknya juga senantiasa menekankan pada proses dan kualitas pembelajaran pada siswa.


“Meski status sekolah kami sudah tidak Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) lagi sejak Januari lalu, tapi kami tetap optimistis, bekerja keras dan tetap mepertahankan prestasi belajar anak didik kami,” tuturnya.


Wakil Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang Sri Endah Cahyani menambahkan, untuk memacu prestasi siswa, pihak sekolah sudah menerapkan disiplin sejak mulai masuk kelas IX. Siswa sudah diwajibkan mengikuti pendalaman materi atau biasa disebut jam ke-0 (pukul 06.00 – 07.00 WIB).


“Pada jam tersebut mereka harus mengerjakan soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya. Kemudian dibahas bersama guru mata pelajaran yang bersangkutan. Setiap sebulan sekali siswa juga wajib mengikuti tes kompetisi. Di sini siswa menjadi terbiasa mengerjakan soal-soal dan berkompetisi secara sehat,” jelasnya.


Selain latihan soal secara intensif, pihaknya juga melatih siswa untuk disiplin dalam berdoa. Setiap hari siswa-siswa yang beragama Islam dianjurkan untuk menjalankan shalat dhuha berjemaah di masjid sekolah. Demikian pula bagi yang non-muslim, juga disediakan waktu khusus untuk berdoa di sekolah.


Yang lebih penting pula, kata Sri, pihak guru juga senantiasa menerapkan sikap jujur dan mandiri. Hampir setiap ujian sekolah maupun ujian nasional, guru-guru tidak pernah melakukan pengawasan yang berlebihan.


“Ini kami terapkan untuk melatih kejujuran dan percaya diri anak-anak. Jika kami para guru sudah terlalu ketat dalam pengawasan, misalnya keliling kelas memperhatikan siswa satu persatu justru membuat anak takut dan merasa tidak diberi kepercayaan,” pungkasnya.


Sekolah yang terletak di Jalan Pahlawan Kota Magelang ini memang dikenal dengan sekolah unggulan terbaik di Kota Magelang. Ribuan prestasi telah ditorehkan oleh siswa-siswa dan para guru sekolah ini. Tidak hanya prestasi akademik tapi juga nonakademik, baik tingkat kota/kabupaten, provinsi, nasional bahkan Internasional.


Untuk bisa masuk di sekolah ini pun, calon siswa harus mengikut beberapa tahapan seleksi. Antara lain harus mengikuti tes tulis khusus yang diselenggarakan sekolah. Kemudian hasil tes tersebut akan ditambah dengan rata-rata nilai SD.


<!–


  • Sebelumnya

  • Halaman 1/3

  • Selanjutnya

–>







































Article source: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/gavin-susantio-bahagia-memiliki-keluarga-campur-5bba37.html


Ini Tips SMPN 1 Kota Magelang Raih Nilai UN Tertinggi Nasional

Tuesday, May 14, 2013

Lima Anak Indonesia Bakal Jumpa Messi

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak lima anak Indonesia memiliki kesempatan bertemu bintang Barcelona, Lionel Messi, di Qatar, dalam acara yang digagas oleh perusahaan telekomunikasi internasional Ooredoo bekerja sama dengan Messi dan Yayasan Messi (Leo Messi Foundation), pada 20 Mei mendatang.  


“Aku  ingin datang lagi ke Qatar dan bermitra dengan Ooredoo dalam berbagai inisiatif untuk meningkatkan peluang bagi kaum muda dari seluruh dunia. Baik di dalam maupun di luar lapangan sepak bola, aku selalu senang untuk melakukan sesuatu yang berbeda bagi masyarakat, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak,” jelas Messi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/5/2013).


Lima anak yang akan berpartisipasi dalam acara ini akan dipilih dari Jakarta, Bandung, Malang, dan Madura. Acara ini tidak hanya diikuti oleh delegasi anak dari Indonesia saja, tetapi juga beberapa negara di mana Ooredoo berperan aktif dalam peningkatan dan pembinaan generasi muda, di antaranya Qatar, Palestina, Irak, Aljazair, Tunisia, Oman, Kuwait, dan Maladewa.


Nantinya, anak-anak tersebut mendapatkan kesempatan menjalani sesi pelatihan sepak bola khusus di Doha bersama Messi. Selain itu, anak-anak ini juga  berkesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata terkenal di Qatar, termasuk Museum Seni Islam dan Cagar Budaya Katara.


