Showing posts sorted by relevance for query perceraian. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query perceraian. Sort by date Show all posts

Wednesday, August 21, 2013

Tanggapan untuk Ibu Titi Supratignyo



Menanggapi surat Ibu Dra Titi Supratignyo, MEd yang dimuat 18 Juli di surat pembaca, kami dari Happy Hakken Club (H2C) ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian Ibu. Kami sangat menghargai apa yang Ibu tulis, karena ini menunjukkan adanya perhatian, empati, dan peduli pada kegiatan H2C. Koreksi dari Ibu sangat berarti buat kami. Mudah-mudahan Ibu Titi juga senang merajut. Kini Club H2C akan menjadi Happy Haken Club.


Club H2C terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar maupun yang sudah bisa merajut untuk bergabung.


Pertemuan rutin H2C di­adakan setiap bulan, dan bagi yang bisa merajut diharapkan bisa berbagi ilmu dengan teman-te­man yang ingin belajar. Kegiatan lain H2C yaitu pameran dan show. Ke depan diharapkan bisa lebih berkembang lagi. Untuk lebih jelasnya, dapat menghubungi Nadine di 3513 054.


 
Edith
Humas Happy Haken Club
Jl Sembodro 2B/19
Semarang


 
*?*?*


 


 


 


Dampak Perceraian
 


Apa yang Anda pikirkan jika pasangan minta cerai? Pernahkan Anda peduli pada suasana hati pasangan dan masa depan anak-anak saat mengajukan perceraian? Meski anak-anak pasangan artis Jamal Mirdad dan Lidya Kandou tampak tegar saat mengetahui gugatan cerai sudah masuk di Pengadilan Agama, namun mereka saat itu tetap berharap kedua orang tua mereka dapat rujuk dan mesra kembali sebagaimana puluhan tahun silam.


Media selalu menayangkan informasi akibat perceraian sebagaimana yang dialami oleh artis Marshanda. Demikian juga gadis remaja berstatus siswi SMP di Jawa Timur yang akhirnya terjerumus di dunia prostitusi, dan tidak sedikit anak-anak terabaikan hingga menjadi pecandu narkoba. Apakah Anda tetap akan bercerai dan terus menciptakan generasi ‘’penderita’’, sementara Anda menginginkan hidup nyaman seolah-olah bahagia di antara anak-anak yang terluka sebagai akibat dari perceraian?


Data kasus perceraian di Pengadilan Agama Tingkat I Semarang yang disidangkan setiap harinya mencapai 50-60 kasus dengan keputusan sidang mayoritas cerai. Sedang pasangan yang berhasil didamaikan persentasenya sangat kecil, bahkan mengarah ke nihil. Total kasus perceraian hingga semester pertama tahun 2013 di Semarang mencapai 1.479 kasus, jumlah tersebut diprediksi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kasus perceraian selama tahun 2012 yang berjumlah 3.034 kasus.


Bagi pasangan yang berkeinginan cerai, luangkanlah sedikit waktu untuk menghayati setiap bait lagu Iwan Fals berikut :  Kemesraan ini, janganlah cepat berlalu, kemesraan ini, ingin kukenang selalu. Hatiku damai, jiwaku tentram di sampingmu, hatiku damai, jiwaku tentram bersamamu’’ Hal ini karena tu­juan perkawinan menurut UU RI No 1 Tahun 1974 Pasal 1 adalah membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.


Jika pasangan tetap harus cerai, hendaknya hal tersebut ditempuh bukan untuk memuluskan keinginan untuk mengikat perkawinan dengan pasangan yang baru, tetapi sadarilah bahwa hal tersebut suatu kegagalan yang harus disesali. Kemudian fokus untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yang dianugerahkan Tuhan sebagai hasil dari perkawinan yang telah dilalui.


Berilah kesempatan kepada anak untuk menikmati hidup dengan kasih sayang dan perhatian yang cukup sebagai tanggung jawab orang tua. Ingat, Allah itu maha pengampun dan penyayang dan setiap kita sudah mendapat pengampunan sehingga wajar jika kita harus berusaha untuk dapat saling mengampuni.
 


Manogar Rajagukguk
BK SMK 17 Agustus 1945
Jl Ki Mangunsarkoro No 19
Semarang


*?*?*
 


 


 


Ulah Oknum FPI Mengusik Ketenangan


 


Ulah oknum anggota FPI (Front Pembela Islam) yang mengusik ketenangan penduduk Sukorejo, Kendal, kami rasa memalukan. Imbauan kami, Presiden SBY menindak oknum FPI yang menjadi sumber keke­rasan. Sebagai warga negara yang taat hukum dan patuh terhadap perintah agama, kita wajib men­desak pemerintah pusat hingga daerah memberlakukan kebijakan penghapusan hak-hak dalam berorganisasi kepada FPI ataupun ormas lain yang melakukan tindakan anarkis, merusak, main hakim sendiri. Baik berdalih kebenaran agama sendiri maupun kelompok.


Ormas semacam itu sering menimbulkan kericuhan lokal maupun nasional, bahkan mengakibatkan jatuhnya korban. Jika masih dibiarkan, apalagi Peme­rintah Daerah Jawa Tengah sendiri abai menindaklanjuti aspirasi sebagian masyaratnya, ke-mungkinan kejadian seperti di Kendal akan terulang.


Kami berharap gubernur yang baru, Ganjar Pranowo da-lam masa kepemimpinannya kelak bisa mengembalikan ketenangan masyarakat Jawa Tengah yang sering terusik terorisme dan kekerasan. Semoga kemuliaan Ramadhan yang baru berlalu, senantiasa hadir mengantarkan kita mendapatkan gelar muttaqin (hamba Allah yang bertaqwa). Memiliki prinsip dan bersikap rahmatan lil alamiin (kasih sayang lintas agama, bangsa, yang tak terbatas), tidak mudah terprovokasi maupun bertindak menang sendiri. Amin.


 
H Bayu Aghustin
Mohammad Iqbal, SE
Jl Galungan 3/1/96
RT 05/06 Krapyak
Semarang Barat
 


*?*?*


 


 
 


Masuk Anggota TNI Tak Dipungut Biaya
 


Menjadi seorang TNI adalah cita-cita yang didambakan oleh pemuda, tak heran akhir-akhir ini animo pendaftar sangat banyak, bahkan melebihi batas yang ditentukan. Maka sangat disayangkan jika tidak mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum mendaftar.


Proses penerimaan yang ingin menjadi anggota TNI, khususnya TNI AD, tidak akan diminta dana sama sekali. Namun masih ada masyarakat yang punya persepsi (pandangan) yang salah tentang seleksi, masuk menjadi prajurit TNI harus bayar.


Apalagi masih ada berita di media bahwa masuk TNI dipu­ngut biaya, seperti yang terjadi baru-baru ini menimpa seorang PNS di Kabupaten Grobogan. Dia meratapi nasibnya dan harus ke­hilangan uang Rp 67 juta karena telah ditipu. Warga Ngembel Ki­dul RT 02 RW 04 Tanggungharjo, Grobogan itu telah menitipkan anaknya yang bernama Janu Pur­wantono untuk menjadi TNI kepada seseorang yang katanya bisa meloloskan bisa masuk menjadi prajurit TNI.


Fenomena yang berkembang saat ini justru masih ada anggota masyarakat beranggapan untuk menjadi anggota TNI paling tidak menyiapkan dana hingga ratusan juta rupiah. Persepesi yang salah tersebut apabila dibiarkan sangat merugikan institusi TNI.


Untuk itu kami berharap agar berhati-hati. Bila anak ingin menjadi prajurit TNI sebaiknya mempersiapkan diri agar bisa lolos seleksi. Lakukan latihan fisik seperti lari, renang, dan lainnya agar bisa lolos. Bila perlu tanya kepada prajurit terdekat bagaimana menghadapi tes wawancara, psikologi ataupun tes lain.


Jangan sia-siakan waktu dan gunakan untuk mempersiapkan jauh hari sebelum mendaftar, karena pendaftaran setahun dua kali. Jadi jangan jauh hari malah mempersiapkan dana untuk bisa lolos. Hilangkan persepsi seperti itu. Untuk menjadi anggota tentara tidak dipungut biaya sepeser pun. Kepada orang tua maupun calon prajurit yang mengikuti tes masuk, jangan mempercayai jika ada orang yang mengiming-imingi bisa membantu kelulusan.


Apabila masih menemukan orang yang menawari dengan janji bisa meloloskan jadi prajurit TNI, segera laporkan ke pihak aparat yang terkait seperti Polisi Militer (PM) atau aparat terkait agar jangan sampai kena tipu seperti yang barusan dialami oleh warga Grobogan tersebut.


