Showing posts sorted by relevance for query Tiba. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Tiba. Sort by date Show all posts

Friday, February 2, 2018

Bule Tiba-tiba Nyelonong Masuk Masjid, Ternyata Ini yang Diinginkannya - Sekadau News


Bule Tiba-tiba Nyelonong Masuk Masjid, Ternyata Ini yang Diinginkannya



Sumber Gambar : Facebook/Abu Zahwa Ana

SEKADAU NEWS - Sore itu, Senin (7/11/2017), orang-orang di masjid Agung Nurul Falaq, Labuanbajo, Nusa Tenggara Timur mendadak keheranan.
Bagaimana tidak, ketika mereka hendak menunaikan kewajiban umat Islam itu, seorang pria bule datang.
Tanpa mengucapkan 'assalamualaikum' atau kalimat lain, bule tersebut langsung saja 'nyelonong' ke dalam masjid.
Berkemeja jeans, memakai topi, hitam dan celana pendek, bule yang tidak diketahui identitasnya itu hanya diam saja saat ditanya pengurus masjid.
"Mau salat? Diam saja. Terus dikasih sarung dipakai jadi selimut," tulis seorang pengguna Facebook Abu Zahwa Ana yang membagikan kisah bule tersebut ke media sosial, Senin (7/11/2017).
Jemaah sudah menyelesaikan salatnya, bule itupun masih diam dengan ketidakjelasannya.
Untuk menjawab rasa penasaran, pengurus masjid dan jemaah lain mendekati dan bertanya pada bule tersebut.
Jawaban yang keluar dari mulut bule itu sungguh membuat hati bergetar.
Bule itu ternyata ingin masuk Islam.
"Kemudian dia menjawab, 'I want to be muslim'," lanjut pemilik akun Abu Zahwa Ana.
Bule itu pun dibimbing bersyahadat.
Usai masuk Islam, namanya kini berganti menjadi Muhamad Better Muslim.
Okta Zahra: "masya allah amin smg bs istikomah."
Fitriyani Rahayu: "Ya allah sungguh indah caramu."
Nur Hermansyah: "Maha suci allah... jika dia berkenhendak pasti ada jalan nya. Takbir... takbir... takbir."
Yuni Kya: "Masyaallah... Semoga dia menjadi muslim yang taat.."
Puteri Natasya: "Subhanallah,dia diberi hidayah oleh Allah, semoga dia dapat mendalami islam dengan baik. Amin..."
Abah Kabayan: "Subhanallah Walhamdullilah Allahu Akbar..BagiMU tiada yg ga mgkin akan kehendakMU.Amin.
August Suherman: "jika Allah swt sdh berkehendak,apapun bs terjadi,subhanallah wabikhamdi subhanallah hil'adzim."

Sumber : Tribun Jabar

Editor : Hariza



Thanks for reading our article Bule Tiba-tiba Nyelonong Masuk Masjid, Ternyata Ini yang Diinginkannya - Sekadau News. Please share it with pleasure.
Sincery Berita Masuk Islam
SRC: http://www.sekadau.com/2018/02/bule-tiba-tiba-nyelonong-masuk-masjid-ternya-ini-yang-diinginkannya.html

powered by Blogger Image Poster

Monday, September 16, 2013

Terpesona ajaran wudhu, pria Amerika ini akhirnya memeluk Islam


ISLAM sangat menganjurkan kebersihan dan wudhu menjadi contoh nyata praktik kesehatan bagi manusia. Itulah yang membuat takjub seorang warga AS bernama Matthew Braun.



Perkara yang seringkali dianggap remeh itu justru membuat pria kelahiran Kota Brodhead, Wisconsin itu jatuh hati pada Islam.



Braun memang seorang yang sangat peduli kesehatan. Minat pendidikannya pun pada segala ilmu kesehatan, terlihat dari gelar master yang ia dapatkan sebagai tenaga kesehatan dari Universitas Ohio.



“Islam memiliki praktik kesehatan yang baik seperti mencuci tangan, kaki dan wajah sebelum shalat lima kali sehari,” ujarnya.



Ketertarikan Braun pada Islam dimulai saat ia mengenyam pendidikan sarjana di Beloit College. Di sana, ia aktif berorganisasi hingga kemudian bertemu dengan seorang gadis asal Kuwait.



Pertemuan itu merupakan kontak pertama Braun dengan muslim. Ia pun kemudian mempelajari apa itu Islam. Saat mempelajarinya, ia terkejut.



“Saya terkejut teryata Islam adalah salah satu dari tiga agama samawi selain Yahudi dan Kristen,” ujarnya.



Braun pun makin tertarik pada Islam, namun belum memutuskan menjadi seorang muslim. Hingga kemudian ia tahu bagaimana Islam sangat menganjurkan kebersihan. Hal itu diketahuinya ketika menempuh pendidikan master studi kesehatan di University of Miami di Ohio. Tak lama, Braun pun kemudian memantapkan hati pada Islam. Ia pun resmi menjadi mualaf pada tahun 1995 di Ohio.



“Banyak alasan saya memeluk Islam. Namun minat awal saya bersyahadat adalah karena tertarik bagaimana Islam memiliki praktik kesehatan yang sangat baik,” tuturnya dikutip dari Beloit Daily News.



Braun melihat praktik wudhu sebagai upaya kebersihan yang sangat brilian. Menurutnya, itu merupakan bagian dari praktik menjaga kesehatan. Mencuci tangan kaki dan membasuh wajah lima kali sehari merupakan praktik kesehatan yang sangat baik. Terpesona dengan ajaran wudhu itulah Braun melabuhkan hati pada Islam.



Setelah memeluk Islam, ia makin jatuh hati pada agama ini. Ia pun mulai rajin menjalankan ibadah wajib. Ia meninggalkan hal-hal haram seperti minum alkohol dan berjudi.



Tentu saja sulit karena hal haram tersebut merupakan gaya hidup pemuda Amerika. Namun Braun mampu mengatasinya. Ia bahkan menjalankan sunnah Rasulullah seperti menumbuhkan jengot.



Kehidupan Braun sebagai muslim nyaris tak mendapat hambatan ataupun tantangan. Hingga kemudian insiden 9/11 mengubah citra Islam menjadi sangat buruk. Ia yang telah berislam hampir tujuh tahun itu tiba-tiba dikucilkan.



Keluarganya yang tak pernah mempertanyakan keputusannya berislam tiba-tiba menginterogasinya. Penampilan Braun pun kemudian dituding sebagai penampilan para teroris. Itu merupakan fase yang berat bagi Braun.



Namun kemudian ia memilih pindah ke Dubai bersama istrinya. Di sana, ia membangun kepedulian terhadap penolakan terorisme. Lebih tepatnya, Braun membentuk komunitas yang menentang keras aksi ekstrem dan radikal.



Terjun ke Masyarakat

Braun yang merupakan seorang tenaga kesehatan tiba-tiba beralih haluan. Ia merasa prihatin yang sangat terhadap kasus bom 11 september di gedung WTC AS tersebut. Ia pun kemudian mengkampanykan antiradikalisme.



“Saya khawatir akan persepsi publik tentang Islam pasca serangan teroris di Amerika Serikat pada 9/11,” kata Braun.



Ia mencatat bahwa para ekstremis dan teroris ada dari semua latar belakang agama. Namun tak ada agama yang mengajarkan terorisme. Mayoritas Muslim, kata braun, seperti penganut agama lain, tidak melakukan teroris dan tidak bersikap ekstrem.



“Kesalahpahaman lain yang populer adalah bahwa madrasah , sekolah Islam yag menggunakan nama Arab, merupakan jaringan terorisme. Padahal sebagian besar sekolah tersebut mengajarkan perdamaian seperti sekolah agama lain,” katanya.



Braun pun kemudian menjadi koordinator P4E Support Group, sebuah organisasi berbasis di Kanada yang memberikan layanan kemanusiaan. Salah satu kegiatan organisasi tersebut yakni mendidik muslim menjadi produktif dan menentang keyakinan dan praktek ekstrim seperti terorisme. “Banyak orang datang kepada saya dan bertanya karena ingin tahu lebih banyak,” pungkasnya. | sumber: republika.co.id


Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/09/07/189727/FUI-Ajak-Hary-Tanoe-Masuk-Islam-dan-Hentikan-Kontes-Miss-World-


Terpesona ajaran wudhu, pria Amerika ini akhirnya memeluk Islam

Thursday, May 9, 2013

Asia Terancam Teroris Mancanegara

TEHERAN – Ketua Majelis (Parlemen) Iran Ali Larijani mengingatkan, Asia kini menghadapi teroris asal mancanegara. Saat berpidato dalam penutupan sidang Dialog Kerja Sama Asia (ACD), Rabu, Larijani mengatakan bahwa gejala terorisme dan ekstremisme di kawasan itu didukung AS dan jaringan mata-mata Barat, yang bertekad mengganggu perdamaian dan keamanan di Asia. “Pada abad terakhir, India, China, Jepang dan Iran menjadi kekuatan berpengaruh di dunia dan semua berada di benua Asia,” katanya. Meskipun menyebabkan masalah untuk Asia, pelatihan kelompok teroris oleh Barat dinilainya akan lebih berbahaya.



Diserang, Napi Pakistan Tewas


AMRITSAR – Seorang narapidana (napi) Pakistan yang diserang di penjara India akhirnya meninggal di rumah sakit, Kamis, setelah mengalami cedera dalam saling-balas serangan pekan lalu. Sanaullah Ranjay menderita cedera kepala parah di satu penjara di kota utara Jammu, dalam serangan tak lama setelah kematian seorang tahanan India, Sarabjit Singh, yang diserang di penjara Pakistan. Ranjay, seorang pembunuh dari kota Pakistan Sialkot, diserang oleh seorang tahanan diidentifikasi sebagai mantan tentara angkatan darat India hanya 24 jam setelah kematian Singh di penjara Lahore. Insiden ini bisa menyulut ketegangan baru antara India dan Pakistan. Sekitar 535 tahanan India, termasuk 483 nelayan, berada di penjara-penjara Pakistan, sementara 272 tahanan Pakistan berada di penjara-penjara di India.




Yordania Usir Duta Besar Israel


AMMAN – Parlemen Yordania setuju untuk mengusir duta besar Israel. Pengusiran itu merupakan balasan atas agresi Israel ke Masjid Al-Aqsa di Kota Yerusalem akhir-akhir ini. Kondisi di area masjid Al Aqsa saat ini memang sedang panas. Sekelompok ekstrimis Yahudi tiba-tiba menyerang masjid Al-Aqsa Selasa (7/5). Warga Palestina pun segera melindungi masjid yang dianggap suci oleh umat Islam itu. Mereka membangun blokade untuk melindungi area masjid Al-Aqsa. Yordania sebenarnya memiliki hubungan baik dengan Israel. Negara itu merupakan salah satu dari segelintir Negara Arab yang memiliki perjanjian damai dengan Israel.