Acara ini digagas tidak terlepas dari komitmen Ooredoo untuk mendorong masyarakat mencapai aspirasinya, dan secara khusus mendukung generasi muda untuk menggapai potensi mereka. Baik Ooredoo maupun Messi berkeyakinan bahwa generasi muda harus diberikan kesempatan untuk meraih yang terbaik dalam hidup.


Perusahaan dan Yayasan Leo Messi berencana meluncurkan berbagai inisiatif untuk mendukung pembangunan sosial di seluruh wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara dengan memanfaatkan teknologi seluler.


 


Article source: http://www.themalaysianinsider.com/malaysia/article/seizure-of-irshad-manji-books-illegal-says-publisher


Lima Anak Indonesia Bakal Jumpa Messi

Tuesday, September 17, 2013

Yayasan Wakaf: Al Aqsha Sepenuhnya Hak Murni Kaum Muslimin

REPUBLIKA.CO.ID, ALQUDS — Yayasan Wakaf Al Aqsha mengatakan bahwa Komisi Keamanan dan Dalam Negeri di parlemen Israel ‘Knesset’ telah menyimpulkan bahwa orang Yahudi berhak untuk masuk dengan bebas ke masjid Al Aqsha dan menunaikan ritual-ritual ibadah Yahudi di dalamya serta membawa taurat.


Dalam sidang khusus yang diadakan pada Senin (16/9), Komisi tersebut juga menyerukan polisi harus memberikan keamanan dan perlindungan selama orang Yahudi melaksanakan ritual-ritual ibadahnya.


Yayasan Al Aqsha menegaskan bahwa masjid Al Aqsha adalah hak murni kaum muslimin saja. Tidak ada hak bagi yang lainnya meski sebutir tanah darinya.


”Tidak ada hak bagi penjajah untuk mencampuri urusan masjid Al Aqsha dan kewenangan dinas wakaf Islam,” sebut pernyataan Yayasan Wakaf Al Aqsha seperti dikutip Infopalestina.


Yayasan Al Aqsha kembali menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menyelamatkan masjid Al Aqsha dari penjajah Zionis. Itu terutama di tengah-tengah serangan brutal dan permusuhan Israel yang terus meningkat terhadap masjid Al Aqsha.


Knesset, Senin (16/9) kemarin, mengadakan sidang khusus dengan tema “naiknya orang Yahudi ke bukit kuil (masjid Al Aqsha, red) selama hari besar tahun baru.”


Seperti disebutkan di situs Knesset, ketua Komisi Dalam Negeri mengatakan bahwa semua orang Yahudi tahu urgensi haknya untuk beribadah di bukit kuil.


“Yang kami inginkan adalah masuknya orang-orang Yahudi ke bukit kuil dan beribadah di dalamnya,” katanya.


”Tugas kami adalah memastikan semua orang Yahudi yang ingin masuk Masjid Al Aqsha dan beribadah di dalamnya, tanpa ada penutupan pintu-pintunya,” katanya. ”Setiap orang Yahudi bisa melakukan itu sambil mereka memegang kitab taurat yang mereka warisi dari orang tuanya.”


Yayasan Al Aqsha menilai subtansi dari sidang komisi Knesset ini adalah seruan terbuka kepada orang Zionis untuk menyerbu masjid Al Aqsha selama hari-hari mendatang. Itu terutama selama hari besar Yahudi yang berlangsung dari Rabu (18/9) hingga Rabu (25/9) pekan berikutnya.


Article source: http://www.themalaysianinsider.com/tech/article/latin-americans-most-socially-engaged-users-in-the-world


Yayasan Wakaf: Al Aqsha Sepenuhnya Hak Murni Kaum Muslimin

Friday, April 26, 2013

Duet Bomber Boston Terpengaruh Al Qaeda?

INILAH.COM. Washington – Jauh hari sebelum dua pengebom Maraton Boston beraksi pekan lalu, adik Tamerlan Tsarnaev yang selamat bernama Dzhokhar Tsarnaev, sudah mendapat suntikan radikalisasi, menurut para pakar psikologi dan terorisme.