 
Sukirman S
Asrama TNI-AD Kalisari
Blok A/5
RT 01/05 Barusari
Semarang Selatan
 


*?*?*


 


 


 


Pinjaman di BRI Lunas Agunan Belum Diberikan
 


Salam sejahtera, semoga kita selalu mendapatkan lindungan-Nya, amin. Perlu kami sampaikan terkait dengan permasalahan yang kami hadapi dengan PT Bank BRI Unit Margorejo. Hal itu terkait dengan agunan kami (sertifikat) atas nama Muslikah, Desa Sokokulon, Margorejo, Pati, yang sampai saat ini belum kami terima. Padahal kewajiban kami selaku nasabah sudah kami laksanakan dengan pelunasan atas tanggungan kami, 20 Mei 2013.


Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak bank dan mengirimkan surat ke Cabang Pati 2, namun sampai saat ini belum mendapat jawaban dan kepastian. Harapan kami agar pihak bank bisa berkoordinasi dan bertanggung jawab atas semua kerugian.


 
Muslikah
Sokokulon RT 02/01
Margorejo, Pati


(/)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter
twitter
dan Facebook
Facebook


Article source: http://www.theglobejournal.com/Opini/catatan-kecil-untuk-kita-dan-mirza--alfath/index.php


Tanggapan untuk Ibu Titi Supratignyo

Thursday, December 8, 2016

Malaysia Siapkan Aturan Stop Anak-Anak Jadi Mualaf

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia Nazri Aziz menyambut baik rencana amandemen aturan perkawinan dan perceraian untuk menghentikan konversi minoritas yang kurang terliterasi menjadi Muslim. Ia menilai hal itu juga akan baik bagi citra Islam.

"Sebagai seorang Muslim saya gembira dengan hal itu, ini bagus untuk Islam. Saya juga tak ingin Islam dijadikan alat bagi sebagian orang untuk lari dari tanggungjawab terhadap pasangannya," ungkap Nazri seperti dikutip New Strait Times, Senin (21/11).

Menurut Nazri, suami atau istri yang sudah menjadi mualaf tidak boleh berpikir mereka tak harus memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga mereka. Sebelumnya, Pejabat Departemen Perdana Menteri Malaysia Azalina Othman mengatakan bahasan amandemen aturan ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan antaragama antara orang Muslim dan non-Muslim. Amandemen akan dilakukan pada bagian yang mengatur pernikahan, perceraian, dan waris.

Usulan juga mencakup agama anak-anak dari orangtua yang berbeda agama. Salah satunya Pasal 88A (1) tertera jika salah satu orang tua menjadi mualaf, agama anak tetap sama kecuali jika kedua orangtua sepakat menjadikan anak mereka mualaf juga.

Pada 25 Agustus lalu, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan Pemerintah Malaysia tengah mencari cara meredakan konflik antara para mualaf dengan pasangan mereka terutama soal anak-anak. Salah satu kasus yang mencuat adalah kasus yang menimpa wanita Hindu, M Indira Ghandi yang kehilangan akses atas anak bungsunya Prasana Diksa yang dibawa mantan suaminya untuk menjadi mualaf.

"

| Malaysia | Siapkan | Aturan | Stop | Anak-Anak | Jadi | Mualaf | REPUBLIKA | KUALA | LUMPUR | Menteri | Pariwisata | Kebudayaan | Nazri | Aziz | menyambut | baik | rencana | amandemen | aturan | perkawinan | perceraian | untuk | menghentikan | konversi | minoritas | yang | kurang | terliterasi | menjadi | Muslim | menilai | juga | bagi | citra | Islam | p>Sebagai | seorang | saya | gembira | dengan | bagus | Saya | ingin | dijadikan | alat | sebagian | orang | lari | tanggungjawab | terhadap | pasangannya | ungkap | seperti | dikutip | Strait | Times< | Senin | p>Menurut | suami | atau | istri | mualaf | boleh | berpikir | harus | memenuhi | tanggung | jawab | keluarga | Senya | Pejabat | Departemen | Perdana | Azalina | Othman | mengat | bahasan | bertujuan | menyelesaikan | persoalan | antaragama | antara | Amandemen | dilakukan | pada | bagian | mengatur | pernikahan | waris | p>Usulan | mencakup | agama | anak | orangtua | berbeda | Salah | satunya | Pasal | tertera | jika | salah | satu | tetap | sama | kecuali | kedua | sepakat | menjadikan | p>Pada | Agustus | Najib | Razak | Pemerintah | tengah | mencari | cara | mered | konflik | para | pasangan | terutama | soal | kasus | mencuat | adalah | menimpa | wanita | Hindu | Indira | Ghandi | kehilangan | akses | atas | bungsunya | Prasana | Diksa | dibawa | mantan | suaminya | p> |

Thank U Very Very Much for Visit this News

Malaysia Siapkan Aturan Stop Anak-Anak Jadi Mualaf

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia Nazri Aziz menyambut baik rencana amandemen aturan perkawinan dan perceraian untuk menghentikan konversi minoritas yang kurang terliterasi menjadi Muslim. Ia menilai hal itu juga akan baik bagi citra Islam.

"Sebagai seorang Muslim saya gembira dengan hal itu, ini bagus untuk Islam. Saya juga tak ingin Islam dijadikan alat bagi sebagian orang untuk lari dari tanggungjawab terhadap pasangannya," ungkap Nazri seperti dikutip New Strait Times, Senin (21/11).

Menurut Nazri, suami atau istri yang sudah menjadi mualaf tidak boleh berpikir mereka tak harus memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga mereka. Sebelumnya, Pejabat Departemen Perdana Menteri Malaysia Azalina Othman mengatakan bahasan amandemen aturan ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan antaragama antara orang Muslim dan non-Muslim. Amandemen akan dilakukan pada bagian yang mengatur pernikahan, perceraian, dan waris.

Usulan juga mencakup agama anak-anak dari orangtua yang berbeda agama. Salah satunya Pasal 88A (1) tertera jika salah satu orang tua menjadi mualaf, agama anak tetap sama kecuali jika kedua orangtua sepakat menjadikan anak mereka mualaf juga.

Pada 25 Agustus lalu, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan Pemerintah Malaysia tengah mencari cara meredakan konflik antara para mualaf dengan pasangan mereka terutama soal anak-anak. Salah satu kasus yang mencuat adalah kasus yang menimpa wanita Hindu, M Indira Ghandi yang kehilangan akses atas anak bungsunya Prasana Diksa yang dibawa mantan suaminya untuk menjadi mualaf.

"

| Malaysia | Siapkan | Aturan | Stop | Anak-Anak | Jadi | Mualaf | REPUBLIKA | KUALA | LUMPUR | Menteri | Pariwisata | Kebudayaan | Nazri | Aziz | menyambut | baik | rencana | amandemen | aturan | perkawinan | perceraian | untuk | menghentikan | konversi | minoritas | yang | kurang | terliterasi | menjadi | Muslim | menilai | juga | bagi | citra | Islam | p>Sebagai | seorang | saya | gembira | dengan | bagus | Saya | ingin | dijadikan | alat | sebagian | orang | lari | tanggungjawab | terhadap | pasangannya | ungkap | seperti | dikutip | Strait | Times< | Senin | p>Menurut | suami | atau | istri | mualaf | boleh | berpikir | harus | memenuhi | tanggung | jawab | keluarga | Senya | Pejabat | Departemen | Perdana | Azalina | Othman | mengat | bahasan | bertujuan | menyelesaikan | persoalan | antaragama | antara | Amandemen | dilakukan | pada | bagian | mengatur | pernikahan | waris | p>Usulan | mencakup | agama | anak | orangtua | berbeda | Salah | satunya | Pasal | tertera | jika | salah | satu | tetap | sama | kecuali | kedua | sepakat | menjadikan | p>Pada | Agustus | Najib | Razak | Pemerintah | tengah | mencari | cara | mered | konflik | para | pasangan | terutama | soal | kasus | mencuat | adalah | menimpa | wanita | Hindu | Indira | Ghandi | kehilangan | akses | atas | bungsunya | Prasana | Diksa | dibawa | mantan | suaminya | p> |

Thank U So Much for Read this Blog

Monday, November 11, 2013

Tahun Baru Islam Paling Banyak Dicari Netter Indonesia

Tahun Baru Islam Paling Banyak Dicari Netter Indonesia




Liputan6.com, Jakarta : Setelah resmi mendarat di perangkat Android dan iPhone, euforia aplikasi BlackBerry Messenger lintas platform cenderung menurun. Namun bukan berarti informasi seputar dunia teknologi tidak lagi diminati oleh pengguna internet di Tanah Air.


