Showing posts sorted by relevance for query rencana. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query rencana. Sort by date Show all posts

Thursday, September 12, 2013

BELLA SAPHIRA MUALAF Besok Menikah, Bella Tak Pernah Pulang

Solopos.com, JAKARTA — Kenyataan ini terungkap kala Solopos.com menyambangi rumah Bella Saphira Veronika Simanjuntak, 40, di kawasan Komplek Angkatan Laut Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat, Jumat (16/8/2013). Walaupun dijadwalkan menikah, Sabtu (17/8/2013) besok, model, penyanyi, dan aktris sinetron itu tak pernah pulang ke rumah yang ditinggali ibundanya, Elfrida Victoria Simatupang.


Seperti gencar diberitakan media massa sebelumnya, Bella Saphira yang selama ini aktif melakukan pelayanan di gereja itu, Jumat (26/7/2013) lalu, memilih menjadi mualaf. Setelah menjadi umat Islam itu, finalis Pemilihan Gadis Sampul Majalah Gadis tahun 1988 itu dikabarkan segera menikah dengan Mayor Jendral Agus Surya Bhakti di Binjai, Sumatra Utara.


Terkait rencana pernikahan Bella itu, pihak keluarga maupun koleganya di dunia hiburan mengaku tak tahu menahu. Elfrida Victoria Simatupang, ibunda Bella, Jumat siang, terlihat masih tampak di kawasan Komplek Angkatan Laut Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat. Elfrida, menurut salah seorang pegawai di rumah tersebut yang mengaku bernama Sofi, tak mau berkomentar terkait rencana pernikahan putrinya.


Kenyataan lain diungkapkan Sofi. Menurut perempuan paruh baya itu, Bella sudah lama tidak menyambangi rumah orang tuanya. “Enggak tahu sekarang tinggal di mana, sudah lama dia [Bella] enggak ke sini,” ujarnya menurup pembicaraan singkat dengan wartawan yang coba mencari tahu tentang kebenaran kabar rencana pernikahan Bella dan Agus di rumah orang tua Bella itu.


Misteriusnya rencana pernikahan Bella Saphira itu juga tercermin dari pernyataan para koleganya di dunia huburan. Salah seorang sahabat Bella Saphira, Anwar Fuadi, 66, mengaku hingga Jumat ini belum mendapatkan kepastian perihal rencana pernikahan sahabatnya itu. “Saya belum ada kontak dengan dia [Bella], sejauh ini hanya tahu dari media saja. Mudah-mudahan segera dikabarin,” tegas Anwar yang juga mantan Ketua Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi) itu.


Anwar menambahkan bahwa Bella adalah tipe wanita yang perfeksionis terutama dalam memilih pasangan, untuk itu dia yakin pilihan tersebut adalah yang terbaik untuk Bella. “Bella itu sangat hati-hati dan pemilih, jadi akan sangat senang bila akhirnya ia menikah dan menemukan pasangannya dan hidup bahagia,” pungkasnya.


Article source: http://bm.harakahdaily.net/index.php/sudut-dakwah/21639-kisah-ashabul-ukhdud-dan-iktibar-mesir


BELLA SAPHIRA MUALAF Besok Menikah, Bella Tak Pernah Pulang

Saturday, December 15, 2012

Lima Novel Cucu Magek Dirih

Lima Novel Cucu Magek Dirih

Oleh : H. Sutan Zaili Asril

Wartawan Senior

Padang Ekspres • Minggu, 16/12/2012 07:29 WIB • 36 klik

H. Sutan Zaili Asril

INSYA Allah, pada Jumat (21/12) malam nanti, di Hotel Grand Inna Muara Padang, Cucu Magek Dirih akan me­luncurkan lima dari tujuh no­velnya. Kelima novel itu adalah berjudul Revolusi Kaum Guci, Jalan Terjal dan Berliku, dan Mimpi-mimpi Myan—yang ketiganya disebut trilogi Revo­lusi Kaum Guci. Dua lagi ber­judul Prahara di Surau Kaki Bukit, dan Penelokan. Kelima novel itu relatif tebal dengan jumlah halaman di atas 300 halaman. Kalau tadi dise­but tujuh novel, ada dua novel lagi, berjudul Aku Anak Pem­beron­tak Pemerintah Revolusioner Re­publik Indonesia (AAP-PRRI), dan Sitti Basulam—dua novel yang terakhir mengambil tema sejarah dan mengambil pelataran peristiwa sejarah (AAP-PRRI mengambil pela­taran PRRI, dan Sitti Basulam mengambil pelataran Gerakan 30 September 1965/PKI).

 

Novel trilogi Revolusi Kaum Guci (Revolusi Kaum Guci, Jalan Terjan dan Berliku, dan Mimpi-mimpi Myan), sebetul­nya, semula, adalah sebuah esai Cucu Magek Dirih ketika masih mahasiswa, yang diikutkannya dalam lomba/sayembara pe­nu­li­san antarmahasiswa se-Indonesia yang diseleng­garakan Balitbang Departemen Agama RI di waktu itu (1978). Esai berjudul Menjadikan Surau sebagai Tempat Ibadah dan Pusat Kegiatan Kaum keluar sebagai juara ke satu. Lalu, setelah menjadi wartawan/koresponden Harian Pagi Kom­pas Jakarta di Provinsi Sumatera Barat (1981), ada kehendak Cucu Magek Dirih membukukan esainya itu. Lalu, gara-gara Slamet SM, yang berencana akan menerbitkan, sisa dua rangkap naskah bela­san halaman diketik double-folio itu hilang di tangan Slamat SM. Dikasihkan satu sisa rang­kapnya, juga hilang. Lalu, mun­cul keinginan untuk ”menulis ulang” ide semula—dalam ben­tuk novel.

 

Akan halnya novel Prahara di Surau Kaki Bukit adalah novel yang gagasan dan coretan kasarnya sudah dilakukan sejak Cucu Magek Dirih jadi maha­siswa Jurusan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Institut Aga­ma Islam Negeri (FR-IAIN) Imam Bonjol Padang (1974). Ketika itu, Cucu Magek Dirih termasuk ”warga” Pusat Kese­nian Padang—di kemudian hari menjadi Taman Budaya Pa­dang. Gagasan dan garis besar novel Prahara di Surau Kaki Bukit itu disampaikan Cucu Magek Dirih pada seniorya, penyair/sastrawan Hammid Jabbar dan Leon Agusta. Kedua beliau tertarik dan memberikan dukungan moril. Bahkan, tiap bertemu selalu ditanyakan, apa novelnya terus ditulis. Bahkan, saat sudah jadi wartawan Kom­pas pula, ketika bertemu Ham­mid Jabbar dan Leon Agusta di Jakarta masih selalu mena­nya­kan nasib kelanjutan penulisan novel itu.

 

Cucu Magek Dirih melihat novel Prahara di Surau Kaki Bukit adalah karya novel yang terbaiknya. Novel mengambil pelataran cerita pasca-Gerakan 30 September 1965 di mana banyak bintara aktif dan pen­siunan berada di nagari—ter­ma­suk di antaranya anak dan kemanakan dari kaum dalam nagari yang pulang kampung. Peranan bintara aktif dan pen­siunan itu tidak hanya dalam penumpasan kader/anggota/pendukung/simpatisan PKI, tapi, juga menyilaukan pemuka kaum dan warga kaum dan bintara pensiunan masuk da­lam struktur kepemimpinan adat Minang di nagari. Ada di antaranya memang tahu/me­ngerti adat, tapi, lebih banyak yang tidak tahu—apalagi me­ngerti—karena sudah merdeka pergi dari kampung sejak mu­da/baru kembali ke kaum sete­lah pensiun sebagai bintara. Lalu, kepemimpinan adat Mi­nang yang semula luhur disu­sup hal berwajah kepentingan sampai menimbulkan konflik dalam kaum.

 

Akan halnya novel Pene­lokan—nama novel diambil dari nama sebuah dusun di bibir tebing turun ke danau Batur di dekat Gunung Batur Bali, ditulis ketika Cucu Magek Dirih masuk ke lingkungan Ke­lompok Usaha Bakrie (KUB)—jadi anggota direksi. Cucu Ma­gek Dirih mengenal wajah kong­lomerasi/konglomerat Indonesia berbagai hal positif dan negatifnya. Ini kisah wartawan yang bekerja di satu suratkabar harian Jakarta—sudah wakil pemimpin redaksi, mundur dan masuk ke lingkungan ke­lom­pok perusahaan seorang konglomerat. Wartawan itu mampu mengembangkan usa­ha/perusahaan konglomerat keturunan Tionghoa itu sampai ia jadi Chief Executiv Oficer (CEO) di kelompok usaha ko­ng­lomerat itu pada usia muda. Setelah sukses, ia mundur/menghilangkan diri dari pere­daran, dan ”bersemedi di se­buah rumah di Penelokan— me­renungkan perjalanan hi­dup dan berbagai konflik kehi­dupan yang dilaluinya.

 

SEBETULNYA, atas do­rong­an beberapa orang yang mengenal dan membaca tuli­sannya, ada keinginan Cucu Magek Dirih membukukan karya-karya jurnalistiknya, sejumlah makalah tentang jurnalistik, dan makalah-ma­kaah tentang manajemen pers. Karya jurnalistik itu, antara lain, memilih di antara—kata­kan masing-masing 10 berita/laporan yang menonjol selama bertugas di Sumatera Barat, di Riau, dan Sumatera bagian Selatan. Lalu, Cucu Magek Dirih menceritakan bagaimana meliput peristiwa dalam berita/laporan itu. Di antaranya ada karya yang cukup monumental berjudul ”DAS Musi: Batang Hari Sembilan” yang terdiri atas empat laporan dimuat Harian Pagi Kompas di dua halaman tengah yang rupanya dipilih Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kepen­dudukan, sebagai memenang­kan penghargaan jurnalistik Kalpataru tahun 1989.

 

Di antara makalah-makalah Cucu Magek Dirih tentang jurnalistik sejak ia bertugas di Palembang, Jakarta, Denpasar, dan di Padang. Lalu, tentang manajemen pers/manajemen penerbitan pers—ada kebia­saan Cucu Magek Dirih mem­buat proposal setiap rencana investasi dan pengembangan media, baik Harian Umum Sriwijaya Post Palembang, Harian Nusa Tenggara di Den­pasar, dan Harian Pagi Padang Ekspres—dan termasuk anak-anak perusahaan media cetak dan perusahaan stasiun televisi lokal di lingkungan Padang Ekspres Group. Juga proposal investasi dan pengembangan penerbitan Harian Pelita di Jakarta. Ada rencana mem­bukukan pengalaman Cu­cu Magek Dirih di dalam me­ngelola tiga suratkabar di dae­rah, buku tentang manajemen penerbitan pers daerah, dan termasuk rencana mem­buku­kan semua tulisannya tentang Gamawan Fauzi, dan tujuh novel.