“Masa dewasa adalah saat paling penting dalam pembentukan identitas seseorang,” ujar Sherry Mc Carty profesor psikologi dan konseling di Northern Arizona University yang mendapat bea siswa Fullbright untuk belajar di Rusia.


“Jika sudah tumbuh perasaan terisolasi, maka ini akan membuat masalah dan upya asimilasi dengan masyarakat yang berbeda menjadi faktor penentu,” ujar McCarthy merujuk pada masalah psikologis yang dialami Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev, duet pengebom Maraton Boston.


Perasaan diperlakukan tak adil, identitas diri yang take jelas dan merasa tidak menjadi bagian masyarakat telah menjadi pemicu ampuh yang mendorong orang bisa bertindak layaknya teroris.


Randy Bourma, profesor strategi dan informasi di University of Southern Florida dan pakar psikologi terorisme menyatakan, ia tak khusus menyoroti Tsarnaev bersaudara, namun secara umum terkait faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tindak terorisme. “Ada banyak penyebab tindak terorisme, jarang yang sebabnya tunggal dan khusus. Banyak kemungkinannya,” ujar Bourma.


Namun sejumlah faktor, menurut para ahli, mungkin berpengaruh terhadap perilaku Tsarnaev bersaudara. Temasuk karena mereka berasal dari republik bekas Uni Sovyet yang dianggap sebagai bahaya laten dalam psikologi Perang Dingin, dan mereka memiliki akses baik ke Rusia maupun AS serta ada kesempatan merealisasikan motif politik dan keagaamaan yang mereka yakini, kata para ahli.


“Mekanisme sentral radikalisasi dimulai dari gerutuan politik,” ujar Clark McCauley, seorang profesor psikologi sosial di Bryn Mawr College.


“Orang Chechen berperang melawan Rusia dari generasi demi generasi, dan sebagian orang Chechen mengintepretasikannya sebagai konflik Muslim versus Kristen…AS dan Rusia sama-sama negara Kristen,” tulis McCauley di blog Psychology Today bertajuk “Radikalisasi Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev”.


“Para anggota Al Qaeda juga berkeliaran di Chechnya. Beberapa anggota Al Qaedah dilaporkan berjuang membela orang Chechen di sebuah sekolah Beslan sewaktu meletus krisis penyanderaan di 2004. Sebagai nilai budaya, orang Chenchen menganggap loyalitas adalah terpenting dalam masyarakat: Musuh teman saya adalah musuh saya,” tulis McCauley.


Mekipun dua tersangka duet pengebom ini beretnis Chechen, namun Dzhokhar Tsarnaev kabarnya tak pernah pulang kampung. Sedangkan Tamerlan yang diberitakan pernah mengunjungi Chechnya, kemungkinan berhubungan dengan kaum Islam radikal sana.


Tamerlan berupaya berbaur dengan warga Boston, tapi orientasinya lebih kepada Chechnya yang banyak dihuni golongan Islam garis keras. Kembali ke Boston, kemungkinan Tamerlan membimbing adiknya untuk masuk dalam jalan pikiran radikalnya dan merencanakan kekerasan masif dengan meledakkan bom Maraton Boston.


“Mekanisme radikalisasi adalah mencintai seseorang yang sudah teradikalisasi. Ini seperti adik manis yang diajak ngebom..Kita melihat tayangan video, sang adik bergegas mengikuti kakaknya di garis finish Maraton,” ujar McCauley.


Lebih berspekulasi lagi McCauley bilang, sejak Tamerlan pulang kampung dan merasa “disconnected” dari AS mungkin inilah yang membuat dirinya terbuka terhadap ide dan berhubungan dengan Al Qaeda serta kaum militan Chechen.


Pandangan seperti ini memang sepertinya yang paling diinginkan baik oleh AS dan Rusia untuk membentuk opini publik. Kedua pemerintah sama-sama membenci gerakan radikal seperti Al Qaedah dan gerilyawan Chechen.


Hubungan AS dan Rusia kini seperti mencapai titik pertemuan paling ideal yang lama dikungkung psikologi Perang Dingin yang terus menimbulkan saling curiga.


