Showing posts sorted by relevance for query pihaknya. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pihaknya. Sort by date Show all posts

Saturday, February 2, 2013

NABI PALSU KARANGANYAR: S Bantah Ajarannya Sesat - 1 menit yang lalu

KARANGANYAR – Orang yang disebut-sebut sebagai nabi palsu berinisial S membantah keras apabila ajarannya menyimpang dari syariat Islam. Dia menilai desas-desus munculnya nabi palsu tersebut sebagai fitnah untuk membubarkan alirannya.

Warga Desa Girilayu, Kecamatan Matesih tersebut menyangkal apabila seluruh tuduhan yang ditujukan kepada dirinya termasuk menjadi nabi palsu. Menurutnya, syahadat yang mereka yakni sama dengan ajaran Islam. Tak hanya itu, Alquran menjadi pegangan dan tuntunan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

“Itu semua tidak benar, tidak ada yang mengaku nabi palsu. Alquran menjadi pegangan utama seperti umat Islam lainnya,” katanya kepada Solopos.com,Sabtu (2/2/2013).

Dia juga membantah keras apabila ajaran kelompoknya bertentangan dengan akidah Islam seperti ritual haji di puncak Gunung Lawu dan berkurban dengan buah pepaya. Menurutnya, isu tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan karena tidak ada buktinya.

“Kok nyleneh banget, ritual haji kok di Gunung Lawu. Saudara saya naik haji ke Tanah Suci kemaren, isu itu tidak masuk akal,” ujarnya.

Selama ini, pihaknya mengaku belum pernah menerima surat dari Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar yang berisi panggilan untuk melakukan pertemuan membahas ajaran kelompoknya. Kendati demikian, dia mengaku siap berdialog dengan pihak Kemenag Karanganyar. Apalagi, dia mengaku telah bertemu dengan Muspika Matesih untuk meluruskan kabar munculnya nabi palsu tersebut.

“Kemarin, saya beribadah Salat Jumat bersama Muspika Matesih, kami adalah orang Islam ya melaksanakan syariat Islam,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Matesih, AKP Heri Ekanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo mengatakan pihaknya telah mengetahui kabar munculnya nabi palsu yang menghebohkan publik Bumi Intanpari. Kendati demikian, pihaknya belum dapat memberikan komentar terkait seorang warga Matesih yang disebut-sebut sebagai nabi palsu.

Sebelumnya, Kasi Penamas dan Pekapontren Kemenag Karanganyar, Nur Hadi, menyatakan pihaknya masih meneliti ajaran kelompok S. Pihaknya bakal menelusuri apakah aliran tersebut menyimpang dari syariat Islam atau tidak.

Menurutnya, kelompok tersebut bukan organisasi atau lembaga namun hanya komunitas yang terdiri dari pengikut kelompok S. Jumlahnya pun tak bisa dipastikan karena sifatnya tertutup atau eksklusif. Orang lain yang tidak menjadi pengikut aliran tersebut tidak diperbolehkan mengikuti pengajian yang digelar secara rutin.

Article source: http://www.hidayatullah.com/read/24751/12/09/2012/sekjen-miumi,-bahtiar-nasir-akan-


NABI PALSU KARANGANYAR: S Bantah Ajarannya Sesat - 1 menit yang lalu

Monday, January 6, 2014

Muat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah Malaysia

Muat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah Malaysia




Liputan6.com, Kuala Lumpur : Sekitar 320 Alkitab di Selangor, Malaysia disita dari Masyarakat Bible Malaysia lantaran memuat kata ‘Allah’. Otoritas Selangor juga menahan 2 anggota Masyarakat Bible Malaysia untuk meminta penjelasan kenapa masih terdapat kata ‘Allah’ di Alkitab.


Berita Terkait



Pengadilan Malaysia Selidiki Kehidupan TKI Wilfrida Soik di Belu


Pengadilan Malaysia Selidiki Kehidupan TKI Wilfrida Soik di Belu



18 TKI dan 1 Bayi Korban `Trafficking` Dipulangkan dari Malaysia


18 TKI dan 1 Bayi Korban `Trafficking` Dipulangkan dari Malaysia


Hal ini dilakukan menyusul keputusan Pengadilan Malaysia pada Oktober 2013, yang menyatakan bahwa selain muslim, tak bisa menggunakan kata ‘Allah’ untuk menyebut Tuhan. Dalam putusannya, pengadilan banding berdalil, memperbolehkan umat non-muslim menggunakan kata itu akan menciptakan kebingungan dalam masyarakat.


Ketua Masyarakat Bible Malaysia Lee Min Choon mengatakan, pihaknya disebut telah melanggar hukum Negara Selangor. “Kami diberi tahu bahwa kami berada dalam penyelidikan karena melanggar hukum negara Selangor. Warga non-muslim dilarang menggunakan kata Allah,” kata Lee, seperti dimuat BBC 2 Januari 2014.


Wakil Perdana Menteri Malaysia sekaligus Wakil Presiden UMNO Muhyiddin Yassin menyatakan, anggota dewan Selangor akan melancarkan protes ke sejumlah gereja di negara bagian tersebut atas masih digunakannya kata Allah.


“Ada hukum di Selangor dan sudah ada keputusan Yang Mulia Sultan. Jadi mereka harus melaksanakan keputusan Sultan,” kata Yassin. “Mereka melakukan hal yang melawan hukum.”


Sementara Dewan Gereja Malaysia menyatakan, pihaknya prihatin dengan kondisi tersebut dan mendesak pemerintah untuk melindungi hak beragama sesuai yang diatur dalam Konstitusi Federal.


Perdebatan soal kata ‘Allah’ muncul pada 2009 lalu dan menciptakan ketegangan antarumat beragama. Baik gereja maupun masjid jadi sasaran kebencian. Saat itu pihak pemerintah mengatakan, koran Katolik, The Herald tak boleh menggunakan kata ‘Allah’ dalam edisi Bahasa Melayu-nya — untuk mendeskripsikan Tuhan Kristen.


Surat kabar tersebut menggugat ke pengadilan dan diterima pada Desember 2009. Pihak pemerintah balas mengajukan banding, dan baru diputus belakangan.


Menanggapi putusan itu, editor The Herald, Lawrence Andrew mengaku pihaknya kecewa. Ia akan mengajukan kasasi atas putusan tersebut. “Putusan itu merupakan langkah mundur terkait hukum kebebasan fundamental bagi agama minoritas,” kata dia.


Pihak surat kabar berargumen, Injil dalam Bahasa Melayu telah menggunakan kata ‘Allah’ bahkan sebelum Malaysia menjadi negara federal pada 1963.


Sementara, sejumlah kelompok Islam berpendapat, penggunaan kata ‘Allah’ bisa digunakan mendorong umat Islam masuk agama Kristen. (Riz)


Baca juga:
Pengadilan Malaysia: Kata `Allah` Hanya Untuk Muslim
PM Malaysia: Umat Kristen Sabah-Sarawak Boleh Pakai Kata `Allah`
Non-Muslim Malaysia Tetap Ditentang Pakai “Allah”



8 Komentar Untuk Artikel Ini




  • 2014-01-05 20:32:20


    Tuhan pasti tau yang Benar..

    kaum Mayoritas akan kalah ..

    Tuhan Engkau yang berkuasaa…





  • 2014-01-05 20:11:12


    xxxxx dan xxxxx jelas beda




  • Benie Tjandra


    2014-01-04 02:58:25


    silahkan berbuat, nantikan penghakiman kelak,baru kalian tahu dan rasakan benar tidaknya perbuatanmu,silahkan tunggu panggilan masing2. tiada penyesalan/ ampunan.





  • 2014-01-03 17:22:25


    toleransi agama donk ..




  • Tuyul Moderen


    2014-01-03 15:13:01


    BETUL ITUU





  • 2014-01-03 10:56:32


    Ampuninlah mereka Tuhan, karena mereka tidak tau apa yg mereka perbuat..




  • John Sentuf


    2014-01-03 09:32:30


    Toleransi antar umat bragama dangkal skali…




  • Joni KOu


    2014-01-03 08:37:29


    Umat xxxxx Smakin ditindas….






loading comment box



Kirim Komentar



Nama

:

Email

:


Komentar

:


Security Code

:



‘ + $(‘#nama’).val() + ‘



‘ + komentar + ‘


‘;

$(‘#comment-list’).prepend(isi);

$(“#frmKomentar”).html(‘

Terima Kasih Telah Mengirimkan Komentar


‘);

} else {

alert(data);

$(“#siimage”).attr(‘src’, base_url + ‘show_image/sid=’ + Math.random());

$(“#code”).val(“”);

$(“#code”).focus();

}

$(“#frmKomentar”).unblock();

}

});

}

});

});


Article source: http://www.tribunnews.com/seleb/2013/10/16/dikonfirmasi-kabar-gaston-jadi-mualaf-ini-jawaban-julia-perez


Muat Kata `Allah`, 320 Alkitab Disita Pemerintah Malaysia

Wednesday, May 1, 2013

Camat dan Pendeta Dilaporkan ke Polda Sumbar

INILAH.COM, Padang – Tim Pembela Muslim Sumbar mendatangi Mapolda Sumbar, Rabu (1/5) sekitar pukul 03.15 WIB. Mereka melaporkan Camat Siberut Tengah, Kepulauan Mentawai, Jarson dan Pendeta Yohames Ngilu, dalam kasus perbuatan tidak menyenangkan dan intimidasi agama.


Dalam laporan bernomor LP 113/V/2013 SPKT Sumbar, Tim Pembela Muslim Sumbar melaporkan bahwa kasus ini berawal dari Ibnu Aqil D. Ghani, dari Paga Nagari Sumbar ingin mensyahadatkan 25 orang warga Dusun Sri Surak, Desa Seibi Samukop/Muaro Seibi, Kecamatan Siberut Tengah, Kepulauan Mentawai yang ingin masuk Islam.


Ibnu Aqil yang ikut memberikan keterangan kepada petugas SPKT Sumbar mengatakan, pada tanggal 13 April 2013 lalu, di rumah Mizarwan salah satu mualaf di lokasi tersebut, telah mensyahadatkan 65 orang warga yang ingin masuk Islam.


