Showing posts sorted by relevance for query Pria. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Pria. Sort by date Show all posts

Saturday, December 10, 2016

Kisah Gadis yang Hidup Sebagai Pria dan Jadi Mualaf di Aljazair

Di Aljazair, Isabelle hidup sebagai pria bernama Si Mahmoud Essaadi. Ia mengaku sebagai seorang mahasiswa.

Perempuan berpikiran bebas dan mandiri itu kemudian bergabung dengan sekte sufi rahasia, Qadiriyyah -- yang didedikasikan untuk membantu orang miskin dan menentang kekuasaan kolonial Prancis di Aljazair.

Perempuan itu merasa paling bahagia ketika hidup "seperti anjing liar," menunggang kuda melewati gundukan pasir Sahara dan tidur sendirian di bawah bintang-bintang. Kehidupannya kala itu konon liar.

Saat kehabisan uang, ia menuju Paris untuk mencari uang sebagai penulis. Di sana ia bertemu Marquis de Mores -- yang suaminya tewas terbunuh di Sahara.

Perempuan yang menjanda itu menawarkan diri untuk membiayai Isabelle ke Aljazair, untuk menyelidiki pembunuhan suaminya. Pada tahun 1900, perempuan pemberani itu kembali dan tinggal ke El Oued.

Isabelle menulis puluhan cerita dan artikel. Ia juga kerap ikut serta dalam protes anti-kolonialisme.

Sikapnya itu yang mungkin membuatnya kemudian jadi target pembunuhan pada 1901. Kala itu di kota gurun Behima, Isabell diserang oleh seorang pria lokal dengan pedang. Lengan kirinya hampir putus.

Meskipun penyerangnya mungkin disewa pihak Prancis, dalam sidang Isabell memohon agar pelaku tak dihukum mati. Permohonannya tak dipenuhi.

Ia kemudian bertemu dengan seorang anggota militer Slimane Ehnni, jatuh cinta, keduanya lalu menikah. Isabell kemudian bekerja sebagai wartawan perang di barat daya Aljazair dan terus menulis jurnalnya.

Isabelle Eberhardt meninggal dunia pada usia 27 tahun saat berusaha menyelamatkan sang suami (Wikipedia)

Kehidupan keras berpengaruh pada fisiknya. Pada usia 27 Isabelle nyaris tak memiliki gigi, kehilangan hampir semua rambutnya, dan harus bolak balik ke rumah sakit.

Pada tahun 1904, Isabell Eberhardt meninggal dunia saat menyelamatkan nyawa suaminya ketika banjir bandang menerjang rumah mereka yang sederhana di Ain Sefra.

Kisah hidupnya mungkin tak akan pernah diketahui jika editornya tak menerbitkan tulisan-tulisannya secara anumerta -- meski dengan banyak sensor dan pelintiran.

Pada awal 1920-an, sekarung penuh naskah yang belum selesai, catatan, dan buku harian ditemukan di bawah reruntuhan rumah Isabelle Eberhardt meninggal.

Karya-karya Isabell kemudian diterbitkan dalam tiga buku: The Wilder Shores of Love, Writings From the Sand, dan The Oblivion Seekers -- yang memberi wawasan sejarah tentang kehidupan warga Eropa di tengah warga lokal Aljazair. Yang menarik, penulisnya adalah seorang perempuan yang menyamar jadi pria. 

Buku-buku itu juga mengisahkan tentang kehidupan singkat, mistis, romantis seorang Isabell Eberhardt -- wanita muda yang gelisah, berpikiran bebas, dan nekat. 

"

| Kisah | Gadis | yang | Hidup | Sebagai | Pria | Jadi | Mualaf | Aljazair | Isabelle | hidup | sebagai | pria | bernama | Mahmoud | Essaadi | mengaku | seorang | mahasiswa | p> Perempuan | berpikiran | bebas | mandiri | kemudian | bergabung | dengan | sekte | sufi | rahasia | Qadiriyyah | didedikasikan | untuk | membantu | orang | miskin | menentang | kekuasaan | kolonial | Prancis | merasa | paling | bahagia | ketika | seperti | anjing | liar | menunggang | kuda | melewati | gundukan | pasir | Sahara | tidur | sendirian | bawah | bintang | Kehidupannya | kala | konon | p> Saat | kehan | uang | menuju | Paris | mencari | penulis | sana | bertemu | Marquis | Mores | suaminya | tewas | terbunuh | menjanda | menawarkan | diri | membiayai | menyelidiki | pembunuhan | Pada | tahun | 1900 | perempuan | pemberani | kembali | tinggal | Oued | p> Isabelle | menulis | puluhan | cerita | artikel | juga | kerap | ikut | serta | dalam | protes | anti | kolonialisme | p> Sikapnya | mungkin | membuatnya | jadi | target | pada | 1901 | Kala | kota | gurun | Behima | Isabell | diserang | oleh | lokal | pedang | Lengan | kirinya | hampir | putus | p> Meskipun | penyerangnya | disewa | pihak | sidang | memohon | agar | pelaku | dihukum | mati | Permohonannya tak | dipenuhi | p> Ia | anggota | militer | Slimane | Ehnni | jatuh | cinta | keduanya | menikah | bekerja | wartawan | perang | barat | daya | terus | jurnalnya | p> < | p> Kehidupan | keras | berpengaruh | fisiknya | usia | nyaris | memiliki | gigi | kehilangan | semua | rambutnya | harus | bolak | balik | rumah | sakit | p> Pada | 1904 | Eberhardt | meninggal | dunia | saat | menyelamatkan | nyawa | banjir | bandang | menerjang | sederhana | Sefra | p> Kisah | hidupnya | pernah | diketahui | jika | editornya | menerbitkan | tulisan | tulisannya | secara | anumerta | meski | banyak | sensor | pelintiran | awal | 1920 | sekarung | penuh | naskah | selesai | catatan | buku | harian | ditemukan | reruntuhan | p> Karya | karya | diterbitkan | tiga | buku: The | Wilder | Shores | Love |  Writings | From | Sand | Oblivion | Seekers< | memberi | wawasan | sejarah | tentang | kehidupan | warga | Eropa | tengah | Yang | menarik | penulisnya | adalah | menyamar | p> Buku | mengisahkan | singkat |  mistis | romantis | wanita | muda | gelisah | nekat | p> |

Thank U Very Very Much for Visit this Blog

Friday, December 21, 2012

'Di Kampus Saya Berasa Seperti Artis'

Foto: Rayful Mudassir | The Globe JournalElfis Yosua TruknaLangit masih samar-samar memperlihatkan warna birunya walaupun matahari hampir berganti giliran dengan bulan yang mulai naik perlahan. Suasana bising pun untuk jeda sejenak lantaran umat muslim tengah melaksanakan ibadah shalat Maghrib baik di mesjid maupun di rumah mereka masing-masing.

Usai melaksanakan shalat Magrib di rumah kerabat, tiba-tiba handphone yang saya letakkan di atas kasur kayu berukuran 2×1 itu bergetar. Sejenak terlupa bahwa sebelumnya saya mempunyai janji bertemu dengan salah seorang mahasiswa dari Papua yang saya peroleh nomornya dari seorang kerabat yang berkuliah di FISIP Unsyiah.

Setelah saling membalas pesan singkat, kami sepakat untuk segera bertemu di kantin Asrama Koperasi Mahasiswa Unsyiah di jalan Inong Balee Darussalam, Banda Aceh. Sampai disana setelah memarkirkan sepeda motor di depan kantin, tampak seorang pria berbadan gelap, berambut kriting khas Papua, serta berhidung mancung, sedang duduk seorang seperti sedang menunggu seseorang.

Saya langsung menuju ke arahnya dan berjabat tangan dengannya. Pria hitam manis manis ini dengan headset yang tetap dipasang ditelinganya, jaket berwarna biru dengan lambang pemerintah Papua di sebelah kiri jaket tersebut membuatnya terlihat gagah dan sangat Papua. 

Nama pria bertubuh mungil itu Elfis Yosua Trukna, salah seorang mahasiswa Papua yang dikirim oleh Kementerian Pendidikan Nasional melalui Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dari Papua untuk belajar ke Universitas Syah Kuala. Ia masih terhitung belia di kampusnya, semester satu di jurusan Ekonomi Akutansi. Ia tak sendiri di Banda Aceh, pria yang biasa disapa Eli ini bersama 19 teman lainnya sesama Papua menyeberang ribuan kilometer untuk belajar di Negeri Serambi Mekkah.

“Sebenarnya ada 30 orang yang akan diberangkatkan, tapi karena ada yang takut dengan tsunami dan takut dengan perbedaan agama makanya 10 orang tidak berani kesini karena tidak diizinkan orang tuanya,” kata lelaki kelahiran 10  Oktober 1992 ini di kantin Askopma, Kamis, (6/12/2012) malam.

Namun Elfis berbeda dengan teman-temannya yang lain yang keder pindah ke Nanggroe Serambi Mekkah. Ia menganggap meski mayoritas penduduk Aceh Muslim, namun Aceh sama seperti di Papua. Kesamaan yang ia maksud diantaranya adalah perihal komposisi pemeluk agama.

Jika di Papua, agama yang dianut masyarakat disana tidak ada yang diatas atau dibawah, melainkan sama. Muslim 50 persen serta Kristen 50 persen.  “Meski disini mayoritas Muslim, namun tetap saja mereka toleransi terhadap kami, disana juga banyak mesjid-mesjid seperti disini,”kata anak dari Efraim Trukna dan Yohana Alimdam ini.

Selain itu, kesamaan yang lainnya ialah di Aceh dulu sempat lahir Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang kini telah berdamai dengan pemerintah RI. Di Papua saat ini juga mempunyai sebuah gerakan yang ingin memerdekakan Papua dari Indonesia, yaitu Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Ya saya anggap Papua dan Aceh itu sama, masyarakatnya juga ramah-ramah, tidak seperti saat saya berada di Jawa dulu,” katanya mulai menceritakan masa kelamnya saat di Yogyakarta.

Eli sempat menikmati bangku sekolahnya di SMAN 1 SMAPTA, Yogyakarta mulai kelas satu hingga tamat. Selama tiga tahun tersebut, ia terkadang menerima perlakukan yang tak mengenakan dari orang-orang disana. Terkadang dia dicemooh, dilirik hingga diteror oleh orang-orang baik yang ia kenal maupun yang tidak ia kenal.

“Kadang-kadang ada yang bilang, Woi OPM kau ya, gak bakal merdeka kau,” katanya memperagakan bagaimana seseorang berkata kepadanya saat di Yogya.

“Di  Aceh tidak begitu, di kampus pun saya berasa seperti artis karena teman-teman baik kepada saya, mungkin karena mereka belum pernah bertemu dengan orang Papua sebelumnya,” tambah anak pertama dari empat bersaudara itu tertawa lebar.

Kehidupan di Aceh bagi pria ramah ini begitu menyenangkan, dengan budayanya, masyarakatnya hingga kebiasaan orang-orang Aceh dalam kesehariannya. Namun yang paling menarik bagi Eli terhadap Aceh ialah saat sedang di rumah makan atau warung kopi dimana kebiasaan orang Aceh selalu berlama-lama disana walau hanya untuk minum kopi.

“Lucu, saya dulu di Papua selesai makan minum langsung pergi karena nantinya akan ada orang lain lagi yang akan duduk disana. Tapi disini bisa santai-santai dulu selesai makan atau minum, suka saya,” katanya memasang wajah senang.

