Showing posts sorted by relevance for query rutan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query rutan. Sort by date Show all posts

Saturday, April 20, 2013

“Kartini-Kartini” di Balik Jeruji

Memaknai Hari Kartini, seharusnya tidak ada lagi pikiran bahwa perempuan itu mahluk lemah, yang hanya bisa berlindung di balik pria. Buktinya, dalam pesakitan perempuan-perempuan ini masih sanggup bertahan dan tertawa ceria.


ULVA APRILIA,


Samarinda


AZAN subuh telah berkumandang, namun Saida bangun lebih awal. Ia membaca lembaran surah dalam Alquran lalu melanjutkan salat. Di tengah kekhusyukan salatnya, suara gaduh mulai terdengar. Hingga rakaat kedua, sebuah botol minuman melayang ke kepalanya. Dengan riwayat penyakit jantung, perempuan kepala lima itu langsung dilarikan ke klinik kesehatan di Rutan Kelas IIA Sempaja, Samarinda. Hingga kembali fajar, Saida berangsur siuman.

Kejadian itu baru beberapa minggu berselang. Saida adalah salah satu tahanan di Rutan Kelas II Samarinda. Dia divonis hakim setahun penjara karena melakukan tindak pidana korupsi. Saida memang salah satu tahanan tertua di blok perempuan di Rutan. Namun, tidak ada perlakuan khusus. Semua sama, tidur di atas beton beralas karpet dan menggunakan satu kamar mandi bersama 26 tahanan lainnya.

Rutan yang terletak di Jalan Wahid Hasyim itu hanya memiliki dua blok tahanan perempuan. Blok A luasnya 4X3 meter persegi dihuni 36 perempuan, sedang blok B lebih kecil dengan penghuni 26 orang.  Tidak ada televisi atau alat elektronik lainnya seperti ponsel, laptop, dan kipas angin. Pada dinding, menumpuk pakaian dan beberapa perlengkapan salat. Selain membantu petugas bekerja, mereka hanya bercengkerama dan merawat muka. Jelas saja para tahanan di sini terlihat cantik dan bersih.  Sama halnya dengan Saida, perempuan bercucu tiga ini lebih sibuk membaca novel yang kerap dibawakan anaknya kala membesuk. “Daripada bosan di sini, ya begini saja kerjaan setiap hari,” tuturnya.

Kondisi blok-blok para “Kartini” ini tidak seseram yang orang luar bayangkan. Jika penjara identik dengan kejahatan, justru penghuninya akur dan saling berbagi. “Jika ada yang bebas, kami kadang sedih, nangis merasa kehilangan. Atau ada yang mau sidang,” ceritanya.

Memaknai Hari Kartini ini, Saida menyimpan harapan besar bahwa perempuan dapat bersaing dengan lelaki dalam intelegensinya. “Hanya, perempuan kadang lebih sensitif dan tidak mau kalah,” terangnya. Saat ini, lanjut dia, memang Saida belum bisa berbuat apa-apa. Tapi, pelajaran hidupnya bisa jadi pelajaran bagi anak cucunya kelak.
MENGAJARI MERAJUT

Perempuanyang tidak kurus itu menyimpan kekhawatiran di balik senyumnya. Malam itu, Sinta dipindahkan dari penjara di Sangata menuju Rutan Kelas IIA Sempaja, Samarinda. Sempat muncul ketakutan mendengar kata Rutan dari dalam dirinyal; takut akan kekerasan dan penindasan, seperti dalam film-film. Sesampainya di blok perempuan dan berkenalan dengan penghuni bilik itu, Sinta disuruh menyanyi oleh kepala blok, yang juga tahanan senior. Merasa takut dan baru, Sinta tidak kuasa menahan tangis.

Bukan dihukum atau dimarahi, Sinta justru ditertawakan para tahanan. “Sejak saat itu saya mulai terbiasa. Ternyata mereka hanya melatih mental saya saja,” ucapnya. Kini, Sinta sudah menjalani 10 bulan dari setahun masa hukumannya. Sama halnya dengan Saida, Sinta juga tersandung kasus korupsi di Sangatta. Menghabisi waktu luang di balik bui selama itu bukan hal mudah baginya. Terlebih, sebelumnya Sinta adalah pejabat pemerintahan.

Namun, semua harus dia jalankan. “Tidak buruk-buruk amat. Mereka semua yang di dalam sini juga manusia kok,” ucapnya. Sinta sendiri punya keterampilan merajut. Dalam Rutan dia juga mengajarkan tahanan lain merajut. Bahkan, baju bayi hasil rajutannya dipakai bayi kawan setahanan. “Ada beberapa yang sudah jadi, seperti kerudung dan taplak,” tuturnya.

Memaknai Hari Kartini ini, Sinta berharap ada perlakuan yang lebih adil untuk perempuan. Tidak hanya di Rutan, kata dia, di luar pun harus sama.  “Jangan melihat dengan sebelah mata. Perempuan juga perlu menuntut haknya, asalkan kewajibannya terpenuhi,” tutur perempuan 30 tahun ini.
MEMIMPIN BLOK TAHANAN

PEREMPUAN yang satu ini lebih pendiam ketimbang Sinta dan Saida. Dia adalah Fitri, yang telah menghabiskan tiga dari enam tahun masa hukumannya di Rutan. Dia merupakan ketua blok perempuan yang terjerat lembah hitam narkotika. Sekilas, Fitri memang terlihat judes, namun, sesekali matanya sembab menceritakan pengalaman hidupnya.

Sebelumnya, Fitri adalah ibu rumah tangga biasa, yang memasak dan mengurus tiga anak ketika suami bekerja sembari menjual baju-baju via online di rumahnya. Namun godaan datang hingga akhirnya Fitri masuk jebakan teman dan ikut mengonsumsi narkotika.

Dalam Rutan ia cukup merasakan sengsara karena tidak ada televisi. Untuk mengisi waktu, Fitri melakukan kegiatan positif agar tidak bosan, seperti belajar menyulam, menjahit, atau membantu petugas mengurus administrasi. “Dulu ada televisi tapi karena sering bertengkar saat menonton jadi dipindah,” tuturnya.

Menjadi ketua blok tentunya Fitri bertanggung jawab memobilisasi teman tahanannya. Namun, Fitri tipikal perempuan yang cuek. Pernah sesekali antar tahanan saling berkelahi, tapi karena saat itu malam hari, Fitri membiarkan saja. “Kalau hanya cekcok mulut saya biarkan saja. Tapi kalau sudah saling pukul, baru saya tindak,” terangnya.

Fitri bercerita, pernah sesekali seorang tahanan sedang makan, sedangkan yang satunya menyapu lantai. Karena tersinggung mereka saling kelahi hingga bercakaran. Keesokan harinya, setelah didamaikan, mereka kembali seperti semula. “Kondisi di sini memang susah ditebak. Namanya juga kami tidur bertindihan, makan sama-sama. Ada yang keluar sedih, ya karena rasa kekeluargaannya sudah erat. Walaupun kadang kelahi,” akunya.

Bahkan, lanjut Firi, tidak sedikit tahanan yang masuk Islam. “Entah karena kebiasaan di sini atau bagaimana. Tapi, sebelum masuk Islam kami tes mental juga, apa benar-benar atau bagaimana,”  ceritanya.  Sama halnya dengan tahanan lain yang mengharap kebebasan, ketika bebas nanti, Fitri berencana membuka usaha di rumahnya. Tentunya sembari mengurus tiga buah hatinya. (tom/k1)


Article source: http://lombokita.com/khazanah/1282-diego-akhirnya-menjadi-muallaf


“Kartini-Kartini” di Balik Jeruji

Wednesday, December 12, 2012

Angelina Sondakh diberi buku agama oleh Brotoseno

Selama menjalani masa tahanan di rutan Pondok Bambu, Angelina Sondakh lebih tekun mempelajari agama Islam yang belum lama ini dipeluknya. Tapi Angie sedikit malu-malu menyebut orang yang sering memberikan buku-buku pelajaran tentang Islam.