Ternyata di Siri Surak ada 25 warga lainnya ingin masuk Islam, sehingga untuk diislamkan dia diutus untuk berangkat ke perkampungan tersebut. Namun, Camat Siberut Tengah menyampaikan pesan melalui SMS, bahwa melarang berangkat karena suasana sedang panas sehingga dia membatalkan keberangkatan.


Dikatakannya, informasi dari kaum muslim yang ada di desa tersebut, mereka diancam oleh pendeta Yohanes Ngilu, dan camat untuk tidak melakukan pengajian serta kegiatan umat Islam seperti biasanya di rumah Mizarwan, karena di sana belum ada masjid atau rumah ibadah untuk umat muslim.


“Pendeta itu sempat menarik seorang wanita muslim (mualaf) dari rumahnya, dan dipaksa untuk membuka jilbabnya,” kata Ibnu Agil, kepada petugas yang memintai keterangannya kemarin.


Tidak hanya itu, camat juga sempat mengumpulkan kaum mualaf, dan mengintrogasi satu persatu menanyakan alasan mereka masuk Islam. Yang disampaikan camat saat itu adalah, sebagai camat dia tidak menghalangi, namun secara pribadi dia tidak setuju dan tidak mengizinkan apa pun bentuk rumah ibadah umat Islam di tempat tersebut, baik masjid atau musala, kecuali kalau dia sudah berhenti jadi camat.


Puncaknya pada tanggal 28 April lalu, pada saat pertemuan dengan tokoh masyarakat, pendeta mengatakan kepada Mizarwan dan keluarga yang selama ini rumah mereka dijadikan sebagai tempat kegiatan keagamaan umat Islam di sana, dilarang melakukan ibadah di rumahnya, bahkan tidak boleh di Masjid Saibi Samukop.


Selain itu, pendeta ini juga menyebutkan, jika pihaknya melihat ada yang berkumpul di rumah Mizarwan, maka pihaknya akan mengarahkan massa dari pemuda untuk mengepung rumah Mizarwan.


Atas kasus ini Tim Pembela Muslim Sumbar, yang terdiri dari Libas Sumbar, Paga Nagari, KPSI, MMI Padang, MTKAAM, dengan laporan tersebut meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.


Kemudian diminta kepada Camat Jarson serta Pendeta Yohane Ngilu menyatakan minta maaf dan segera dimutasi dari Siberut. Khusus pendeta Yohanes Ngilu, tidak boleh tinggal di Provinsi Sumbar, karena tidak memahami tatanan hukum adat di Sumbar. Pjs Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Mainar Sugianto mengatakan, pihaknya belum mengetahui kasus tersebut. Tapi, kalau memang sudah dilaporkan, maka nantinya akan ditindaklanjuti oleh penyidik. [ton]


Article source: http://www.beritasatu.com/blog/nasional-internasional/2438-berjuang-untuk-hak-asasi-yang-mana-dan-siapa.html


Camat dan Pendeta Dilaporkan ke Polda Sumbar

Saturday, April 6, 2013

Ulama Kumpul di Bogor Bahas Eyang Subur

BOGOR, (PRLM).- Sejumlah ulama dan organisasi Islam se-Jabodetabek berkumpul di Kota Bogor terkait merebaknya pemberitaan soal Eyang Subur. Mereka mendesak agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat segera mengeluarkan fatwa terkait hal ini. Sebab, para ulama menilai isu yang berkembang sudah semakin meresahkan masyarakat.


Ketua Keluarga Muslim Bogor (KMB) Fahrudin Sukarno yang hadir dalam pertemuan, Sabtu (6/4/13) mengatakan masyarakat Bogor sudah mulai resah dan bertanya-tanya tentang kejelasan Eyang Subur.


“Kalau melihat perkembangannya, ada semacam praktik penyimpangan yang dilakukannya. Itu masuk kemusyrikan dan tidak dibenarkan dalam Islam,” ujar Fahrudin.


Untuk itu, pihaknya meminta agar MUI segera melakukan kajian dan memutuskan ajaran/praktik yang dibawa oleh Eyang Subur masuk dalam kategori yang mana. Pertemuan para ulama di Kota Bogor ini, lanjut Fahrudin merupakan salah satu bentuk reaksi para ulama atas kasus tersebut. Reaksi ini muncul setelah ada keresahan dan kekhawatiran di tengah masyarakat.


Sementara itu, perwakilan dari FUI, Iyus Hairinas juga mengatakan perlu ada kajian khusus soal Eyang Subur agar bisa dibuat rekomendasi untuk memosisikan yang bersangkutan sebagai apa. “Kita dorong MUI pusat untuk segera melakukan kajian dan memberi rekomendasi karena diduga apa yang dilakukannya mengarah ke perdukunan/musyrik. Kalau terbukti bersalah, aparat penegak hukum harus segera menangkap dan memprosesnya secara hukum,” ujarnya.


Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan praktik-praktik penyembuhan atau pengobatan atau spiritual. Dia mengaku prihatin karena belakangan, praktik-praktik perdukunan marak dan bersembunyi di balik kedok pengobatan, penyembuhan atau spiritual. (A-155/A-88)***


Article source: http://www.themalaysianinsider.com/malaysia/article/perkim-penang-islam-council-get-leave-to-fight-conversion-challenge


Ulama Kumpul di Bogor Bahas Eyang Subur

Thursday, December 8, 2016

MTQ Mualaf Sukses, Kemenag Kaltara Salut

PROKAL.CO, TARAKAN - Sebagai puncak acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-2 Mualaf Kota Tarakan 2016, Minggu (6/11) dilaksanakan penutupan dan pemberian hadiah kepada para pemenang.  

Event tahunan yang digelar atas kerja sama Baznas Tarakan dan Kementerian Agama Kota Tarakan itu secara resmi ditutup oleh Wali Kota Tarakan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkot Tarakan Ir. Jamaluddin. 

Hadir juga Kepala Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara H.Suriasyah, S.Ag, M.Pd. pejabat Kaltara yang baru dilantik bulan lalu itu secara khusus datang menyaksikan langsung MTQ Mualaf yang diketahuinya hanya ada satu-satunya di Indonesia. 

“Yang saya tahu ini hanya ada di Kota Tarakan, belum pernah ada di daerah-daerah lain. Tarakan ini memang luar biasa, meskipun kota kecil, di pulau yang kecil tetapi banyak mencetuskan gagasan-gagasan besar hingga di tingkat nasional,” puji Suriansyah dalam kesempatan sambutannya. 

Pejabat pertama di Kementerian Agama Kaltara ini merasa salut dan bangga atas sukses pelaksanaan MTQ Mualaf di Tarakan. Dirinya juga menjanjikan untuk memperjuangkan agar event tersebut dapat juga dilaksanakan di daerah lain se-Kaltara hingga ke tingkat provinsi.  “Insya Allah akan kami anggarkan nanti di Kementerian Agama Provinsi Kaltara, sehingga tahun depan atau di tahun berikutnya sudah bisa dilaksanakan MTQ yang sama di tingkat provinsi,” katanya yang langsung disambut aplaus dari para tamu undangan yang hadir. 

Di ujung acara, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang dalam bentuk tropi, uang pembinaan ditambah hadiah dari donatur yaitu voucher menginap gratis di Swiss Belhotel, Royal, Paradise dan Galaxy Hotel, ditambah lagi tabungan dari Bank CIMB Niaga kepada seluruh pemenang I, II dan III. Kegiatan hiburan yang tak kalah menariknya adalah pembagian doorprize. Banyak hadiah menarik yang disediakan para donatur yaitu dari maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Hotel Tarakan Plaza, BRI, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, BPK, CV. Menara Baru Express, Butik Robbani, Cantique, A2 Tiara, Telkomsel, Toko Barokah H.Seni, PT. Telkom dan beberapa donatur perorangan. 

Panitia pelaksana Syamsi Sarman mengungkapkan kepada Radar Tarakan, pihaknya sengaja memfasilitasi para donatur untuk mensponsori kegiatan ini, agar syiarnya lebih semarak dan untuk menggembirakan para mualaf. 

“Sebetulnya sudah ada tropi kejuaraan dan uang pembinaan dari panitia, tapi kami upayakan ada tambahan hadiah lagi biar lebih semarak dan menggembirakan para peserta. Dan Alhamdulillah banyak dukungan hadiah dari para donatur termasuk untuk meramaikan acara ini dengan doorprize. Ada tiket Tarakan-Balikpapan plus menginap di hotel berbintang di Balikpapan, ada kulkas, jam dinding, paket busana muslim, dan lain-lain,” ungkap Syamsi. (adv/har)

"

| Mualaf | Sukses, | Kemenag | Kaltara | Salut | PROKAL | strong> | TARAKAN | Sebagai | puncak | acara | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | Kota | 2016 | Minggu | dilaksan | penutupan | pemberian | hadiah | kepada | para | pemenang | p> Event | tahunan | yang | digelar | atas | kerja | sama | Baznas | Kementerian | Agama | secara | resmi | ditutup | oleh | Wali | diwakili | Asisten | Bidang | Ekonomi | Pembangunan | Setkot | Jamaluddin | p> Hadir | juga | Kepala | Provinsi | Kalimantan | Utara | Suriasyah | pejabat | baru | dilantik | bulan | khusus | datang | menyaksikan | langsung | diketahuinya | hanya | satu | satunya | Indonesia | p> “Yang | saya | tahu | pernah | daerah | lain | memang | luar | biasa | meskipun | kota | kecil | pulau | banyak | mencetuskan | gagasan | besar | tingkat | nasional | puji | Suriansyah | dalam | kesempatan | sambutannya | p> Pejabat | pertama | merasa | salut | bangga | sukses | pelaksanaan | Dirinya | menjanjikan | untuk | memperjuangkan | agar | event | tersebut | dapat | provinsi |  “Insya | Allah | kami | anggarkan | nanti | tahun | depan | atau | berikutnya | katanya | disambut | aplaus | tamu | undangan | hadir | p> Di | ujung | panitia | membagikan | bentuk | tropi | uang | pembinaan | ditambah | donatur | yaitu | voucher | menginap | gratis | Swiss | Belhotel | Royal | Paradise | Galaxy | Hotel | lagi | tabungan | Bank | CIMB | Niaga | seluruh | Kegiatan | hiburan | kalah | menariknya | adalah | pembagian | doorprize | Banyak | menarik | disedi | maskapai | penerbangan | Sriwijaya | Plaza | Kantor | Pelayanan | Pajak | Pratama | Menara | Baru | Express | Butik | Robbani | Cantique | Tiara | Telkomsel | Toko | Barokah | Seni | Telkom | beberapa | perorangan | p> Panitia | pelaksana | Syamsi | Sarman | mengungkapkan | Radar | pihaknya | sengaja | memfasilitasi | mensponsori | kegiatan | syiarnya | lebih | semarak | menggembir | mualaf | p> “Sebetulnya | kejuaraan | upay | tambahan | biar | peserta | Alhamdulillah | dukungan | termasuk | meramaikan | dengan | tiket | Balikpapan | plus | hotel | berbintang | kulkas | dinding | paket | busana | muslim | ungkap | (adv | har)< | p> |