 

Rupanya, ketika seniman/budayawan Wisran Hadi ber­kunjung ke rumah—melihat Cucu Magek Dirih sakit/istira­hat di rumah, ia memberikan sugesti agar mendahulukan untuk menerbitkan novel dari buku lainnya. Biasa wartawan membukukan karya jurnalistik, tapi, wartawan membukukan novelnya, itu luar biasa—jarang terjadi. Wisran Hadi memang mengetahui Cucu Magek Dirih juga menulis novel. Kurang tiga bulan kemudian, Wisran Hadi berpulang, dan Cucu Magek Dirih berutang moril men­da­hulukan membukukan novel. Rencana penerbitan buku novel terkendala karena sejak medio tahun lalu, Cucu Magek Dirih sakit-sakitan/sering masuk-keluar-masuk rumah sakit (di Padang, Kuala Lumpur, Jakar­ta, dan juga di Batam—terma­suk di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta). Karena itu, baru setelah agak pulih, Cucu Magek Dirih dapat mewu­judkan rencana membukukan novel itu.

 

SUNGGUH Cucu Magek Dirih merasa diri kecil, yang sudah merasa cukup bersyukur dan berbahagia dengan apa yang dapat dilakukannya seba­gai wartawan, dan kemudian jadi eksekutif bisnis pers. Se­sungguhnya, sebagai seorang dari keluarga sangat miskin harta dan semula hanya ber­cita-cita menjadi guru agama (Islam) di sekolah rakyat atau sekolah dasar (SD), dan cita-citanya naik/berubah menjadi guru bahasa Arab di sekolah menengah karena mendapat kesempatan melanjutkan ku­liah di Jurusan Bahasa Arab FT-IAIB Imam Bonjol—walau dengan susah payah (tinggal dan jadi garim masjid, serta mengajar mengaji di beberapa rumah). Kemudian, karena jadi seorang aktivis, rantauan pe­mikirannya berubah lagi/ber­kembang—seakan ia tak kon­sisten dan setia dengan cita-citanya semula.

 

Akan hal dunia tulis-me­nulis dan pers sudah dige­lutinya sejak kelas IV Pen­didikan Guru Agama Negeri (PGAN) 4/6 Tahun Padang dan sejak masuk pada FT-IAIN Imam Bonjol. Minat barunya yang semula hanya membuat­nya membuat cabang cita-citanya dari menjadi guru aga­ma di SD juga menjadi penulis/pengarang—menjadi sastra­wan. Cucu Magek Dirih cukup gandrung membaca/mengikuti perkembangan—juga me­mi­nati karya sastra seperti puisi dan novel yang rupanya mem­buatnya membayangan diri menjadi seorang pujangga. Cucu Magek Dirih sudah me­rin­tis minat jadi pengarang itu sejak di PGAN 6 Tahun Padang dan kemudian di IAIN Imam Bonjol Padang. Cucu Magek Dirih pun termasuk merasa diberi kesempatan oleh hala­man budaya minggu ini/hala­man kebudayaan Harian Umum Haluan yang diasuh penyair Rusli Marzuki Saria—setidaknya Cucu Magek Dirih merasakan dirinya demikian.

 

Lalu ia menjadi wartawan dan kemudian menjadi ekse­kutif bisnis pers, baik masih di  kelompok usaha Kompas-Gra­media (KKG), di kelompok Usaha Bakrie (sampai ia masuk dan keluar-masuk empat kali), terakhir di kelompok usaha pers Jawa Pos/Riau Pos Group (JPG/RPG)—melalui Padang Ekspres Group. Cucu Magek Dirih menyebut diri tersesat da­ri semula bercita-cita jadi se­orang guru, menjadi wartawan, dan kemudian tersesat lagi menjadi eksekutif bisnis pers—menjadi pebisnis/pengusaha bidang pers/media massa. Jadi guru agama secara formal mung­kin sudah berjauhan. Menjadi pengarang, karena menjadi wartawan dan menjadi eksekutif bisnis media. Kata seorang senior Cucu Magek Dirih yang pengarang, kewarta­wanan cenderung membunuh kepengarangan di dalam arti menulis puisi dan menulis cerita pendek dan atau menulis novel.

 

Begitulah, kalau kini Cucu Magek Dirih menerbitkan no­vel-novelnya menjadi buku, ia sendiri tidak tahu, apakah yang ditulisnya itu memang karya sastra. Ada kegamangan dalam dirinya, bercampur-aduk anta­ra jurnalistik dan sastra—se­perti lebih/sangat terlihat pada dua novel AAP-PRRI dan Sitti Basulam yang insya Allah juga dibukukan dalam waktu dekat. Seringkali Cucu Magek Dirih membujuk dirinya sendiri bah­wa apa pun yang ditulisnya dalam bentuk novel mungkin tidak usah dipikirkannya: apa memang karya sastra atau bukan. Entahlah. Mungkin benar begitu. Harapnya, pener­bitan buku novel-novelnya—kini lima dari tujuh novelnya sudah selesai, mengobati hati­nya karena pernah bercita-cita menjadi seorang pengarang—kepada dirinya sendiri Cucu Magek Dirih hendak menga­takan bahwa ia sudah berusaha bersetia dengan cita-citanya semula: juga menjadi penga­rang. (*)

[ Red/Administrator ]

Article source: http://www.gatra.com/fokus-berita/21092-israel-semakin-brutal.html


Lima Novel Cucu Magek Dirih

Wednesday, August 21, 2013

Bella Saphira Seolah 'Menghilang' Jelang Rencana Pernikahan

WowKeren.com – Bella Saphira bersikap misterius dan semakin menutup diri semenjak masuk

Islam dan akan menikah dengan Mayjen H. Agus Surya Bakti. Bahkan pihak Masjid Istiqlal, tempat Bella menjadi mualaf, mengaku tak mengetahui dimana artis berusia 40 tahun itu tinggal.



“Pihak Bella Saphira belum mengembalikan sertifikat Islam kepada pihak kami (masjid Istiqlal),” ujar Wakil Ketua Bidang Taqmir Masjid Istiqlal, Wahyono. “Karena kita butuh itu untuk kelengkapan admistrasi.”



Wahyono menambahkan kalau Bella mendapat dua sertifikat sesudah berikrar masuk Islam. “Ketika sudah masuk Islam, kami memberikan buah sertifikat (satu untuk Bella dan satu untuk Istiqlal) untuk ia tandatangani, ia belum mengembalikannya hingga kini sehingga kami kehilangan data-datanya,” lanjut Wahyono.



Menurut rencana, Bella dan Agus akan menikah 30 Agustus. Keluarga Bella dikabarkan tak merestui keputusannya untuk menjadi mualaf dan menikah dengan Agus. (wk/ri)









Berita Bella Saphira terbaru :

• Pernikahan Bella Saphira Sudah Didaftarkan ke KUA?

• Calon Suami Bella Saphira Berkelit Ditanya Persiapan Pernikahan

• Pernikahan Bella Saphira Ternyata Tak Direstui Keluarga

• Bella Saphira Masih Bungkam, Calon Suami Akui Akan Menikah Bulan Agustus

• Bella Saphira Diisukan Akan Menikah 17 Agustus

• Berita Bella Saphira lainnya …


Article source: http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/08/21/mrvb54-gereja-mesir-diserang-polisi-dan-militer-diam


Bella Saphira Seolah 'Menghilang' Jelang Rencana Pernikahan

Monday, January 7, 2013

Melanie Putria Beda Pendapat dengan Suami Soal Rencana Pendidikan Anak


Melanie Putria Beda Pendapat dengan Suami Soal Rencana Pendidikan Anak

Senin, 07 Januari 2013 13:28

| Nana Rohanawati

MASA depan anak penting untuk dipersiapkan dengan matang. Hal itu juga menjadi pemikiran Melanie Putria dan suaminya Angga “Maliq and D’Essentials”.

Menjelang 2 tahun usia anak semata wayang mereka, Sheemar Rahman Puradiredja, Melanie bertekad untuk memberikan pendidikan terbaik bagi sang buah hati.

Ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1) malam, Putri Indonesia 2002 itu mengutarakan keinginannya untuk membawa anaknya mengenyam pendidikan menuju sekolah bertaraf internasional.

“Aku pengin Sheemar mencoba untuk masuk sekolah internasional karena sekarang sekolah internasional ada dimana-mana dan semua anak temenku masuk sekolah internasional”, ungkap Melanie kepada wartawan, Sabtu (5/1) malam lalu.

Namun keinginan Melanie nampaknya tidak berjalan mulus, sang suami justru menginginkan sang buah hati mengenyam pendidikan di sekolah Islami.

“Angga lulusan Al Azhar, dari TK sampai SMA dia masuk sekolah Islam sedangkan aku dari sekolah negeri. Angga tetap berpegang teguh pengin Sheemar masuk sekolah Islam”, ujar Melanie menggebu-gebu.

Meskipun begitu, Melanie dan Angga tak lantas memaksakan kehendak. Wanita bernama lengkap Melanie Putria Dewita Sari ini berujar akan mencoba mencari titik tengah.

“Ya udah, mungkin Sheemar akan masuk sekolah Islam yang sistemnya internasional. Dicari titik tengahnya ya walaupun Angga belum tentu setuju sih tapi sama-sama deh mencoba untuk kompromi dan mencoba yang terbaik untuk semua”, papar Melanie.

(nana/gur)

 

Berita Terkait:

Kulit Cokelat Bikin Melanie Putria Percaya DiriTak Jaga Penampilan Usai Melahirkan, Melanie Putria Sepi JobPunya Anak, Melanie Putria Sering Merasa TersiksaMelanie Putria Siap Eksis Lagi Pasca Melahirkan

Komentar   

raherlana

Berikan komentar

Article source: http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/12/30/167640/Sweeping-FPI-di-Lepau-Tuak-Mendapat-Perlawanan/6


Melanie Putria Beda Pendapat dengan Suami Soal Rencana Pendidikan Anak

Thursday, January 31, 2013

Singapura Dicuncang Gay

Bila di Indonesia sedang ramai gugatan undang-undang (UU) mengenai migas dan sekolah, di Singapura pemerintahannya ‘panas-dingin’ menghadapi tuntutan aturan pernikahan pasangan gay.

Kasus pernikahan sejenis kembali mengguncang publik. Kini giliran Singapura yang menghadapi dilemma tersebut.Pemerintah Singapura dalam rilisnya  mengatakan akan menggelar proses persidangan untuk menghadapi gugatan yang dilakukan pasangan gay terhadap salah satu pasal hukum pidana negara kota itu.

Gary Lim dan Kenneth Chee, pasangan gay, resmi menggugat pasal 377A yang menyatakan perbuatan homoseksual sebagai tindakan kriminal. Pasangan yang sudah hidup bersama selama 15 tahun itu menilai, pasal 377A tidak konstitusional.

“Kami tidak takut akan ditangkap polisi karena kami hidup sebagai pasangan gay, tetapi pasal itu melabel kaum kami sebagai kriminal, dan kami tidak menginginkannya,” jelas Kenneth.