Selain itu penyuka mie Aceh ini mengatakan orang-orang di provinsi paling ujung Sumatera ini sangat ramah dan sangat bersahabat bahkan dengan orang asing baik dalam maupun luar negeri.

“Saya terkejut dan tertawa saat pertama membeli makanan di Aceh, sangat murah. Sekali makan saja hanya perlu uang sebesar Rp 10 ribu, tapi kalau di Papua sana tidak cukup Rp 10 atau Rp 20 ribu tetapi Rp 100 ribu,” kata Eli sambil tersenyum.

Namun dibalik nilai positif yang ia rasakan, ada satu hal yang membuat pria asal Sumtamon, kabupaten Pegunungan Bintang provinsi Papua ini kebingungan saat berada di Aceh.

“Saat saya tiba di Aceh saya bingung begitu, kami di Papua setiap hari Jumat dan Minggu libur karena itu kan hari besar untuk Muslim (Jumat) dan Kristen (Minggu), jadi bisa saling menghargai satu sama lain, sederajat begitu,” katanya dengan aksen Papua yang khas.

Ia juga mengeluh tentang fasilitas yang ia terima dari pemerintah Papua lantaran pemerintah tidak memberikan fasilitas belajar yang memadai seperti meja belajar. Ditambah lagi pengiriman uang baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten sering terlambat hingga satu bulan lebih. Padahal pemerintah telah berjanji akan memberikan fasilitas lengkap kepada para mahasiswa Papua yang kuliah di luar Papua.

“Kami terima uang beasiswanya dalam tiga tahap, dari Dikti Rp 800 ribu, Provinsi Papua Rp 1,2 juta dan dari kabupaten Pegunungan Bintang Rp 5,5 juta untuk setiap bulannya, tapi sering terlambat, punya yang bulan November pun belum dikirim,” katanya. 

Eli yang dipercayakan sebagai Ketua untuk mahasiswa Papua yang belajar di Unsyiah ini adalah salah satu putera Papua dari  747 mahasiswa yang dikirim ke universitas diluar Papua dan disebarkan ke seluruh universitas negeri di Indonesia. Mereka dikirim melalui program Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), dididik keluar Papua agar di masa mendatang bisa membangun provinsi mereka dengan lebih baik.

Selain itu, sebelum para calon sarjana menuju ke kampus yang telah ditentukan, mereka juga menandatangani nota kesepakatan (MoU) antara setiap mahasiswa dengan Dikti. Dan yang lebih menjanjikan lagi, 747 orang yang dikirim usai menjadi sarjana maka dijamin mendapat pekerjaan sesuai perjanjian. Eli sendiri punya cita-cita menjadi wakil rakyat di negerinya nanti seusai menuntut ilmu.

Awal tahun 2012 lalu, Eli disarankan oleh salah seorang pamannya dari partai Nasional Demokrasi (Nasdem) yang menjadi salah seorang anggota DPRD Pegunungan Bintang, untuk masuk menjadi anggota partai yang diketuai oleh Surya Paloh tersebut sehingga Elfis bisa masuk menjadi anggota DPRD nantinya usai menjadi sarjana.

Eli tak diizinkan orang tuanya untuk kembali ke Papua kecuali sudah mendapat gelar sarjana. “Pokoknya pulang ke Papua kalau sudah jadi sarjana jadi langsung kerja,” katanya mengulang kalimat yang disampaikan oleh sang ayah untuknya.

Meski kerinduannya sangat besar terhadap keluarganya yang berada di ujung timur Indonesia itu, selain karena orang tuanya, Eli juga mengingat ongkos yang harus ia keluarkan hampir mencapai Rp 7,5 juta untuk sekali pulang sehingga ia mengurungkan niatnya untuk kembali ke kampung tercinta. “Lagian saya senang dengan Aceh,” katanya sambil tertawa dan membuang puntung rokok yang sejak tadi dihisapnya.
[004]

Article source: http://www.merdeka.com/peristiwa/din-syamsuddin-ingin-saudagar-muslim-kuasai-sudirman-thamrin.html


'Di Kampus Saya Berasa Seperti Artis'

Monday, August 5, 2013

Selebritis Hollywood ini ternyata Islam, benarkah?


DI tengah glamornya kehidupan selebritis Hollywood, ternyata masih ada beberapa orang yang memegang teguh kepercayaan sebagai Muslim. Bagi mereka, Islam masih menjadi tuntunan hidup mereka.



Maher Zain adalah salah satu musisi yang mendedikasikan karirnya untuk mendendangkan lagu-lagu islami. Sedangkan dunia akting memiliki orang-orang seperti Shahrukh Khan yang pastinya setia menjalankan ibadah di bulan Ramadan, walau jadwalnya sangat penuh.



Selain mereka, siapa lagi bintang-bintang Hollywood yang ternyata memeluk agama Islam dan menikmati bulan Ramadan bersama umat Muslim lainnya? Simak ulasannya di sini!



1. Zayn Malik



Walau sering tampil gila-gilaan bersama rekan-rekannya di One Direction, namun Zayn Malik tetap memegang teguh keyakinan sebagai Muslim. Bintang muda ini sendiri memang terlahir sebagai pemeluk agama Islam. Walau sempat dituduh menggunakan status sebagai Muslim untuk merangkul wanita belia, namun Zayn tetap percaya diri melenggang di dunia hiburan, dan tetap dikagumi penggemar.



2. Maher Zain



Pria kelahiran Lebanon ini pastinya sudah sangat akrab bagi pecinta musik religius. Walau sudah tinggal di Swedia sejak usia delapan tahun, Maher Zain tetap konsisten dengan keyakinannya. Lewat lantunan lagu-lagunya yang merdu, banyak umat Islam yang merasakan kedamaian dan keindahan agama mereka.



3. Shahrukh Khan



Siapa sih yang tidak kenal dengan nama Shahrukh Khan. Pria yang kerap dijuluki King Khan ini tenar karena film-filmnya yang berjudul MY NAME IS KHAN, RA.ONE dan masih banyak lagi. Nama belakangan Khan yang disandangnya jelas jadi identitas yang menunjukkan agamanya. Sayangnya, dia sempat mendapat tudingan miring lantaran sering memerankan tokoh yang beragama selain Islam di filmnya.



4. Mike Tyson



Masa lalu Mike Tyson memang dipenuhi dengan kekerasan dan pelanggaran hukum. Puncaknya, petinju ini dijebloskan ke dalam penjara Indiana karena tindak perkosaan. Namun hidupnya seolah berubah setelah itu. Sepertinya dia belajar banyak selama di penjara hingga akhirnya mengumumkan masuk Islam pada tahun 1995, setelah di bebas dari penjara.



5. Salman Khan



Siapa bilang, di dunia ini tak ada aktor Muslim yang sukses. Selain Shahrukh Khan, Salman Khan juga dikenal sebagai aktor tenar yang berkualitas dan berdedikasi. Namun yang tak kalah penting, dia juga punya wajah tampan dan tubuh yang seksi.



6. Janet Jackson



Sempat hilang dari dunia hiburan, pada bulan Februari 2013 tiba-tiba Janet Jackson dikabarkan sudah menikah diam-diam dengan seorang pria Muslim bernama Wissam Al Mana. Dua bukan kemudian muncul kabar bahwa saudara perempuan Michael Jackson ini telah mengikuti agama suaminya. Kini, dia tak lagi mementingkan karir karena hidupnya fokus pada keluarga dan agama.



7. Cat Stevens a.k.a Yusuf Islam



Nama Cat Stevens populer di tahun 1960 hingga 1970an berkat single-single seperti Morning Has Broken dan Peace Train. Awalnya dia merasa nyaman dengan kehidupannya sebagai artis, sampai akhirnya sesuatu terjadi padanya pada tahun 1978. Dia mengalami apa yang disebut near-death experience. Untungnya, dia bisa selamat dari kematian, dan sebagai rasa syukur dia memeluk Islam dan mengubah nama menjadi Yusuf Islam.



8. Akon



Minuman keras dan narkoba mungkin sudah jadi hal biasa di dunia selebritis. Namun pria bernama lengkap Aliaune Damala Badara Akon Thiam ini ternyata memilih menjauhi itu karena setia karena ajaran Islam yang dianutnya. Dan inilah jalan hidup yang dipilih Akon.



9. Busta Rhymes



Tahun 2007, Busta Rhymes mengumumkan lewat sebuah video bahwa dia telah memilih Islam sebagai agamanya. Pria yang bernama lengkap Trevor Tahiem Smith, Jr. ini mengunggah video tersebut di Liveleak.com dan mulai bertekad menjalani kehidupan sebagai Muslim sejati.



10. Ice Cube



Selain sebagai musisi yang cukup disegani, Ice Cube juga kerap muncul di berbagai film ternama. Dalam sebuah wawancara dengan The Guardian, rapper ini mengakui bahwa dia memeluk Islam sekitar tahun 1990an. Tak ada paksaan dalam dirinya, dan dia melakukannya atas kesadaran dan sepenuh hati.



11. Jermaine Jackson



Kakak Michael Jackson ini resmi memeluk Islam pada tahun 1989. Jermaine Jackson sendiri juga salah satu personil grup Jackson Five yang menjadi awal karir pada Jacksons. Jermaine sendiri adalah orang yang membuat publik yakin bahwa Michael meninggal dalam kondisi memeluk Islam. Hal itu terbukti dari kata-kata ‘Semoga Allah bersamamu selalu, Michael’ saat kematian sang adik pada tahun 2009.



12. Michael Jackson?



Status keislaman Michael Jackson memang masih jadi perdebatan hingga kini. Awalnya, pria yang dijuluki King of Pop ini memeluk agama Saksi-Saksi Jehovah, namun memutuskan keluar pada tahun 1987 karena ada banyak hal yang tak disepakatinya. Ada kabar bahwa dia telah masuk Islam sebelum meninggal, namun tak ada bukti yang benar-benar kuat hingga saat ini.[] sumber : kapanlagi.com


Article source: http://web.inilah.com/read/detail/1934327/teheran-klaim-rontokan-pesawat-tanpa-awak-drone-as


Selebritis Hollywood ini ternyata Islam, benarkah?

Friday, November 8, 2013

Vidya Karraya Inginkan Pria 'Nakal'




Sabtu, 9 November 2013 07:19:44 WIB


karaya911


ARTIS cantik Vidya Karraya, rupanya ingin segera mengakhiri masa lajangnya. Meski mengaku kini ia belum memiliki kekasih, namun ia berniat tak lagi berlama-lama pacaran jika bertemu dengan pria yang tepat nantinya.


“Inginnya sekarang mencari calon suami saja, umur sudah segini. Tapi siapa tahu seiring berjalannya waktu selama bekerja, mudah-mudahan ada yang mau mengajak saya menikah,” ujar Vidya belum lama ini.


Pemeran Rahma dalam sinetron Islam KTP ini, mengaku memiliki tipe pria idaman. Selain harus memiliki postur tubuh ideal, dara kelahiran 13 April 1985 juga menyukai pria ‘nakal’.


“Yang pasti cowok itu harus memiliki badan yang tinggi ya. Aku suka badan cowok yang suka fitnes. Cuma nggak suka yang terlalu jadi banget. Apalagi yang berotot besar, aku kurang suka” ucapnya. “ Terus, aku juga suka cowok yang kelihatan ‘bandel’. Maksudnya kalau lihat cowok yang mukanya bandel gitu, tapi pribadinya nggak, nah itu aku suka banget,” sambungnya.


