Showing posts sorted by relevance for query Ekonomi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Ekonomi. Sort by date Show all posts

Tuesday, April 2, 2013

FE UI Buka Prodi Ilmu Ekonomi Islam

JAKARTA, KOMPAS.com – Universitas Indonesia (UI) membuka program studi baru yang diproyeksikan akan menghasilkan tenaga kerja berkualitas di bidang perbankan syariah, yaitu Ilmu Ekonomi Islam untuk jenjang S-1. Program studi (Prodi) ini mulai menerima mahasiswa angkatan pertama pada tahun akademik 2013/2014.

Meski berbasis pada nilai dan moral agama Islam, namun prodi ini tetap bersifat ilmiah karena nilai dan moral agama tidak menghalangi secara objektif untuk menentukan hubungan kausal antar variabel. 

Beberapa mata ajar yang ditawarkan oleh prodi ini adalah Metodologi Ekonomi Islam, Makro dan Mikroekonomi Islam, Model Ekonomi Islam, Sistem Ekonomi Islam, Ekonomi Pembangunan Islam, Ekonomi Moneter Islam, Ekonomi Internasional Islam hingga fiqh riba.

Bagi yang tertarik untuk menempuh pendidikan di prodi ini dapat mendaftarkan diri melalui tiga jalur masuk yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui nilai rapor atau jalur tertulis pertama melalui SBMPTN yang digelar 11-12 Juni 2013, dan jalur tertulis kedua melalui Simak UI. Untuk biaya pendidikan, mulai tahun akademik 2013/2014 semua fakultas di UI termasuk Fakultas Ekonomi menerapkan kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) . Kebijakan ini berdampak pada pembebasan uang pangkal sehingga bagi mahasiswa yang diterima cukup membayar Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan yang jangkauannya dari Rp100.000 – Rp 5.000.000 setiap semester untuk kelompok non-eksakta.

Untuk informasi lebih lengkap, dapat langsung membuka laman www.ui.ac.id atau dapat juga mengirimkan email ke pebs.feui@yahoo.com agar dapat lebih jelas bertanya mengenai informasi akademik program studi ini.






Article source: http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/03/31/151184/Berbagai-Ormas-Sepakat-Tolak-Pasal-Santet


FE UI Buka Prodi Ilmu Ekonomi Islam

Sunday, July 28, 2013

Prahara Mesir dan Suriah, Jangan Terjadi di Indonesia



Jakarta – Meskipun terpilih secara demokratis dalam sebuah pemilihan umum yang jujur dan adil pada awal 2012 lalu, Presiden Mesir Muhamad Morsi dengan cepat kehilangan dukungan di dalam negeri. Rabu 3 Juli 2013, Morsi resmi digulingkan oleh militer Mesir.

Ketika mengumumkan pengambilalihan kekuasaan, Panglima Angkatan Bersenjata Mesir Jenderal Abdul Fatah al-Sisi didampingi oleh ulama Al-Azhar, pemimpin Gereja Kristen Koptik, pemimpin oposisi Muhammad el Baradei, pemimpin Partai Islam Nour dan tokoh gerakan Tamarod yang mengorganisir unjuk rasa di Lapangan Tahrir. Ada sejumlah alasan mengapa kepemimpinan Morsi yang semula meraih 52 persen suara dalam Pemilihan Presiden 2012, dinilai gagal dan justru memecah-belah Mesir.


Menurut laporan The Guardian, ada beberapa alasan Morsi digulingkan yaitu: Pertama, dominasi Ikhwanul Muslimin yang semakin menguat.


Kedua, memburuknya ekonomi Mesir ditandai dengan melambungnya harga sembako, investasi tidak masuk dan pariwisata lesu. Kabinet Morsi sebenarnya sedang menegosiasikan pinjaman lunak dari IMF sebesar US$ 4,8 miliar. Namun, jika pun disetujui, pinjaman ini akan memaksa pemerintah Mesir memotong subsidi di berbagai sektor, yang justru berpotensi menimbulkan keresahan sosial.


Ketiga, Dekrit Presiden 22 November 2012 dinilai sebagai kesalahan fatal, karena memecat jaksa agung, membuat semua keputusan presiden kebal dari gugatan hukum (judicial review) dan menegaskan keabsahan parlemen Mesir.


Keempat, dugaan pelanggaran demokrasi dan HAM. Kudeta militer terhadap Morsi inilah yang menyebabkan konflik politik di Mesir terus menerus memanas. Menurut laporan Indiatimes (28 Juli 2023), dilaporkan lebih dari 120 orang tewas dan dan 4.500 lainnya terluka. Laporan tersebut menyebutkan, pasukan polisi khusus beseragam hitam-hitam menembakkan peluru tajam mengarah kepala para demonstran yang duduk-duduk di luar Masjid Rabaa al-Adawiya di distrik Nasr City, Kairo.


Sedangkan, BBC mengatakan mereka mendapat laporan yang belum dikonfirmasi bahwa sebanyak 100 orang telah tewas dan lebih dari 1.000 lainnya terluka. Kantor berita MENA mengutip sumber keamanan menyebutkan, di Alexandria, kota terbesar kedua Mesir, tercatat tujuh orang tewas dan lebih dari 100 terluka. Kekerasan juga dilaporkan terjadi di Damietta, Gharbia, Sharqiya, dan Sungai Nil. Kerusuhan juga menyebabkan lebih dari 1.000 orang narapidana kabur di sebuah penjara di kota Benghazi, Libya (27/7/2013).


Sementara itu, data resmi Kementerian Kesehatan Mesir mencatat jumlah korban tewas akibat bentrokan yang berlangsung sejak 26/7/2013 hanya 65 orang. Namun, kemudian informasi itu dianulir oleh Kepala Layanan Ambulan, Mohammed Sultanm, yang mengatakan jumlah korban tewas mencapai 72 orang.


Sebelumnya, militer Mesir mengancam akan menembak semua demonstran Ikhwanul Muslimin apabila mereka berbuat onar, seperti diberitakan Reuters, Kamis 25 Juli 2013, hal ini disampaikan militer dalam akun Facebooknya. Dalam akun itu tertulis, “militer tidak akan mengangkat senjata terhadap rakyatnya sendiri tetapi akan melawan mereka yang memicu tindak kekerasan dan terorisme”.


Sama nasibnya dengan Mesir, Suriah telah mundur 35 tahun dalam indeks pembangunan manusia, akibat perang saudara yang berkepanjangan, demikian menurut Pusat Penelitian Kebijakan Suriah dalam laporan yang dikutip Xinhua. Namun, sebagian ahli ekonomi mengatakan pemerintah sebelum krisis turut bersalah atas memburuknya kondisi ekonomi. Laporan tersebut mencakup kuartal pertama 2013.


Laporan itu, yang dikeluarkan melalui kerja sama dengan Badan Pekerjaan dan Bantuan PBB (UNRWA) dengan judul Syrian Catastrophe, telah menyatakan kemerosotan tersebut terutama berpusat pada tiga bidang: penghasilan, pendidikan, dan kesehatan. Laporan tersebut menyatakan lebih separuh dari penduduk Suriah miskin, 6,7 juta warga Suriah memasuki garis di bawah kemiskinan akibat krisis, dan 3,6 juta orang Suriah memasuki lingkaran kemiskinan parah.


Laporan itu juga menunjukkan kerugian ekonomi Suriah akibat krisis sampai kuartal pertama tahun ini meningkat menjadi 84,4 miliar dolar AS atau naik dari 48,4 miliar dolar AS pada akhir 2012. Kerugian produk domestik bruto (GDP) diperkirakan mencapai delapan miliar dolar AS, 13 miliar dolar AS kerugian modal, dan tujuh miliar dolar AS akibat pengeluaran militer.


Laporan tersebut juga menyatakan utang dalam dan luar negeri Suriah telah naik dari 48 persen GDP pada 2012 menjadi 65 persen GDP selama kuartal pertama tahun berjalan. Utang luar negeri berjumlah 49 persen GDP selama empat bulan pertama 2013.


Agar Tidak Terjadi di Indonesia


Pemicu terjadinya konflik berdarah di Mesir dan Suriah pada dasarnya disebabkan karena adanya pemahaman sempit menyikapi pluralisme yang kemudian mengarah terjadinya konflik sektarian yang terus berlanjut sampai saat ini atau dengan kata lain ada pemahaman yang keliru terhadap toleransi dan intoleransi di Mesir dan Suriah.


Pemicu kedua adalah memburuknya situasi ekonomi di kedua negara. Pemerintahan manapun tidak akan menjalankan roda kegiatannya dengan baik jika situasi keamanan tidak terbentuk, karena kebutuhan akan ekonomi equivalen dengan kebutuhan terhadap situasi yang aman. Keamanan di Mesir dan Suriah memburuk terutama setelah militer dan intelijen turut bermain politik dengan membela satu kelompok yang bertikai saja.


Selanjutnya, adalah persoalan pelanggaran demokrasi dan HAM di Mesir dan Suriah, namun sinyalemen atau alasan yang digunakan ini jangan ditelan mentah-mentah, karena bisa saja persoalan demokrasi dan HAM hanyalah “tema” yang dimainkan kepentingan asing di Mesir dan Suriah, apalagi Jenderal Abdul Fattah al Sisi pernah bersekolah militer di Amerika Serikat dan Inggris, sehingga tidak menutup kemungkinan sudah “di-remote control” oleh negara polisi dunia dan negeri Ratu Elizabeth tersebut.


Tujuan AS dan Inggris di Mesir dan Suriah cukup beragam mulai dari ingin menguasai “jalur sutera” karena Mesir merupakan jalur penghubung Afrika dan Asia ditinjau dari sisi geopolitik dan geostrategi dunia, sehingga menguasai wilayah Afrika dan Asia berarti menguasai minyak dunia, yang itu berarti menguasai sumber energi ke depan. Oleh karena itu, dalam setiap konflik di sebuah negara, selalu ada kepentingan asing yang bermain, keterkaitan kebutuhan penguasaan geopolitik dan geostrategi dunia, yang ditunjang oleh kisruh di negara tersebut.


Menjadi penting bagi Indonesia untuk belajar dari kasus di Mesir dan Suriah agar tidak terjadi di Indonesia, maka dipandang perlu Indonesia harus membenahi sistem ketatanegaraannya, menciptakan kesimbangan dan distribusi kekuasaan, membenahi sistem peradilan dan kepolisian, memberantas korupsi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Last but not least, harus ada kesinambungan demokrasi, stabilitas dan pembangunan yang menuntut tanggung jawab seluruh komponen bangsa untuk mengawasi dan mengontrolnya dengan menjalan tugas dan kewajibannya masing-masing secara profesional, terukur dan terkelola dengan baik.


*) Toni Ervianto, adalah alumnus pasca sarjana Kajian Strategik Intelijen, Universitas Indonesia. Tinggal di Jakarta Timur.


Berbagai informasi menarik hari ini, saksikan di Reportase Pagi pukul 04.45 – 5.20 WIB Hanya di Trans TV


(nwk/nwk)







Article source: http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/18/44277


Prahara Mesir dan Suriah, Jangan Terjadi di Indonesia

Saturday, April 20, 2013

“Sebelum Konflik Tahun 2000, Umat Islam - Agama Lain Hidup Rukun”

Home Wawancara




14 Tahun Konflik Poso dan Tuduhan “Teror” (2)


“Sebelum Konflik Tahun 2000, Umat Islam – Agama Lain Hidup Rukun”





 


 




Sabtu, 20 April 2013


22 SEPTEMBER 2006, dini hari, Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu menjalani eksekusi mati di Poso, Provinsi Sulawesi Tengah di hadapan regu tembak dari kesatuan Brimob Polda setempat. Mereka menjalani eksekusi mati secara serentak selama kurang dari lima menit mulai pukul 01:10 WITA di sebuah tempat yang masih dirahasiakan di pinggiran selatan Kota Palu. Tibo CS, mengingatkan kasus kerusuhan di Poso Sulawesi Tengah tahun 1999 yang menelan korban pihak Muslim dan Kristen dengan jumlah yang tidak sedikit.