Proses persidangan di Mahkamah Agung akan dilaksanakan 14 Februari mendatang. Aedit Abdullah, Kepala Jaksa Penuntut Singapura, akan bertindak sebagai perwakilan pemerintah. Gugatan ini sendiri bukanlah gugatan pertama. Sebelumnya Tan Eng Hong, menggugat pasal itu setelah dia ditangkap tahun 2010 dengan tuduhan melakukan seks oral di toilet mal.

Gary menambahkan, walaupun pemerintah sudah melunak dengan tidak akan terlalu pro-aktif dalam menerapkan pasal itu, namun kasus di mana individu dijerat dengan pasal 377A masih kerap terjadi. Selain itu, kata Gary, sangatlah mungkin, ada pihak-pihak yang mengeluh terhadap kaum gay dan menggunakan pasal ini untuk menjerat komunitas gay.

Pengacara Choo Zheng Xi, yang mewakili Gary dan Kenneth menyatakan, pasal ini mempersulit upaya organisasi non-profit yang bergerak di bidang perlindungan kaum gay. “Pasal ini menyebabkan masyarakat mempertahankan stigma dan diskriminasi terhadap kaum gay, mulai dari sekolah dan tempat kerja hingga menyebabkan (gay, red) bunuh diri,” jelasnya.

Pasangan yang berprofesi sebagai desainer ini telah banyak menghabiskan waktu untuk komunitas gay. Mereka mendirikan grup sosial, The Bear Project, dan juga telah mengumpulkan petisi untuk menggugat pasal kontroversial itu. Mereka berharap dapat melakukan yang lebih baik lagi melalui gugatan ini.

Pro-Kontra
Gereja-gereja di Singapura pun menyerukan jemaatnya secara khusus dan masyarakat secara umum untuk membentuk ‘barikade’ menghadapi gugatan hukum pasangan gay.

Asia One melaporkan, mobilisasi akan dilakukan secara terbuka dan online oleh 100 gereja dan 40.000 anggota jemaat Kristen yang tergabung dalam komunitas LoveSingapore. Mereka akan menyerukan penolakan keras terhadap pencabutan pasal tersebut.

Dimotori oleh Pendeta Lawrence Khong, gembala sidang di Faith Community Baptist Church, Khong memperingatkan nilai-nilai keluarga dan kebebasan beragama akan terancam jika pasal itu dicabut.
“Negara-negara lain yang mencabut pasal sejenis telah menyaksikan kehancuran keluarga yang merupakan unit paling dasar dari kehidupan. Hal ini berimbas negatif ke masyarakat dan juga pembangunan bangsa,” ucap Khong.

Khong mendesak Pemerintah Singapura untuk memelopori upaya memberikan pendidikan moral yang tepat kepada masyarakat dan memastikan bahwa definisi keluarga tetap terdiri dari ayah, ibu, dan anak.

Sementara itu, Pendeta Yang Tuck Yoong, anggota eksekutif LoveSingapore, menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab terhadap isu ini. “Kami siap untuk pertempuran ini.”

Paerin Choa, pimpinan komunitas Pink Dot, menjawab Singapura adalah negara yang beraneka ragam dan mereka menghargai perbedaan pendapat.

Bereaksi lebih keras, grup humanis di bawah pimpinan Mark Kwan mengeluarkan pernyataan bahwa pasal ini mengkriminalisasi gay yang tidak berafiliasi ke agama apa pun atau yang memiliki kepercayaan. Gay bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan agama mereka. Kwan merilis surat terbuka kepada Menteri Kehakiman K Shanmugam untuk mencabut pasal itu.

Kondisi makin memanas. Sebab, Scott Teng, seorang peneliti, melaporkan Pendeta Yang Tuck Yoong ke kepolisian menyusul komentar pedasnya terhadap komunitas gay Singapura. Yang memicu kontroversi menyusul tulisannya di situs web gereja tempatnya bertugas, Cornerstone Community Church.

Dalam tulisan berjudul “Firing the First Salvo” yang menyerukan umat Kristiani untuk mempersiapkan diri menghadapi “perang” melawan kaum gay. Dia juga menegaskan bahwa gereja tidak boleh lengah menghadapi bahaya homoseksualitas yang sudah berada di depan mata. Yang mengakhiri tulisannya dengan menekankan bahwa ini adalah tanggung jawab gereja untuk menghancurkan “kekuatan gelap” tersebut.

Pendeta Yang sendiri sudah mengganti judul tulisannya menjadi “Times and Seasons” dan menghilangkan referensi secara spesifik terhadap kaum gay.

Teng, yang merupakan seorang gay, memutuskan untuk melaporkan Yang karena dia menilai tulisan tersebut bernada menghasut masyarakat yang berpotensi menimbulkan kekerasan fisik terhadap kaum gay. “Sangat mungkin ada jemaat ataupun pengikut Dr Yang yang menanggapi tulisan ini secara harfiah dan memicu hal yang tidak diinginkan,” jelas Teng.ins

Indonesia Sepakat Pernikahan Sejenis Haram
Di Indonesia isu pernikahan sejenis juga snater beredar. Bahkan beberapa artis pria diduga memiliki hubungan ‘janggal’ tersebut. Sebut saja gosip percintaan Indra Bruggman Bertrand Antolin hingga Olga Saputra dan Chand Kelvin. Meski semuanya menampik kabar tersebut.

Pemerintah dan seluruh elemen bangsa sendiri sepakat, atas alasan apa pun pernikahan sejenis melanggar nilai-nilai ajaran agama apa pun. Islam secara tegas mengharamkan pernikahan tersebut.

Anggota Majlis Tarjih PP Muhammadiyah Marifat Iman mengatakan, mereka yang mendukung pernikahan sejenis atas nama hak asasi manusia (HAM) justru melanggar HAM itu sendiri. “Jika HAM yang seharusnya diperjuangkan adalah hak yang sesuai dengan kodrat alam dan digariskan Tuhan,” katanya. Menurutnya, manusia diciptakan berpasang-pasangan. Bahkan, binatang saja ditakdirkan untuk hidup bersama lawan jenisnya.

Ketua Komisi Fatwa MUI Ma’ruf Amin mengungkapkan, pernikahan sejenis melanggarkan nilai-nilai ajaran agama Islam. “Agama Islam jelas melarang pernikahan sejenis. Haram hukumnya,” ujarnya. Menurutnya, mereka yang menyukai sesama jenis memiliki masalah psikologis yang perlu diobati. “Itu harus disembuhkan. Bukan dituruti maunya. Dalam hatinya ada penyakit,” ujarnya.

Menurut hadis Rasulullah SAW, “Barang siapa yang mendapatkan orang-orang yang melakukan perbuatan kaum Nabi Luth (praktik homoseksual dan lesbian) maka ia harus menghukum mati, baik yang melakukannya maupun yang dikumpulinya,” (HR Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al-baihaqi).

Rakyat Barat Menolak
Penolakan terhadap pernikahan sejenis atau terkenal dengan kelompok lesbian, gay, bisexual, transgender (LGBHT) tidak hanya datang dari kalangan Muslim. Sebelumnya, pemimpin Katolik Roma di Inggris dan Wales mengkritik rencana Pemerintah Inggris yang akan melegalkan pernikahan sejenis dalam kotbah malam natalnya. Uskup Agung Westminster Vincent Nichols menyatakan, rencana itu sangat tidak masuk akal.

Ratusan penduduk Paris juga memprotes rencana pelaksanaan rancangan undang-undang yang memperbolehkan pernikahan sejenis di Prancis oleh Presiden, Francois Hollande menjelang Juni ini.

Anehnya, para petinggi negeri itu tampaknya tak mengubris. Tak tanggung-tanggung, Undang-Undang yang digagas Perdana Menteri Inggris David Cameron itu akan memberi sanksi kepada siapapun yang nantinya menolak adanya pernikahan sejenis.

“Panitera alias pejabat kantor sekretariat pengadilan bakal dituntut apabila ketahuan menolak pengajuan pernikahan sesama jenis atau gay,” demikian isi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pernikahan gay di Inggris, seperti dikutip Dailymail.

Meskipun dihujani protes dan kritik pedas, Cameron tetap bersikeras akan memperjuangkan aturan ini. Sementara, sejumlah menteri kabinetnya banyak yang menentang apa yang Cameron yakini sebagai sebuah keadilan yang harus ditegakkan.

Menteri Pendidikan Michael Gove menyatakan akan melindungi para guru penentang pernikahan sejenis yang bakal dipecat atas sikapnya itu. Namun, seorang sumber di Departemen Pendidikan mengkhawatirkan pemecatan guru-guru tetap akan tetap terjadi.

Sementara, Menteri Kebudayaan Inggris Maria Miller, yang juga menteri atas kesetaraan, menyatakan akan mengkaji dan mendalami perlakuan yang sama dan adil terhadap pasangan gay.

“Pernikahan adalah institusi yang sangat penting dan sakral, salah satu yang kerap berubah sepanjang sejarah kita, dan akan terus berubah. Nilai-nilai kekeluargaan mengikat perkawinan dan masyarakat bersama-sama,” jelas Miller.

Dalam kasus ini, lanjut dia, kita akan lebih memperkuat pentingnya arti pernikahan dalam masyarakat. RUU ini melindungi sekaligus mempromosikan kebebasan beragama, sehingga semua organisasi keagamaan dapat bertindak sesuai ajaran dan keyakinan masing-masing.

Selain menteri, sejumlah anggota parlemen juga mengkhawatirkan efek domino dari RUU tersebut. Apabila RUU tersebut telah sah menjadi UU, kemungkinan besar akan diadopsi negara-negara lain.ins

NEGARA YANG MELEGALKAN PERNIKAHAN SEJENIS
1. Belanda
Pemerintah Belanda melegalkan pernikahan sejenis pada tahun 1996, 15 tahun setelah aktivis gay mengusung isu tersebut ke permukaan pada awal tahun 1980. Parlemen Belanda membentuk satu komisi khusus untuk melihat efek hukum dari legalitas pernikahan sejenis. Empat tahun kemudian undang-undang pun disahkan. Alhasil, sejak tanggal 1 April 2001, pernikahan sejenis telah resmi diakui secara hukum di Belanda.

2. Belgia
Satu tahun setelah legalitas pernikahan sejenis diberlakukan di Belanda, undang-undang serupa diajukan pula ke parlemen Belgia. Kemudian pada tanggal 1 Juni 2003, pernikahan gay pertama dilakukan secara resmi dan diakui secara hukum. Salah satu pasangan pertama yang menikah adalah Alain De Jonge dan Olivier Pierret.