Selain memiliki mimpi untuk bersanding dengan lelaki pujaannya di pelaminan, Vidya juga masih menunggu kesempatan untuk ikut bermain dalam sebuah film layar lebar. “Kalau main film sih ada keinginan juga. Namun saat ini belum datang juga tuh tawaran seperti itu,” terang Vidya


ADEGAN RANJANG


Meski menyatakan siap diberi peran menantang dalam berakting, tak lantas membuat Vidya sembarangan menerima tawaran pekerjaan. Walaupun tak menolak untuk berpenampilan seksi di sebuah adegan, ia menyatakan masih pikir-pikir untuk melakukan adegan ranjang.


“Kalau berpenampilan seksi pada tempatnya, ya aku enggak masalah,” paparnya. “Berbikini buat aku enggak masalah, asal di pantai yang memang tempatnya.”


Untuk masalah adegan ranjang, mantan public relation (PR) sebuah perusahaan itu jelas-jelas menyatakan akan pikir-pikir dulu. Faktor keluarga lah yang membuat dirinya membuat batasan-batasan mengenai tawaran seperti apa yang ia terima.


“Keluarga aku sangat ketat dalam urusan agama. Sebelum aku memutuskan untuk masuk ke dunia akting, mereka sudah wanti-wanti aku agar bijak membuat pilihan,” ungkap Vidya.(embun/rf)


Vidya Karraya



Article source: http://www.hidayatullah.com/read/28822/02/06/2013/%E2%80%9C150-tahun-frans-van-lith%E2%80%9D-.html


Vidya Karraya Inginkan Pria 'Nakal'

Wednesday, May 29, 2013

Diduga Terlibat, Pacar Pria Pemenggal Tentara Inggris Dibekuk

Diduga Terlibat, Pacar Pria Pemenggal Tentara Inggris Dibekuk


Liputan6.com, London : 2 Gadis bersaudara dibekuk kepolisan London karena mengencani duo pelaku penyerangan, yang salah satunya menjadi tersangka pemenggalan tentara Inggris Lee Rigby. Danielle Thomas (31) dan Rikki Thomas (29) pun diangkut ke kantor polisi setempat pada Kamis 23 Mei waktu London.

Menurut sumber yang identitasnya dirahasiakan seperti dilansir dari The Sun, Sabtu (25/5/2013), kedua wanita itu terlihat terakhir bersama Michael Adebolajo dan Michael Adebowale. Itulah alasan mereka dibekuk polisi, dan diinterogasi polisi selama berjam-jam di kantor polisi London.


Tapi setelah melakukan investigasi, detektif akhirnya membebaskan keduanya karena tak memiliki keterlibatan dalam pembantaian yang terjadi pada Rabu 23 Mei waktu setempat di Woolwich, London.


Meskipun menurut sumber keluarga kedua perempuan itu, Rikki telah masuk Islam selama 2 tahun terakhir, dan mengubah namanya menjadi nama muslim dan mengenakan pakaian tertutup.


Seorang sumber lainnya mengungkapkan, Adebolajo dan Adebowale – yang ditembak dan terluka oleh polisi di tempat kejadian pembunuhan itu – secara rutin mengunjungi rumah keluarga Thomas selama bulan-bulan sebelum pembunuhan Lee. Namun mereka bersikeras adik-adiknya itu tidak terlibat.


Seorang sumber mengatakan, “Rikki dan Danielle berasal dari keluarga Kristen yang sangat taat, dan tidak ada jalan bagi mereka terkait dengan semua ini (insiden pemenggalan kepala).


“Rikki masuk Islam dalam beberapa tahun terakhir setelah merasa mendapatkan panggilan. Ini (berpindah agama) bukan sesuatu yang mudah bagi keluarga untuk ditangani, tapi dia (Rikki) tidak bersikap radikal dan alasannya sangat masuk akal,” kata sumber itu.


Kakak tertua Rikki dan Danieele, Nathan Thomas (38) mengatakan: “Ini merupakan waktu yang sangat sulit, terutama bagi keluarga saya. Kami tidak ingin mengatakan apa-apa saat ini.”


Setelah tak terbukti terlibat dan dibebaskan, petugas pun menghentikan penjagaan di sekitar rumah Thomas bersaudara di perkebunan Greenwich saat makan siang.


Sebelumnya, seorang pria berusia 29 tahun juga dibekuk oleh polisi London karena diduga terkait insiden pemenggalan tentara Inggris itu. Namun pria yang identitasnya belum dipublikasikan itu hingga kini masih dalam tahanan.


Pasca-penangkapan Michael Adebolajo dan Michael Adebowale, polisi telah melakukan penggeledahan di rumah Adeniyi yang merupakan ayah Adebowale di Holloway, London Utara. Dalam penggeledahan tersebut, polisi membawa beberapa tas yang penuh dengan kaset video.


Sementara Adebowale dan Adebolajo saat ini tengah menjalani penahanan, meski dalam perawatan intensif akibat terkena tembakan saat akan menyerang polisi. (Tnt/*)


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/05/02/219477408/Lawan-Eyang-Subur-Adi-Bing-Slamet-Didampingi-TPM


Diduga Terlibat, Pacar Pria Pemenggal Tentara Inggris Dibekuk

Tuesday, May 28, 2013

Pembunuhan Lee Rigby, Polisi Inggris Tahan 10 Pria

Foto Terkait


Seorang Tentara Inggris Digorok di Jalanan




TEMPO.CO, London – Polisi Inggris menahan pria ke-10 terkait dengan pembunuhan seorang anggota militer, Lee Rigby, di Woolwich, pekan lalu.


Pria yang ditangkap tersebut berusia 50 tahun. Ia kini mendekam dalam jeruji besi di Welling, sebelah timur laut London, Senin, 27 Mei 2013. “Dia turut berkonspirasi dalam aksi pembunuhan,” kata polisi.


Sebelumnya, polisi sudah menahan pemuda berumur 22 tahun di Highury, London utara, Ahad, 26 Mei 2013, yang diduga terlibat dalam pembunuhan.


Menanggapi peristiwa mematikan itu, Menteri Dalam Negeri Bayangan Inggris, Yvette Cooper, mengatakan para menteri di Inggris harus berusaha sekuat tenaga mencegah timbulnya kebencian terhadap para ulama.


Sampai sejauh ini, dari 10 orang yang ditahan, lima di antaranya masih ditahan, sedangkan dua lainnya dilepas. Polisi menerangkan, dua orang yang diduga melakukan pembunuhan adalah Michael Adebolajo, 28 tahun, dan Michael Adebowale, 22 tahun.


Kedua terdakwa merupakan warga negara Inggris asal Nigeria yang berstatus mualaf (baru masuk Islam). Mereka berdua kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil setelah mendapatkan tembakan dari polisi usai melakukan pembunuhan.


BBC | CHOIRUL


Terhangat:
Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha


Berita Terhangat
Coret Hieroglif, Bocah Cina Permalukan Negaranya

MI5 Dicurigai Sengaja Radikalkan Adebolajo 

Sniper Tembak Mati Wartawan TV Suriah




 


Article source: http://hot.detik.com/read/2013/05/21/180429/2252210/230/chicco-jerikho-masuk-islam-demi-laudya-chintya-bella?991104topnews


Pembunuhan Lee Rigby, Polisi Inggris Tahan 10 Pria

Friday, May 24, 2013

Pelaku Pembunuhan Sadis Tentara Inggris Pernah Mencoba Pergi ke Somalia


salah seorang pelaku (ITV News)

London, – Dua pelaku pembunuhan sadis tentara Inggris saat ini masih dirawat di rumah sakit setelah ditembak polisi. Kedua pria berkulit hitam itu diketahui sebagai warga Inggris keturunan Nigeria. Kepolisian belum merilis identitas kedua pria tersebut.

Namun media Inggris mengidentifikasi salah satu pelaku adalah Michael Adebolajo, yang namanya sudah tak asing bagi kepolisian dan intelijen Inggris dikarenakan sepak terjangnya.


Menurut harian Telegraph, Jumat (24/5/2013), Adebolajo pernah ditangkap enam tahun lalu setelah terlibat dalam aksi protes yang berlangsung rusuh di luar Old Bailey. Pria berumur 28 tahun itu dikenal sebagai anggota sebuah kelompok fanatik yang kerap melancarkan aksi demo bersama sejumlah ulama Inggris.



Pekan lalu, Adebolajo pernah muncul menyuarakan retorika anti-Barat di Woolwich. Bahkan dia pernah mencoba pergi ke Somalia untuk bergabung dengan jaringan militan Al-Shabaab, namun dipaksa kembali ke Inggris.


Menurut Anjem Choudary, pemimpin kelompok radikal yang telah dilarang, al-Muhajiroun, Adebolajo sering menghadiri pertemuan dan aksi-aksi demo yang dilakukan kelompoknya. Adebolajo juga diketahui sebagai mualaf yang dekat dengan ulama radikal yang terkenal di Inggris, Omar Bakri Mohammed.


Bahkan Omar Bakri Mohammed mengaku dirinyalah yang meng-Islam-kan Adebolajo beberapa tahun lalu. “Kami dulu memiliki sebuah kios di jalanan di London tempat kami berbicara dengan orang-orang yang lewat soal arti kehidupan,” tuturnya.


“Dia berhenti untuk berbicara dengan kami dan kami mengajaknya untuk masuk Islam. Karena dia mualaf, saya masih bisa mengingat dia. Saat itu ada banyak konflik di seluruh dunia, dan khususnya di Irak dan Afghanistan. Kami bicara dengan dia soal ini dan dia tampaknya bersimpati pada kaum muslim,” tuturnya.


Adapun pelaku kedua belum diketahui identitasnya. Namun para penyidik tengah menyelidiki apakah pria muda itu memiliki catatan kriminal sebelumnya.


Hanya Gara-gara Menyimpan Foto Pacar, Siswi SMK Tidak Diluluskan Pihak Sekolah. Simak Selengkapnya di “Reportase Pagi Akhir Pekan”, pukul 04.30 – 05.30 WIB Hanya di TransTV


(ita/nrl)







Article source: http://www.lensaindonesia.com/2013/04/28/formappi-calonkan-angel-lelga-di-parlemen-ppp-beruntung.html


Pelaku Pembunuhan Sadis Tentara Inggris Pernah Mencoba Pergi ke Somalia

Friday, January 25, 2013

Rahmat Rampok Bank Saat Khutbah Jumat

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA–Kumandang azan zuhur baru saja berkumandang di kompleks Yayasan Pendidikan Panglima Besar Soedirman, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (25/1/2013) siang sekira pukul 12.00 WIB.

Ratusan pria sekitar kompleks berbondong-bondong mendatangi masjid yang berada di lingkup yayasan tersebut untuk menunaikan ibadah salat Jumat , termasuk para anggota satuan pengamanan (Satpam) Kantor Kas Pembantu Cabang Bank Muamalat.

Situasi di sekitar menjadi sepi dan hanya menyisakan empat orang karyawan perempuan di dalam kantor.

Saat orang tengah khusyuk mengikuti khutbah yang menjadi rukun salat, seorang pria paruh baya berseragam ungu khas Bank Muamalat terlihat mendatangi kantor bank.