PM Australia Ditimpuk Roti


BRISBANE – Sandwich atau roti isi berisi Vegemite dilempar oleh seorang pelajar ke arah PM Australia Julia Gillard yang sedang mengunjungi sebuah sekolah di dekat Brisbane. Untungnya, sandwich itu tidak mendarat di wajah Gillard. Keramaian menyambut Gillard yang baru saja sampai di sekolah tersebut, banyak pelajar menyambut Gillard dengan sorak sorai dan foto bersama. Meski demikian, sejumlah pelajar terlihat mencemoohnya dan salah seorang diantara mereka melempar sandwich ke arahnya. Gillard justru terlihat santai dan bergurau mengenai insiden pelemparan itu. Gillard tidak memandang pelemparan sandwich itu sebagai tindakan protes atau penghinaan terhadap dirinya.




Beranak 7, Sutradara China Didenda


BEIJING – Pemerintah China tengah menyelidiki laporan bahwa sutradara ternama Zhang Yimou melanggar aturan keluarga berencana di negara tersebut dengan memiliki 7 anak, sehingga terancam denda sebanyak 160 juta yuan (26,05 juta dolar AS). China punya kebijakan 1 anak. Zhang mengundang decak kagum dunia dengan kemegahan pembukaan Olimpiade di Beijing yang ditanganinya pada 2008. Belum jelas dimana anak-anak Zhang dilahirkan, namun Komisi Populasi dan Keluarga Berencana Provinsi Jiangsu masih melakukan investigasi. Zhang (61) dikenal sebagai anak nakal di kalangan perfilman China karena beberapa filmnya pernah dilarang beredar di dalam negeri meski cukup tenar di luar negeri.




Biarawati Menyusup Reaktor Nuklir


TENNESSEE – Seorang biarawati ditahan petugas setelah menyusup masuk ke dalam reaktor nuklir di Negara Bagian Tennesse, AS. Dia pun terancam menerima hukuman 20 tahun penjara. Megan Rice melakukan aksinya sebagai bentuk protes terhadap kebijakan nuklir AS. Menurutnya, nuklir hanya akan membawa kematian. Perempuan berusia 83 tahun itu menyusup ke dalam reaktor nuklir bersama 2 rekannya. Mereka menerobos pagar lalu mencoret-coret tembok bangunan reaktor dengan pesan anti-nuklir. Aksi Rice membuat malu Pemerintah AS. Mereka tidak menyangka reaktor nuklir yang harusnya dijaga ketat dapat disusupi dengan mudah oleh seorang lansia. Beberapa pejabat keamanan dimutasi akibat insiden ini dan perusahaan yang menjaga reaktor nuklir itu juga diputus kontraknya.




Meninggal Tersedak Hot-Dog


CHICAGO – Seorang guru yang berusia 28 tahun, Maureen Oleskewics, menghembuskan napas terakhir setelah ia tersedak hot dog saat menyaksikan pertandingan tim baseball Chicago Cubs di Wirgley Field, Chicago, dan jantungnya berhenti berdenyut secara mendadak. Maureeen tiba-tiba tersedak dan jatuh di antara barisan bangku stadion. Sang adik, Martin, mulanya mengira kakak perempuannya bercanda. Namun saat lagu nasional dikumandangkan, beberapa petugas tampak melakukan pernapasan buatan pada kakaknya. (AP/Ant/Adi)



Article source: http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/05/08/08335887/Militan.Boko.Haram.Serang.Kota..55.Orang.Tewas


Asia Terancam Teroris Mancanegara

Saturday, June 8, 2013

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : H Moch Hisyam

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : H Moch Hisyam


Mu’awiyah bin Hakam Salmi r.a. berkata, “Ketika aku mengujungi kota Madinah karena hendak memeluk agama Islam, aku telah belajar banyak hal. Salah satunya ialah aku hendaknya mengucapkan Yarhamukallah apabila seseorang bersin dengan mengucapkan Al-Hamdulillah.


Oleh karena aku baru memeluk agama Islam, aku tidak mengetahui hal itu tidak boleh dilakukan ketika sedang shalat. Suatu ketika kami sedang mengerjakan shalat tiba-tiba seseorang bersin, spontan saya berkata Yarhamukallah. Tiba-tiba semua orang melirik dengan marah ke arah saya.


Oleh karena saya tidak mengetahui bahwa di dalam shalat dilarang berbicara, saya pun membantah dengan berkata, “Mengapa kalian marah kepadaku?”


Dengan memberi isyarat mereka menyuruh agar saya diam, tetapi saya tidak memahami isyarat mereka walaupun kemudian saya terdiam.


Setelah shalat selesai, Rasulullah SAW memanggil saya. Baginda Rasulullah SAW tidak memukul, menghardik atau berlaku kasar kepada saya, baginda Rasulullah SAW hanya bersabda, “Tidak boleh berbicara dalam shalat. Shalat adalah untuk memuji kebesaran Allah, menganggungkan-Nya dan membaca Al-Qur’an.”


Demi Allah, saya belum pernah menjumpai seorang guru yang begitu penyayang seperti baginda Rasulullah SAW.


Kisah yang terdapat di dalam kitab Fadhail A’mal karya Maulana Muhammad Zakariyya al Kandhalawi di atas, memberikan pelajaran kepada kita bagaimana cara kita memberikan nasihat kepada saudara kita, yakni
dengan cara memanggilnya dan menasihatinya dengan kata-kata yang baik dan bijaksana.


Itu karena tujuan kita memberi nasihat kepada saudara kita bukan untuk mempermalukannya, tetapi tersampaikannya kebaikan kepadanya agar saudara kita dapat mengetahui kesalahannya dan memperbaiki
kekeliruan atau kehilafannya tanpa merasa dihakimi dan direndahkan.


Abu Amr bin Ash-shalah berkata, “Nasihat adalah kalimat yang mengandung pengertian di mana pemberi nasihat menginginkan kebaikan pada yang diberi nasihat.”


”Orang yang memberi nasihat di depan umum yang disertai hardikan dan kata-kata kasar, sama dengan orang yang jahat karena ia meruntuhkan dan menghancurkan martabatnya.”


Al-fudhail bin Iyad berkata, “Orang Mukmin menutupi (aib saudaranya) dan memberi nasihat, sedangkan orang jahat menghancurkan dan menghina.” (Jami’ul ulum wa al-hikam).


Para ulama salaf mengatakan, “Barangsiapa mengingatkan saudaranya, lalu ia melakukannya hanya antara dia dengan saudaranya itu, maka itulah nasihat. Adapun yang menasihatinya di hadapan orang lain, berarti telah mempermalukannya.”


Imam syafi’i berakata, “Barangsiapa menasehati saudaranya dengan sembunyi-sembunyi, berarti ia telah menasehati dan mengindahkannya. Barangsiapa menasehati dengan terang-terangan, berarti ia telah mempermalukan dan memburukkannya. (Shahih Muslim Bisyar An-Nawawi (2/24)).


Untuk itu, bila kita menasihati saudara kita yang berbuat salah hendaknya kita mencontoh Rasulullah SAW yakni dengan memanggilnya atau menghampirinya.


Dan berkatalah dengan kata-kata yang baik dan bijaksana, agar apa yang kita nasihatkan dapat diterima dan mengubah kesalahannya dan ia mendapatkan kebaikan sebagaimana yang kita inginkan.


Article source: http://www.timlo.net/baca/31267/solo-buka-10-smp-plus-untuk-siswa-miskin/


REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : H Moch Hisyam

Thursday, January 31, 2013

Kasus Luthfi bisa perburuk citra PKS

Selepas Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN), kini giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diguncang masalah menghebohkan. Presiden partai bernuansa Islam ini, Luthfi Hasan Ishaaq, menjadi tersangka dalam kasus impor daging sapi.

Komisi Pemberantasan Korupsi Rabu malam mengumumkan status itu dan langsung menjemput tersangka di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS, bilangan T.B Simatupang, Jakarta Selatan. Para pentolan partai mendadak bungkam. telepon seluler mereka sulit dihubungi.

Akhirnya, Tifatul Sembiring, mantan presiden PKS dan kini menjabat menteri komunikasi dan informasi buka suara. Dia mengakui kasus menimpa Luthfi bakal mempengaruhi citra PKS. Berikut penuturan Tifatul saat dihubungi Islahuddin dan Faisal Assegaf dari merdeka.com melalui telepon selulernya, Kamis (31/1):

Bagaimana komentar Anda tentang penetapan Luthfi Hasan sebagai tersangka oleh KPK?

Pertama, tentunya kami menghormati proses hukum sedang berlangsung di KPK. Kita berharap proses itu akan berjalan adil dan tidak terpengaruh oleh tekanan politik dari pihak mana pun.

Apakah Anda pernah menyangka sebelumnya presiden PKS akan menjadi tersangka?

Kalau soal itu kami kaget semua. Ini yang tertangkap tangan bukan Pak Luthfi, ini adalah Pak Polman adalah teman dari Pak Luthfi. Pak Lutfi juga sebelumnya belum pernah dipanggil, jadi saat ditetapkan sebagai tersangka, kami juga kaget. Pada intinya, PKS akan memberikan bantuan hukum kepada Pak Luthfi. Kami menghormati asa praduga tak bersalah.

Yusuf Supendi pernah melaporkan elite PKS ke KPK, apakah ini salah satu efeknya?

Semua tuduhan Yusuf Supendi itu sudah terbantahkan di pengadilan. Tuduhan-tuduhan itu tidak benar. Artinya kalau kita berpegang kepada keputusan hakim pada waktu itu, tidak ada kaitannya dengan yang sekarang. Sekarang ini, tuduhannya itu menerima suap untuk impor daging. Pak Luthfi ini anggota komisi I tidak terkait peternakan, tapi bidang hubungan luar negeri, pertahanan, komunikasi, dan informatika.

Saat penetapan menjadi tersangka, dia sedang berada di mana?

Sedang rapat di Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera.

Apakah sudah tahu Luthfi akan menjadi tersangka, baru kemudian menggelar rapat?

Itu belum dipanggil belum diapakan juga. Kami juga kaget, yang disebut bertahun-tahun di televisi belum juga jadi tersangka. Tapi baru kemarin malah Pak Luthfi jadi tersangka.

Apakah ada motif politik menjelang 2014 buat merusak popularitas PKS?

Kami juga waspada karena memang suasananya sedang panas jelang 2014. Tapi apa pun kami serahkan kepada KPK dan kami imbau agar tidak ada tekanan politik. Hal ini tidak dikaitkan dengan politik.

Kalau sampai Luthfi masuk penjara, apakah PKS sudah menyiapkan calon presiden dan wakil presiden?

Saat Pak Luthfi masih di DPP saja, kita belum menentukan calon presiden dan wakil presiden.

Bukankah nama Luthfi pernah dimunculkan dalam bursa calon presiden PKS?

Keputusan majelis syuro terakhir belum menetapkan calon presiden dan calon wakil presiden. Kami akan menunggu perolehan hasil pada 2014 dari legislatif.

Apakah status Luthfi ini akan mempengaruhi popularitas PKS ini?

