Showing posts sorted by relevance for query bahagia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query bahagia. Sort by date Show all posts

Friday, February 8, 2013

Diego Menjadi Mualaf, Nikita Willy Bahagia

Nikita Willy dan Diego dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara

Nikita mengajarkan Diego untuk Shalat

Jakarta - Artis dan pesinetron Nikita Willy mengaku sedang bahagia karena sang kekasih yang adalah pemain sepakbola timnas Indonesia, Diego Michiels kini memiliki agama yang sama dengannya.

Kebahagian itu diungkapkan Nikita Willy saat menemui dan menemani Diego menjalani sidang kasus penganiayaan yang dilakukan sang pesepakbola di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (07/02).

“Alhamdulillah, bersyukur Diego akhirnya bisa menjadi mualaf. Kini kebahagiaan aku makin lengkap,” ungkap Nikita Willy.

Nikita mengungkap, ia tidak pernah mendesak Diego untuk menjadi mualaf. “Aku enggak pernah maksa Diego jadi mualaf. Ini keinginan Diego sendiri,” jelasnya.

Nikita bercerita, ia dan rekan-rekannya saat ini terus membimbing Diego untuk mempelajari lebih jauh tentang Islam, termasuk sholat. “Aku juga sekarang yang mengajarkan dia sholat, dibantu teman-temannya,” ungkap Nikita.

Sementara itu Diego menekankan, perpindahan agama ini membuatnya bahagia. “Ini hidupku. Aku dan pacarku sudah bahagia, dan kita tahu satu sama lain,” katanya.

Diego juga menjelaskan, selama di tahanan banyak rekan-rekannya yang beragama Islam membantu mengajarkannya sholat.” Ada yang ajarin aku sholat,” kata Diego yang kini mengubah nama belakangnya, dari Michiels menjadi Muhammad.

Article source: http://www.dw.de/kasus-pembunuhan-demi-kehormatan/a-16562453


Diego Menjadi Mualaf, Nikita Willy Bahagia

Monday, February 11, 2013

Nikita Willy Bahagia Diego Michiels Masuk Islam

Kamis, 7 Februari 2013 18:49 wib
Egie Gusman – Okezone

Nikita Willy Diego (Foto: Egie/Okezone)

Nikita Willy Diego (Foto: Egie/Okezone)

JAKARTA – Sejak memutuskan pacaran, pasangan Nikita Willy dan Diego Michiels selalu terlihat bahagia. Apalagi, setelah Diego memutuskan menjadi mualaf.

Kata Diego, kekasihnya sangat bahagia ketika dirinya memutuskan menjadi Muslim. Dia juga memastikan masuk Islam bukan karena permintaan Nikita.

“Ini hidupku, aku dan pacarku sudah bahagia, dan kita tahu satu sama lain,” ucap Diego saat ditemui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2013).

Bahkan, tak hanya Nikita yang senang dengan keputusan Diego. Rekan-rekannya juga turut senang dirinya menjadi mualaf. Tak jarang, kata Diego, temannya yang Muslim selalu mengajarinya salat lima waktu.

“Ada yang mengajari aku salat,” tutupnya.

(rik)

mobile
Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di
m.okezone.com
bb.okezone.com
untuk BlackBerry

Article source: http://showbiz.liputan6.com/read/506617/diego-michiels-jadi-mualaf


Nikita Willy Bahagia Diego Michiels Masuk Islam

Tuesday, May 7, 2013

Ini Alasan Bek Persib Abanda Herman Tertarik Masuk Islam

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana


TRIBUNNEWS.COM – Manajer Persib Bandung, Umuh Muhtar, mengaku sangat terharu dan bahagia, karena selama memimpin tim Persib, baru kali ini ada seorang pemain asing yang menyatakan diri sebagai mualaf. Hal itu diungkapkan Umuh, saat menjadi saksi pengucapan syahadat yang dilakukan oleh bek Persib, Abanda Herman


“Sebetulnya sudah lama Abanda menginginkan masuk Islam, tapi saya memberi waktu kepada dia agar merenungkan kembali hal itu, jangan sampai dia pindah keyakinan karena keterpaksaan. Namun dia benar-benar mengungkapkan bahwa dirinya sangat serius dan penuh kesadaran hati ingin memeluk Islam. Saya pun menyambut gembira dan haru,” kata Umuh dengan mata berkaca-kaca di depan jemaah.