Tak ada gelagat mencurigakan dari perilaku yang ditunjukkan pria tersebut. Pun siapa nyana, pria yang belakangan diketahui bernama Rahmat itu tengah melancarkan aksi perampokan yang sudah ia rancang selama satu bulan.

Perampokan ia lakukan tanpa bantuan siapapun. Malah ia hanya bermodalkan sebilah pisau dapur yang telah berkarat untuk merampok. Seragam yang ia kenakan memang seragam Bank Muamalat.

Maklum saja, Rahmat rupanya mantan karyawan bank yang mengklaim mengusung syariat Islam dalam menjalankan kegiatannya tersebut.

Sofyan (35) seorang saksi mata menuturkan, Rahmat datang menumpangi motor Honda Revo bernomor polisi B 6640 RPN yag dikendarai sendiri. Situasi di kantor bank yang berlokasi di dalam kompleks pendidikan sekolah Islam tersebut memang sedang sepi karena bertepatan dengan pelaksanaan salat Jumat.

“Salat Jumat tengah (rukun) kutbah. Pelaku sepertinya tahu kondisi bank. Apalagi dia datang pakai seragam, jadi tak ada yang curiga,” ujar Sofyan yang ditemui Tribun Jakarta di sekitar lokasi, Jumat (25/1/2013).

Adapun, Kapolsek Pasar Rebo Kompol Sutardi menuturkan Rahmat berpura-pura masih menjadi karyawan bank. Sutardi menjelaskan, saat masuk kedalam bank Rahmat mengaku santai dan tidak grogi. Rahmat menggunakan papan nama palsu bertuliskan Bank Muamalat.

Di dalam kantor ia berdalih hendak mengantarkan surat. Nyatanya, amplop yang dibawa rahmat tak berisi apa-apa. Empat karyawati yang saat itu ada di dalam, Risma Amelia (34) dan Lisa (23) yang bertugas sebagai teller serta Lisa (23) selaku costumer service dan Rohani (34) petugas kebersihan pun terkelabuhi.

“Di bawah ancaman senjata tajam ketiga korban langsung diikat dengan sumbu kompor dan rafia. Selain itu mata ketiganya juga ditutup dengan menggunakan lakban warna hitam. Saat ketiga korban diikat, tiba-tiba Rohani, masuk diapun juga langsung ditodong dan diikat dengan sumbu kompor,” jelas Sutardi.

Usai melumpuhkan para korban, pelaku memaksa para karyawati itu untuk berbalik badan ke arah tembok. Rahmat juga memaksa para karyawati untuk menunjukan tempat menyimpan uang. Di laci teller, uang senilai Rp 55.390.000 ia gondol.

“Ditunjukan uang yang ada dalam laci teller. Lalu dimasukan kedalam dua kantong celanannya. Ia pun melarikan diri menggunakan sepeda motor ke pintu utara sekolah yang masih ditutup pagarnya,” jelas Sutardi.

Beruntung, ikatan Rohani -yang tengah hamil 7 bulan, tak begitu erat. Ia berhasil membebaskan diri dari simpul tali sumbu kompor lalu berteriak minta tolong.

Seorang Satpam sekolah bernama Gunardi yang kebutulan tak mengikuti salat Jumat serta seorang anggota TNI Angkatan Darat yang sedang menjemput anaknya berusaha menghalangi Rahmat yang menggeber motornya untuk melarikan diri. Keduanya pun mengejar Rahmat.

Pengejaran berakhir setelah motor yang dikendarai Rahmat terjatuh. Lokasi jatuh tak jauh dari kantor bank. Rahmat memang tak bisa kemana-mana. Sepertinya, Rahmat kurang teliti soal detail pelarian diri usai beraksi. Pagar mengelilingi kantor bank itu, pintu pagar pun masih tertutup.

“Dikejar naik motor, terus jatuh dari motor. Kebetulan semua pagar ditutup. Mungkin dia bingung mau kemana,” kata saksi mata, Sofyan yang ada di lokasi saat kejadian. Rahmat pun dibekuk dan diserahkan ke polisi.

Article source: http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/ulasan/60929-%E2%80%9Cseparuh-aku%E2%80%9D-break-seminggu,-%E2%80%9Ctukang-bubur-naik-haji%E2%80%9D-tayang-3,5-jam,-bagaimana-performanya.html


Rahmat Rampok Bank Saat Khutbah Jumat

Friday, December 27, 2013

Kisah Cinta Fenomenal Seleb Tanah Air 2013 (II)





VIVAlife- Tahun 2013 segera berganti. Selama perjalanan tahun itu, kisah cinta sejumlah seleb tanah air menjadi cerita tak terlupakan untuk dunia hiburan tanah air.


Apalagi, perjalanan kisah cinta sejumlah seleb di tahun 2013 cukup banyak yang menjadi fenomenal. Mulai dari kisah asmara Raffi Ahmd dengan politisi cantik Wanda Hamidah, hingga kisah cinta mengejutkan antara vokalis band NOAH, Ariel dengan Sophia Latjuba.


Cerita cinta mereka selalu menjadi perbincangan dan menghebohkan di 2013. Bagaimana kisahnya, berikut rangkumannya.


Asmirandah dan Jonas Rivanno


Kisah cinta berikutnya datang dari pesinetron Asmirandah dan Jonas Rivanno. Kisah cinta mereka, diakui datang dengan tiba-tiba tanpa ada yang merencanakan.


Keduanya terlibat cinta lokasi. Tak banyak kabar miring yang mewarnai tali cinta keduanya. Awal tahun 2012 mereka mulai berhubungan, namun, kedekatannya jarang sekali dipublikasikan.


Dan 17 Oktober 2013 lalu, keduanya diam-diam melangsungkan pernikahan di kediaman Andah di Beji, Depok, Jawa Barat. Sayang, keduanya sempat membantah berita bahagia tersebut.


Jonas yang memeluk keyakinan Nasrani pun rela berpindah keyakinannya menjadi seorang mualaf mengikuti keyakinan sang kekasih. Namun, Jonas membantah jika dirinya telah menjadi mualaf.


Hal ini menjadi kontroversi dan perdebatan, membuat  pria berusia 26 tahun tersebut di protes dari ormas Islam. Sampai-sampai ormas tersebut melaporkan Jonas kepada pihak kepolisian atas dugaan penistaan agama.


Setelah diam dalam persembunyiannya, akhirnya keduanya pun tampil di hadapan umum dan menggelar temu media di kediaman Andah di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Dalam temu media tersebut, baik Andah maupun Jonas mengutarakan permintaan maafnya kepada pihak-pihak yang telah terluka dengan apa yang telah mereka lakukan.


“Saya dengan kerendahan hati dan setulus-tulusnya meminta maaf kepada semua masyarakat Indonesia. Dan juga kepada instansi terkait MUI Depok, KUA Depok, dan juga masjid An -Nur. Pokoknya semua masyarakat umum yang merasa dirugikan dengan pemberitaan ini,” ucap Asmirandah.


Selang beberapa hari, Andah pun mendaftarkan pembatalan pernikahannya ke Pengadilan Agama Depok, pada 7 November 2013. Hal ini kembali mengejutkan publik.


Dan tepat pada tanggal 18 Desember 2013, Pengadilan Agama Depok pun mengabulkan permohonan pembatalan pernikahan kedua sejoli ini.


“Membatalkan pernikahan pemohon dan termohon yang diselenggarakan pada 17 Oktober. Menyatakan kutipan akta nikah, tidak mempunyai kekuatan hukum,” kata Hakim Ketua, Drs Khairuman saat membacakan amar putusan.


Zaska si Goyang Itik dan Vicky Prasetyo

Tak pernah terlihat menggandeng sosok pria di setiap kesempatan,  diam-diam pedangdut muda bernama asli Surkiani atau  Zaskia Shinta (23) muncul dengan kabar mengejutkan.


Zaskia yang tenar berkat goyang itiknya, diam-diam menggelar acara lamaran mewah pada 1 September 2013 di Hotel Kempinski, Jakarta dengan pria yang kabarnya berprofesi sebagai pengusaha, Vicky Prasetyo (29).


Bagi Zaskia, Vicky sosok yang sangat manis dan luar biasa. ia mengaku pertama kali berjumpa dengan Vicky di acara SCTV Awards beberapa tahun lalu.


Sayangnya usia pertunangan tak lama. Niat keduanya untuk membina sebuah rumah tangga yang diidamkan, harus kandas di tengah jalan.


Selang sehari setelah hari lamarannya tersebut, kebobrokan Vicky pun perlahan terkuak. Vicky merupakan pria dengan status memiliki seorang istri, dan bukanlah seorang lajang seperti yang ia ungkapkan kepada Zaskia saat itu.


Tak hanya itu, nama Vicky pun semakin melejit dengan pengakuan beberapa pedangdut yang mengungkapkan bahwa Vicky adalah penipu.


Dan pada akhirnya, harapan Zaskia untuk melabuhkan hatinya kepada Vicky harus kandas ditengah jalan. Kini keduanya tak lagi bersama.


Ariel ‘NOAH‘ dan Sophia Latjuba

Bukan Ariel ‘NOAH‘ namanya jika tidak menjadi sorotan. Sempat heboh video syurnya dengan sejumlah artis mulai dari Luna Maya  hingga Cut Tari, tak membuat  Ariel kehilangan pamornya di mata wanita.


Belum lama ini, Ariel kembali bikin heboh. Duda satu anak ini dikabarkan sedang dekat dengan aktris senior, Sophia Mueller atau akrab dikenal dengan nama Sophia Latjuba.


Kabar kedekatannya jadi buah bibir, saat keduanya kepergok mesra bergandengan tangan di sebuah pusat perbelanjaan di bilangan Senayan, Jakarta. Foto-foto mesranya juga ramai beredar di dunia maya. Ariel menggandeng tangan Sophia saat berada di eskalator.


Saat dikonfirmasi soal foto-foto mesranya, manajer Sophia  pun menanggapi dengan santai dan mengatakan tak perlu dibesar-besarkan.


Dilanjutkannya, kedekatan Sophia dan Ariel hanya sebatas untuk  pekerjaan semata. (eh)


Article source: http://www.gatra.com/fokus-berita/33054-geliat-islam-negeri-beruang-merah.html


Kisah Cinta Fenomenal Seleb Tanah Air 2013 (II)

Sunday, December 30, 2012

Bagaimana Sam Brodie Kembali Menjadi Lelaki?

Jakarta – Pria berdarah Ambon ini mengaku, momentum kembalinya ia menjadi seorang pria terjadi begitu saja. Keputusannya untuk mengubah jati dirinya kembali ke kodratnya sebagai laki-laki itu muncul seiring dengan keiginannya untuk menjadi mualaf.

Pria berambut pirang ini tertarik membaca Al Qur’an pada tiga tahun lalu. Ada rasa batin yang mengatakan selama ini ia telah salah memilih jalan.

“Saya buka Al Qur’an, ada sesuatu yang kayak bilang bahwa hidup saya selama ini tuh dosa. Islam itu luar biasa, pelan-pelan kemudian saya berubah,” ungkap Sam.

Ia pun kemudian meminta bimbingan seorang ustad untuk membantunya mendalami Islam. Saat itu pula ia mencoba untuk ikhlas menerima kodrat hidup seperti yang seharusnya. Sam merasa, Tuhan kemudian mengarahkan jalannya untuk membukakan pintu kebaikan bagi hidupnya saat ini.