Saat ditemui di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2012), Angie hanya mengatakan ada yang memberinya buku. “Aku suka dikasih buku kultum sama teman untuk setahun,” kata Angie.

Lantaran sang pengacara menimpali dan menyebut nama Broto, Angie pun mengaku jika buku tersebut dari dia. “Hehehehe, iya dikasih mas Broto. Dia ngasihnya Rasullallah Wanikmatwakil,” lanjut Angie.

Selain Brotoseno, Angie mengaku banyak juga yang memberikannya buku-buku doa untuk dipelajarinya. “Mas Broto sengaja bawa. Selain dia, aku banyak sekali dikasih buku, jadi banyak yang kasih doa dan wirid, amalan untuk masuk surga. Alhamdulillah banyak yang saya pelajari di dalam rutan,” katanya.

Beruntung bagi Angie ketemu dengan Neneng Sri Wuhyuni, Neneng mengajarkan bagaimana membaca Al-Qur’an. “Di rutan KPK alhamdulillah ketemu Neneng yang ajarin saya Iqro, di rutan Pondok Bambu itu ajarin ngaji, dan puasa, saling mengingatkan. Aku banyak belajar yang tadinya enggak tahu,” tandasnya. (kpl/hen/abs/faj)

Article source: http://www.tabloidbintang.com/berita/polah/60110-merry-putrian-belajar-agama-demi-anak.html


Angelina Sondakh diberi buku agama oleh Brotoseno

Friday, July 26, 2013

Tausiyah Sang Mantan Bromocorah

suarasurabaya.net – Bulan Ramadhan selalu digunakan mantan preman ini untuk bersafari ke lembaga pemasyarakatan (LP), rumah tahanan (Rutan) dan lokalisasi beberapa kota di Indonesia.


“Saya 1 minggu sekali buka puasa bersama dengan keluarga, kunjungan ke LP dan Rutan. Selain itu awal Ramadhan 10 malam kunjungan ke lokasi pelacuran,” kata Anton Medan pada Suara Surabaya, Kamis (25/7/2013).



Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, lelaki yang mengganti namanya menjadi Muhammad Ramdhan Effendy ini punya prinsip harus ada perubahan gaya hidup. “Hidup lebih baik jika kita memberikan keberkahan untuk diri sendiri dan orang lain,” katanya. Di sisi lain kita harus lebih toleran dan ramah serta saling menghargai soal mereka beda agama, suku karena itu rahmat Tuhan yang mengharuskan kita saling mengormati,” ujar dia.



Anton Medan menceritakan pertama kali masuk Islam pada 1992. Sebelumnya sempat memeluk agama Kristen selama 4 tahun. Sebelumnya juga pernah 7 tahun sempat tidak menganut agama sama sekali. Usai masuk Islam, Anton Medan sudah dakwah di 476 Rutan dan Lapas.



“Ketika itu saya dalam keadaaan galau betul, saya pertama ketika punya anak niat bertobat karena saya sudah pernah dipenjara sejak usia 12 tahun karena kasus pembunuhan,” kata dia.



Bahkan setelah itu, lanjut dia, juga pernah dipenjara di Jakarta selama 6 tahun, 3 tahun dan 2 tahun. Kemudian harus masuk bui kembali selama 27 tahun karena merampok 16 toko emas serta 26 nasabah bank. “Saya di berbagai penjara dijadikan sebagai pemuka napi. Jadi saya bisa bawa diri dan bisa bergaul dengan napi yang terlibat kasus apa saja,” ujar Anton Medan yang menjadi Ketua Umum DPP Persatuan Islam Tionghoa.



“Saya ingin menjadi pelaku sejarah karena banyak orang bisa melakukan hal-hal baik tapi belum tentu bisa berakhir baik,” kata pengagum Umar bin Khatab ini.



Bagi Anton, segala tindakannya harus bertujuan pada amar ma’ruf nahi munkar. Untuk melaksanakannya, Anton mengaku tidak tertarik menggunakan politik sebagai alatnya. Dia juga mengkritisi organisasi masyarakat yang mengaku menganut amar ma’ruf nahi munkar dengan menggunakan metode kekerasan. “Islam wajib melawan kemunkaran, tapi tidak wajib menggunakan kekerasan dalam memeranginya,” kata dia.



Saat melihat ada kemunkaran, kata Anton, adalah peran aparat negara yang membasminya. Masyarakat bisa mendampinginya dengan imbauan lisan. “Kalau yang diimbau tidak mau berubah, ya sudah. Itu urusan mereka,” ungkap dia.



Kata Anton, Islam itu mengayomi dan memberi contoh. Dia menyesali jika Islam dikotori oleh radikalisasi dan aksi ormas tertentu yang merupakan sebuah agama radikal.



“Saya sering memberikan motivasi kalau Islam bisa jalankan semua syariat. Saya coba menggiring para napi ke arah sana dengan memberi sedikit tausiah,” kata dia.



“Penjara bukan tempatnya sampah masyarakat. Penjara bukan akhir segalanya, melainkan awal dari kebaikan. Manusia tidak perlu terus larut dalam penyesalan. Sebaliknya, catatan hitam kehidupan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri di masa depan,” pesan Anton Medan. (dwi/edy)



Teks Foto :

- Anton Medan saat berkunjung ke Suara Surabaya

Foto : Dwi suarasurabaya.net


Editor: Eddy Prastyo


Article source: http://www.tribunnews.com/2012/06/17/hti-adalah-partai-politik-islam


Tausiyah Sang Mantan Bromocorah

Friday, December 9, 2016

Sejak Jadi Mualaf, Angelina Sondakh Sering Mengaji dan Khatam Al-Qur'an di Penjara

SERAMBINEWS.COM - Apa kabar Angelina Sondakh? Mantan anggota DPR yang terjegal kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang itu kini menjalani hidupnya dengan lebih tenang di dalam rutan Pondok Bambu.

Hal ini diungkapkan KH Muhammad Arifin Ilham usai bertemu secara tak sengaja dengan Angelina Sondakh ketika dirinya diundang untuk memberi ceramah di Penjara Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Setelah memenuhi undangan tersebut, Ustaz Arifin Ilham pun mengungkap mengenai kondisi terakhir dari wanita yang pernah menjadi bunga Senayan tersebut di dalam akun media sosial miliknya.

"SubhanAllah walhamdulillah bunda Angelina Sondakh mantan DPR RI merasakan hikmah besar setelah 5 tahun di pesantren Pondok Bambu. Beliau menemukan ARTI HIDUP sebenarnya, lebih tenang dan damai dg keteraturan TAAT dalam Sunnah Rasulullah," tulis KH Muhammad Arifin Ilham dalam postingannya di akun Facebook miliknya.

Tidak hanya menenukan ketenangan hidup, menurut Arifin, istri almarhum Adjie Massaid tersebut mengaku menghabiskan waktunya di balik jeruji dengan telah berpuluh kali khatam Alquran.

angelina

"Bahkan sudah berpuluh puluh kali khatam Alqur'an. Sejuta hikmah bagi hamba yg beriman," katanya lagi.

Kasus korupsi yang mebelit Angelina Sondakh membuatnya harus rela kehilangan kebebasannya.

Angelina Sondakh, diputuskan bersalah oleh hakim dan harus mendekam di penjara selama 10 tahun.

Divonis pada tahun 2011, Angelina sudah melakoni 5 tahun hukuman hingga tahun 2016 ini.

Menurut Arifin, Angelina mendapat hikmah yang luar biasa dari kasus yang mengharuskannya mendekam di penjara tersebut.