Berita Terkait



Timnas U-19 dan Evan Dimas Ramai Diburu di Internet


Timnas U-19 dan Evan Dimas Ramai Diburu di Internet



`BBM for Android` Masuk Dalam Pencarian Terpopuler Google


`BBM for Android` Masuk Dalam Pencarian Terpopuler Google


Meski tidak seramai pencarian informasi mengenai BlackBerry Messenger lintas platform, namun kehadiran aplikasi karikatur dan smartphone untuk kelas menengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Berikut 10 tema yang banyak dicari oleh pengguna internet yang berhasil dihimpun oleh Google Indonesia.


1. Doa Awal Tahun, Doa Akhir Tahun, Tahun Baru Islam


Minggu lalu atau tepatnya 5 November, umat muslim di seluruh dunia baru saja melewati pergantian tahun Hijriah. Dalam pergantian tahun Hijriah, umat muslim lokal banyak mencari informasi mengenai doa awal tahun, doa akhir tahun, dan tahun baru Islam.


Tradisi pawai obor pun banyak dilakukan oleh sejumlah muslim di beberapa daerah di Indonesia. Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia menyambut malam pergantian tahun dengan hal-hal menarik yang menarik dan membawa suasana meriah.

2. Anggara Putra Trisula


Sejak kasus kecelakaan massal malam pergantian tahun yang melibatkan nama Afriani, hingga kini kejadian serupa kerap terulang di beberapa lokasi. Kali ini kasus kecelakaan maut melibatkan salah satu siswi bernama Anggara Putra Trisula.


Anggara diketahui menabrak sejumlah SMA 2 Hang Tuah Sidoarjo pada akhir Oktober lalu. Kasus kecelakaan ini mencuat terkait dengan statur Anggara sebagai salah satu anak Purnawirawan Jenderal Kepolisian.


3. Hasil Liga Champion


Indonesia dan sepak bola seakan sudah menjadi satu hal yang tidak dapat terpisahkan satu sama lain. Sejumlah tayangan olahraga ‘rakyat’ di televisi pun tidak pernah sepi peminat dan kerap menjadi bahan perbincangan yang menarik.


Salah satunya merupakan euforia liga champion yang telah memasuki matchday 4 pada pekan pertama November. Hasil pertandingan antar klub dari masing-masing grup di Liga Champion pun banyak dicari oleh netter lokal.


4. Moment Camera


Informasi mengenai aplikasi edit foto asal China dengan nama Moman Xiang Ji masuk dalam daftar pencarian terpopuler Google. Aplikasi yang bisa diunduh gratis di Apple AppStore dan Google Play Store ini memungkinkan foto pengguna diubah menjadi layaknya sebuah karikatur.


Menariknya, aplikasi ini masuk dalam aplikasi yang paling banyak diunduh di kedua platform populer tersebut. Bahkan ketertarikan pengguna Android dan iOS terhadap aplikasi ini berhasil membawa Moment Camera sebagai yang paling banyak diunduh. Ketenarannya berhasil melampaui aplikasi BlackBerry Messenger dan WhatsApp Messenger di kedua toko aplikasi online tersebut.


5. Andi Soraya


Nama artis cantik Andi Soraya atau lebih dikenal dengan panggilan Aya kembali menjadi sorota. Artis yang sempat tinggal serumah dan melahirkan seorang anak dari hubungannya dengan Steve Immanuel kali ini dikabarkan tengah diambang perceraian.


Aya dikabarkan telah ditalak melalui pesan singkat oleh sang suami, Rudi Sutopo. Bahkan sang suami yang juga berprofesi sebagai pengusaha kabarnya telah mendatarkan gugatan cerai tersebut ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.


6. Hari Pahlawan


Makna perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah kembali muncul saat peringatan Hari Pahlawan setiap tahunnya. Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November kerap diisi dengan upacara pengibaran bendera dan ziarah mengunjungi makam sejumlah pahlawan.


Dalam peringatan kali ini, pemerintah menghimbau agar masyarakat mengheningkan cipta selama 60 detik pada pukul 08.00 untuk sekedar mendoakan dan mengingat jasa para pejuang bangsa.


7. Anggita Sari


Kasus perceraian pedangdut Ayu Ting Ting dengan Enji melibatkan nama wanita cantik Anggita Sari. Anggita yang diketahui juga sebagai mantan kekasih bandar narkoba Freddy Budiman mengaku sempat bertunangan dan dihamili oleh Enji.



8. Samsung Galaxy Ace 3


Dominasi Samsung pada bisnis ponsel pintar berbasis Android masih terasa kental. Salah satu kehadiran ponsel kelas menengah, Galaxy Ace 3 berhasil mencuri perhatian pecinta gadget tanah air.


Informasi mengenai ponsel yang mengusung spesifikasi memadai dengan banderol harga yang relatif terjangkau banyak menarik minat netter di Indonesia untuk mencari tahu informasi tersebut secara lebih rinci.


9. Ayu Ting Ting


Jika sebelumnya nama Ayu Ting Ting sempat melonjak melalui lagu berjudul Alamat Palsu, kali ini kabar mengani kehidupan pribadinya banyak dicari pengguna internet. Sayangnya bukan kabar baik mengenai kehamilannya, namun kabar mengenai retaknya hubungan pernikahannya dengan Enji.


Kisruhnya hubungan rumah tangga yang dijalani keduanya menyita perhatian banyak orang. Mengingat usia pernikahan yang belum genap satu tahun tersebut juga melibatkan nama wanita cantik yang kabarnya menjadi orang ketiga diantara Ayu dan Enji.


10. Miss Universe


Ajang pencarian ratu sejagat ‘Miss Universe’ yang diadakan setiap tahunnya kembali menyita perhatian banyak orang. Tahun ini Indonesia kembali mengirimkan wakilnya di ajang prestijius tersebut.


Meskipun tidak terpilih sebagai pemenang, namun Whulandary Herman sebagai wakil Indonesia mampu masuk dalam daftar 16 besar. (vin/dew)







Article source: http://sabili.co.id/berita/inter/item/657-inilah-politisi-belanda-anti-islam-yang-kini-masuk-islam.html


Tahun Baru Islam Paling Banyak Dicari Netter Indonesia

Monday, September 9, 2013

Gerilyawan Suriah Rebut Kendali Kota Kristen, Maaloula

TUESDAY, 10 SEPTEMBER 2013


Total View : 232 times


Kelompok gerilyawan Al-Qaeda dikabarkan merebut kendali atas kota Kristen bersejarah, Maaloula dari pasukan pemerintah. Front al-Nusra menguasai wilayah itu sejak Sabtu malam (7/9) lalu, menurut The Syrian Observatory for Human Rights. Maaloula terletak kurang lebih satu jam perjalanan dari ibukota Damaskus.



“Kami membersihkan Maaloula dari semua anjing Assad dan semua preman!” teriak seorang komandan pemberontak di dalam video yang diposting online selama akhir pekan ini.



Penganut Kristen di negara itu jumlahnya sekitar 10 persen dari populasi. Adapun, kaum minoritas ini diperebutkan dukungannya, baik dari kubu pemerintah maupun oposisi. Namun, beberapa kelompok Kristen Suriah kuatir ada Islam radikal yang menyusup dalam kubu oposisi sehingga mereka kuatir mengalami nasib yang sama seperti umat Kristen selama perang di Irak, dimana mereka jadi target pembunuhan dan membuat orang banyak meninggalkan negara tersebut.



Saat ini Suriah diperintah oleh pemerintahan yang didominasi oleh kaum Alawi, salah satu cabang Syiah. Badan-badan bantuan internasional mengatakan 2 juta warga Kristen Suriah sering jadi sasaran untuk menarik simpati sekaligus dicurigai sebagai rezim Presiden Bashar al-Assad. Dua uskup telah diculik dan seorang pendeta terkenal dinyatakan hilang. Banyak orang Kristen Suriah telah melarikan diri ke Libanon dan berlindung di biara-biara.



“Di Aleppo, banyak warga Kristen yang dibunuh dan gereja dihancurkan,” ujar Antoinette Nassrallah, seorang Kristen dan pemilik kafe di Maaloula. Sementara itu, kaum Kristen di Maaloula juga mengklaim pemberontak Suriah memerintahkan mereka untuk masuk Islam tak lama setelah mereka menguasai kota, menurut situs Mail Online. Desa ini adalah salah satu dari sedikit tempat di dunia dimana warganya masih menggunakan bahasa kuno, bahasa Aram, bahasa yang dipakai oleh Yesus dan murid-murid-Nya.



Mari terus berdoa bagi Suriah. Kaum minoritas, Kristen dalam hal ini, selalu menjadi korban ketika kedua kepentingan besar konflik. Namun, kita percaya bahwa mereka akan dikuatkan Tuhan dan diberikan penghiburan serta jalan keluar. Tangan Tuhan tak kurang panjang untuk menolong mereka.