Ia mulai meninggalkan kebiasaannya berdandan dan bergaya ala perempuan. Perubahan pun semakin terlihat. Sam bahkan menemukan cinta dari lawan jenis. Ia lalu menikah dengan sahabatnya, Indry pada Desember 2010 silam. Dari pernikahan itu ia dikaruniai satu orang anak yang ia beri nama Kimmy.

“Aku merasa lengkap sekarang. I have family dan nggak kekurangan, alhamdulillah,” ucapnya bersyukur.

Meski ia sendiri tak memungkiri, hingga saat ini masih banyak pendapat yang mengatakan bahwa dirinya tak jauh beda dari ‘banci’. Ia mengaku tak sakit hati. Pria penyuka makanan Indonesia ini enggan meladeni komentar miring yang dilemparkan kepadanya.

Membawa sosoknya yang baru, Sam ingin memberikan pembuktian bahwa dirinya bisa berubah lebih baik. Bahkan ia punya keinginan untuk menjadi da’i kelak. Pengetahuannya tentang Islam tak ingin ia telan sendiri. Ia ingin berbagi ilmu dengan banyak orang mengenai agama yang ia anut sekarang ini.

“Aku mau jadi ustad. Aneh ya kedengarannya? Tapi, aku serius mau berbagi tentang Islam. Salah satu jalannya ya dengan jadi ustad,” tandasnya. Semoga keinginan mulia itu menemukan jalannya!

(doc/hkm)



<!–HUT ke-13, detikcom bagi-bagi 13 iPad 2, juga puluhan ribu tiket bus dan kereta. Daftar di sini. –>

Article source: http://news.detik.com/read/2012/11/29/104929/2104739/10/masuk-5-besar-capres-2014-versi-lsi-ini-tanggapan-hidayat-nur-wahid?9911012


Bagaimana Sam Brodie Kembali Menjadi Lelaki?

Tuesday, April 9, 2013

Farhat Abbas Serang Pengacara Eyang Subur

BUKAN Farhat Abbas namanya kalau tidak mengomentari masalah-masalah yang tengah ramai dibicarakan. Termasuk mengenai perseteruan antara Adi Bing Slamet dan Eyang Subur. Pengacara yang disebut-sebut bakal mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia 2014 mendatang itu menilai perseteruan diantara mereka terjadi karena ulah kuasa hukum Eyang Subur yang bernama Ramdan Alamsyah. Menurut Farhat, Ramdan sengaja melontarkan pernyataan-pernyataan yang membuat Adi dan eyang saling membenci.


“”Dia itu mediator dalam bahasa dagangnya itu broker. Jadi seharusnya tidak ribut, jadi ribut gara-gara pakai pengacara,”" ujarnya ketika ditemui di Senayan, Jakarta, kemarin.



Menurut suami Nia Daniati ini, dari riwayatnya, kuasa hukum Subur memang kerap mencari-cari permasalahan sehingga kliennya terus berseteru. “”Memang latar belakang pengacara Alamsyah ini tukang bikin ribut, ada apa-apa main lapor. Pakai otak dong, tidak ada pengacara kaya gitu,”" kata pria yang pernah menyerang sejumlah tokoh dan artis dengan pernyataan-pernyataan kontroversialnya itu.



Sebagai seorang pengacara, kata pria kelahiran Riau, 22 Juni 1976 itu, harusnya bisa menjaga emosi dari kliennya. “”Pengacara itu harus bisa mendamaikan orang ribut, tidak membuat orang jadi emosi. Tapi dia tuh betul-betul lebih setan dari setan,”" kata pria yang dikabarkan pernah menikah siri dengan Ani Muryadi itu.



Anak dari Abbas Said ini mengungkapkan, kliennya yang memiliki banyak istri bisa menodai nama baik profesi pengacara. “”Masa seorang pengacara bisa bilang kalau Eyang punya istri seribu, siapa yang salah?. Nggak ada pengacara yang berani bilang gitu. Itu kan mempermalukan profesi pengacara,”" tukasnya.



Dia pun mengatakan, kalau ilmu Ramdan masih cetek. “”Si pengacara dan Eyang Subur menggunakan alibi dengan cara-cara Islam untuk sesuatu yang bukan etika dan tata cara Islam. Alamsyah itu bukan orang baru, tapi dia itu orang yang tersesat dalam berpikir maupun berbicara. Dia itu fakir ilmu. Pengacara Eyang Subur miskin ilmu,”" tuturnya.



Pria yang dilaporkan Anton Medan akibat perkataan rasisnya pada Wagub Ahok itu mengatakan, dirinya memiliki solusi agar masalah ini lekas kelar. Namun dia enggan membocorkan solusinya itu. “”Biarkan saja mereka menikmati kebodohan akibat perdukunan. Saya nggak mau ngajarin ilmu saya supaya mereka menyelesaikan masalah ini,”" tandasnya.



Namun dia mengungkapkan, pertikaian tersebut bisa mereda asal Subur bertobat mengaku salah kepada masyarakat. “”Eyang Subur cukup bertobat aja. Bilang, “saya salah, saya khilaf dan minta maaf”. Kalau begini dia mempermalukan diri sendiri. Tak perlu pengacara, karena masalah ini belum masuk ranah hukum. Jadi ribut gara-gara pakai pengacara,”" pungkasnya. (dew)


Article source: http://www.tempo.co/read/news/2013/04/09/200472228/Melongok-Festival-Legu-Gam-di-Ternate


Farhat Abbas Serang Pengacara Eyang Subur

Sunday, July 21, 2013

Arturo Cerulli, Wali Kota Muslim di Negeri Katolik

Jakarta – Sementara Jakarta punya Jokowi, Italia punya Arturo Cerulli. Keduanya sama-sama pejabat yang besahaja dan dekat dengan rakyatnya. Saat menghadiri peluncuran buku Scappa per Amore karya Dini Fitria di pusat belanja Blok M, Jakarta Selatan, Kamis sore lalu, Wali Kota Monte Argentario ini cuma ditemani istri dan anak keduanya. Tak ada pengawal, ajudan, atau sekretaris pribadi.

Tapi paling menarik dari sosok Arturo adalah soal keislamannya. Sebagai muslim, dia baru dua bulan lalu terpilih kembali untuk lima tahun berikutnya sebagai wali kota di negeri mayoritas Katolik tersebut. Dia mengaku agama Islam yang dianutnya pernah menjadi bulan-bulanan lawan-lawan politiknya saat berkampanye. Tapi Arturo berhasil meyakinkan bahwa dia semata ingin mengabdi pada kota kelahiran dan warganya.


“Saat itu orang-orang menganggap saya ingin menghancurkan bangunan-bangunan gereja, juga ingin membangun masjid. Kini mereka tak mengatakan hal itu lagi. Sekarang (kampanye negatif) sudah selesai,” ujarnya saat berbincang dengan Astrid Septriana dan Arif Arianto dari Detik. Berikut petikan selengkapnya.


Italia identik dengan Katolik, tapi Anda yang muslim bisa menjadi wali kota…


Saat saya mencalonkan diri pada 2008, orang-orang juga menganggap saya gila. Tapi saya pikir, sebagai wali kota yang baik, Anda tidak seharusnya membicarakan agamanya, tapi lihat bahwa ia benar-benar mencoba melakukan perubahan baik, seperti membersihkan jalanan dan mencoba membuat oran lebih bahagia. Lambat laut orang mulai menerima saya dan mereka paham bahwa tidak ada pertimbangan agama untuk menjadikan seseorang sebagai wali kota.


Saya hanya mencoba melakukan hal yang bisa membuat kota lebih baik. Jadi tidak akan membawa hal yang menyentuh wilayah keagamaan. Ternyata ini bisa berjalan bersama antara wali kota muslim dengan kota Katolik. Anak saya juga pergi ke sekolah Katolik. Dia tentunya harus memahami agama Katolik, tapi ia tidak harus mengikuti peraturannya. Saat itu juga sedang terjadi krisis di Italia, jadi wali kota sebelumnya tidak dipilih kembali oleh rakyat, hanya sedikit yang akhirnya terpilih kembali. Saat itu saya senang karena mendapatkan 58 persen suara.


Waktu itu keislaman Anda tidak menjadi bahan kampanye negatif, dikaitkan dengan isu terorisme, misalnya?


Ya, lima tahun lalu tentu saja demikian. Semua surat kabar Italias menuliskan bahwa ada seorang muslim yang ingin menjadi wali kota di sebuah kota. Kabar ini juga menjadi breaking news di televisi. Saat itu orang-orang menganggap keberadaan saya ingin menghancurkan bangunan gereja, juga ingin membangun masjid. Kini mereka tak mengatakan hal itu lagi. Sekarang sudah selesai.


Apa yang membuat Anda kembali terpilih?


Ya dua bulan lalu saya kembali terpilih menjadi wali kota. Saat yang pertama dulu, tentunya rakyat tidak mengenal saya. Jadi saya coba meyakinkan mereka dengan program yang saya rancang. Pada periode kedua, saya tidak menggambarkan kepada rakyat tentang program, tapi mengenai hal yang telah saya lakukan selama lima tahun terakhir. Jadi, jika mereka ingin mengikuti langkahku berikutnya, berikanlah kepercayaan kepadaku lagi. Saya juga sangat sangat menyukai pekerjaan ini. Bisa saya katakan, menjadi wali kota, gaji saya lebih rendah empat kali lipat dibanding sebagai insinyur. Tapi saya tidak peduli pada uang. Menjadi kaya bukanlah tujuan hidup saya. Tujuan hidup saya adalah menikmati hidup.


Bagaimana awal Anda menjadi seorang muslim?


Pada 1988, saya ke Indonesia untuk bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di Serpong. Suatu hari saya bertemu dengan Nunuk dan jatuh hati padanya, lalu kami menjalin hubungan dan merencanakan pernikahan. Tapi orangtuanya menentang karena saya bukan dari Jawa dan bukan muslim. Tentunya saya tidak bisa berubah jadi Jawa, tapi saya putuskan menjadi muslim. Jadi saya masuk Islam karena dalam satu keluarga sebaiknya hanya punya satu keyakinan, dan saya lebih nyaman untuk memeluk Islam.


Kenapa merasa nyaman menjadi muslim?


Tidak terdapat banyak perbedaan dari peraturan Islam dan di Kristen. Di kedua agama itu, hanya terdapat satu tuhan. Ketika Anda mampu menjadi seorang penganut Kristen yang baik, Anda juga mampu menjadi seorang muslim yang baik. Kecuali pada cara beribadahnya dan beberapa peraturan lainnya ya.


Respons keluarga saat memilih Islam?


Ibuku mempersilakan saya memilih beralih agama dan memberi kebebasan memilik istri. Saya sempat bercerita kepada Ibu bahwa calon istri saya sangat hitam, tapi ibu justru menukas, “Ini kamu yang akan menikah, bukan saya. Jadi jika kamu menyukainya, silakan saja.” Saat ibu bertemu dengan calon istri saya, ia bilang Nunuk tidak sehitam yang saya gambarkan.


Bagaimana multikulturalisme di Italia?


Mungkin saya belum menceritakan di sana ada kecenderungan, bila seorang pria muslim melecehkan perempuan, koran akan menuliskan pria muslim melakukan hal buruk. Tapi jika seorang pria kristen melakukan yang sama, mereka akan mengatakan, “pria dari Roma atau Milan melakukan hal buruk.” Mereka tidak menyebutkan identitas Kristennya. Jurnalis memberikan kesan tertentu. Tapi, di samping hal ini, kami bisa merasa sangat terintegrasi dari hari ke hari nuansa multikulturalisme semakin menjadi baik.