"

| Sejak | Jadi | Mualaf, | Angelina | Sondakh | Sering | Mengaji | Khatam | Al-Quran | Penjara | SERAMBINEWS | COM< | strong> | kabar | Mantan | anggota | yang | terjegal | kasus | korupsi | Wisma | Atlet | Games | Palembang | kini | menjalani | hidupnya | dengan | lebih | tenang | dalam | rutan | Pondok | Bambu | p> Hal | diungkapkan | Muhammad | Arifin | Ilham | usai | bertemu | secara | sengaja | ketika | dirinya | diundang | untuk | memberi | ceramah | Jakarta | Timur | p> Setelah | memenuhi | undangan | tersebut | Ustaz | mengungkap | mengenai | kondisi | terakhir | wanita | pernah | menjadi | bunga | Senayan | akun | media | sosial | miliknya | p> SubhanAllah | walhamdulillah | bunda | mantan | meras | hikmah | besar | setelah | tahun | pesantren | Beliau | menemukan | ARTI | HIDUP | sebenarnya | damai | keteraturan | TAAT | Sunnah | Rasulullah | tulis | postingannya | Facebook | p> Tidak | hanya | menenukan | ketenangan | hidup | menurut | istri | almarhum | Adjie | Massaid | mengaku | menghabiskan | waktunya | balik | jeruji | telah | berpuluh | kali | khatam | Alquran | p> < | h5> Bahkan | puluh | Sejuta | bagi | hamba | beriman | katanya | lagi | p> Kasus | mebelit | membuatnya | harus | rela | kehilangan | kebebasannya | p> Angelina | diputuskan | bersalah | oleh | hakim | mendekam | penjara | selama | p> Divonis | pada | 2011 | melakoni | hukuman | 2016 | p> Menurut | mendapat | luar | biasa | mengharuskannya | p> |

Thank U So Much for Visiting this Blog

Sejak Jadi Mualaf, Angelina Sondakh Sering Mengaji dan Khatam Al-Qur'an di Penjara

SERAMBINEWS.COM - Apa kabar Angelina Sondakh? Mantan anggota DPR yang terjegal kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang itu kini menjalani hidupnya dengan lebih tenang di dalam rutan Pondok Bambu.

Hal ini diungkapkan KH Muhammad Arifin Ilham usai bertemu secara tak sengaja dengan Angelina Sondakh ketika dirinya diundang untuk memberi ceramah di Penjara Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Setelah memenuhi undangan tersebut, Ustaz Arifin Ilham pun mengungkap mengenai kondisi terakhir dari wanita yang pernah menjadi bunga Senayan tersebut di dalam akun media sosial miliknya.

"SubhanAllah walhamdulillah bunda Angelina Sondakh mantan DPR RI merasakan hikmah besar setelah 5 tahun di pesantren Pondok Bambu. Beliau menemukan ARTI HIDUP sebenarnya, lebih tenang dan damai dg keteraturan TAAT dalam Sunnah Rasulullah," tulis KH Muhammad Arifin Ilham dalam postingannya di akun Facebook miliknya.

Tidak hanya menenukan ketenangan hidup, menurut Arifin, istri almarhum Adjie Massaid tersebut mengaku menghabiskan waktunya di balik jeruji dengan telah berpuluh kali khatam Alquran.

angelina

"Bahkan sudah berpuluh puluh kali khatam Alqur'an. Sejuta hikmah bagi hamba yg beriman," katanya lagi.

Kasus korupsi yang mebelit Angelina Sondakh membuatnya harus rela kehilangan kebebasannya.

Angelina Sondakh, diputuskan bersalah oleh hakim dan harus mendekam di penjara selama 10 tahun.

Divonis pada tahun 2011, Angelina sudah melakoni 5 tahun hukuman hingga tahun 2016 ini.

Menurut Arifin, Angelina mendapat hikmah yang luar biasa dari kasus yang mengharuskannya mendekam di penjara tersebut.

"

| Sejak | Jadi | Mualaf, | Angelina | Sondakh | Sering | Mengaji | Khatam | Al-Quran | Penjara | SERAMBINEWS | COM< | strong> | kabar | Mantan | anggota | yang | terjegal | kasus | korupsi | Wisma | Atlet | Games | Palembang | kini | menjalani | hidupnya | dengan | lebih | tenang | dalam | rutan | Pondok | Bambu | p> Hal | diungkapkan | Muhammad | Arifin | Ilham | usai | bertemu | secara | sengaja | ketika | dirinya | diundang | untuk | memberi | ceramah | Jakarta | Timur | p> Setelah | memenuhi | undangan | tersebut | Ustaz | mengungkap | mengenai | kondisi | terakhir | wanita | pernah | menjadi | bunga | Senayan | akun | media | sosial | miliknya | p> SubhanAllah | walhamdulillah | bunda | mantan | meras | hikmah | besar | setelah | tahun | pesantren | Beliau | menemukan | ARTI | HIDUP | sebenarnya | damai | keteraturan | TAAT | Sunnah | Rasulullah | tulis | postingannya | Facebook | p> Tidak | hanya | menenukan | ketenangan | hidup | menurut | istri | almarhum | Adjie | Massaid | mengaku | menghabiskan | waktunya | balik | jeruji | telah | berpuluh | kali | khatam | Alquran | p> < | h5> Bahkan | puluh | Sejuta | bagi | hamba | beriman | katanya | lagi | p> Kasus | mebelit | membuatnya | harus | rela | kehilangan | kebebasannya | p> Angelina | diputuskan | bersalah | oleh | hakim | mendekam | penjara | selama | p> Divonis | pada | 2011 | melakoni | hukuman | 2016 | p> Menurut | mendapat | luar | biasa | mengharuskannya | p> |

Thank U Very Much for Visiting this Article

Tuesday, March 19, 2013

Jadi tahanan, Angelina Sondakh pakai jilbab

Kabar terbaru dari Angelina Sondakh datang dari pengacara Julia Perez, Malik Bawazier. Saat mengantar kliennya ke rutan Pondok Bambu, Malik mengaku terpukau melihat sosok Angie.

“Saya aja melihat Angie, terpukau. Masyaallah sekali, dia sebagai mualaf,” kata Malik saat dihubungi wartawan (19/3).

Menurut Malik, Angie saat ini sudah mengenakan jilbab dan sering mengikuti pengajian yang sering diselenggarakan di dalam rutan. “Dia udah pake jilbab, sholat 5 waktu, dzikir, setiap hari ikut pengajian di situ. Saya sampai benar-benar terpukau,” lanjutnya.

Malik mengaku sangat jarang memuji wanita, namun kepada Angie, dirinya memberi pengecualian. “Dia (Angie) betul-betul menunjukkan sebagai muslim yang baik. Saya jarang puji wanita, tapi kali ini saya harus memuji Angie,” tandasnya. (kpl/ato/abs/sjw)


{paging_prev_label}

{paging_next_label}


Article source: http://index.okezone.com/read/2013/02/07/339/758302/pengurus-pmii-boleh-masuk-parpol-tapi


Jadi tahanan, Angelina Sondakh pakai jilbab

Thursday, December 8, 2016

Sejak Jadi Mualaf, Angelina Sondakh Sering Mengaji dan Khatam Al-Qur'an di Penjara

SERAMBINEWS.COM - Apa kabar Angelina Sondakh? Mantan anggota DPR yang terjegal kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang itu kini menjalani hidupnya dengan lebih tenang di dalam rutan Pondok Bambu.

Hal ini diungkapkan KH Muhammad Arifin Ilham usai bertemu secara tak sengaja dengan Angelina Sondakh ketika dirinya diundang untuk memberi ceramah di Penjara Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Setelah memenuhi undangan tersebut, Ustaz Arifin Ilham pun mengungkap mengenai kondisi terakhir dari wanita yang pernah menjadi bunga Senayan tersebut di dalam akun media sosial miliknya.