Thank You Very Very Much for Read this News

Tuesday, October 1, 2013

Kala Garuda Muda Dilarang Ngartis

Pendapatan pesepakbola dunia terbesar dari luar lapangan hijau yaitu iklan produk. Di Indonesia, muncul wacana agar Garuda Muda “diharamkan” memasuki dunia gemerlap itu. Demi prestasi lah alasannya.

Tak bisa dipungkiri, dunia selebritas dan sepakbola memiliki hubungan spesial. Bintang lapangan hijau banyak yang mengeruk uang dari acara televisi hingga iklan. Bahkan di luar negeri, WAGS (wives and girlfriends) pesepakbola mayoritas artis.Namun, di Indonesia diwacanakan agar pemain sepakbola di tim nasional tidak dekat-dekat dengan dunia ikaln. Seperti diketahui, lama paceklik prestasi membuat publik Tanah Air risau dengan masa depan sepakbola Indonesia. Meski digandrungi publik, persepakbolaan Indonesia seolah tak bertaji.


Namun harapan akan membaiknya dunia si kulit bundar itu seakan membuncah saat Timnas U-19 menjuarai piala AFF. Paceklik prestasi selama 22 tahun seakan terobati dengan kemenangan Maldini cs atas timnas Vietnam dalam drama adu penalti.


Prestasi sepakbola Indonesia di tingkat kawasan selama ini hanya bisa dibilang “nyaris” sempurna. Lihat saja tahun 1997, 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2011 lalu, Timnas hanya bisa masuk final lalu tunduk kepada lawan baik di ajang Piala Tiger, AFF, maupun Sea Games. Namun kemenangan tim berjuluk Garuda Jaya ini pun diselimuti awan gelap. Menjadi pemain bintang dan berprestasi terkadang banyak godaan.


Lihat saja nasib timnas senior Piala AFF 2010 yang dirusak persiapannya dengan berbagai kunjungan yang tidak penting. Banyaknya tawaran iklan dan menghadiri acara tak penting bisa membuat mereka terlena.


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprodjo mewanti-wanti agar timnas U-19 dijaga dari gangguan internal dan eksternal. Roy Suryo juga tidak ingin mereka menjadi bintang iklan. Politisi Demokrat ini meminta agar kekompakan tim terus dijaga dan tidak diganggu kepentingan iklan dan komersil lainnya. Dia beralasan, tim ini masih akan terus jalan. Gangguan-gangguan iklan itu akan mengakibatkan ketidakkompakan di tubuh Garuda Jaya.


Selain Roy Suryo , Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti juga mengingatkan hal yang sama. Proteksi itu diperlukan agar timnas Garuda Jaya tidak mengalami over ekspos media. Dia meminta agar pemain tidak dibawa ke mana-mana, di luar lapangan rumput. Sebab menurut dia hal itu masih terlalu dini. Misalnya ada beberapa program TV meminta anak-anak hadir di studio.


“Masak anak-anak mau diboyong ke sana kemari, dari studio TV satu ke studio TV yang lain. Tampil di acara hiburan dan entertainment. Bisa-bisa malah merusak mental anak-anak. Mereka masih harus fokus. Masa depannya masih panjang,” ujar La Nyalla.


Ketua Badan Tim Nasional (BTN) ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan memagari para pemain timnas Indonesia U-19 dari godaan bintang iklan dan syuting untuk tayangan televisi.


“Kami khawatir akan terkontaminasi dunia hiburan dan menjadi terlalu sibuk dengan agenda di luar sepak bola. Sebab itu akan merugikan pemain sendiri dan berpengaruh ke mental,” ujar La Nyalla Mahmud Mattalitti.


Menurutnya, pihaknya telah belajar dari pengalaman beberapa pemain sepakbola yang mulai tenar dan masuk dunia hiburan. Dia menilai, karir sepakbolanya akan terganggu dan berimbas pada berkurangnya kemampuannya dalam urusan si kulit bundar.


Menpora Roy Suryo juga meminta agar timnas U-19 yang sukses menjadi juara Piala AFF U-19 dijaga dari gangguan internal dan eksternal. Menurut dia sukses timnas adalah perjalanan panjang. Sukses ini bukan merupakan keberhasilan individu tetapi kerja sama seluruh tim.


“Menurut saya, secara internal, jangan sampai di antara mereka timbul ada penonjolan sehingga ada friksi di antara mereka. Semalam yang saya lihat tokoh yang kemudian diangkat dan ditonjolkan ada Ilham. Saya sudah bicara langsung tadi pagi, saya pesankan, kebetulan saja yang jadi penentu. Tapi ini adalah kerja tim,” katanya.


Akibatnya, kata dia, kapten timnas, Evan Dimas yang biasanya menjadi pahlawan, semalam agak sedih karena tidak beruntung mengeksekusi penalti. “Nah itu jangan menjadi soal. Kalau itu diangkat bisa jadi masalah, karena ini kerja tim,” kata Roy menegaskan.


Perlukah pelarangan “ngratis” seperti ini? Ins


Pemain Bola Ini Berpenghasilan Besar dari Iklan
Faktor pemain menjadi salah satu magnet menarik dalam sepakbola. Tidak di pungkiri pemain sepak bola adalah suatu profesi yang dekat dengan ketenaran dan publisitas yang tinggi. Apalagi jika pemain itu memiliki kemampuan hebat atau tampang menawan. Dua aspek itulah yang membuat seorang pemain menjadi incaran pengusaha.


Bayaran dari iklan, tentunya membuat kekayaan sang pemain menebal. Berikut 5 pemain terkaya dunia versi Forbes yang juga menjadi bintang iklan.


Cristiano Ronaldo
Forbes merilis bahwa pendapatan mega bintang klub Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencapai 44 juta dollar atau setara Rp 507 miliar per tahunnya. Hampir setengah dari pendapatan Ronaldo berasal dari iklan.


Pemain Portugal ini mengikat kerjasama dengan Nike, Castrol, Clear Shampoo, Mobitti, Konami, Banco Espirito Santo. Ketenaran Ronaldo setelah 2 kali menjadi runner up pemain terbaik dunia membuatnya menjadi incaran banyak perusahaan lainnya yang mengantre untuk menjadikannya bintang iklan.


Lionel Messi
Lionel Messi, menurut catatan Forbes, memiliki pendapatan per tahun mencapai sekitar 40,3 juta dollar atau setara Rp 464,9 miliar. Pendapatan Messi ini berasal dari gaji sebesar 14 juta dollar, 2 juta dollar dari bonus dan 24 juta dollar dari iklan.


Messi, sebagai seorang pemain sepakbola dengan raihan 4 gelar pemain terbaik dunia, tidak di pungkiri dirinya mencatatkan diri sebagai seorang pesepakbola paling terkenal di dunia. Messi memiliki sponsor dari Adidas yang menyumbang 4 juta dollar per tahun lalu yakni Konami, PepsiCo, Cher, KFC, Gillete.


Sergio Aguero
Pemain asal Negeri Tango ini memiliki pendapatan per tahunnya mencapai 20,8 juta dollar atau setara Rp 239,9 miliar. Aguero telah mengikat kontrak kerjasama dengan beberapa produk dunia di antaranya Puma dan Pepsi.


Aguero dibeli Manchester City dari Atletico Madrid senilai 60 juta dollar. Selama dua tahun keduanya bersama Manchester City, Aguero selalu menjadi salah satu pencetak gol terbanyak bagi klub rival Manchester United ini. Performa apik Aguero membuat masa depannya di dunia sepak bola masih cerah. Dengan umur Aguero yang masih muda yakni 24 tahun membuat Puma terpikat untuk mengikatnya dengan kontrak kerjasama jangka panjang sebagai bintang iklan.


Wayne Rooney
Wayne Rooney, pemain yang mendapat julukan si bengal, memiliki pendapatan per tahunnya mencapai 20,3 juta dollar atau setara Rp 234,2 miliar. Sponsor terbesar Rooney ialah Nike dan Harper Collins. Rooney saat ini tengah mengalami kekeringan dana dari iklan. Pasalnya, EA Sport, sebagai salah satu penyumbang pendapatan terbesar memutus kontrak kerjasama 7 tahunnya.ins


Pesepakbola Indonesia Juga Laris Manis
Iklan, menjadi salah satu cara para atlet Indonesia untuk menambah pundi rupiah mereka. Tentunya, mereka juga kerap berlaku selektif terhadap iklan yang ditawarkan. Jika tidak ada korelasi dengan profesi mereka sebagai atlet, sudah barang tentu tidak akan diterima karena ha tersebut hanya akan mencoreng citra yang sudah melekat dalam dirinya.