Luka lama yang berumur tidak kurang 14 tahun itu kini mulai muncul kembali seiring berbagai tuduhan miring yang muncul, termasuk tuduhan “teroris”.


Hari Ahad, (14/04/2013), hidayatullah.com mewawancarai tokoh umat dari Poso, Adnan Abdul Rahman Saleh yang juga Ketua Forum Silaturrahmi Umat Islam Poso.


Adnan kebetulan berada di Jakarta guna menghadiri acara diskusi bertopik “Memberantas Terorisme Tanpa Teror Melanggar HAM” di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng Jakarta Pusat, hari Kamis (11/4/2013).


Ustad Adnan Arsal, demikian ia akrab disapa menceritakan panjang lebar duka mendalam warga Sulawesi Tengah yang menurutnya kini difitnah dengan isu “terorisme”.


“Fitnah teroris yang telah menciptakan ketakutan baru di Poso,“ apa maksudnya? Inilai petikan wawancara pria dengan kelahiran 11 Desember 1967 yang akan dimuat selama empat seri.*


Sebenarnya apa yang terjadi di Poso?  Bagaimana hubungan agama Islam dengan agama lain?


Sebelum terjadi konflik Poso tahun 2000, umat Islam dan agama lain itu rukun sekali. Kita justru bertanya mengapa kerukunan ini bisa hancur dan susah diobati bertahun-tahun. Pada masa itu memang ada banyak kepentingan politis. Baik dari pemerintah pusat maupun oknum yang memiliki kepentingan di Poso.


Kami masyarakat Poso saat itu begitu merasakan ada kepentingan yang menunggangi konflik Poso. Tahun 2000 itu masa reformasi, terjadi pengalihan kekuasaan dari Soeharto ke BJ Habibie. Pada saat yang sama ada pengalihan kewenangan kekuasaan keamanan dari TNI ke Polri. Hal ini juga membawa dampak tidak sedikit.


Jika TNI turun saat itu merelai dan meredakan, dimungkinkan sangat mampu meredam konflik Poso hingga tak berlarut-larut seperti ini. Sebab


polisi saat itu masih berjumlah sedikit jelas tidak mampu dan berani melawan amuk massa kelompok yang berlebihan. Sementara setelah itu semua menjadi rumit setelah hadir perlawanan massa dari umat Islam. Akhirnya ada indikasi persaiangan aparat yang berujung mengorbankan masyarakat sipil.


Apakah ada kemungkinan faktor lain?


Ini juga titik penyebab kenapa konflik SARA di Poso itu berkembang dan semakin rumit. Pada kondisi lain pertumbuhan program transmigrai membuat kekuatan ekonomi umat Islam bertumbuh pesat. Lahan-lahan subur seperti pertanian dan tambang ketika dikelola umat Islam berjalan baik.


Akhirnya banyak lahan-lahan ekonomi agama lain bergeser peran. Dominasi umat Islam dalam ekonomi terus bertumbuh. Tanah-tanah di Poso semakin dikuasi umat Islam. Namun kekuasaan itu murni karena ekonomi, karena bisnis, karena jual beli yang baik bukan karena perang dan pembantaian.


Ketika umat Islam mulai masuk ke daerah-daerah yang 100% sebelumnya beragama agama lain akibat pengaruh perdagangan, yang terjadi adalah kecemburuan di kalangan umat agama lain.  Kecemburuan inilah yang terus meledak saat kasus pertengkaran anak muda karena minuman keras pertama kali terjadi.*/bersambung


Baca wawancara 1; MengapaTuduhan Terorisme Tak Habis-habis untuk Kami?


 


Rep: Thufail al Ghifari
Red: Cholis Akbar


Article source: http://sidomi.com/179276/persib-terharu-abanda-herman-jadi-mualaf/


“Sebelum Konflik Tahun 2000, Umat Islam - Agama Lain Hidup Rukun”

Thursday, May 30, 2013

Mendadak Doyan 'Manggung'

Anas Urbaningrum dan Wiranto


Jelang Pemilu 2014 beberapa tokoh mendadak mencari panggung di berbagai media, salah satunya televisi. Bukan memperbincangkan bidangnya, mereka ‘menyeleweng’ ke peran lain mulai komentator bola hingga hadiri konser musik.


Kehadiran seorang politikus, menteri dan anggota legislatif di televisi mungkin bukan hal yang aneh. Setiap hari mereka berbicara tentang berbagai persoalan, mulai politik, ekonomi, hingga kemanusiaan.


Namun apa jadinya, mereka muncul di televisi sebagai pembawa acara, komentator sepakbola, hingga tampil dalam sebuah ajang pencarian bakat. Bahkan, ada juga yang memberikan secara simbolis hadiah.


Tentu hal ini memunculkan berbagai spekulasi. Dan sah saja jika kemunculan mereka itu dikaitkan dengan Pemilu yang tidak lama lagi. Bisa saja itu upaya agar semakin dikenal oleh publik.


Salah satu yang membuat kejutan adalah Gita Wirjawan. Menteri Perdagangan ini dipercaya menjadi komentator saat final Liga Champions, Minggu dini hari kemarin. Partai puncak itu mempertemukan dua klub sepakbola Jerman, Borussia Dortmund dan Bayern Munich yang bertanding di Stadion Wembley.


Dalam acara yang dipandu oleh Darius Sinathrya tersebut, Gita lebih banyak menjawab pertanyaan seputar dampak Liga Champions terhadap perekonomian negara-negara Eropa. Gita yang pada dini hari mengenakan kemeja putih dengan jaket hitam, menjelaskan bagaimana Liga Champions berdampak positif bagi negara penyelenggara.


Gita yang menjagokan Borussia Dortmund mengatakan, dua klub Bundes Liga tersebut bisa melaju ke babak final karena memiliki penataan keuangan yang baik. Karena itu, menurutnya, negara-negara tersebut bisa menjadikan kedua klub tersebut sebagai panutan.


Sayang, klub yang dijagokan Gita Wirjawan harus menelan kekalahan setelah ditekuk oleh Bayern Munich dengan selisih skor tipis 2-1.


Sebelumnya, Gita juga memukau dengan memamerkan keahliannya berpiano pada sejumlah wartawan yang hadir di gedung Kementerian Perdagangan, pada Jum’at (17/5) sore.Di samping kiri Gita, tampak Tompi kenakan topi khas yang sering dikenakannya.


Gita secara khusus memainkan piano mengiringi alunan lagu yang dibawakan oleh Tompi. Lagu yang dinyanyikan Tompi adalah Juwita Malam.


Seperti diketahui Gita digadang-gadang menjadi salah satu calon presiden (Capres) dan mulai dilirik Partai Demokrat.


Ketua DPP Partai Demokrat Kastorius Sinaga mengungkapkan, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempersiapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan sebagai calon presiden 2014. Menurutnya, SBY sudah merestui Gita bertarung sebagai capres, tetapi tetap mempertimbangkan tingkat elektabilitas.


“Gita masuk bursa Ketua Umum Partai Demokrat dan sasaran akhir untuk Gita sebenarnya capres 2014,” katanya.


Ia mengatakan, nama Gita kini telah masuk sebagai salah satu calon presiden dalam sejumlah survei yang dilakukan berbagai lembaga. Dengan hasil sejumlah survei, menurutnya, SBY yakin memberikan restu kepada Gita. “Seperti yang dilakukan oleh LSI, SMRC, Politicalwave dan survei persepsi dri 100 opinion maker yang dilakukan LSI Burhan Muhtadi Desember tahun lalu untuk menjaring Capres 2014 dari sisi kualitas,” katanya.


Mengapa Gita? Kastorius mengatakan, Gita dianggap merepresentasikan figur pemimpin masa depan Indonesia pasca-SBY. Selama dua periode kepemimpinan SBY, ia dianggap salah satu tokoh di balik keberhasilan tim ekonomi SBY.


“Saat ini, sebagai Mendag berani dan berhasil melawan gempuran impor asing lewat kebijakan-kebijakan pro rakyat seperti penerapan HPP garam, pembatasan impor hortukultura dan penerapan sistem HPP Kedelai,” kata Kastorius.


Intinya, lanjut dia, narasi besar Indonesia ada di bidang ekonomi. “Untuk mengemban ini, Gita layak karena dia sangat disegani dan sekaligus disenangi stakeholder ekonomi dunia,” katanya. Alasan lain, kata Kastorius, Gita tergolong masih muda dan berasal dari generasi muda yang mewakili pemilih pemul yang akan menjadi mayoritas voters pada Pemilu 2014.


“Sebagai tokoh muda, dibanding dengan tokoh-tokoh lain, Gita relatif terbebas dari beban sejarah kelam masa lalu. Artinya, Gita menjadi sangat layak untuk membawa layar Indonesia semakin berkembang di domestik dan global,” kata Kastorius.


Meski demikian, menurut  Lingkaran Survei Indonesia elektabilitas Gita belum positif.”Ada sejumlah nama yang kita survei, seperti Chairul Tandjung, Gita Wiryawan dan lainnya. Tetapi perolehan dukungan hanya nol koma sekian %,” kata Peneliti LSI Adjie Alfaraby Maret lalu.


Adjie mengungkapkan, ada lebih dari 10 nama yang disurvei termasuk Chairul Tanjung dan Gita. Dari nama-nama itu, lanjutnya, muncul empat nama yang menempati posisi teratas.”Empat nama teratas dikuasai oleh tokoh-tokoh partai nasionalis. Megawati Soekarnoputri 20,7 %, Aburizal Bakrie 20,3 %, Prabowo Subianto 19,2 % dan Wiranto 8,2 %,” tuturnya.


Adjie menambahkan, nama Gita pun kalah jika dibandingkan dengan tokoh dari partai Islam yang diantaranya berada di pemerintahan Presiden SBY seperti Hatta Rajasa, Suryadharma Alie dan Muhaimin Iskandar. Bahkan dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan istri Presiden SBY, Gita pun masih belum bisa bersaing.


“Ketum PAN Hatta Rajasa memperoleh dukungan 6,4 %, Ketum PPP Suryadharma Ali 1,9 %, Ketum PKB Muhaimin Iskandar 1,6, Presiden PKS Anis Matta 1,1 % dan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh 2,1 %. Sedangkan Ani Yudhoyono 2,4 %,” ucapnya.ins


Wiranto-Anas Tak Mau Kalah
Ajang pencarian bakat X-Factor yang ditayangkan di RCTI, akhirnya dimenangkan Fathin Shidqia. Fathin berhasil mengalahkan pesaing terberatnya Novita Dewi. Di tengah meriahnya para pendukung Fathin, tiba-tiba nama Ketua Umum Partai Hanura Wiranto disebut MC sebagai pihak yang menyerahkan hadiah kepada pemenang.”Hadiah akan diberikan langsung oleh bapak haji Wiranto,” kata MC Robi Purba, Jakarta, Sabtu (25/5).


Saat naik ke atas panggung, Wiranto yang mengenakan pakaian hitam lengan panjang tersenyum sambil menyalami pemenang X-Factor. Saat memberikan hadiah secara simbolik kepada Fathin, Wiranto terlihat hanya tersenyum tanpa mengucapkan kata.


Kehadiran Wiranto tentu mendatangkan tanda tanya besar. Wiranto adalah seorang politikus, sedangkan X-Factor merupakan acara entertainment, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh. Kehadiran Wiranto diduga terkait strategi politik untuk Pemilu 2014?


Mengingat, sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu Hanura Yuddy Chrisnandi mengatakan persoalan pemanfaatan iklan di media MNC Group merupakan janji CEO MNC Group sekaligus Ketua Dewan Pakar Hanura, Hary Tanoesoedibjo (HT).


“Wah enggak ngerti, itukan janjinya HT untuk all out membesarkan Hanura dan mendukung Pak Wiranto jadi presiden. Jadi konsekuensinya ya harus munculkan iklan-iklan Hanura dan Pak Wiranto di media yang dimilikinya. Tentu jangan sampai melanggar aturan,” kata.