3. Spanyol
Pada tanggal 8 Juni 1901, Elisa Sanchez Loriga, berpakaian layaknya seorang pria dan menggambar alias seperti laki-laki. Wanita ini menikahi pasangan lesbinya, Marcela Gracia Ibeas. Setelah kebenaran itu terkuak (dan diterbitkan dalam dua surat kabar), mereka kehilangan pekerjaan, dikucilkan, dan harus meninggalkan Spanyol untuk menghindari penangkapan. Maka, pernikahan mereka menjadi pernikahan sejenis pertama yang tercatat dalam sejarah Spanyol.

Pada tanggal 30 Juni 2005, Parlemen Spanyol melegalkan pernikahan sejenis. RUU ini sangat ditentang oleh Gereja Katolik, tetapi hasil jajak pendapat menunjukkan 62% dari majelis mengabulkan UU tersebut.

4. Kanada
Pada saat Parlemen mengesahkan pernikahan gay pada 20 Juli 2005, hampir semua provinsi di Kanada telah melegalkan hukum tersebut. Setelah mengesahkan UU tersebut, Kanada menerbitkan lebih dari 15.000 surat nikah bagi pasangan sejenis yang tinggal di negara itu atau hanya datang untuk menikah.

5. Afrika Selatan
Di beberapa negara Afrika, seorang pria dapat dijatuhi hukuman mati atau penjara seumur hidup jika ketahuan gay. Namun Afrika Selatan memiliki hukum berbeda, negara ini memberi hak-hak kepada kaum LGBT untuk menikah sejak 30 November 2006.

6. Norwegia
Pernikahan sejenis menjadi topik diskusi di dewan pemerintah Norwegia. Pada tahun 1993, Norwegia menjadi negara kedua, setelah Denmark, yang melegalkan pernikahan sejenis.

7. Swedia
Swedia adalah salah satu negara paling liberal di dunia dan 71% penduduknya mendukung pernikahan sejenis. Legislasi pernikahan sejenis disahkan pada bulan Mei 2008. Lima bulan kemudian Gereja Lutheran Swedia mengumumkan dukungan penuh untuk pernikahan sesama jenis.

8. Portugal
Homoseksualitas dipandang sebagai sebuah kejahatan di Portugal sampai tahun 1982. Kemudian tahun 2009, para LGBT hanya menerima dukungan 40% dari parlemen. Setelah Perdana Menteri Jose Socrates kembali terpilih tahun 2009, ia membuat UU yang melegalkan pernikahan sejenis. Hukum itu mulai berlaku sejak 5 Juni 2010.

9. Islandia
Di Islandia, tidak satu pun anggota parlemen memberikan suara “Tidak!” tentang legalisasi pernikahan sejenis. Keputusan itu didukung oleh orang paling kuat di Islandia, Perdana Menteri Johanna Sigurdardottir. Mungkinkah ini hanya sebuah kebetulan? Pada tanggal 27 Juni 2010, hari yang sama saat undang-undang itu mulai berlaku, Perdana Menteri Islandia menikahi pasangan gaynya.

10. Argentina
Argentina menjadi negara bagian terakhir di Amerika Selatan yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Tepat pada tanggal 22 Juli 2010, hukum itu mulai berlaku di Argentina.

11. Meksiko
Sejak 21 Desember 2009, pernikahan sesama jenis dapat dilakukan di ibukota Meksiko, Mexico City. Rupanya, hukum tersebut hanya berlaku di kota itu.

Article source: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=277445:kapolres-sambut-baik-terbentuknya-pamk&catid=15:sumut&Itemid=28


Singapura Dicuncang Gay

Tuesday, November 12, 2013

PKS Tak Masuk Wacana Koalisi Partai Islam

PKS Tak Masuk Wacana Koalisi Partai Islam




Liputan6.com, Jakarta : Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah menjajaki koalisi antara partai Islam atau poros tengah dalam Pemilu 2014 mendatang. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai paling mungkin bagi PPP untuk membangun sebuah koalisi.


Berita Terkait



Golkar Jawab Munculnya Situs Aburizal-Khofifah.com


Golkar Jawab Munculnya Situs Aburizal-Khofifah.com



Aboe Bakar PKS: Sah-sah Saja SBY Curhat di Buku


Aboe Bakar PKS: Sah-sah Saja SBY Curhat di Buku


“PPP, PKB dan PAN paling punya peluang menjalin koalisi. Tentu ini tidak mengurangi sama sekali hak masing-masing politik. Kalau bicara parta Islam, tiga partai itu paling menyatu,” ujar Ketua DPP PPP Arwani Thomafi di Jakarta, Selasa (12/11/2013).


PPP tidak memasukkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rencana koalisia ini. Sebab, partai yang sejumlah elite-nya dikait-kaitkan dengan skandal suap impor daging sapi ini dinilai berbeda visi dan misinya.


Tak hanya itu, basis massa PKS berbeda dengan PPP, PKB, dan PAN yang memiliki akar rumput Nahdlatul Ulama (NU dan Muhammadiyah. “Beberapa partai menengah berangkat dari partai Islam, meskipun PKB dan PAN AD/ART tidak partai Islam tapi basis massanya, dari organisasi ke-Islaman,” ujarnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP Dimyati Natakusumah tak melarang PKS jikia ingin bergabung dalam rencana koalisi ini. “Sebenarnya bukan PKS nggak diajak, tapi kalau mau ikut, ayo. Jadi memang kita mau mengajak koalisi partai Islam, karena kita ingin memilih pemimpin yang bisa diterima umat,” tutur Dimyati.


Dimyati mengklaim partai Islam yang ada sekarang ini merupakan pecahan dari PPP. Sehingga, koalisi ini nantinya–kalau jadi–seperti kembali ke rumah besar umat Islam. Bila koalisi ini sukses dan berhasil memenuhi Presidential Threshold, maka capres yang akan diusung pun berdasarkan hasil musyawarah.


“Nah kalau soal siapa yang terpilih, yang jelas kita mengajak untuk musyawarah dulu sebelum voting. Kan itu yang diajarkan Pancasila? Musyawarah mufakat. Jadi ya kita kedepankan musyawarah dululah. Mengenai nanti capresnya siapa itu nanti akan dimusyawarahkan bersama,” tandas Dimyati. (Eks/Ism)






Article source: http://www.themalaysianinsider.com/tech/article/latin-americans-most-socially-engaged-users-in-the-world


PKS Tak Masuk Wacana Koalisi Partai Islam

Friday, August 16, 2013

[VIDEO] Diundur, Bella Saphira Kemungkinan Menikah di Binjai

[VIDEO] Diundur, Bella Saphira Kemungkinan Menikah di Binjai




Liputan6.com, Jakarta : Setelah menjadi mualaf pada pekan terakhir Juli 2013, Bella Saphira siap melangsungkan pernikahan dengan Agus Surya Bakti. Pria yang berhasil menjerat hati ratu sinetron era 90-an ini adalah jenderal bintang dua di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT.


Berita Terkait



Ditanya soal Pernikahan, Ini Jawaban Calon Suami Bella Saphira


Ditanya soal Pernikahan, Ini Jawaban Calon Suami Bella Saphira



Positif Bulan Ini, Bella Saphira Tak Nikah di Hari Kemerdekaan


Positif Bulan Ini, Bella Saphira Tak Nikah di Hari Kemerdekaan


Pasangan ini sempat merencanakan mengikat tali suci pernikahan tepat pada hari kemerdekaan 17 Agustus. Namun belakangan merebak kabar bahwa rencana pernikahan mereka diundur. Adapun kabar ini pertama kali diangkat sebuah harian Ibu Kota.


Dikabarkan pula, keduanya kemungkinan menikah di Binjai, Sumatra Utara, kampung halaman Mayor Jenderal Agus Surya Bakti yang tak lain mantan Komandan Grup 3 Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.


Namun ketika ditanya wartawan di kantornya kawasan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada Rabu (14/8/2013), duda dua anak itu enggan menjawab seputar pernikahannya dengan Bella Saphira yang kabarnya akan berlangsung di Binjai.


“Itu masalah pribadi ya. Tolong dipahami ya, teman-teman,” ucap Mayjen Agus.


Adapun sejak menjadi mualaf dan mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada akhir bulan silam, nama Bella Saphira kembali menjadi buah bibir masyarakat. Banyak kalangan mengaitkan hijrahnya artis berusia 40 tahun itu sebagai pemeluk agama Islam dengan sosok Mayjen Agus Surya Bakti.


Dalam wawancara di sebuah tabloid terbitan Ibu Kota, wanita bernama lengkap Bella Saphira Veronica Simanjuntak membenarkan memundurkan rencana pernikahannya. Ini lantaran artis berusia 40 tahun itu mengaku keteteran mengurus dokumen untuk kepentingan menikah.


Ini memang bisa dimaklumi, terlebih sejak memeluk Islam Bella belum mengurus perubahan status agamanya di beberapa dokumen pentingnya. Bella pun dipusingkan untuk mengurus surat pengantar nikah bila memang benar akan menikah di Binjai.


Paling tidak Bella harus mengurus surat ke kantor kecamatan tempat ia tinggal hingga kantor urusan agama di Binjai.


Berdasarkan hasil penelusuran tim Waswas, mulai Kantor Kelurahan Pangkalan Jati hingga Kantor Urusan Agama Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat, mereka menyatakan belum menerima surat permohonan menikah atau pengantar nikah.


“Sampai saat sekarang ini memang belum ada permintaan pengantar nikah atas nama Bella Saphira,” ucap Sugianto, Lurah Pangkalan Jati. Hanya saja, Sugianto mengaku tak mengetahui ketika ditanyakan kemungkinan Bella telah pindah alamat dan mengganti kartu tanda penduduk-nya.


Adapun alasan tim Waswas mengecek ke sana lantaran orangtua Bella Saphira berdomisili di kawasan Pangkalan Jati, Cinere, Depok.(Ans)






Article source: http://sidomi.com/206195/bella-saphira-masuk-islam-keluarga-menjauh/


[VIDEO] Diundur, Bella Saphira Kemungkinan Menikah di Binjai

Friday, October 11, 2013

Palestina Sikapi Penggalian Terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha

Metrotvnews.com, Ramallah: Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) akan meminta UNESCO mengirim satu misi untuk menyelidiki perbuatan Israel baru-baru ini di Jerusalem Timur, terutama terhadap Masjid

Al-Aqsha.



“UNESCO mesti turun-tangan dan menyelidiki tindakan ini, terutama

penggalian terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha,” kata Menteri Urusan Luar Negeri PNA Reyad Al-Malki dalam satu wawancara radio seperti dilansir Antara, Kamis (10/10).



PNA juga mengutuk keputusan resmi Israel untuk membangun sebanyak 58 unit rumah di bagian timur Jerusalem. PNA menyatakan kegiatan semacam itu sepenuhnya tidak sah.



Permukiman itu, kata Al-Malki, adalah penghalang utama yang merintangi dicapainya kesepakatan perdamaian melalui pembicaraan.



Di sisi lain, satu kelompok Palestina yang menamakan diri Perhimpunan

Al-Aqsha bagi Warisan dan Harta Islam memperingatkan rencana Israel untuk menggali terowongan di bawah kompleks Masjid Al-Aqsha.