Sebut saja iklan sepatu olah raga, makanan ringan penambah daya tahan tubuh hingga iklan sebuah sepeda motor yang kerap menonjolkan sifat macho seorang pria. Berikut beberapa nama pemain Timnas Sepak Bola Indonesia yang menambah pundi-pundi uang melalui jalur hiburan:


1. Irfan Bachdim
Pria kelahiran Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988 silam tersebut mencuat namanya setelah menjebol gawang Malaysia dalam laga dua tahunan di Asia Tenggara, Piala AFF 2010. Dalam laga perdana, Indonesia berhasil membungkam Malaysia dengan perolehan skor 5-1 dan Bachdim menjadi salah satu pemain yang menjebol gawang Negeri Jiran tersebut.


Rupa yang kebule-bulean membuat seluruh pasang mata tidak bosan memandangnya. Ahasil, wajah blasteran Bachdim pun acap kali menghiasi layar kaca, tentunya di luar pertandingan yang ia lakoni.


Wajah Bachdim yang mulai menghiasi layar kaca dan sampul beberapa media cetak kerap disebut pelaku industri hiburan sangat berpotensial menyedot perhatian konsumen. Alhasil, Bachdim pun menjelma dari seorang atlet muda Indonesia menjadi superstar di dunia hiburan.


Dalam suatu kesempatan, Bachdim sempat menuturkan alasannya menerima sejumlah tawaran iklan yang berdatangan lantaran mengikuti jejak sang idola, Cristiano Ronaldo atau yang akrab disapa CR7.


“Idola saya Cristiano Ronaldo, itu juga salah satu alasannya saya ambil pekerjaan ini (bintang iklan),” tutur suami dari model Jennifer Kurniawan saat itu.


Sebut saja, iklan sampo, iklan minuman berisotonik hingga iklan sebuah sepeda motor mempercayakan Bachdim sebagai top brand mereka.


Namun, sayang, popularitas Bachdim yang meroket di dunia hiburan berbanding terbalik dengan profesinya yang sebenarnya yakni sebagai atlet Indonesia. Harapan sejumlah masyarakat harus pupus dikarenakan gelandang Persema Malang ini lebih menekuni profesi barunya di dunia hiburan.


Nama Bachdim dicoret sang pelatih, Rachmad Dharmawan (RD) dari susunan pemain Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games XXVI di Palembang lantaran mangkir dari latihan Timnas U-23.


Sikap indisipliner dan perubahan gaya hidup juga yang membuat Bachdim tersandung masalah di klub yang selama ini ia bela, yakni Persema Malang.


2. Bambang Pamungkas
Siapa yang tidak kenal Bambang Pamungkas. Striker klub Persija yang akrab disapa Bepe ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Selain kemampuan bermain sepak bola yang tidak lagi diragukan, wajah Bepe yang mengeluarkan aura karismatik kerap membuat sejumlah pasang mata tidak bosan untuk memandang.


Ketajaman Bepe ketika berhadapan langsung dengan gawang lawan dalam adu penalty menjadi salah satu alas an mengapa banyak penikmat Sepak Bola di Tanah Air menaruh kagum terhadapnya. Energi positif yang dipancarkan sang mantan kapten Timnas Indonesia tersebut dilirik sejumlah pelaku di industri hiburan,


Bepe pun dipercaya membintangi sejumlah iklan, seperti iklan makanan ringan yang dipercaya dapat menambah daya tahan tubuh, kemudian ada iklan sepatu dengan merk ternama, iklan handphone hingga iklan obat sakit kepala.


Diharapkan, dengan dijadikannya pria kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 silam tersebut menjadi icon sejumlah produk dapat dengan serta merta menyedot perhatian para konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.


3. Christian Gonzalez
Cristian Gonzales merupakan salah satu striker Indonesia yang ditakuti oleh lawannya. Pasalnya, pemain naturalisasi kelahiran Uruguay, 30 Agustus 1978 ini handal dalam posisi penyerang tengah ataupun penyerang tunggal saat di lapangan hijau dan terkenal dengan sundulan mautnya yang dapat menjebol gawang lawan.


Prestasinya di lapangan hijau yang terbilang cemerlang membuat suami dari Eva Nurida Siregar ini dilirik beberapa produser iklan yang mempercayakan Cristian sebagai top brand produk mereka. Alhasil, Pria yang telah mencetak gol sebanyak 173 gol ini dikontrak sebuah produk sepatu olah raga.


Selain menjadi bintang iklan, pria yang resmi menjadi Warga Negara Indonesia sejak 1 November 2010 ini juga dipercayakan membintangi sebuah sinetron yang berjudul Islam KTP. Kendati tawaran dari dunia hiburan mengalir deras, pemain yang dijuluki El Locco tersebut tetap berkomitmen penuh dengan profesinya sebagai atlet Sepak Bola Indonesia. Menurutnya, selama jadwal syuting tidak mengganggu hingga membuat kinerjanya menurun saat merumput, maka hal tersebut akan tetap dilakoni.


4. Andik Firmansyah
Nama Andik Vermansyah kian menjadi tidak asing didengar di telinga saat dirinya ditekling keras oleh bintang David Beckham dalam laga Tim Nasional Indonesia Selection melawan LA Galaxy di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu 30 November 2011silam.


Selain itu, gerak yang lincah saat merumput pun juga menjadikan pria kelahiran Jember, 23 November 1991 dijuluki Lionel Messi Indonesia. Seperti para pendahulunya, keunikan Andik juga dilirik sejumlah pelaku industri hiburan khususnya iklan.


Pemain asal klub Persebaya U-18 ini pun dipercayakan membintangi sebuah iklan produk kacang yang sudah tidak asing lagi.ins


Article source: http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/09/1252305/Panel.Konstitusi.Mesir.Beragam?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp


Kala Garuda Muda Dilarang Ngartis

Tuesday, July 2, 2013

Warga Ahmadiyah di NTB Sulit Dapatkan KTP dan Akta Kelahiran

Para anggota jemaat Ahmadiyah yang mengungsi di Asrama Transito Mataram, Nusa Tenggara Barat mengalami kesulitasn mendapat Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun akta kelahiran.


Juru bicara pengungsi Ahmadiyah, Sahidin kepada VOA mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah tidak mau memberikan akta kelahiran untuk 29 anak Ahmadiyah yang tinggal di pengungsian dengan alasan karena tidak adanya surat nikah yang merupakan syarat membuat akta tersebut.



Sahidin menyatakan sebenarnya keluarga Ahmadiyah yang tinggal di Transito, Mataram memiliki surat nikah tetapi musnah ketika terjadi penyerangan terhadap kelompok Ahmadiyah di wilayah itu, saat rumah mereka dibakar. Menurut Sahidin, saat ini ia begitu sedih karena takut anaknya tidak bisa masuk ke Sekolah Dasar (SD) karena tidak memiliki akta kelahiran.



Bukan hanya akta kelahiran, 40 warga Ahmadiyah yang ada di Transito pun  juga tidak diberikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Saat ini, 116 orang warga Ahmadiyah masih tinggal di Transito.



“Saya merasa betul-betul kecewa, menyesalkan tindakan pemerintah seperti ini. Dia kan sudah tahu bahwa kami ini sudah sekian kali mengalami penjarahan, sudah sekian kali rumah kami dibakar,” ujarnya Jumat (21/6).



“Harapan kami supaya kami itu diperlakukan seperti warga negara Indonesia pada umumnya, itu harapan kami, supaya kami tidak dibeda-bedakan. Ok lah kalau soal masalah keyakinan atau ideologi ya boleh lah tetapi kalau masalah kenegaraan ya janganlah dibeda-bedakan kami ini.”



Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Ardi Daud mengungkapkan pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi terkait masalah ini. Pihaknya, lanjut Ardi, akan mengecek apa yang menyebabkan warga Ahmadiyah yang berada di Asrama Transito tidak mendapatkan dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).



“Prinsipnya akan kita dorong seluruh warga negara tanpa terkecuali termasuk saudara-saudara kita yang ada di Transito khususnya untuk bisa memiliki itu. Dan itu hak setiap warga negara untuk mendapatkan dokumen kependudukan. Undang-undang menjamin, kita akan mendorong mereka memiliki itu artinya sesudah jelas apa yang menjadi hambatan di daerah,” ujarnya.



Peneliti lembaga hak asasi manusia Setara Institute, Ismail Hasani,  meminta pemerintah serius mencarikan solusi untuk jemaat Ahmadiyah yang telah tujuh tahun masih tinggal di pengungsian. Pemerintah, menurutnya, tidak boleh melakukan pembiaran terhadap mereka.



Dia juga menilai seluruh peristiwa yang selama ini dialami oleh kelompok Ahmadiyah tidak terselesaikan secara tuntas.



Ismail mengatakan telah terjadi pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait Ahmadiyah.



“Di dalam dua periode kepemimpinannya, persoalan Ahmadiyah tidak selesai tertangani dan pelanggaran konstitusi ini terjadi. Jaminan-jaminan yang ada dalam konstitusi memang menuntut upaya-upaya lanjutan agar dia bisa ditegakan dan agar dia bisa melimpahkan keadilan tetapi seperti yang kita ketahui bersama, seluruh persoalan yang terkait Ahmadiyah dibiarkan dan bahkan sebaliknya justru jemaat Ahmadiyah mengalami kriminalisasi,” ujar Ismail.



“Hak korban untuk mencari tahu kebenaran dan mendapatkan keadilan juga menghadapi tembok besar karena negara tidak memproses para pelaku dan aktor-aktornya.”


Article source: http://www.sinarharian.com.my/kesal-gambar-masjid-dipijak-1.177832


Warga Ahmadiyah di NTB Sulit Dapatkan KTP dan Akta Kelahiran

Thursday, December 8, 2016

CIMB Niaga Sponsori MTQ Mualaf Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Kemeriahan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kedua mualaf tahun ini tak lepas dari antusiasnya para mualaf yang ikut berlomba dan mengunjungi acara yang digelar selama 2 hari di halaman Masjid Agung Al Ma’arif belum lama ini.

Hal lain juga karena panitia MTQ tahun ini secara khusus menyediakan banyak hadiah, baik untuk para pemenang lomba maupun berbentuk doorprize untuk para pengunjung yang mendatngi arena MTQ.

Ketua Panitia MTQ ke-2 Mualaf Kota Tarakan H.Ramli, S.Ag kepada Radar Tarakan bahwa pihaknya merangkul beberapa donatur untuk mendukung acara mualaf tersebut.  

