Showing posts sorted by relevance for query lantaran. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query lantaran. Sort by date Show all posts

Sunday, August 4, 2013

Dini Fitria, Memburu Jejak Islam ke Benua Biru

Oleh Erik Purnama Putra


REPUBLIKA.CO.ID, Bagi Dini Fitria (31 tahun), melakukan perjalanan jurnalistik ke luar negeri adalah hal biasa. Namun, presenter program “Jazirah Islam” di Trans 7 ini mengaku mendapat berkah tersembunyi ketika mendapat tugas meliput dunia Islam di negara Eropa maupun Amerika Utara.


Sosok yang akrab di panggil Dini ini mengaku, banyak pelajaran dari interaksi dengan beragam karakter umat Islam di negara yang masyarakat Muslim menjadi minoritas.


“Ada hikmah sejarah, perjuangan, dan persahabatan yang bisa kita petik,” kata perempuan yang merangkap sebagai produser program khusus Ramadhan ini kepada Republika, belum lama ini.


Dalam tiga tahun terakhir, beberapa negara yang pernah disinggahi Dini untuk program “Jazirah Islam”, antara lain, Austria, Belanda, Italia, Jerman, Prancis, Spanyol, Argentina, Meksiko, dan Brasil. Adapun, negara Asia yang dikunjunginya adalah Thailand, Cina, India, dan Korea Selatan.


Di beberapa negara itu, putri dari pasangan Syamsul Bahri Yunus dan Roslaini Rasyad ini melakukan liputan dokumenter tentang perjuangan umat Islam dalam menjaga eksistensi komunitasnya.


Ia menuturkan, pengalaman mengharukan didapatnya ketika meliput Mezquita Catedral di Kordoba, Spanyol. Bangunan masjid yang sudah menjadi tempat peribadatan warga Katolik itu begitu memikatnya. Ia merasa seperti masuk ke lorong waktu para era kejayaan Islam di Benua Biru.


Tak terasa, air mata Dini terurai saat melihat mihrab masjid telah beralih menjadi altar gereja. “Miris sekali,” akunya. Kesedihannya semakin mendalam ketika Abdul Bahri, seorang Muslim yang menjadi pengantarnya, menuturkan masyarakat Negeri Matador itu memberi stigma buruk terhadap Islam yang selalu dikaitkan dengan isu teroris.


Bertemu mualaf


Pengalaman menarik juga didapat Dini di Italia. Bungsu dari lima bersaudara ini bertemu dengan dua sosok Muslim yang mampu menginspirasinya. Mereka adalah Wali Kota Monte Argentario Arturo Cerully dan fotografer Steffano Romano yang keduanya merupakan mualaf.


Khusus Arturo Cerully, ia merupakan wali kota Muslim pertama di Negeri Piza. Ia memilih Islam karena ajaran kemasyarakatan dan kenegaraan, serta mengikuti agama yang dianut istrinya.


Adapun, Steffano Romano memeluk Islam lewat karya fotografinya tentang perempuan berjilbab. Kecintaannya terhadap ajaran Rasulullah ini mampu membuat keduanya meninggalkan agama leluhurnya.


Pengalaman spiritual paling puncak didapatnya saat berkesempatan menyaksikan beberapa orang dari berbagai negara di Eropa merasa mantap ingin masuk Islam. Proses pengucapan kedua kalimat syahadat calon mualaf mampu menggetarkan hatinya.


Perempuan kelahiran Padang, 23 Maret 1982, ini sangat tergugah setiap kali mengingat momen itu. Pasalnya, untuk memeluk Islam, bukan sebuah pilihan mudah dan memerlukan perjuangan cukup berat bagi warga Eropa.


Rata-rata, mereka yang masuk Islam lebih karena tertarik dengan isi Alquran yang dianggap sangat rasional dan tidak menimbulkan perdebatan. “Karena itu, saya selalu bersyukur memeluk Islam sejak kecil.”


Merasa menemukan Islam di Eropa, ia dibuat terkesima dengan warga Muslim di sana. Ini lantaran rasa persaudaraannya yang sangat kuat di tengah pandangan minor yang diterimanya.


Fakta itu juga dirasakan Dini yang selalu dicurigai petugas di bandara hingga memaksanya harus melepas jilbab yang dikenakannya lantaran dicurigai sebagai teroris.


“Islam di Eropa hanya satu. Mereka tidak membedakan Suni, Syiah, Muhammadiyah, atau NU. Islam ya Islam,” celetuknya.


Di belahan bumi lainnya, perjalanan Dini mengantarkannya bertemu dengan keluarga Indian Muslim yang tinggal di Chiapas, Meksiko. Di daerah kaya sumber daya alam ini, warga setempat masih hidup terbelakang lantaran terlena dengan kehidupan yang dekat dengan alkohol, judi, dan hukum rimba.


Mayoritas warga suku Indian itu yang menjadi penganut animisme berusaha mencari kedamaian dengan memeluk agama Katolik maupun Protestan yang disebarkan masyarakat Eropa. Namun, lanjut Dini, ketenangan yang diharapkan tidak juga ditemukan.


Alhasil, pencarian keluarga itu mengantarkannya mengenal Islam dari kelompok pendatang Muslim asal Spanyol. “Islam menjadi alternatif yang menarik karena bisa mengerem kebiasaan buruk mereka,” katanya.


“Sayang, sekali lagi isu-isu terorisme membuat mereka takut dan akhirnya termarginalisasi,” kata alumnus Universitas Andalas, Padang, ini.


 Menulis novel


Meski hasil reportasenya telah muncul di televisi, Dini merasa belum puas lantaran tidak semuanya tergambarkan. Ini mengingat tayangan dokumenter lebih menonjolkan aspek objektivitas. Atas dasar itu, ia tertarik menuliskan pengalaman subjektifnya ke dalam sebuah novel berisi kisah nyata.


“Alhamdulillah, novel religius ini bisa terbit,” katanya. Karya perdananya itu berjudul Scapa per Amore. Judulnya yang memakai bahasa Italia itu merupakan usulan istri Arturo Cerulli, Sri Semiarti Sastropawiro, yang berarti lari karena cinta.


Scapa per Amore bercerita perjalanan cinta seorang jurnalis televisi, Diva, yang harus memilih antara melanjutkan hubungan dengan tunangannya yang retak atau menerima tugas liputan ke luar negeri. Di tengah kegalauannya, Diva menjatuhkan pilihan memilih menunaikan tugas profesionalnya.


Harapannya, dengan pengalaman spiritual selama liputan akan diperoleh perenungan untuk menentukan langkah berikutnya. Dan, benar saja, perjalanan liputan itu ternyata menggugah banyak makna dan inspirasi. 


Article source: http://www.jpnn.com/read/2012/09/03/138443/HMI-Tegaskan-Ajaran-Laduni-Aliran-Sesat-


Dini Fitria, Memburu Jejak Islam ke Benua Biru

Tuesday, November 26, 2013

Lima Tahun Teror Mumbai


Malam 26 November 2008 di kota metropolis Mumbai berdenyut selazimnya. Ratusan ribu pegawai terjebak macet saat hendak pulang ke rumah. Hotel dan penginapan di selatan kota masih dipenuhi tamu dari luar dan dalam negeri. Lalu terjadilah ledakan yang kini masuk dalam ingatan kolektif dengan akronim 26/11 itu: kelompok teror Islam tanpa aba-aba melepaskan tembakan dari senjata otomatis terhadap pejalan kaki, meledakan bom dan melemparkan granat tangan ke arah jalan.



Mereka membunuh semua yang teridentifikasi sebagai warga Amerika Serikat, Inggris atau Yahudi. Sandera disekap di dalam hotel dan pertokoan, sebuah tempat peribadatan Yahudi diserbu dan diluluhlantakkan.



Media-media India menampilkan gambar kehancuran, korban yang tewas atau yang sedang meregang nyawa. Pertempuran antara aparat keamanan dan kelompok teroris berlangsung hingga 29 November. Pada akhirnya sembilan orang teroris tewas terbunuh. Seorang pelaku, warga Pakistan, Ahmal Kasab berhasil ditangkap aparat keamanan. Sedikitnya 166 penduduk, sebagian besar warga India, tewas. Amnesty International mengklaim pihaknya mencatat lebih dari 300 korban luka-luka.



“Perang melawan India”


Reaksi demonstran terhadap eksekusi hukuman mati terhadap salah satu pelaku serangan teror Mumbai, Ajmal Kasab di penjara Pune.


Sesaat setelah serangan pemerintah Pakistan menangkap sejumlah tersangka. Saat ini, lima tahun kemudian, mereka dibebaskan lantaran diklaim kekurangan bukti. Sebaliknya warga AS, David Coleman Headly divonis 35 tahun penjara di Chicago lantaran terbukti ikut merencanakan serangan. Sementara Kasab disidang di India dengan dakwaan memicu “perang melawan India”. Ia kemudian divonis hukuman mati dan digantung pada November 2012.



Lima tahun setelah serangan, kasus yang sempat mengguncang dunia itu telah terungkap nyaris sepenuhnya, terutama berkat pengakuan Headley dan Kasab. Adalah Laskar-e Toyiba yang berada di belakang serangan tersebut, sebuah organisasi militan Islam di Lahore yang memiliki kedetakan dengan Dinas Militer Pakistan ISI dan sejak lama berulangkali melakukan serangan terhadap fasilitas militer India di Kashmir.



Amerika Serikat sejak 2001 telah mendeklarasikan organisasi tersebut sebagai kelompok teroris. 2002 pemerintah Pakistan memasukan Laskar-e Toiba ke dalam daftar hitam keamanan. 2010 Uni Eropa menyusul.



Pakistan tidak serius mengungkap


Seorang penduduk Mumbai memperingati korban serangan teror India


Pakistan hingga kini tidak berbuat banyak untuk mengungkap kasus tersebut. Kepada Deutsche Welle Arsgad Mahmood, sejarahwan Pakistan, mengklaim pemerintahannya “menuduh India tidak memaparkan bukti-bukti terkait tersangka. Padalah Pakistan jelas tidak ingin pengadilan membuktikan keterlibatannya dalam serangan tersebut, karena akan sangat memalukan.”



Buat Toqeer Gilani, seorang aktivis di Kashmir, sikap non kooperatif yang ditunjukkan Islamabad tidak cuma sekedar karena ingin menyelamatkan wajah sendiri, “Saya sangat yakin, organisasi Islam Laskar-e Toiba mendapat dukungan dari dinas rahasia Pakistan. Melawan organisasi itu seakan-akan menyerang pemerintahan sendiri.”



Lima tahun kemudian dialog keamanan antara kedua negara yang berlangsung alot belum membuahkan hasil signifikan. Vinod Sharma, wartawan “Hindustan Times”, mengatakan kecurigaan India bertambah besar ketika “jelas bahwa Pakitan tidak memiliki niat menghukum para tersangka.” Menurut Arshad Mahmood, India akan kesulitan berdamai dengan trauma bom Mumbai selama Pakistan tidak berbuat apapun terhadap dalang serangan.



Dialog berlangsung alot



Buat Sharma media di kedua negara ikut memikul tanggungjawab terhadap stagnasi dalam hubungan antara Pakistan dan India. Adalah hal yang lumrah bagi media Pakistan untuk menyerang India, begitupula sebaliknya. “Politik harus berlandaskan dialog. Tapi pandangan ini diacuhkan oleh media-media di kedua negara,” katanya.



Kendati begitu Vinod Sharma tetap optimis terkait masa depan hubungan bilateral kedua negara. Setidaknya Perdana Menteri baru Pakistan, Narwaz Shariif sempat berjanji akan mendorong normalisasi hubungan dengan India.