Anas Urbaningrum juga muncul meski statusnya kini tersangka. Pada pertandingan Liga Champions yang mempertemukan dua klub raksasa Liga Inggris, Chelsea menjamu Manchester United, mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dipercaya menjadi komentator. Dalam pertandingan yang dihelat di Stamford Bridge, Anas menjagokan Setan Merah.


Kebetulan atau tidak, pada pertandingan tersebut, anak asuh Sir Alex Ferguson berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang tersebut diciptakan dari pemain penyerang Wayne Rooney setelah mendapat assist dari Ryan Giggs.


Selain menjadi komentator resmi di stasiun televisi, Sarjana ilmu politik Universitas Airlangga Surabaya ini kerap menuliskan prediksi pertandingan sepakbola di akun Twitter miliknya, @anasurbaningrum.


Anas mengatakan, kegemarannya terhadap sepakbola diturunkan dari ayahnya yang juga seorang pecinta bola.


Sementara pada final Piala Dunia 2010 yang dihelat di Afrika Selatan yang mempertemukan Belanda melawan Spanyol, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman dipercaya sebagai komentator di televisi. Pada final yang diadakan Soccer City, Johannesburg tersebut, Irman menjagokan klub matador Spanyol.


Irman mengatakan, faktor yang mengantarkan tim besutan Luiz Aragones itu mampu melaju ke babak final adalah tingkat kreativitas, kecerdikan dan penguasaan bola di lini tengah yang menjadikan ciri khas mereka. Dengan ciri tersebut, lanjut Irman, Spanyol mampu membuat lawan kesulitan dalam menyerang maupun bertahan.


Pada final yang diselenggarakan pada Senin, 12 Juli 2010 tersebut berkesudahan dengan skor 1-0. Orang yang menjadi pahlawan kemenangan Spanyol adalah Andres Iniesta yang berhasil membobol gawang Maarten Stekelenburg pada menit ke-116 lewat perpanjangan waktu.


Irman menambahkan, dengan kesuksesan Afrika Selatan dalam menggelar Piala Dunia bisa dijadikan contoh bagi persepakbolaan Indonesia. Dia pun berharap, suatu saat nanti, tim merah putih juga bisa berlaga di Piala Dunia. Biar terkenal nih!ins


Pejabat Pun Eksis ‘Ngartis’, Etiskah?
Entah sekadar aji mumpung–mumpung terkenal — atau tidak, kini pejabat publik makin banyak yang dengan percaya diri action di depan kamera sebagai bintang iklan komersial. Etiskah?


Bila ditelisik dari segi aturan, beberapa nama menteri hingga walikota yang menjadi bintang iklan produk memang tak melanggar karena tidak ada Undang-Undang (UU) yang melarangnya. Padahal secara etika hal tersebut bermasalah.


Bukti terbaru adalah nongolnya foto Marzuki Alie, Ketua DPR di selebaran dan situs resmi PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) dengan posisi sebagai penasihat. Meski menurut politisi Demokrat ini,  gambarnya bersama Direktur Utama Michael Ong–yang kini diduga melarikan diri ke luar negeri dengan membawa uang Rp 40 miliar—diambil saat launching produk dan tak pernah izin dirinya untuk dijadikan bahan promosi, tapi tetap saja nama Marzukie terseret dalam kasus investasi bodong tersebut.


“Iklan-iklan itu sebetulnya bermasalah karena memperlihatkan keberpihakan pejabat publik pada produk tertentu dan mencoreng jabatan yang mereka pangku,” kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Boni Hargens.


Berbeda dengan anggota DPR yang memiliki aturan tidak boleh berprofesi ganda, sehingga artis pun dilarang ‘ngamen’ lagi bila sudah duduk di parlemen. larangan tegas profesi ganda anggota dewan diatur dalam Undang-Undang Nomor 27/2009 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD. Meski kenyataan di lapangan masih ada beberapa politisi artis yang ‘diam-diam’ main sinetron dan menjadi host acara televisi.


Sebelumnya, Marzuki juga iklan komersial produk elektronik asli buatan Indonesia, Maspion. Marzuki kala itu menjelaskan, ia sudah lama kenal sang presiden direktur perusahaan dalam negeri itu sejak Pemilu 2004.


Menurut Boni, tak adanya aturan mengenai itu menjadi celah yang membenarkan para pejabat negara menjadi bintang iklan. Tidak salah memang secara hukum. Tapi salah secara moral politis. Ia pun berharap ke depan UU Pejabat Publik mengatur hal tersebut.


Boni pun menduga para pejabat yang menjadi bintang iklan saat ini melakukannya demi mendongkrak popularitas. Sebab dilakukan secara dadakan dan mengejutkan.


Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan juga pernah tampil pada iklan tentang menyambut ulang tahun perusahaan nasional, Astra Internasional.


Dengan memberikan sambutan atas ulang tahun Astra Internasional ke-55, Gita yang mantan bos Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini, mengapresiasi pencapaian Astra Internasional dalam mendukung perekonomian Indonesia. Iklan tersebut disiarkan di beberapa televisi swasta nasional.


Ada juga Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi. Saat menjadi walikota Solo secara aktif menjadi brand ambassador atau bintang iklan mobil Esemka karya putra-putri Indonesia. Berawal dari sini, nama Jokowi dan produk mobil Esemka menjadi dikenal.


Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam waktu dekat juga akan tampil sebagai bintang iklan sebuah produk jamu lokal, PT Sido Muncul. Dahlan akan tampil sebagai bintang iklan tanpa dibayar.


Kepala Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi menjelaskan, Dahlan dipilih karena merupakan sosok yang dicintai oleh masyarakat. Meskipun Dahlan adalah seorang menteri, tetapi Dahlan tidak melanggar peraturan dengan menjadi bintang iklan.


Selain itu, Dahlan juga aktif mempromosikan mobil listrik asli buatan Indonesia jenis city car, Ahmadi dan sejenis ‘Ferrari’ listrik, Tucuxi. Meskipun hal tersebut merupakan inisiatif Dahlan semata, namun mantan bos Jawa Pos Group ini aktif di media mempromosikan mobil listrik made in Indonesia tersebut.


Sebelumnya, KSAD Jenderal Pramono Edhie juga menjadi bintang iklan Kuku Bima dan Menteri BUMN Sofyan Djalil juga mempromosikan produk asuransi InHealth.


Etika memang tak berbuah penjara jika dilanggar. Tapi, pejabat beretika sangat dibutuhkan negeri ‘galau’ Indonesia.ins,dtc,mtv


Pejabat Eksis di Iklan Komersial


Marzuki Alie, Ketua DPR


  • Promosi PT Golden Traders Indonesia Syariah/GTIS (selebaran dan di situs resmi)

  • Promosi produk elektronik asli buatan Indonesia, Maspion (iklan televisi)

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan


  • Iklan menyambut ulang tahun Astra Internasional (iklan televisi).

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo


  • Brand ambassador atau bintang iklan mobil Esemka

Menteri BUMN Dahlan Iskan


  • Bintang iklan sebuah produk jamu lokal, PT Sido Muncul.

  • Aktif mempromosikan mobil listrik ‘Ferrari’ Tucuxi

  • Menjadi ikon sepatu DI 19

KSAD Jenderal Pramono Edhie


  • Menjadi bintang iklan Kuku Bima (iklan televisi)

Menteri BUMN Sofyan Djalil


  • Mempromosikan produk asuransi InHealth.

Article source: http://www.tribunnews.com/2013/05/21/menteri-agama-jika-garuda-diganti-perkutut-itu-bukan-lagi-lambang-negara


Mendadak Doyan 'Manggung'

Sunday, March 10, 2013

Terapkan 'Smarter, Harder, dan Faster'

Persaingan bisnis perbankan tahun 2013 diprediksi semakin ketat, khususnya persaingan antara bank umum baik syariah maupun konvensional dengan Bank Perkreditan Rakyat/Syariah (BPR/S). Dengan tetap menanamkan dan menerapkan budaya kerja ‘Smarter, Harder, dan Faster’ terhadap seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki, Tri Hari Widjajanto yakin perusahaannya terus mencatatkan pertumbuhan.

Tidak tanggung-tanggung, Direktur PT BPRS Baktimakmur Indah ini memproyeksikan pertumbuhan aset perusahaan yang digawanginya tahun ini mencapai Rp 144,48 miliar atau tumbuh 51 persen dari realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp95,9 miliar, dengan target petumbuhan pembiayaan sebesar 64 persen atau RP 132,39 miliar. Sementara tahun sebelumnya perusahaan bisa membukukan pembiayaan sebesar Rp 80,5 miliar atau tumbuh 71 persen dari 2011.

Semua pencapaian di atas tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Widjajanto mengenang, saat pertama kali masuk menjadi Direktur tahun 1998 silam, total aset PT BPRS Baktimakmur Indah hanya Rp 100 miliar. Namun, tangan dingin pria kelahiran Kediri, 28 Februari 1965 ini membawa banyak perubahan di dalam tubuh perusahaan. Saat ini operasional BPRS yang dikelolanya bersama dengan seorang direksi lainnya memiliki 70 staf dan 30 tenaga non staf, serta jaringan kantor sebanyak 6 kantor cabang. Salah satu upaya yang dilakukan diantaranya dengan menerapkan ‘Smarter, Harder, dan Faster’.

Smarter menurutnya harus dimiliki oleh semua orang. Dalam artian, dalam menghadapi kompetisi yang sekarang sudah semakin ketat, SDM perusahaan harus cerdas. “Dengan kecerdasan itu, semua upaya kita menjadi efisien,” katanya.

Sedangkan harder, kata dia, semua dikerjakan dengan kerja keras. Pekerjaan harus dituntaskan dan tidak bisa kerja setengah-tengah. Dan terakhir adalah faster. “Kita harus lincah dan lebih cepat dibandingkan dengan kompetitor kita,” ujarnya.

Terbukti, penerapan ketiga unsur tersebut membawa nama Widjajanto makin disegani di kalangan perbankan Jawa Timur, terutama perbankan syariah. Sehingga, tahun 1999-2004 ia didapuk menjadi Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Jawa Timur. “Ketua Asbisindo Jatim yang pertama adalah saya, sehingga saya tahu persis kondisi perbankan syariah di Jawa Timur,” katanya.
 
Di sisi lain, ia mengungkapkan kesuksesannya mengelola BPRS tidak lepas dari prinsip kejujuran, amanah, dan apa adanya. Semua pekerjaan dilakukan secara serius, dan tidak berdasarkan main-main. Meski demikian, sukses memimpin BPR Syariah diakuinya bukan hasil jerih payahnya sendiri. Diakuinya, semua kesuksesan itu merupakan hasil menghimpun atau menggerakkan tenaga-tenaga berkompeten yang ada di sekitarnya.

Kendati begitu, bukan berarti perjalanan menuju kesuksesannya itu tidak mengalami kendala. Apalagi, terjadinya liberalisasi perbankan sekarang ini sudah tidak bisa terhindarkan lagi. “Pasar atau segmen kita sudah ada liberisasi perbankan. Itu menyebabkan persaingan pasar menjadi lebih besar dan kompetitif. Siapa yang punya modal besar, itu yang menang. Kita bagaimana? Kita dalam menghadapi itu menggunakan 3 hal, yaitu ‘Smarter, Harder, dan Faster’. Dan juga harus memanfaatkan yang orang lain tidak bisa,” paparnya.

Ia mencontohkan, ketika kejadian lumpur Sidoarjo tahun 2006 silam, banyak perbankan memilih keluar dari Porong untuk menghindari dampak langsung semburan lumpur Sidoarjo. Akan tetapi Widjajanto melihat sebaliknya. Ia merasa yakin, di porong itu sekecil apapun masih ada transaksi ekonomi, yang memungkinkan perbankan masih bisa hidup. Peluang itu dimanfaatkan betul oleh Widjajanto.