 


Baca juga :


Cronut, Pastry yang Membuat Orang Rela Antri


Ini Dampak Perceraian Orangtua Pada Anak


Tiga Hal Penting Untuk Dapat Perkenanan Tuhan


Ini Dampak Perceraian Orangtua Pada Anak


Mitos Seputar Kerontokan Rambut dan Kebenarannya


Selamatkan Usaha Anda dari Ancaman Krisis


Sumber : tempo.co by lois horiyanti/jawaban.com



Lintas.me



About CBN


Article source: http://internasional.kompas.com/read/2012/05/02/08051775/Sebagian.Besar.Warga.Muslim.Tolak.Al.Qaeda


Gerilyawan Suriah Rebut Kendali Kota Kristen, Maaloula

Monday, June 3, 2013

Terima Mobil dari Fathanah, Siapa Novia Ardhana?

Grafis Terkait


Obat-obatan Di Tubuh Jackson


Foto Terkait


Menyambut Final, Tiga Besar X-Factor Duet Bersama Mentornya


Video Terkait


Backstreet Boys Terima Hollywood Walk of Fame




TEMPO.CO, Jakarta -Satu lagi perempuan yang berada di pusaran Ahmad Fathanah, tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi Kementerian Pertanian. Dia adalah Novia Ardhana, setelah sederet nama yang menerima derma dari Fathanah seperti mahasiswa Maharani, artis Ayu Azhari, model majalah pria dewasa Vitalia Shesya dan penyanyi dangdut Tri Kurnia Rahayu, belakangan nama Novia Ardhana juga muncul.


Hal itu diungkapkan pengacara Vitalia, Farhat Abbas, bahwa Novia memang pernah mendapat hadiah dari Fathanah berupa Honda Jazz, uang Rp 50 juta dan sejumlah perhiasan. Siapakah sebenarnya Novia Ardhana? Sampai kini Tempo masih berusaha menghubungi Novia.


Wanita yang biasa disapa Novi ini lahir di Jakarta pada 27 November 1974. Di awal tahun 2000an wajahnya sempat menghiasi layar kaca sebagai bintang sinetron. Selain artis, Novi yang berparas putih mulus itu juga pernah menjadi presenter dan memandu beberapa acara antara lain Seputar Olah Raga (RCTI) dan Sisi-Sisi Selebriti.


Di dunia sinetron namanya melambung dengan sederet sinetron yang pernah dibintanginya antara lain Jelangkung, Bila Wanita Bercanda, Misteri Nini Pelet, Maharani, Asyiknya Geng Hijau, Cahaya Kemenangan, Nyanyian Seorang Istri, dan Kembali ke Fitrah.


Berita perceraian Novi dengan suami, Muhammad Bintang merebak di tahun 2004. Novi yang memiliki pribadi supel itu dikabarkan bercerai karena kedekatannya dengan aktor senior Tio Pakusadewo di tahun 2003. Belakangan juga muncul nama aktor Agus Kuncoro yang juga sempat dekat dengan Novi. Nama Agus disebu-sebut sebagai pemicu bercerainya dengan Abin, panggilan Muhammad Bintang yang menikahi Novi pada 9 Februari 2001. Hasil pernikahan ini dikaruniai seorang putri bernama Jasmine Mutiara Bintang. Perceraian ini juga didasari tindak tanduk Abin yang sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga yang pernah memukuli Novi hingga lembam.


Novi yang menjadi mualaf atau memeluk agama Islam ini pernah mengaku dirinya sebagai pecandu narkoba pada April 2006. Novi juga pernah terjaring razia narkoba di Bali saat malam pergantian tahun 2006, dengan ditemukan 0,5 gram ganja, dan ekstasi. Namun karena barang terlarang tersebut bukan miliknya maka dirinya tidak ditahan.


HADRIANI P



Terhangat:
Teroris
| Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh


Baca Juga:
Reuni Mesra Ahmad Fathanah Istri Mudanya

PKS Bungkam Soal Kicauan Mahfudz Siddiq

KPK: PKS Jangan Membalikkan Fakta

Fatin Lupa Lirik, Bebi: Ini Bukan Idola Cilik

Ahok: Komnas HAM Tidak Paham Keadilan

Rumah Seharga Rp 5,8 M, Fathanah Masih Nunggak

Ahok: Pemprov Tak Perlu Datang ke Komnas HAM

Istri Wali Kota Belanda Berebut Foto Bareng Jokowi

Ahok Ingin Tahu Alasan Detil Penolakan Deep Tunnel


Article source: http://nasional.kompas.com/read/2013/04/28/16274786/LKP.Inilah.Sebab.Parpol.Islam.Terseok


Terima Mobil dari Fathanah, Siapa Novia Ardhana?

Monday, January 7, 2013

Sidang cerai Anne J Cotto deadlock karena hak asuh anak

Sidang perceraian artis lawas Anne J Cotto dangan suaminya Mark Hanusz masih belum menemui titik terang. Setelah melakukan sidang ketiga di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (7/1) pagi, Anne mengaku sidangnya masih deadlock.

Dihubungi lewat telepon oleh wartawan, Anne menerangkan bahwa masalah hak asuh anaknya, Avi Hanusz menjadi penyebab sidangnya belum menemui titik terang hingga saat ini.

“Sidang ketiga masih deadlock artinya tidak ada kata sepakat untuk hak asuh anak,” ujar Anne di ujung telepon.

Untuk masalah hak asuh anak, sebenarnya Anne dan suami telah melakukan mediasi. Namun, karena tidak ada kata sepakat, hak asuh anak masuk dalam agenda persidangan.

“Saya maunya hak asuh anak penuh karena kan anak saya masih dibawah 12 tahun. Lagipula secara Islam anak ikut ibunya. Tapi dia gak mau, jadi harus dibawa ke persidangan. Pernah lewat mediasi tapi juga gak ada kata sepakat,” pungkas Anne. (kpl/pur/abs/faj)

Article source: http://www.tribunnews.com/2013/01/06/pengajian-dibubarkan-polisi-kapuas


Sidang cerai Anne J Cotto deadlock karena hak asuh anak

Friday, January 24, 2014

Shandy Aulia Berbagi Kisah Cinta dan Kepedihan Dalam Buku Incomplete

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apa yang sudah terjadi di masa lalu, bukan alasan untuk membuat hidup seseorang terpuruk, tetapi harus bisa menjadi motivasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik lagi.


Pesan inilah yang ingin disampaikan Shandy Aulia melalui buku terbarunya Incomplete, yang resmi diluncurkan di Kinokuniya Bookstores, Plaza Senayan.


Lahir dan besar dalam keluarga yang memiliki perbedaan baik dalam suku maupun agama, Shandy Aulia tumbuh menjadi sosok yang sangat menghargai perbedaan dan memiliki pemikiran yang terbuka dalam segala hal.


Ibunya berdarah Manado dan memeluk agama Kristen, sedangkan ayahnya berdarah Palembang dan memeluk agama Islam..


Perceraian orangtuanya pada saat ia masih kecil, membuatnya menjadi pribadi yang lebih dewasa, tegar, dan selalu memandang hidup jauh ke depan.


“Shandy membagi kisah pribadinya dengan lugas. Kita diajak mengikuti naik-turun perjalanan emosi dan intrik kariernya,” ungkap Siti Gretiani, General Manager Gramedia Pustaka Utama, penerbit yang menerbitkan Incomplete, Jumat (24/1/2014).


Ketika membaca buku itu, kita akan ikut merasakan cinta dan kepedihan yang dirasakan Shandy. “Walaupun hidupnya tampak seperti lingkaran yang masih incomplete, namun ia mampu menyentuh hati pembacanya,” katanya.


Dalam buku 272 halaman ini, Shandy berbagi cerita tentang peristiwa-peristiwa berkesan dalam hidupnya, termasuk cerita keberhasilannya mengalahkan 5.000 peserta casting dan mendapatkan peran utama di film Eiffel I’m in Love (2003), film yang kemudian sukses besar dan melambungkan namanya hingga saat ini.


Ada juga bagian yang mengisahkan tentang bakat, kecintaan, dan passion Shandy di dunia seni peran, yang membuatnya selalu ingin mencoba berbagai peran baik di film maupun sinetron, dan
memberikan kualitas terbaiknya.


Incomplete adalah bentuk terima kasih dan syukur Shandy Aulia, bahwa baginya, apa yang sudah diraihnya bukanlah semata-mata karena kemampuannya tapi juga karena kasih karunia Tuhan.