Kalau diserang setiap hari akan berpengaruh. Tapi maksud saya, idealisme perjuangan PKS tidak akan kiamat. Kalau dibandingkan partai-partai lain jumlah kadernya sudah tertangkap sudah ada yang puluhan, bahkan ada yang belasan.

Bukankah partai lain hanya kader biasa tapi PKS langsung presidennya?

Iya jelas itu ada pengaruhnya.

Apakah sudah ada gejolak di tingkat bawah kader PKS dengan status Luthfi ini?

Kita memberikan penjelasan-penjelasan kepada kader.

Bagaimana tanggapan Hilmi Aminuddin selaku ketua dewan syuro?

Sampai saat ini belum ada, sampai saat ini masih rapat.

Partai mana mengambil untung dari status Luthfi?

Jangan kira-kira dong. Saya mengimbau supaya tidak ada tekanan politik (dengan nada meninggi). Kira-kira partai lain maksud situ apa?

Bukankah Anda tadi bilang, ini tahun panas jelang 2014. Partai mana menurut Anda akan menrusak popularitas PKS. Demokrat dengan kasus Hambalang, PAN dengan Wanda, dan tiba-tiba sekarang PKS?

Itu perlu analisa dalam. Kita tidak bisa tiba-tiba menuding, itu tidak boleh juga. Bukan hanya sesama Islam, yang lain juga. Panas maksud saya jelang 2014 ini bukan itu maksudnya tapi persaingannya.

Selama ini presiden PKS dikenal bersih, apakah ada yang salah dari seleksi kader di PKS dan makin turunnya kredibilitas kader?

Tidak. Yang tertangkap tangan bukan Pak Lutfi-nya. Itu pengakuan dari yang tertangkap tangan, kalau uang itu untuk Pak Luthfi. Pak Luthfi juga tidak tahu. Kita serahkan saja ke KPK, kita lihat saja bukti-buktinya nanti. Makanya nanti itu keputusannya di pengadilan.

Apakah Anda yakin Luthfi akan bebas dari semua tuduhan?

Kita berharap seperti itu. Selama saya bergaul dengan Pak Luthfi, sejak jadi tetangga sampai sekarang, tidak ada gejala-gejala begini. Beliau sederhana, tidak neko-neko.

Apa sanksi kader PKS terbukti korupsi dalam peraturan partai?

Kalau terlibat, berarti terbukti. Ini baru pertama kali kader PKS kena. Kalau cuma dituding tidak bisa (kena sanksi). Kita lihat dulu masalahnya. Kita ada aturan membahas hal itu namanya bidang syariah pusat. Itu yang menetapkan sanksi kepada angggota atau semua kader.

Biodata:

Nama:
Tifatul Sembiring

Tempat dan Tanggal Lahir:
Bukittinggi, Sumatera Barat, 28 September 1961

Pendidikan:
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer, Jakarta

Karir:
Humas Partai Keadilan
Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah I Sumatera
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (2005-2010)
Menteri Telekomunikasi dan Informatika (2009-sekarang)

Article source: http://www.solopos.com/2012/12/22/2013-ada-kloter-haji-khusus-lansia-360993


Kasus Luthfi bisa perburuk citra PKS

Tuesday, June 18, 2013

Promosi tagih umat Islam lariskan bisnes mereka

APABILA iklan kurma jenama Yusuf Taiyoob kembali ke udara di radio setelah hampir setahun tidak kedengaran, fikiran saya sedikit pun tidak terganggu. Malah, iklan itu mengingatkan lagi bahawa Ramadan bulan yang penuh berkah sudah semakin hampir. Tidak sampai 3 minggu lagi.


Bagaimanapun, fikiran saya jadi sedikit terganggu, apabila iklan-iklan mengenai jualan murah, tiba-tiba saja menjadi lebih meriah daripada hari-hari sebelum ini.


Bukan sebab saya ikut terpengaruh dan kaki saya bagaikan ditarik-tarik untuk menyerbu pasar raya dan kedai-kedai barangan elektrik berkenaan yang menawarkan promosi harga runtuh dan menggunakan slogan mesti beli itu.


Fikiran saya jadi begitu, sebab memikirkan berapa ramai pula kali ini yang tiba-tiba mahu menukar segala-galanya dengan yang baharu dan berapa ramai pula yang akan terpengaruh dengan promosi barangan murah sehingga barangan yang tidak perlu pun dibeli semata-mata sebab harganya murah.


Inilah saat dan ketikanya pihak peniaga tidak kira yang menjual produk apa pun pasti akan melancarkan strategi promosi besar-besaran untuk melariskan barangan mereka.


Sebabnya, umat Islam merupakan kuasa beli terbesar di negara ini. Kalau kita duduk diam-diam, tidak sibuk hendak menukar dan membeli itu dan ini, bisnes mereka tak jalanlah.


Jika kita lihat jualan barangan murah dan harga runtuh adalah lebih hebat dan meriah ketika umat Islam mahu menyambut Hari Raya berbanding sambutan perayaan Tahun Baru Cina, Deepavali dan Krismas.


Memang, puasa pun belum lagi tetapi di mana-mana saja termasuk di media-media baharu, banyak iklan yang tiada kaitannya dengan persiapan Hari Raya Puasa sudah timbul di sana sini.


Contohnya, iklan gajet untuk hari raya! Apa kena mengena beli telefon bimbit yang canggih untuk persiapan Hari Raya, apa kena mengena promosi program menurunkan berat badan dengan Hari Raya? Promosi tilam murah, rawatan dan produk kecantikan dan kaca mata?


Masa itulah juga promosi harga murah kereta tidak kira buatan tempatan atau luar negara giat berlangsung untuk menarik orang ramai beraya dengan kereta baharu. Itu belum masuk barangan hiasan rumah, perabot, barangan elektrik dan macam-macam lagi.


Bila semua peniaga memikirkan bahawa orang Melayu sanggup berhabis-habisan untuk hari raya dan bila semua produk hendak dikaitkan dengan Hari Raya maka timbullah promosi-promosi seperti ini.


Sebab itu, sebelum ini jualan arak pun dikaitkan dengan promosi sempena Hari Raya! yang menimbulkan kemarahan umat Islam. Walaupun arak itu tidak dibeli oleh orang Islam di pasar raya itu, tidak sepatutnya perkataan promosi sempena Hari Raya itu digunakan.


Sebab itu juga ada syarikat-syarikat kewangan yang telah mula menawarkan pinjaman peribadi khas untuk Hari Raya sehingga mencecah RM200,000! Antara peminjam yang disasarkan mereka adalah kakitangan kerajaan, badan-badan berkanun dan pesara-pesara kerajaan.


Kenapa perlu sampai membuat pinjaman peribadi yang wajib dilunaskan hingga bertahun-tahun lamanya untuk sebulan berhari raya? Kenapa perlu tambah hutang baharu. Tidak cukupkah hutang ansuran rumah, kereta, belanja dapur, persekolahan anak-anak dan macam-macam bil yang perlu ditolak setiap bulan?


Memang tidak boleh disalahkan 100 peratus kepada peniaga-peniaga yang membuat bermacam-macam promosi. Mereka mahu berniaga. Begitulah caranya. Kitalah sebagai pengguna perlu mengawal diri dan bijak mengatur perbelanjaan.


Sedangkan yang lebih diutamakan adalah menjalani ibadah puasa itu. Berebut-rebut beramal untuk mendapatkan ganjaran pahala dalam bulan berkenaan. Bukan berebut-rebut membeli barangan di pusat beli-belah atau sanggup meredah lautan manusia sambil mendukung anak-anak kecil hingga ke tengah malam di sekitar Jalan Tunku Abdul Rahman, Kuala Lumpur.


Tidak ada siapa pun yang memaksa anda untuk berbelanja lebih. Dan tidak salah apa pun jika anda tidak berbelanja sakan untuk Hari Raya. Jika tidak ada segala-galanya baharu, Hari Raya tetap berjalan dan disambut juga. Jika tidak mampu, berbelanjalah mengikut kemampuan. Islam turut melarang kita memudaratkan diri sendiri dan keluarga.


Dan dalam membuat persediaan menyambut Hari Raya, jangan pula disebabkan rambang mata, hilang terus semangat meneruskan jihad ekonomi kita! Jangan hangat-hangat tahi ayam.



Article source: http://www.suarapembaruan.com/home/dicecar-soal-artis-hot-masuk-ppp-lukman-hakim-tolak-berkomentar/34700


Promosi tagih umat Islam lariskan bisnes mereka

Friday, February 1, 2013

Mengikuti Kereta yang Membawa 30 Napi Korupsi Jatim ke Lapas Sukamiskin ...

Tiga puluh narapidana kasus korupsi asal Jawa Timur dipindahkan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Rabu (16/1). Selama 12 jam mereka menempuh perjalanan dengan kereta dari Surabaya ke Bandung. Berikut laporan wartawan Jawa Pos MAYA APRILIANI yang berada dalam satu gerbong dengan para pesakitan itu.
 
= = = = = = 

JARUM jam masih menunjuk angka 3 lebih 30 menit ketika Jumanto, salah seorang napi korupsi, bangun dari tidur di kamar selnya di blok H Lapas Kelas I Surabaya, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Setelah itu, satu per satu napi yang lain ikut terjaga. Ada yang langsung mengambil air wudu untuk salat malam, ada pula yang bersiap-siap untuk aktivitas esoknya.
 
Selama dua hari, 30 napi kasus korupsi dari berbagai daerah di Jawa Timur itu dikumpulkan di blok H Lapas Kelas I Surabaya, Porong. Dua kamar disediakan untuk menampung mereka. Masing-masing kamar berukuran 7 x 6 meter. Satu kamar diisi 15 orang. Karena itu, bisa dibayangkan betapa sumpeknya kamar tersebut.
 
Setelah semua bangun dan berkemas, para napi diminta segera bersiap diri untuk perjalanan jauh ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung. Dengan mengenakan seragam napi bertulisan Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya, mereka diminta keluar dari kamar untuk selanjutnya masuk bus Transpas Lowokwaru yang akan membawa mereka ke Stasiun Gubeng.

Tepat pukul 05.00, bus bernopol N 7006 AP yang mengangkut para napi meninggalkan lapas. Sejam kemudian, bus tiba di stasiun. Kedatangan bus berisi para napi kerah putih itu menarik perhatian warga dan awak media yang nyanggong beberapa jam sebelumnya.
 
Tanpa upacara, para napi digiring memasuki gerbong eksekutif nomor 5 KA Argo Wilis. Gerbong itu memang dikhususkan untuk para pesakitan. Saat berjalan menuju gerbong, tangan mereka diborgol serta dirangkai dengan tali plastik. Mereka berjalan berbaris dan dikawal ketat enam anggota Brimob Polda Jatim bersenjata laras panjang.

“Itu sudah protap pengawalan napi,” ungkap Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jatim Y. Ambeg Paramarta. Prosedur tetap itu bertujuan untuk mengantisipasi agar para napi tidak melarikan diri.