Kelompok tersebut menyatakan penggalian itu bertujuan untuk membuat

elevatof vertikal, pintu masuk dan koridor horizontal di bawah tanah yang menuju daerah Tembok Ratapan Yahudi. Pernyataan itu juga mengatakan rencana tersebut akan menelan biaya 10 juta dolar AS untuk mendorong pariwisata Israel di Kota Tua Jerusalem. (Ant)



Editor: Irvan Sihombing



Share:






 


cbn



Article source: http://celebrity.okezone.com/read/2013/08/14/33/849567/mualaf-sam-brodie-dibimbing-maia-estianty


Palestina Sikapi Penggalian Terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha

Wednesday, April 10, 2013

Dua pilihan untuk konsep bank syariah milik BUMN

JAKARTA. Bisnis bank syariah kian menggiurkan saja. Tak hanya investor yang terpikat dengan bisnis perbankan bernafaskan Islam ini. Bahkan, pemerintah yang diwakili Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut melirik bisnis perbankan syariah yang kini sedang mekar.


Ketertarikan BUMN di bisnis perbankan syariah sempat dilontarkan oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN. Namun belum jelas, apakah rencana Dahlan untuk mengembangkan bisnis BUMN di sektor perbankan syariah itu.


Namun begitu, rencana Dahlan memperkuat bisnis BUMN di perbankan syariah sudah mendapat respons dari Bank Indonesia (BI). Saat ini, regulator bisnis perbankan ini sedang melakukan kajian dengan Dahlan Iskan.


“Sedang dikaji dengan Dahlan Iskan (Menteri Badan Usaha Milik Negara),” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI), Edy Setiadi, di Jakarta, Rabu, (10/4). Menurut Edy, banyak alasan bagi BUMN terpikat di bisnis perbankan syariah ini.


Diantaranya adalah, pertumbuhan aset bank syariah kian mekar dan berkembang dengan pesat. Selain itu, return on asset (ROA) perbankan syariah juga berada di atas 2%. Begitu pula dengan loan to deposit ratio (LDR) yang sudah mencapai 100%, dan menunjukkan kontribusinya terhadap ekspor tinggi. “Ini merupakan hal menarik bagi investor atau BUMN yang ingin masuk,” terang Edy.


Namun seperti konsep penguatan BUMN di bank syariah itu? Edy mengaku, pihaknya belum mengetahuinya. Namun, menurut Edy, ada dua pilihan bagi Kementerian BUMN di bank syariah. Pertama, mengkonversi bank syariah milik bank BUMN yang sudah ada.  Kedua, mengakuisisi bank yang saat ini bermasalah untuk dijadikan aset BUMN.”Nanti tunggu saja pengkajiannya bagaimana,” tandas Edy.


Article source: http://www.beritasatu.com/timur-tengah/86268-2013-presiden-mesir-ke-indonesia.html


Dua pilihan untuk konsep bank syariah milik BUMN

Friday, September 20, 2013

Polisi tak temukan massa FPI terkait rencana demo di Nusa Dua

Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Laut Gilimanuk, Bali, belum menemukan massa Front Pembela Islam (FPI) yang hendak melakukan unjuk rasa menolak kontes kecantikan Miss World 2013.



“Sepanjang pengawasan yang kami lakukan, belum ada rombongan FPI yang masuk ke Bali lewat Gilimanuk,” kata Kepala Polsek Kawasan Laut Gilimanuk Komisaris Made Prihenjagat saat dihubungi dari Negara, Kabupaten Jembrana, Kamis (19/9).



Pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang masuk Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk untuk mengantisipasi gangguan keamanan. “Kami tidak melarang siapa pun masuk Bali. Yang penting bisa menjaga keamanan pulau ini,” ujarnya.





Sementara Kepala Sub-Bagian Humas Polres Jembrana Ajun Komisaris Wayan Setiajaya menambahkan bahwa penjagaan wilayah barat Pulau Bali itu diperketat setelah ada kabar massa FPI hendak berunjuk rasa di Nusa Dua, Jumat (20/9).



“Untuk wilayah barat yaitu Kabupaten Jembrana, kami siap melakukan pengamanan terkait pelaksanaan Miss Word,” katanya.



Ia mengungkapkan, selain di pintu masuk resmi seperti Pelabuhan Gilimanuk, pengamanan juga dilakukan di wilayah pesisir yang rawan penyusupan.



Menurut dia, seluruh kekuatan di Polres Jembrana dikerahkan, mulai dari intel, reserse, hingga Polisi Perairan.





Baca Juga:



Juara World Muslimah Promosikan Label Halal dan Non Riba
Juara World Muslimah Diusahakan Bertemu Miss World 2013
Diberi Waktu 15 Menit, Kontestan Miss World Borong Camilan
Hary Tanoesoedibjo Bantah Miss World Hanya Bernilai Komersial
Panitia Miss World 2013 Rugi, Tapi Tak Akan Tuntut Pemerintah



“Ada yang melakukan pengamanan terbuka seperti di Pelabuhan Gilimanuk, ada juga yang mengawasi secara tertutup seperti yang dilakukan unit intel. Patroli di kawasan laut juga kami tingkatkan, lewat Polisi Perairan,” ujarnya.



Selain di wilayah Jembrana, Setiajaya mengaku bahwa komunikasi dan koordinasi dilakukan dengan Polres Banyuwangi, Jawa Timur.



Baca Juga:



Suami Ayu Ting Ting: Rumah Tangga Saya Bukan Konsumsi Publik
Keluarga Vicky Prasetyo Ribut Dengan Petugas Lapas
Panitia Miss World 2013 Rugi, Tapi Tak Akan Tuntut Pemerintah
Hary Tanoe Kecewa Final Miss World 2013 Dilarang di Sentul
Juara World Muslimah 2013 Siap Sosialisasi Hijab
Obabiyi Aishah Ajibola Tak Menyangka Juara World Muslimah 2013 (kpl/antara/dar)












Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/09/19/110514862/Ini-5-Kategori-Pemenang-di-World-Muslimah


Polisi tak temukan massa FPI terkait rencana demo di Nusa Dua

Saturday, March 30, 2013

NU: Santet Nyata, Mengakuinya tak Musyrik

JAKARTA – Pencak Silat Pagar Nusa, salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama, merespon pembahasan masuknya santet ke dalam salah satu pasal di RUU KUHP yang saat ini tengah dibahas oleh DPR RI. Ditegaskan santet ada dan dikenal di agama Islam, serta mengakui keberadaannya bukan sebuah tindakan musyrik.

Ketua Pimpinan Pusat PS NU Pagar Nusa KH Abdussalam Sokhib mengatakan, sejarah keberadaan santet bahkan sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW. “Saat itu Nabi disihir oleh kaum Yahudi, hingga Allah SWT menurunkan ayat  di surat An Nas dan Al Falaq, yang mana ayat itu menjadi obat bagi Rasulullah untuk menghilangkan sihir yang mengenainya,” kata Gus Salam di Jakarta, Rabu (20/3).

Gus Salam menyesalkan adanya pernyataan dari MUI Jawa Tengah yang menyebut mengakui keberadaan santet adalah tindakan musyrik. Karena itu dia mengingatkan agar MUI Jateng berhati-hati jika menyebutkan orang lain musyrik.

“Menyebut orang lain musyrik, kafir, dan lain sebagainya itu perlu kehati-hatian. Mengkafirkan seorang muslim yang sejatinya tidak kafir, bisa jadi kita sendiri yang bisa disebut kafir. Kalau santet, itu ada dan diakui oleh agama, apakah percaya keberadaannya bisa dikatakan kafir?” urai Gus Salam.

Terkait rencana dimasukkannya santet ke dalam salah satu pasal di RUU KUHP, Gus Salam mengatakan hal tersebut bisa dilakukan. Layaknya ilmu kedokteran,  santet ditegaskannya juga bisa dibuktikan.

“Ini hanya masalah metode keilmuan saja. Santet bisa dipelajari, dan orang yang mempelajarinya bisa dijadikan saksi untuk sebuah kasus yang dibawa ke persidangan,” ujarnya.

Dalam keterangannya Gus Salam juga mengutarakan alasan yang lebih penting dari dukungannya santet masuk ke dalam salah satu pasal di RUU KUHP. Yaitu tujuan pencegahan agar kejahatan santet tak lagi marak terjadi di tengah kehidupan masyarakat.

DPR RI saat ini tengah membahas RUU KUHP, yang salah satunya terdapat rencana santet masuk di dalamnya. Meski demikain terdapat pro dan kontra di tengah masyarakat, di mana penolakan muncul salah satunya karena santet dianggap tidak bisa dibuktikan.(fat/jpnn)

Article source: http://index.okezone.com/read/2012/04/03/285/604689/mengkaji-fenomena-nii-secara-kritis


NU: Santet Nyata, Mengakuinya tak Musyrik

Thursday, December 8, 2016

Malaysia Siapkan Aturan Stop Anak-Anak Jadi Mualaf

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia Nazri Aziz menyambut baik rencana amandemen aturan perkawinan dan perceraian untuk menghentikan konversi minoritas yang kurang terliterasi menjadi Muslim. Ia menilai hal itu juga akan baik bagi citra Islam.

"Sebagai seorang Muslim saya gembira dengan hal itu, ini bagus untuk Islam. Saya juga tak ingin Islam dijadikan alat bagi sebagian orang untuk lari dari tanggungjawab terhadap pasangannya," ungkap Nazri seperti dikutip New Strait Times, Senin (21/11).

Menurut Nazri, suami atau istri yang sudah menjadi mualaf tidak boleh berpikir mereka tak harus memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga mereka. Sebelumnya, Pejabat Departemen Perdana Menteri Malaysia Azalina Othman mengatakan bahasan amandemen aturan ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan antaragama antara orang Muslim dan non-Muslim. Amandemen akan dilakukan pada bagian yang mengatur pernikahan, perceraian, dan waris.

Usulan juga mencakup agama anak-anak dari orangtua yang berbeda agama. Salah satunya Pasal 88A (1) tertera jika salah satu orang tua menjadi mualaf, agama anak tetap sama kecuali jika kedua orangtua sepakat menjadikan anak mereka mualaf juga.

Pada 25 Agustus lalu, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan Pemerintah Malaysia tengah mencari cara meredakan konflik antara para mualaf dengan pasangan mereka terutama soal anak-anak. Salah satu kasus yang mencuat adalah kasus yang menimpa wanita Hindu, M Indira Ghandi yang kehilangan akses atas anak bungsunya Prasana Diksa yang dibawa mantan suaminya untuk menjadi mualaf.