“Kami yakin terpilihnya Sharif adalah peluang terbaik untuk memperbaiki hubungan bilateral. Tapi segalanya beragantung pada kemampuannya mengatasi perlawanan di dalam negeri,” tukasnya. Menurut pengamat Pakistan, upaya normalisasi hubungan dipersulit lantaran dukungan untuk kelompok ekstrimis Islam sangat meluas di Pakistan, antara lain di Muslimliga, partai pimpinan Sharif.


Article source: http://www.poskotanews.com/2013/10/25/ayah-terbaring-sakit-ratna-dilla-tunda-tur-show/


Lima Tahun Teror Mumbai

Monday, June 10, 2013

Muslim Inggris Diminta Tak Berspekluasi Soal Islamofobia

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Muslim Inggris diminta tidak berspekulasi soal kebakaran yang menimpa Islamic Center dan sebuah sekolah di London Utara. Permintaan ini disampaikan anggota parlemen Inggris, Bob Neil.


“Kami merasa prihatin soal ini, dan kita akan mencari tahu lebih lanjut soal masalah ini. Jangan terlalu dini melompat pada satu kesimpulan lantaran penyelidikan terus dilakukan,” kata Neil seperti dikutip BBC, Senin (10/6).


Semenjak kebekaran itu, komunitas Muslim merasa khawatir dengan keselamatan mereka. Sebab, kebakaran yang menimpa dua bangunan miliki komunitas Muslim terjadi tak lama sejak serangan terhadap tentara Inggris. Kekhawatiran bertambah lantaran ada indikasi keterlibatan kelompok sayap kanan.


Untuk menenangkan situasi, kepolisian Metropolitan London meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi soal kebakaran. “Kebakaran ini memang masuk dalam kategori mencurigakan. Tapi masyarakat jangan berspekulasi soal ini sebelum penyelidikan dilakukan secara tuntas,” tutur Neil.


Usai kebakaran Sabtu lalu, pelajar dan staf sekolah mulai kembali ke sekolah. Mereka menolak diminta komentar soal kebakaran itu lantaran ada permintaan dari pihak sekolah dan kepolisian. Namun, mereka berharap penyelidikan segera tuntas untuk mengungkap siapa pelakunnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, merujuk pada proyek TellMama, tercatat lebih dari 212 insiden serangan terhadap Muslim terjadi. Sekitar sebelas serangan diantarannya menyasar masjid.


Article source: http://www.merdeka.com/khas/merasa-damai-usai-bersyahadat-franck-ribery-3.html


Muslim Inggris Diminta Tak Berspekluasi Soal Islamofobia

Tuesday, April 16, 2013

Gerbang anti-Islam di Amerika Serikat melebar lagi

Seorang pemuda berkebangsaan Arab untuk sementara menjadi tersangka dalam kasus peledakan bom di Kota Boston, Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat.


Pemuda Arab bernama Abdulrahman Ali Alharbi itu membuat gerakan terlihat mencurigakan saat bom terjadi di tengah pertandingan lomba lari. Penonton segera meringkusnya meski pemuda itu juga salah satu korban. Dia dilarikan ke rumah sakit terdekat sebab luka bakar dan terkena serpihan bom di kakinya. Seperti dilansir surat kabar the Daily Mail (16/4).


Biro Penyelidikan Federal Amerika dan beberapa agen polisi menggeledah apartemen milik Alharbi. Namun tidak menemukan hal mencurigakan. Pemuda itu memang tidak ada tanda-tanda menjadi pelaku sebab dia masuk ke Amerika secara sah dengan visa sebagai pelajar. Dia juga sangat terbuka menjawab pertanyaan polisi.


Tetangga Alharbi tidak ada yang percaya jika pemuda 22 tahun itu menjadi tersangka lantaran Alharbi dikenal sosok taat beragama, murah senyum, dan gemar sepak bola.


Gara-gara ini sentimen anti Islam mulai muncul kembali di Negara Adidaya itu. Adalah penyiar stasiun televisi Erik Rush pertama kali menanggapi kejadian itu dengan menyerukan untuk membunuh umat muslim lantaran dinilai berbahaya bagi kelangsungan kehidupan. Tudingan warga Amerika juga mengarah ke kelompok ekstremis Islam Taliban dan Al Qaidah.


Rush menulis kicauannya dalam nada marah kemarin, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya (16/4). Gara-gara dia menyentil warga Arab yang bebas masuk ke Amerika tanpa pengawasan ketat dan membaur dengan masyarakat. “Biarkan orang-orang Saudi masuk negara kita tanpa perlu pemeriksaan,” kata dia di akun Twitter @erikrush.


Lantaran kicauan ini seorang pengguna Twitter lain menanyakan apakah Rush menyalahkan muslim. Presenter itu menjawab ya, dan mengatakan untuk membunuh pemeluk Islam.


Kata bijak disesuaikan dengan zaman modern sekarang ini, Tweetmu harimaumu, sedikit saja berkicau kasar, Rush menuai apa yang dia lakukan. Ribuan kecaman dan kritikan mampir ke meja redaksi FOX dan semua ingin Rush dipecat dari pekerjaannya. Rush mengakui Tweet itu kasar dan dia telah meminta maaf. Namun sayang, ludah yang terbuang tidak mampu dijilat kembali. Dia terlanjur menodai perasaan muslim.










Article source: http://www.kapanlagi.com/foto/berita-foto/internasional/masuk-masjid---kate-middleton-berkerudung-dan-lepas-sepatu.html


Gerbang anti-Islam di Amerika Serikat melebar lagi

Saturday, March 9, 2013

Vatikan bantah penguduran diri Paus lantaran terlibat skandal

Takhta Suci Vatikan kemarin mengecam media Italia yang telah menulis berbagai pemberitaan terkait intrik, korupsi, dan pemerasan, terkait pengunduran diri Paus Benediktus XVI. Vatikan menyebut tindakan itu merupakan suatu langkah untuk menggoyang pelaksanaan Konklaf atau pemilihan Paus baru pengganti Paus Benediktus XVI bulan depan.

Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, Sabtu (23/2), Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, kemarin membantah rumor, informasi salah, dan terkadang fitnah, yang berhubungan dengan penyelidikan dilakukan komite Kardinal pada tahun lalu terkait dokumen-dokumen rahasia Paus yang bocor.

“Ada orang yang ingin mengambil kesempatan dari momen ini untuk menyebarkan kekacauan dan ketidakpercayaan terhadap Gereja Katolik Roma dan pemerintahan Vatikan,” kata Lombardi.

Baru-baru ini, tabloid the Panorama dan surat kabar La Repubblica menulis, keputusan Paus Benediktus XVI untuk mundur dari jabatannya lantaran dipicu oleh laporan rahasia yang dibuat oleh tiga orang Kardinal.

La Repubblica menulis pada 17 Desember tahun lalu, Paus menerima sejumlah berkas laporan dari tiga kardinal yang ditugaskan untuk menyelidiki skandal kebocoran informasi Vatikan. Pada hari itu juga kemudian Paus mengambil keputusan untuk mundur.

Menurut La Repubblica, berkas dokumen itu memuat hampir 300 halaman terikat tali merah dan disimpan di apartemen kepausan dan akan diserahkan kepada paus yang terpilih berikutnya.


{paging_prev_label}

{paging_next_label}


Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/03/08/161881/Kaki-Saya-Masih-Kesulitan-saat-Salat-


Vatikan bantah penguduran diri Paus lantaran terlibat skandal

Monday, April 15, 2013

Presiden Israel datang, umat Islam Prancis dilarang naik kereta

Orang kulit hitam dan mereka berasal dari Afrika Utara dilarang untuk memakai kereta di Prancis lantaran kunjungan Presiden Israel Shimon Peres ke negara itu.


Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (15/4), pelarangan ini lantaran di Prancis banyak muslim diidentikkan dengan kulit hitam. Ini menjadi polemik lantaran kunjungan itu dimaksudkan untuk membahas kesepakatan damai antara dunia Arab dengan Yahudi.


Diskriminasi ini dibuat sepihak sebab Peres bakal berkunjung ke gedung Gare du Nord di Ibu Kota Paris menggunakan kereta. Presiden Negara Zionis itu juga akan mengunjungi beberapa kota dengan alat transportasi itu termasuk ke Ibu Kota London, Inggris.


Perusahaan kereta cepat Prancis SUD mengatakan mereka menghadapi banyak kritikan soal diskriminasi ini. Mereka juga memastikan tidak ada karyawan muslim mereka yang masuk hari itu untuk menyambut Peres, termasuk Gare du Nord juga meliburkan pekerjanya pemeluk Islam. Kedua perusahaan ini memiliki sejumlah pekerja dari pelbagai etnis pendatang.


Banyak orang tidak berempati dengan kebijakan diusulkan oleh kementrian dalam negeri dan bekerja sama dengan kedutaan Israel di Paris. Namun keduanya tetap bersikeras dan tidak memperdulikan kritik tersebut.










Article source: http://surabaya.detik.com/read/2013/04/14/215739/2219926/475/lima-anggota-fpi-diamankan-terkait-sweeping-toko-waralaba-di-pasuruan


Presiden Israel datang, umat Islam Prancis dilarang naik kereta

Wednesday, February 20, 2013

Kebencian melahirkan empati

Islam bisa jadi agama paling kontroversial dan ramai orang memperdebatkannya lantaran bergolaknya revolusi di sejumlah negara Arab notabene identik dengan agama Nabi Muhammad ini sebab dari sanalah keyakinan samawi bermula. Lain kepala lain penafsiran, tingkat kekerasan dan kebrutalan akibat konflik membuat orang menghubungkannya dengan ajaran Rasulullah, terutama konsep jihad banyak dinilai salah kaprah dan memicu penganutnya berbuat hal tidak masuk akal seperti bom bunuh diri salah satunya.

Sentimen anti-Islam meningkat di pelbagai benua terutama di Eropa dan Amerika. Banyak negara membenci muslim dan melarang mereka untuk menjalani tata tertib sesuai akidah dengan alasan beleid di negara itu tidak sesuai dengan apa-apa yang mereka yakini.

Salah satu pernah kebakaran jenggot yakni mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Dia dituding menyebarkan Islamofobialantaran berusaha menggelar debat publik untuk mencari kecocokan Islam dengan nilai-nilai dianut negara sekuler, seperti dilansir surat kabar Al Bawaba (12/4/2012).

Sentimen anti-Islam juga menyebar ke negara lain. Masih lekat dalam bayangan saat seorang pemuda anggota band beraliran neo-Nazi menembak seorang penganut Sikh di Amerika Serikat lantara dia mengira penganut Sikh memakai turban itu muslim.

Namun yang terjadi sebaliknya malah membuat mereka tidak suka pada Islam gigit jari. Justru pertumbuhan agama samawi ini semakin pesat di beberapa negara dengan tingkat anti-muslim tinggi. Situs jewishpress.com melaporkan (8/11/2012) sebuah survei di Prancis melansir agama Muhammad ini menjadi paling banyak mendapat apresiasi warga Negeri Anggur itu dan menjadi sangat berpengaruh bahkan membuat ancaman bagi identitas nasional.

Prancis saat ini memiliki sekitar enam juta warga muslim. Jumlah itu merupakan angka muslim terbesar di negara Eropa. Bahkan angka itu lebih besar dari umat beragama Katolik Roma di Prancis.

Jumlah masjid di Prancis tumbuh dua kali lipat menjadi lebih dari dua ribu buah selama satu dekade terakhir. Pembangunan masjid di Prancis kini lebih sering ketimbang proyek gereja Katolik Roma. Hampir 150 masjid sedang dalam pembangunan di Prancis.

Sebuah penelitian dari koran beraliran Katolik Roma, La Croix, yang berpusat di Ibu Kota Paris, menyatakan hanya 20 gereja Katolik Roma dibangun selama satu dasawarsa terakhir. Lebih dari 60 gereja juga telah ditutup dan sebagian dijadikan masjid.