Article source: http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/01/140112_foto_ariel_sharon.shtml


Shandy Aulia Berbagi Kisah Cinta dan Kepedihan Dalam Buku Incomplete

Thursday, January 9, 2014

Sang Pengantin



(Ilustrasi: Feri Usmawan/Okezone)
(Ilustrasi: Feri Usmawan/Okezone)

Galau. Itulah yang kurasakan sejak orangtuaku memutuskan untuk bercerai. Aku tidak mengerti mengapa orang yang sangat kusayangi harus berpisah. Berbagai rasa mengaduk perasaanku. Marah, kecewa, dan sedih bergumpal di dada. Aku kecewa pada diriku yang tidak bisa membuat orangtuaku tetap bersatu walau kutahu dengan pasti bahwa perpisahan mereka bukan karena salahku

 

Aku mau menangis sekeras-kerasnya tapi malu karena aku sudah besar. Sudah tamat SMA. Aku pendam saja semua rasa yang berseliweran di hati. Ketika ibu mengajakku ikut bersamanya ke rumah nenek di luar kota, dengan tegas aku menolaknya. Hanya kedua adikku yang bersedia ikut dengan ibu. Sementara aku dan kakakku yang sedang kuliah memutuskan tinggal bersama ayah.

 

Bukan aku tidak sayang dengan ibu. Aku hanya tidak suka jika harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Aku termasuk tipe orang yang introvert dan tidak pintar bergaul serta pemalu.

 

Di depan semua orang, aku bersikap seolah tidak terpengaruh dengan perceraian orangtua. Tapi di lubuk terdalam diriku, aku merasa sangat terluka dan merana. Saat ayah menyuruhku kuliah, dengan halus aku menolaknya. Alasanku, aku ingin istirahat dulu dari urusan belajar. Ayah pun cukup memakluminya. Alasan sebenarnya adalah aku ingin berdamai dengan diriku.

 

Untuk mengisi waktu, aku aktif di masjid di dekat rumah. Aku merasakan ketenangan batin saat berada di dalam masjid. Sesuatu hal yang mustahil lagi kudapatkan di rumah. Di situlah aku berkenalan dengan seseorang yang kerap disapa Ustad Fikri. Beliau rajin memberikan siraman rohani serta menjadi imam saat sholat berjamaah. Saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran, suaranya sangat merdu dan menyejukkan hati. Penampilannya juga sangat bersahaja, dengan sorban putih di kepala dan jenggot yang menghiasi dagunya.

 

Aku yang pemalu, saat sholat berjamaah selalu memilih posisi di shaf terakhir. Aku cukup terkejut seusai sholat Isya, Ustad Fikri mendekati dan menyapaku.

“Kenapa kalau sholat tidak di shaf depan?” tegurnya ramah.

Aku hanya diam mengunci mulutku rapat-rapat.

 

Ustad Fikri tidak bertanya lagi. Dia hanya menepuk-nepuk punggungku dan berkata, “Besok datang lagi, ya! Saya senang dengan anak muda yang mau belajar agama.”

Itulah awal perkenalanku dengan Ustad Fikri. Aku yang tadinya tertutup perlahan bisa membuka diri dengan Ustad Fikri. Seusai sholat Isya, kami sering berdiskusi  tentang berbagai hal di rumahnya. Paling sering adalah membahas masalah jihad.

 

“Mengapa pengeboman di Bali, di depan kedutaan Australia dan di Hotel JW Marriot disebut jihad? Setahuku jihad itu adalah perang melawan orang-orang yang terbukti memusuhi Islam? Bukankah mereka tidak memusuhi Islam?”

 

“Anakku, mereka adalah musuh Islam. Jadi sudah seharusnya mereka harus dibasmi.”

Aku merasa nyaman setiap kali berbincang dengan Ustad Fikri karena beliau selalu memanggilku dengan sapaan anakku.

 

“Mengapa? Mereka kan tidak berperang mengangkat senjata melawan umat Islam?”

“Anakku, memang mereka tidak menggunakan senjata untuk melawan kita. Mereka, terutama Amerika menggunakan cara-cara halus untuk memberangus dan menjauhkan kita dengan ajaran agama. Pola pikir kita dirusak agar sama dengan pola pikir dan cara hidup mereka. Itu lebih berbahaya ketimbang perang dengan persenjataan lengkap.”

Aku terdiam mendengar penjelasan Ustad Fikri.

 

“Anakku, Amerika dan antek-anteknya adalah musuh nyata umat Islam. Kita harus menumpas mereka dengan cara berjihad!” Ustad Fikri berapi-api. “Amerika merupakan wali setan yang ada di muka bumi ini. Dan kita adalah wali Allah! Sebagai wali Allah, kita punya kewajiban untuk menumpas para wali setan!”

 

“Kenapa harus berjihad di Indonesia? Kenapa tidak di negara lain yang lebih banyak warga Amerikanya?”

“Anakku, jumlah umat Islam di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia. Kita merupakan sasaran empuk wali setan. Karena itu kita harus menunjukkan perlawanan terhadap wali setan tersebut dengan berjihad.”

 

“Aku setuju dengan berjihad melawan wali setan tapi kalau melakukannya di Indonesia, aku tidak setuju. Karena yang banyak korbannya adalah justru umat Islam sendiri. Bukankah sudah jelas bahwa sesama muslim adalah bersaudara dan tidak boleh saling menyakiti?”

 

“Itu betul sekali, Anakku! Tapi perlu diingat bahwa dalam setiap peperangan ada orang-orang yang harus berkorban. Orang-orang yang tidak bersalah yang meninggal dalam pengeboman adalah orang yang mengorbankan jiwa raganya untuk mencapai cita-cita kita membasmi wali setan dari muka bumi!”

 

Walau awalnya aku tidak setuju dengan konsep jihad yang ditawarkan oleh Ustad Fikri tapi karena seringnya aku berbincang dan berdiskusi hal itu bersamanya, perlahan aku mulai bisa menerima konsep jihad tersebut. Benih-benih kebencian terhadap wali setan mulai mengakar dalam hati. Aku jadi muak dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan Amerika. Aku juga merasa bangga karena hanya aku pemuda di kampung ini yang diajak ustad ke perkumpulan pengajiannya. Masalah jihad sering menjadi bahan diskusi dalam pengajian itu. Aku merasa nyaman karena anggota perkumpulan menerimaku dengan baik dan memperlakukanku sebagai saudara.

 

Suatu malam, seusai sholat Isya, Ustad Fikri memanggilku.

“Anakku, maukah kamu menjadi pengantin?”

Aku tergagap mendapat pertanyaan yang tidak kuduga seperti itu. “Aku…aku belum siap, Ustad. Aku belum bekerja dan aku juga belum punya pacar.”Aku merasa wajahku memanas, menahan malu.

 

Ah, perempuan mana yang sudi menjadi pacar pemuda pemalu sepertiku? Selain pemalu, aku juga punya wajah yang pas-pasan dengan kapasitas otak yang juga sedang-sedang saja ditambah lagi postur tubuh kurus kering seperti kurang gizi. Aku benar-benar tidak masuk dalam daftar pria idaman para wanita “Anakku, bukan menjadi pengantin seperti yang kau pikirkan,”kata Ustad Fikri seperti bisa membaca pikiranku.

 

Aku mengerutkan kening, bingung.

“Anakku, tahukah kamu bahwa orang yang meninggal dalam berjihad itu merupakan syahid.? Imbalan untuk orang yang mati syahid adalah surga. Ketika orang yang berjihad meninggal dunia, mereka langsung disambut oleh para bidadari yang akan menjadi mempelai wanita mereka. Orang yang mati syahid itulah sang pengantin!”

 

“Maksud Ustad, Aku….”

“Iya, Anakku. Kamu adalah orang pilihan. Tidak semua orang yang bisa mendapat kesempatan untuk melakukan ini. Apakah kamu bersedia melakukannya?”

***

 

Tidak ada rasa takut ataupun gentar saat aku memasuki sebuah pusat perbelanjaan yang sedang ramai pengunjungnya. Penampilanku sama dengan remaja-remaja yang sedang nongkrong dan bergerombol di cafe di mal ini. Dengan mengenakan jins, baju kaos serta sepatu kets, aku tampak seperti remaja yang akan menghabiskan waktu libur di mal. Tidak ada yang curiga kalau ransel di pundakku berisi bom yang siap meledakkan gedung ini.

 

Aku melirik jam. Beberapa menit lagi Ustad Fikri akan meneleponku. Benar saja, ponselku berbunyi. Telepon dari Ustad Fikri.

“Anakku, apakah kamu benar-benar siap untuk menjadi pengantin dan menjemput bidadari yang akan jadi mempelaimu?”

 

“Aku sangat siap dan aku sudah tidak sabar bertemu dengan calon pengantin wanitaku.” Belum pernah aku merasa sangat seyakin ini sebelumnya.