Hal yang sama diungkapkan pelatih Djadjang Nurdjaman. Menurut Djanur, hari itu merupakan hari yang tidak akan pernah dia lupakan dan membuat dirinya merasa sangat bahagia. “Saya sangat senang dan bahagia melihat ada pemain yang menjadi mualaf,” ujar Djanur singkat.


Setelah mengucapkan syahadat, Abanda mengaku bahwa hatinya sangat merasa damai dan tenang. Terlebih karena dia merasa memiliki suasana baru di dalam hidupnya.


“Aku sangat bahagia bisa masuk Islam. Semua ini adalah berdasarkan kesadaran aku tanpa ada paksaan dari orang lain. Ini murni kesadaran aku pribadi,” ucap Abanda.


Abanda juga mengaku tidak memiliki masalah hubungan dia dan keluarganya di Kamerun. “Aku sudah dewasa, dan keluarga aku pun sangat mengerti dengan keputusan aku ini,” kata defender jangkung berusia 29 tahun ini.


Abanda mengungkapkan ketertarikannya memilih Islam karena dia melihat di dalam Islam semua sudah diatur sedemikian rupa dan ada tata cara atau doa-doanya dalam melakukan hal apa pun. Apalagi dia sering melihat rekan-rekannya melakukan salat berjemaah di mana pun dan kapan pun berada, baik sedang di Bandung maupun sedang melakukan tur luar kota.


“Aku senang melihat rekan-rekan salat berjemaah, hal itu membuat aku tertarik untuk mendalami Islam. Aku sadar bahwa Islam adalah agama sempurna bagi umat manusia,” katanya.


Terkait dengan khitan yang merupakan hal yang wajib dilakukan seorang muslim, Abanda mengaku hal itu sudah dilakukannya sejak dia masih kecil. Untuk ke depannya, kata Abanda, ia akan terus mempelajari hal-hal tentang Islam termasuk belajar mengaji dengan Alquran yang diberikan Jujun Junaedi kepadanya saat mengucapkan syahadat.


“Aku akan membaca Alquran dan memperdalam Islam. Nama aku pun sekarang menjadi Ahmad Abanda Herman,” katanya. Ditanya soal kemungkinan menjadi warga negara Indonesia, Abanda hanya bisa tersenyum. “Kita lihat saja nanti,” katanya.


Article source: http://food.detik.com/read/2012/12/26/142440/2126959/901/asosiasi-islam-shanghai-jalin-kerjasama-dengan-lppom-mui?sbk901


Ini Alasan Bek Persib Abanda Herman Tertarik Masuk Islam

Monday, March 11, 2013

Menikmati Hidup dengan Cara Berbeda

Judul Buku : Nomadic Heart
Penulis : Ariy
Penerbit : B-First, Yogyakarta
Cetakan : I, Februari 2013
Tebal : xiv + 174 halaman
ISBN : 978-602-8864-72-5
Peresensi : Sam Edy Yuswanto

Sebagai seorang traveler yang telah (dan akan terus) menjelajahi berbagai belahan dunia, ada banyak kepingan-kepingan cerita yang mencuat dari hati para traveler yang dijumpainya. Kisah teman-teman sesama traveler, bahkan cerita paling privasi mereka tertumpah di tiap liku perjalanan. Tawa, nestapa, tangis, bahagia tak ayal mengiringi tiap jengkal tanah yang dilaluinya. Itulah romantika kehidupan, bila direnungi dengan hati sebening telaga, akan membuat hidup ini jauh terasa lebih indah, berwarna, dan menjadi kita lebih bijak dalam memahami tiap inci kehidupan yang akan (atau sedang) kita lalui.