Mari berpindah ke Negara Adidaya menjadi corong dunia termasuk agama. Sebuah penelitian menyebutkan tentang pertumbuhan agama di Amerika. Hasilnya penganut Islam meningkat 2,6 juta setiap tahunnya, umat Protestan malah anjlok dan populasinya jadi 48 persen saja.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan (9/10/2012), penelitian dilakukan Pew Forum on Religion Public Life itu mengatakan, untuk pertama kalinya di Amerika jumlah penganut agama Kristen Protestan tidak lagi menjadi mayoritas. Hal ini terjadi lantaran meningkatnya penganut ateis.

Penelitian dari The Pew itu menyebutkan jumlah penganut ateis bertambah lima persen dalam lima tahun terakhir. Survei ini dilakukan sepanjang Juni-Juli tahun lalu dan melibatkan tiga ribu responden. Bahkan penganut Islam mendekati angka pengikut Yahudi sebagai agama kedua terbesar di Amerika.

Paling banyak muslim Amerika memang gabungan imigran asal Arab dan Asia, namun jumlah ini kalah dengan pemeluk Islam Afro-Amerika. Lekatnya Islam dengan penduduk Negeri Paman Sam berkulit hitam lantaran sepak terjang beberapa tokoh penting berpengaruh seperti Politisi Malcolm X dan petinju Muhammad Ali yang di masa gemilangnya menghentak sejagat dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Mereka memilih Islam sebab dalam agama Muhammad itu mengajarkan kesetaraan tanpa memandang warna kulit dan pada praktiknya juga demikian seperti dilansir surat kabar the Guardian (26/3/2007). Muslim kulit putih berbaur dengan kulit hitam di pelbagai aktivitas ibadah seperti salat jumat atau ketika berada di masyarakat mereka tidak segan saling mengucapkan salam.

Ini berbeda dengan umat Protestan notabene juga mengajarkan keindahan yang sama namun kenyataannya masih ada gereja yang membedakan warna kulit. Dalam ulasannya, the Guardian juga melansir pertumbuhan Islam yang pesat. Diperkirakan setiap hari ada tiga orang menjadi mualaf seantero Amerika. Falsafah karet ban yang ditekan dalam air ternyata berlaku bagi pertumbuhan Islam sejagat. Tekanan balik dari ban akan semakin kuat ke permukaan.

Article source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/218698


Kebencian melahirkan empati

Friday, August 16, 2013

[VIDEO] Diundur, Bella Saphira Kemungkinan Menikah di Binjai

[VIDEO] Diundur, Bella Saphira Kemungkinan Menikah di Binjai




Liputan6.com, Jakarta : Setelah menjadi mualaf pada pekan terakhir Juli 2013, Bella Saphira siap melangsungkan pernikahan dengan Agus Surya Bakti. Pria yang berhasil menjerat hati ratu sinetron era 90-an ini adalah jenderal bintang dua di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT.


Berita Terkait



Ditanya soal Pernikahan, Ini Jawaban Calon Suami Bella Saphira


Ditanya soal Pernikahan, Ini Jawaban Calon Suami Bella Saphira



Positif Bulan Ini, Bella Saphira Tak Nikah di Hari Kemerdekaan


Positif Bulan Ini, Bella Saphira Tak Nikah di Hari Kemerdekaan


Pasangan ini sempat merencanakan mengikat tali suci pernikahan tepat pada hari kemerdekaan 17 Agustus. Namun belakangan merebak kabar bahwa rencana pernikahan mereka diundur. Adapun kabar ini pertama kali diangkat sebuah harian Ibu Kota.


Dikabarkan pula, keduanya kemungkinan menikah di Binjai, Sumatra Utara, kampung halaman Mayor Jenderal Agus Surya Bakti yang tak lain mantan Komandan Grup 3 Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.


Namun ketika ditanya wartawan di kantornya kawasan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada Rabu (14/8/2013), duda dua anak itu enggan menjawab seputar pernikahannya dengan Bella Saphira yang kabarnya akan berlangsung di Binjai.


“Itu masalah pribadi ya. Tolong dipahami ya, teman-teman,” ucap Mayjen Agus.


Adapun sejak menjadi mualaf dan mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada akhir bulan silam, nama Bella Saphira kembali menjadi buah bibir masyarakat. Banyak kalangan mengaitkan hijrahnya artis berusia 40 tahun itu sebagai pemeluk agama Islam dengan sosok Mayjen Agus Surya Bakti.


Dalam wawancara di sebuah tabloid terbitan Ibu Kota, wanita bernama lengkap Bella Saphira Veronica Simanjuntak membenarkan memundurkan rencana pernikahannya. Ini lantaran artis berusia 40 tahun itu mengaku keteteran mengurus dokumen untuk kepentingan menikah.


Ini memang bisa dimaklumi, terlebih sejak memeluk Islam Bella belum mengurus perubahan status agamanya di beberapa dokumen pentingnya. Bella pun dipusingkan untuk mengurus surat pengantar nikah bila memang benar akan menikah di Binjai.


Paling tidak Bella harus mengurus surat ke kantor kecamatan tempat ia tinggal hingga kantor urusan agama di Binjai.


Berdasarkan hasil penelusuran tim Waswas, mulai Kantor Kelurahan Pangkalan Jati hingga Kantor Urusan Agama Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, mereka menyatakan belum menerima surat permohonan menikah atau pengantar nikah.


“Sampai saat sekarang ini memang belum ada permintaan pengantar nikah atas nama Bella Saphira,” ucap Sugianto, Lurah Pangkalan Jati. Hanya saja, Sugianto mengaku tak mengetahui ketika ditanyakan kemungkinan Bella telah pindah alamat dan mengganti kartu tanda penduduk-nya.


Adapun alasan tim Waswas mengecek ke sana lantaran orangtua Bella Saphira berdomisili di kawasan Pangkalan Jati, Cinere, Depok.(Ans)






Article source: http://sidomi.com/206195/bella-saphira-masuk-islam-keluarga-menjauh/


[VIDEO] Diundur, Bella Saphira Kemungkinan Menikah di Binjai

Friday, May 24, 2013

Pembunuh tentara di London disebut pahlawan

Ulama pendiri organisasiHizbut Tahrir danAl-Muhajirun di Inggris, Omar Bakri Mohammed, menyatakan dia mengagumi keberanian pelaku pembunuhan brutal di Ibu Kota London, Michael Adebolajo. Dia juga menyebut Adebolajo sebagai seorang pahlawan.


Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (24/5), Omar, yang dilarang masuk Inggris, juga diyakini secara diam-diam membuat video yang memperbolehkan memenggal kepala seseorang yang menentang Islam. Pelaku diduga melakukan pembunuhan itu setelah mendengarkan ceramah-ceramahnya.


Omar kemarin mengatakan kepada koran the Independent bahwa dia mengerti kenapa tersangka melakukan serangan barbar terhadap korban yang merupakan seorang tentara bernama Lee Rigby (25 tahun).


Dia menjelaskan setelah dirinya melihat insiden pembunuhan itu dia menyebut tersangka terlihat sangat berani.


“Di dalam Islam tindakan ini dapat dibenarkan. Dia tidak menargetkan warga sipil, dia melakukan tindakan ini terhadap seorang tentara. Bagi orang-orang di kawasan Timur Tengah, dia adalah seorang pahlawan,” lanjut dia.


Omar bahkan mengatakan dia mengenal Adebolajo secara pribadi dan telah membuat dia masuk Islam. Dia menjelaskan dirinya memiliki sebuah kios di London yang kerap dikunjungi Adebolajo.


Keduanya terkadang membicarakan makna kehidupan dan Adebolajo sering mengikuti sesi pembicaraan terbuka dan pertemuan-pertemuan diselenggarakan Omar.


Ulama kelahiran Suriah itu juga dikenal dengan sebutan pemimpin spritual dari Tottenham. Dia mengklaim mendapat suaka pada 1986 dan mendirikan organisasi Hizbut Tahrir di Inggris.


Ketika dia berpisah dari kelompok itu lantaran perselisihan, dia kemudian melanjutkan untuk mendirikan organisasi Al-Muhajirun. Namun, organisasi ini dilarang lantaran dianggap sebagai organisasi teroris yang berbasis di Inggris. Kelompok ini juga dikaitkan dengan berbagai aksi terorisme internasional, homofobia, dan anti-Yahudi.


Beberapa anggotanya diperkirakan telah menjadi pelaku bom bunuh diri. Namun, setelah peristiwa pemboman di London pada 2005, Omar memutuskan untuk meninggalkan Inggris sebab dia diburu oleh polisi Inggris.


Setelah Israel melakukan serangan di Lebanon, dia mencoba untuk kembali ke Inggris, namun dia tidak mendapat izin.













Article source: http://padangekspres.co.id/?news=nberita&id=2859


Pembunuh tentara di London disebut pahlawan

Wednesday, January 16, 2013

Bersama Tangani Teroris

Oleh Said Aqil Siradj

KOMPAS.com – Kembali teroris berulah. Di awal Januari 2013 ini, Detasemen Khusus Anti-teror 88 menembak mati lima terduga teroris di Dompu dan Bima. Kelima tersangka itu, menurut polisi, bagian dari tujuh teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang dari Poso yang masuk ke Bima melalui jalur pelayaran dari Makassar, Sulawesi Selatan. Densus 88 juga menemukan bahan baku 261 bom pipa di Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Kawanan teroris ini diduga mengincar kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Teroris juga diduga menargetkan menghancurkan sebuah hotel di Bima. Selain di NTB, teroris juga diduga hendak menghancurkan tempat ibadah dan kantor polisi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Rupanya teroris masih kuat bercokol di negeri ini, terus berbenah diri, membangun sel-sel jaringan, dan siap melancarkan aksinya. Banyak yang mengakui bahwa gerakan kelompok terorisme sangat terorganisasi, dinamis, dan memiliki tujuan tertentu. Jangan kaget bila jaringan teroris telah menyebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Penyakit akut

Terorisme barangkali layak diibaratkan penyakit diabetes. Manakala seseorang sudah terkena penyakit yang disebut-sebut sebagai pembunuh manusia tingkat kedua di dunia setelah kanker tersebut, ia seolah sudah divonis mustahil sembuh. Kadar gula penyandang diabetes kadang naik, kadang turun, bergantung pola diet makan, obat, dan olahraga.

Kata dokter, belum ditemukan obat mujarab untuk menyembuhkan penyakit yang menyerang pankreas tersebut. Namun, sudah banyak obat yang setidaknya bisa menurunkan atau menetralkan kadar gula, baik medis maupun herbal.

Persis dengan seseorang yang sudah terjangkiti ”penyakit” radikal dan terorisme. Entah karena awalnya berangkat dari ikut-ikutan pengajian-pengajian ”keras”, salah dalam membaca buku keagamaan, atau akibat rasa ”terasing” dari pergaulan sosial alias frustrasi sosial, masalah keterjepitan ekonomi, dan sebagainya.

Mengobati militansi yang didasari semangat jihad yang kebablasan ini memang tak seperti membalik tangan. Namun, jelas perlu terapi yang mujarab. Memang sudah cukup banyak dilakukan, seperti deradikalisasi, resosialisasi, reedukasi, dan reintegrasi. Cara-cara tersebut harus terus digencarkan demi kemanjuran menyembuhkan penyakit akibat ”overdosis” dalam memaknai ajaran keagamaan.

Penanganan komprehensif

Pada 7 Januari lalu, saya kedatangan empat warga Poso, Sulawesi Tengah. Mereka ke PBNU difasilitasi aktivis Gerakan Pemuda Anshor dan dua komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Keempat orang ini meluapkan kecemasan terhadap sikap aparat dalam penanganan terorisme belakangan ini. Setelah mendengar segala keluh kesah mereka, saya manggut-manggut dan berjanji akan mencoba menyampaikan laporan warga Poso ini kepada Presiden.