Dia mencoba membuka kantor perwakilan di kawasan Candi Sidoarjo yang lokasinya dekat dengan Porong. “Dan alhamdulillah perkembangan disana sampai sekarang masih bagus. Disana saya memanfaatkan peluang. Saya melihat disana masih ada orang jual tempe dan jual sayur. Dari situ berarti ada orang kulak kedelai untuk di buat tempe, orang kulak sayur untuk dijual kembali. Disana ada transaksi perdagangan, dan saya masuk,” jelasnya.

Ke depan, ia berencana melakukan ekspansi dengan menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan non bank. Kerjasama yang dikenal dengan aliansi strategis itu bukan didasari dengan Ukuwah Islamiyah, melainkan Ukuwah Muammalah.

Bahkan, walaupun berlabel syariah, ia tidak ingin menjaring nasabah hanya terbatas pada umat muslim. Karena menurutnya perintah Nabi Muhammad bahwa perbankan syariah tidak dikhususkan untuk orang islam, tapi memakai cara-cara orang islam. “Cara kerja nabi secara muammalat atau berhubungan bisnis dengan siapapun, termasuk nasrani maupun yahudi, sehingga kita sebagai perbankan syariah memiliki nasabah dari berbagai macam kalangan,” jelasnya. “Kalau kita bicara non muslim, maka harus bicara keuntungan secara rasional. Kalau berhubungan dengan perbankan syariah yakin aman dan menguntungkan, dan kita tidak boleh membatasi,” tambahnya.

Tantangan krisis
Krisis ekonomi 1998 adalah krisis yang telah memukul sistem ekonomi di Asia terutama Asia Tenggara dan Korea Selatan. Widjajanto ingat betul, bagaimana krisis itu menyebabkan nilai rupiah melemah, ditambah para spekulan bereaksi dengan membeli dolar, sehingga menurunkan nilai rupiah lebih jauh lagi.

Hal ini akhirnya membuat banyak perusahaan di Indonesia menjadi bangkrut akibat beban hutang yang melonjak sampai hampir 10 kali lipat. Bangkrutnya perusahaan-perusahaan tersebut menyebabkan pinjaman-pinjaman yang dikucurkan oleh perbankan menjadi macet. Sehingga bank menghadapi masalah likuiditas. Tercatat ada 25 bank yang dinyatakan dilikuidasi pada tahun 1998.

Di saat seperti itu, Widjajanto harus memutar otak bagaimana caranya bisa bertahan dari hantaman krisis. Beruntung, karena perbankan syariah tidak ikut-ikutan memakai bunga simpanan yang besar tapi dengan sistem bagi hasil, pada tahun 1999 krisis pun bisa dilaluinya. Bahkan, di tahun yang sama dia mendapatkan award dari Info Bank kriteria bank dengan BPR Syariah yang mempunyai laba terbesar di Indonesia. “Apa sih kuncinya? Manfaatkan peluang yang ada. Di saat bank lain keluar, maka kami masuk. Itu memang tantangan,” tandasnya.

Ia pun tidak khawatir dengan ancaman Non Performing Loan (NPL) tinggi. Pada kenyataannya NPL yang ada selalu bisa diminimalisir. Ia berpandangan, penyebab NPL tinggi dimulai dari bagus atau tidak menganalisa pembiayaan yang masuk. Sebelum memberikan pembiayaan atau kredit, terlebih dahulu harus menganalisa secara tajam. “Sejak permohonan masuk kita harus selektif, dari situ kita terhindar,” sarannya.

Adapun segmen yang menjadi bidikannya rata-rata dari sektor perdagangan tradisional. Sejauh ini, sekitar 80 persen pembiayaan berasal dari sektor tersebut. Berkat mengoptimalkan layanan dengan jemput bola dan pro aktif, pihaknya yakin bisa memenangkan persaingan di segmen tersebut.

“Untuk merebut pasar kita harus jadi bank yang teller mate, seperti penjahit. Produk kita harus fleksibel. Apa yang dibutuhkan nasabah asal itu syariah dan sesuai dengan sistem perbankan, apapun kita harus layani,” tukasnya.

Pernah bangkrut
Walau sekarang menduduki jabatan Direktur PT BPRS Baktimakmur Indah, Tri Hari Widjajanto mengisahkan pernah menghadapi getirnya hidup. Selepas kuliah strata satu di Fakultas hukum Universitas Negeri Surakarta (UNS) tahun 1990 silam, ia tidak langsung bekerja. Ia mengakui betapa sulitnya saat itu mencari kerja. Untuk itu, dia mulai membuka usaha dengan modal dari orang tuanya. Sayang, usahanya itu tidak berlangsung lama.

Kemudian tahun 1992, Widjajanto melamar di Koperasi BPR yang berlokasi di Nongkojajar Pasuruan Jawa Timur. Rupanya Dewi fortuna tidak jauh darinya. Ia diterima kerja sebagai collector funding. Tugasnya keluar masuk pasar untuk menjemput dana tabungan ke pedagang. Pekerjaan itu hanya bertahan sampai tahun 1993.

Keluar dari Koperasi itu, dia hijrah ke Surabaya dan bekerja di Bank Bumi Putera sampai dengan 1997. Lagi-lagi, ia harus resign karena bank tersebut terkena likuidasi. Tidak patah arang, mendengar informasi lowongan sebagai direktur di PT BPRS Baktimakmur Indah, ia bergegas mengirim lamaran kerja. Diperusahaan itu Widjijanto diterima sebagai direktur.

Punya latarbelakang hukum tidak membuatnya kesulitan beradaptasi dalam dunia perbankan. Bahkan, dalam menghadapi nasabah ia lebih pede (confidence) karena tahu hukum transaksi. “Tapi saya belajar banyak di bidang ekonomi. Saya bisa dikatakan mengatasinya,” pungkasnya. ins

Article source: http://www.tribunnews.com/2013/02/01/hujan-batu-di-hotel-emerald-medan


Terapkan 'Smarter, Harder, dan Faster'

Monday, June 24, 2013

Raja Arab Ubah Hari Libur Jadi Jumat-Sabtu

Metrotvnews.com, Arab Saudi: Raja Arab Saudi Abdul Aziz Al Saud mengubah hari libur nasional menjadi Jumat dan Sabtu. Keputusan itu untuk mendekatkan dengan kebiasaan hari libur di masyarakat global, Sabtu dan Minggu.



Dalam surat keputusan Raja Arab Saudi yang dikeluarkan Minggu (23/6), Raja Abdullah menetapkan hari kerja akan berlangsung sepanjang Minggu hingga Kamis. Sementara hari libur akan berlangsung pada Jumat dan Sabtu.



Alasannya, perubahan hari libur untuk untuk memaksimalkan potensi ekonomi negaranya. Hari libur yang mendekati kalender internasional itu akan berlaku efektif pada 28 Juni.



Selama ini, negara emas hitam itu memiliki hari kerja dari Sabtu hingga Rabu. Sementara akhir pekan jatuh pada Kamis dan Jumat.



Ketetapan Raja Abdullah itu tentu menuai dukungan dari golongan konservatif Islam. Sebab, pemberlakuan hari libur selama ini membuat negara kehilangan potensi ekonomi.



“Kami akan segera mengadaptasi hari libur seperti bangsa Yahudi dan Kristiani,” ujar pebisnis ternama di Arab Abdul Rahman Al Jeraisy yang telah mengusulkan sejak tahun 2007. Kalangan pebisnis menyambut positif terkait dengan efektivitas dan efisiensi serta kedekatan dengan jadwal bisnis mereka dengan kalender di luar Arab Saudi.



Dekrit Raja itu juga menjelaskan, perubahan ini tentu saja akan mengubah sejumlah jadwal pelayanan publik di negara Muslim terbesar di dunia. Bursa Efek Saudi, Bank Sentral Saudi, dan lembaga keuangan serta kementerian keuangan berencana akan mulai mengefektifkan hari libur itu mulai 29 Juni. Sementara institusi pendidikan akan memberlakukan aturan ini mulai tahun ajaran baru.



“Perubahan kalender libur yang sejalan dengan negara-negara lain di dunia ini akan memberikan keuntungan bagi kerajaan terutama dari sisi ekonomi,” ujar Raja Abdullah dalam dekritnya.



Jumat tetap menjadi hari libur karena ibadah utama umat Muslim. Dengan perubahan masuk kerja di hari Minggu, Arab Saudi menyusul Oman, sekaligus negara terakhir dalam Gulf Cooperation Council yang meninggalkan liburan di Kamis dan Jumat.



Menurut pemberitaan media lokal, penguasa Saudi memutuskan hal tersebut untuk menyesuaikan dengan berbagai kebijakan dan bagian dari semacam proses adaptasi dengan komitmen internasional. (Daniel Wesly Rudolf)



Editor: Henri Salomo Siagian



Share:






 


cbn



Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/06/24/mowgxd-komunitas-muslim-di-bhutan-terus-bertambah-bagian3-habis


Raja Arab Ubah Hari Libur Jadi Jumat-Sabtu

Monday, December 17, 2012

Penggunaan Anggaran Harus Mampu Turunkan Kemiskinan dan Pengangguran

Anggaran pemerintah di Aceh pada 2013 terdiri dari Satker Vertikal Kementerian/Lembaga Rp7,599 triliun, dekonsentrasi Rp449,2 miliar, Tugas Pembantuan Rp554,4 miliar, Urusan Bersama Rp481,3 miliar, transfer ke daerah untuk provinsi Rp8,190 triliun serta untuk kabupaten/kota Rp14,182 triliun.

Penyerahan DIPA di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur itu dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol Herman Effendi, Kajati TM Syahrizal SH, Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda, Kasdam Iskandar Muda dan Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Aceh Achmad Saifuddin.

Dari 23 bupati/walikota di Aceh, hanya 20 di antaranya yang hadir menerima langsung DIPA, sementara tiga kepala daerah tidak hadir dan diwakili sekda. Belum ada penjelasan dan alasan terkait ketidakhadiran mereka.

Penyerahan DIPA secara simbolis, pertama diterima instansi vertikal seperti Kodam Iskandar Muda, Kejaksaan Tinggi Aceh, Polda, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Kanwil Kementerian Agama Aceh, Universitas Syiah Kuala, IAIN Ar-Raniry menyusul para bupati/walikota.

Terkait dengan penyerahan DIPA tahun 2013 ini, Gubernur Zaini meminta bupati/walikota dan pimpinan SKPA/SKPK agar menggunakan dengan sebaik-baiknya dana pembangunan ini, dengan berlandaskan pada peningkatkan kualitas kesejahteraan rakyat, menurunkan jumlah penduduk miskin Aceh sebesar 2 persen per tahun dan penciptaan lapangan pekerjaan serta kesempatan berusaha sebagai upaya menurunkan jumlah pengangguran dari 9,10 persen menjadi 7 persen.

Data BPS menyebutkan, tingkat kemiskinan di Aceh sebesar 19,46 persen atau jauh di atas nasional yang hanya 11,5 persen dan tingkat pengangguran 9,10 persen. Aceh tentu tidak ingin memberi kontribusi besar untuk data kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Karenanya, kerja keras sangat dibutuhkan agar tingkat pengangguran dan kemiskinan di Aceh bisa menurun, dengan demikian Aceh tidak lagi menjadi pemberat pertumbuhan ekonomi Indonesia melainkan Aceh menjadi pendorong dan atau kontributor percepatan peningkatan kualitas kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Untuk ini pastikan seluruh program harus tepat sasaran dan tepat guna dan tidak ada penyimpangan dalam penggunaannya,” harapnya.

Zaini menyatakan, sebagai bagian dari mewujudkan misi tatakelola pemerintah Aceh yang baik, perlu ditingkatkan kualitas sistem transparan dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pembangunan dengan membuka akses masyarakat dalam memperoleh informasi program-program pembangunan.

Stimulus

DIPA 2013 juga harus dijadikan sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi Aceh secara inklusif, merata, dan mendorong perbaikan kapasitas fiscal Aceh dalam mewujudkan kemandirian Aceh dalam anggaran pembangunan.