"SubhanAllah walhamdulillah bunda Angelina Sondakh mantan DPR RI merasakan hikmah besar setelah 5 tahun di pesantren Pondok Bambu. Beliau menemukan ARTI HIDUP sebenarnya, lebih tenang dan damai dg keteraturan TAAT dalam Sunnah Rasulullah," tulis KH Muhammad Arifin Ilham dalam postingannya di akun Facebook miliknya.

Tidak hanya menenukan ketenangan hidup, menurut Arifin, istri almarhum Adjie Massaid tersebut mengaku menghabiskan waktunya di balik jeruji dengan telah berpuluh kali khatam Alquran.

angelina

"Bahkan sudah berpuluh puluh kali khatam Alqur'an. Sejuta hikmah bagi hamba yg beriman," katanya lagi.

Kasus korupsi yang mebelit Angelina Sondakh membuatnya harus rela kehilangan kebebasannya.

Angelina Sondakh, diputuskan bersalah oleh hakim dan harus mendekam di penjara selama 10 tahun.

Divonis pada tahun 2011, Angelina sudah melakoni 5 tahun hukuman hingga tahun 2016 ini.

Menurut Arifin, Angelina mendapat hikmah yang luar biasa dari kasus yang mengharuskannya mendekam di penjara tersebut.

"

| Sejak | Jadi | Mualaf, | Angelina | Sondakh | Sering | Mengaji | Khatam | Al-Quran | Penjara | SERAMBINEWS | COM< | strong> | kabar | Mantan | anggota | yang | terjegal | kasus | korupsi | Wisma | Atlet | Games | Palembang | kini | menjalani | hidupnya | dengan | lebih | tenang | dalam | rutan | Pondok | Bambu | p> Hal | diungkapkan | Muhammad | Arifin | Ilham | usai | bertemu | secara | sengaja | ketika | dirinya | diundang | untuk | memberi | ceramah | Jakarta | Timur | p> Setelah | memenuhi | undangan | tersebut | Ustaz | mengungkap | mengenai | kondisi | terakhir | wanita | pernah | menjadi | bunga | Senayan | akun | media | sosial | miliknya | p> SubhanAllah | walhamdulillah | bunda | mantan | meras | hikmah | besar | setelah | tahun | pesantren | Beliau | menemukan | ARTI | HIDUP | sebenarnya | damai | keteraturan | TAAT | Sunnah | Rasulullah | tulis | postingannya | Facebook | p> Tidak | hanya | menenukan | ketenangan | hidup | menurut | istri | almarhum | Adjie | Massaid | mengaku | menghabiskan | waktunya | balik | jeruji | telah | berpuluh | kali | khatam | Alquran | p> < | h5> Bahkan | puluh | Sejuta | bagi | hamba | beriman | katanya | lagi | p> Kasus | mebelit | membuatnya | harus | rela | kehilangan | kebebasannya | p> Angelina | diputuskan | bersalah | oleh | hakim | mendekam | penjara | selama | p> Divonis | pada | 2011 | melakoni | hukuman | 2016 | p> Menurut | mendapat | luar | biasa | mengharuskannya | p> |

Thank Very Much for Visit this News

Tuesday, March 5, 2013

Ibu Diego Michiels Mendukungnya Masuk Islam

JAKARTA, KOMPAS.com – Pesepakbola Nasional Diego Michels mengatakan dirinya telah memberitahukan keluarganya di Belanda terkait keputusannya menjadi seorang mualaf.  Sang ibu, ungkap Diego, mendukung keputusannya tersebut.

Hal tersebut disampaikannya seusai menjalani sidang dengan agenda pembacaan Pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (4/3/2013).

Menurut kekasih pesinetron Nikita Willy ini, meskipun dia mengalami kesulitan pada awal dia memeluk Islam namun dia memiliki sahabat-sahabat serta pengacara yang senantiasa dapat membimbingnya. “Aku pikir setiap Muslim juga tidak mengetahui segalanya, itulah kenapa kita harus banyak belajar. Aku membaca buku-buku di rutan Salemba dan ada seorang teman dari Pakistan yang mengajarkanku banyak hal,” terang Diego.

Diego sendiri menyatakan usahanya untuk menjadi seorang Muslim ditunjukkannya dengan belajar salat lima waktu di masjid.

Menurutnya, ada pengalaman batin yang dia rasakannya sebagai seorang Muslim. “Aku merasa tenang, aku merasa baik, aku merasa lebih nyaman dengan Islam, itulah kenapa aku berubah,” kata Diego.

Seperti diberitakan, Diego menyatakan diri menjadi Muslim pada Kamis (7/2/2013) di sela-sela proses persidangan yang menempatkan dirinya sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap Meff Paripurna.

Pengeroyokan terjadi setelah sebelumnya mereka terlibat cekcok di sebuah diskotek,  di lantai basement 2 Senayan City pada Kamis (8/11/2012) dini hari.  

Dalam persidangan JPU menuntut Diego dengan Pasal 170 Ayat 2 KUHP tentang melakukan kekerasan hingga terluka dengan ancaman hukuman 6 bulan penjara setelah mendengarkan keterangan para saksi dan alat bukti berupa CCTV.

Diego sendiri sudah menjalani penahanan selama 4 bulan dan resmi diubah statusnya dari tahanan rutan menjadi tahanan kota Jakarta terhitung sejak Senin (25/2/2013) sampai 20 Maret 2013 atas jaminan Rudolf Yesayas dari pihak PSSI.

Article source: http://www.voaindonesia.com/content/amerika-tayangkan-film-yang-dilarang-di-iran/1600689.html


Ibu Diego Michiels Mendukungnya Masuk Islam

Wednesday, March 20, 2013

Jadi Tahanan Angelina Sondakh Pakai Jilbab

Kapanlagi.com – Kabar terbaru dari Angelina Sondakh datang dari pengacara Julia Perez, Malik Bawazier. Saat mengantar kliennya ke rutan Pondok Bambu, Malik mengaku terpukau melihat sosok Angie.

“Saya aja melihat Angie, terpukau. Masyaallah sekali, dia sebagai mualaf,” kata Malik saat dihubungi wartawan (19/3).

Menurut Malik, Angie saat ini sudah mengenakan jilbab dan sering mengikuti pengajian yang sering diselenggarakan di dalam rutan. “Dia udah pake jilbab, sholat 5 waktu, dzikir, setiap hari ikut pengajian di situ. Saya sampai benar-benar terpukau,” lanjutnya.

Malik mengaku sangat jarang memuji wanita, namun kepada Angie, dirinya memberi pengecualian. “Dia (Angie) betul-betul menunjukkan sebagai muslim yang baik. Saya jarang puji wanita, tapi kali ini saya harus memuji Angie,” tandasnya. (kpl/ato/abs/sjw)

Article source: http://news.detik.com/read/2013/03/20/192506/2199404/10/nu-santet-nyata-perlu-diatur-di-kuhp?9922022


Jadi Tahanan Angelina Sondakh Pakai Jilbab

Thursday, December 8, 2016

Sejak Jadi Mualaf, Angelina Sondakh Sering Mengaji dan Khatam Al-Qur'an di Penjara

SERAMBINEWS.COM - Apa kabar Angelina Sondakh? Mantan anggota DPR yang terjegal kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games Palembang itu kini menjalani hidupnya dengan lebih tenang di dalam rutan Pondok Bambu.

Hal ini diungkapkan KH Muhammad Arifin Ilham usai bertemu secara tak sengaja dengan Angelina Sondakh ketika dirinya diundang untuk memberi ceramah di Penjara Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Setelah memenuhi undangan tersebut, Ustaz Arifin Ilham pun mengungkap mengenai kondisi terakhir dari wanita yang pernah menjadi bunga Senayan tersebut di dalam akun media sosial miliknya.