Apa yang hendak saya wedarkan ini tentu sama sekali bukan untuk menggembosi tindakan pemberantasan teroris, tetapi lebih sebagai upaya membantu agar penanganan terorisme bisa lebih baik. Kita berharap penanganan sejumlah kasus dugaan terorisme di Tanah Air lebih profesional, menghindari sikap represif yang dapat menimbulkan waswas di masyarakat.

Memang, menghadapi ulah teroris seolah kita dibuat ”kelabakan” atau katakanlah ”dilematis”. Padahal, kelompok teroris ini bila beraksi bertindak brutal tanpa mengindahkan norma sosial dan bahkan keagamaan. Namun, pihak berwenang dituntut dalam menangani teroris harus selalu berjalan di jalur hukum dan norma-norma kemanusiaan lantaran perlu sealur dengan pemberlakuan HAM yang didudukkan sebagai ”norma internasional”. Misalnya, salah tangkap atau salah tembak bisa menimbulkan gejolak yang makin memanaskan suasana.

Adanya ”rambu-rambu” seperti ini bisa-bisa menimbulkan sikap dan tindakan ”maju kena mundur kena” sekalipun perlakuan dan penanganan terhadap terorisme lebih punya ”keleluasaan” dibanding penanganan kejahatan biasa. Sebab, terorisme dimasukkan kategori kejahatan luar biasa (extraordinary crime).

Sebenarnya yang justru lebih menarik dan bikin penasaran adalah model penanganan terorisme di negeri kita yang dirasa masih ”luwes dan lunak”. Namun ternyata, penanganan terorisme di negeri ini dipandang paling sukses dibanding negara lain, bahkan dibanding Amerika Serikat yang katanya jadi ”ikon” demokrasi justru memberlakukan tindakan represif terhadap tahanan kasus terorisme.

Fakta ini perlu jadi kebanggaan kita sebagai bangsa yang beradab dan menjunjung tinggi nilai-nilai ketimuran sehingga segala upaya penindakan terhadap segala bentuk brutalisme selalu berjalan berdasar pada hukum yang berlaku serta norma-norma yang adiluhung. Bukan lantas menjadi ”peluang” bagi kelompok-kelompok tertentu untuk melakukan aksi anarkis, terutama terhadap mereka yang diposisikan sebagai minoritas.

Tak bisa dimungkiri, aksi terorisme merupakan tindakan sadis yang melanggar kemanusiaan dan ajaran mulia keagamaan. Prinsip ini yang secara fundamental wajib menjadi pegangan dalam menindaklanjuti upaya melawan teroris. Jangan sampai kemudian tindakan yang sudah dirancang bangun demikian rupa jadi terkesan ”lembek”.

Di tataran perilaku

Apa dan siapa teroris itu? Teroris bukan penyandang sakit jiwa (psikopat), penderita gangguan jiwa (neurotik), atau orang- orang yang sadis. Pengamat Barat sebelumnya menghujami tuduhan, teroris itu akibat ketersumbatan libido seksual mereka lantaran banyaknya larangan perilaku seksual dalam ajaran Islam.

Meminjam hasil penelitian Sarlito Wirawan Sarwono (2012), para teroris adalah orang-orang biasa. Beberapa di antaranya bahkan tergolong cerdas. Kebetulan mereka punya ideologi berbeda dengan kita. Ideologi ini sangat diyakini seolah-olah ideologi mereka paling benar dan yang lain salah.

Para teroris adalah orang-orang normal yang beranak-istri, setia kawan, patuh pada orangtua, dan bekerja mencari nafkah sebelum buron.

Ideologi mereka tak ubahnya ideologi-ideologi radikal lainnya yang berada di luar basis keagamaan. Sebutlah ideologi kaum kiri yang bersumber pada Marxisme seperti pemberontak komunis di Kolombia dan Filipina. Juga seperti sekte-sekte radikal Aum Shinrikyo di Jepang dan Yoel Lerner dari Yahudi radikal di Israel. Mereka sangat militan dalam doktrin dan kalap dalam melakukan aksi kekerasan.

Akhirnya, kita perlu menimang-nimang pemahaman yang lebih baik atas gejala terorisme sehingga mampu menindaknya lebih cepat dan tepat. Pendekatan komprehensif banyak diakui berbagai pihak belum terlaksana dalam penanganan terorisme di negeri ini.

Apa yang selama ini dilakukan, seperti program deradikalisasi, perlu lebih ditingkatkan menjadi program disengagement. Maksudnya, kita tak lagi hanya berkutat di tataran ideologi, tetapi juga di tataran perilaku.

Seiring itu, perlu keterlibatan masyarakat dalam memberi informasi, mewaspadai, dan menyikapi bekas narapidana teroris sehingga langkah-langkah pembinaan, preventif, dan penegakan hukum menjadi lebih sinergis.

Said Aqil Siradj Ketua Umum PBNU

 







Article source: http://www.hidayatullah.com/read/26732/12/01/2013/surat-cinta-untuk-politisi-muslim-(2).html


Bersama Tangani Teroris

Thursday, December 8, 2016

Dekat dengan Syaiful Djarat, Angel Karamoy Mualaf dan Dipoligami?

>Update
download
Angel Karamoy/ Foto: Net
>RUMAH Tangga Angel KaramoyĂ‚ dan Steven Rumangkang, kini tengah dilanda kabar tak sedap. Keduanya kini tengah mengalami kemelut rumah tangga yang mengguncang keharmonisan mereka. Kabar ini muncul saat salah satu foto yang tersebar di sosial media, Anggel Karamoy tengah menikmati liburan bersama keluarga Syaiful Djarat, salah seorang produser yang disebut-sebut tengah menjalin asmara dengan Angel. Syaiful Djarat diketahui juga terlah beristri yang bernama Afifa Syahira. Afifa merupakan salah seorang artis senior yang juga berakting dalam sinetron Ganteng-ganteng Serigala’.Ă‚ Keduanya menikah pada tahun 2014 lalu. Namun hingga saat ini juga belum ada konfirlasi dari Afifa Syahira yang merupakan Istri Syaiful Djarat. Lantas apakah Angel bakal dipoligamiĂ‚ dan pindah Agama mengikuti Syaiful Djarat? Belum ada konfitmasi resmi dari Angel maupun Syaiful. Namun asumsi netizen di sosial media mulai termakan dengan opini. Pasalnya, lewat salah satu foto yang diposting oleh salah satu akun gosip, @Lambe_Turah, Angel terlihat akrab dengan keluarga Syaiful, tak hanya itu, Ia juga mengenakan Hijab berwarnah pink, dengan memamerkan Henna di tangannya. (Semacam tato khusus yang dibuat dalam hari pernikahan-red). angel-karamoy Sementara hubungan Rumah tangga Angel Karamoy dengan Suaminya, Stevan Rumangkang, dikabarakn telah retak lama. Diketahui, Angle dan Stevam menikah pada 26 januari 2008. Rumah tangga mereka bukan saja retak pada kasus Angel dengan Stevan Rumangkan, namun jauh sebelumnya, mereka dikabarkan bercerai lantaran Angel Karamoy diisukan sempat mempunyai hubungan khusus dengan Pasha Ungu. Bahkan, Foto mesra dengan Pasha Ungu juga tersebar luas di sosial media kala itu.Ă‚ (dal/fajar) image
loading...
"

| Dekat | dengan | Syaiful | Djarat, | Angel | Karamoy | Mualaf | Dipoligami? | Update< | span>< | a> < | div> Editor< | span> | edal< | div> Posted | December | 2016 | @11:22 | div> < | div> Angel | Foto: | Net< | div> < | a> < | a> RUMAH< | strong> | Tangga | KaramoyĂ‚ dan | Steven | Rumangkang | kini | tengah | dilanda | kabar | sedap | Keduanya | mengalami | kemelut | rumah | tangga | yang | mengguncang | keharmonisan | Kabar | muncul | saat | salah | satu | foto | tersebar | sosial | media | Anggel | menikmati | liburan | bersama | keluarga | Djarat | seorang | produser | disebut | sebut | menjalin | asmara | Syaiful | diketahui | juga | terlah | beristri | bernama | Afifa | Syahira | merup | artis | senior | berakting | dalam | sinetron | Ganteng | ganteng | Serigala’ | Ă‚ Keduanya | menikah | pada | tahun | 2014 | Namun | konfirlasi | Istri | Lantas | apakah | bakal | dipoligamiĂ‚ dan | pindah | Agama | mengikuti | Belum | konfitmasi | resmi | maupun | Namun | asumsi | netizen | mulai | term | opini | Pasalnya | lewat | diposting | oleh | akun | gosip | @Lambe_Turah | terlihat | akrab | hanya | mengen | Hijab | berwarnah | pink | memamerkan | Henna | tangannya | (Semacam | tato | khusus | dibuat | hari | pernikahan | red) | Sementara | hubungan | Rumah | Suaminya | Stevan | dikabarakn | telah | retak | lama | Diketahui | Angle | Stevam | januari | 2008 | Rumah | bukan | kasus | Rumangkan | jauh | senya | dikabarkan | bercerai | lantaran | diisukan | sempat | mempunyai | Pasha | Ungu | Bahkan | Foto | mesra | luas | kala | Ă‚ (dal | fajar)< | strong> < | div> Recommended | you< | h4> < | div> loading | div> | ins>< | div> |

Thank Very Much for Visiting this Article

Monday, December 31, 2012

Pemberontak Suriah penggal lelaki Kristen untuk makanan anjing

Pemberontak Suriah dilaporkan telah memenggal kepala pengemudi taksi, Andrei Arbashe, dan membuang mayatnya untuk dijadikan makanan anjing. Arbashe merupakan warga Kristen Suriah.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (31/12), biarawati dari Biara Santo James, Suster Agnes-Mariam de la Croix, mengatakan dunia Barat telah mengabaikan kebengisan dibuat kelompok Islam ekstremis. Dia mengatakan korban diculik setelah abangnya menyebut kelompok pemberontak bertingkah layaknya bandit.

Mayat lelaki itu ditemukan di pinggir jalan dan dikerumuni banyak anjing lapar. Agnes menyebut Arbashe baru saja menikah dan akan mempunyai anak. “Kejahatan menimpa dia hanya lantaran abangnya mengkritisi kelompok pemberontak dan menyebut mereka layaknya segerombolan penjahat,” kata dia.

Jumlah kejahatan dibuat sekelompok Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dilaporkan semakin meningkat. Kelompok ini merupakan bentuk perlawanan terhadap rezim Presiden Suriah Basyar al-Assad dan diakui oleh Inggris serta dunia Barat.

Agnes juga mengutuk Inggris dan negara-negara Barat lantaran mendukung pemberontak meski bukti terkait adanya pelanggaran terhadap kemanusiaan terus meningkat. Dia mengatakan kejadian seperti pembunuhan, penculikan, pemerkosaan, dan perampokan menjadi hal biasa di Suriah. “Negara-negara bebas dan demokrasi justru mendukung kelompok ekstremis ini,” kata Agnes. Dia menyebut pemberontak Suriah ingin menerapkan Syariah Islam dan menciptakan negara Islam di Suriah.

Dia mengatakan Suriah telah masuk ke dalam konflik sektarian dan orang Kristen yang harus membayar mahal. sekitar 300 ribu warga Kristen Suriah telah diungsikan setelah meletupnya konflik. Sekitar 80 ribu di antaranya terpaksa harus keluar dari Kota Homs.

Sebanyak 44 ribu warga Suriah dilaporkan tewas sejak meningkatnya konflik antara rezim Assad dengan pemberontak Suriah sejak Maret tahun lalu.

Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/03/13/m0s9xs-banyak-politisi-indonesia-seperti-geert-wilders


Pemberontak Suriah penggal lelaki Kristen untuk makanan anjing

Wednesday, June 26, 2013

Menelisik Kasus Syiah Sampang dan Kerancuan Toleransi

Home Gazw Al-Fikr



Menelisik Kasus Syiah Sampang dan Kerancuan Toleransi





 

Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (25/06/2013) bertajuk “Syiah Diusir, Negara Kemana?”