Selain warga umum dan wartawan, banyak keluarga napi yang bermaksud melepas kepergian orang yang mereka cintai. Begitu melihat barisan koruptor berkaus biru keluar dari bus menuju gerbong kereta, mereka berteriak-teriak memanggil nama napi.

Ada juga yang menangis. Sebagian lagi mengumandangkan takbir berkali-kali. Terlihat jelas kesedihan di wajah mereka. Apalagi, mereka tidak bisa mendekat karena aksesnya dibatasi. Mereka yang dipanggil namanya hanya bisa menoleh. Tanpa dapat melambaikan tangan. Mereka hanya bisa tersenyum dari kejauhan.
 
Begitu sampai di dalam gerbong, tali yang merangkai mereka dilepas. Satu per satu napi lalu menempati kursi yang telah disiapkan. Gerbong itu benar-benar steril. Baik dari penumpang umum maupun barang-barang yang “berbahaya”. Selain itu, selama dalam perjalanan, gerbong tersebut dikunci rapat. Hanya satu pintu samping yang dibuka, tapi dijaga ketat petugas keamanan.
 
Mereka tidak bisa memilih tempat duduk sesuka hati. Jumanto, napi kasus Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Lumajang, duduk di kursi nomor 5D. Di sebelahnya (C) ada Totok Setyo, napi kasus korupsi dana kas daerah (kasda) Kabupaten Pasuruan. Khudlori, mantan kepala BPN Surabaya, juga duduk di deretan kursi nomor 5 (A). Dia berdampingan dengan Hamzar Bastian, napi korupsi Kasda Pemkab Situbondo yang selama ini ditahan di Lapas Madiun.
 
Di depan Jumanto, kursi nomor 4 diduduki napi Abdul Azis dari Lapas Pasuruan dan Indra Kusuma dari Lapas Malang. Keduanya terjerat kasus korupsi Kasda Kabupaten Pasuruan dengan vonis 15 tahun penjara.
 
Tepat pukul 07.30, kereta berangkat. Suasana di dalam gerbong senyap. Para napi sibuk dengan pikiran sendiri-sendiri. Ada yang memandang ke luar jendela. Ada yang terdiam di kursi dengan tatapan kosong. Konsentrasi mereka pecah saat ada pembagian kue dan kardus sarapan. Pagi itu, para napi mendapat menu istimewa: ayam goreng. Padahal, biasanya di dalam lapas mereka hanya mendapat nasi cadong alias nasi jatah penjara.
 
Seusai sarapan, suasana kembali hening. Tidak terdengar lagi suara napi berbincang. Maklum, tidak semua napi saling mengenal sebelumnya. Apalagi, tempat duduk mereka tidak diatur berdasar asal penjara.
 
Setelah hening beberapa saat, tiba-tiba terdengar suara Khudlori yang cukup keras. Dia bercerita tentang kisah Jeffrey Lang, seorang profesor matematika yang menjadi dosen dan peneliti di Kansas University, AS, yang masuk Islam. Lang cukup lama menjadi ateis. Dia masuk Islam setelah membaca Alquran.
 
“Jawaban yang diinginkan tentang Sang Pencipta dan surga ada semua di Alquran,” katanya bersemangat kepada Hamzar, napi di sebelahnya.
 
Pria yang dipidana selama enam tahun penjara dalam kasus penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) SPBU Marmoyo itu juga memuji buku-buku karya sang profesor. “Enak dibaca, alur dan bahasanya mudah dimegerti,” lanjutnya.
 
Selama di balik jeruji penjara, Khudlori memang dikenal sebagai napi yang agamis. Selama ditahan di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, pria yang sebagian besar rambutnya sudah memutih itu juga aktif di masjid rutan.
 
Setelah Khudlori terdiam, suasana sepi lagi. Sebagian besar napi terlelap. Saat itulah dua petugas kebersihan menjalankan tugas, mengumpulkan sampah bekas makanan. Keduanya dikawal ketat aparat di belakang mereka.
 
Suasana dalam gerbong tetap tenang hingga kereta berhenti di Stasiun Tugu, Jogjakarta, pukul 12.00. Kala itu, Kakanwil Kemenkum HAM Daerah Istimewa Jogjakarta Rusdianto masuk gerbong menghampiri ketua rombongan dari Kanwil Kemenkum HAM Jatim Ali Mustofa, sekaligus untuk menyambangi para napi korupsi Jatim yang boyongan ke Bandung itu.
 
Setelah berhenti lima menit di Stasiun Tugu, kereta berjalan lagi. Namun, kali ini suasananya sedikit gaduh karena ada pembagian jatah makan siang. Menunya gudeg jogja.
 
Seusai makan, suasana di gerbong mulai cair. Terdengar suara tawa para koruptor. Termasuk percakapan mereka terkait dengan berbelitnya proses hukum yang harus dilalui. Rupanya, Jumanto dan beberapa napi memperbincangkan proses PK (peninjauan kembali) dan perpanjangan penahanan.
 
“Ada teman yang belum diperpanjang masa penahanannya akhirnya keluar penjara. Padahal, dia sedang mengajukan PK,” ungkap Jumanto.
 
Selain itu, tidak sedikit napi yang telah diputus tapi belum memperoleh salinan putusan. Ada yang sampai bertahun-tahun. Termasuk surat eksekusi jaksa untuk melaksanakan putusan. Padahal, putusan tidak berasal dari MA (Mahkamah Agung), tapi dari pengadilan tingkat pertama dan kedua.
 
Jumanto termasuk napi yang blak-blakan dan tidak menutup-nutupi kasusnya. Bahkan, mantan ketua Fosil Mahara (Forum Silaturahmi Mantan Tahanan dan Narapidana) itu tidak berkeberatan ketika difoto dan diwawancarai media. Padahal, sebagian napi berusaha menghindar dari kejaran wartawan.
 
Kepada Jawa Pos, dia mengaku berkeberatan atas kebijakan pemindahan napi korupsi ke Lapas Sukamiskin. Namun, mantan anggota DPRD Probolinggo itu berusaha menerima keadaan, walau harus berjauhan dari keluarga dan berpisah dari teman-temannya di Lapas Pasuruan.
 
“Seharusnya pemerintah itu membuat kebijakan yang arif dong. Tidak melanggar HAM dan bisa menimbulkan dendam,” ujarnya.
 
Saat ditanya apakah kebijakan itu membuat dirinya dendam, Jumanto menggelengkan kepala. “Khawatirnya, ada teman-teman yang seperti itu,” katanya.
 
Kini setelah merasakan hidup di penjara selama tiga tahun, pria 47 tahun tersebut teringat profesinya dulu sebagai guru. Sebelum masuk dunia politik, Jumanto menjadi guru matematika di SMA selama 14 tahun.
 
Tentang politik, dia mengaku tidak kapok untuk menggelutinya lagi setelah bebas nanti. Menurut Jumanto, berpolitik tidak harus menjadi anggota parpol. “Banyak kegiatan politik yang dapat dilakukan tanpa harus aktif di parpol,” tegasnya.
 
Selama dalam perjalanan, para napi “dibebaskan” untuk melakukan aktivitas yang diinginkan. Misalnya, untuk ke toilet, mereka akan dikawal petugas hingga di luar WC. Begitu pula, petugas mempersilakan napi yang ingin menjalankan salat. “Alhamdulillah, selama di dalam kereta, kami bisa apa saja,” tutur Jumanto.
 
Pukul 19.13, kereta tiba di Stasiun Bandung. Namun, para koruptor tidak langsung diturunkan. Mereka diminta berbaris lebih dulu di dalam gerbong sambil menunggu penumpang lain turun. Baru pukul 19.30 mereka turun dari kereta. Tak ayal, kedatangan mereka mengundang perhatian warga dan wartawan setempat.
 
Beberapa napi tampak berupaya menutupi wajahnya dengan koran atau tangan. Melihat hal itu, masyarakat di stasiun berteriak-teriak. “Tidak usah ditutupi, ingat saat mengambil uang rakyat dulu,” ujar seorang warga.
 
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari Stasiun Bandung, rombongan napi koruptor tiba di Lapas Sukamiskin. Begitu turun dari bus Transpas nopol D 7126 A, mereka dimasukkan ke aula kompleks lapas.

Begitu borgol dilepas, mereka kembali merasa bebas. Yang merokok langsung menyulut rokok dan mengisapnya dalam-dalam. Mengepulkan asap ke udara untuk melepas gundah di dada. Wajah-wajah mereka tampak lelah. Tapi, mereka tetap bisa bercanda.
 
Dari aula, secara bergiliran para napi masuk ke ruang registrasi untuk pencocokan data. Untuk mempercepat pemasukan data penghuni baru, sebagian napi menjalani pemeriksaan kesehatan di poliklinik. Namun, malam itu pemeriksaan tersebut tidak detail. Hanya pengukuran tensi darah.
 
“Waktu berangkat dari Porong, tensi mereka sudah diperiksa,” ungkap dr Hardjo Santoso, dokter Lapas Porong yang ikut dalam pemindahan napi itu.
 
Menurut Hardjo, berdasar hasil pemeriksaan awal tersebut, semua napi sehat. Tidak ada masalah kesehatan yang serius. “Paling hanya tekanan darah yang sedikit naik. Mungkin tegang,” lanjutnya.
 
Karena sudah malam, proses lanjutan seperti pengambilan foto untuk arsip lapas dilakukan esok harinya. Malam itu para napi diberi kesempatan untuk beristirahat.

Tapi, mereka tidak bisa langsung masuk kamar. Sebelum masuk kamar baru, mereka diperiksa di ruang pengamanan kamar. Termasuk barang bawaan mereka. Tas, koper, hingga seprai tempat tidur pun digeledah.   “Tidak ada barang terlarang yang ditemukan,” ungkap Teguh Wibowo, kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Sukamiskin.
 
Menurut Kakanwil Kemenkum HAM Jabar I Wayan K. Dusak, ada beberapa napi yang membawa uang. Padahal, uang tidak boleh masuk ke area lapas. Uang di lapas harus ditukar dengan kupon. Jika butuh apa-apa, penghuni membeli dengan kupon. “Sistem ini untuk menghindari terjadinya kejahatan di dalam penjara seperti perjudian,” tegas Dusak. (*/c11/ari)


Mengikuti Kereta yang Membawa 30 Napi Korupsi Jatim ke Lapas Sukamiskin ...

Thursday, May 30, 2013

Jasad Terduga Teroris Tiba Saat Adzan Duhur

TRIBUNNEWS.COM CIANJUR, – Jasad terduga teroris yang diketahui bernama Helmi Agus Salim (20) tiba di pekarangan di RT 03/RW 01 Kampung Bobojong, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Kamis (30/5).


Jasad tersebut datang bertepatan adzan duhur dikumandangkan. Dikawal ketat aparat kepolisian, mobil jenazah milik organisasi islam, yakni Gerakan Reformis Islam (Garis) masuk melalui punti sebelah utara pekarangan.