"SubhanAllah walhamdulillah bunda Angelina Sondakh mantan DPR RI merasakan hikmah besar setelah 5 tahun di pesantren Pondok Bambu. Beliau menemukan ARTI HIDUP sebenarnya, lebih tenang dan damai dg keteraturan TAAT dalam Sunnah Rasulullah," tulis KH Muhammad Arifin Ilham dalam postingannya di akun Facebook miliknya.

Tidak hanya menenukan ketenangan hidup, menurut Arifin, istri almarhum Adjie Massaid tersebut mengaku menghabiskan waktunya di balik jeruji dengan telah berpuluh kali khatam Alquran.

angelina

"Bahkan sudah berpuluh puluh kali khatam Alqur'an. Sejuta hikmah bagi hamba yg beriman," katanya lagi.

Kasus korupsi yang mebelit Angelina Sondakh membuatnya harus rela kehilangan kebebasannya.

Angelina Sondakh, diputuskan bersalah oleh hakim dan harus mendekam di penjara selama 10 tahun.

Divonis pada tahun 2011, Angelina sudah melakoni 5 tahun hukuman hingga tahun 2016 ini.

Menurut Arifin, Angelina mendapat hikmah yang luar biasa dari kasus yang mengharuskannya mendekam di penjara tersebut.

"

| Sejak | Jadi | Mualaf, | Angelina | Sondakh | Sering | Mengaji | Khatam | Al-Quran | Penjara | SERAMBINEWS | COM< | strong> | kabar | Mantan | anggota | yang | terjegal | kasus | korupsi | Wisma | Atlet | Games | Palembang | kini | menjalani | hidupnya | dengan | lebih | tenang | dalam | rutan | Pondok | Bambu | p> Hal | diungkapkan | Muhammad | Arifin | Ilham | usai | bertemu | secara | sengaja | ketika | dirinya | diundang | untuk | memberi | ceramah | Jakarta | Timur | p> Setelah | memenuhi | undangan | tersebut | Ustaz | mengungkap | mengenai | kondisi | terakhir | wanita | pernah | menjadi | bunga | Senayan | akun | media | sosial | miliknya | p> SubhanAllah | walhamdulillah | bunda | mantan | meras | hikmah | besar | setelah | tahun | pesantren | Beliau | menemukan | ARTI | HIDUP | sebenarnya | damai | keteraturan | TAAT | Sunnah | Rasulullah | tulis | postingannya | Facebook | p> Tidak | hanya | menenukan | ketenangan | hidup | menurut | istri | almarhum | Adjie | Massaid | mengaku | menghabiskan | waktunya | balik | jeruji | telah | berpuluh | kali | khatam | Alquran | p> < | h5> Bahkan | puluh | Sejuta | bagi | hamba | beriman | katanya | lagi | p> Kasus | mebelit | membuatnya | harus | rela | kehilangan | kebebasannya | p> Angelina | diputuskan | bersalah | oleh | hakim | mendekam | penjara | selama | p> Divonis | pada | 2011 | melakoni | hukuman | 2016 | p> Menurut | mendapat | luar | biasa | mengharuskannya | p> |

Thank So Much for Reading this News

Friday, February 1, 2013

Mengikuti Kereta yang Membawa 30 Napi Korupsi Jatim ke Lapas Sukamiskin ...

Tiga puluh narapidana kasus korupsi asal Jawa Timur dipindahkan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Rabu (16/1). Selama 12 jam mereka menempuh perjalanan dengan kereta dari Surabaya ke Bandung. Berikut laporan wartawan Jawa Pos MAYA APRILIANI yang berada dalam satu gerbong dengan para pesakitan itu.
 
= = = = = = 

JARUM jam masih menunjuk angka 3 lebih 30 menit ketika Jumanto, salah seorang napi korupsi, bangun dari tidur di kamar selnya di blok H Lapas Kelas I Surabaya, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah itu, satu per satu napi yang lain ikut terjaga. Ada yang langsung mengambil air wudu untuk salat malam, ada pula yang bersiap-siap untuk aktivitas esoknya.
 
Selama dua hari, 30 napi kasus korupsi dari berbagai daerah di Jawa Timur itu dikumpulkan di blok H Lapas Kelas I Surabaya, Porong. Dua kamar disediakan untuk menampung mereka. Masing-masing kamar berukuran 7 x 6 meter. Satu kamar diisi 15 orang. Karena itu, bisa dibayangkan betapa sumpeknya kamar tersebut.
 
Setelah semua bangun dan berkemas, para napi diminta segera bersiap diri untuk perjalanan jauh ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung. Dengan mengenakan seragam napi bertulisan Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya, mereka diminta keluar dari kamar untuk selanjutnya masuk bus Transpas Lowokwaru yang akan membawa mereka ke Stasiun Gubeng.

Tepat pukul 05.00, bus bernopol N 7006 AP yang mengangkut para napi meninggalkan lapas. Sejam kemudian, bus tiba di stasiun. Kedatangan bus berisi para napi kerah putih itu menarik perhatian warga dan awak media yang nyanggong beberapa jam sebelumnya.
 
Tanpa upacara, para napi digiring memasuki gerbong eksekutif nomor 5 KA Argo Wilis. Gerbong itu memang dikhususkan untuk para pesakitan. Saat berjalan menuju gerbong, tangan mereka diborgol serta dirangkai dengan tali plastik. Mereka berjalan berbaris dan dikawal ketat enam anggota Brimob Polda Jatim bersenjata laras panjang.

“Itu sudah protap pengawalan napi,” ungkap Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jatim Y. Ambeg Paramarta. Prosedur tetap itu bertujuan untuk mengantisipasi agar para napi tidak melarikan diri.

Selain warga umum dan wartawan, banyak keluarga napi yang bermaksud melepas kepergian orang yang mereka cintai. Begitu melihat barisan koruptor berkaus biru keluar dari bus menuju gerbong kereta, mereka berteriak-teriak memanggil nama napi.

Ada juga yang menangis. Sebagian lagi mengumandangkan takbir berkali-kali. Terlihat jelas kesedihan di wajah mereka. Apalagi, mereka tidak bisa mendekat karena aksesnya dibatasi. Mereka yang dipanggil namanya hanya bisa menoleh. Tanpa dapat melambaikan tangan. Mereka hanya bisa tersenyum dari kejauhan.
 
Begitu sampai di dalam gerbong, tali yang merangkai mereka dilepas. Satu per satu napi lalu menempati kursi yang telah disiapkan. Gerbong itu benar-benar steril. Baik dari penumpang umum maupun barang-barang yang “berbahaya”. Selain itu, selama dalam perjalanan, gerbong tersebut dikunci rapat. Hanya satu pintu samping yang dibuka, tapi dijaga ketat petugas keamanan.
 
Mereka tidak bisa memilih tempat duduk sesuka hati. Jumanto, napi kasus Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Lumajang, duduk di kursi nomor 5D. Di sebelahnya (C) ada Totok Setyo, napi kasus korupsi dana kas daerah (kasda) Kabupaten Pasuruan. Khudlori, mantan kepala BPN Surabaya, juga duduk di deretan kursi nomor 5 (A). Dia berdampingan dengan Hamzar Bastian, napi korupsi Kasda Pemkab Situbondo yang selama ini ditahan di Lapas Madiun.
 
Di depan Jumanto, kursi nomor 4 diduduki napi Abdul Azis dari Lapas Pasuruan dan Indra Kusuma dari Lapas Malang. Keduanya terjerat kasus korupsi Kasda Kabupaten Pasuruan dengan vonis 15 tahun penjara.
 
Tepat pukul 07.30, kereta berangkat. Suasana di dalam gerbong senyap. Para napi sibuk dengan pikiran sendiri-sendiri. Ada yang memandang ke luar jendela. Ada yang terdiam di kursi dengan tatapan kosong. Konsentrasi mereka pecah saat ada pembagian kue dan kardus sarapan. Pagi itu, para napi mendapat menu istimewa: ayam goreng. Padahal, biasanya di dalam lapas mereka hanya mendapat nasi cadong alias nasi jatah penjara.
 