 




Rabu, 26 Juni 2013


Oleh: Kholili Hasib


PROGAM Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (25/06/2013) bertajuk “Syiah Diusir, Negara Kemana?” meninggalkan banyak catatan. Pertama, tema “Syiah Diusir, Negara Kemana”  telah menunjukkan TV One berada dalam posisi kelompok Syiah. Kedua, tak adanya banyak perwakillan Sunni yang sejak lama keberatan ulah Syiah yang dinilai menyakiti perasaannya (baca; mayoritas NU). Karenanya, agak aneh saja jika acara ini justru dirasakan menjadi ajang pembelaan tokoh-tokoh Syiah. Sementara perasaan dan hak kaum mayoritas (Sunni-NU) justru diabaikan.


Fokus Persoalan


Sudut pandang menilai kasus Syiah di Sampang harus terfokus pada akar persoalan. Bahwa kasus ini murni karena dipicu dakwah pelecehan Shahabat Nabi. M. Nur, mantan pengikut Tajul Muluk –pemimpin Syiah Sampang– memberi kesaksian, “Sejak 2008 Tajul mulai menyampaikan khutbah Jumat bahwa rukun Islam ada 8, rukun iman ada 5, khalifah Nabi Muhammad bukan Abu Bakar, Abu Bakar dikatakan merampok dari Ali”. Demikian seperti dalam release laporan tim BASRA (Badan Silaturrahim Ulama Pesantren Madura) yang pernah berdialog dengan Tajul Muluk.


Berkaitan dengan itu, PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Jawa Timur pada Oktober 2012 mengirim peneliti yaitu HM. Shiddiq Abdurrahman untuk investigasi lapangan. Hasil investigasi PWNU di antaranya menyimpulkan bahwa ada indikasi kuat kejadian bentrokan telah disekenario sejak awal oleh Syiah. Menurut laporan PWNU yang dimuat majalah AULA edisi Oktober 2012, bahwa sekenario bentrok telah dipersiapkan di kota Malang. Mereka melanggar kesepakatan bahwa anak-anak Syiah mau dibina di pesantren Ahlus Sunnah, agar mereka tidak terjerak ajaran sesat. Berikut sebagian hasil investigasi PWNU Jawa Timur:
“Kala itu terjadi perdebatan sengit ketika ada rombongan anak-anak Syiah yang mau balik pondok. Para santri mempertanyakan keseriusan Pemkab Sampang untuk memondokkan mereka. Demikian juga mereka menolak tidak berangkat ke Bangil lantaran terikat aturan pesantren yang mengharuskan para santri untuk segera ke pondok. Pada saat bersamaan, penduduk bersikukuh untuk melarang rombongan meneruskan perjalanan lantaran sudah terikat kesepakatan bahwa anak-anak tersebut akan modok di pesantren Ahlus Sunnah bukan Syiah dengan biaya Pemkab.


Para penduduk yang awalnya mencegat, ikut mengawal minibus yang membawa anak-anak Syiah tersebut karena khawatir rombongan hanya pura-pura pulang, namun tetap berusaha berangkat dengan cara diam-diam. Saat akan memasuki kediaman Tajul inilah, ada seseorang Syiah yang membuat garis di jalan sambil mengingatkan dengan suara keras: “Polisi dan para penguntit dilarang masuk. Kalau sampai melewati garis, akan mati”.


Dari arah pesantren Tajul Muluk, ternyata ada sekelompok orang berseragam serba hitam dengan senjata tajam terhunus di tangan. Dan benar adanya, begitu ada penduduk yang melewati garis, ternyata terjadi ledakan dan beberapa benda keras beterbangan. Sebagian penduduk terluka, termasuk dalam hal ini Kapolsek Omben. Suasana pun berubah liar, kedua belah pihak saling lempar batu.


Dengan siap siaganya beberapa orang yang bereseragam hitam dan menghunus senjata tajam, serta adanya bahan peledak di area kediaman Tajul Muluk, kuat indikasi bahwa kejadian tersebut sudah disekenariokan sejak awal. Bahkan ada kabar bahwa kondisi ini sudah dimusyawarahkan di Malang, meskipun kebenarannya perlu diungkap.


Para penduduk yang sejak awal memang tidak mempersiapkan diri untuk bertarung akhirnya terdesak. Terpaksa mereka mundur ke perkampungan, menghindar serangan warga Syiah. Dalam situasi terdesak, ada sebagian penduduk menggunakan pengeras suara milik Masjid.


Dari speaker disampaikan kesediaan masyarakat sekitar untuk membantuk menghadapi serangan pengikut Tajul Muluk. Gayung pun bersambut. Terjadilah saling serang antar dua kubu”.


Dari laporan tersebut, sesungguhnya ada pelanggaran kesepakatan dari pihak Syiah. Jika saja, pengikut Tajul Muluk memenuhi kesepakatan dan menerima persyaratan damai dengan cara tidak akan menyebarkan ajaran pelecehan, pasti tidak akan terjadi bentrok.


Dari hasil kajian, beberapa pihak terkait melakukan upaya-upaya penyelesaian. MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jatim mencegah aliran Syiah dengan upaya edukatif, menerbitkan fatwa tentang Syiah. Surat fatwa bernomor 01/SKF-MUI/JTM/I/2012 berisi kesesatan ajaran Syiah. Sementara Gubernur Jatim menerbitkan Peraturan Gubernur No. 55 Tahun 2012 Tentang Pembinaan Kegiatan Keagamaan dan Pengawasan Aliran Sesat di Jawa Timur.


Baik fatwa maupun Pergub Jatim diterbitkan untuk mencegah umat Islam Jatim melakukan tindakan tercela yang bisa memicu chaos. Upaya edukatif ini berusaha mewujudkan umat yang beradab, memahami etika beragama dan bermu’amalah antar sesama. Bahwa tindakan menghina ajaran lain bisa memantik konflik sosial. Dengan diterbitkannya dua surat keputusan tersebut, diharapkan di Sampang maupun di daerah-daerah lain tidak adalagi umat yang terinfiltrasi ajaran-ajaran ‘aneh’ dengan menghina Sahabat Nabi, istri Nabi dan lain-lain.


Pembinaan Penganut Agama


Berdasarkan hal itu, Pemkot Sampang pun berjanji membiayai anak-anak Syiah untuk mengirim ke pondok pesantren Ahlus Sunnah. Pencegahan dini harus dilakukan. Sebab, jika anak-anak tersebut dibiarkan jadi menganut ajaran penistaan terhadap Sahabat, maka Sampang akan terus membara lagi kelak.


Upaya-upaya aparatur pemerintah, ulama dan pihak keamanan harus didukung. Solusi mereka menyentuh akar utama penyebab konflik. Bahwa, penistaan terhadap Sahabat dan Istri Nabi yang dilakukan secara publik yang menjadi sebab bentrok. Menutupi akar utama, apalagi memotongnya justru akan memelihara konflik menjadi lebih besar lagi.


Yang harus kita cerna baik-baik, bahwa kekerasan membabi buta adalah kriminil tapi bukan berarti Islam tidak memiliki sikap tegas terhadap  penistaan agama. Terhadap aliran sesat, Islam memiliki aturan yang adil. Memang ada perintah bersikap ramah namun diperintah pula bersikap tegas. Dalam catatan sejarah, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam  pernah merobohkan masjid Dhirar yang dibangun oleh Abu ‘Amir Ar-Rahib.


Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam harus bertindak tegas, sebab masjid Dhirar dibangun dengan tujuan untuk menghasut umat Islam, membela kaum kafir dan berefek memecah belah para sahabat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengirim beberapa orang untuk meruntuhkan masjid itu menjelang kedatangan beliau di Madinah.


Peristiwa itu direkam dalam al-Qur’an: “Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mu’min), untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mu’min serta menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah: “Kami tidak menghendaki selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).” (QS. al-Taubah: 107-108).


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mungkin membiarkan penyimpangan itu yang bisa mamantik perpecahan umat Islam. Pertimbangannya dua hal penting; Abu ‘Amir Ar-Rahib berpotensi melakukan penyesatan massal dan memancing permusuhan.


Yahudi bani Quinuqa’ dan bani Nadzir pernah diusir oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Madinah. Gara-garanya, mereka mengkhianati perjanjian. Bahkan, beberapa orang Yahudi dari bani Quraidzah dieksekusi karena ganasnya mereka memusuhi dan mengancam fisik para sahabat. Kecuali wanita dan anak-anak, mereka dilindungi dan diperlakukan dengan lembut (Sirah Ibn Hisyam jilid 3).


Berbuat baik dan bersikap bijak terhadap non-muslim atau  penganut kepercayaan yang berbeda, tidak menghalangi Islam untuk berdakwah. Mereka tetap disebut dakwah Islam, tapi bukan bersifat memaksa. Namun tidak ada kompromi terhadap penyimpangan agama, penistaan atau pencampur adukkan agama atas nama toleransi. Jika ada penyimpangan dan penistaan – yang bisa memancing konflik sosial – Islam segera mencegahnya, tidak boleh dibiarkan.


Dalam konteks Negara Indonesia, ajaran-ajaran ekstrim Syiah yang melecehkan Shahabat serta gerak dakwah politik Syiah harus jadi catatan pemerintah. Perlu ada penelusuruan lebih dalam lagi. Apalagi terdapat laporan tentang sayap militant Syiah. H. As’ad Said Ali, Wakil Ketua PBNU, pernah mengatakan bahwa terdapat jaringan militansi Syiah. Dalam tulisannya berjudul “Gerakan Syiah di Indonesia”, di www.nuonline.com pada 30/5/2011, As’ad berpendapat bahwa terdapat jaringan yang berupaya membuat lembaga bernama Marja’iyyat al-Taqlidi seperti di Iran. Pemicunya adalah, doktrin kemutlakan imamah berdasarkan politik.


Maka dapat disimpulkan bahwa ajaran pelecehan terhadap kesucian agama-lah yang sesungguhnya memicu konflik sosial. Ajaran seperti ini jika dibiarkan memperkeruh keamanan masyarakat, karena penodaan agama hakikatnya melanggar Hak Asasi Manusia. Pelecehan terhadap agama hakikatnya pelecehan terhadap hak manusia. Sebab, hak manusia yang paling asasi adalah hak untuk menjaga agamanya. Jika kesucian agama dihujat, maka telah terjadi pelanggaran hak asasi yang berat. Pelecehan agama bukan domain toleransi lagi, sebab toleransi adalah menghormati tanpa mencaci-maki. Jika konsep toleransi ‘dibumbui’ caci maki Shahabat, maka ini toleransi yang ilusi alias rancu.*


Penulis adalah peneliti InPAS Surabaya


Red: Cholis Akbar


Article source: http://news.liputan6.com/read/622779/komnas-ham-cuek-soal-tebus-ijazah-anak-bapak-mantap-jual-ginjal


Menelisik Kasus Syiah Sampang dan Kerancuan Toleransi

Monday, May 13, 2013

Paus Fransiskus tetapkan 813 santo setelah tolak masuk Islam

Paus Fransiskus kemarin menetapkan ratusan martir yang dipenggal pada abad ke-15 lantaran menolak memeluk Islam menjadi orang-orang kudus dari Gereja Katolik Roma atau santo, saat dia memimpin upacara kanonisasi atau proses pemberian gelar santo pertamanya di Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan.


Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (13/5), para martir itu atau biasa disebut sebagai ‘Martir dari Kota Otranto’ merupakan 813 warga Italia yang dibunuh di Kota Otranto, selatan Italia pada 1480 lantaran menolak meninggalkan agama mereka yakni Kristen, setelah kota itu jatuh ke tangan Kesultanan Utsmaniyah dari Turki.