“Memang untuk memeriahkan MTQ Mualaf tahun ini, kami mencoba merangkul beberapa donatur guna mendukung acara ini, terutama dalam menambah nilai hadiahnya. Alhamdulillah beberapa donatur telah memberikan sumbangannya. Diantaranya adalah tambahan hadiah kepada para juara dari Bank CIMB Niaga,” kata Ramli.

“Kepada para pemenang lomba juara 1, 2 dan 3 diberikan tambahan hadiah berupa tabungan di Bank CIMB Niaga Tarakan,” tambahnya. 

Dari pihak Bank CIMB Niaga sendiri menjanjikan akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan Baznas Tarakan di masa mendatang dan siap untuk berpartisipasi.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Leader Marketing Bank CIMB Niaga, Chaterina Sophia Chandra kepada awak media ini.

“Alhamdulillah kami bisa ikut berpartisipasi di MTQ Mualaf ini, walaupun mungkin tidak banyak. Insya Allah ke depannya kami dari CIMB Niaga siap mendukung kegiatan yang dilaksanakan Baznas Tarakan,” katanya. Masih menurut wanita berhijab yang ternyata juga mualaf ini, dirinya senang sekali dengan kegiatan mualaf yang digagas oleh Baznas Tarakan.

“Terus terang saya sangat terharu dan merasa senang sekali dengan acara Baznas ini. Saya juga seorang mualaf, acara MTQ ini sangat menyentuh sekali buat saya,” ungkap Chaterina. (adv/har) 

"

| CIMB | Niaga | Sponsori | Mualaf | PROKAL | strong> | TARAKAN | Kemeriahan | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | kedua | mualaf | tahun | lepas | antusiasnya | para | yang | ikut | berlomba | mengunjungi | acara | digelar | selama | hari | halaman | Masjid | Agung | Ma’arif | lama | p> Hal | lain | juga | karena | panitia | secara | khusus | menyedi | banyak | hadiah | baik | untuk | pemenang | lomba | maupun | berbentuk | doorprize | pengunjung | mendatngi | arena | p> Ketua | Panitia | Kota | Ramli | kepada | Radar | Tar< | bahwa | pihaknya | merangkul | beberapa | donatur | mendukung | tersebut | p> “Memang | memeriahkan | kami | mencoba | guna | terutama | dalam | menambah | nilai | hadiahnya | Alhamdulillah< | telah | memberikan | sumbangannya | Diantaranya | adalah | tambahan | juara | Bank | kata | p> “Kepada | diberikan | berupa | tabungan | tambahnya | p> Dari | pihak | sendiri | menjanjikan | senantiasa | kegiatan | Baznas | masa | mendatang | siap | berpartisipasi | p> Sebagaimana | diungkapkan | oleh | Leader | Marketing | Chaterina | Sophia | Chandra | awak | media | p> “Alhamdulillah | walaupun | mungkin | Insya | Allah< | depannya | dilaksan | katanya | Masih | menurut | wanita | berhijab | ternyata | dirinya | senang | sekali | dengan | digagas | p> “Terus | terang | saya | sangat | terharu | merasa | Saya | seorang | menyentuh | buat | ungkap | (adv | har) < | p> |

Thank U So Much for Visit this News

Thursday, May 16, 2013

Penggeledahan rumah kerabat Baasyir sempat dihalangi keluarga

Penggeledahan rumah terduga teroris Qomasu Nuawiyah Arob alias Nuaim (39) Rabu (15/5) siang, selain berlangsung lama, juga sempat mendapat protes keras dari istri dan keluarga.


Adik kandung Nuaim, Muhammad Fauzi kepada wartawan usai penggeledahan mengatakan, pihak keluarga merasa belum mendapat pemberitahuan resmi mengenai penggeledahan tersebut. Pihaknya juga meminta agar saat penggeledahan disaksikan oleh Tim Pengacara Muslim (TPM).


“Kami hanya minta polisi menunjukkan surat resmi (penggeledahan) sebelum masuk ke rumah. Karena saat datang tidak ada pemberitahuan dan tidak ada surat resminya,” katanya.


Menurut Fauzi, pihaknya juga menanyakan alasan Densus 88 menangkap kakaknya. “Kami tidak tahu sama sekali apa salah Nuiam sehingga ditangkap Densus 88,” ujarnya.


Setelah berdebat cukup lama, akhirnya Densus 88 memberikan surat penangkapan dengan nomor SPJK – 40/4/5/2013. Dalam surat tersebut disebutkan, Nuaim ditangkap terkait dengan penangkapan terduga teroris lainnya, William Maksum.


“Kami dari pihak keluarga tidak mengenal William Maksum,” tegasnya.


Sementara mengenai barang bukti yang disita polisi menurut Fauzi, tidak serta merta bisa menyimpulkan bahwa Nuaim terkait tindak terorisme.


“Benda-benda itu biasa didapati di rumah-rumah warga pada umumnya. Lagian benda-benda tersebut juga tidak disembunyikan,” terangnya.


Fauzi mencontohkan, gulungan kabel, itu dibeli untuk memperbaiki saluran listrik di rumah. Sementara paralon itu sebenarnya peredam senapan angin yang sudah rusak. Kalau sarung pistol itu dibeli Nuaim dari pasar barang bekas dan jadi mainan anaknya.


“Itu tadi kan ditemukan di kotak mainan anaknya. Kalau CD dan buku-buku yang disinyalir berkaitan dengan tindak terorisme, itu tidak benar. Buku-buku itu kan bisa dibeli di pasaran,” tambahnya.


Sebelumnya, Tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus penggeledahan, di tempat tinggal terduga teroris Nuaim, kampung Padangan, Joyotakan RT 03 RW 04 Serengan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/5).


Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan dan membawa beberapa barang bukti, antara lain sebuah sarung senjata, Majalah Sabili, buku-buku dengan judul “Islam Arab dan Yahudi Zionis, “Jihad dan Terorisme”, “Melawan Kafir Yahudi”, “Salibis tunggangi SBY”.


Selain barang tersebut, polisi juga menyita beberapa potongan pipa paralon, satu ikat kepala bertuliskan “freedem Palestina”, lima VCD tanpa cover, dan beberapa kabel tiga warna.










Article source: http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/12/03/165621/Mahasiswa-dan-Polisi-Terlibat-Baku-Pukul/6


Penggeledahan rumah kerabat Baasyir sempat dihalangi keluarga

Sunday, November 10, 2013

Pesta DJ Dibatalkan Sepihak

Rugi ratusan juta Rupiah, Panitia bakal gugat Pemkab Pamekasan

PAMEKASAN – Pemkab Pamekasan akhirnya membatalkan pergelaran pesta musik Disc Jockey (DJ) yang rencananya digelar Sabtu (9/11) tadi malam, di Stadion R Sunarto Hadiwijoyo. Pemkab melarang kegiatan tersebut karena panitia pergelaran tidak mengantongi izin keramaian sesuai ketentuan.


Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan DR Alwi SH MM menegaskan bahwa Pemkab tidak menggagalkan event tersebut, namun hanya meminta agar pelaksanaan kegiatan itu tidak dilaksanakan karena ada persyaratan  yang tidak bisa dipenuhi oleh panitia, yaitu izin keramaian dari Polres Pamekasan. Karena belum lengkapnya izin yang dikantongi itulah, kata Alwi, maka otomatis pergelaran tidak bisa dilaksanakan.


Pihak panitia sendiri mengaku telah mengantongi izin prinsip yang dikeluarkan oleh Kantor Perizinan Pemkab Pamekasan.


Bagaimana jika panitia mensomasi dan menuntut Pemkab Pamekasan atas peristiwa itu ?  Alwi  mempersilakan panitia untuk menggugat. “Yang pasti kami tidak pernah membatalkan acara itu. Ini karena izinnya tidak lengkap,” tandasnya.


Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarusman mengatakan Polres merasa tidak mengeluarkan izin keramaian untuk kegiatan tersebut. Karena itu dia meminta membongkar panggung di Stadion R Sunarto Hadiwijoyo yang telah dipersiapkan oleh  Panitia.


Dia mengatakan pihaknya tidak mengeluarkan izin keramaian karena pihak Pemkab melalui Wabup Khalil Asyari  telah menyatakan akan membatalkan pergelaran tersebut.


Khalil Asyari mengatakan bahwa pihaknya akan membatalkan kegiatan pergelaran musik itu pada saat menerima aksi demontrasi yang menolak pagelaran  DJ itu, Jumat (8/11). Saat itu dia menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan batal dan tidak akan terjadi. Dia menilai kegiatan tersebut berbau maksiat dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam.


Sementara itu, karena merasa tidak bersalah dan dirugikan, panitia pesta music bertajuk Let’s Night Party dengan mendatangkan Disc DJ Jimmy dari Surabaya itu berencana menuntut Pemkab Pamekasan secara perdata. Ini dilakukan karena Pemkab dinilai telah melakukan pembatalan sepihak, sehari sebelum acara digelar. Padahal sebelumnya Pemkab sudah mengeluarkan izin prinsip atas even tersebut.


Yang membuat panitia tidak terima adalah panggung yang sudah mulai terpasang mulai Jumat sore, terpaksa harus dibongkar pada malam harinya sekitar pukul 19.00 atas perintah Kapolres Pamekasan.


Panitia awalnya menolak atas pembongkaran itu, sebab izin penyelenggaraan sudah dikantongi dari Pemkab Pamekasan. Termasuk izin dari Polsek Pademawu, Koramil Pademawu, Camat Pademawu, dan Lurah Lawangan daya. Namun karena Kapolres tetap meminta panitia untuk membongkar, maka akhirnya dibongkar.


“Saya tidak paham dengan aturan di Pamekasan ini. Kalau memang even ini tidak boleh di gelar, kenapa izinnya dikeluarkan oleh Pemkab, dan dibatalkan secara sepihak sehari sebelum pelaksanaan. Kan kami yang dirugikan. Sementara kami telah mengeluarkan banyak dana untuk persiapan acara ini,” kata Achmad Fariji, Ketua Panitia Pelaksana.