"

| Malaysia | Siapkan | Aturan | Stop | Anak-Anak | Jadi | Mualaf | REPUBLIKA | KUALA | LUMPUR | Menteri | Pariwisata | Kebudayaan | Nazri | Aziz | menyambut | baik | rencana | amandemen | aturan | perkawinan | perceraian | untuk | menghentikan | konversi | minoritas | yang | kurang | terliterasi | menjadi | Muslim | menilai | juga | bagi | citra | Islam | p>Sebagai | seorang | saya | gembira | dengan | bagus | Saya | ingin | dijadikan | alat | sebagian | orang | lari | tanggungjawab | terhadap | pasangannya | ungkap | seperti | dikutip | Strait | Times< | Senin | p>Menurut | suami | atau | istri | mualaf | boleh | berpikir | harus | memenuhi | tanggung | jawab | keluarga | Senya | Pejabat | Departemen | Perdana | Azalina | Othman | mengat | bahasan | bertujuan | menyelesaikan | persoalan | antaragama | antara | Amandemen | dilakukan | pada | bagian | mengatur | pernikahan | waris | p>Usulan | mencakup | agama | anak | orangtua | berbeda | Salah | satunya | Pasal | tertera | jika | salah | satu | tetap | sama | kecuali | kedua | sepakat | menjadikan | p>Pada | Agustus | Najib | Razak | Pemerintah | tengah | mencari | cara | mered | konflik | para | pasangan | terutama | soal | kasus | mencuat | adalah | menimpa | wanita | Hindu | Indira | Ghandi | kehilangan | akses | atas | bungsunya | Prasana | Diksa | dibawa | mantan | suaminya | p> |

Thank U Very Very Much for Visit this News

Malaysia Siapkan Aturan Stop Anak-Anak Jadi Mualaf

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia Nazri Aziz menyambut baik rencana amandemen aturan perkawinan dan perceraian untuk menghentikan konversi minoritas yang kurang terliterasi menjadi Muslim. Ia menilai hal itu juga akan baik bagi citra Islam.

"Sebagai seorang Muslim saya gembira dengan hal itu, ini bagus untuk Islam. Saya juga tak ingin Islam dijadikan alat bagi sebagian orang untuk lari dari tanggungjawab terhadap pasangannya," ungkap Nazri seperti dikutip New Strait Times, Senin (21/11).

Menurut Nazri, suami atau istri yang sudah menjadi mualaf tidak boleh berpikir mereka tak harus memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga mereka. Sebelumnya, Pejabat Departemen Perdana Menteri Malaysia Azalina Othman mengatakan bahasan amandemen aturan ini bertujuan untuk menyelesaikan persoalan antaragama antara orang Muslim dan non-Muslim. Amandemen akan dilakukan pada bagian yang mengatur pernikahan, perceraian, dan waris.

Usulan juga mencakup agama anak-anak dari orangtua yang berbeda agama. Salah satunya Pasal 88A (1) tertera jika salah satu orang tua menjadi mualaf, agama anak tetap sama kecuali jika kedua orangtua sepakat menjadikan anak mereka mualaf juga.

Pada 25 Agustus lalu, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan Pemerintah Malaysia tengah mencari cara meredakan konflik antara para mualaf dengan pasangan mereka terutama soal anak-anak. Salah satu kasus yang mencuat adalah kasus yang menimpa wanita Hindu, M Indira Ghandi yang kehilangan akses atas anak bungsunya Prasana Diksa yang dibawa mantan suaminya untuk menjadi mualaf.

"

| Malaysia | Siapkan | Aturan | Stop | Anak-Anak | Jadi | Mualaf | REPUBLIKA | KUALA | LUMPUR | Menteri | Pariwisata | Kebudayaan | Nazri | Aziz | menyambut | baik | rencana | amandemen | aturan | perkawinan | perceraian | untuk | menghentikan | konversi | minoritas | yang | kurang | terliterasi | menjadi | Muslim | menilai | juga | bagi | citra | Islam | p>Sebagai | seorang | saya | gembira | dengan | bagus | Saya | ingin | dijadikan | alat | sebagian | orang | lari | tanggungjawab | terhadap | pasangannya | ungkap | seperti | dikutip | Strait | Times< | Senin | p>Menurut | suami | atau | istri | mualaf | boleh | berpikir | harus | memenuhi | tanggung | jawab | keluarga | Senya | Pejabat | Departemen | Perdana | Azalina | Othman | mengat | bahasan | bertujuan | menyelesaikan | persoalan | antaragama | antara | Amandemen | dilakukan | pada | bagian | mengatur | pernikahan | waris | p>Usulan | mencakup | agama | anak | orangtua | berbeda | Salah | satunya | Pasal | tertera | jika | salah | satu | tetap | sama | kecuali | kedua | sepakat | menjadikan | p>Pada | Agustus | Najib | Razak | Pemerintah | tengah | mencari | cara | mered | konflik | para | pasangan | terutama | soal | kasus | mencuat | adalah | menimpa | wanita | Hindu | Indira | Ghandi | kehilangan | akses | atas | bungsunya | Prasana | Diksa | dibawa | mantan | suaminya | p> |

Thank U So Much for Read this Blog

Thursday, November 28, 2013

Pusat Teologi Islam di Universitas Münster


Daniel Garske yang berusia 33 tahun adalah mahasiswa jurusan Teologi Islam di Universitas Münster. Dia masuk Islam tiga tahun lalu. Dia mulai belajar tentang Teologi Islam setahun yang lalu. “Dengan pengetahuan yang saya dapatkan di sini, saya nantinya ingin bekerja dalam bidang pendidikan teologi. Saya juga ingin membantu agar wajah dan citra Islam dalam masyarakat menjadi lebih baik.”



Daniel Garske ingin menjadi dosen di universitas sambil melakukan penelitian tentang Islam. Tapi Pusat Teologi Islam di Münster tidak hanya ingin mencetak dosen dan peneliti, melainkan juga guru-guru sekolah dan Imam yang bisa bekerja dalam komunitas Islam di Jerman. Sampai saat ini, komunitas Turki masih harus mendatangkan Imam dari Turki, karena Jerman masih kekurangan Imam.



Pusat Teologi Islam di Münster (Zentrum für Islamische Theologie, ZIT) adalah satu dari empat pusat pendidikan Teologi Islam di Jerman, yang lainnya ada di Frankfurt, Tübingen dan Nürnberg. Institut di Münster adalah yang terbesar. Pusat pendidikan ini mendapat bantuan dana sekitar 20 juta Euro dari pemerintah Jerman.


Daniel Garske, mahasiswa jurusan Teologi Islam


Hari Kamis (28/11713) Presiden Jerman Joachim Gauck berkunjung ke ZIT. Bagi Ketua ZIT, Mouhanad Khorchide, kunjungan itu merupakan sebuah kehormatan. “Pusat pendidikan kami melakukan kerja pionir, karena pendidikan semacam ini baru pertama kali dilakukan di Eropa,” katanya. Menurut Khorchide, sistem pendidikan di institutnya mengacu pada metode ilmiah yang juga diterapkan dalam pendidikan teologi umum. Dia menyebut dirinya sebagai seorang ilmuwan sekaligus ahli agama.



Kritik tentang sistem pendidikan



Sebagian organisasi Islam di Jerman mengeritik sistem pendidikan di Pusat Teologi Islam Münster. Dewan Muslim di Jerman misalnya, menganggap ZIT terlalu sedikit membahas tentang apa saja yang dilarang dalam agama Islam. Tapi Mouhanad Khorchide menerangkan, sebagian tokoh Islam yang mengeritiknya menuntut interpretasi Islam garis keras. Dia sendiri menolak interpretasi fundamenlistik, dan menyebut Islam sebagai “agama yang murah hati.”



Sejak satu tahun, pembentukan Dewan Pengawas untuk ZIT gagal karena perbedaan pandangan itu. Menurut rencana, Dewan Pengawas akan diisi oleh anggota dari empat organisasi besar Islam yang ada di Jerman. Tapi salah satu organisasi setiap kali mengirim wakil-wakil, yang menurut dinas rahasia Jerman berhaluan radikal. Karena itu, mereka selalu ditolak.



Sengketa itu tidak membuat minat mahasiswa untuk belajar Teologi Islam surut. Setiap tahun, ribuan orang melamar tapi hanya sekitar 400 orang yang bisa diterima. Dua jurusan khusus yang ditawarkan adalah jurusan “Teologi Islam” dan jurusan “Pendidikan Keguruan Islam”.



Menurut rencana, sekolah-sekolah di Jerman dalam beberapa tahun mendatang akan menawarkan mata pelajaran Islam. Saat ini sudah ada mata pelajaran Islam yang ditawarkan di sekolah di beberapa negara bagian. Jadi, kebutuhan guru agama Islam di Jerman akan meningkat dalam beberapa tahun depan.


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/10/29/219525610/Asmirandah-Sanggah-Jonas-Rivanno-Sudah-Mualaf


Pusat Teologi Islam di Universitas Münster

Monday, November 25, 2013

Ayah Asmirandah Masih Kecewa Berat Jonas Ingkari Masuk Islam

WowKeren.com – Ayah Asmirandah, Anton Zantman, angkat bicara suami putrinya, Jonas Rivanno. Pria yang baru pulang dari Belanda tersebut nampaknya kecewa pada Jonas.



Hal tersebut karena pesinetron asal Surabaya itu sempat membantah masuk Islam. Padahal Anton yang menjadi saksi ketika Jonas mualaf.



“Saya akhirnya minta maaf ke semuanya (DKM Masjid An-nur dan MUI),” sahut Anton di Depok, Jawa Barat, Senin (25/11). “Bukan hanya saya yang kecewa, banyak banget.”



Sedangkan tentang rencana pembatalan pernikahan Andah-Vanno, Anton mengaku belum tahu. Namun sejak awal, ia memang tak setuju dengan pernikahan 17 Oktober tersebut.



“Dari awal saya juga tidak setuju mereka menikah. Jujur saya juga salah, terima Asmirandah sama Jonas,” tegas Anton. “Mereka memang saling sayang. Saya cuma mau dia (Asmirandah) bahagia.”



Hingga kini, Jonas maupun Andah belum bicara terkait rencana pembatalan pernikahan. Nantinya sidang perdana akan digelar di PA Depok, 27 November. (wk/ri)








Berita Asmirandah terkait :

• Pengadilan Wajibkan Asmirandah Hadir di Sidang Perdana Pembatalan Nikah

• FPI Masih Anggap Asmirandah dan Jonas Rivanno Berzina

• Asmirandah Ingin Selesaikan Masalah Beda Agama dengan Jonas Rivanno

• Asmirandah dan Jonas Rivanno Diisukan Sudah Menikah di KUA Beji Depok


Article source: http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/40932/disambut-untirta-meriah-di-banten.html


Ayah Asmirandah Masih Kecewa Berat Jonas Ingkari Masuk Islam

Saturday, August 17, 2013

Keluarga tak setuju pernikahan Bella Saphira dan Sang Jenderal

Rencana pernikahan artis Bella Saphira dengan Mayor Jenderal Agus Surya Bakti tidak mendapat dukungan pihak keluarga, bahkan membuat keluarganya geram.