Seusai sarapan, suasana kembali hening. Tidak terdengar lagi suara napi berbincang. Maklum, tidak semua napi saling mengenal sebelumnya. Apalagi, tempat duduk mereka tidak diatur berdasar asal penjara.
 
Setelah hening beberapa saat, tiba-tiba terdengar suara Khudlori yang cukup keras. Dia bercerita tentang kisah Jeffrey Lang, seorang profesor matematika yang menjadi dosen dan peneliti di Kansas University, AS, yang masuk Islam. Lang cukup lama menjadi ateis. Dia masuk Islam setelah membaca Alquran.
 
“Jawaban yang diinginkan tentang Sang Pencipta dan surga ada semua di Alquran,” katanya bersemangat kepada Hamzar, napi di sebelahnya.
 
Pria yang dipidana selama enam tahun penjara dalam kasus penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) SPBU Marmoyo itu juga memuji buku-buku karya sang profesor. “Enak dibaca, alur dan bahasanya mudah dimegerti,” lanjutnya.
 
Selama di balik jeruji penjara, Khudlori memang dikenal sebagai napi yang agamis. Selama ditahan di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, pria yang sebagian besar rambutnya sudah memutih itu juga aktif di masjid rutan.
 
Setelah Khudlori terdiam, suasana sepi lagi. Sebagian besar napi terlelap. Saat itulah dua petugas kebersihan menjalankan tugas, mengumpulkan sampah bekas makanan. Keduanya dikawal ketat aparat di belakang mereka.
 
Suasana dalam gerbong tetap tenang hingga kereta berhenti di Stasiun Tugu, Jogjakarta, pukul 12.00. Kala itu, Kakanwil Kemenkum HAM Daerah Istimewa Jogjakarta Rusdianto masuk gerbong menghampiri ketua rombongan dari Kanwil Kemenkum HAM Jatim Ali Mustofa, sekaligus untuk menyambangi para napi korupsi Jatim yang boyongan ke Bandung itu.
 
Setelah berhenti lima menit di Stasiun Tugu, kereta berjalan lagi. Namun, kali ini suasananya sedikit gaduh karena ada pembagian jatah makan siang. Menunya gudeg jogja.
 
Seusai makan, suasana di gerbong mulai cair. Terdengar suara tawa para koruptor. Termasuk percakapan mereka terkait dengan berbelitnya proses hukum yang harus dilalui. Rupanya, Jumanto dan beberapa napi memperbincangkan proses PK (peninjauan kembali) dan perpanjangan penahanan.
 
“Ada teman yang belum diperpanjang masa penahanannya akhirnya keluar penjara. Padahal, dia sedang mengajukan PK,” ungkap Jumanto.
 
Selain itu, tidak sedikit napi yang telah diputus tapi belum memperoleh salinan putusan. Ada yang sampai bertahun-tahun. Termasuk surat eksekusi jaksa untuk melaksanakan putusan. Padahal, putusan tidak berasal dari MA (Mahkamah Agung), tapi dari pengadilan tingkat pertama dan kedua.
 
Jumanto termasuk napi yang blak-blakan dan tidak menutup-nutupi kasusnya. Bahkan, mantan ketua Fosil Mahara (Forum Silaturahmi Mantan Tahanan dan Narapidana) itu tidak berkeberatan ketika difoto dan diwawancarai media. Padahal, sebagian napi berusaha menghindar dari kejaran wartawan.
 
Kepada Jawa Pos, dia mengaku berkeberatan atas kebijakan pemindahan napi korupsi ke Lapas Sukamiskin. Namun, mantan anggota DPRD Probolinggo itu berusaha menerima keadaan, walau harus berjauhan dari keluarga dan berpisah dari teman-temannya di Lapas Pasuruan.
 
“Seharusnya pemerintah itu membuat kebijakan yang arif dong. Tidak melanggar HAM dan bisa menimbulkan dendam,” ujarnya.
 
Saat ditanya apakah kebijakan itu membuat dirinya dendam, Jumanto menggelengkan kepala. “Khawatirnya, ada teman-teman yang seperti itu,” katanya.
 
Kini setelah merasakan hidup di penjara selama tiga tahun, pria 47 tahun tersebut teringat profesinya dulu sebagai guru. Sebelum masuk dunia politik, Jumanto menjadi guru matematika di SMA selama 14 tahun.
 
Tentang politik, dia mengaku tidak kapok untuk menggelutinya lagi setelah bebas nanti. Menurut Jumanto, berpolitik tidak harus menjadi anggota parpol. “Banyak kegiatan politik yang dapat dilakukan tanpa harus aktif di parpol,” tegasnya.
 
Selama dalam perjalanan, para napi “dibebaskan” untuk melakukan aktivitas yang diinginkan. Misalnya, untuk ke toilet, mereka akan dikawal petugas hingga di luar WC. Begitu pula, petugas mempersilakan napi yang ingin menjalankan salat. “Alhamdulillah, selama di dalam kereta, kami bisa apa saja,” tutur Jumanto.
 
Pukul 19.13, kereta tiba di Stasiun Bandung. Namun, para koruptor tidak langsung diturunkan. Mereka diminta berbaris lebih dulu di dalam gerbong sambil menunggu penumpang lain turun. Baru pukul 19.30 mereka turun dari kereta. Tak ayal, kedatangan mereka mengundang perhatian warga dan wartawan setempat.
 
Beberapa napi tampak berupaya menutupi wajahnya dengan koran atau tangan. Melihat hal itu, masyarakat di stasiun berteriak-teriak. “Tidak usah ditutupi, ingat saat mengambil uang rakyat dulu,” ujar seorang warga.
 
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari Stasiun Bandung, rombongan napi koruptor tiba di Lapas Sukamiskin. Begitu turun dari bus Transpas nopol D 7126 A, mereka dimasukkan ke aula kompleks lapas.

Begitu borgol dilepas, mereka kembali merasa bebas. Yang merokok langsung menyulut rokok dan mengisapnya dalam-dalam. Mengepulkan asap ke udara untuk melepas gundah di dada. Wajah-wajah mereka tampak lelah. Tapi, mereka tetap bisa bercanda.
 
Dari aula, secara bergiliran para napi masuk ke ruang registrasi untuk pencocokan data. Untuk mempercepat pemasukan data penghuni baru, sebagian napi menjalani pemeriksaan kesehatan di poliklinik. Namun, malam itu pemeriksaan tersebut tidak detail. Hanya pengukuran tensi darah.
 
“Waktu berangkat dari Porong, tensi mereka sudah diperiksa,” ungkap dr Hardjo Santoso, dokter Lapas Porong yang ikut dalam pemindahan napi itu.
 
Menurut Hardjo, berdasar hasil pemeriksaan awal tersebut, semua napi sehat. Tidak ada masalah kesehatan yang serius. “Paling hanya tekanan darah yang sedikit naik. Mungkin tegang,” lanjutnya.
 
Karena sudah malam, proses lanjutan seperti pengambilan foto untuk arsip lapas dilakukan esok harinya. Malam itu para napi diberi kesempatan untuk beristirahat.

Tapi, mereka tidak bisa langsung masuk kamar. Sebelum masuk kamar baru, mereka diperiksa di ruang pengamanan kamar. Termasuk barang bawaan mereka. Tas, koper, hingga seprai tempat tidur pun digeledah.   “Tidak ada barang terlarang yang ditemukan,” ungkap Teguh Wibowo, kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Sukamiskin.
 
Menurut Kakanwil Kemenkum HAM Jabar I Wayan K. Dusak, ada beberapa napi yang membawa uang. Padahal, uang tidak boleh masuk ke area lapas. Uang di lapas harus ditukar dengan kupon. Jika butuh apa-apa, penghuni membeli dengan kupon. “Sistem ini untuk menghindari terjadinya kejahatan di dalam penjara seperti perjudian,” tegas Dusak. (*/c11/ari)


Mengikuti Kereta yang Membawa 30 Napi Korupsi Jatim ke Lapas Sukamiskin ...