Dia mengaku telah mengeluarkan dana sekitar Rp 150 juta untuk biaya kontrak dengan para artis, promosi, pembayaran pajak hiburan, sewa hotel, pemain musik, sewa music, sewa panggung, serta kebutuhan dan peralatan lainnya.


Disamping itu, tiket masuk seharga Rp 25.000 sudah terjual sebanyak 2.500 lembar di seluruh Madura. “Bisa dipastikan, pembeli tiket akan komplain dan kami harus mengembalikannya. Apa pemkab mau bertanggung jawab atas semua kerugian ini,” paparnya.  mas


Article source: http://www.utusan.com.my/utusan/Dalam_Negeri/20131019/dn_08/Festival-Kesenian-Kebudayaan-Islam-Antarabangsa-sasar-500000-pengunjung


Pesta DJ Dibatalkan Sepihak

Saturday, June 1, 2013

Ini Tips SMPN 1 Kota Magelang Raih Nilai UN Tertinggi Nasional



<!– Berita terbaru #Kompas.com


–>



MAGELANG, KOMPAS.com — Menduduki peringkat pertama nasional dalam perolehan nilai hasil ujian nasional (UN) 2013/2013 menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Negeri 1 Kota Magelang, Jawa Tengah. Sebab, prestasi ini adalah yang pertama kali dicapai dalam sepanjang sejarah.


“Pada tahun ajaran ini sekolah kami mampu mencapai nilai rata-rata hasil UN 9,14. Pencapaian ini adalah yang terbaik dalam sepanjang sejarah,” ungkap Kunadi, Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang, Sabtu (1/6/2013).


Menurutnya, tahun ajaran lalu, sekolah tersebut hanya dapat mencapai peringkat 6 nasional. Padahal, kata Kunadi, tahun ajaran ini tingkat kesulitan soal-soal lebih tinggi dibanding tahun lalu. Ditambah lagi dengan sistem 20 paket soal yang berbeda tiap kelas. Sementara itu, tahun lalu hanya 5 paket soal berbeda tiap ruang.


Kunadi menyebutkan, dari 162 siswa peserta UN, sebanyak 71 di antaranya meraih nilai 10 untuk mata pelajaran matematika, kemudian dua siswa nilai 10 untuk Bahasa Inggris, dan tiga siswa meraih nilai 10 untuk IPA.


“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kami, bukan hanya para siswa akan tetapi adanya sinergitas antara siswa, tim guru, karyawan, komite, dan juga orangtua wali murid,” tuturnya.


Untuk dapat meraih prestasi tersebut, Kunadi mengakui, memang harus ada strategi antara lain selalu menerapkan profesionalitas guru, utamanya guru yang mengampu mata pelajaran yang di-UN-kan. Selain itu, pihaknya juga senantiasa menekankan pada proses dan kualitas pembelajaran pada siswa.


“Meski status sekolah kami sudah tidak Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) lagi sejak Januari lalu, tapi kami tetap optimistis, bekerja keras dan tetap mepertahankan prestasi belajar anak didik kami,” tuturnya.


Wakil Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang Sri Endah Cahyani menambahkan, untuk memacu prestasi siswa, pihak sekolah sudah menerapkan disiplin sejak mulai masuk kelas IX. Siswa sudah diwajibkan mengikuti pendalaman materi atau biasa disebut jam ke-0 (pukul 06.00 – 07.00 WIB).


“Pada jam tersebut mereka harus mengerjakan soal-soal ujian tahun-tahun sebelumnya. Kemudian dibahas bersama guru mata pelajaran yang bersangkutan. Setiap sebulan sekali siswa juga wajib mengikuti tes kompetisi. Di sini siswa menjadi terbiasa mengerjakan soal-soal dan berkompetisi secara sehat,” jelasnya.


Selain latihan soal secara intensif, pihaknya juga melatih siswa untuk disiplin dalam berdoa. Setiap hari siswa-siswa yang beragama Islam dianjurkan untuk menjalankan shalat dhuha berjemaah di masjid sekolah. Demikian pula bagi yang non-muslim, juga disediakan waktu khusus untuk berdoa di sekolah.


Yang lebih penting pula, kata Sri, pihak guru juga senantiasa menerapkan sikap jujur dan mandiri. Hampir setiap ujian sekolah maupun ujian nasional, guru-guru tidak pernah melakukan pengawasan yang berlebihan.


“Ini kami terapkan untuk melatih kejujuran dan percaya diri anak-anak. Jika kami para guru sudah terlalu ketat dalam pengawasan, misalnya keliling kelas memperhatikan siswa satu persatu justru membuat anak takut dan merasa tidak diberi kepercayaan,” pungkasnya.


Sekolah yang terletak di Jalan Pahlawan Kota Magelang ini memang dikenal dengan sekolah unggulan terbaik di Kota Magelang. Ribuan prestasi telah ditorehkan oleh siswa-siswa dan para guru sekolah ini. Tidak hanya prestasi akademik tapi juga nonakademik, baik tingkat kota/kabupaten, provinsi, nasional bahkan Internasional.


Untuk bisa masuk di sekolah ini pun, calon siswa harus mengikut beberapa tahapan seleksi. Antara lain harus mengikuti tes tulis khusus yang diselenggarakan sekolah. Kemudian hasil tes tersebut akan ditambah dengan rata-rata nilai SD.


<!–


  • Sebelumnya

  • Halaman 1/3

  • Selanjutnya

–>







































Article source: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/gavin-susantio-bahagia-memiliki-keluarga-campur-5bba37.html


Ini Tips SMPN 1 Kota Magelang Raih Nilai UN Tertinggi Nasional

Thursday, January 31, 2013

IAIN Walisongo Turut Selenggarakan SNMPTN




SEMARANG, suaramerdeka.com – Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAIN) IAIN Walisongo Semarang tahun 2013 ini akan turut bergabung dan menyelenggarakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Kendati demikian, IAIN Walisongo juga tetap mengadakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) PTAIN.

Hal itu disampaikan Rektor IAIN Walisongo Prof Dr Muhibbin Noor MA disela rapat senat terbuka pelepasan wisudawan IAIN di Auditorium II Kampus III PTAIN tersebut, Kamis (31/1).

Dia mengatakan, bersama Undip dan Unnes di wilayah Semarang ini pihaknya termasuk sebagai peserta penyelenggara SNMPTN khususnya melalui seleksi jalur tulis. “Jadi IAIN Walisongo mengadakan seleksi sebatas ujian tertulis. Sedangkan SNMPTN melalui jalur undangan atau penilaian rapor belum bisa dilakukan,” ungkapnya.

Saat ini IAIN Walisongo sudah berkoordinasi dengan PT Negeri yang ada di Semarang seperti Undip dan Unnes. Adapun, kedua PTN tersebut telah bersedia untuk mendukung bahkan siap membantu untuk tenaga pengawasnya. Sehingga, untuk penerimaan mahasiwa baru di IAIN Walisongo tahun 2013 ini ada tiga macam cara. Yakni SNMPTN tertulis, Jalur SPMB PTAIN jalur undangan dan ujian tertulis dan Jalur mandiri atau reguler.

Kendati belum dapat berpartisipasi pada jalur undangan, namun IAIN Walisongo tetap menyelenggarakan SPMB PTAIN. Prosedurnya sama persis seperti SNMPTN, hanya saja SPMB PTAIN ini hanya bagi calon mahasiswa yang mendaftar di PTAIN di bawah Kementerian Agama. “Kami membuka jalur undangan yakni untuk siswa-siswa yang berprestasi dan jalur tertulis,” tutur Muhibbin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kuota SPMB PTAIN di IAIN Walisongo lebih tinggi dari SNMPTN yakni sebanyak 25 persen. Rencana tahun ini IAIN Walisongo akan menerima 2.600 mahasiswa. Kondisi tersebut meningkat dari tahun lalu, karena 2012 pihaknya hanya menerima mahasiwa 2.000 saja. 

“Maka itu saya mengambil kebijakan agar dosen-dosen IAIN yang diperbantukan mengajar di PT swasta akan kami tarik untuk mengabdi di kampus ini saja. Karena dengan jumlah mahasiswa sekian kami akan kekurangan tenaga pengajar,” jelasnya.

Sementara itu dalam prosesi wisuda, IAIN Walisongo telah meluluskan 427 mahasiswa. Dengan rincian dari Fakultas Dakwah 30 orang, Fakultas Syariah 110 orang, Fakultas Tarbiyah 232 orang, Fakultas Ushuluddin 30, Program Pascasajana 11 orang Magister, 11 orang Doktor.

“Dengan demikian, hingga sekarang ini IAIN Walisongo telah meluluskan 27 orang doktor, 1.074 magister, 23.066 orang sarjana, 336 ahli madya dan 236 ahli muda,” tandas Muhibbin.

(
Anggun Puspita / CN31 / JBSM
)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter
twitter
dan Facebook
Facebook

Article source: http://www.merdeka.com/jakarta/039dinas-peternakan-harus-perketat-penjualan-daging-babi039.html


IAIN Walisongo Turut Selenggarakan SNMPTN

Sunday, May 26, 2013

4 Penyebar Aliran Sesat Diamankan

CIREBON – Sebuah tempat kos di Kampung Kuranji, RT 02 RW 12, Kelurahan/Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon digerebeg Ormas Islam Almanar, Minggu  (26/5). Diduga lokasi itu sebagai tempat persembunyian anggota aliran sesat “An-Nubuwat”.


Pantauan Radar di lokasi, penggerebekan yang didampingi petugas Kepolisian dari Polsekta Cirebon Selatan Timur dan aparat kampung setempat itu, menjumpai tiga orang penyebar aliran An-Nubuwat. Ketiganya diduga berperan sebagai perekrut dan penyebar aliran tersebut.



Setelah dilakukan pengecekan dan pendataan, ketiga orang tersebut yang diketahui berinisial UP (38) warga Jl H Nimin, RT 4 RW 3, Kecamatan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta, MR (39) warga Kampung Poncol, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi dan MY (15) warga Kampung Pulo Asem Jaya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi langsung digiring ke dalam mobil patroli lalu dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.