“Pastikan seluruh tahapan pelaksanaan program pembangunan sesuai dengan peraturan-perundang-undangan yang berlaku sehinggal kinerja kita dalam mengelola anggaran dapat meningkat dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian kita sudah menjalankan dan menerapkan nilai-nilai Dinul Islam dalam tatakelola pemerintah sebagai bagian dari upaya kita membenahi tatakelola pemerintahan Aceh,” terangnya.

Terkait semangat membangun Aceh sebagaima visi dan misi Gubernur/Wakil Gubernur Aceh, Doto Zaini membuka kesempatan yang luas kepada pelaku bisnis dan masyarakat internasional untuk dapat mendukung pendanaan pembangunan Aceh dengan bekerjasama secara kemitraan yang sehat, setara dan terbuka.

“Kami juga meminta kepada DPR-RI khususnya Badan Anggaran untuk memberikan perhatian khusus kepada Aceh, dana APBN yang lebih signifikan melalui DAU, DAK dan Dana Dekonsentrasi agar lebih banyak diprioritaskan kepada Aceh dalam rangka menghapus angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh,” jelasnya.

Diungkapkan, ada sejumlah kabupaten/kota di Aceh yang masih masuk kategori daerah tertinggal. Karenanya bagi daerah yang mendapat dana pembangunan untuk daerah tertinggal, supaya dapat menggunakan anggaran itu dengan tepat dan tidak lagi daerah tertinggal. “Saya berusaha, Aceh tahun 2017 nanti tidak ada lagi kabupaten yang masuk katagori daerah tertinggal dengan meningkatnya kualitas kesejahteraan rakyat dan kapasitas fiskal daerah,” jelasnya.

Hal lain yang paling penting adalah pembahasan APBA/APBK di tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan kabupaten/kota. Sesuai PP No.58/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, APBD 2013 di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia harus selesai paling lambat akhir tahun ini.

“Untuk ini, saya minta DPRA dan DPRK serta para bupati/walikota untuk dapat menetapkan APBA dan APBK sesuai PP 58/2005, tandas gubernur. (mhd)

Article source: http://travel.kompas.com/read/2012/12/17/06514727/Belum.ke.Kuala.Lumpur.Tanpa.ke.Menara.Kembar.Petronas


Penggunaan Anggaran Harus Mampu Turunkan Kemiskinan dan Pengangguran

Monday, April 1, 2013

Afghanistan: Keluar Total Bukan Suatu Pilihan

Seorang Tentara Afghanistan dan dua Tentara A.S. bersiap siaga di belakang
dinding lumpur di sebuah kamp di distrik Daman provinsi Kandahar pada bulan
September 2012. [AFP/GETTY IMAGES]

Banyak pihak memperkirakan tahun 2014 sebagai tahun di mana koalisi
Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dipimpin oleh Amerika Serikat akan keluar dari
Afghanistan. Sasaran itu tampaknya semakin tidak bisa dicapai mengingat keadaan
perang yang belum selesai. Gambaran ini terus berubah setiap harinya sebagaimana
halnya merespons kebutuhan akan sumber daya.

Pada awalnya, penunjukan A.S. atas Afghanistan sebagai sekutu terbaru
non-NATO yang utama mengantar ke gelombang transformasi. Gerakan itu sendiri tidak
saja mengikat baik warga Afghanistan dan Amerika untuk waktu yang lama tetapi juga
dapat melindungi kepentingan kedua negara tersebut di masa depan. Sementara itu,
berbagai kelompok kepentingan menunggu dengan tidak sabar di sisi barisan untuk
mengambil alih kepemimpinan.

Kondisi militer, keuangan, dan politik terkini menentukan bagaimana keadaan
akhir Afghanistan akan terbentuk.

Truk-truk pengungsi Afghanistan dari Pakistan tiba di pusat P.B.B. di
Kabul, di mana para pengungsi yang kembali diberi US$100 untuk memulai kehidupan
baru di Afghanistan. Walaupun mereka pengungsi Afghanistan, banyak dari mereka
dilahirkan di Pakistan, dan ini pertama kalinya mereka berada di Afghanistan.
[mandy clark]

Faktor Militer

Kehadiran pasukan Amerika di Afghanistan, setelah mengalami peningkatan,
berjumlah 68.000 lebih pada bulan September 2012. Pada tahun 2013, jumlahnya mulai
menyusut sedikit demi sedikit, tetapi jumlah akhir tetap menjadi rekaan setiap
orang. Banyak pihak mengatakan jumlah mereka sebanyak 50.000; yang lain mengatakan
perhitungan yang realistis adalah 25.000 sampai 30.000 tentara.

Jadi, mengapa Tentara A.S. diperlukan berada di bumi Afghanistan saat
terdapat lebih dari 350.000 pasukan keamanan Afghanistan, menurut perhitungan Gedung
Putih A.S.?

Dari jumlah pasukan ini, Afghan National Army (ANA) atau Angkatan Darat
Afghanistan hanya 122.000 orang dan dilatih oleh koalisi internasional. Pelatihannya
singkat, dan mereka adalah Tentara muda dan kurang berpengalaman. Semua milisi lama
tidak dimasukkan ke dalam militer setelah dilakukan suatu eksperimen untuk
memasukkan mereka ke dalam pasukan biasa gagal. Mereka kesulitan memahami struktur
komando Angkatan Darat. Pada saat dilakukan suatu operasi di daerah mereka, mereka
sudah jauh terlalu mengakar dalam politik lokal.

Seorang ayah dan anak Afghanistan mengumpulkan kayu bakar di Badakhshan,
provinsi di utara Afghanistan. Kekurangan gizi menjadi penyebab utama kematian
bagi anak-anak dan balita di wilayah ini. [Mandy Clark]

Jadi, dengan jumlah Angkatan Darat Afghanistan sebesar 122.000, akan tidak
mungkin untuk melindungi negara dari ancaman dalam atau luar negeri. Risiko keduanya
sangat jelas. (lihat kolom samping pada halaman 53 dan 54).

Idealnya, tujuan dari setiap militer adalah untuk melindungi perbatasan
internasionalnya. Namun dalam kasus Afghanistan, operasi militer terutama ditujukan
untuk memerangi ancaman dari dalam negeri.

Menurut skenario, Amerika berusaha keras untuk tidak harus menapakkan jejak
sepatu bot mereka. Melainkan, mereka berencana untuk memberikan jaringan intelijen
yang kuat untuk memberi rakyat Afghanistan intelijen teknis yang dapat diandalkan
untuk melawan setiap serangan atas kedaulatan bangsa mereka.

Strategi ini merupakan bagian dari tujuan A.S. untuk mencegah serangan 11
September yang lain di dalam negeri. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen
mereka untuk mencegah Pakistan menggunakan kedalaman fungsi Afghanistan untuk
mengembangkan kembali suatu wilayah terorisme yang strategis sekali lagi. Amerika
Serikat juga akan meninggalkan perlengkapan kontraterorisme handal yang mampu
bertindak dalam intelijen bila rakyat Afghanistan meminta bantuan dalam menghadapi
ancaman.

Polisi Nasional Afghanistan melakukan latihan dalam upacara wisuda di
sebuah pusat pelatihan polisi di provinsi Laghman pada 20 September 2012.
Negara-negara NATO berencana untuk menarik pasukan perangnya secara
besar-besaran pada akhir tahun 2014 setelah penyerahan bertahap kepada Angkatan
Darat dan polisi Afghanistan. [AFP/GETTY IMAGES]

Kemitraan strategis A.S.-Afghanistan telah ditandatangani, tetapi jumlah dan
bentuk pasukan kontraterorisme yang tepat masih belum pasti. Apapun masalahnya,
pasukan itu akan cukup besar dalam menangani setiap ancaman besar yang dapat merusak
kedaulatan Afghanistan. Penetapannya akan didasarkan pada apa yang diinginkan oleh
rakyat Afghanistan dan sumber-sumber daya apa yang akan diberikan oleh Amerika
Serikat.

Ada cukup banyak tekanan dari Pakistan, Iran, dan Timur Tengah yang digunakan
untuk mengurangi kehadiran Amerika. Perhitungan akhir Pasukan akan berupa apa yang
masuk akal bagi Amerika.

Prospek Ekonomi

Peluang finansial tampak benar-benar kurang jelas di Afghanistan. Walaupun
Afghanistan saat ini merupakan sebuah tempat yang sulit secara keuangan dengan gross
domestic product (GDP) atau produk domestik bruto sekitar US$20 miliar, negara ini
dapat mencapai potensinya dengan mengembangkan sumber-sumber dayanya secara cerdas.

Seorang anak lelaki Afghanistan dari Bamiyan menunggu di luar klinik medis
yang didirikan oleh USAID. [MANDY CLARK]

Kekayaan sumber daya mineral Afghanistan, yang diperkirakan sebesar US$1
triliun, dapat mengubah keadaan ekonominya. Kajian detail dari Pentagon A.S.
membantu menentukan kemampuan kekayaan mineral tersebut. Afghanistan dapat menjadi
pusat dunia dalam penyediaan litium, yang terutama digunakan dalam komputer,
demikian pendapat para pakar. Sebagaimana dijelaskan oleh menteri Afghanistan, “Ini
dapat menjadi tulang punggung perekonomian Afghanistan.”

Namun demikian, menjalankan operasi pertambangan dapat menjadi problematik
bagi Afghanistan. Negara ini kurang berpengalaman dalam mengurus kontrak-kontrak,
dan usaha seperti ini rawan korupsi. Pada awalnya, Taliban dan berbagai panglima
perang ingin mengambil alih sumber-sumber daya pertambangan dan meraup laba bagi
mereka sendiri. Meskipun sumber-sumber daya tersebut tetap di bawah pengawasan
pemerintah, negara-negara dan perusahaan-perusahaan lain dapat dengan mudah
mengeksploitasi Afghanistan karena rakyat Afghanistan sendiri tidak berpengalaman
dalam mengembangkan usaha-usaha sumber daya mineral. Selain itu, pendistribusian
laba secara adil kepada rakyat membawa tantangan-tantangan yang menakutkan.

Seorang bocah lelaki berumur 11 tahun bekerja sebagai pedagang buah di
Bamiyan. Ayahnya sakit parah untuk dapat menjajakan jualannya. Stabilitas
ekonomi diperlukan bagi Afghanistan untuk berkembang. [MANDY CLARK]

Jalur pipa Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan-India (TAPI) juga dapat menjadi
suatu sumber energi dan pendapatan yang penting bagi rakyat Afghanistan. Jalur pipa
ini akan terbentang sepanjang 735 kilometer di wilayah Afghanistan dan menghasilkan
pemasukan pasti sebesar US$400 juta setiap tahunnya. Ini akan menghasilkan 14 juta
standar meter kubik gas setiap hari, yang menjadikan Afghanistan kurang bergantung
kepada Rusia untuk kebutuhan energinya.

Lebih banyak energi juga berarti jalur pipa ini akan membantu menaikkan GDP.
Diperkirakan 12.000 personel keamanan Afghanistan akan ditugaskan untuk mengamankan
pipa saluran ini.

Realitas Politik

Eksistensi dalam dunia politik menentukan segalanya di Afghanistan. Siapa
yang duduk di Kabul dan menunjukkan kemampuan untuk melakukan transaksi dengan
komunitas internasional akan memegang kekuasaan—dan uang. Uang sangat penting di
Afghanistan. Saya ingat ketika berdiri di garis depan antara Taliban dan pasukan
Aliansi Utara di suatu pagi, ketika saya melihat tank-tank berjalan dari arah
Taliban menuju ke arah Aliansi Utara. Dalam waktu 20 menit, tank-tank itu melintasi
garis depan dan kemudian mengarahkan moncong-moncongnya ke Taliban.