Wednesday, December 12, 2012

Artis Cut Cynthiara Akhirnya Ditahan Imigrasi


Selasa, 11 Desember 2012 00:50:48 WIB

cynthiara alona

JAKARTA (Pos Kota) – Meski diprotes keras oleh artis Cut Cynthiara Alona dan pengacaranya , namun Ditjen Imigrasi tetap menahan artis tersebut di Rumah Tahanan Pondok Bambu. Ia dinyatakan resmi jadi tersangka dan ditahan Imigrasi pukul 00.30

Artis tersebut dituduh memalsukan paspor. Namun hal itu dibantah yang bersangkutan termasuk oleh penasehat hukumnya Ranto Simanjuntak. Pasalnya identitas yang ada di paspor sangat beberda di mana tidak menggunakan nama awal Cut dan C menjadi S demikian juga agamanya yang ada di paspor disebut Kristen padahal yang bersangkutan Islam.

“Kami tidak mau menandatangani surat perintah penahanan. Kami protes keras dan ini tidak adil,”tegas Ranto karena merasa hak-hak kliennya diabaikan untuk mengetahui di mana letak pemalsuan paspor tersebut semanta Cynthiara memiliki paspor yang asli.

Saat artis tersebut mau dibawa dari Imigrasi Bandara Soekarno Hatta tampak menangis meraung-raung. Dia tidak mau dibawa ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Semula diberitakan Ditjen Imigrasi menegaskan penangkapan artis Cyanthiara dilakukan terkait dengan dugaan penggunaan paspor palsu atau dipalsukan untuk keluar masuk wilayah Indonesia.

Juru bicara Ditjen Imigrasi Maryoto Sumadi saat dihubungi, semalam Cynthiara diduga melanggar pasal 126 huruf a UU Imigrasi nomor 6 tahun 2011, dengan ancaman pidana selama lima tahun dan denda sebesar Rp500 juta.

Dia ditangkap petugas Imigrasi sekitar pukul 15.00 di sekitar kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten.
Ia diduga penggunaan paspor palsu diketahui saat tiba dari Singapura di Bandara Soekarno-Hatta, 17 Movember lalu.Diduga menggunakan paspor atas nama Jumar. (mia/ahi)


Artis Cut Cynthiara Akhirnya Ditahan Imigrasi

Friday, June 14, 2013

Angie Titipkan Keanu ke Pesantren Ustad Yusuf Mansyur



Angie dan Keanu

Jakarta – Angelina Sondakh kini masih mendekam di tahanan Rutan Pondok Bambu karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Putra semata wayangnya, Keanu Jabbar Massaid (4) akan dititipkan ke sebuah pesantren milik Ustad Yusuf Mansyur.

“Keanu akan dititipkan ke pesantrennya Ustad Yusuf Mansyur,” ujar kuasa hukum Angie, Teuku Nasrullah saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (15/6/2013).


Menurut Nasrullah, Angie mendapat amanat dari alhmarhum suaminya, Adjie Massaid untuk mendidik Keanu sesuai dengan ajaran Islam. Dan Angie ingin sekali untuk menjalankan amanat tersebut.


“Anaknya harus dididik sesuai ajaran Islam amanat bapaknya (Adjie). Karena ibu dan bapaknya Angie itukan beda keyakinan dengan Keanu, sehingga Angie inisiatif menitipkan ke pasantren milik Ustad Yusuf Mansyur,” jelasnya.


Namun saat ini Keanu masih dirawat oleh kakek dan neneknya dan belum masuk ke pesantren. Ustad Yusuf Mansyur pun sudah menyanggupi untuk mengurus Keanu.


“Iya Ustad Yusuf Mansyur bilang sama saya saja,” kata Nasrullah.


Keanu adalah putra semata wayang Adjie Massaid dengan Angelina Sondakh yang lahir pada 9 September 2009. Dari pernikahannya dengan artis Reza Artamevia, Adjie dikaruniai dua putri yakni Zahwa dan Aaliyah.


Polres Tana Toraja Membantah Salah Menangkap Bapak dan Anak Terpidana Mati. Ikuti liputan lengkapnya di “Reportase Sore”, pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV


(mpr/nwk)







Article source: http://web.inilah.com/read/detail/1938804/teroris-gunakan-facebook-untuk-rekrut-kader


Angie Titipkan Keanu ke Pesantren Ustad Yusuf Mansyur

Tuesday, December 31, 2013

Raffi Ahmad, Julia Perez, Dul, Ahmad Dhani di 10 Skandal Artis 2013

WowKeren.com – Sejumlah artis mengalami berbagai masalah mulai dari kasus penculikan anak, narkoba, pertikaian, kecelakaan bahkan pembatalan pernikahan. Berikut ini daftar 10 kasus hukum seleb Indonesia 2013:



1. Penculikan anak Nassar dan Muzdalifah





Januari 2013, Nassar mengejutkan publik dengan mengungkap kalau anak dari istrinya, Muzdalifah, telah diculik. Gadis kecil bernama Nana itu diculik di SDN 6 Tangerang, Jl. Ahmad Yani No 20 Kel. Sukarasa Kec. Tangerang. Nassar maupun Muzdalifah yang sedang menantikan kelahiran pertama anak mereka merasa panik sekaligus syok. Runner-Up “Kontes Dangdut Indonesia” (KDI) season 1 bahkan siap memberikan imbalan besar bagi siapapun yang bisa menemukan Nana. Untungnya setelah polisi melakukan penyelidikan, Nana berhasil ditemukan di Cibubur, 26 Januari. Sang penculik juga berhasil ditangkap dan mengaku menyekap Nana karena benci dengan Nassar yang suka pamer kekayaan.



2. Kasus Narkoba Raffi Ahmad





Sehari setelah berakhirnya kasus penculikan anak tiri Nassar, Raffi Ahmad bernasib nahas. Tepatnya di 27 Januari, mantan kekasih Yuni Shara itu terjaring razia oleh BNN di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta. Selain Raffi, Wanda Hamidah, Zaskia Sungkar dan Irwansyah sempat pula diperiksa atas dugaan kasus narkoba. Namun ketiga artis itu terbukti tak mengkonsumsi ataupun terlibat. Sementara itu, Raffi harus menjalani rehabilitasi karena walau tak terbukti memakai narkoba, ia tetap positif menggunakan zat narkotika jenis baru, metilon. Kasus hukum ini sempat pula membuat nama Yuni Shara menuai sorotan. Pasalnya, ia disebut-sebut sebagai pihak yang melaporkan Raffi ke BNN. Meski begitu, Yuni diwakili kuasa hukum telah menyangkal tuduhan tersebut.



3. Adi Bing Slamet Korban Ajaran Sesat Eyang Subur





12 Maret 2013, Adi Bing Slamet curhat pada media kalau ia menjadi korban ajaran sesat Eyang Subur. Adi menggandeng beberapa anggota Srimulat dan pria bernama Arya Wiguna untuk melawan Eyang Subur. Berkat kasus tersebut, Arya Wiguna juga sempat menjadi artis dadakan. Sayangnya kasus Adi vs Eyang Subur itu belum juga tuntas walau masing-masing kubu telah saling lapor pada pihak berwajib.



4. Julia Perez Masuk Penjara



Julia Perez harus membayar kesalahannya atas kasus pertikaian fisik dengan Dewi Persik yang terjadi 2010 lalu. Setelah mengajukan banding, Jupe tetap ditetapkan bersalah dan menjalani hukuman penjara tiga bulan di Rutan Pondok Bambu. Selain masalah hukum, Jupe sempat berduka karena ayahnya, Angkasa Jaya, meninggal di usia 52 tahun, 2 Desember lalu. Meski begitu, kesedihan Jupe bisa sedikit sirna karena Gaston Castano melamarnya, dua hari setelah wafatnya Angkasa Jaya.