Ketika dihubungi lewat telepon, Jum’at (16/8), adik Bella yang sekaligus mantan manajernya mengaku kalau keluarganya tidak setuju dengan pernikahan tersebut. Terlebih Bella yang kini berpindah keyakinan, sebagai seorang muslim.






Calon Suami Bella Saphira Tak Mau Bicara Banyak Soal Rencana Pernikahan
Teman Arisan Bella Saphira Tak Berani Tanya Soal Pindah Agama
Bella Saphira Mengucap Syahadat dengan Mantap dan Lancar
Langkah Bella Saphira Masuk Islam Didukung Keluarga
Bella Saphira Sudah Lama Belajar Islam
Pria Bersafari dan Tentara Amankan Ikrar Syahadat Bella Saphira
Mualaf, Bella Saphira Akan Dinikahi Jendral?
Bella Saphira Menitikkan Air Mata Saat Prosesi Ikrar Syahadat
Imam Besar Masjid Istiqlal Pimpim Prosesi Bella Saphira Masuk Islam
Ucap Syahadat, Bella Saphira Jadi Mualaf



“Tidak setuju (pernikahan) dan tidak ada komentar apa-apa. Saya bicara bukan sebagai adik, tapi dari keluarga. Sudah ya mas,” kata Dian.



Pernikahan Bella dengan Mayor Jenderal Agus Surya Bakti yang saat ini menjabat Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), juga dikabarkan mengalami kemunduran. Semula, direncanakan digelar pada 17 Agustus 2013, namun menjadi 30 Agustus 2013. (kpl/pur/dar)












Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/12/115473083/PBB-Pertimbangkan-Sanksi-untuk-Front-al-Nusra


Keluarga tak setuju pernikahan Bella Saphira dan Sang Jenderal

Sunday, January 6, 2013

Israel akan bangun pagar pengaman di perbatasan Suriah

Pagar pengaman Israel

Israel sudah membangun pagar dengan Mesir, Tepi Barat, dan sebagian di perbatasan Suriah.

Israel akan membangun pagar pengaman di kawasan Dataran Tinggi Golan yang berbatasan dengan Suriah.

Dalam sidang kabinet, Minggu 6 Januari, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pagar pengaman diperlukan
Klik

Israel karena tentara
Klik

Suriah sudah mundur dan digantikan oleh ekstrimis Islam.

“Kami tahu di sisi lain perbatasan dengan Suriah, hari ini tentara Suriah sudah menarik diri dari perbatasan dan sebagai gantinya kekuatan global jihad yang masuk.”

Dia sudah memerintahkan Kementrian Pertahanan untuk meneruskan pembangunan pagar pengaman di sepanjang perbatasan, khususnya yang berbatasan dengan Suriah.

“Kita berkewajiban untuk mempertahankan perbatasan dari infiltrasi dan teror,” tambahnya.

Sejauh ini Israel menjaga jarak dengan konflik Suriah yang menurut PBB sudah menewaskan 60.000 jiwa sejak Maret 2011 lalu.

Benjamin Netanyahu

Netanyahu sudah memerintahkan Kementrian Pertahanan untuk membangun pagar.

Namun pemerintah Israel tampaknya mulai khawatir jika perang saudara di Suriah bisa menyebar ke wilayah mereka.

Sudah dimulai

Rencana pembangunan pagar Israel ini diumumkan pada hari yang sama dengan
Klik

pidato umum Presiden Bashar al-AssadKlik

di Damaskus.

Dalam pidato yang jarang dilakukannya itu, Presiden al-Assad mendesak semua warga Suriah untuk bergerak guna mempertahankan negara.

Dataran Tinggi Golan direbut Israel dari Suriah dalam perang tahun 1967.

Laporan-laporan menyebutkan pagar pengaman dengan Suriah sepanjang 10km sudah dibangun dari total rencana yang akan mencapai 70km.

Sementara pagar pengaman sekitar 200km dengan perbatasan Mesir dan Jalur Gaza sudah hampir selesai.

Sebelumnya Israel membangun pagar di perbatasan dengan Tepi Barat yang menurut mereka diperlukan untuk mencegah serangan bom bunuh diri.

Article source: http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/06/14/121253/Diterima-PTN-Favorit-Kepala-Madrasah-Diminta-Melapor


Israel akan bangun pagar pengaman di perbatasan Suriah

Wednesday, March 20, 2013

NU: Santet Nyata, Mengakuinya Bukan Musyrik


JAKARTA – Pencak Silat Pagar Nusa, salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), merespons pembahasan masuknya santet ke dalam salah satu pasal di RUU KUHP yang saat ini tengah dibahas oleh DPR RI. Ditegaskan santet ada dan dikenal di Agama Islam, serta mengakui keberadaannya bukan sebuah tindakan musyrik.
 
Ketua Pimpinan Pusat PS NU Pagar Nusa KH Abdussalam Sokhib, mengatakan, sejarah keberadaan santet bahkan sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Gus Salam, demikian Kiai Abdussalam disapa, dalam kesehariannya menegaskan mengakui keberadaan santet bukanlah tindakan musyrik.
 
“Saat itu Nabi disihir oleh kaum Yahudi, hingga Allah SWT menurunkan ayat di surat An Nas dan Al Falaq, yang mana ayat itu menjadi obat bagi Rasulullah untuk menghilangkan sihir yang mengenainya,” kata Gus Salam dalam keterangan tertulis kepada Okezone di Jakarta, Rabu (20/3/2013).
 
Gus Salam menyesalkan adanya pernyataan dari MUI Jawa Tengah yang menyebut mengakui keberadaan santet adalah tindakan musyrik.
 
“Menyebut orang lain musyrik, kafir, dan lain sebagainya itu perlu kehati-hatian. Mengkafirkan seorang muslim yang sejatinya tidak kafir, bisa jadi kita sendiri yang bisa disebut kafir. Kalau santet itu ada dan  diakui oleh agama, apakah percaya keberadaannya bisa dikatakan kafir?” urai Gus Salam.
 
Terkait rencana dimasukkannya santet ke dalam salah satu pasal di RUU KUHP, Gus Salam mengatakan hal tersebut bisa dilakukan. Layaknya ilmu kedokteran,  santet ditegaskannya juga bisa dibuktikan. “Ini hanya masalah metode keilmuan saja. Santet bisa dipelajari, dan orang yang mempelajarinya bisa dijadikan saksi untuk sebuah kasus yang dibawa ke persidangan,” ujarnya.
 
Dalam keterangannya Gus Salam juga mengutarakan alasan yang lebih penting dari dukungannya santet masuk ke dalam salah satu pasal di RUU KUHP. Yaitu tujuan pencegahan agar kejahatan santet tak lagi marak terjadi di tengah kehidupan masyarakat.
 
“Kalau ada ancaman pidananya, diharapkan orang akan berfikir ulang melakukan santet. Tapi saya juga ingin mengingatkan, dibutuhkan kehati-hatian dalam pembahasan masalah ini,” tandas Gus Salam.
 
DPR RI saat ini tengah membahas RUU KUHP, yang salah satunya terdapat rencana santet masuk di dalamnya. Meski demikian terdapat pro dan kontra di tengah masyarakat, di mana penolakan muncul salah satunya karena santet dianggap tidak bisa dibuktikan.

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(ful)

Article source: http://www.jpnn.com/read/2013/02/17/158771/70-Persen-Pelajar-Lakukan-Seks-Bebas-


NU: Santet Nyata, Mengakuinya Bukan Musyrik

Friday, August 16, 2013

Kekerasan berdarah kembali pecah di Mesir

Bentrok di Mesir

Bentrok antara kelompok pendukung Morsi dan pasukan keamanan terjadi sejak 14 Agustus.


Polisi antihuru-hara menyerbu dua kamp kelompok pendukung mantan presiden yang digulingkan militer, Mohammed Morsi di Kairo pada 14 Agustus yang menyebabkan tewasnya lebih 600 orang.


Sejumlah pasukan keamanan juga tewas. Ini adalah kerusuhan terburuk di Mesir sejak gerakan prodemokrasi dilancarkan dua tahun silam yang berhasil menggulingkan Hosni Mubarak. Kekerasan di Mesir berawal tanggal 3 Juli saat jabatan Morsi sebagai presiden yang terpilih melalui pemilu dicopot.


Apa yang terjadi di kamp pendukung Morsi?


Pasukan antihuru-hara menyerbu dan membubarkan secara paksa dua kamp pengunjuk rasa di Masjid al-Adawiya dan Lapangan Nahda pada 14 Agustus.


Mereka menggunakan gas air mata untuk membubarkan para pemrotes dan melancarkan tembakan. Selain itu mereka juga mengerahkan buldoser.


Lebih 600 orang tewas dalam operasi ini, menurut pemerintah. Sementara Ikhwanul Muslimin, yang mendukung aksi protes, menyebut angka lebih 2.000 jiwa.


Kedua kamp diduduki para pengunjuk rasa yang menginginkan Mohammed Morsi ditetapkan kembali sebagai presiden Mesir yang sah, setelah digulingkan militer menyusul massa yang melakukan protes menentangnya.


Pendukung Morsi mengabaikkan peringatan pemerintah yang menginginkan agar mereka mengakhiri protes.


Apa yang menyebabkan Presiden Morsi digulingkan?


Mesir

Pendukung Mohammed Morsi menuntut dia dipulihkan ke jabatan presiden.


Saat tahun pertama ia menjabat, Presiden Islamis berselisih dengan beberapa institusi utama dan beberapa sektor masyarakat dan banyak rakyat Mesir menganggapnya kurang berupaya mengatasi masalah ekonomi dan sosial.


Sejak itu Mesir terpecah antara kelompok pendukung Morsi yang Islamis dan lawannya, termasuk partai sayap kiri, liberal, dan sekuler.


Pada 30 Juni 2013 jutaan orang turun ke jalan untuk memperingati satu tahun pelantikan presiden dalam sebuah protes yang diprakarsai oleh gerakan Tamarod.


Protes ini mendorong militer untuk memberikan peringatan bagi Morsi pada 1 Juli bahwa mereka akan turun tangan dan menjalankan rencananya jika dia tidak dapat memenuhi permintaan publik dalam jangka waktu 48 jam.


Saat mendekati batas waktu, Morsi bersikeras bahwa ia adalah pemimpin Mesir yang sah.


Pada 3 Juli panglima militer, Jenderal Abdul Fattah al-Sisi mengumumkan pelengseran Morsi dan menunjuk Ketua Mahkamah Konstitusi, Adly Mansour untuk mengawasi masa peralihan yang dijalankan oleh para teknokrat hingga terpilihnya presiden dan parlemen yang baru.


Beberapa tokoh berpengaruh Mesir menyetujui langkah ini, termasuk Imam Besar Al-Azhar, kepala Gereja Kristen Koptik, pemimpin oposisi Mohamed ElBaradei, dan partai garis keras Salafist Nour.