Para pedagang dari Tajikistan dan Afghanistan menjual barang-barang mereka
di sebuah pasar mingguan yang digelar sepanjang perbatasan. Stabilitas ekonomi
diperlukan oleh Afghanistan untuk berkembang. [MANDY CLARK]

Sehari sebelumnya, para komandan Aliansi Utara telah menyerahkan ratusan ribu
dolar kepada para komandan Taliban dan membujuk mereka untuk tidak lagi berperang
dengan Taliban. Kehilangan divisi bersenjata mereka merupakan akhir permainan bagi
Taliban. Di hari-hari selanjutnya, Aliansi Utara masuk dan merampas jajaran-jajaran
yang tersisa.

Saat itu yang berperan adalah uang, dan bahkan kini uang memainkan peranan
yang sangat penting di Afghanistan. Selain pertanian, tidak ada yang dapat
menghasilkan pemasukan. Yang dulunya telah hilang dari Afghanistan sekarang kembali:
menanam bunga madat untuk produk-produk opium. Menanam bunga madat telah musnah
karena Taliban secara fisik membakar ladang-ladang dan monopolinya. Sekarang dengan
lengsernya Taliban dan Amerika tidak ingin terlibat dalam hal-hal yang sepele,
pertanian bunga madat tersebut menopang para tuan tanah feudal.

Namun demikian, Afghanistan telah lebih maju dibandingkan dengan waktu
sebelumnya. Terdapat partai-partai politik dan lawan-lawan yang serius: Ada Abdullah
Abdullah, seorang dokter medis dan diplomat kawakan untuk perjuangan pembebasan
Afghanistan dari Taliban, dan ada Ramazan Beshardost, seorang Hazara yang lurus dan
jujur tetapi tidak terkait dengan suku manapun.

entara Angkatan Darat Nasional Afghanistan berpartisipasi dalam pembangunan
dan prosedur pemeliharaan persenjataan dengan Pasukan A.S. di Camp Hero di
provinsi Kandahar pada 10 September 2012. [AFP/GETTY IMAGES]

Masih ada panglima-panglima perang seperti Ahmed Rashid Dostum, Amin Fahim,
dan Gulbuddin Hekmatyar, yang akan tetap menentukan arah pemerintahan di masa depan.

Amerika telah berhadapan dengan semua kelompok ini dan membuat sebagian besar
dari mereka sejalan. Namun, gabungan politik-militer seperti Taliban dan Hekmatyar
akan tetap menjadi masalah besar.

Sebuah laporan terakhir mengatakan bahwa kelompok-kelompok pecahan Taliban
bersedia membiarkan Amerika tetap tinggal asalkan Presiden Hamid Karzai turun.
Sebelumnya, Taliban mengatakan Amerika harus sepenuhnya keluar dari Afghanistan agar
mereka dapat menyatakan gencatan senjata. Sesungguhnya, berunding dengan kelompok
pecahan tidak masuk akal karena Taliban bukanlah kelompok tunggal yang terpadu.
Mullah Omar yang bermata satu memiliki pengikut terbesar, tetapi ada orang-orang
lain yang telah memisahkan diri dari kelompok ini.

Taliban dan Amerika telah mulai berunding namun kurang berhasil. Taliban
menginginkan pembebasan para pejabat kunci mereka dari Guantanamo Bay. Amerika tidak
setuju hal ini menjadi titik awal perundingan. Cepat atau lambat, kedua pihak akan
harus bersikap praktis dalam apa yang mereka ingin capai dan dapat capai.

Amerika menginginkan Taliban datang ke meja perundingan dan setuju dengan
politik pemilu. Taliban ingin melihat Amerika keluar sepenuhnya. Hal ini tidak
dimungkinkan bila Afghanistan yang aman adalah tujuannya.

Dengan Amerika keluar sepenuhnya, hal ini akan meninggalkan terlalu banyak
pemain untuk berebut kendali dari kekosongan ini. Menarik Afghanistan keluar dari
kekacauan berikutnya akan menjadi lebih sulit daripada memulihkan
tantangan-tantangan yang ada saat ini.

Keluar Atau Tidak Keluar

Semua perilaku yang terjadi di Afghanistan tampaknya akan teatp berlanjut
sementara berbagai kelompok kepentingan berusaha mengambil kekuasaan.
Serangan-serangan yang terus terjadi pada pasukan A.S. hanya dimaksudkan untuk
mengirimkan pesan yang kuat kepada Amerika untuk berkemas dan pergi. Namun,
serangan-serangan ini tidak berjalan lama, dan semua kelompok akan menyadari bahwa
mereka tidak akan dapat menakuti koalisi internasional dengan beberapa serangan yang
mematikan.

Penarikan dari Afghanistan dapat berarti meninggalkan ruang yang besar dan
tak terkendali dari mana kumpulan teroris berikutnya dengan kemampuan untuk
menimbulkan bencana yang bahkan lebih besar dari tahun 2001 akan sekali lagi
membangun pimpinan mereka, dan kali ini tidak hanya dua menara saja.

Penarikan ini sesungguhnya bukanlah menjadi suatu pilihan bagi pihak manapun.
Keberhasilan dari penarikan ini akan bergantung pada siapa yang bersedia mengambil
langkah besar untuk mencapai perdamaian dan siapa yang dapat mempertahankan momentum
ini.

Ancaman Dalam Negeri

Taliban (Orde Quetta): Kelompok ini dipimpin oleh Mullah Omar yang bermata
satu, pemimpin Afghanistan sebelum perang 2001, memiliki dukungan dalam dan luar
negeri yang paling besar. Pasukan keamanan Pakistan dipercaya telah mendukung
kelompok ini selama bertahun-tahun sebagai keping tawar menawar untuk sebuah peranan
di Afghanistan setelah Amerika keluar.

Jaringan Haqqani: Kelompok ini yang dipimpin oleh Jalaludin dan Sarajudin
Haqqani adalah peninggalan dari serangan tiba-tiba Amerika ke Afghanistan selama
pendudukan Rusia. Haqqani, yang pernah menjadi tamu Gedung Putih, dikatakan banyak
pihak, saat ini didukung oleh pasukan keamanan Pakistan. Kelompok ini adalah salah
satu kelompok sayap kanan yang bertujuan untuk menimbulkan sebanyak mungkin korban
jiwa di pihak pasukan Amerika. Secara ideologi mereka sejalan dengan al-Qaeda dan
tidak mungkin ikut serta dalam solusi demokrasi apapun.

Hizb-i-Islami Gulbuddin (HIG): Faksi ini terutama mewakili aspirasi Gulbuddin
Hekmatyar sendiri. Ia menurut dugaan menjadi kaya karena uang Amerika; beberapa
pihak memperkirakan ia menerima bantuan Amerika sebesar US$600 juta melalui Pakistan
pada tahun 1980-an dan terutama tergantung kepada Pakistan dan beroperasi dari
Pakistan. Ia telah menjadi perdana menteri Afghanistan pada dua kesempatan dan
kemungkinan akan mencoba kembali berkuasa. Ia menghadapi oposisi dari bekas
pesaingnya, termasuk musuh-musuh bebuyutannya seperti almarhum Komandan Ahmad Shah
Massoud dari Aliansi Utara. Gulbuddin terus mempertahankan milisinya dan melancarkan
serangan-serangan untuk menyatakan eksistensinya.

Kriminal lokal: Kaum preman dan penjahat bermunculan dalam jumlah puluhan
ribu karena tidak adanya pekerjaan di Afghanistan. Setiap orang yang memiliki
senjata dan tidak bekerja melakukan penculikan demi uang tebusan dan mulai
mengumpulkan pajak lokal untuk memberi makan diri sendiri dan para kroninya.
Orang-orang kaya, orang asing, dan warga lokal dan pelancong yang tak berdaya
menjadi suatu sumber pendapatan. Modus operandi ini sudah menjadi kebiasaan sejak
dulu kala di Khyber. Sudah menjadi cara hidup bagi banyak orang.

Korupsi: Ini sudah menjadi masalah besar bagi Afghanistan. Dengan uang yang
telah dipompa ke negara ini, Afghanistan sebenarnya telah bisa direkonstruksi
berulang kali. Para politisi dan birokrat Afghanistan yang korup mengantongi
sebagian besar dari US$300 miliar bantuan Amerika. Banyak yang telah membeli vila
pribadi yang mewah di Dubai, Uni Emirat Arab, tempat perlindungan pajak. Tidak
banyak yang dicapai dengan US$300 miliar yang telah dihabiskan di Afghanistan.
Jalan-jalan berantakan, bahkan di Kabul.

Ancaman Luar Negeri

Pakistan: Salah satu negara yang terkena dampak terparah selama perang
bertahun-tahun ini adalah Pakistan. Negara ini benar-benar terlibat dalam operasi
anti-Rusia dan, selama proses itu, telah berubah menjadi pusat kegiatan militan dan
konsekuensinya terorisme. Banyak rakyat Afghanistan telah memilih tinggal di
Pakistan dan kini tinggal antara Afghanistan dan Pakistan. Hal ini telah menimbulkan
banyak masalah di antara rakyat Afghanistan dan Pakistan. Pakistan juga menggunakan
Afghanistan sebagai kedalaman strategisnya di tahun 1990-an dan telah terbiasa
memperlakukan Afghanistan seperti wilayahnya sendiri. Tetapi sikap semacam itu telah
menjadikan Pakistan sebagai ancaman bagi kedaulatan Afghanistan.

Al-Qaeda: Al-Qaeda yang terutama didanai oleh Arab Saudi telah menjadi
ancaman terbesar bagi dunia. Namun, mereka tidak menikmati perlindungan dari
pemerintah mereka. Dengan akses mudah ke dana-dana minyak, mereka mendanai
operasi-operasi terorisme besar. Walaupun supremasi mereka telah terganggu dengan
tewasnya Osama bin Ladin, mereka terus menjadi pusat otak dari terorisme yang
dilancarkan. Kemampuan mereka telah dimusnahkan melalui tekanan aliran uang, tetapi
mereka akan tetap mengancam eksistensi setiap struktur demokrasi. Mereka memiliki
pengikut yang besar karena mereka telah mendanai kelompok-kelompok selama lebih dari
20 tahun.

Tarik-i-Taliban Pakistan: Kelompok ini terutama lahir dari peralihan
peristiwa-peristiwa tahun 2001 ketika pemerintah Pakistan mengarahkan senjatanya
kepada Taliban, yang pernah didukungnya. Taliban kemudian melarikan diri ke dalam
Wilayah-Wilayah Suku yang Diatur Pemerintah Federal Pakistan dan menciptakan
jaringan ini. Selain memerangi apa yang mereka pandang sebagai hegemoni Kristen dan
Yahudi, mereka berpendapat bahwa mereka dilahirkan untuk membuat suatu uji internal
dalam pemerintah Pakistan dan membawa Pakistan ke jalan Islam yang lebih puritan.
Mereka beroperasi di perbatasan Afghanistan dan, oleh karena itu, menjadi saluran
bagi setiap operasi yang terjadi di antara Afghanistan dan Pakistan dan perlu
dukungan mereka. Hal ini menopang mereka secara finansial, memberi mereka akses
kepada persenjataan dan mengamankan eksistensi mereka dalam operasi-operasi al-Qaeda
yang lebih besar. Mereka telah dituduh bertanggung jawab atas percobaan pengeboman
mobil Times Square 2010 di New York City.

Bagilah Artikel Ini


id, article, email

Belum ada komentar untuk artikel ini. Anda ingin menjadi yang pertama?

 

Terima kasih atas komentar Anda!

Tuesday, February 26, 2013

Perusahaan wajib diboikot

Organisasi muslim inminds di Inggris melansir perusahaan-perusahaan berserta produk mereka masuk dalam daftar boikot. Alasannya, perusahaan-perusahaan itu membantu Israel, menanamkan modal di Israel, atau memiliki kaitan dengan pengusaha atau perusahaan Israel.

Berikut daftar perusahaan wajib diboikot pada tahun lalu, seperti dilansir situs inminds.co.uk.

AOL Times Warner

Produk dan perusahaan afiliasi: AOL Internet, majalah Time, majalah Life, penerbitan Time-Life, CNN, ICQ (program obrolan di Internet).