Bagi Ariy, menulis adalah proses menenangkan diri. Menulis itu kontemplasi. Dengan menulis, ia merasa sekolah tanpa henti, karena ia harus banyak membaca, banyak observasi, banyak mendengar, banyak berdiskusi, dll. Menulis itu ‘curhat sempurna’ tanpa perlu traktir teman untuk mendengarkan. Menulis menjadi cara Ariy untuk berbagi kebahagiaan, berbagi perasaan menyenangkan. Buku ini memuat cerita-cerita yang dialami penulis sejak tahun 2008, saat ia pertama kali masuk komunitas ‘traveler’ dan mulai berinteraksi dengan banyak traveler dunia.
Banyak yang gagap dalam memahami isi pikiran dan filosofi hidup para traveler. Namun, penulis tak mau ambil pusing, tak memaksa orang lain untuk memahaminya. Pasti banyak sekali pertanyaan, mengapa hidup tak dibikin mudah saja? Lahir, sekolah, menikah, bekerja, lalu mati (hal x).

Sejujurnya, penulis sendiri tak terlalu mengerti apa sebenarnya yang membuatnya (dan para traveler lain) tak pernah berhenti bergerak. Mengapa ia lebih memilih berpayah-payah tersesat dan bukan duduk nyaman di sofa menonton televisi sambil ngemil pisang goreng hangat. Tapi yang pasti, ia dan sesama traveler lain seperti berada dalam frekuensi yang seirama. Saat bertemu, mereka saling menyelami, melengkapi, dan berbagi banyak hal. Dalam tiap perjalanan, ada banyak pelajaran penting yang ditemui, baik dari kisah hidup para traveler itu sendiri, maupun dari lingkungan yang mereka kunjungi. Benar kata orang, traveling adalah persoalan proses dan bukan lagi melulu soal destinasi. Traveling adalah sebuah proses memperkaya hati (hal xi).
Banyak orang bertanya, aku sedang menuju ke mana? Melakukan perjalanan beribu mil jauhnya hanya demi satu pertanyaan, apakah hidupmu sudah benar? Mengira di luasnya dunia akan tersedia semua jawaban atas persoalan hidup. Sedikit yang menyadari, bahwa aku sedang tidak menuju ke mana-mana. Aku bahkan mungkin tidak menyadari, bahwa aku sedang bertanya pada diriku sendiri (hal 11-12).

Ariy memilih resign dari pekerjaannya sebagai jurnalis. Keputusannya itu segampang membalikkan telapak tangan. Sementara di luar sana mungkin ribuan bahkan jutaan orang tengah berjuang mendapat posisi seperti dirinya yang seorang jurnalis. Keputusannya tentu bukan atas dasar emosi. Itu keputusan terbijak menurutnya, yang merupakan hasil perenungan termatang satu tahun terakhir dan satu bulan perjalanan mengelilingi Thailand dan beberapa negara lainnya. Perusahaan tempat ia bekerja sudah tak membuatnya merasa nyaman untuk tinggal lebih lama. Meski di sisi lain, banyak orang bertahan lama kerja di perusahaan tersebut karena banyak alasan. Butuh uang menjadi alasan utama, yang bila dipaparkan lagi akan ada serentet alasan lain bahwa mereka harus membayar cicilan rumah, menghidupi keluarga, status sosial, dll. Namun pada prinsipnya, setiap orang tentu memiliki alasan atas keputusan dalam hidupnya, sebagaimana Ariy, memilih mundur dari perusahaan karena telah merasa nyaman dengan rutinitasnya sebagai traveler. “Aku percaya, di mana aku merasa nyaman, di sanalah seharusnya hatiku berada” ucap Ariy (hal 13-17).