Seperti apa sih komunitas muslim di Italia?


Tidak banyak orang muslim di Italia. Biasanya orang muslim itu bukan penduduk asli Italia, sebagian imigran dari Afrika Utara atau Eropa Timur. Tentunya mereka membawa kesan sebagai orang yang berkualitas rendah karena datang sebagai imigran gelap. Ini membuat banyak orang beranggapan salah dan buruk kepada muslim. Faktanya, 90 persen imigran gelap muslim tak punya paspor dan pekerjaan.


Anda membuat masjid atau fasilitas untuk muslim?


Tidak. Komunitas muslim di kotaku sangat kecil. Jadi tidak ada cara untuk bisa menambahkan sesuatu. Jika ingin beribadah dengan komunitas muslim, yang terdekat berada sekitar 40 Km dari tempat saya. Di sini komunitas muslimnya lebih besar, dan untuk jarak tempuh 40 Km bisa ditempuh dalam waktu sekitar 25 menit dengan mobil. Sedangkan di Indonesia bisa memakan waktu satu sampai dua jam ya, ha ha ha…


Seberapa sering Anda mengunjungi Indonesia?


Setelah kedatangan saya ke Jakarta pada 1988, saya kembali lagi ke sini pada 1990-an. Setelah itu, saya rutin ke sini setiap satu atau dua tahun karena istri saya memiliki keluarga di sini.


Selain karena istri, apa yang membuat Indonesia menarik untuk Anda?


Indonesia adalah negara yang benar-benar masih berkembang. Saya melihat seberapa mudahnya menjadi seorang politikus di Indonesia. Pertama karena Indonesia masih baru dalam urusan demokrasi. Sebagai wali kota, telepon saya aktif selama 24 jam. jadi warga bisa menelepon saya kapan pun untuk mengeluhkan apa saja. Saya tidak tahu apakah hal seperti ini mungkin dilakukan di Indonesia.


Jujur, saya datang ke Indonesia tidak dalam frame bekerja, tapi berlibur, dan saya lebih memilih Bali dan Lombok dibanding Jakarta. Jakarta is very good for shopping centre, and I don’t really like shopping centre. Saya juga menyukai Yogyakarta. Di sana lebih tampak keindonesiaannya. Atau ke Bandung dan Bogor.



Tulisan ini diambil dari Harian Detik edisi Minggu 21 Juli 2013.


Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/13/06/04/mntg9h-ada-tiga-kategori-mualaf-di-sumatra-selatan


Arturo Cerulli, Wali Kota Muslim di Negeri Katolik

Tuesday, October 1, 2013

Kala Garuda Muda Dilarang Ngartis

Pendapatan pesepakbola dunia terbesar dari luar lapangan hijau yaitu iklan produk. Di Indonesia, muncul wacana agar Garuda Muda “diharamkan” memasuki dunia gemerlap itu. Demi prestasi lah alasannya.

Tak bisa dipungkiri, dunia selebritas dan sepakbola memiliki hubungan spesial. Bintang lapangan hijau banyak yang mengeruk uang dari acara televisi hingga iklan. Bahkan di luar negeri, WAGS (wives and girlfriends) pesepakbola mayoritas artis.Namun, di Indonesia diwacanakan agar pemain sepakbola di tim nasional tidak dekat-dekat dengan dunia ikaln. Seperti diketahui, lama paceklik prestasi membuat publik Tanah Air risau dengan masa depan sepakbola Indonesia. Meski digandrungi publik, persepakbolaan Indonesia seolah tak bertaji.


Namun harapan akan membaiknya dunia si kulit bundar itu seakan membuncah saat Timnas U-19 menjuarai piala AFF. Paceklik prestasi selama 22 tahun seakan terobati dengan kemenangan Maldini cs atas timnas Vietnam dalam drama adu penalti.


Prestasi sepakbola Indonesia di tingkat kawasan selama ini hanya bisa dibilang “nyaris” sempurna. Lihat saja tahun 1997, 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2011 lalu, Timnas hanya bisa masuk final lalu tunduk kepada lawan baik di ajang Piala Tiger, AFF, maupun Sea Games. Namun kemenangan tim berjuluk Garuda Jaya ini pun diselimuti awan gelap. Menjadi pemain bintang dan berprestasi terkadang banyak godaan.


Lihat saja nasib timnas senior Piala AFF 2010 yang dirusak persiapannya dengan berbagai kunjungan yang tidak penting. Banyaknya tawaran iklan dan menghadiri acara tak penting bisa membuat mereka terlena.


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprodjo mewanti-wanti agar timnas U-19 dijaga dari gangguan internal dan eksternal. Roy Suryo juga tidak ingin mereka menjadi bintang iklan. Politisi Demokrat ini meminta agar kekompakan tim terus dijaga dan tidak diganggu kepentingan iklan dan komersil lainnya. Dia beralasan, tim ini masih akan terus jalan. Gangguan-gangguan iklan itu akan mengakibatkan ketidakkompakan di tubuh Garuda Jaya.


Selain Roy Suryo , Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti juga mengingatkan hal yang sama. Proteksi itu diperlukan agar timnas Garuda Jaya tidak mengalami over ekspos media. Dia meminta agar pemain tidak dibawa ke mana-mana, di luar lapangan rumput. Sebab menurut dia hal itu masih terlalu dini. Misalnya ada beberapa program TV meminta anak-anak hadir di studio.


“Masak anak-anak mau diboyong ke sana kemari, dari studio TV satu ke studio TV yang lain. Tampil di acara hiburan dan entertainment. Bisa-bisa malah merusak mental anak-anak. Mereka masih harus fokus. Masa depannya masih panjang,” ujar La Nyalla.


Ketua Badan Tim Nasional (BTN) ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan memagari para pemain timnas Indonesia U-19 dari godaan bintang iklan dan syuting untuk tayangan televisi.


“Kami khawatir akan terkontaminasi dunia hiburan dan menjadi terlalu sibuk dengan agenda di luar sepak bola. Sebab itu akan merugikan pemain sendiri dan berpengaruh ke mental,” ujar La Nyalla Mahmud Mattalitti.


Menurutnya, pihaknya telah belajar dari pengalaman beberapa pemain sepakbola yang mulai tenar dan masuk dunia hiburan. Dia menilai, karir sepakbolanya akan terganggu dan berimbas pada berkurangnya kemampuannya dalam urusan si kulit bundar.


Menpora Roy Suryo juga meminta agar timnas U-19 yang sukses menjadi juara Piala AFF U-19 dijaga dari gangguan internal dan eksternal. Menurut dia sukses timnas adalah perjalanan panjang. Sukses ini bukan merupakan keberhasilan individu tetapi kerja sama seluruh tim.


“Menurut saya, secara internal, jangan sampai di antara mereka timbul ada penonjolan sehingga ada friksi di antara mereka. Semalam yang saya lihat tokoh yang kemudian diangkat dan ditonjolkan ada Ilham. Saya sudah bicara langsung tadi pagi, saya pesankan, kebetulan saja yang jadi penentu. Tapi ini adalah kerja tim,” katanya.


Akibatnya, kata dia, kapten timnas, Evan Dimas yang biasanya menjadi pahlawan, semalam agak sedih karena tidak beruntung mengeksekusi penalti. “Nah itu jangan menjadi soal. Kalau itu diangkat bisa jadi masalah, karena ini kerja tim,” kata Roy menegaskan.


Perlukah pelarangan “ngratis” seperti ini? Ins


Pemain Bola Ini Berpenghasilan Besar dari Iklan
Faktor pemain menjadi salah satu magnet menarik dalam sepakbola. Tidak di pungkiri pemain sepak bola adalah suatu profesi yang dekat dengan ketenaran dan publisitas yang tinggi. Apalagi jika pemain itu memiliki kemampuan hebat atau tampang menawan. Dua aspek itulah yang membuat seorang pemain menjadi incaran pengusaha.


Bayaran dari iklan, tentunya membuat kekayaan sang pemain menebal. Berikut 5 pemain terkaya dunia versi Forbes yang juga menjadi bintang iklan.


Cristiano Ronaldo
Forbes merilis bahwa pendapatan mega bintang klub Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencapai 44 juta dollar atau setara Rp 507 miliar per tahunnya. Hampir setengah dari pendapatan Ronaldo berasal dari iklan.


Pemain Portugal ini mengikat kerjasama dengan Nike, Castrol, Clear Shampoo, Mobitti, Konami, Banco Espirito Santo. Ketenaran Ronaldo setelah 2 kali menjadi runner up pemain terbaik dunia membuatnya menjadi incaran banyak perusahaan lainnya yang mengantre untuk menjadikannya bintang iklan.


Lionel Messi
Lionel Messi, menurut catatan Forbes, memiliki pendapatan per tahun mencapai sekitar 40,3 juta dollar atau setara Rp 464,9 miliar. Pendapatan Messi ini berasal dari gaji sebesar 14 juta dollar, 2 juta dollar dari bonus dan 24 juta dollar dari iklan.


Messi, sebagai seorang pemain sepakbola dengan raihan 4 gelar pemain terbaik dunia, tidak di pungkiri dirinya mencatatkan diri sebagai seorang pesepakbola paling terkenal di dunia. Messi memiliki sponsor dari Adidas yang menyumbang 4 juta dollar per tahun lalu yakni Konami, PepsiCo, Cher, KFC, Gillete.


Sergio Aguero
Pemain asal Negeri Tango ini memiliki pendapatan per tahunnya mencapai 20,8 juta dollar atau setara Rp 239,9 miliar. Aguero telah mengikat kontrak kerjasama dengan beberapa produk dunia di antaranya Puma dan Pepsi.


Aguero dibeli Manchester City dari Atletico Madrid senilai 60 juta dollar. Selama dua tahun keduanya bersama Manchester City, Aguero selalu menjadi salah satu pencetak gol terbanyak bagi klub rival Manchester United ini. Performa apik Aguero membuat masa depannya di dunia sepak bola masih cerah. Dengan umur Aguero yang masih muda yakni 24 tahun membuat Puma terpikat untuk mengikatnya dengan kontrak kerjasama jangka panjang sebagai bintang iklan.


Wayne Rooney
Wayne Rooney, pemain yang mendapat julukan si bengal, memiliki pendapatan per tahunnya mencapai 20,3 juta dollar atau setara Rp 234,2 miliar. Sponsor terbesar Rooney ialah Nike dan Harper Collins. Rooney saat ini tengah mengalami kekeringan dana dari iklan. Pasalnya, EA Sport, sebagai salah satu penyumbang pendapatan terbesar memutus kontrak kerjasama 7 tahunnya.ins


Pesepakbola Indonesia Juga Laris Manis
Iklan, menjadi salah satu cara para atlet Indonesia untuk menambah pundi rupiah mereka. Tentunya, mereka juga kerap berlaku selektif terhadap iklan yang ditawarkan. Jika tidak ada korelasi dengan profesi mereka sebagai atlet, sudah barang tentu tidak akan diterima karena ha tersebut hanya akan mencoreng citra yang sudah melekat dalam dirinya.