Persetujuan para martir ini mendapat gelar santo diputuskan oleh pendahulu Paus Fransiskus yakni Paus Benediktus XVI, dalam surat keputusan yang dibaca di sebuah misa pada Februari lalu. Saat itu, Paus asal Jerman ini mengumumkan untuk pensiun.


Tidak lama setelah Paus Fransiskus terpilih pada Maret lalu, dia menyerukan agar Gereja Katolik meningkatkan dialog dengan umat Islam. Namun, tidak jelas bagaimana pemberian gelar santo kepada para martir ini natinya dapat diterima umat Islam. Takhta Suci Vatikan juga mengatakanbahwa kematian ‘Martir dari Otranto’ harus dipahami dalam konteks sejarah.


Paus pertama dari Amerika Selatan ini juga memberikan Kolombia santo pertamanya, yakni seorang biarawati yang bekerja sebagai guru dan rohaniwan yang membimbing masyarakat pribumi abad ke-20,Laura of Saint Catherine of Siena.


Dia juga memberikan gelar santo kepada seorang perempuan asal Amerika Latin lainnya, Maria Guadalupe Garcia Zavala dari Meksiko yang mendedikasikan dirinya untuk merawat orang-orang sakit dan membantu umat Katolik menghindari penganiayaan selama tindakan keras pemerintah pada 1920-an.


Paus Fransiskus mengatakan kepada pada jemaat bahwa para martir adalah sumber inspirasi, terutama bagi banyak orang Kristen yang saat ini dan di banyak belahan dunia lain, masih menderita sebab tindak kekerasan. Dia juga menyebut bahwa para martir ini menerima kesetiaan dan menanggapi kejahatan dengan kebaikan.










Article source: http://www.beritasatu.com/nusantara/89543-fpi-ikut-amankan-natal-di-makassar.html


Paus Fransiskus tetapkan 813 santo setelah tolak masuk Islam

Monday, December 23, 2013

Berharap identitas kembali lewat patung

Berita Terkait



  • Banjir di Jalur Gaza makin tinggi, ribuan warga mengungsi

    Banjir di Jalur Gaza makin tinggi, ribuan warga mengungsi  


  • Akibat hujan es, Jalur Gaza dilanda banjir  


  • Gereja kelahiran Yesus direnovasi

Merdeka.com – Bishara Shlayan warga Kota Nazareth, sebelah selatan Palestina menegaskan kembali pentingnya sejarah kota tempat masa kecil Yesus Kristus. Dia ingin mendirikan patung juru selamat itu setinggi 100 meter di perbukitan menjorok ke wilayah itu.


Stasiun televisi Fox melansir (20/12), Shlayan sedih lantaran Nazareth beberapa tahun terakhir mengalami demografi perubahan keyakinan. Populasi muslim tumbuh amat pesat sekitar 70 persen dari total 80 ribu penduduk di kota itu. “Perlahan tapi pasti identitas Kristen mulai hilang di sini,” ujar Shlayan.


Rencananya patung Yesus akan duduk di puncak Bukit Precipice dikenal sebagai Gunung Tuhan. Shlayan telah mengumpulkan uang demi proyek itu, dia ingin mengajak banyak orang mendukungnya termasuk Menteri Pariwisata Israel Uzi Landau. “Kami memberkatinya meski saya tidak percaya pada patung,” ujar Landau.


Patung itu bisa saja masuk dalam daya tarik wisata religius. Namun tidak semua warga Kristen menyukai ide Shlayan. Merke bilang dia hanya buang-buang waktu dan merepotkan dirinya.


Muslim dan Kristen telah lama hidup damai berdampingan di Nazareth. Namun akhir-akhir ini banyak warga Kristen masuk Islam dan banyak pula pindah ke Israel lantaran pekerjaan tidak banyak di kota itu. Pada 2002 sebuah masjid hendak dibangun namun mendapat perlawanan keras dari Vatikan, Gedung Putih, dan organisasi Katolik serta Protestan sejagat. Akhirnya masjid itu batal dibangun.


Baca juga:
Menelusuri Gereja Nativity di Bethlehem, lokasi Yesus dilahirkan
Palestina punya toko seks pertama
Pemuda Palestina bikin video parodi iklan Van Damme
Dekat dengan Yahudi, setia terhadap Palestina
Bakal ada intifadah ketiga












Article source: http://celebrity.okezone.com/read/2013/12/23/33/916188/18-pasangan-selebriti-menikah-di-tahun-ular-air-iii-habis


Berharap identitas kembali lewat patung

Thursday, December 19, 2013

Menjanda, Asmirandah Sosok Kuat &#38; Gak Cemen


KAWIN-CERAI di kalangan selebriti memang sudah lumrah masyarakat mendengarnya. Menyandang predikat janda, bukanlah hal yang memalukan, apalagi aib bagi sebagian kalangan.

 

Namun, beda hal jika menjadi janda lantaran adanya pembatalan pernikahan, bukan karena perceraian yang notabenenya terdapat perselisihan antar pasangan yang tak kunjung selesai.

 

Seperti kasus pembatalan pernikahan yang dialami oleh pemain sinetron cantik Asmirandah dengan Jonas Rivanno alias Vanno, lantaran Jonas yang memilih kembali kepada keyakinan agama sebelumnya.

 

Padahal pada 21 Agustus lalu, Jonas mantap telah menjadi mualaf. Lantas, bagaimanakan nasib Asmirandah setelah menjanda?

 

“Ini proses hidup yang harus dilewati oleh siapa pun yang memiliki sebuah masalah. Tinggal bagaimana daya tahan kita untuk menghadapi, mungkin bisa jadi stres kalau Asmirandah tidak mendekatkan diri kepada Tuhan. Mendapat masalah sebaiknya lebih mendekatkan  diri kepada Tuhan. Dijadikan ajang untuk bisa memaafkan diri sendiri,” saran Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm ketika dihubungi oleh Okezone, Kamis (19/12/2013).

 

Melly melihat Asmirandah sosok wanita yang kuat, apalagi masalah ini dianggap cukup berat bagi mantan Dude Harlino ini. Melly pun melihat Asmirandah lebih santai dalam menghadapi masalah tersebut ketika diwawancarai oleh media.

 

“Bisa kita lihat di televisi, Asmirandah dengan santai menjawab pertanyaan wartawan. Tidak terlihat drop dan ngomongnya tenang. Saya yakin Asmirandah kuat bukan yang cemen atau rapuh dalam hadapi masalah. Saya acungi jempol untuk Asmirandah,” pungkasnya.
(tty)


Article source: http://www.themalaysianinsider.com/tech/article/latin-americans-most-socially-engaged-users-in-the-world


Menjanda, Asmirandah Sosok Kuat & Gak Cemen

Thursday, January 31, 2013

Ulama Mesir serukan bunuh penghasut rakyat untuk demo

Ulama kontroversial Mesir Wagdy Ghoneim menyerukan Presiden Muhammad Mursi untuk membunuh mereka pembuat onar, penjahat kejam, dan pelaku kriminal menghasut Negeri Sungai Nil hingga bergejolak. Jika tidak masyarakat bakal main hakim sendiri.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (31/1), Ghoneim mengucapkan itu dan mengunggahnya di situs berbagi video Youtube. “Saya katakan dengan terbuka mendorong untuk membunuh para kriminal, penghasut, pencuri yang membuat negara menjadi panas, dan mereka menghilangkan nyawa orang tak berdosa,” katanya.

Ghoneim dengan nada marah juga mengancam jika polisi atau aparat berwenang lain tidak bisa menegakkan keadilan warga akan bertindak dengan seizin Tuhan. Penulis buku-buku Islam ini juga menyerukan Mursi untuk menggunakan kekuatannya di luar hukum pada mereka tidak menghormati lembaga negara dan menghasut rakyat.

“Rasa kasihan presiden tidak akan berlaku bagi pengkhianat bangsa,” ujar Ghoneim.

Dia berbuat itu lantaran makin banyak gelombang unjuk rasa anti-Mursi dan menuntut konstitusi baru sebagai upaya memperbaiki kondisi negara itu.

Ulama ini mendapat sejumlah kritik bahkan dilarang masuk ke Amerika Serikat dan Inggris sebab dinilai mendukung kekerasan. Banyak pernyataan dia kontroversial. Ghoneim pernah bilang Badai Sandy menghantam Amerika sebab Tuhan telah mengirimkan tentaranya karena negara itu melawan Islam.

Begitu pula saat Pastur Shinoda II meninggal, Ghoneim menyatakan kegembiraannya lantaran sang pastur dinilai anti-muslim.

Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/01/30/mhg3xy-menelusuri-dakwah-islam-di-kolombia


Ulama Mesir serukan bunuh penghasut rakyat untuk demo

Sunday, December 22, 2013

Tak Wajar jika Jonas Masih Cemburui Asmirandah


MEMILIH untuk berpisah dengan pasangan merupakan pilihan yang sulit. Apalagi perpisahan tersebut dikarenakan ada prinsip hidup yang dianggap tidak sesuai.


Namun, apa boleh dikata jika pernikahan tidak bisa berlangsung mulus lantaran tidak ada kecocokan di antara dua belah pihak. Seperti kasus pembatalan pernikahan yang dialami oleh pemain sinetron cantik Asmirandah bersama Jonas Rivanno alias Vanno.


Majelis Hakim Pengadilan Agama Depok mengabulkan permintaan Asmirandah untuk melakukan pembatalan pernikahan lantaran Jonas yang telah menjadi mualaf, akhirnya memutuskan untuk kembali kepada keyakinan sebelumnya setelah menikahi Asmirandah. Daripada saling menyakiti satu sama lain, akhirnya Asmirandah memilih keputusan untuk berpisah.


Lantas, masih bolehkan Jonas cemburu dengan Asmirandah, mengingat kedua belah pihak masih satu manajemen sinetron?


“Ya, kalau kedua belah pihak sudah setuju untuk berpisah, seharusnya sudah tidak ada rasa cemburu. Pasalnya, keduanya sudah mantap dan sepakat untuk berpisah. Jadi, dia (Asmirandah) bukan istrinya lagi,” ungkap Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm kepada Okezone, beberapa waktu lalu.


Menurut psikolog ramah ini, memang tidak mudah menerima kenyataan untuk berpisah dengan pasangan. Pasalnya, keinginan itu menjadi keputusan kedua belah pihak untuk berpisah.


Beda hal jika keputusan bercerai diputuskan oleh salah satu pihak saja. Kemungkinan salah satu pasangan masih menyimpan rasa sayang dan tidak menginginkan perpisahan. Maka bisa jadi, perilaku seperti cemburu, meneror, atau membuntuti mantan istri/suami bisa terjadi. (ren)
(tty)


Article source: http://news.detik.com/read/2013/04/08/125655/2214208/10/masjid-keramat-luar-batang-jadi-tempat-favorit-pejabat-berburu-berkah?9922022


Tak Wajar jika Jonas Masih Cemburui Asmirandah

Friday, December 21, 2012

'Di Kampus Saya Berasa Seperti Artis'

Foto: Rayful Mudassir | The Globe JournalElfis Yosua TruknaLangit masih samar-samar memperlihatkan warna birunya walaupun matahari hampir berganti giliran dengan bulan yang mulai naik perlahan. Suasana bising pun untuk jeda sejenak lantaran umat muslim tengah melaksanakan ibadah shalat Maghrib baik di mesjid maupun di rumah mereka masing-masing.

Usai melaksanakan shalat Magrib di rumah kerabat, tiba-tiba handphone yang saya letakkan di atas kasur kayu berukuran 2×1 itu bergetar. Sejenak terlupa bahwa sebelumnya saya mempunyai janji bertemu dengan salah seorang mahasiswa dari Papua yang saya peroleh nomornya dari seorang kerabat yang berkuliah di FISIP Unsyiah.