Usai diturunkan dari mobil jenazah, jasad tidak langsung dikubur. Jasad disolatkan bersama anggota Garis dan keluarganya.


Berdasarkan pantauan Tribun, menuju liang kubur jasad terduga teroris disambut spanduk. Spanduk tersebut dipampang di dalam pekarangan tersebut.


Spanduk itu bertuliskan “Kami menguburkan jenazah hilmi bukan bentuk simpatik terhadap tindakannya. Tapi mengutuk keras tindakannya tetapi karena fardu kifayah bagi umat Islam”.


Sementara itu, liang kubur sudah dipersiapkan sejak pagi. Liang tersebut berukuran sekitar 1X2 meter. Berdasarkan pantauan Tribun kuburan Salim berada di bawah pohon sawo di sebelah barat, pohon mangga di sebelah selatan, dan pohon palem kipas di sebelah utara.


Pekarangan yang akan dijadikan tempat peristirahatan terakhir Salim tersebut dibatasi tembok setinggi dua meter. Tidak banyak aktivitas yang dilakukan warga di luar tembok menyusul adanya penguburan jenasah di pekarangan tersebut.


Pekarangan tersebut diperkirakan memiliki luas sekitar dua hektare. Adapun pintu masuk pekarangan berada di samping sebelah barat berwarna hijau. Untuk masuk ke pekarangan harus melalui jalan setapak selebar satu meter.


Seperti diberitakan sebelumnya, rencana jenazah terduga teroris ini akan diserahterimakan dari Kepolisian kepada keluarga pada Kamis (30/5) sekitar pukul 07.30 di RS Polri Sartika Asih Jalan Mochamad Toha 369, Bandung.


Adapun Salim merupakan pelaku pelemparan bom pipa di pos polisi lalu lintas di Perempatan Mitra Batik, Kota Tasikmalaya.


Ia tewas di tempat setelah ditembak anggota polisi karena akan menembak dengan mengeluarkan senjata rakitan setelah melarikan diri ke Jalan Cipedes yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Tim Gegana berhasil menjinakkan bom rakitan jenis pipa tersebut setelah bom dibawa ke Mako Polres Tasikmalaya Kota dari lokasi kejadian.  (*)


Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/03/08/161881/Kaki-Saya-Masih-Kesulitan-saat-Salat-


Jasad Terduga Teroris Tiba Saat Adzan Duhur

Thursday, December 8, 2016

Beredar Foto Hamish Daud Berangkat Umrah, Netter: Sudah Mualaf? | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Netter pun langsung heboh mengetahui Hamish berangkat umrah...

image

WowKeren.com - Hamish Daud belakangan ini membuat heboh dengan kabar jalinan asmaranya bersama Raisa. Namun aktor kelahiran Australia itu kembali membuat geger saat sejumlah foto dirinya berangkat umrah beredar.

Dikutip dari akun gosip @lambe_turah, tampak Hamish mengenakan kemeja batik berwarna hijau. Busana yang dipakainya itu sendiri seragam dengan beberapa orang yang ikut berangkat umrah bersamanya.

Keberangkatan Hamish umrah itu sontak langsung membuat netter geger. Pasalnya selama ini netter mengira bintang film "Love You.. Love You Not.." itu seorang non muslim.

image

Netter pun lantas berspekulasi jika Hamish diam-diam telah memeluk Islam dan menjadi seorang mualaf. Namun sebagian juga ada yang menebak bahwa aktor 36 tahun ini memang seorang muslim.

"Pernah search tanya sm mba google riwayatnya dia non muslim lah... udh mualaf yah?? Makin cinta," komentar netter. "Oh muslim tohhh kayaknya dulu nonis dehh udah jadi mualaf kali yaa," tambah yang lain. "Lah babang hamish kan emg islam, kabarnya gagal kewong sama mbak nadine ya gitu gegara beda agama," seru lainnya. (wk/kr)

loading...

loading...

Berita Hamish Daud terkait :
• Raisa 'Bantah' Punya Hubungan Spesial, Netter Mendadak Kasihan ke Hamish Daud
• Posting Foto di Masjid Nabawi, Manisnya Hamish Daud Ajak Raisa Ikut Umrah
• Hamish Daud Curhat Soal Umroh, Raisa Bikin Heboh Tiba-Tiba Kirim Pesan Cinta
• Ditanya Soal Raisa Usai Foto Liburan di Bali Menyebar, Hamish Daud: Siapa?
• Lihat berita terbaru Hamish Daud ...

Koleksi foto Hamish Daud terkini (44 foto):
Hamish Daud Sempat Terlibat di Film 'Rectoverso'Hamish Daud Sempat Terlibat di Film 'Rectoverso'>
Hamish Daud Hadir di Media Luncheon Film 'Spy in Love'Hamish Daud Hadir di Media Luncheon Film 'Spy in Love'>
Hamish Daud di Jumpa Pers Film 'Spy in Love'Hamish Daud di Jumpa Pers Film 'Spy in Love'>
Hamish Daud Hadir di Media Luncheon Film 'Spy in Love'Hamish Daud Hadir di Media Luncheon Film 'Spy in Love'>
Hamish Daud dan Vicky Nitinegoro di Taman Nasional KomodoHamish Daud dan Vicky Nitinegoro di Taman Nasional Komodo>
Hamish Daud Hadiri Indonesia Movie Actors Awards 2016Hamish Daud Hadiri Indonesia Movie Actors Awards 2016>
"

| Beredar | Foto | Hamish | Daud | Berangkat | Umrah, | Netter: | Sudah | Mualaf? | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Netter | langsung | heboh | mengetahui | berangkat | umrah | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Daud< | belgan | membuat | dengan | kabar | jalinan | asmaranya | bersama | Raisa< | Namun | aktor | kelahiran | Australia | kembali | geger | saat | sejumlah | foto | dirinya | beredar | p>Dikutip | akun | gosip | @lambe_turah< | tampak | mengen | kemeja | batik | berwarna | hijau | Busana | yang | dipakainya | sendiri | seragam | beberapa | orang | ikut | bersamanya | p>Keberangkatan | sontak | netter | Pasalnya | selama | mengira | bintang | film | Love | seorang | muslim | p>Netter | lantas | berspekulasi | jika | diam | telah | memeluk | Islam | menjadi | mualaf | sebagian | juga | menebak | bahwa | tahun | memang | p>Pernah | search | tanya | google | riwayatnya | Makin | cinta | komentar | tohhh | kayaknya | dulu | nonis | dehh | udah | jadi | kali | tambah | lain | babang | hamish | islam | kabarnya | gagal | kewong | sama | mbak | nadine | gitu | gegara | beda | agama | seru | lainnya | kr)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Raisa | Bantah | Punya | Hubungan | Spesial | Mendadak | Kasihan | a>• | Posting | Masjid | Nabawi | Manisnya | Ajak | Ikut | Umrah< | Curhat | Soal | Umroh | Bikin | Heboh | Tiba | Kirim | Pesan | Cinta< | Ditanya | Usai | Liburan | Bali | Menyebar | Daud: | Siapa | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> < | div> |

Thank You Very Very Much for Visit this Article

Tuesday, June 25, 2013

Kisah Singa yang Tunduk kepada Nabi Daniyal

REPUBLIKA.CO.ID,   Oleh Afriza Hanifa


Allah memerintahkan si raja hutan tersebut untuk tunduk dan patuh.


Dua singa buas berputarputar di dalam lubang. Sesekali, para raja hutan itu mendongak ke atas, menunggu mangsa masuk ke kandang. Mata mereka awas, taring mereka tajam. Tiba-tiba, kandang dibuka, seorang pria hendak dilemparkan ke dalam lubang. Maka, singa-singa itu pun langsung beringas, siap menerkam. Apa pun yang masuk ke markas mereka akan tamat, bahkan sebelum mencapai dasar lubang. Mereka pasti akan langsung mencabiknya.


Bukan sembarang orang, pria yang hendak dilempar ke lubang singa itu merupakan seorang nabiyullah. Daniyal, sang utusan Allah bagi Bani Israil itu telah siap menerima hukuman. Tapi, sebenarnya hukuman itu hanya mengada-ada karena sang nabi tak melakukan pelanggaran ataupun kesalahan. Ia pun tak gentar, lisannya terus memohon pertolongan Allah.


Perkara Daniyal bermula ketika Raja Babylonia (Babel, sekarang Irak), Nebukadnezar, membutuhkan seorang penafsir mimpi. Sang raja bermimpi melihat sebuah patung raksasa yang setiap bagian tubuhnya terbuat dari logam yang berbeda.


Kepalanya terbuat dari emas, dada dan lengannya dari perak, perutnya terbuat dari tembaga, pahanya dari besi dan kakinya terbuat dari besi dan tanah liat. Tapi, kemudian sebuah batu menghancurkan patung tersebut hingga semuanya hancur luluh dan menjadi sebuah gunung. Tak ada yang mampu menafsirkan mimpi tersebut hingga kemudian raja dipertemukan dengan sang nabi.


Nabi Daniyal pun kemudian menafsirkan mimpi tersebut. Patung tersebut menunjukkan kekuasaan yang silih berganti. Emas mewakili Babylonia yang kemudian akan hancur diganti Kerajaan Persia yang diwakili perak. Kemudian, beralih ke Yunani dengan tembaga, lalu Romawi dengan besi. Tapi, semua kekuasaan itu akan hancur dan luluh lantak. Mendapat jawaban tafsir mimpi yang memuaskan, raja pun mengangkat Nabi Daniyal menjadi penasihatnya.


Namun, bukan hal baik yang didapat. Jabatan tersebut justru mela hir kan petaka. Para pejabat kerajaan merasa iri hati dan terus memfitnah. Hingga, mereka pun memengaruhi raja agar membenci Daniyaal. Terdapat fitnah yang mengatakan, Daniyal telah mencela raja. Fitnah lain menguak ibadah Daniyal ke Yerusalem yang rutin melanggar ketentuan raja. Fitnah lain mengatakan, kerajaan Babel akan hancur kecuali sang penafsir mimpi harus dibunuh. Berhasil dengan beragam fitnah yang diberikan, sang raja pun kemudian membenci Daniyal.


Raja kemudian memerintahkan pengawal membuat lubang dan me masukkan dua ekor singa ke dalamnya. Setelah itu, Daniyal pun segera diseret dan dimasukkan ke dalam kandang singa. Dua ekor singa pun telah siap menerkam. Tapi, Nabi Daniyal tetap sabar dan memohon pertolongan Allah. Ajaib, singasinga yang lapar itu membungkam mulut mereka. Tak sedikitpun taring tajam diperlihatkan dihadapan sang nabi. Saat Daniyal dimasukkan ke dalam kandang mereka, singa-singa itu justru menjilati sang nabi. Singa yang garang berubah menjadi hewan yang patuh. Sungguh tak masuk diakal kecuali memang karena kekuasaan- Nya. Allah memerintahkan singasinga tersebut agar patuh.