“Bagus, Anakku. Lima menit lagi, kau ledakkan bom yang ada di ranselmu!”perintah Ustad Fikri dengan nada lembut.

 

Kata Ustad Fikri, bidadari di surga wajahnya sangat cantik. Lebih cantik dari Luna Maya, artis idolaku. Badan mereka harum semerbak. Tutur sapanya halus dan lembut. Betul-betul sempurna. Dan yang lebih penting lagi, aku bisa memiliki mereka seutuhnya.  Selama ini aku cuma bisa berhayal saja mempunyai pacar yang cantik. Sesaat lagi itu bukan mimpi. Itu akan menjadi kenyataan dan abadi.

 

Aku siap mengorbankan nyawaku dengan ikut meledak bersama bom yang ada di ranselku. Aku yakin apa yang kulakukan ini adalah benar. Ini merupakan bentuk jihad melawan Amerika yang merupakan wali setan di bumi. Aku yakin aku akan mati syahid.

 

Sambil memejamkan mata, aku menekan sebuah tombol pengaktif bom yang ada di kantong celanaku. Dalam hitungan detik, bom meledak dengan dahsyatnya. Aku merasa sakit di sekujur tubuhku. Aku merasa tubuhku tercerai berai. Di sekelilingku mendadak gelap. Sunyi. Dingin. Kemana bidadari yang akan menyambutku? Mengapa mereka kunjung tidak datang?

 

Ah, alam kuburku tetap gelap. Terpampang putaran film hidup. Ternyata oh ternyata terpampang nyata Ustad Fikri penuh jelaga hitam di wajahnya. Di dunia nyata ia seakan paling mengerti diriku yang haus pengasihan. Ia kasih aku kesesatan ajaran saat aku ingin menjejak taubat.

***

 

Tengah malam di Benua Amerika

 

Sebuah telepon berbunyi disebuah gedung tinggi. Telepon itu berasal dari Indonesia.

“Lapor, misi berhasil dilaksanakan dengan baik!”

“Good job! Terus jalankan misi kita. Biar wajah Islam akan semakin buruk dan tercoreng di mata dunia. Jihad merupakan kata yang ampuh untuk merusak citra Islam. I love it! Ha…ha…ha..”

 

Sambungan telepon pun terputus
 
Oleh : Emi Afrilia Burhanuddin
 
(Bagi Anda yang memiliki cerita pendek dan bersedia dipublikasikan, silakan kirim ke alamat email: news@okezone.com)
(//ful)




Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/13/06/11/mo80tl-perempuan-muslim-jadi-sasaran-diskriminasi-di-inggris


Sang Pengantin

Monday, January 14, 2013

Sidang Cerai Anne J Cotto Deadlock Karena Hak Asuh Anak

Kapanlagi.com – Sidang perceraian artis lawas Anne J Cotto dangan suaminya Mark Hanusz masih belum menemui titik terang. Setelah melakukan sidang ketiga di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (7/1) pagi, Anne mengaku sidangnya masih deadlock.

Dihubungi lewat telepon oleh wartawan, Anne menerangkan bahwa masalah hak asuh anaknya, Avi Hanusz menjadi penyebab sidangnya belum menemui titik terang hingga saat ini.

“Sidang ketiga masih deadlock artinya tidak ada kata sepakat untuk hak asuh anak,” ujar Anne di ujung telepon.

Untuk masalah hak asuh anak, sebenarnya Anne dan suami telah melakukan mediasi. Namun, karena tidak ada kata sepakat, hak asuh anak masuk dalam agenda persidangan.

“Saya maunya hak asuh anak penuh karena kan anak saya masih dibawah 12 tahun. Lagipula secara Islam anak ikut ibunya. Tapi dia gak mau, jadi harus dibawa ke persidangan. Pernah lewat mediasi tapi juga gak ada kata sepakat,” pungkas Anne. (kpl/pur/abs/faj)

Article source: http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/12/25/118715/FPMM-Kedamaian-itu-Jauh-Lebih-Penting/3


Sidang Cerai Anne J Cotto Deadlock Karena Hak Asuh Anak

Wednesday, December 12, 2012

Tak Pantas Lagi Maju Jadi Cabub Garut

aceng fikriJAKARTA–Bupati Garut Aceng HM Fikri ini memang kekterlaluan. Sudah cacat sosial masih juga ngotot mau maju lagi jadi calon bupati. Saat menjabat saat ini pun sudah banyak kalanganpun meminta dia mundur lantaran kelakuannya menikahi gadis yang cuma 4 hari lalu diceriakan lewat SMS. Yang menyesakkan, alasan dia karena sang istri sudah tak perawan.

Menurut pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, apabila Aceng mencalonkan kembali itu sama dengan dia melakukan bunuh diri. Sebagai Bupati Garut saat ini saja ia sudah berani melecehkan hak-hak perempuan.

“Jika Aceng cerdas, dia tidak akan mencalonkan kembali. Ibaratnya, baunya sudah membusuk, tidak mempunyai aroma wangi lagi seperti sebelum-sebelumnya,” tegas Siti kepada Harian Terbit, Selasa (4/12).

Menurut Siti, jika Aceng memaksa tetap mencalonkan diri kembali, nampaknya Partai Golkar sudah tidak peduli lagi. Jika demikian, Aceng akan Independen mencalonkan kembali dirinya.

“Aceng akan disisihkan dari partai Golkar dan ditambah lagi ada ketidakpercayaan masyarakat kepadanya. Sepertinya masyarakat Garut sendiri sudah marah kepada Aceng yang telah menjadi Bupati Garut yang dinilai salah urus soal perempuan,” tegasnya.

Siti Sendiri menganjurkan Aceng HM Fikri bertobat saja daripada mencalonkan kembali menjadi bupati Garut. Apalagi Fany Octora mantan istrinya yang baru diceraikan mengguat Aceng ke Polisi.

“Sepertinya akan ada banyak gugatan kepada Aceng, Selain mantan istrinya, akan banyak gugatan dari berbagai kalangan masyarakat. Sepertinya, Aceng sudah tamat riwayatnya,” tutur pengamat politik ini.

Fany, Senin kemarin mendatangi Mabes Polri pukul 13.40 WIB. Fany datang dengan mengenakan baju panjang kembang-kembang putih dan kerudung berwarna senada. Perempuan yang tampak cantik ini datang dengan ditemani kuasa hukumnya.

Aceng HM Fikri terpilih menjadi Bupati Garut setelah memenangi Pilkada Garut 2008 dalam dua putaran sebagai calon independen bersama Diky Candra. Saat itu dia mengungguli kandidat dari PDIP-Partai Golkar dengan mengumpulkan 57 persen suara. Pada September 2011, Wakilnya Diky Candra mengajukan pengunduran diri karena ketidakharmonisan hubungan keduanya.

Sebelum Pilkada, Diky dan Aceng berjanji untuk tidak membawa politik dalam jabatan pemerintahan mereka, dan Diky menilai Aceng Fikri telah mengkhianatinya dengan masuk ke Partai Golkar dan menjabat sebagai wakil ketua DPD Jabar dari partai tersebut.

Pada 14 Juli 2012, dia menikahi secara siri dengan seorang gadis berusia 18 tahun dengan mengaku sebagai duda. Gadis bernama Fany Octora itu kemudian diceraikan empat hari kemudian, alasannya karena sang gadis disinyalir tidak perawan lagi setelah malam pertama mereka.

Sang istri siri itu diceraikan Aceng hanya melalui pesan singkat. Setelah perceraian itu, Aceng sempat mengirim pesan singkat kepada Fany: “Hai perempuan jahat, aq minta sgla pemberian aq dikembalikan”.

Sang bupati sendiri menampik bahwa hubungannya dengan Fany adalah pernikahan. Menurutnya, yang terjadi adalah sebuah hubungan emosional atau perikatan dengan komitmen yang disepakati kedua belah pihak. Dia menganggap bahwa masalah ini hanyalah politisasi dari lawan politiknya menjelang pilkada untuk menjegal dirinya.

Sedangkan pernyataan-pernyataan kontroversi sang bupati terkait pernikahan kilatnya, seperti, “Saya sudah keluar uang hampir habis Rp 250 juta, hanya nidurin satu malam. Nidurin artis saja tidak harga segitu.” Selain itu, pernytaan lainnya adalah, “Karena nikah itu kan perdata, perikatan, akad. Jadi kalau dianalogikan, tidak ada bedanya nikah dengan jual beli, kalau tidak sesuai speknya, ya tidak apa-apa dikembalikan.