Setelah saling membalas pesan singkat, kami sepakat untuk segera bertemu di kantin Asrama Koperasi Mahasiswa Unsyiah di jalan Inong Balee Darussalam, Banda Aceh. Sampai disana setelah memarkirkan sepeda motor di depan kantin, tampak seorang pria berbadan gelap, berambut kriting khas Papua, serta berhidung mancung, sedang duduk seorang seperti sedang menunggu seseorang.

Saya langsung menuju ke arahnya dan berjabat tangan dengannya. Pria hitam manis manis ini dengan headset yang tetap dipasang ditelinganya, jaket berwarna biru dengan lambang pemerintah Papua di sebelah kiri jaket tersebut membuatnya terlihat gagah dan sangat Papua. 

Nama pria bertubuh mungil itu Elfis Yosua Trukna, salah seorang mahasiswa Papua yang dikirim oleh Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dari Papua untuk belajar ke Universitas Syah Kuala. Ia masih terhitung belia di kampusnya, semester satu di jurusan Ekonomi Akutansi. Ia tak sendiri di Banda Aceh, pria yang biasa disapa Eli ini bersama 19 teman lainnya sesama Papua menyeberang ribuan kilometer untuk belajar di Negeri Serambi Mekkah.

“Sebenarnya ada 30 orang yang akan diberangkatkan, tapi karena ada yang takut dengan tsunami dan takut dengan perbedaan agama makanya 10 orang tidak berani kesini karena tidak diizinkan orang tuanya,” kata lelaki kelahiran 10  Oktober 1992 ini di kantin Askopma, Kamis, (6/12/2012) malam.

Namun Elfis berbeda dengan teman-temannya yang lain yang keder pindah ke Nanggroe Serambi Mekkah. Ia menganggap meski mayoritas penduduk Aceh Muslim, namun Aceh sama seperti di Papua. Kesamaan yang ia maksud diantaranya adalah perihal komposisi pemeluk agama.

Jika di Papua, agama yang dianut masyarakat disana tidak ada yang diatas atau dibawah, melainkan sama. Muslim 50 persen serta Kristen 50 persen.  “Meski disini mayoritas Muslim, namun tetap saja mereka toleransi terhadap kami, disana juga banyak mesjid-mesjid seperti disini,”kata anak dari Efraim Trukna dan Yohana Alimdam ini.

Selain itu, kesamaan yang lainnya ialah di Aceh dulu sempat lahir Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang kini telah berdamai dengan pemerintah RI. Di Papua saat ini juga mempunyai sebuah gerakan yang ingin memerdekakan Papua dari Indonesia, yaitu Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Ya saya anggap Papua dan Aceh itu sama, masyarakatnya juga ramah-ramah, tidak seperti saat saya berada di Jawa dulu,” katanya mulai menceritakan masa kelamnya saat di Yogyakarta.

Eli sempat menikmati bangku sekolahnya di SMAN 1 SMAPTA, Yogyakarta mulai kelas satu hingga tamat. Selama tiga tahun tersebut, ia terkadang menerima perlakukan yang tak mengenakan dari orang-orang disana. Terkadang dia dicemooh, dilirik hingga diteror oleh orang-orang baik yang ia kenal maupun yang tidak ia kenal.

“Kadang-kadang ada yang bilang, Woi OPM kau ya, gak bakal merdeka kau,” katanya memperagakan bagaimana seseorang berkata kepadanya saat di Yogya.

“Di  Aceh tidak begitu, di kampus pun saya berasa seperti artis karena teman-teman baik kepada saya, mungkin karena mereka belum pernah bertemu dengan orang Papua sebelumnya,” tambah anak pertama dari empat bersaudara itu tertawa lebar.

Kehidupan di Aceh bagi pria ramah ini begitu menyenangkan, dengan budayanya, masyarakatnya hingga kebiasaan orang-orang Aceh dalam kesehariannya. Namun yang paling menarik bagi Eli terhadap Aceh ialah saat sedang di rumah makan atau warung kopi dimana kebiasaan orang Aceh selalu berlama-lama disana walau hanya untuk minum kopi.

“Lucu, saya dulu di Papua selesai makan minum langsung pergi karena nantinya akan ada orang lain lagi yang akan duduk disana. Tapi disini bisa santai-santai dulu selesai makan atau minum, suka saya,” katanya memasang wajah senang.

Selain itu penyuka mie Aceh ini mengatakan orang-orang di provinsi paling ujung Sumatera ini sangat ramah dan sangat bersahabat bahkan dengan orang asing baik dalam maupun luar negeri.

“Saya terkejut dan tertawa saat pertama membeli makanan di Aceh, sangat murah. Sekali makan saja hanya perlu uang sebesar Rp 10 ribu, tapi kalau di Papua sana tidak cukup Rp 10 atau Rp 20 ribu tetapi Rp 100 ribu,” kata Eli sambil tersenyum.

Namun dibalik nilai positif yang ia rasakan, ada satu hal yang membuat pria asal Sumtamon, kabupaten Pegunungan Bintang provinsi Papua ini kebingungan saat berada di Aceh.

“Saat saya tiba di Aceh saya bingung begitu, kami di Papua setiap hari Jumat dan Minggu libur karena itu kan hari besar untuk Muslim (Jumat) dan Kristen (Minggu), jadi bisa saling menghargai satu sama lain, sederajat begitu,” katanya dengan aksen Papua yang khas.

Ia juga mengeluh tentang fasilitas yang ia terima dari pemerintah Papua lantaran pemerintah tidak memberikan fasilitas belajar yang memadai seperti meja belajar. Ditambah lagi pengiriman uang baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten sering terlambat hingga satu bulan lebih. Padahal pemerintah telah berjanji akan memberikan fasilitas lengkap kepada para mahasiswa Papua yang kuliah di luar Papua.

“Kami terima uang beasiswanya dalam tiga tahap, dari Dikti Rp 800 ribu, Provinsi Papua Rp 1,2 juta dan dari kabupaten Pegunungan Bintang Rp 5,5 juta untuk setiap bulannya, tapi sering terlambat, punya yang bulan November pun belum dikirim,” katanya. 

Eli yang dipercayakan sebagai Ketua untuk mahasiswa Papua yang belajar di Unsyiah ini adalah salah satu putera Papua dari  747 mahasiswa yang dikirim ke universitas diluar Papua dan disebarkan ke seluruh universitas negeri di Indonesia. Mereka dikirim melalui program Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), dididik keluar Papua agar di masa mendatang bisa membangun provinsi mereka dengan lebih baik.

Selain itu, sebelum para calon sarjana menuju ke kampus yang telah ditentukan, mereka juga menandatangani nota kesepakatan (MoU) antara setiap mahasiswa dengan Dikti. Dan yang lebih menjanjikan lagi, 747 orang yang dikirim usai menjadi sarjana maka dijamin mendapat pekerjaan sesuai perjanjian. Eli sendiri punya cita-cita menjadi wakil rakyat di negerinya nanti seusai menuntut ilmu.

Awal tahun 2012 lalu, Eli disarankan oleh salah seorang pamannya dari partai Nasional Demokrasi (Nasdem) yang menjadi salah seorang anggota DPRD Pegunungan Bintang, untuk masuk menjadi anggota partai yang diketuai oleh Surya Paloh tersebut sehingga Elfis bisa masuk menjadi anggota DPRD nantinya usai menjadi sarjana.

Eli tak diizinkan orang tuanya untuk kembali ke Papua kecuali sudah mendapat gelar sarjana. “Pokoknya pulang ke Papua kalau sudah jadi sarjana jadi langsung kerja,” katanya mengulang kalimat yang disampaikan oleh sang ayah untuknya.

Meski kerinduannya sangat besar terhadap keluarganya yang berada di ujung timur Indonesia itu, selain karena orang tuanya, Eli juga mengingat ongkos yang harus ia keluarkan hampir mencapai Rp 7,5 juta untuk sekali pulang sehingga ia mengurungkan niatnya untuk kembali ke kampung tercinta. “Lagian saya senang dengan Aceh,” katanya sambil tertawa dan membuang puntung rokok yang sejak tadi dihisapnya.
[004]

Article source: http://www.merdeka.com/peristiwa/din-syamsuddin-ingin-saudagar-muslim-kuasai-sudirman-thamrin.html


'Di Kampus Saya Berasa Seperti Artis'

Tuesday, February 26, 2013

Perusahaan wajib diboikot

Organisasi muslim inminds di Inggris melansir perusahaan-perusahaan berserta produk mereka masuk dalam daftar boikot. Alasannya, perusahaan-perusahaan itu membantu Israel, menanamkan modal di Israel, atau memiliki kaitan dengan pengusaha atau perusahaan Israel.

Berikut daftar perusahaan wajib diboikot pada tahun lalu, seperti dilansir situs inminds.co.uk.

AOL Times Warner

Produk dan perusahaan afiliasi: AOL Internet, majalah Time, majalah Life, penerbitan Time-Life, CNN, ICQ (program obrolan di Internet).

Sebanyak 30 persen dari total investasi AOL di Israel. Selama satu dekade terakhir, mereka telah menanam modal lebih dari USD 0,5 miliar di negara Zionis itu. Pada 1998, mereka membeli Mirabilis, perusahaan Israel pe,mbuat ICQ, senilai USD 287 juta.

Apax Partners Co. Ltd.

Produk dan perusahaan afiliasi: Merlin Entertainment Group, Stead Simpson Group, Brands Hatch Leisure Holdings, easyEverything Limited, Yell, Jonny Rockets Group, Protection One, Sunglass Hut, Greenbacks.

Pada 2000, Apax berinvestasi USD 100 juta di israel dan berencana menambah menjadi USD 600 juta dalam tiga tahun.

Coca Cola

Perusahaan ini menghasilkan tiga ribu mereka, di antaranya Coca-Cola, Coca-Cola Zero, diet Coke, Sprite, Fanta, Lilt, Dr Pepper, Oasis, Kia-Ora, Schweppes, Five Alive, Minute Maid, Roses, Powerade, Relentless, Malvern, glacéau vitaminwater.

Sejak 1996, Coca Cola dipandang sebagai penyokong sejati Israel. Mereka memiliki kantor pusat di kota yang sama dengan gedung konsulat Israel, yakni di Kota Atlanta, Amerika Serikat. Mereka juga mempunyai hubungan dekat dengan Dewan Dagang Amerika-Israel (AICC), juga sama-sama bermarkas di Atlanta.

Pada 1997, misi ekonomi Israel memberi Coca Cola penghargaan the Israel Trade Award Dinner lantaran selama tiga dasawarsa menyokong negara Bintang Daud itu dan menolak keputusan Liga Arab untuk memboikot Israel.

Pentolan Coca Cola juga masuk dalam petinggi AICC. Sebagai balasan, perusahaan ini membiayai seluruh kegiatan AICC. Mereka juga mensponsori pemberian penghargaan oleh AICC terhadap individu atau kelompok atas jasa-jasa mereka terhadap Israel.

Selama lima tahun berturut-turut (1991-1996), agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) bernama Moshe Wertheim memimpin AICC Dia bersama bos Coca Cola yang meninggal pada Desember 1998, Abraham Feinberg, membawa masuk ke Coca Cola ke Israel. Wertheim sekarang memimpin Coca Cola Israel.

Coca Cola Israel merupakan perusahaan makanan dan minuman terbesar ketiga di negara Yahudi itu. Mereka memiliki kawasan pertanian di permukiman ilegal Shadmot Mechola, Lembah Sungai Yordania, dan kawasan industri Katzenin di daerah pendudukan Dataran Tinggi Golan.

Cater Pillar

Masuk dalam daftar boikot lantaran buldoser-buldoser buatan perusahaan ini dipakai buat meratakan rumah-rumah milik warga Palestina.

Danone

Produk dan perusahaan afiliasi: Strauss dairy, Danone yogart, Jacob biscuits, HP foods, Evian, Volvic, Galbani, LEA PERRINS, LU Biscuits.