Sebanyak 30 persen dari total investasi AOL di Israel. Selama satu dekade terakhir, mereka telah menanam modal lebih dari USD 0,5 miliar di negara Zionis itu. Pada 1998, mereka membeli Mirabilis, perusahaan Israel pe,mbuat ICQ, senilai USD 287 juta.

Apax Partners Co. Ltd.

Produk dan perusahaan afiliasi: Merlin Entertainment Group, Stead Simpson Group, Brands Hatch Leisure Holdings, easyEverything Limited, Yell, Jonny Rockets Group, Protection One, Sunglass Hut, Greenbacks.

Pada 2000, Apax berinvestasi USD 100 juta di israel dan berencana menambah menjadi USD 600 juta dalam tiga tahun.

Coca Cola

Perusahaan ini menghasilkan tiga ribu mereka, di antaranya Coca-Cola, Coca-Cola Zero, diet Coke, Sprite, Fanta, Lilt, Dr Pepper, Oasis, Kia-Ora, Schweppes, Five Alive, Minute Maid, Roses, Powerade, Relentless, Malvern, glacéau vitaminwater.

Sejak 1996, Coca Cola dipandang sebagai penyokong sejati Israel. Mereka memiliki kantor pusat di kota yang sama dengan gedung konsulat Israel, yakni di Kota Atlanta, Amerika Serikat. Mereka juga mempunyai hubungan dekat dengan Dewan Dagang Amerika-Israel (AICC), juga sama-sama bermarkas di Atlanta.

Pada 1997, misi ekonomi Israel memberi Coca Cola penghargaan the Israel Trade Award Dinner lantaran selama tiga dasawarsa menyokong negara Bintang Daud itu dan menolak keputusan Liga Arab untuk memboikot Israel.

Pentolan Coca Cola juga masuk dalam petinggi AICC. Sebagai balasan, perusahaan ini membiayai seluruh kegiatan AICC. Mereka juga mensponsori pemberian penghargaan oleh AICC terhadap individu atau kelompok atas jasa-jasa mereka terhadap Israel.

Selama lima tahun berturut-turut (1991-1996), agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) bernama Moshe Wertheim memimpin AICC Dia bersama bos Coca Cola yang meninggal pada Desember 1998, Abraham Feinberg, membawa masuk ke Coca Cola ke Israel. Wertheim sekarang memimpin Coca Cola Israel.

Coca Cola Israel merupakan perusahaan makanan dan minuman terbesar ketiga di negara Yahudi itu. Mereka memiliki kawasan pertanian di permukiman ilegal Shadmot Mechola, Lembah Sungai Yordania, dan kawasan industri Katzenin di daerah pendudukan Dataran Tinggi Golan.

Cater Pillar

Masuk dalam daftar boikot lantaran buldoser-buldoser buatan perusahaan ini dipakai buat meratakan rumah-rumah milik warga Palestina.

Danone

Produk dan perusahaan afiliasi: Strauss dairy, Danone yogart, Jacob biscuits, HP foods, Evian, Volvic, Galbani, LEA PERRINS, LU Biscuits.

Pada Juli 1998, Danone membuka fasilitas penelitian dan pengembangan di Israel. mereka memiliki seperlima saham di perusahaan makanan terbesar kedua di negara itu, Strauss Group. Danone Israel menjadi pemasok utama produk Danone di Timur Tengah.

Walt Disney

Produk dan perusahaan afiliasi: Disneyland, EuroDisney, Disney Products.

Pameran bertajuk Walt Disneys Millennium di the Epcot Centre, Florida, Amerika Serikat, menggambarkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Padahal, menurut resoludi Dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa nomor 242, 237, dan 405, Yerusalem berada dalam status internasional dan tidak bisa menjadi ibu kota Israel.

Liga Arab berencana memboikot pameran itu, namun di menit-menit akhir niat mereka digagalkan oleh Pangeran Walid bin Talal dari Arab Saudi. “Jika kita memboikot Disney, Israel akan menang karena itu akan membuat citra kita negatif di Amerika Serikat,” kata pemilik saham di Euro Disney ini.

Hampir 200 ribu warga Arab melawat ke Disney saban tahun dan hubungan dagang perusahaan itu dengan Timur Tengah menghasilkan USD 100 juta per tahun.

Estee Lauder

Produk dan perusahaan afiliasi: Aramis, Clinique, DKNY, Presciptives, Origins Natural Resources, MAC Cosmetics, La Mer, Bobbi Brown Essentials, Tommi Hilfiger, Aveda, Stila Cosmetics, Jo Malone, Bumble and Bumble, Kate Spade.

Sang pemilik, Ronlad Lauder, pernah menjabat ketua the Conference of Presidents of Major American Jewish Organizations. Dia kini memimpin Dana Nasional yahudi (JNF) yang berusaha membuat penjajahan Israel terhadap Palestina sah di mata hukum internasional.

Home Depot

Produk dan perusahaan afiliasi: Home Depot retails stores, EXPO Design Centers, Villager’s Hardware stores, Apex Supply Company, Georgia Lighting, Maintenance Warehouse, National Blinds and Wallpaper.

Pemilik Home Depot, Bernard Marcus, merupakan pegiat Zionis. Dia sekarang mengepalai Ernet, sebuah jaringan media pro-Israel yang bertugas memastikan semua media di Amerika serikat tetap mendukung Israel.

IBM

Perusahaan ini menanamkan modal besar di Israel dan mempekerjakan sekitar 1.700 orang di sana. “Tanah terjepit dan berlimpah ide ini sangat penting buat IBM,” kata Wakil Presiden Senior IBM Lawrence Ricciardi dalam wawancara khusus dengan surat kabar the Jerusalem Post. IBM beroperasi di Israel sejak 1949, setahun setelah Israel berdiri.

Intel

Produk dan perusahaan afiliasi: Processors – Celeron, Pentium, Itanium, etc, Motherboards, Chipsets, Adapters, Controllers, Network Products, Wireless components, Embeded Products, Software Development Tools.

Intel adalah salah satu pendukung terbesar Israel. Pusat riset dan pengembangan di luar Amerika Serikat pertama dibuka di Kota Haifa pada 1974. Sejak itu, mereka terus menambah nilai investasi di negara ini.

Johnson Johnson

Mereka telah membeli perusahaan Israel, Biosense, seharga USD 400 juta.

Kimberly-Clark

Produk dan perusahaan afiliasi: Kleenex, Kotex, Huggies, Andrex.

Lewis Trust Group Ltd.

Produk dan perusahaan afiliasi: River Island, Isrotel hotels in Palestine, Ibrotel hotels in Spain/Portugal, Britannia Pacific Properties.

Sang pemilik David Lewis, dikenal sebagai penyokong Israel. Dia aktif menggalang dana buat Dana Nasional Yahudi (JNF). Dia juga anggota Dewan Bisnis Inggris-Israel (IBBC).

The Limited Inc.

Produk dan perusahaan afiliasi: Express (667 stores), The Limited (389 stores), Lerner New York (560 stores), Structure (469 stores), New York and Company (79 stores), Mast Industries (apparel manufacturer), Intimate Brands, Inc. meliputi Victoria’s Secret, Bath Body Works, White Barn Candle Company, Henri Bendel (Fifth avenue – single store).

Perusahaan ini telah memiliki lebih dari 2.800 toko di seluruh dunia dan lima merek ritel khusus ternama.

Pemilik the Limited Inc. Les Wexner adalah seorang Zionis. Dia anggota dewan direktur Ernet, perusahaan media pro-Israel yang bertugas memastikan seluruh media di Amerika Serikat tetap membela negara Zionis itu.

Pada 1984, Wexner termasuk 200 orang paling tajir yang membentuk Yayasan Wexner dengan misi memperkuat kepemimpinan Yahudi di Amerika Utara dan israel.

Yayasan ini memiliki program beasiswa bagi sepuluh pejabat Israel saban tahun untuk belajar di Universitas Harvard. mereka juga membiayai perjalanan para pemuda keturunan Yahudi Amerika ke Israel tiap tahun dengan nama program Birtright Israel.

L’Oreal

Produk dan perusahaan afiliasi: Giorgio Armani Perfumes, Redken 5th Avenue NYC, Lancome Paris, Vichy, Cacharel, La Roche-Posay, Garnier, Biotherm, Helena Rubinstein, Maybelline, Ralph Lauren Perfumes, Carson.

Amerika Serikat pada 1995 pernah mendenda perusahaan ini USD 1,4 juta karena mengirim surat kepada Liga Arab. Mereka mengaku telah menghentikan produksi di negara itu.

Selepas itu, investasi dan hubungan dagang L’Oreal dengan Israel terus berkembang. Kongres Yahudi Amerika (AJC) menyatakan sangat puas dengan perusahaan ini. L’OREAL telah menjadikan Israel sebagai pusat dagang di Timur Tengah.

Marks Spencer

Produk dan perusahaan afiliasi: MS stores, St. Michaels.

Sejak awal kelahirannya, Marks Spencer memang sangat terkait gerakan Zionis. Mantan bos, Lord Marcus Sieff, pernah menulis salah satu tujuan dasar berdirinya perusahaan itu adalah membantu pertumbuhan ekonomi Israel. Mereka membantu negara itu dengan nilai dagang saban tahun USD 233 juta.

McDonald’s

The Jewish United Fund menyebut McDonald sebagai perusahaan besar penyeokong setia Israel. Lembaga ini bekerja untuk memelihara dukungan militer, ekonomi, dan diplomatik Amerika Serikat atas negara Zionis itu.

Hingga 1996, McDonald’s memiliki 125 restoran di seantero Israel. Mereka memiliki kebijakan memceat karyawan ketahuan berbahasa Arab. Aturan ini menuai korban pada 2004, ketika seorang karyawan beretnis Arab diketahui berbincang menggunakan bahasa ibu mereka dengan pekerja lain.

Restoran pertama McDonald’s di Timur Tengah adalah di Israel, dibuka pada 1993. Siapa pun direktur utama McDonald’s otomatis menjadi direktur kehormatan di Dewan Dagang Amerika-Israel (AICC).

Motorola

Perusahaan ini memasok kebutuhan militer Israel, mulai dari sistem bom, peluru kendali, sistem komunikasi militer, radar dan kamera pengintai, serta jaringan telepon seluler di seluruh permukiman Yahudi. Motorola mulai menanamkan modal sejak Israel merdeka pada 1948.

Nestle

Produk dan perusahaan afiliasi: Nescafé, Perrier, Vittel, Pure Life, Carnation, Libby’s, Milkmaid, Nesquik, Maggi, Buitoni, Crosse Blackwell, Milkybar, KitKat, Quality Street, Smarties, After Eight, Lion, Aero, Polo Shreddies cereal, KitKat, Quality Street, Smarties, Baci, After Eight, Baby Ruth, Butterfinger, Lion, Aero, Polo, Frutips, Felix (makanan kucing).

Nestle adalah perusahaan makanan terbesar sejagat. mereka menguasai 53,8 persen saham perusahaan produsen makanan ternama Israel, Osem, senilai USD 850 juta. Nestle juga memiliki 30 persen saham di

L’Oreal.

News Corporation Limited

Produk dan perusahaan afiliasi:

Fox TV Network (85% share)
20th Century Fox Films, Fox Kids, etc
Sky TV Network

Star TV Network:
hindi channels, chinese channels (Phoenix), Granada (uk), CNBC

National Geographical, Weekly Standard Newspaper, TV Guide, News of the World (UK)
The Sun (UK), The Times (UK), Sunday Times, Times Educational Suppliment (TES), etc
The Telegraph (Australia), Gold Coast Bulletin, Herald Sun, Newsphotos, Sunday Herald, Sunday Mail ..etc… lots more Australian papers!
The New York Post (US)newspaper, Harper Collins Book Publishers, Ragan Books, Zondervan, Nursery World, Rawkus, NDS, Mushroom Records, ChinaByte.com, Festival Records.