Sebelumnya atau Jumat sore (24/5), massa ormas Almanar menggerebek rumah kos tersebut. Dari penggerebekan itu, mereka berhasil mengamankan AS (20) yang diduga sebagai pimpinan aliran An-Nubuwat. Kasus dugaan aliran sesat ini terungkap setelah salah satu korban yang sempat diculik, kabur dari pengawasan kelompok aliran diduga sesat tersebut. Mereka berempat mengontrak kamar kos untuk sementara waktu, dengan alasan hanya ingin ziarah ke sejumlah tempat keramat di Cirebon.



Gelagat mereka mulai dicurigai beberapa warga sekitar, di antaranya karena mereka masuk ke wilayah itu pun tanpa sepengetahuan dan seizin Ketua RT setempat, dan juga mereka tak pernah berbaur dengan warga lainnya. Bahkan, saat melaksanakan ibadah salat, mereka tidak ingin berbaur dengan warga setempat. Mereka akan melaksanakan salat jika dipimpin atau dengan yang satu aliran.



Samsi selaku ketua RT setempat kepada Radar menuturkan, kedatangan keempat terduga penyebar aliran sesat tersebut tanpa sepengetahuan pihaknya. “Sekitar empat hari lalu, mereka datang ke sini dan tidak izin terlebih dahulu kepada kami. Salat juga ya di kosan saja, tidak ke musala. Ngakunya sih mau ziarah ke beberapa tempat di Cirebon, makanya nyewa kamar kos. Kami dan warga di sini takutnya mereka ini jaringan teroris,” jelasnya.



Masih di tempat yang sama, Andy Mulya selaku koordinator Almanar (Aliansi Masyarakat Nahi Munkar) kepada Radar menjelaskan, terdapat beberapa pemahaman ajaran agama yang dianggap tak sesuai dengan yang sebenarnya. Semisal terdapat penambahan kalimat dalam syahadat yang dipakai oleh jamaah An-Nubuwat.



“Selain itu juga, ada beberapa ajaran mereka yang bertentangan dengan ajaran Islam, salah satunya mereka merekrut jamaah baru yang seolah mewajibkan meninggalkan istri dan anak demi memelajari ajaran Islam. Hal itu mereka rujuk dari pengorbanan dan keikhlasan Nabi Ibrahim yang menyembelih putranya, Ismail, ibadah salat Jumat juga bagi mereka sah apabila hanya diikuti oleh 3 jamaah,” tuturnya.



Ditambahkan Andy, mereka pengikut An-Nubuwat mempercayai bahwa Nabi Muhammad bukanlah nabi terakhir dan gerakan serta bacaan salat yang berbeda dengan muslim pada umumnya. “Selain tidak mengakui Nabi Muhammad, bacaan dan gerakan salat juga berbeda. Jelas aliran ini sangat menyesatkan,” ungkapnya.



Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni SH SIK MHum melalui Kasat Reskrim AKP Donny Satria Wicaksono SH SIK mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dengan masih memeriksa para keempat terduga penyebar aliran sesat tersebut.



“Kami masih periksa mereka dan menyelidiki kasusnya. Nanti ya kalau sudah jelas baru kami akan beri keterangan lebih lanjut,” ujarnya. (rdh)


Article source: http://www.hidayatullah.com/read/28637/20/05/2013/sejuknya-pertemuan-ulama-%E2%80%98dua-sayap-untuk-masjidil-aqsha%E2%80%99-di-istanbul.html


4 Penyebar Aliran Sesat Diamankan

Wednesday, March 13, 2013

Artis masuk politik jangan hanya popularitas

WASPADA ONLINE

JAKARTA – Pengamat politik dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STIAI) Wasilatul Fallah Rangkasbitung Rumbang Sirojudin mengatakan artis yang terjun ke dunia politik harus memiliki kompetensi intelektual dan bukan popularitas.

“Kami menilai artis-artis yang kini duduk di lembaga DPR maupun pemerintahan belum maksimal memperjuangkan aspirasi masyarakat, karena kompetensi intelektual relatif rendah,” kata Rumbang Sirojudin di Rangkasbitung, Selasa (12/3).

Ia mengatakan, pihaknya prihatin banyak kalangan artis beramai-ramai terjun politik untuk mencalonkan legislatif pada pemilu 2014 mendatang.

Keprihatinan itu tentu bagi artis yang tidak memiliki kompetensi intelektual maupun pengetahuan politiknya sangat rendah. Oleh karena itu, pihaknya meminta partai politik jika merekrut kalangan artis harus selektif dengan mensyaratkan intelektual bukan popularitas.

“Kami minta artis yang hendak mencalonkan legislatif maupun kepala atau wakil kepala daerah harus dibarengi dengan kemampuan pengetahuan politik,” katanya.

Ia menyebutkan di negara yang demokrasi ini tentu tidak ada larangan artis terjun ke politik selama mereka memiliki kompetensi intelektual yang baik.

Sebab banyak artis menggeluti politik hanya menjual popularitas saja untuk mendongkrak perolehan suara pada pemilu mendatang.

Selama ini, artis yang duduk di DPR-RI maupun lembaga pemerintahan dinilai sekitar 50 persen belum memiliki kompetensi pengetahuan politik.

Sedangkan, 50 persen lainnya cukup baik terjun di politik, seperti Dedi Gumelar alias ‘Miing’ maupun Wanda Hamidah. “Saya yakin kedua artis itu dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dari daerah pemilihannya,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan, artis Rano Karno yang kini menjabat wakil Gubernur Banten belum memberikan terbaik untuk kemajuan juga kesejahteraan masyarakat di daerah itu. Bahkan, jalan provinsi banyak dikeluhkan masyarakat karena kondisinya rusak parah dan berlubang-lubang.

Namun, kata dia, sosok pemeran si ‘Doel Anak Sekolahan’ kurang memperjuangkan aspirasi masyarakat Banten. “Karena itu, artis harus memiliki kompetensi politik sehingga dapat menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan Dedi Mizwar yang terpilih menjadi wakil Gubernur Jawa Barat diharapkan bisa memberikan terbaik untuk kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

“Jika Dedi Mizwar terjun politik harus memfokuskan diri untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan pekerjaan dunia seni harus ditinggalkan,” katanya.
(dat18/rol) 

Name *
URL
Code
  
ChronoComments by chronoengine.com

Article source: http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=5455:jalan-kaki-datangi-markas-polisi&catid=60:news-update&Itemid=134


Artis masuk politik jangan hanya popularitas

Thursday, December 8, 2016

CIMB Niaga Sponsori MTQ Mualaf Tarakan

PROKAL.CO, TARAKAN â€" Kemeriahan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kedua mualaf tahun ini tak lepas dari antusiasnya para mualaf yang ikut berlomba dan mengunjungi acara yang digelar selama 2 hari di halaman Masjid Agung Al Ma’arif belum lama ini.

Hal lain juga karena panitia MTQ tahun ini secara khusus menyediakan banyak hadiah, baik untuk para pemenang lomba maupun berbentuk doorprize untuk para pengunjung yang mendatngi arena MTQ.

Ketua Panitia MTQ ke-2 Mualaf Kota Tarakan H.Ramli, S.Ag kepada Radar Tarakan bahwa pihaknya merangkul beberapa donatur untuk mendukung acara mualaf tersebut.  

“Memang untuk memeriahkan MTQ Mualaf tahun ini, kami mencoba merangkul beberapa donatur guna mendukung acara ini, terutama dalam menambah nilai hadiahnya. Alhamdulillah beberapa donatur telah memberikan sumbangannya. Diantaranya adalah tambahan hadiah kepada para juara dari Bank CIMB Niaga,” kata Ramli.

“Kepada para pemenang lomba juara 1, 2 dan 3 diberikan tambahan hadiah berupa tabungan di Bank CIMB Niaga Tarakan,” tambahnya. 

Dari pihak Bank CIMB Niaga sendiri menjanjikan akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan Baznas Tarakan di masa mendatang dan siap untuk berpartisipasi.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Leader Marketing Bank CIMB Niaga, Chaterina Sophia Chandra kepada awak media ini.

“Alhamdulillah kami bisa ikut berpartisipasi di MTQ Mualaf ini, walaupun mungkin tidak banyak. Insya Allah ke depannya kami dari CIMB Niaga siap mendukung kegiatan yang dilaksanakan Baznas Tarakan,” katanya. Masih menurut wanita berhijab yang ternyata juga mualaf ini, dirinya senang sekali dengan kegiatan mualaf yang digagas oleh Baznas Tarakan.

“Terus terang saya sangat terharu dan merasa senang sekali dengan acara Baznas ini. Saya juga seorang mualaf, acara MTQ ini sangat menyentuh sekali buat saya,” ungkap Chaterina. (adv/har) 

"

| CIMB | Niaga | Sponsori | Mualaf | PROKAL | strong> | TARAKAN | Kemeriahan | Musabaqah | Tilawatil | Quran | (MTQ) | kedua | mualaf | tahun | lepas | antusiasnya | para | yang | ikut | berlomba | mengunjungi | acara | digelar | selama | hari | halaman | Masjid | Agung | Ma’arif | lama | p> Hal | lain | juga | karena | panitia | secara | khusus | menyedi | banyak | hadiah | baik | untuk | pemenang | lomba | maupun | berbentuk | doorprize | pengunjung | mendatngi | arena | p> Ketua | Panitia | Kota | Ramli | kepada | Radar | Tar< | bahwa | pihaknya | merangkul | beberapa | donatur | mendukung | tersebut | p> “Memang | memeriahkan | kami | mencoba | guna | terutama | dalam | menambah | nilai | hadiahnya | Alhamdulillah< | telah | memberikan | sumbangannya | Diantaranya | adalah | tambahan | juara | Bank | kata | p> “Kepada | diberikan | berupa | tabungan | tambahnya | p> Dari | pihak | sendiri | menjanjikan | senantiasa | kegiatan | Baznas | masa | mendatang | siap | berpartisipasi | p> Sebagaimana | diungkapkan | oleh | Leader | Marketing | Chaterina | Sophia | Chandra | awak | media | p> “Alhamdulillah | walaupun | mungkin | Insya | Allah< | depannya | dilaksan | katanya | Masih | menurut | wanita | berhijab | ternyata | dirinya | senang | sekali | dengan | digagas | p> “Terus | terang | saya | sangat | terharu | merasa | Saya | seorang | menyentuh | buat | ungkap | (adv | har) < | p> |

Thank U Very Much for Visit this News

Tuesday, January 15, 2013

Guru Besar Rantau Bemban Dijerat Tiga Pasal

*Penipuan, Penggelapan, dan Penistaan Agama

TRIBUNNEWS.COM SANGATTA,- Jajaran penyidik Polres Kutai Timur terus mendalami perkara Guru Besar Rantau Bemban berinisial BNTL. Perkembangan terkini, penyidik menjerat sang guru dengan tiga pasal sekaligus.

Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Syakir Arman, mengatakan penyidik akan menggunakan tiga pasal dalam memproses kasus BNTL, yaitu penipuan, penggelapan, dan penistaan agama.

Pada berkas awal yang diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Sangatta tanggal 19 Desember lalu, penyidik masih fokus pada pasal penipuan dan penggelapan yaitu pasal 378 dan 372 KUHP, tanpa memasukkan pasal penistaan agama.

“Berkas yang dikembalikan dari Kejari sudah kami lengkapi. Kami juga memasukkan pasal penistaan agama dalam berkas yang akan diserahkan dalam waktu dekat,” kata Syakir. Informasi dari penyidik, berkas akan diserahkan pekan ini.

Pihak penyidik menilai keterangan yang disampaikan para saksi sudah cukup kuat untuk masuk ke dalam pasal penistaan agama. “Indikasi penyimpangannya cukup banyak. Dijelaskan saksi ada sekitar 22 point. Karena itu kami juga memasukkan pasal penistaan agama,” katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sangatta, Didik Farkhan, SH, MH, sebelumnya mengatakan telah meneliti berkas awal. “Setelah kami teliti, berkas awal kami nyatakan belum lengkap (P 18) dan kami kembalikan dengan disertai petunjuk-petunjuk formil dan materiil,” kata Didik.

Rencananya, Didik akan langsung menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Alasan saya langsung sidang sendiri, kasus ini masuk katagori perkara penting. Dan perkara ini dulu Pakem yang menangani. Jadi sebagai Ketua Pakem saya putuskan turun sendiri,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kutim, Fahmi Rasyad, mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan terkait rencana pembinaan para pengikut Guru Besar Rantau Bemban.

“Sudah ada pembentukan tim pembinaan. Insya Allah tim akan segera bergerak. Kami juga mengajak ormas Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah untuk membina pengikut guru besar,” katanya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Timur juga telah menerbitkan fatwa sesat dan menyesatkan atas aktifitas dan ajaran guru besar Rantau Bemban, berinisial BNTL, yang diamankan Polres Kutim sejak Senin (10/12/2012) lalu.

Ketua MUI Kutim, H Sobirin Bagus, mengatakan pihaknya menerbitkan fatwa tersebut setelah melalui pembahasan bersama jajaran pengurus struktural MUI, pihak Kemenag Kutim, perwakilan ormas Islam, pihak kepolisian, serta para tokoh Islam Kutim.

Berdasarkan penelusuran MUI, BNTL mengakui bahwa dirinya tidak pernah belajar agama dan tidak bisa membaca Al-Quran. “Yang bersangkutan juga mengakui tidak mengajarkan agama berdasarkan Al-Quran dan hadits, melainkan bisikan dari alam ghaib,” katanya.

Pada sisi lain diketahui bahwa syahadat harus dilakukan melalui dirinya, dan selain itu dianggap tidak sah. Ummat diluar kelompok mereka dikatakan kafir, dan penekanan yang kuat pada ajaran zakat diri yang dianggap bisa membebaskan diri dari dosa dan menjamin kedudukan di surga. Plus berbagai indikasi menyimpang lainnya.

“Sebenarnya ada banyak point indikasi penyimpangan yang disampaikan mantan muridnya. Namun kami tidak menyoroti hal-hal yang mengambang dan bersifat relatif. Yang jelas kami memberikan tinjauan syari’at atas point-point yang disampaikan mantan pengikutnya,” katanya.

Karena itu MUI membuat beberapa keputusan. “Pertama, menyatakan ajaran guru besar Rantau Bemban sesat dan menyesatkan. Kedua, kami menyerahkan fatwa tersebut kepada Pemkab Kutim dan aparat terkait untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Berikutnya, MUI Kutim akan bekerjasama dengan Dinas Sosial Kutim untuk melakukan program pembinaan atau rehabilitasi mantan pengikut guru besar. “Kami akan menyesuaikan pola pembinaan dengan basic pemahaman para warga Rantau Bemban sebelum mereka menjadi murid BNTL,” katanya. (kholish chered)

Baca  Juga  :

Article source: http://www.themalaysianinsider.com/malaysia/article/pakatan-leave-funding-of-mega-islamic-bank-to-market-forces


Guru Besar Rantau Bemban Dijerat Tiga Pasal

Wednesday, June 19, 2013

SNMPTN Jangan Diskriminatif Terhadap Siswa Madrasah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kabar siswa lulusan madrasah aliyah (MA) di Yogyakarta yang tidak lolos satu pun dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) di Universitas Gadjah Mada (UGM) memunculkan keprihatinan, termasuk dari Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam.


Dirjen Pendis meminta agar UGM lebih transparan dan terbuka terhadap mekanisme dan hasil nilai rekrutmen siswa yang lolos SNMPTN agar tidak ada anggapan diskriminasi. “Sistem rekrutmen dan hasilnya harus terbuka agar adil dan tidak memunculkan diskriminasi,” kata Nur Syam kepada Republika, Selasa (18/6).


Keterbukaan mekanisme dan hasil ini, tambah dia, penting supaya tidak memunculkan tuduhan dalam proses SNMPTN. Walau demikian, ia yakin UGM dan mungkin perguruan tinggi negeri (PTN) lain tidak ada niat untuk mengesampingkan siswa lulusan MA atau mungkin pesantren.


Tapi, alangkah baiknya transparansi mekanisme dan hasil angka lulusan SNMPTN ini tetap disampaikan. Terkait apakah ini berarti kualitas lulusan MA yang masih belum memenuhi standar masuk PTN.


Nur Syam mengatakan, saat ini sudah banyak siswa lulusan MA yang berhasil masuk PTN dengan berbagai seleksi masuk, apakah SNMPTN, beasiswa unggulan, atau tes khusus. Selain itu, beberapa madrasah unggulan binaan Kemenag pun sudah menjadi idola orang tua siswa karena hampir sebagian besar lulusan dapat melanjutkan ke PTN.


“Contoh Madrasah Insan Cendikia. Madrasah ini banyak menghasilkan kualitas siswa MA yang memenuhi syarat PTN, bahkan sampai standar sekolah internasional,” ujarnya.


Jadi, Nur Syam melanjutkan, tidak ada alasan bila MA dianggap masih belum memenuhi kualitas dan standar kelulusan untuk masuk ke PTN. Ia juga tidak terlalu setuju bila siswa lulusan madrasah mendapatkan porsi khusus untuk masuk ke PTN.


Menurut dia, biarkan siswa lulusan MA masuk PTN dengan mekanisme yang ada tanpa perlu porsi khusus atau seleksi yang berbeda. Dengan tidak adanya keistimewaan siswa lulusan MA ini membuat lulusan MA pun memiliki daya saing dengan siswa lulusan sekolah menengah atas (SMA). Asalkan, PTN juga tetap menyeleksi dengan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku.


Sebelumnya, hasil dari SNMPTN siswa yang masuk ke UGM pada tahun ini menunjukkan tidak satu pun lulusan dari MA. Bahkan, beberapa MA unggulan di Yogyakarta, seperti MAN 1 Yogyakarta yang setiap tahunnya memiliki banyak lulusan yang masuk UGM, juga tidak ada satu pun siswa mereka yang masuk. Ini membuat kekecewaan para pimpinan MA di Yogyakarta.


Kepala MAN I Yogyakarta Imam Sujangi bahkan menilai adanya diskriminasi lulusan MA terkait tidak adanya siswa lulusan MA yang masuk UGM ini. Padahal, kata Imam, hampir setiap tahun setidaknya ada 20 lulusan madrasah tersebut yang diterima di UGM. Bahkan, pada 2012, 25 lulusan madrasah itu diterima di kampus tersebut. Tapi, sayang, tahun ini tidak satu pun lulusannya yang diterima di sana.


Pihak UGM menampik bila mereka melakukan diskriminasi terhadap siswa lulusan madrasah. Kepala Humas UGM Wijayanti mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan yang sama antara lulusan SMA dan MA untuk masuk ke UGM. “Mekanismenya sama untuk semua lulusan SMA atau MA dan tidak ada diskriminasi. Ini semua hanya masalah nilai,” kata dia.


Namun demikian, ia mengakui akan melakukan transparansi terkait hasil nilai lulusan yang telah berhasil masuk dengan cara SNMPTN sebagai bahan evaluasi penerimaan mahasiswa baru.


Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso menyatakan tidak pernah ada sikap diskriminasi terhadap siswa lulusan MA. Semua diberlakukan sama dengan standar masuk nilai lulusan yang sama pula.


Permasalahan tidak adanya siswa lulusan MA Yogyakarta yang masuk ke UGM, menurut Djoko, lebih pada standar nilai, bukan karena masalah dikriminasi. Ia pun mengimbau agar pihak madrasah memahami hal tersebut. Namun, pihaknya berjanji akan tetap transparan terkait seleksi yang dilakukan di setiap PTN agar tidak memunculkan kesalahpahaman antarlulusan SMA dan MA. n amri amrullah ed: chairul akhmad


Berita-berita lain bisa dibaca di harian Republika. Terima kasih.


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/16/116473642/Ustad-Indonesia-Orang-Berpengaruh-di-New-York


SNMPTN Jangan Diskriminatif Terhadap Siswa Madrasah