Pada Juli 1998, Danone membuka fasilitas penelitian dan pengembangan di Israel. mereka memiliki seperlima saham di perusahaan makanan terbesar kedua di negara itu, Strauss Group. Danone Israel menjadi pemasok utama produk Danone di Timur Tengah.

Walt Disney

Produk dan perusahaan afiliasi: Disneyland, EuroDisney, Disney Products.

Pameran bertajuk Walt Disneys Millennium di the Epcot Centre, Florida, Amerika Serikat, menggambarkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Padahal, menurut resoludi Dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa nomor 242, 237, dan 405, Yerusalem berada dalam status internasional dan tidak bisa menjadi ibu kota Israel.

Liga Arab berencana memboikot pameran itu, namun di menit-menit akhir niat mereka digagalkan oleh Pangeran Walid bin Talal dari Arab Saudi. “Jika kita memboikot Disney, Israel akan menang karena itu akan membuat citra kita negatif di Amerika Serikat,” kata pemilik saham di Euro Disney ini.

Hampir 200 ribu warga Arab melawat ke Disney saban tahun dan hubungan dagang perusahaan itu dengan Timur Tengah menghasilkan USD 100 juta per tahun.

Estee Lauder

Produk dan perusahaan afiliasi: Aramis, Clinique, DKNY, Presciptives, Origins Natural Resources, MAC Cosmetics, La Mer, Bobbi Brown Essentials, Tommi Hilfiger, Aveda, Stila Cosmetics, Jo Malone, Bumble and Bumble, Kate Spade.

Sang pemilik, Ronlad Lauder, pernah menjabat ketua the Conference of Presidents of Major American Jewish Organizations. Dia kini memimpin Dana Nasional yahudi (JNF) yang berusaha membuat penjajahan Israel terhadap Palestina sah di mata hukum internasional.

Home Depot

Produk dan perusahaan afiliasi: Home Depot retails stores, EXPO Design Centers, Villager’s Hardware stores, Apex Supply Company, Georgia Lighting, Maintenance Warehouse, National Blinds and Wallpaper.

Pemilik Home Depot, Bernard Marcus, merupakan pegiat Zionis. Dia sekarang mengepalai Ernet, sebuah jaringan media pro-Israel yang bertugas memastikan semua media di Amerika serikat tetap mendukung Israel.

IBM

Perusahaan ini menanamkan modal besar di Israel dan mempekerjakan sekitar 1.700 orang di sana. “Tanah terjepit dan berlimpah ide ini sangat penting buat IBM,” kata Wakil Presiden Senior IBM Lawrence Ricciardi dalam wawancara khusus dengan surat kabar the Jerusalem Post. IBM beroperasi di Israel sejak 1949, setahun setelah Israel berdiri.

Intel

Produk dan perusahaan afiliasi: Processors – Celeron, Pentium, Itanium, etc, Motherboards, Chipsets, Adapters, Controllers, Network Products, Wireless components, Embeded Products, Software Development Tools.

Intel adalah salah satu pendukung terbesar Israel. Pusat riset dan pengembangan di luar Amerika Serikat pertama dibuka di Kota Haifa pada 1974. Sejak itu, mereka terus menambah nilai investasi di negara ini.

Johnson Johnson

Mereka telah membeli perusahaan Israel, Biosense, seharga USD 400 juta.

Kimberly-Clark

Produk dan perusahaan afiliasi: Kleenex, Kotex, Huggies, Andrex.

Lewis Trust Group Ltd.

Produk dan perusahaan afiliasi: River Island, Isrotel hotels in Palestine, Ibrotel hotels in Spain/Portugal, Britannia Pacific Properties.

Sang pemilik David Lewis, dikenal sebagai penyokong Israel. Dia aktif menggalang dana buat Dana Nasional Yahudi (JNF). Dia juga anggota Dewan Bisnis Inggris-Israel (IBBC).

The Limited Inc.

Produk dan perusahaan afiliasi: Express (667 stores), The Limited (389 stores), Lerner New York (560 stores), Structure (469 stores), New York and Company (79 stores), Mast Industries (apparel manufacturer), Intimate Brands, Inc. meliputi Victoria’s Secret, Bath Body Works, White Barn Candle Company, Henri Bendel (Fifth avenue – single store).

Perusahaan ini telah memiliki lebih dari 2.800 toko di seluruh dunia dan lima merek ritel khusus ternama.

Pemilik the Limited Inc. Les Wexner adalah seorang Zionis. Dia anggota dewan direktur Ernet, perusahaan media pro-Israel yang bertugas memastikan seluruh media di Amerika Serikat tetap membela negara Zionis itu.

Pada 1984, Wexner termasuk 200 orang paling tajir yang membentuk Yayasan Wexner dengan misi memperkuat kepemimpinan Yahudi di Amerika Utara dan israel.

Yayasan ini memiliki program beasiswa bagi sepuluh pejabat Israel saban tahun untuk belajar di Universitas Harvard. mereka juga membiayai perjalanan para pemuda keturunan Yahudi Amerika ke Israel tiap tahun dengan nama program Birtright Israel.

L’Oreal

Produk dan perusahaan afiliasi: Giorgio Armani Perfumes, Redken 5th Avenue NYC, Lancome Paris, Vichy, Cacharel, La Roche-Posay, Garnier, Biotherm, Helena Rubinstein, Maybelline, Ralph Lauren Perfumes, Carson.

Amerika Serikat pada 1995 pernah mendenda perusahaan ini USD 1,4 juta karena mengirim surat kepada Liga Arab. Mereka mengaku telah menghentikan produksi di negara itu.

Selepas itu, investasi dan hubungan dagang L’Oreal dengan Israel terus berkembang. Kongres Yahudi Amerika (AJC) menyatakan sangat puas dengan perusahaan ini. L’OREAL telah menjadikan Israel sebagai pusat dagang di Timur Tengah.

Marks Spencer

Produk dan perusahaan afiliasi: MS stores, St. Michaels.

Sejak awal kelahirannya, Marks Spencer memang sangat terkait gerakan Zionis. Mantan bos, Lord Marcus Sieff, pernah menulis salah satu tujuan dasar berdirinya perusahaan itu adalah membantu pertumbuhan ekonomi Israel. Mereka membantu negara itu dengan nilai dagang saban tahun USD 233 juta.

McDonald’s

The Jewish United Fund menyebut McDonald sebagai perusahaan besar penyeokong setia Israel. Lembaga ini bekerja untuk memelihara dukungan militer, ekonomi, dan diplomatik Amerika Serikat atas negara Zionis itu.

Hingga 1996, McDonald’s memiliki 125 restoran di seantero Israel. Mereka memiliki kebijakan memceat karyawan ketahuan berbahasa Arab. Aturan ini menuai korban pada 2004, ketika seorang karyawan beretnis Arab diketahui berbincang menggunakan bahasa ibu mereka dengan pekerja lain.

Restoran pertama McDonald’s di Timur Tengah adalah di Israel, dibuka pada 1993. Siapa pun direktur utama McDonald’s otomatis menjadi direktur kehormatan di Dewan Dagang Amerika-Israel (AICC).

Motorola

Perusahaan ini memasok kebutuhan militer Israel, mulai dari sistem bom, peluru kendali, sistem komunikasi militer, radar dan kamera pengintai, serta jaringan telepon seluler di seluruh permukiman Yahudi. Motorola mulai menanamkan modal sejak Israel merdeka pada 1948.

Nestle

Produk dan perusahaan afiliasi: NescafĂ©, Perrier, Vittel, Pure Life, Carnation, Libby’s, Milkmaid, Nesquik, Maggi, Buitoni, Crosse Blackwell, Milkybar, KitKat, Quality Street, Smarties, After Eight, Lion, Aero, Polo Shreddies cereal, KitKat, Quality Street, Smarties, Baci, After Eight, Baby Ruth, Butterfinger, Lion, Aero, Polo, Frutips, Felix (makanan kucing).

Nestle adalah perusahaan makanan terbesar sejagat. mereka menguasai 53,8 persen saham perusahaan produsen makanan ternama Israel, Osem, senilai USD 850 juta. Nestle juga memiliki 30 persen saham di

L’Oreal.

News Corporation Limited

Produk dan perusahaan afiliasi:

Fox TV Network (85% share)
20th Century Fox Films, Fox Kids, etc
Sky TV Network

Star TV Network:
hindi channels, chinese channels (Phoenix), Granada (uk), CNBC

National Geographical, Weekly Standard Newspaper, TV Guide, News of the World (UK)
The Sun (UK), The Times (UK), Sunday Times, Times Educational Suppliment (TES), etc
The Telegraph (Australia), Gold Coast Bulletin, Herald Sun, Newsphotos, Sunday Herald, Sunday Mail ..etc… lots more Australian papers!
The New York Post (US)newspaper, Harper Collins Book Publishers, Ragan Books, Zondervan, Nursery World, Rawkus, NDS, Mushroom Records, ChinaByte.com, Festival Records.

Perusahaan milik Rupet Murdoch ini menanam modal sangat besar di Israel. News Corporation dipuji sebagai satu dari tiga perusahaan di Amerika Serikat setia menyokong negara Zionis itu. Mereka memiliki perusahaan teknologi digital berkantor di Yerusalem.

Nokia

Manajer Umum Nokia Lars Wolf menegaskan perusahaannya benar-benar berfokus pada israel dalam semua perspektif. Pada Desember 2000, mereka menggelontorkan USD 500 juta buat meningkatkan investasi di negara itu.

Revlon

Produk dan perusahaan afiliasi: Revlon cosmetic products, New World Entertainment, Forbes.

Sang pemilik, Ronald Perelman adalah seorang Zionis. Dia menyokong semua kegiatan Zionis, termasuk menjadi pengelola dana di The Simon Wiesenthal Center yang menggunakan Holocaust untuk mrmpromosikan Zionisme dan Israel.

Sara Lee

Produk dan perusahaan afiliasi: Hanes, Hillshire Farm, Playtex, Champion, Leggs, Jimmy Dean, Douwe Egberts, Sara Lee Bakery, Bryan, Dim, Ambi Pur, Ball Park, Bali, Superior Coffee, Just My Size, Kiwi, Maison Cafe, Aoste, Nur die, Pilao, Lovable, Outer Banks, Wonderbra, Sanex, Pickwick, Gossard, Body Mist, Brylcreem, Aqua Velva, Radox.

Sara lee menguasai 30 persen saham perusahaan tekstil ternama Israel, Delta Galil.

Siemens

Selfirdges

Mereka mengimpor produk dari permukiman yahudi ilegal di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan label Buatan Israel.

Starbucks

Produk dan perusahaan afiliasi: kedai kopi Starbucks (4.709 lokasi di seluruh dunia), Produk kopi, cokelat, es krim, dan biskuit Starbucks, Seattle Coffee Company in the United Kingdom with more than 60 retail locations (aquired 1998), Pasqua Inc., a San Francisco based coffee retailer in (aquired 1998), Hear Music, a San Francisco based music company (aquired 1999), Tazo®, a Portland, Oregon based tea company (aquired 1999).

Bos Starbucks Howard Shultz dikenal sebagai pegiat Zionis. kementerian Luar negeri Israel memuji dia lantaran propagandanya menyokong negara itu.

Timberland

Bos Timberland Jeffrey Swartz mengunjungi Israel beberapa hari setelah pembantaian warga Palestina di Kota jenin, Tepi Barat, April 2002. Dia juga anggota dewan direksi Birtright Israel yang mengirim seribuan orang Yahudi ke Israel saban tahun. Dia giat dalam kegiatan pengumpulan dana bagi kepentingan negara Zionis itu.


{paging_prev_label}

{paging_next_label}


Article source: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/29/316324/284/1/Dua-Posisi-Kabinet-Kosong-Momentum-Reshuffle-Kabinet


Perusahaan wajib diboikot