Beberapa hari dikurung di kan dang singa, Daniyal tetap selamat. Ia hidup bersama para singa. Hingga, kemudian rasa lapar dirasa kan sang nabi. Allah pun kembali memberi pertolongan. Allah me wahyukan kepada seorang nabi lain yang berada di Syam (kini Su riah, Yordania, dan Palestina), yakni nabi Yeremia (Jeremia) untuk menyiapkan makanan bagi Daniyal.


Namun, Yeremia kebingungan, “Ya Tuhan, saya sekarang ini berada di Yerussalem, sementara Daniyal ada di Babel,” ujarnya. Allah pun mewahyukan, “Lakukanlah apa yang Saya perintahkan dan Saya akan mengirimkan sesuatu yang akan membawamu ke sana,” firman Allah kepada nabinya.


Maka, Yeremia pun segera menyiap kan makanan. Nyata, Allah mengirimkan sesuatu yang kemudian mengantarkan Yeremia menuju Babel. Saat ia telah tiba di ambang lubang, Da niyal pun terkejut. “Siapakah itu?” kata Daniyaal. “Saya Yeremia, Tuhan mengutusku kepadamu” jawabnya.


Kemudian, terjadilah interaksi antara dua nabi tersebut. Daniyal pun sangat gembira dan bersyukur atas pertolongan Allah yang senantiasa diterimanya. “Segala puji bagi Allah yang tak pernah lupa kepada para hamba-Nya, Ia menghalau bahaya setelah kesulitan, menghargai kesabaran dengan keselamatan, melapangkan saat kewalahan, dan memberikan harapan atas ditengah keputusasaan,” kata Daniyal bersyukur tanpa henti.


Versi lain dalam kitab Yahudi dan Nasrani dikisahkan, fitnah yang menimpa nabi Daniyal terjadi di masa kekuasaan Parsi. Sang raja yang dekat dengan Daniyal bernama Dairus. Karena mendapat tekanan dari pejabatnya, Dairus terpaksa memasukkan Daniyal, penasihat kesayangannya, ke dalam lubang singa. Tapi, Darius justru terus gelisah dan terus menengok kondisi sang nabi.


Kisah Nabi Daniyaal memang terdapat dalam kitab suci Yahudi dan Nasrani. Kisahnya ditulis dalam bahasa Ibrani dan Aramia dalam kitab Tanakh milik umat Yahudi, serta dalam perjanjian lama milik Nash rani. Adapun bagi Musli min, kisah Daniyal tak disebutkan di dalam Al quran. Hanya saja, terdapat hadis dari para sahabat Rasulullah yang membenarkan sebagian kisah tersebut.


Saat ini, banyak negara mengaku memiliki makam Nabi Daniyal. Sedikitnya ada enam lokasi yang mengaku memiliki makamnya. Tapi, hanya Allah yang tahu ke benarannya. Mengenai ki sah para sahabat nabi yang menemukan kabar Nabi Daniyal tersebut dikabar kan oleh Ibnu Katsir. Rujuklah kitab Story of the Prophet karya Ibnu Kat sir untuk mengetahui detailnya. Wallahua’lam bish shawab.


Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/01/03/mg1ikp-sejarah-islam-di-asia-tenggara-1


Kisah Singa yang Tunduk kepada Nabi Daniyal

Wednesday, June 12, 2013

Ikut Membangun Masjid, Pria Amerika Ini Akhirnya Memeluk Islam

REPUBLIKA.CO.ID,  Oleh Afriza Hanifa


Dari kota metro New York, Umar Abdul Aziz memilih pindah ke Abiquiu, sebuah kota kecil di New Mexico. Mencari pekerjaan, demikian niat awalnya pindah. Ia merupakan seorang pekerja konstruksi yang tergiur ikut serta pada proyek pembangunan besar di Abiquiu. Ya, Umar melamar menjadi tukang bangunan masjid.


Tapi, siapa sangka kepindahannya ke Abiquiu merupakan pintu awal menuju hidayah. Bekerja membangun masjid bersama pekerja Muslim membuat Umar jatuh hati pada agama ini.


“Aku benar-benar menikmatinya. Itu adalah pengalaman yang indah,” ujar Umar menggambarkan perasaannya saat menjadi bagian dari pembangunan masjid Abiquiu.


Kisah Umar memang berawal dari kesulitan hidup karena menganggur. Ditambah lagi, ia harus menafkahi dua putranya yang saat itu masih berusia sembilan dan 10 tahun. Umar sempat pindah ke Santa Fe dan tinggal bersama adiknya di sana.


Tapi, di kota tersebut Umar tetap saja tak mendapat pekerjaan. Hingga pada suatu pagi, ia membaca sebuah artikel surat kabar mengenai yayasan yang berencana membangun masjid di Abiquiu. Dengan keahlian pertukangan yang ia miliki, ia pun bersemangat untuk mendaftar sebagai pekerja konstruksi di yayasan tersebut.


Keesokan hari, dengan semangat Umar menuju Abiquiu dengan mengendarai truk tua milik adiknya. Ia melamar kerja dan langsung diterima. Ia pun senang bukan kepalang, akhirnya pekerjaan yang ia impikan datang juga. Tak banyak membuang waktu, Umar segera mengemasi barang-barang dan pindah dari rumah adiknya menuju Abiquiu. Di kota kecil itu, dia dan putranya tinggal di sebuah kamp di belakang masjid. Banyak pekerja konstruksi masjid yang tinggal di sana.


Sejak saat itu, Umar pun bertetangga dengan beberapa Muslim. Sosialisasi yang menyenangkan dirasakan oleh Umar. Ia sering kali diajak masak, sarapan, dan jalan-jalan bersama. Setiap kali waktu Subuh tiba, para Muslimin telah terjaga. Umar pun terbiasa mengikuti ritme mereka. Saat bekerja membangun masjid pun mereka menjadi teman yang menyenangkan.
 
“Kami tinggal di perkemahan di belakang masjid dan kami tinggal sepanjang musim panas. Saat itu, kami amat sangat menikmati. Anak-anak saya benar-benar menikmatinya dan itu adalah pengalaman yang indah,” ujar Umar.


Itulah kali pertama ia tertarik pada Islam. Umar pun merasakan budaya yang beragam tak membuat teman-teman Muslimnya itu tak akur. Satu Tuhan dan satu agama membuat beragam etnis hidup rukun. “Aku bertemu banyak orang baik dari tim kerja yang tinggal di desa Abiquiu. Jadi, itu adalah tim yang amat beragam. Aku bertemu Muslim dari Amerika, Eropa, Turki, dan Arab yang ikut serta dalam proyek pembangunan masjid ini,” kata Umar.


Saat mengerjakan proyek masjid, ia mendapat kesempatan untuk belajar teknik bangunan. Menurut Umar, masjid yang dibangun di Abuquiu itu merupakan masjid pertama di Amerika yang bahan bangunannya dari batako. Lengkungan kubah ala Mesir yang tak pernah dijumpai di Amerika diterapkan saat membuat masjid tersebut. Sebagai pencinta konstruksi, Umar pun merasakan kebahagiaan saat ikut membangunnya. “Banyak orang New Mexico yang datang kemari untuk belajar bangunan ala Mesir,” tuturnya.


Alhasil, selama bekerja membangun masjid, hidupnya yang selama ini terlunta tiba-tiba menjadi hal yang menyenangkan. Ia sangat bahagia dapat bergabung bersama Muslimin. Bergaul dengan Muslimin membuatnya mengenal Islam. Sehingga, bukan hanya rezeki yang ia dapat setelah bekerja di sana, hidayah pun kemudian merasuki lubuk hati Umar. Ia mempelajari agama Islam, kemudian memantapkan diri di atas agama yang diridhai Allah. Ia pun memeluk Islam pada 1969.




Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/02/19/mig9w8-dubai-ajak-wisatawan-masuk-islam


Ikut Membangun Masjid, Pria Amerika Ini Akhirnya Memeluk Islam

Thursday, December 8, 2016

Beredar Foto Hamish Daud Berangkat Umrah, Netter: Sudah Mualaf? | Kabar, Berita, Artikel & Hot Gossip

Netter pun langsung heboh mengetahui Hamish berangkat umrah...

image

WowKeren.com - Hamish Daud belakangan ini membuat heboh dengan kabar jalinan asmaranya bersama Raisa. Namun aktor kelahiran Australia itu kembali membuat geger saat sejumlah foto dirinya berangkat umrah beredar.

Dikutip dari akun gosip @lambe_turah, tampak Hamish mengenakan kemeja batik berwarna hijau. Busana yang dipakainya itu sendiri seragam dengan beberapa orang yang ikut berangkat umrah bersamanya.

Keberangkatan Hamish umrah itu sontak langsung membuat netter geger. Pasalnya selama ini netter mengira bintang film "Love You.. Love You Not.." itu seorang non muslim.

image

Netter pun lantas berspekulasi jika Hamish diam-diam telah memeluk Islam dan menjadi seorang mualaf. Namun sebagian juga ada yang menebak bahwa aktor 36 tahun ini memang seorang muslim.

"Pernah search tanya sm mba google riwayatnya dia non muslim lah... udh mualaf yah?? Makin cinta," komentar netter. "Oh muslim tohhh kayaknya dulu nonis dehh udah jadi mualaf kali yaa," tambah yang lain. "Lah babang hamish kan emg islam, kabarnya gagal kewong sama mbak nadine ya gitu gegara beda agama," seru lainnya. (wk/kr)

loading...

loading...

Berita Hamish Daud terkait :
• Raisa 'Bantah' Punya Hubungan Spesial, Netter Mendadak Kasihan ke Hamish Daud
• Posting Foto di Masjid Nabawi, Manisnya Hamish Daud Ajak Raisa Ikut Umrah
• Hamish Daud Curhat Soal Umroh, Raisa Bikin Heboh Tiba-Tiba Kirim Pesan Cinta
• Ditanya Soal Raisa Usai Foto Liburan di Bali Menyebar, Hamish Daud: Siapa?
• Lihat berita terbaru Hamish Daud ...