Sebut saja iklan sepatu olah raga, makanan ringan penambah daya tahan tubuh hingga iklan sebuah sepeda motor yang kerap menonjolkan sifat macho seorang pria. Berikut beberapa nama pemain Timnas Sepak Bola Indonesia yang menambah pundi-pundi uang melalui jalur hiburan:


1. Irfan Bachdim
Pria kelahiran Amsterdam, Belanda, 11 Agustus 1988 silam tersebut mencuat namanya setelah menjebol gawang Malaysia dalam laga dua tahunan di Asia Tenggara, Piala AFF 2010. Dalam laga perdana, Indonesia berhasil membungkam Malaysia dengan perolehan skor 5-1 dan Bachdim menjadi salah satu pemain yang menjebol gawang Negeri Jiran tersebut.


Rupa yang kebule-bulean membuat seluruh pasang mata tidak bosan memandangnya. Ahasil, wajah blasteran Bachdim pun acap kali menghiasi layar kaca, tentunya di luar pertandingan yang ia lakoni.


Wajah Bachdim yang mulai menghiasi layar kaca dan sampul beberapa media cetak kerap disebut pelaku industri hiburan sangat berpotensial menyedot perhatian konsumen. Alhasil, Bachdim pun menjelma dari seorang atlet muda Indonesia menjadi superstar di dunia hiburan.


Dalam suatu kesempatan, Bachdim sempat menuturkan alasannya menerima sejumlah tawaran iklan yang berdatangan lantaran mengikuti jejak sang idola, Cristiano Ronaldo atau yang akrab disapa CR7.


“Idola saya Cristiano Ronaldo, itu juga salah satu alasannya saya ambil pekerjaan ini (bintang iklan),” tutur suami dari model Jennifer Kurniawan saat itu.


Sebut saja, iklan sampo, iklan minuman berisotonik hingga iklan sebuah sepeda motor mempercayakan Bachdim sebagai top brand mereka.


Namun, sayang, popularitas Bachdim yang meroket di dunia hiburan berbanding terbalik dengan profesinya yang sebenarnya yakni sebagai atlet Indonesia. Harapan sejumlah masyarakat harus pupus dikarenakan gelandang Persema Malang ini lebih menekuni profesi barunya di dunia hiburan.


Nama Bachdim dicoret sang pelatih, Rachmad Dharmawan (RD) dari susunan pemain Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games XXVI di Palembang lantaran mangkir dari latihan Timnas U-23.


Sikap indisipliner dan perubahan gaya hidup juga yang membuat Bachdim tersandung masalah di klub yang selama ini ia bela, yakni Persema Malang.


2. Bambang Pamungkas
Siapa yang tidak kenal Bambang Pamungkas. Striker klub Persija yang akrab disapa Bepe ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Selain kemampuan bermain sepak bola yang tidak lagi diragukan, wajah Bepe yang mengeluarkan aura karismatik kerap membuat sejumlah pasang mata tidak bosan untuk memandang.


Ketajaman Bepe ketika berhadapan langsung dengan gawang lawan dalam adu penalty menjadi salah satu alas an mengapa banyak penikmat Sepak Bola di Tanah Air menaruh kagum terhadapnya. Energi positif yang dipancarkan sang mantan kapten Timnas Indonesia tersebut dilirik sejumlah pelaku di industri hiburan,


Bepe pun dipercaya membintangi sejumlah iklan, seperti iklan makanan ringan yang dipercaya dapat menambah daya tahan tubuh, kemudian ada iklan sepatu dengan merk ternama, iklan handphone hingga iklan obat sakit kepala.


Diharapkan, dengan dijadikannya pria kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 silam tersebut menjadi icon sejumlah produk dapat dengan serta merta menyedot perhatian para konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.


3. Christian Gonzalez
Cristian Gonzales merupakan salah satu striker Indonesia yang ditakuti oleh lawannya. Pasalnya, pemain naturalisasi kelahiran Uruguay, 30 Agustus 1978 ini handal dalam posisi penyerang tengah ataupun penyerang tunggal saat di lapangan hijau dan terkenal dengan sundulan mautnya yang dapat menjebol gawang lawan.


Prestasinya di lapangan hijau yang terbilang cemerlang membuat suami dari Eva Nurida Siregar ini dilirik beberapa produser iklan yang mempercayakan Cristian sebagai top brand produk mereka. Alhasil, Pria yang telah mencetak gol sebanyak 173 gol ini dikontrak sebuah produk sepatu olah raga.


Selain menjadi bintang iklan, pria yang resmi menjadi Warga Negara Indonesia sejak 1 November 2010 ini juga dipercayakan membintangi sebuah sinetron yang berjudul Islam KTP. Kendati tawaran dari dunia hiburan mengalir deras, pemain yang dijuluki El Locco tersebut tetap berkomitmen penuh dengan profesinya sebagai atlet Sepak Bola Indonesia. Menurutnya, selama jadwal syuting tidak mengganggu hingga membuat kinerjanya menurun saat merumput, maka hal tersebut akan tetap dilakoni.


4. Andik Firmansyah
Nama Andik Vermansyah kian menjadi tidak asing didengar di telinga saat dirinya ditekling keras oleh bintang David Beckham dalam laga Tim Nasional Indonesia Selection melawan LA Galaxy di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu 30 November 2011silam.


Selain itu, gerak yang lincah saat merumput pun juga menjadikan pria kelahiran Jember, 23 November 1991 dijuluki Lionel Messi Indonesia. Seperti para pendahulunya, keunikan Andik juga dilirik sejumlah pelaku industri hiburan khususnya iklan.


Pemain asal klub Persebaya U-18 ini pun dipercayakan membintangi sebuah iklan produk kacang yang sudah tidak asing lagi.ins


Article source: http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/09/1252305/Panel.Konstitusi.Mesir.Beragam?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp


Kala Garuda Muda Dilarang Ngartis

Sunday, March 17, 2013

Aktivis yang Sukses Kelola Perusahaan Migas

Ulet dan pantang menyerah. Itulah Maman Abdurrahman. Pengusaha muda asal Desa Mukok, Sanggau, Kalbar ini sukses mengembangkan usahanya di bidang perminyakan dan gas (migas). Bahkan perusahaan yang dipegangnya, Starborn Chemical, berkembang pesat menyaingi perusahaan asing yang juga bidang perminyakan.

Pria berpostur besar tinggi ini benar-benar tidak membayangi kalau dirinya akan terjun di dunia usaha. Apalagi di bidang perminyakan. Pada tahun 1998, Maman pergi ke Jakarta, niatnya ingin mendaftar menjadi polisi. Setelah menyelesaikan sekolahnya di SMA Negeri 3 Pontianak, Maman tidak bisa ikut bersaing menjadi polisi, karena umurnya yang masih terlalu muda (belum 17 tahun), hingga tidak memenuhi syarat. Jadi, mesti menunggu setahun lagi agar syarat mendaftar polisi terpenuhi.

Daripada menganggur, pria kelahiran Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau ini memilih untuk kuliah di Universitas Trisakti Jakarta. Maman lulus di Fakultas Teknik Jurusan Perminyakan. Selama setahun bergelut di dunia kampus, Maman aktif di dunia pergerakan dan organisasi kemahasiswaan. Dia bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ketika itu sedang bergejolak pergerakan mahasiswa untuk mewujudkan reformasi pemerintahan.

Pria kelahiran 1980 ini mengaku bingung. Dia yang lebih banyak menghabiskan waktu kecilnya di Semuntai, Sanggau serta Sekadau dan menyelesaikan sekolahnya di Kota Pontianak, harus ikut berdemonstrasi mewujudkan reformasi di Semanggi I dan Semanggi II serta di kampusnya Trisakti, dengan konstalasi perpolitikan nasional yang mencekam. Merasa asyik menuntut ilmu perminyakan dan aktif di dunia pergerakan, sirna sudah keinginan Maman untuk menjadi polisi.

“Saya selalu ingat dengan pesan guru saya di SMA Negeri 3 dulu. Selagi ada niat baik dan usaha, tidak ada yang tak mungkin di dunia ini. Semuanya bisa kita lakukan, tentunya juga harus ditunjang dengan kemampuan atau ilmu yang kita miliki,” ungkap Maman.

Maman fokus menyelesaikan kuliahnya tanpa harus menghilangkan keikutsertaannya di dunia pergerakan. Maman mengubah mimpinya menjadi akademisi atau teknokrat di bidang perminyakan dan menempa pola pikirnya dengan pemikiran HMI. Dua perspektif atau pola pikir tergabung dalam dirinya, yakni pemikiran di bidang perminyakan dan pergerakan HMI.

Sakitnya menjalani hidup yang berjauhan dengan keluarga tidak mematahkan semangat pemuda desa ini untuk menuntut ilmu dan berkiprah di Jakarta. Kebetulan jurusan perminyakan ini dibangun dengan pola militer. Solidaritas benar-benar ditekankan di kampusnya itu. Persaudaraan sesama mahasiswa jurusan perminyakan benar-benar terjaga. Saling bantu sesama mahasiswa, khususnya mereka yang datang dari daerah. Meskipun harus merogoh kocek mengumpul uang receh untuk makan, namun tetap saling berbagi dengan kawan-kawannya yang lain, baik dari Papua, Kaltim, Aceh, maupun provinsi lainnya.

Mereka yang kuliah di Universitas Trisakti sekitar 30 ribu mahasiswa dari semua fakultas. Rata-rata mereka orang-orang berduit. Hampir semua yang kuliah di situ anak pejabat di republik ini. Ada anak gubernur, bupati, maupun pejabat TNI serta Polri bahkan anak menteri. Banyak didominasi anak-anak Jakarta. “Kita ini anak-anak daerah relatif termaginalkan di Trisakti. Namun kita tetap optimis, anak-anak daerah juga mampu seperti anak-anak di Jakarta,” jelas Maman.

Pada tahun 2004, mungkin karena jalan Allah juga, Maman diberikan kepercayaan oleh kawan-kawannya menjadi Presiden Mahasiswa Trisakti. Dari sinilah awal kariernya berorganisasi untuk masuk ke panggung yang lebih besar di dunia kemahasiswaan.

Hebatnya, ternyata pemuda Mukok ini menjadi Presiden Trisakti pertama dari daerah. Selama ini selalu dijabat anak-anak Jakarta yang berbasiskan militer. Ini menjadi sebuah motivasi baginya, bahwa anak daerah juga mampu. “Kita dari daerah jangan berkecil hati. Kita juga memiliki peran tersendiri di mana pun kita berada,” paparnya.

Pascakuliah, Maman mengambil jalan yang berbeda dari kawan-kawan aktivisnya. Mereka lebih banyak memilih jalur politis dengan bergabung di partai poltik (parpol). Sedangkan Maman mengembangkan keilmuannya di bidang perminyakan.

Maman menjadi engineer atau tenaga profesional di perusahaan Premier Oil, salah satu perusahaan perminyakan asing dari Inggris. Dari sinilah dia banyak mendapatkan pengalaman tentang industri perminyakan di beberapa negara. Karena Premier Oil, aset usahanya bukan hanya ada di Indonesia tetapi juga negara lain, seperti Filipina, Thailand, dan India, serta London sebagai kantor pusatnya.

Bagi Maman, perspektif global dari sektor ekonomi di Indonesia tidak bisa lepas dari situasi internasional. Namun bukan berarti harus menghamba pada globalisasi. Tetapi bagaimana memanfaatkan globalisasi ini untuk kepentingan bangsa.

“Itu yang saya dapatkan dari pengalaman bekerja di perusahaan asing. Kultur profesionalisme dan good governance itu juga diterapkan di negara asing. Ini menurut saya harus dibawa untuk mengembangkan kampung halaman kita dan bangsa kita. Saya bekerja di perusahaan Premier Oil hampir tujuh tahun. Saya sempat disekolahkan di Australia selama enam bulan untuk mengembangkan industri perminyakan,” jelasnya.