Aceng lahir di Garut pada 6 September 1972. Pria bernama lengkap Aceng HM Fikri ini meraih gelar S.Ag dari Insitut Agama Islam Al Musaddadiyah (IAIM). Status perkawinan Menikah. Nama Istrinya, Nurrohimah (istri), Fany (diceraikan setelah 4 hari menikah). Aceng beralamat di Kp Sukamentri RT/RW 01/14, Sukamentri, Garut Kota, Garut

Aceng menempuh pendidikan dasar di SD Sukamentri Garut, kemudian ke MTS. Negeri Garut, PGN Garut, IAI Al Musaddadiyah. Sebelum menjadi bupati, Aceng bekerja di koperasi peternak unggas Garut, PT Mandala Food Garut, Koperasi konveksi raksa sawarga, Kopontren Kabupaten Garut.

Aceng juga tercatat sebagai anggota GP Ansor Garut, Garda Bangsa PKB, DPC PKB Garut, Masyarakat Pecinta Garut, Plt DPC Golkar Garut, Wakil Ketua DPD Golkar Jabar.



Tak Pantas Lagi Maju Jadi Cabub Garut

Thursday, December 19, 2013

Menjanda, Asmirandah Sosok Kuat &#38; Gak Cemen


KAWIN-CERAI di kalangan selebriti memang sudah lumrah masyarakat mendengarnya. Menyandang predikat janda, bukanlah hal yang memalukan, apalagi aib bagi sebagian kalangan.

 

Namun, beda hal jika menjadi janda lantaran adanya pembatalan pernikahan, bukan karena perceraian yang notabenenya terdapat perselisihan antar pasangan yang tak kunjung selesai.

 

Seperti kasus pembatalan pernikahan yang dialami oleh pemain sinetron cantik Asmirandah dengan Jonas Rivanno alias Vanno, lantaran Jonas yang memilih kembali kepada keyakinan agama sebelumnya.

 

Padahal pada 21 Agustus lalu, Jonas mantap telah menjadi mualaf. Lantas, bagaimanakan nasib Asmirandah setelah menjanda?

 

“Ini proses hidup yang harus dilewati oleh siapa pun yang memiliki sebuah masalah. Tinggal bagaimana daya tahan kita untuk menghadapi, mungkin bisa jadi stres kalau Asmirandah tidak mendekatkan diri kepada Tuhan. Mendapat masalah sebaiknya lebih mendekatkan  diri kepada Tuhan. Dijadikan ajang untuk bisa memaafkan diri sendiri,” saran Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm ketika dihubungi oleh Okezone, Kamis (19/12/2013).

 

Melly melihat Asmirandah sosok wanita yang kuat, apalagi masalah ini dianggap cukup berat bagi mantan Dude Harlino ini. Melly pun melihat Asmirandah lebih santai dalam menghadapi masalah tersebut ketika diwawancarai oleh media.

 

“Bisa kita lihat di televisi, Asmirandah dengan santai menjawab pertanyaan wartawan. Tidak terlihat drop dan ngomongnya tenang. Saya yakin Asmirandah kuat bukan yang cemen atau rapuh dalam hadapi masalah. Saya acungi jempol untuk Asmirandah,” pungkasnya.
(tty)


Article source: http://www.themalaysianinsider.com/tech/article/latin-americans-most-socially-engaged-users-in-the-world


Menjanda, Asmirandah Sosok Kuat & Gak Cemen

Sunday, December 8, 2013

Bahagia Sesaat, Pernikahan Tamat

Asmirandah dan Jonas Rivanno


Dunia pernikahan memang rumit. Banyak hal tak terduga yang datang menghadang. Ketika persoalan itu tak kuasa dibendung, perceraian pun menjadi alternatif terbaik meski perkawinan baru seumur jagung.


Di saat cinta sedang membara, semua terasa indah. Dunia seperti milik berdua. Itulah yang terjadi pada kisah asmara artis Ayu Ting Ting dengan Henry Baskoro atau Enji, dan juga pasangan pesineton Asmirandah dengan Jonas Rivanno.


Hati mereka yang sedang kasmaran membuat para pasangan itu menikah muda. Sayangnya, tidak seperti saat pacaran di mana mereka sering mengumbar kemesraan, Ayu dan Asmirandah justru memilih menikah diam-diam.


Pernikahan dua selebriti muda ini pun mengundang kontroversi dan sorotan. Bagaimana tidak? Setelah kabar pernikahan mereka yang heboh, tak lama keduanya membawa kabar mengejutkan.


Mereka mendadak memutuskan berpisah. Ayu dan Asmirandah hanya merasakan singkat manisnya kehidupan rumah tangga.


Ayu Ting Ting


Ayu melangsungkan pernikahan dengan Enji pada 4 Juli 2013 lalu. Pernikahan pedangdut tersebut dengan Enji berlangsung tertutup di kediaman Ayu di Depok, Jawa Barat.  Tempat  acaranya dijaga ketat sejumlah pria berseragam.


Ayu dan Enji tak mau berkomentar seputar pernikahan mereka. Akibatnya, rumor tak sedap pun meruap Ayu dikabarkan telah berbadan dua.  Namun, kabar itu dibantah Ayu dan Enji. Mereka hanya ingin mendapatkan suasana khidmat saat akad nikah.


Saat jumpa pers, Ayu terlihat bahagia memamerkan buku nikah dan cincin kawin. Pelantun “Alamat Palsu” ini juga optimis menjalani rumah tangganya dengan Enji. Tapi harapan itu tak seindah kenyataan. Romantisme rumah tangga berubah menjadi mimpi buruk. Masih hangat sebagai pengantin baru, kedua pasangan itu terlibat konflik.


“Tanggal 25 Juli pamit bilang kerja, tapi sampai detik ini dia tidak pulang-pulang. Jadi yang meninggalkan adalah istri saya,” kata Enji.


Sedangkan Ayu berusaha membela diri. Ia tidak akan meninggalkan suaminya begitu saja tanpa alasan. “Sebabnya, karena dia sudah jatuhkan talak terhadap saya. Saya juga nggak bisa lakukan apa-apa,” kata Ayu sedih saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.


Diakui pedangdut ini, ia sudah ditalak dua kali oleh Enji. “Pertama tanggal 24 Juli dan yang kedua tanggal 17 Agustus 2013,” ungkap Ayu berlinang airmata.


Pernyataan Ayu dibantah Enji. Pria berkepala plontos ini mengaku tak pernah menjatuhkan talak pada istrinya itu. Ia malah datang menjemput Ayu agar kembali ke rumah dan membina rumah tangga. “Tidak ada (talak). Sudah tidak ketemu itu kan,” ujarnya.


Diakui Enji, pemicu ketidakharmonisan pernikahannya dengan Ayu disebabkan masalah sepele. Ayu selalu menuntut Enji menggelar resepsi pernikahan. Enji yakin penyebab Ayu pulang ke rumah orangtuanya adalah gara-gara resepsi.


Dikatakan Ayu, ia bersikeras menggelar resepsi karena Enji sudah berjanji. Ia juga tak menuntut pesta mewah di gedung megah. “Saya akan menggelar acara di rumah. Saya hanya ingin berbagi kebahagiaan sama tetangga, keluarga, dan kerabat,” ujarnya.


Dari situlah, Ayu memutuskan bercerai dari Enji. Ia sudah tak peduli dengan pria yang dipacarinya selama satu setengah tahun itu. Bahkan,  ia siap membesarkan anaknya seorang diri.


Asmirandah


Jika Ayu memilih berpisah, lain lagi dengan pernikahan Asmirandah dan Jonas Rivanno. Pesinetron berdarah Belanda ini memutuskan membatalkan pernikahannya dengan Jonas.


Sekadar informasi, Asmirandah dan Jonas melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 17 Oktober lalu. Acara pernikahan dilangsungkan secara Islam. Akad nikah digelar di kediaman Asmirandah di kawasan Depok, Jawa Barat.


Meski ditutup rapat, akhirnya pernikahan itu tercium awak media. Pihak KUA Beji, Depok tidak membantah soal pernikahan Asmirandah dan Jonas. Pasangan ini mendaftarkan pernikahan mereka di KUA tersebut. Saat menikah Jonas telah menjadi mualaf.


Meski bukti kuat perkawinan mereka terkuak, Asmirandah dan Jonas tetap membantah. Pasangan ini menegaskan baru merencanakan pernikahan.  “Kita akan menikah Januari 2014 nanti. Ingin yang sederhana saja,” kata artis yang akrab disapa Andah. Andah juga membantah Jonas telah memeluk Islam.


Bantahan Asmirandah dan Jonas soal pernikahan dan status mualaf Rivanno berbuntut panjang. Pernikahan mereka menjadi kontroversi. Tak hanya itu, pengakuan tersebut membuat kedua pesinetron itu harus berurusan dengan hukum. Salah satu ormas Islam tersinggung dengan pernyataan Jonas. Mereka pun melaporkan Jonas ke polisi atas tuduhan penistaan agama. Keluarga besar Asmirandah juga sakit hati dan marah dengan bantahan Jonas.