Koleksi foto Hamish Daud terkini (44 foto):
Hamish Daud Hadiri Gala Premier Film 'Gangster'Hamish Daud Hadiri Gala Premier Film 'Gangster'>
Hamish Daud dan Ganindra Bimo Saat Syuting Film 'Gangster'Hamish Daud dan Ganindra Bimo Saat Syuting Film 'Gangster'>
Hamish Daud di Launching Teaser, Buku, Poster Film 'Spy in Love'Hamish Daud di Launching Teaser, Buku, Poster Film 'Spy in Love'>
Hamish Daud di Indonesia Movie Actors Awards 2016Hamish Daud di Indonesia Movie Actors Awards 2016>
Launching Teaser, Buku, Poster Film 'Spy in Love'Launching Teaser, Buku, Poster Film 'Spy in Love'>
Hamish Daud di Jumpa Pers Film 'Spy in Love'Hamish Daud di Jumpa Pers Film 'Spy in Love'>
"

| Beredar | Foto | Hamish | Daud | Berangkat | Umrah, | Netter: | Sudah | Mualaf? | Kabar, | Berita, | Artikel | Gossip | Netter | langsung | heboh | mengetahui | berangkat | umrah | em>< | p> < | div> WowKeren | com< | strong> | Daud< | belgan | membuat | dengan | kabar | jalinan | asmaranya | bersama | Raisa< | Namun | aktor | kelahiran | Australia | kembali | geger | saat | sejumlah | foto | dirinya | beredar | p>Dikutip | akun | gosip | @lambe_turah< | tampak | mengen | kemeja | batik | berwarna | hijau | Busana | yang | dipakainya | sendiri | seragam | beberapa | orang | ikut | bersamanya | p>Keberangkatan | sontak | netter | Pasalnya | selama | mengira | bintang | film | Love | seorang | muslim | p>Netter | lantas | berspekulasi | jika | diam | telah | memeluk | Islam | menjadi | mualaf | sebagian | juga | menebak | bahwa | tahun | memang | p>Pernah | search | tanya | google | riwayatnya | Makin | cinta | komentar | tohhh | kayaknya | dulu | nonis | dehh | udah | jadi | kali | tambah | lain | babang | hamish | islam | kabarnya | gagal | kewong | sama | mbak | nadine | gitu | gegara | beda | agama | seru | lainnya | kr)< | strong>< | p> loading | p> loading | p> < | div> Berita | terkait | :• | Raisa | Bantah | Punya | Hubungan | Spesial | Mendadak | Kasihan | a>• | Posting | Masjid | Nabawi | Manisnya | Ajak | Ikut | Umrah< | Curhat | Soal | Umroh | Bikin | Heboh | Tiba | Kirim | Pesan | Cinta< | Ditanya | Usai | Liburan | Bali | Menyebar | Daud: | Siapa | Lihat | berita | terbaru | p> Koleksi | terkini | foto< | a>):< | div> < | div> < | div> < | div> |

Thank Very Much for Read this Article

Thursday, August 29, 2013

Potret diskriminasi kaum minoritas di Pakistan

Asia Bibi, ibu lima anak asal Pakistan tengah menunggu hari-hari menjelang ajal. Penganut Kristen ini dihukum mati lantaran minum dari sumur dan cangkir biasa digunakan perempuan muslim.


Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (29/8), Bibi sudah menghabiskan waktu empat tahun di penjara. Dia juga dituding mengejek Nabi Muhammad saar beradu mulut dengan muslim rekan kerjanya.


Populasi muslim Pakistan sekitar 97 persen dan konflik sektarian sangat terasa. Meski pengadilan tidak menemukan bukti Bibi menghina Rasulullah namun para ekstremis protes jika pemerintah membebaskan dia.


Bibi akhirnya menulis memoar berjudul ‘Fitnah’. Perempuan bekerja di pertanian di wilayah Punjab ini menjelaskan dia tidak tahu berapa lama lagi kematiannya tiba. Dia juga mencatat kronologis dari peristiwa membuatnya dihukum mati itu.


‘Aku, Asia Bibi, mendapat hukuman mati sebab kehausan dan minum dari sumur serta gelas milik perempuan muslim. Sementara apa yang telah tersentuh oleh penganut Kristen dianggap najis ditambah aku hanya seorang pemetik buah’.


Di saat kehausan tengah memetik buah pada 2009, Bibi tidak menyangka di situlah petaka muncul. Dia berjalan mendekati sumur dan menggunakan cangkir di sebelah sumur untuk minum.


Setelah menegak habis air dia mendengar suara makian dari arah belakangnya. Seorang perempuan muslim tetangganya dan sama-sama berprofesi sebagai pemetik buah tiba-tiba teriak tidak bisa lagi minum dari sumur yang sama sebab dilarang oleh Allah.


Bibi pun segera dikerumuni karyawan perkebunan. Dia dipaksa masuk Islam atau mati. Dia membela keyakinannya dan langsung dipukuli oleh banyak orang di sana sampai dua polisi akhirnya membawanya ke markas aparat.


Bibi juga menceritakan diskriminasi dia dapat di penjara hanya karena dia seorang Kristen. Memoar dia tulis itu diberikan pada suaminya dan sang suami meneruskan pada seorang Jurnalis di Prancis untuk disebar luaskan. Keluarga Bibi berharap dengan langkah ini bisa menolong Bibi mendapat keadilan.












Article source: http://sidomi.com/206195/bella-saphira-masuk-islam-keluarga-menjauh/


Potret diskriminasi kaum minoritas di Pakistan

Friday, December 21, 2012

'Di Kampus Saya Berasa Seperti Artis'

Foto: Rayful Mudassir | The Globe JournalElfis Yosua TruknaLangit masih samar-samar memperlihatkan warna birunya walaupun matahari hampir berganti giliran dengan bulan yang mulai naik perlahan. Suasana bising pun untuk jeda sejenak lantaran umat muslim tengah melaksanakan ibadah shalat Maghrib baik di mesjid maupun di rumah mereka masing-masing.

Usai melaksanakan shalat Magrib di rumah kerabat, tiba-tiba handphone yang saya letakkan di atas kasur kayu berukuran 2×1 itu bergetar. Sejenak terlupa bahwa sebelumnya saya mempunyai janji bertemu dengan salah seorang mahasiswa dari Papua yang saya peroleh nomornya dari seorang kerabat yang berkuliah di FISIP Unsyiah.

Setelah saling membalas pesan singkat, kami sepakat untuk segera bertemu di kantin Asrama Koperasi Mahasiswa Unsyiah di jalan Inong Balee Darussalam, Banda Aceh. Sampai disana setelah memarkirkan sepeda motor di depan kantin, tampak seorang pria berbadan gelap, berambut kriting khas Papua, serta berhidung mancung, sedang duduk seorang seperti sedang menunggu seseorang.

Saya langsung menuju ke arahnya dan berjabat tangan dengannya. Pria hitam manis manis ini dengan headset yang tetap dipasang ditelinganya, jaket berwarna biru dengan lambang pemerintah Papua di sebelah kiri jaket tersebut membuatnya terlihat gagah dan sangat Papua. 

Nama pria bertubuh mungil itu Elfis Yosua Trukna, salah seorang mahasiswa Papua yang dikirim oleh Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dari Papua untuk belajar ke Universitas Syah Kuala. Ia masih terhitung belia di kampusnya, semester satu di jurusan Ekonomi Akutansi. Ia tak sendiri di Banda Aceh, pria yang biasa disapa Eli ini bersama 19 teman lainnya sesama Papua menyeberang ribuan kilometer untuk belajar di Negeri Serambi Mekkah.

“Sebenarnya ada 30 orang yang akan diberangkatkan, tapi karena ada yang takut dengan tsunami dan takut dengan perbedaan agama makanya 10 orang tidak berani kesini karena tidak diizinkan orang tuanya,” kata lelaki kelahiran 10  Oktober 1992 ini di kantin Askopma, Kamis, (6/12/2012) malam.

Namun Elfis berbeda dengan teman-temannya yang lain yang keder pindah ke Nanggroe Serambi Mekkah. Ia menganggap meski mayoritas penduduk Aceh Muslim, namun Aceh sama seperti di Papua. Kesamaan yang ia maksud diantaranya adalah perihal komposisi pemeluk agama.

Jika di Papua, agama yang dianut masyarakat disana tidak ada yang diatas atau dibawah, melainkan sama. Muslim 50 persen serta Kristen 50 persen.  “Meski disini mayoritas Muslim, namun tetap saja mereka toleransi terhadap kami, disana juga banyak mesjid-mesjid seperti disini,”kata anak dari Efraim Trukna dan Yohana Alimdam ini.

Selain itu, kesamaan yang lainnya ialah di Aceh dulu sempat lahir Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang kini telah berdamai dengan pemerintah RI. Di Papua saat ini juga mempunyai sebuah gerakan yang ingin memerdekakan Papua dari Indonesia, yaitu Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Ya saya anggap Papua dan Aceh itu sama, masyarakatnya juga ramah-ramah, tidak seperti saat saya berada di Jawa dulu,” katanya mulai menceritakan masa kelamnya saat di Yogyakarta.

Eli sempat menikmati bangku sekolahnya di SMAN 1 SMAPTA, Yogyakarta mulai kelas satu hingga tamat. Selama tiga tahun tersebut, ia terkadang menerima perlakukan yang tak mengenakan dari orang-orang disana. Terkadang dia dicemooh, dilirik hingga diteror oleh orang-orang baik yang ia kenal maupun yang tidak ia kenal.

“Kadang-kadang ada yang bilang, Woi OPM kau ya, gak bakal merdeka kau,” katanya memperagakan bagaimana seseorang berkata kepadanya saat di Yogya.

“Di  Aceh tidak begitu, di kampus pun saya berasa seperti artis karena teman-teman baik kepada saya, mungkin karena mereka belum pernah bertemu dengan orang Papua sebelumnya,” tambah anak pertama dari empat bersaudara itu tertawa lebar.

Kehidupan di Aceh bagi pria ramah ini begitu menyenangkan, dengan budayanya, masyarakatnya hingga kebiasaan orang-orang Aceh dalam kesehariannya. Namun yang paling menarik bagi Eli terhadap Aceh ialah saat sedang di rumah makan atau warung kopi dimana kebiasaan orang Aceh selalu berlama-lama disana walau hanya untuk minum kopi.

“Lucu, saya dulu di Papua selesai makan minum langsung pergi karena nantinya akan ada orang lain lagi yang akan duduk disana. Tapi disini bisa santai-santai dulu selesai makan atau minum, suka saya,” katanya memasang wajah senang.

Selain itu penyuka mie Aceh ini mengatakan orang-orang di provinsi paling ujung Sumatera ini sangat ramah dan sangat bersahabat bahkan dengan orang asing baik dalam maupun luar negeri.

“Saya terkejut dan tertawa saat pertama membeli makanan di Aceh, sangat murah. Sekali makan saja hanya perlu uang sebesar Rp 10 ribu, tapi kalau di Papua sana tidak cukup Rp 10 atau Rp 20 ribu tetapi Rp 100 ribu,” kata Eli sambil tersenyum.

Namun dibalik nilai positif yang ia rasakan, ada satu hal yang membuat pria asal Sumtamon, kabupaten Pegunungan Bintang provinsi Papua ini kebingungan saat berada di Aceh.

“Saat saya tiba di Aceh saya bingung begitu, kami di Papua setiap hari Jumat dan Minggu libur karena itu kan hari besar untuk Muslim (Jumat) dan Kristen (Minggu), jadi bisa saling menghargai satu sama lain, sederajat begitu,” katanya dengan aksen Papua yang khas.

Ia juga mengeluh tentang fasilitas yang ia terima dari pemerintah Papua lantaran pemerintah tidak memberikan fasilitas belajar yang memadai seperti meja belajar. Ditambah lagi pengiriman uang baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten sering terlambat hingga satu bulan lebih. Padahal pemerintah telah berjanji akan memberikan fasilitas lengkap kepada para mahasiswa Papua yang kuliah di luar Papua.