Perusahaan milik Rupet Murdoch ini menanam modal sangat besar di Israel. News Corporation dipuji sebagai satu dari tiga perusahaan di Amerika Serikat setia menyokong negara Zionis itu. Mereka memiliki perusahaan teknologi digital berkantor di Yerusalem.

Nokia

Manajer Umum Nokia Lars Wolf menegaskan perusahaannya benar-benar berfokus pada israel dalam semua perspektif. Pada Desember 2000, mereka menggelontorkan USD 500 juta buat meningkatkan investasi di negara itu.

Revlon

Produk dan perusahaan afiliasi: Revlon cosmetic products, New World Entertainment, Forbes.

Sang pemilik, Ronald Perelman adalah seorang Zionis. Dia menyokong semua kegiatan Zionis, termasuk menjadi pengelola dana di The Simon Wiesenthal Center yang menggunakan Holocaust untuk mrmpromosikan Zionisme dan Israel.

Sara Lee

Produk dan perusahaan afiliasi: Hanes, Hillshire Farm, Playtex, Champion, Leggs, Jimmy Dean, Douwe Egberts, Sara Lee Bakery, Bryan, Dim, Ambi Pur, Ball Park, Bali, Superior Coffee, Just My Size, Kiwi, Maison Cafe, Aoste, Nur die, Pilao, Lovable, Outer Banks, Wonderbra, Sanex, Pickwick, Gossard, Body Mist, Brylcreem, Aqua Velva, Radox.

Sara lee menguasai 30 persen saham perusahaan tekstil ternama Israel, Delta Galil.

Siemens

Selfirdges

Mereka mengimpor produk dari permukiman yahudi ilegal di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan label Buatan Israel.

Starbucks

Produk dan perusahaan afiliasi: kedai kopi Starbucks (4.709 lokasi di seluruh dunia), Produk kopi, cokelat, es krim, dan biskuit Starbucks, Seattle Coffee Company in the United Kingdom with more than 60 retail locations (aquired 1998), Pasqua Inc., a San Francisco based coffee retailer in (aquired 1998), Hear Music, a San Francisco based music company (aquired 1999), Tazo®, a Portland, Oregon based tea company (aquired 1999).

Bos Starbucks Howard Shultz dikenal sebagai pegiat Zionis. kementerian Luar negeri Israel memuji dia lantaran propagandanya menyokong negara itu.

Timberland

Bos Timberland Jeffrey Swartz mengunjungi Israel beberapa hari setelah pembantaian warga Palestina di Kota jenin, Tepi Barat, April 2002. Dia juga anggota dewan direksi Birtright Israel yang mengirim seribuan orang Yahudi ke Israel saban tahun. Dia giat dalam kegiatan pengumpulan dana bagi kepentingan negara Zionis itu.


{paging_prev_label}

{paging_next_label}


Article source: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/29/316324/284/1/Dua-Posisi-Kabinet-Kosong-Momentum-Reshuffle-Kabinet


Perusahaan wajib diboikot

Thursday, December 8, 2016

MTQ Mualaf Sukses, Kemenag Kaltara Salut

PROKAL.CO, TARAKAN - Sebagai puncak acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-2 Mualaf Kota Tarakan 2016, Minggu (6/11) dilaksanakan penutupan dan pemberian hadiah kepada para pemenang.  

Event tahunan yang digelar atas kerja sama Baznas Tarakan dan Kementerian Agama Kota Tarakan itu secara resmi ditutup oleh Wali Kota Tarakan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkot Tarakan Ir. Jamaluddin. 

Hadir juga Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara H.Suriasyah, S.Ag, M.Pd. pejabat Kaltara yang baru dilantik bulan lalu itu secara khusus datang menyaksikan langsung MTQ Mualaf yang diketahuinya hanya ada satu-satunya di Indonesia. 

“Yang saya tahu ini hanya ada di Kota Tarakan, belum pernah ada di daerah-daerah lain. Tarakan ini memang luar biasa, meskipun kota kecil, di pulau yang kecil tetapi banyak mencetuskan gagasan-gagasan besar hingga di tingkat nasional,” puji Suriansyah dalam kesempatan sambutannya. 

Pejabat pertama di Kementerian Agama Kaltara ini merasa salut dan bangga atas sukses pelaksanaan MTQ Mualaf di Tarakan. Dirinya juga menjanjikan untuk memperjuangkan agar event tersebut dapat juga dilaksanakan di daerah lain se-Kaltara hingga ke tingkat provinsi.  “Insya Allah akan kami anggarkan nanti di Kementerian Agama Provinsi Kaltara, sehingga tahun depan atau di tahun berikutnya sudah bisa dilaksanakan MTQ yang sama di tingkat provinsi,” katanya yang langsung disambut aplaus dari para tamu undangan yang hadir. 

Di ujung acara, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang dalam bentuk tropi, uang pembinaan ditambah hadiah dari donatur yaitu voucher menginap gratis di Swiss Belhotel, Royal, Paradise dan Galaxy Hotel, ditambah lagi tabungan dari Bank CIMB Niaga kepada seluruh pemenang I, II dan III. Kegiatan hiburan yang tak kalah menariknya adalah pembagian doorprize. Banyak hadiah menarik yang disediakan para donatur yaitu dari maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Hotel Tarakan Plaza, BRI, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, BPK, CV. Menara Baru Express, Butik Robbani, Cantique, A2 Tiara, Telkomsel, Toko Barokah H.Seni, PT. Telkom dan beberapa donatur perorangan. 

Panitia pelaksana Syamsi Sarman mengungkapkan kepada Radar Tarakan, pihaknya sengaja memfasilitasi para donatur untuk mensponsori kegiatan ini, agar syiarnya lebih semarak dan untuk menggembirakan para mualaf. 

“Sebetulnya sudah ada tropi kejuaraan dan uang pembinaan dari panitia, tapi kami upayakan ada tambahan hadiah lagi biar lebih semarak dan menggembirakan para peserta. Dan Alhamdulillah banyak dukungan hadiah dari para donatur termasuk untuk meramaikan acara ini dengan doorprize. Ada tiket Tarakan-Balikpapan plus menginap di hotel berbintang di Balikpapan, ada kulkas, jam dinding, paket busana muslim, dan lain-lain,” ungkap Syamsi. (adv/har)

"

| Mualaf | Sukses, | Kemenag | Kaltara | Salut | PROKAL | strong> | TARAKAN | Sebagai | puncak | acara | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | Kota | 2016 | Minggu | dilaksan | penutupan | pemberian | hadiah | kepada | para | pemenang | p> Event | tahunan | yang | digelar | atas | kerja | sama | Baznas | Kementerian | Agama | secara | resmi | ditutup | oleh | Wali | diwakili | Asisten | Bidang | Ekonomi | Pembangunan | Setkot | Jamaluddin | p> Hadir | juga | Kepala | Provinsi | Kalimantan | Utara | Suriasyah | pejabat | baru | dilantik | bulan | khusus | datang | menyaksikan | langsung | diketahuinya | hanya | satu | satunya | Indonesia | p> “Yang | saya | tahu | pernah | daerah | lain | memang | luar | biasa | meskipun | kota | kecil | pulau | banyak | mencetuskan | gagasan | besar | tingkat | nasional | puji | Suriansyah | dalam | kesempatan | sambutannya | p> Pejabat | pertama | merasa | salut | bangga | sukses | pelaksanaan | Dirinya | menjanjikan | untuk | memperjuangkan | agar | event | tersebut | dapat | provinsi |  “Insya | Allah | kami | anggarkan | nanti | tahun | depan | atau | berikutnya | katanya | disambut | aplaus | tamu | undangan | hadir | p> Di | ujung | panitia | membagikan | bentuk | tropi | uang | pembinaan | ditambah | donatur | yaitu | voucher | menginap | gratis | Swiss | Belhotel | Royal | Paradise | Galaxy | Hotel | lagi | tabungan | Bank | CIMB | Niaga | seluruh | Kegiatan | hiburan | kalah | menariknya | adalah | pembagian | doorprize | Banyak | menarik | disedi | maskapai | penerbangan | Sriwijaya | Plaza | Kantor | Pelayanan | Pajak | Pratama | Menara | Baru | Express | Butik | Robbani | Cantique | Tiara | Telkomsel | Toko | Barokah | Seni | Telkom | beberapa | perorangan | p> Panitia | pelaksana | Syamsi | Sarman | mengungkapkan | Radar | pihaknya | sengaja | memfasilitasi | mensponsori | kegiatan | syiarnya | lebih | semarak | menggembir | mualaf | p> “Sebetulnya | kejuaraan | upay | tambahan | biar | peserta | Alhamdulillah | dukungan | termasuk | meramaikan | dengan | tiket | Balikpapan | plus | hotel | berbintang | kulkas | dinding | paket | busana | muslim | ungkap | (adv | har)< | p> |

Thank You Very Very Much for Read this News

Saturday, October 19, 2013

Kelompok Cipayung Siap Kawal Tahapan Pemilu 2014

Bengkulu – Lima organisasi mahasiswa ekstra kampus yang tergabung dalam Kelompok Cipayung, siap mengawal tahapan Pemilihan Umum Legislatif 2014.


“Ada beberapa isu yang menjadi konsen kami, termasuk mengawasi proses politik yakni Pemilu Legislatif 2014,” kata Ketua Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Cabang Bengkulu Arif Suhartomo kepada wartawan di Bengkulu, Jumat.


Ia mengatakan hal itu disela-sela sarasehan bertajuk “Merevitalisasi gerakan pemuda dan mahasiswa di Bengkulu” yang digelar di kawasan wisata Pantai Panjang.


Lima organisasi pergerakan mahasiswa ekstra kampus yang masuk Kelompok Cipayung yakni GMNI, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).


“Hari ini kami bergerak dalam payung Cipayung Plus karena ada satu organisasi lainnya yang terlibat yakni Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND),” kata Arif.


Ia mengatakan selain agenda politik dimana Indonesia akan menyongsong tahun politik pada 2014, terdapat beberapa keresahan lain yang menurut mereka perlu disikapi.


Terutama di Bengkulu, maraknya unjukrasa yang mengatasnamakan masyarakat namun para pengunjukrasa tidak berani menunjukkan identitas, menjadi sebuah pertanyaan yang patut disikapi dan dijawab tegas.


“Karena kalau berunjuk rasa dengan identitas yang tidak jelas, seperti memakai helm dan topeng lain itu jelas-jelas mengancam dan merusak citra pergerakan,” ujarnya.


Apalagi dengan isu aksi unjuk rasa yang diiming-iming bayaran tertentu dari aktor di balik aksi para pemuda dan mahasiswa menurutnya sangat merusak citra pergerakan mahasiswa dan pemuda sehingga perlu ditindak.


Pada kesempatan itu, para pemimpin organisasi tingkat cabang tersebut menandatangani nota kesepahaman tentang sejumlah permasalahan yang akan dikawal bersama.


Enam bidang yang dikawal bersama, selain politik yakni hukum, sosial, ekonomi, dan budaya serta pendidikan.


Bidang politik kata Arif, Cipayung akan fokus dalam pengawalan pemilu yang bersih dan transparan pada 2014.


Sementara bidang hukum, Kelompok Cipayung akan mengawasi rekonstruksi penegakan hukum dan HAM, bidang sosial terkait keterbukaan publik dan pemerataan pembangunan.


Bidang ekonomi yakni soal kerakyatan dan peningkatan pembangunan berkelanjutan, budaya tentang kearifan lokal dan pendidikan gratis untuk semua anak bangsa.


Nota kesepahaman tersebut ditandatangani para ketua organisasi mahasiswa tersebut yakni Ketua HMI Cabang Bengkulu Toni Kuswoyo, GMNI Arif Suhartomo, GMKI Roy Putrawan Manurung, PMII Deno Andeska Mandarlone, PMKRI Aprialdi Situmorang, dan LMND Bengkulu Yusuf Sugianto.


Article source: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2013&dt=0607&pub=Kosmo&sec=Terkini&pg=bt_17.htm


Kelompok Cipayung Siap Kawal Tahapan Pemilu 2014