“Kita kecewa. Memang sakit, sakit sekali. Kecewa sama Vanno, aku percaya Asmirandah. Tapi memang dua-duanya salah,” ujar ayah Andah, Anton Zentman.


Kabar mengejutkan kembali datang dari pasangan muda itu. Andah justru mengambil langkah tak terduga. Andah mengajukan permohonan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama Depok pada 7 November lalu. “Karena menurut pemohon (Asmirandah) pernikahan ini, dia (Jonas) tidak memenuhi syarat,” kata kuasa hukum Jonas, Muhammad Nuzul Wibawa.


Saat disinggung, apakah semua itu karena soal keyakinan, Nuzul tak mau menjawabnya. Jonas sendiri menerima dengan ikhlas keinginan Andah. Ia tak berusaha menghalangi langkah Andah membatalkan pernikahan.


Sebuah pernikahan yang langgeng memang hanya membutuhkan satu ‘matahari’. Bila keduanya sama-sama bersikeras menjadi pengendali, yang terjadi hanyalah keinginan mau menang sendiri. Viv


Hanya Andalkan Cinta, Rawan Berakhir

Menurut Psikolog keluarga, Roslina Verauli terjadinya pernikahan singkat di kalangan selebriti, karena artis terbiasa menjadi pusat perhatian publik (self center), sehingga mereka terbiasa diperlakukan baik.


Para artis itu membutuhkan penyeimbangan diri dari pasangan. Untuk mempertahankan hubungan itu, diperlukan usaha super ekstra. “Ini yang tak bisa diupayakan oleh artis yang cerai dalam waktu singkat. Kebersamaan itu dapat mengatasi konflik,” kata Vera.


Ditambahkan Vera, dalam menjalani hubungan hingga ke gerbang pernikahan, setiap pasangan melalui berbagai fase. Mulai dari jatuh cinta, perasaan yang menggebu-gebu hingga akhirnya menikah dan menemukan konflik.  “Pada awal pernikahan sudah tak sanggup, karena ada konflik-konflik kecil yang tak dialami saat pacaran,” ungkapnya.


Dengan status selebritinya, mereka biasa dilayani dengan baik. Vera mengingatkan, disaat sudah terikat pernikahan, perasaan yang menggebu-gebu tak bisa lagi menjadi andalan mempertahankan rumah tangga. “Kalau hanya mengandalkan cinta yang menggebu-gebu, pernikahan lebih rawan berakhir,” ujarnya.


Di saat kritis seperti ini, kedewasaan dan tanggungjawab satu sama lain sangat berperan. “Individu harus bersedia mendahulukan pasangannya,” ungkapnya. viv


Pernikahan Tersingkat


1. Cici Paramida – Raden Ahmad Suhaebi


Pernikahan Cici Paramida dengan Suhaebi mengejutkan banyak orang. Cici dan Ebi, begitu sapaan akrab Ahmad Suhaebi, menikah di Mekah pada 12 Maret 2009.


Baru sebulan menikah, ada seorang wanita mengaku masih menjadi istri sah ketiga Ebi. Puncaknya, ketika Cici secara sengaja memergoki Ebi tengah berada dalam sebuah mobil dengan seorang wanita di kawasan Puncak, Bogor pada Minggu (14/6/2009).  Cici pun sengaja ditabrak Ebi tatkala meminta suaminya untuk keluar dari mobil. Sejak saat itu berakhir sudah rumah tangga Cici-Ebi. Pengadilan Agama Jakarta Utara resmi menetapkan Cici Paramida dan Ahmad Suhaebi bercerai pada Kamis (17/12).


2. Kristina – Al Amin Nur Nasution


Kristina menikah dengan anggota DPR, Al Amin Nur Nasution 4 Januari 2007. Dibulan April 2007, suami Kristina dipenjara terkait kasus dugaan penyuapan. Tak lama setelah itu, Kristina mengajukan gugatan cerai pada Juni 2007. Tapi bukan karena Al Amin dipenjara, kabarnya Kristina tak tahan karena dilarang bernyanyi. Pada 17 Desember 2007, Kristina resmi menyandang status janda.


3. Ussy Sulistiawaty – Yusuf Sugianto


Ussy Sulistiawaty menikah dengan pengusaha asal Kalimantan, Yusuf Sugianto pada tanggal 12 Agustus 2005. Baru memasuki bulan kelima, tiba-tiba ada kabar kalau suaminya terjerat kasus illegal loging. Tak lama setelah itu Ussy mengajukan gugatan cerai. Hanya dua kali sidang, Ussy resmi menjanda pada 9 Desember 2006


4. Aldi Taher – Dewi Perssik


Awalnya, pernikahan Dewi Perssik dan Aldi Taher tak tercium media. Karena mereka menikah siri pada 4 Juli 2008. Baru pada Maret 2009, Aldi Taher dan Dewi Perssik mencatatkan pernikahan mereka di KUA. Enam bulan kemudian Aldi menggugat cerai Dewi Perssik. Dari pernikahan ini Dewi Perssik tidak memiliki anak. Namun ia sempat keguguran. lp6



Article source: http://www.sinarharian.com.my/semasa/tukar-agama-mahkamah-tangguh-keputusan-rayuan-1.207504


Bahagia Sesaat, Pernikahan Tamat

Monday, August 19, 2013

Jenna Govan: Islam Begitu Sederhana dan Logis

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY — Jenna Govan lahir dan besar di Australia. Orang tuanya bercerai ketika ia remaja. Sejak itu, ia dididik ibunya.


Secara psikologis, perceraian orang tuanya memberikan pengaruh. Namun, ketelatenan ibunya mendekatkan Jenna dengan agama sangat membantu.


Bersama ibu dan adiknya, ia rutin pergi ke gereja setiap Ahad. Jenna juga aktif menjalani aktivitas gereja. Selama menjalani aktivitas itu, ia mengagumi kisah-kisah para Nabi. Namun, pemahaman agama yang masuk dalam pemikirannya adalah berdoa hanya dilakukan di gereja.


Memasuki usia remaja, ibu Jenna kembali menikah. Pernikahan itu rupanya tidak membuat Jenna bahagia. Ia selalu bertengkar dengan ayah tirinya itu.


Ketika bertengkar, Jenna mulai melampiaskan kemarahannya dengan narkoba. Saat itu pula, ia mulai berkenalan dengan teman suaminya kelak yang seorang Muslim. Melalui dia, ia banyak mendapat pengetahuan tentang Islam dan Muslim.


Melalui pengetahuan yang didapatnya, Jenna kembali ingat tentang konsep Ketuhanan Yesus dari sudut pandang Kristen. Ketika membandingkan dengan pandangan Islam, ia menemukan satu fakta sederhana dan logis. Ia pun mengucapkan syahadat di usianya yang masih belia. Di saat bersamaan, ia dilamar seorang pria Melayu.


Ketika menjadi Muslim, Jenna banyak bergaul dengan komunitas Melayu di Australia. Sejujurnya ia sangat kurang nyaman dengan pandangan komunitas itu terhadap dirinya. Sejak itu, ia merasa terisolasi. Merasa terisoloasi, membuat Jenna kurang lepas dalam mempelajari Islam. Itu terlihat ketika ia merasa ragu ketika mencoba mengenakan jilbab. Ia semakin bingung bagaimana ia menjalani kehidupannya sebagai Muslim.


Pada satu fase memuncak, ia memutuskan meninggalkan suaminya. Rasa frustasi kembali mendera. Godaan menghabiskan waktu di dunia malam mulai datang. Alhamdulillah, Jenna ogah menyerah dengan gaya hidup yang dilarang Islam.


Selang beberapa lama, Jenna mulai menemukan kembali dirinya, ia kembali berteman dengan komunitas Muslim yang kali beragam. Bersama mereka, ia mempelajari Islam lebih intensif. Selanjutnya, Jenna kembali menikah dengan seorang pria Muslim. Ia juga kembali kuliah sembari mendalami Islam.


“Sejak itu, aku mencoba untuk membantu mereka yang menjadi mualaf,” kenang dia seperti dikutip onislam.net, Senin (19/8).


Pernikahan kali ini membuatnya begitu bahagia. Keluarga suaminya begitu mendukung usaha Jenna untuk menjadi Muslim yang kaffah. Kebahagiaan Jenna kembali bertambah ketika keluarganya mulai menerima statusnya sebagai Muslim. “Ibuku melihat banyak perubahan dalam diriku. Aku dinilai begitu bertanggung jawab dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tutup Jenna.


Article source: http://www.hidayatullah.com/read/29077/23/06/2013/22-juni-1945-dan-5-juli-1959.html


Jenna Govan: Islam Begitu Sederhana dan Logis