“Kami terima uang beasiswanya dalam tiga tahap, dari Dikti Rp 800 ribu, Provinsi Papua Rp 1,2 juta dan dari kabupaten Pegunungan Bintang Rp 5,5 juta untuk setiap bulannya, tapi sering terlambat, punya yang bulan November pun belum dikirim,” katanya. 

Eli yang dipercayakan sebagai Ketua untuk mahasiswa Papua yang belajar di Unsyiah ini adalah salah satu putera Papua dari  747 mahasiswa yang dikirim ke universitas diluar Papua dan disebarkan ke seluruh universitas negeri di Indonesia. Mereka dikirim melalui program Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), dididik keluar Papua agar di masa mendatang bisa membangun provinsi mereka dengan lebih baik.

Selain itu, sebelum para calon sarjana menuju ke kampus yang telah ditentukan, mereka juga menandatangani nota kesepakatan (MoU) antara setiap mahasiswa dengan Dikti. Dan yang lebih menjanjikan lagi, 747 orang yang dikirim usai menjadi sarjana maka dijamin mendapat pekerjaan sesuai perjanjian. Eli sendiri punya cita-cita menjadi wakil rakyat di negerinya nanti seusai menuntut ilmu.

Awal tahun 2012 lalu, Eli disarankan oleh salah seorang pamannya dari partai Nasional Demokrasi (Nasdem) yang menjadi salah seorang anggota DPRD Pegunungan Bintang, untuk masuk menjadi anggota partai yang diketuai oleh Surya Paloh tersebut sehingga Elfis bisa masuk menjadi anggota DPRD nantinya usai menjadi sarjana.

Eli tak diizinkan orang tuanya untuk kembali ke Papua kecuali sudah mendapat gelar sarjana. “Pokoknya pulang ke Papua kalau sudah jadi sarjana jadi langsung kerja,” katanya mengulang kalimat yang disampaikan oleh sang ayah untuknya.

Meski kerinduannya sangat besar terhadap keluarganya yang berada di ujung timur Indonesia itu, selain karena orang tuanya, Eli juga mengingat ongkos yang harus ia keluarkan hampir mencapai Rp 7,5 juta untuk sekali pulang sehingga ia mengurungkan niatnya untuk kembali ke kampung tercinta. “Lagian saya senang dengan Aceh,” katanya sambil tertawa dan membuang puntung rokok yang sejak tadi dihisapnya.
[004]

Article source: http://www.merdeka.com/peristiwa/din-syamsuddin-ingin-saudagar-muslim-kuasai-sudirman-thamrin.html


'Di Kampus Saya Berasa Seperti Artis'

Saturday, July 27, 2013

Hudzaifah, Pemegang Rahasia Rasulullah

REPUBLIKA.CO.ID, Hudzaifah Ibnul Yaman lahir di rumah tangga Muslim, dipelihara dan dibesarkan dalam pangkuan kedua orang tuanya yang telah memeluk agama Allah, sebagai rombongan pertama.


Oleh sebab itu, Hudzaifah telah Islam sebelum dia bertemu muka dengan Rasulullah. Setelah Rasulullah hijrah ke Madinah, Hudzaifah selalu mendampingi beliau bagaikan seorang kekasih. Hudzaifah turut bersama-sama dalam setiap peperangan yang dipimpinnya, kecuali dalam Perang Badar.


Dalam Perang Uhud, Hudzaifah ikut memerangi kaum kafir bersama dengan ayahnya, Al-Yaman. Dalam perang itu, Hudzaifah mendapat cobaan besar.


Dia pulang dengan selamat, tetapi bapaknya syahid oleh pedang kaum Muslimin sendiri, bukan kaum musyrikin. Kaum Muslimin tidak mengetahui jika Al-Yaman adalah bagian dari mereka, sehingga mereka membunuhnya dalam perang.


Rasulullah menilai dalam pribadi Hudzaifah Ibnul Yaman terdapat tiga keistimewaan yang menonjol. Pertama, cerdas, sehingga dia dapat meloloskan diri dalam situasi yang serba sulit.


Kedua, cepat tanggap, berpikir cepat, tepat dan jitu, yang dapat dilakukannya setiap diperlukan. Ketiga, cermat memegang rahasia, dan berdisiplin tinggi, sehingga tidak seorang pun dapat mengorek yang dirahasiakannya.


Kesulitan terbesar yang dihadapi kaum Muslimin di Madinah ialah kehadiran kaum Yahudi munafik dan sekutu mereka, yang selalu membuat isu-isu dan muslihat jahat.


Untuk menghadapi kesulitan ini, Rasulullah memercayakan suatu yang sangat rahasia kepada Hudzaifah Ibnul Yaman—dengan memberikan daftar nama orang munafik itu kepadanya. Itulah suatu rahasia yang tidak pernah bocor kepada siapa pun hingga sekarang.


Dengan memercayakan hal yang sangat rahasia itu, Rasulullah menugaskan Hudzaifah memonitor setiap gerak-gerik dan kegiatan mereka, untuk mencegah bahaya yang mungkin dilontarkan mereka terhadap Islam dan kaum Muslimin.


Karena inilah, Hudzaifah Ibnul Yaman digelari oleh para sahabat dengan “Shahibu Sirri Rasulullah (Pemegang Rahasia Rasulullah).


Pada puncak Perang Khandaq, Rasulullah memerintahkan Hudzaifah melaksanakan suatu tugas yang amat berbahaya. Beliau mengutus Hudzaifah ke jantung pertahanan musuh, dalam kegelapan malam yang hitam pekat.


“Ada beberapa peristiwa yang dialami musuh. Pergilah engkau ke sana dengan sembunyi-sembunyi untuk mendapatkan data-data yang pasti. Dan laporkan kepadaku segera!” perintah beliau.


Hudzaifah pun bangun dan berangkat dengan takutan dan menahan dingin yang sangat menusuk. Maka, Rasulullah berdoa, “Ya Allah, lindungilah dia, dari depan, dari belakang, kanan, kiri, atas, dan dari bawah.”


“Demi Allah, sesudah Rasulullah selesai berdoa, ketakutan yang menghantui dalam dadaku dan kedinginan yang menusuk-nusuk tubuhku hilang seketika, sehingga aku merasa segar dan perkasa,” tutur Hudzaifah.


Tatkala ia memalingkan diri dari Rasulullah, beliau memanggilnya dan berkata, “Hai Hudzaifah, sekali-kali jangan melakukan tindakan yang mencurigakan mereka sampai tugasmu selesai, dan kembali kepadaku!”


“Saya siap, ya Rasulullah,” jawab Hudzaifah. Hudzaifah pun pergi dengan sembunyi-sembunyi dan hati-hati sekali, dalam kegelapan malam yang hitam kelam.


Ia berhasil menyusup ke jantung pertahanan musuh dengan berlagak seolah-olah anggota pasukan mereka. Belum lama berada di tengah-tengah mereka, tiba-tiba terdengar Abu Sufyan memberi komando.


“Hai, pasukan Quraisy, dengarkan aku berbicara kepada kamu sekalian. Aku sangat khawatir, hendaknya pembicaraanku ini jangan sampai terdengar oleh Muhammad. Karena itu, telitilah lebih dahulu setiap orang yang berada di samping kalian masing-masing!”


Mendengar ucapan Abu Sufyan, Hudzaifah segera memegang tangan orang yang di sampingnya seraya bertanya, “Siapa kamu?” Jawabnya, “Aku si Fulan, anak si Fulan.”


Sesudah dirasanya aman, Abu Sufyan melanjutkan bicaranya, “Hai, pasukan Quraisy. Demi Tuhan, sesungguhnya kita tidak dapat bertahan di sini lebih lama lagi.


Hewan-hewan kendaraan kita telah banyak yang mati. Bani Quraizhah berkhianat meninggalkan kita. Angin topan menyerang kita dengan ganas seperti kalian rasakan. Karena itu, berangkatlah kalian sekarang dan tinggalkan tempat ini. Sesungguhnya aku sendiri akan berangkat.”


Selesai berkata demikian, Abu Sufyan kemudian mendekati untanya, melepaskan tali penambat, lalu dinaiki dan dipukulnya. Unta itu bangun dan Abu Sufyan langsung berangkat.


Seandainya Rasulullah tidak melarangnya melakukan suatu tindakan di luar perintah sebelum datang melapor kepada beliau, tentu ia akan membunuh Abu Sufyan dengan pedangnya.


Hudzaifah Ibnul Yaman sangat cermat dan teguh memegang segala rahasia mengenai orang-orang munafik selama hidupnya, sampai kepada seorang khalifah sekali pun. Bahkan Khalifah Umar bin Khathtab, jika ada orang Muslim yang meninggal, dia bertanya, “Apakah Hudzaifah turut menyalatkan jenazah orang itu?” Jika mereka menjawab, “Ada,” Umar turut menyalatkannya.


Suatu ketika, Khalifah Umar pernah bertanya kepada Hudzaifah dengan cerdik, “Adakah di antara pegawai-pegawaiku orang munafik?”"Ada seorang,” jawab Hudzaifah.


“Tolong tunjukkan kepadaku siapa?” kata Umar. Hudzaifah menjawab, “Maaf Khalifah, saya dilarang Rasulullah mengatakannya.”


Walau demikian, amat sedikit orang yang mengetahui bahwa Hudzaifah Ibnul Yaman sesungguhnya adalah pahlawan penakluk Nahawand, Dainawar, Hamadzan, dan Rai.


Dia membebaskan kota-kota tersebut bagi kaum Muslimin dari genggaman kekuasaan Persia. Hudzaifah juga termasuk tokoh yang memprakarsai keseragaman mushaf Alquran, sesudah kitabullah itu beraneka ragam coraknya di tangan kaum Muslimin.


Ketika Hudzaifah sakit keras menjelang ajalnya tiba, beberapa orang sahabat datang mengunjunginya pada tengah malam. Hudzaifah bertanya kepada mereka,”Pukul berapa sekarang?”Mereka menjawab, “Sudah dekat Subuh.”


Hudzaifah berkata, “Aku berlindung kepada Allah dari Subuh yang menyebabkan aku masuk neraka.”Ia bertanya kembali, “Adakah kalian membawa kafan?”


Mereka menjawab, “Ada.” Hudzaifah berkata, “Tidak perlu kafan yang mahal. Jika diriku baik dalam penilaian Allah, Dia akan menggantinya untukku dengan kafan yang lebih baik. Dan jika aku tidak baik dalam pandangan Allah, Dia akan menanggalkan kafan itu dari tubuhku.”


Sesudah itu dia berdoa kepada Allah, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu, aku lebih suka fakir daripada kaya, aku lebih suka sederhana daripada mewah, aku lebih suka mati daripada hidup.”


Sesudah berdoa demikian, ruhnya pun pergi menghadap Ilahi. Seorang kekasih Allah kembali kepada Allah dalam kerinduan. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya.


 


 


Article source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/240107


Hudzaifah, Pemegang Rahasia Rasulullah