Tentara dilengkapi dengan kendaraan bersenjata mengamankan lokasi-lokasi penting di Kairo saat para pengunjuk rasa pendukung Morsi mulai turun ke jalan-jalan.


ElBaradei menjadi wakil presiden sementara tetapi akhirnya mengundurkan diri saat aksi militer pada 14 Agustus.


Siapakah Mohammed Morsi dan apa yang terjadi pada dirinya?


Mohammed Morsi masuk ke jajaran petinggi Ikhwanul Muslimin, gerakan Islamis yang dilarang selama beberapa dekade di bawah pemerintahan Husni Mubarak, kemudian menjadi kepala partai politik, Partai Keadilan dan Kemerdekaan.


Ia menang tipis dalam pemilu pada Juni 2012 dan menjadi presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis. Pemilu yang dianggap bebas dan adil menyusul Revolusi Mesir yang berhasil menggulingkan pemerintahan Hosni Mubarak pada Februari 2011.


Sejak itu Morsi ditahan di lokasi yang tidak disebutkan dan dituduh merencanakan serangan di penjara saat pemberontakan 2011 menentang Presiden Hosni Mubarak.


Beberapa tokoh senior dari kelompok Ikhwanul Muslimin juga sempat ditahan, termasuk wakil pemimpin kelompok, Khairat al-Shater yang dituduh menghasut.


Apa yang terjadi menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer?


Militer Mesir mengerahkan kendaraan berlapis baja dan buldoser untuk membubarkan kamp pengunjuk rasa.


Para pendukung Morsi menggelar unjuk rasa yang menyerukan pengangkatan kembali Morsi sebagai presiden, dengan perhatian tertuju pada markas militer yang diyakini sebagai tempat penahanan Morsi.


Berbicara setelah korban mencapai setidaknya 51 orang di luar Markas Militer pada 8 Juli, Partai Keadilan dan Kemerdekaan menyerukan untuk melakukan pemberontakan menentang “mereka yang ingin mencuri revolusi dengan tank”.


Pada 27 Juli, lebih 70 orang terbunuh dalam bentrok dengan pasukan keamanan di kamp Rabaa al-Adawiya. Pasukan dituduh menggunakan senjata yang dianggap tidak perlu. Sementara kementrian dalam negeri menuduh para pengunjuk rasa memakai senjata api.


Kelompok anti-Morsi juga turun ke jalan. Jenderal Sisi mendorong mereka untuk beraksi pada 26 Juli, sekaligus memberikan “mandat untuk melawan segala bentuk kekerasan dan terorisme” kepada tentara.


Bahkan sebelum operasi pembubaran kamp, lebih 250 orang terbunuh dalam demonstrasi dan bentrokan dengan pasukan keamanan. Sebagian besar korban jiwa adalah pendukung Morsi.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer, Jenderal Sisi mengatakan bahwa Adly Mansour akan memimpin selama “masa transisi hingga presiden berikutnya terpilih”.


Adly Mansour menjelaskan rencana untuk masa transisi termasuk peninjauan kembali konstitusi yang didukung oleh Morsi dan pemilihan parlemen pada awal 2014. Rencana ini ditentang oleh Ikhwanul Muslimin dan juga dikritik oleh partai sayap kiri dan liberal.


Jenderal Sisi berjanji untuk “tidak akan mengabaikan satu orang atau satu kelompok pun” dan mendorong memperkuat kaum muda dan mengintegrasikan mereka ke dalam institusi negara”.


Tetapi ia tidak menyebutkan jangka waktu masa transisi atau peran apa yang akan dijalankan oleh militer.



Article source: http://www.hidayatullah.com/read/26618/02/01/2013/catatan-kritis-untuk-buku-40-masalah-syi%E2%80%99ah-(1).html


Kekerasan berdarah kembali pecah di Mesir

Saturday, August 17, 2013

Krisis Mesir: Pendukung Morsi bertahan di masjid al-Fath

Bentrok di Mesir

Bentrok antara kelompok pendukung Morsi dan pasukan keamanan terjadi sejak 14 Agustus.


Polisi antihuru-hara menyerbu dua kamp kelompok pendukung mantan presiden yang digulingkan militer, Mohammed Morsi di Kairo pada 14 Agustus yang menyebabkan tewasnya lebih 600 orang.


Sejumlah pasukan keamanan juga tewas. Ini adalah kerusuhan terburuk di Mesir sejak gerakan prodemokrasi dilancarkan dua tahun silam yang berhasil menggulingkan Hosni Mubarak. Kekerasan di Mesir berawal tanggal 3 Juli saat jabatan Morsi sebagai presiden yang terpilih melalui pemilu dicopot.


Apa yang terjadi di kamp pendukung Morsi?


Pasukan antihuru-hara menyerbu dan membubarkan secara paksa dua kamp pengunjuk rasa di Masjid al-Adawiya dan Lapangan Nahda pada 14 Agustus.


Mereka menggunakan gas air mata untuk membubarkan para pemrotes dan melancarkan tembakan. Selain itu mereka juga mengerahkan buldoser.


Lebih 600 orang tewas dalam operasi ini, menurut pemerintah. Sementara Ikhwanul Muslimin, yang mendukung aksi protes, menyebut angka lebih 2.000 jiwa.


Kedua kamp diduduki para pengunjuk rasa yang menginginkan Mohammed Morsi ditetapkan kembali sebagai presiden Mesir yang sah, setelah digulingkan militer menyusul massa yang melakukan protes menentangnya.


Pendukung Morsi mengabaikkan peringatan pemerintah yang menginginkan agar mereka mengakhiri protes.


Apa yang menyebabkan Presiden Morsi digulingkan?


Mesir

Pendukung Mohammed Morsi menuntut dia dipulihkan ke jabatan presiden.


Saat tahun pertama ia menjabat, Presiden Islamis berselisih dengan beberapa institusi utama dan beberapa sektor masyarakat dan banyak rakyat Mesir menganggapnya kurang berupaya mengatasi masalah ekonomi dan sosial.


Sejak itu Mesir terpecah antara kelompok pendukung Morsi yang Islamis dan lawannya, termasuk partai sayap kiri, liberal, dan sekuler.


Pada 30 Juni 2013 jutaan orang turun ke jalan untuk memperingati satu tahun pelantikan presiden dalam sebuah protes yang diprakarsai oleh gerakan Tamarod.


Protes ini mendorong militer untuk memberikan peringatan bagi Morsi pada 1 Juli bahwa mereka akan turun tangan dan menjalankan rencananya jika dia tidak dapat memenuhi permintaan publik dalam jangka waktu 48 jam.


Saat mendekati batas waktu, Morsi bersikeras bahwa ia adalah pemimpin Mesir yang sah.


Pada 3 Juli panglima militer, Jenderal Abdul Fattah al-Sisi mengumumkan pelengseran Morsi dan menunjuk Ketua Mahkamah Konstitusi, Adly Mansour untuk mengawasi masa peralihan yang dijalankan oleh para teknokrat hingga terpilihnya presiden dan parlemen yang baru.


Beberapa tokoh berpengaruh Mesir menyetujui langkah ini, termasuk Imam Besar Al-Azhar, kepala Gereja Kristen Koptik, pemimpin oposisi Mohamed ElBaradei, dan partai garis keras Salafist Nour.


Tentara dilengkapi dengan kendaraan bersenjata mengamankan lokasi-lokasi penting di Kairo saat para pengunjuk rasa pendukung Morsi mulai turun ke jalan-jalan.


ElBaradei menjadi wakil presiden sementara tetapi akhirnya mengundurkan diri saat aksi militer pada 14 Agustus.


Siapakah Mohammed Morsi dan apa yang terjadi pada dirinya?


Mohammed Morsi masuk ke jajaran petinggi Ikhwanul Muslimin, gerakan Islamis yang dilarang selama beberapa dekade di bawah pemerintahan Husni Mubarak, kemudian menjadi kepala partai politik, Partai Keadilan dan Kemerdekaan.


Ia menang tipis dalam pemilu pada Juni 2012 dan menjadi presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis. Pemilu yang dianggap bebas dan adil menyusul Revolusi Mesir yang berhasil menggulingkan pemerintahan Hosni Mubarak pada Februari 2011.


Sejak itu Morsi ditahan di lokasi yang tidak disebutkan dan dituduh merencanakan serangan di penjara saat pemberontakan 2011 menentang Presiden Hosni Mubarak.


Beberapa tokoh senior dari kelompok Ikhwanul Muslimin juga sempat ditahan, termasuk wakil pemimpin kelompok, Khairat al-Shater yang dituduh menghasut.


Apa yang terjadi menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer?


Militer Mesir mengerahkan kendaraan berlapis baja dan buldoser untuk membubarkan kamp pengunjuk rasa.


Para pendukung Morsi menggelar unjuk rasa yang menyerukan pengangkatan kembali Morsi sebagai presiden, dengan perhatian tertuju pada markas militer yang diyakini sebagai tempat penahanan Morsi.


Berbicara setelah korban mencapai setidaknya 51 orang di luar Markas Militer pada 8 Juli, Partai Keadilan dan Kemerdekaan menyerukan untuk melakukan pemberontakan menentang “mereka yang ingin mencuri revolusi dengan tank”.


Pada 27 Juli, lebih 70 orang terbunuh dalam bentrok dengan pasukan keamanan di kamp Rabaa al-Adawiya. Pasukan dituduh menggunakan senjata yang dianggap tidak perlu. Sementara kementrian dalam negeri menuduh para pengunjuk rasa memakai senjata api.


Kelompok anti-Morsi juga turun ke jalan. Jenderal Sisi mendorong mereka untuk beraksi pada 26 Juli, sekaligus memberikan “mandat untuk melawan segala bentuk kekerasan dan terorisme” kepada tentara.


Bahkan sebelum operasi pembubaran kamp, lebih 250 orang terbunuh dalam demonstrasi dan bentrokan dengan pasukan keamanan. Sebagian besar korban jiwa adalah pendukung Morsi.


Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh militer, Jenderal Sisi mengatakan bahwa Adly Mansour akan memimpin selama “masa transisi hingga presiden berikutnya terpilih”.


Adly Mansour menjelaskan rencana untuk masa transisi termasuk peninjauan kembali konstitusi yang didukung oleh Morsi dan pemilihan parlemen pada awal 2014. Rencana ini ditentang oleh Ikhwanul Muslimin dan juga dikritik oleh partai sayap kiri dan liberal.


Jenderal Sisi berjanji untuk “tidak akan mengabaikan satu orang atau satu kelompok pun” dan mendorong memperkuat kaum muda dan mengintegrasikan mereka ke dalam institusi negara”.


Tetapi ia tidak menyebutkan jangka waktu masa transisi atau peran apa yang akan dijalankan oleh militer.



Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/13/07/26/mqj06o-bella-saphira-masuk-islam-atas-keingingan-sendiri


Krisis Mesir: Pendukung Morsi bertahan di masjid al-Fath