Secara bisnis yang berdimensi politis, baru awal April ini Kementerian Pertahanan AS menyetujui pembelian helikopter Rusia untuk kepentingan pelatihan tentara Afganistan. Ini menjadi simbol terpenting bakal makin baiknya hubungan AS dan Rusia. [Dari berbagai sumber]


Article source: http://www.analisadaily.com/news/read/2012/11/30/90854/lipi_peran_perempuan_dalam_politik_terkendala_kultur/


Duet Bomber Boston Terpengaruh Al Qaeda?

Thursday, December 8, 2016

CIMB Niaga Sponsori MTQ Mualaf Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Kemeriahan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kedua mualaf tahun ini tak lepas dari antusiasnya para mualaf yang ikut berlomba dan mengunjungi acara yang digelar selama 2 hari di halaman Masjid Agung Al Ma’arif belum lama ini.

Hal lain juga karena panitia MTQ tahun ini secara khusus menyediakan banyak hadiah, baik untuk para pemenang lomba maupun berbentuk doorprize untuk para pengunjung yang mendatngi arena MTQ.

Ketua Panitia MTQ ke-2 Mualaf Kota Tarakan H.Ramli, S.Ag kepada Radar Tarakan bahwa pihaknya merangkul beberapa donatur untuk mendukung acara mualaf tersebut.  

“Memang untuk memeriahkan MTQ Mualaf tahun ini, kami mencoba merangkul beberapa donatur guna mendukung acara ini, terutama dalam menambah nilai hadiahnya. Alhamdulillah beberapa donatur telah memberikan sumbangannya. Diantaranya adalah tambahan hadiah kepada para juara dari Bank CIMB Niaga,” kata Ramli.

“Kepada para pemenang lomba juara 1, 2 dan 3 diberikan tambahan hadiah berupa tabungan di Bank CIMB Niaga Tarakan,” tambahnya. 

Dari pihak Bank CIMB Niaga sendiri menjanjikan akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan Baznas Tarakan di masa mendatang dan siap untuk berpartisipasi.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Leader Marketing Bank CIMB Niaga, Chaterina Sophia Chandra kepada awak media ini.

“Alhamdulillah kami bisa ikut berpartisipasi di MTQ Mualaf ini, walaupun mungkin tidak banyak. Insya Allah ke depannya kami dari CIMB Niaga siap mendukung kegiatan yang dilaksanakan Baznas Tarakan,” katanya. Masih menurut wanita berhijab yang ternyata juga mualaf ini, dirinya senang sekali dengan kegiatan mualaf yang digagas oleh Baznas Tarakan.

“Terus terang saya sangat terharu dan merasa senang sekali dengan acara Baznas ini. Saya juga seorang mualaf, acara MTQ ini sangat menyentuh sekali buat saya,” ungkap Chaterina. (adv/har) 

"

| CIMB | Niaga | Sponsori | Mualaf | PROKAL | strong> | TARAKAN | Kemeriahan | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | kedua | mualaf | tahun | lepas | antusiasnya | para | yang | ikut | berlomba | mengunjungi | acara | digelar | selama | hari | halaman | Masjid | Agung | Ma’arif | lama | p> Hal | lain | juga | karena | panitia | secara | khusus | menyedi | banyak | hadiah | baik | untuk | pemenang | lomba | maupun | berbentuk | doorprize | pengunjung | mendatngi | arena | p> Ketua | Panitia | Kota | Ramli | kepada | Radar | Tar< | bahwa | pihaknya | merangkul | beberapa | donatur | mendukung | tersebut | p> “Memang | memeriahkan | kami | mencoba | guna | terutama | dalam | menambah | nilai | hadiahnya | Alhamdulillah< | telah | memberikan | sumbangannya | Diantaranya | adalah | tambahan | juara | Bank | kata | p> “Kepada | diberikan | berupa | tabungan | tambahnya | p> Dari | pihak | sendiri | menjanjikan | senantiasa | kegiatan | Baznas | masa | mendatang | siap | berpartisipasi | p> Sebagaimana | diungkapkan | oleh | Leader | Marketing | Chaterina | Sophia | Chandra | awak | media | p> “Alhamdulillah | walaupun | mungkin | Insya | Allah< | depannya | dilaksan | katanya | Masih | menurut | wanita | berhijab | ternyata | dirinya | senang | sekali | dengan | digagas | p> “Terus | terang | saya | sangat | terharu | merasa | Saya | seorang | menyentuh | buat | ungkap | (adv | har) < | p> |

Thank U Very Much for Visit this News