5. Kasus Pencemaran Nama Baik Olga Syahputra



Olga Syahputra memang dikenal sebagai artis yang kerap melontarkan candaan yang terkadang menyinggung lawan bicara. Salah satu “korbannya” yakni seorang dokter Febby Karina yang melaporkan Olga ke Polda Metro Jaya. Sang dokter tak terima karena Olga mengejeknya berselingkuh dengan petinggi stasiun TV saat sesi syuting acara live “Pesbukers” ANTV, 23 Mei 2013. Olga yang sebelumnya bungkam sempat syok dan dirawat di rumah sakit.



6. Kisruh Rumah Tangga Ayu Ting Ting dan Enji





Memasuki bulan puasa, Juli 2013, pedangdut Ayu Ting Ting dirumorkan sudah pisah ranjang dengan Enji. Setelah awalnya menyangkal, Ayu mengakui kalau pernikahannya dengan Enji sedang bermasalah. Ia siap menggugat cerai Enji jika anak pertama telah lahir. Tak lama setelah itu, muncul seorang model bernama Anggita Sari yang mengaku pernah bertunangan dan hamil anak Enji. Bahkan beredar pula foto mesra Enji dan Anggita. Ayu pun makin serius untuk segera mengakhiri pernikahannya dengan putra dari mantan Kapolri Jenderal (pur) Bambang Hendarso Danuri tersebut. Sementara itu, Enji juga diperiksa untuk dugaan kasus pengeroyokan di Plaza Indonesia, 29 November 2013.



7. Zaskia Gotik Ditipu Vicky Notonegoro dan Bahasa ‘Kontroversi Hati’





Pemilik Goyang Itik, Zaskia, sempat merasa gembira karena menggelar pertunangan mewah dengan pengusaha bernama Vicky Notonegoro, 1 September. Namun siapa yang mengira kalau Vicky ternyata sudah menikah dan memiliki anak. Selain itu, Vicky juga gemar merayu pedangdut lain seperti Deasy Kitaro dan Ade Nurul serta melontarkan bahasa ajaib seperti labil ekonomi, mempertakut, harmonisisasi, statusisasi kemakmuran dan kontroversi hati. Tak lama setelah terkuak identitas aslinya, Vicky ditangkap polisi atas kasus pemalsuan surat tanah. Masa lalu Zaskia yang hanya lulusan SD dan foto-foto seksinya saat baru merintis karir juga terungkap bersamaan dengan penipuan yang dilakukan Vicky.



8. Dul Jaelani Tersangka Kasus Kecelakaan Tol Jagorawi





Di usianya yang masih belia, Dul Jaelani ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di Tol Jagorawi, 8 September 2013. Putra ketiga Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu dinilai bersalah telah menewaskan 7 orang. Saat kejadian, Dul menyetir sendiri mobil Lancer milik sang ayah padahal masih dibawah umur. Akibat tabrakan maut dengan dua mobil lainnya, Dul juga harus dirawat karena luka parah. Baik Dhani maupun Maia disorot media dan masyarakat karena membolehkan Dul menyetir sendiri.



Kasus tersebut juga membuat Dhani diejek Farhat Abbas. Hingga akhirnya dua putra Dhani, Al Ghazali dan El Rumi tak terima. Mereka kemudian membuat kehebohan dengan menantang Farhat untuk berduel tinju. Dhani yang merasa terganggu kemudian melaporkan Farhat ke polisi dan demikian juga sebaliknya.



9. Istri Piyu Padi Lakukan Pengrusakan di Rumah Mertua Dian Sastro



Piyu Padi dan Anastasia Florina Limasnax telah menikah 17 September 2005. Namun rumah tangga mereka bermasalah setelah Flo dituduh melakukan pengrusakan di rumah Vika Dewayani dan Adiguna Sutowo (mertua Dian Sastro) yang bertempat di kawasan Pulomas Barat, Pulogadung, Jakarta Timur, 26 Oktober. Walau Piyu membantah, polisi akhirnya menetapkan Flo sebagai tersangka, awal November lalu. Menurut rumor, Flo melakukan hal itu karena curiga Piyu telah selingkuh dengan Vika. Polisi pun masih mencari keberadaan Flo yang menghilang setelah kejadian.



10. Pembatalan Pernikahan Asmirandah dan Jonas Rivanno



Asmirandah dan Jonas Rivanno kerap beradu akting di sejumlah sinetron yakni “Nikita” (2009), “Kemilau Cinta Kamila” (2010) dan “Binar Bening Berlian” (2012). November 2012, Andah mengiyakan saat ditanya fans soal jalinan kasihnya dengan Vanno. Namun di 2013, pasangan yang selalu terlihat serasi itu harus menghadapi masalah. Semua bermula ketika rencana pernikahan Andah dan Vanno akhirnya terungkap. Sempat akan menikah Januari 2014, Andah dan Vanno telah mengakhiri masa lajang, 17 Oktober 2013.



Perbedaan keyakinan membuat publik menduga kalau Vanno telah menjadi mualaf sebelum menikahi Andah. Namun, Vanno membantah anggapan masuk Islam itu. Baru setelah dilaporkan oleh FPI Depok ke Polres Bogor, pesinetron asal Surabaya itu serta Andah segera meminta maaf. Sayangnya, Andah berubah pikiran dengan sikap plin-plan Vanno yang kembali ke agamanya semula. Ia kemudian mengajukan pembatalan pernikahan, 7 November lalu. Permohonan itu resmi dikabulkan Pengadilan Agama Depok, Rabu (18/12). (wk/ri)



Berita Kaleidoskop terkait :

• 10 Gosip Artis Hollywood Terheboh 2013

• 10 Peristiwa Penting di Jagad Teknologi Sepanjang 2013

• 10 Bayi Selebriti Hollywood Terimut yang Lahir 2013

• 11 Berita Musik Paling Fenomenal Selama 2013







Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/13/12/14/mxrdxt-masjid-sebagai-hadiah-pernikahan


Raffi Ahmad, Julia Perez, Dul, Ahmad Dhani di 10 Skandal Artis 2013

Monday, March 4, 2013

Diego Michiels Masuk Islam Bukan Karena Nikita

JAKARTA – Sejak masuk Islam, Diego Michiels, terlihat begitu intens belajar tentang Islam. Namun Diego sampai saat ini belum berencana untuk umroh bareng dengan kekasihnya, Nikita Willy.

“Nanti kita lihat. Kalau ke sana mau dengan yang lebih dari sekarang. Kalau saat ini jalanin aja dulu. Salat yang rajin,” kata Diego Michiels saat ditemui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (4/3).

Diego mengaku belajar Islam melalui buku-buku. Waktu ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Jakarta Pusat, Diego juga sempat belajar dari temannya yang berasal dari Pakistan.

Pemain yang kembali dipanggil masuk Timnas Indonesia mengaku agak kesulitan belajar Islam. Sebab muslim yang ia temui untuk menimba ilmu tidak semua tahu tentang Islam. “Jadi saya harus belajar banyak kepada orang-orang yang mengerti,” ungkapnya.

Hasrat belajar Islam datang dari dalam hatinya sendiri, bukan atas paksaan kekasihnya Nikita Willy. “Saya melakukannya sendiri. Keinginan itu datang dari hati sendiri, kalau ada yang nyuruh nanti jadinya terpaksa. Jadi dari diri sendiri aja,” ungkapnya. (abu/jpnn)

Article source: http://www.hidayatullah.com/read/26677/07/01/2013/surat-cinta-untuk-politisi-muslim-(1).html


Diego Michiels Masuk Islam Bukan Karena Nikita