Pada tahun 2010, Maman bersama rekan bisnisnya mengembangkan perusahaan perminyakan, Starborn Chemical PT Luas Birus Utama. Pada dasarnya perusahaan yang dikembangkannya bukanlah perusahaan baru, melainkan perusahaan lama yang sudah berdiri sejak tahun 1993 silam. Maman bersama mitra kerjanya mengambil alih perusahaan itu dan memperbaiki manajemennya.

Starborn Chemical yang berkantor di Jalan Industri Selatan IV, Kawasan Industri Jababeka 2 Cikarang, Bekasi ini murni 100 persen perusahaan lokal. Perusahaan ini bergerak di bidang penyedia jasa dan kebutuhan bahan-bahan kimia di industri perminyakan. Maman dan rekan-rekannya membuat beberapa produk untuk kebutuhan fasilitas produksi di perusahaan minyak dan gas (migas). Salah satu contoh, membuat produk kimia, agar tidak terjadi karatan pada pipa minyak. Starborn Chemical juga membuat bahan-bahan kimia untuk meningkatkan produksi minyak.

“Kita coba kembangkan teknologi kimia dengan teknologi perminyakan. Kita juga buat produk bahan-bahan kimia untuk kebutuhan grilling di wilayah pengeboran,” ungkap Maman.

Banyak juga suka duka dalam mengembangkan Starborn Chemical. Maman harus turun ke hutan menuju lokasi pengeboran. Harus jual mobil untuk modal pengeluaran kantor setiap bulannya. Kini Starborn Chemical sudah bisa bersaing dengan perusahaan asing di dunia migas. Pengalaman Maman di Premier Oil diterapkan di perusahaannya sekarang. “Alhamdulillah bagus. Dulu perusahaan ini kolaps, sekarang bisa berkembang lagi. Sebelumnya karyawan kita sekitar 20 orang dan sekarang sudah hampir 50 orang. Kita sekarang juga lagi kerja di lokasi pengeboran minyak. Hampir beberapa perusahaan minyak di Indonesia, kita ikut andil untuk mengerjakannya. Sekarang kita juga lagi ekspan di Petronas—Malaysia dan Slumber Zee—Thailand. Total aset Starborn Chemical sudah mencapai 3 Juta US Dollar dengan revenue per tahun 8-10 juta US Dollar,” kata Maman.

Pria yang tak menyangka bisa mencari nafkah dan sukses berkarier di ibu kota negara ini juga melepaskan masa lajangnya di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Maman si anak Mukok mempersunting Agustina Hastarini yang akrab disapa Tina Astari, artis sinetron yang wajahnya sudah tidak asing lagi di layar kaca. Setelah menikah dengan Maman, Tina tidak lagi berakting. Wanita berwajah cantik itu ingin fokus melayani suaminya dan mengasuh si buah hatinya Merpati Cattleya Zarita Rahman.

Maman yang lama bekerja di perusahaan asing memberikan pandangan, globalisasi jangan dilihat sebagai bentuk penjajahan di Indonesia. Masyarakat harus mengubah pola pikirnya, bahwa globalisasi itu juga sebagai alat untuk pengusaha lokal ekspansi ke negara lain. Jangan dibalik. Menganggap globalisasi sebagai sebuah sistem atau kesepakatan global, untuk menjajah Indonesia. “Bagi saya itu sebuah pemikiran yang pesimis. Kita harus berpikiran optimis, menjadikan sistem global ini untuk keuntungan kita,” katanya.

Ada tiga perusahaan besar dunia yang menjadi pemain besar di bidang kimia perminyakan. Sementara perusahaan lokal Indonesia hanya Starborn Chemical. Namun Starborn Chemical ini bisa bersaing dengan pemain internasional. Bahkan saat ini Starborn Chemical akan menembus pasar Malaysia dan Thailand.

“Tergantung niat kita mau atau tidak dan kita yakin atau tidak. Kalau kita tidak yakin, maka sulit juga mewujudkan apa yang diinginkan. Kemudian ambisi. Tapi tetap dengan dasar profesionalisme dan transparansi sistem keuangan di perusahaan. Dasar kualitas dan kompetensi juga harus digunakan. Dulu banyak yang mengatakan bahwa perusahaan lokal sulit bersaing di dunia migas, buktinya kita juga mampu bersaing. Kita mampu membuktikan perusahaan lokal yang tidak ada tenaga asingnya sanggup membuktikan di mata internasional dan dunia migas,” ungkap Maman.

Merasa dapurnya sudah mengepul dengan baik, Maman kembali lagi kepada aktivitasnya di organisasi. Kini Maman bergabung ke organisasi kepemudaan di Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan menjadi pengurus dewan perwakilan pusat Partai Golkar.

“Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Selagi kita punya niat baik dan keyakinan, saya yakin putra Kalbar juga mampu memimpin bangsa ini baik di dunia ekonomi maupun politik,” ujar Maman. (hamka saptono)

Article source: http://www.riauterkini.com/hukum.php?arr=57178


Aktivis yang Sukses Kelola Perusahaan Migas

Tuesday, December 10, 2013

Asmirandah jadi saksi dugaan penistaan agama oleh Jonas Rivanno

Berita Terkait



  • Banyak dikecam, Jonas Rivanno tetap dianggap pria gentle

    Banyak dikecam, Jonas Rivanno tetap dianggap pria gentle


  • Jika nikah lagi, Asmirandah – Vano tak perlu ke luar negeri


  • Sidang kedua pembatalan aikah, Asmirandah hadirkan tiga saksi

Merdeka.com – Selasa (10/12), artis Asmirandah mendatangi Polres Bogor, Jawa Barat, sebagai saksi kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh suaminya, Jonas Rivanno beberapa waktu lalu.



Sekitar pukul 12.15 WIB, Asmirandah tiba menumpang mobil Chevrolet Captiva berwarna abu-abu bernomor polisi B 16 GUY. Dia terlihat cantik dengan pakaian hitam dengan keindahan rambut panjangnya.



Asmirandah didampingi pengacaranya, Afdhal Zikri, dan beberapa pria berbadan tegap. Sayang, Andah tidak banyak bicara. Ia langsung memasuki Unit III Krimsus Polres Bogor.






Kasus ini berawal dari bantahan Jonas Rivanno yang tidak mengakui menjadi mualaf. Meski pada akhirnya mengakui telah berbohong. Dia mengaku pernah menjadi mualaf dan menikahi Asmirandah pada 17 Oktober.



Pihak Front Pembela Islam (FPI) Depok menganggap tindakan Vanno sebagai tindakan penistaan agama. FPI Depok melaporkan Vanno ke polisi dan kini kasusnya sedang diproses.



(kpl/pur/dar)












Article source: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/31/m4w6p7-kemenag-janganlah-naik-haji-berulangulang


Asmirandah jadi saksi dugaan penistaan agama oleh Jonas Rivanno

Sunday, June 9, 2013

Takut 'direbut', Jelita Bahar 'sembunyikan' kekasihnya

Jelita Bahar, putri pedangdut Annisa Bahar, mengaku telah memiliki seorang kekasih. Namun ia enggan membeberkan siapa kekasihnya itu lantaran takut banyak yang suka.



“Aku ada, cuma kalau aku lebih nggak mau dipublikasi. Cukup aku saja yang tahu, nanti kalau pada tahu pada suka lagi,” akunya saat ditemui di Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (8/6).



Jelita Bahar @ KapanLagi.com



Ia tak mempermasalahkan background kekasihnya berasal dari dunia selebriti atau bukan. Kalau memang sudah jodoh, ia akan menerimanya dengan lapang dada.



“Nggak milih-milih sih, kalau jodoh terima saja,” imbuhnya.



Lebih lanjut Jelita membeberkan kriteria yang harus dimiliki pria pilihannya. “Kalau aku ya harus good looking, baik, perhatian, sayang sama keluarga, seiman. Kalau enggak seiman tapi masuk islam sih nggak apa-apa.



Brad Pitt Beri Uang Tip Rp 6,8 Juta Pada Pelayan Restoran
Usaha Bunuh Diri Paris Jackson Sudah Berlangsung Lama?
Victoria Beckham Gandeng ‘Pria Lain’ di Red Carpet, Siapa?
Yuk Intip Gaya Harry Styles Sebagai Best Man Pernikahan!
Ketika Wajah Brewok ‘Merampok’ Ketampanan Pria Hollywood
Ngeri, Begini Jadinya Jika Pasangan Artis Saling Bertukar Wajah!
Yuk Intip Gaya Harry Styles Sebagai Best Man Pernikahan!
(kpl/aha/abd/ris)












Article source: http://nasional.kompas.com/read/2013/04/10/10062185/Pesan.PPP.dari.Bangkalan.


Takut 'direbut', Jelita Bahar 'sembunyikan' kekasihnya

Tuesday, December 17, 2013

Jonas Rivanno dianggap pria gentle

Berita Terkait



  • Jika nikah lagi, Asmirandah - Vano tak perlu ke luar negeri

    Jika nikah lagi, Asmirandah – Vano tak perlu ke luar negeri


  • Sidang kedua pembatalan aikah, Asmirandah hadirkan tiga saksi


  • Pengacara pastikan Asmirandah dan Vanno tak tinggal serumah

Merdeka.com – Artis sinetron Jonas Rivanno menjadi sasaran hujatan banyak orang. Dia dianggap mempermainkan agama, karena telah berbohong dengan berpura-pura menjadi mualaf. Pemain sinetron Anugerah ini dianggap hanya menjadi mualaf ketika menikahi Asmirandah pada 17 Oktober 2013.



Akibat pernyataannya tersebut, pernikahan Jonas dan Asmirandah kandas. Andah langsung mengajukan pembatalan perkawinan ke Pengadilan Agama (PA) Depok, Jawa Barat.



Pengacara Jonas Rivanno, M. Nuzul Wibawa, SH. MH menyebut kalau kliennya sebagai pria gentle. Dia bisa menerima konsekuensi atas pembatalan nikah Asmirandah, saat tidak bisa menjadi muslim.





“Dia (Vanno) gentle. Ketika dia nggak bisa jadi muslim ia menerima pembatalan nikah dari ibu Asmirandah. Lain halnya kalau sudah enam bulan, pembatalan nikah tidak bisa dilakukan,” ungkap Nuzul saat ditemui di Pengadilan Agama (PA) Depok, Jawa Barat, Rabu (4/12).




Perlu diketahui, pembatalan nikah yang diajukan Asmirandah bisa dilakukan ketika pernikahan itu belum berjalan enam bulan. Nuzul pun terang-terangan mendukung sikap Andah yang langsung mengajukan pembatalan nikah karena Vanno bukan lagi sebagai mualaf.



“Kalau menurut UU jika ada salah sangka sebelum enam bulan bisa lakukan pembatalan. Dalam hal ini, bu Andah yang awalnya 100 persen percaya pak Jonas Islam, tapi ternyata tidak, akhirnya mengajukan pembatalan nikah. Jadi saya kira tepat yang dilakukan Bu Andah,” paparnya.



(kpl/pur/dar)












Article source: http://news.liputan6.com/read/567920/jadi-mualaf-artis-angel-lelga-nyaleg-dari-ppp


Jonas Rivanno dianggap pria gentle