Banyak kisah menarik dalam tiap perjalanan penulis, seperti ketika ia bertemu dengan Monica, gadis kulit putih bermabut pendek yang mengarungi samudera membentang dunia untuk melipur hatinya yang tengah terluka setelah putus dengan sang pacar. Tentang pertemuannya dengan Paul, cowok ganteng rendah hati penyuka traveling sekaligus artis terkenal di Thailand, yang dengan sukarela mau memberi tumpangan tempat tinggal, pertemuannya dengan John Doe, si “Topan Badai” yang suka mengumpat dan marah-marah, hingga pertemuannya dengan Duco, pemuda sopan berwawasan luas, mahasiswa kedokteran dari Belanda, yang tertarik hal-hal yang berkaitan dengan Islam.

Satu hal yang mencengangkan Ariy, Duco terang-terangan mengaku bahwa dirinya adalah gay. Meski begitu, Duco bilang bahwa dunianya tak melulu tentang gay. Dan inilah jawaban Duco saat Ariy bertanya; apakah kamu bahagia, Duco?

“Selama aku bisa bisa menjadi orang yang berguna bagi orang lain, sebagai dokter bagi mereka yang membutuhkan jasaku, menjadi guru bagi mereka yang membutuhkan pengetahuanku, dan menjadi teman bagi mereka yang menginginkanku, maka selama itu pula aku akan bahagia,” ujar Duco sambil tersenyum (hal 116-123).  
***
Diresensi oleh Sam Edy Yuswanto, penulis lepas, bermukim di Kebumen.






Article source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/514277/


Menikmati Hidup dengan Cara Berbeda

Monday, February 11, 2013

Jadi Mualaf, Diego Michiels Segera Nikahi Nikita Willy?

Jadi Mualaf, Diego Michiels Segera Nikahi Nikita Willy?

Liputan6.com, Jakarta : Ada rumor, Diego Michaels memeluk islam dan mengganti namanya jadi Diego Muhammad untuk menikahi Nikita Willy. Tapi, baik Nikita dan Diego enggan menjawab isu tersebut.

Ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (11/2) petang, Nikita tersipu membahas hal seperti itu. Ketika awak media meminta Nikita menanyakan perihal keinginan Diego menikahi dirinya, Nikita menjawab malu. “Aku malu nanyanya,” bilang Nikita. Namun, Diego membantah kepindahannya memeluk Islam karena Nikita.

“Menjadi muslim adalah keputusan saya sendiri. Tidak ada hubungannya dengan Nikita dan teman-teman saya. Saya merasa bahagia sekarang, ini adalah keputusan saya. Dan Nikita selalu dukung saya. Saya sangat mencintainya, dan sampai sekarang saya bahagia, dia mendukung saya selalu, Saya harap kami akan bahagia bersama,” jelas Diego. Bahkan, di dalam sel, Diego menyelami dunia islam dengan membaca buku berjudul
‘Muslim Saints And Mystics’.

“Diego dikasih buku Islam juga, di sel dia bisa baca-baca. Aku ajarin dikit-dikit, sebelum masuk penjara dia sudah tau kalimat syahadat, takbir,” pungkas Nikita.(JUL/ROM)

Article source: http://www.tribunnews.com/2013/01/06/pengajian-dibubarkan-polisi-kapuas


Jadi Mualaf, Diego Michiels Segera Nikahi Nikita Willy?

Saturday, February 9, 2013

Diego Michiels: Saya Masuk Islam Bukan karena Nikita Willy

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Diego Robbie Michiels (22) menegaskan bahwa dirinya memeluk agama Islam bukan karena berpacaran dengan Nikita Willy.

Diego mengaku mantap pindah keyakinan lantaran dorongan dari hatinya.

“No, I did it for my self. From my heart (Tidak ada hubungannya. Saya melakukannya untuk saya sendiri. Dari hati saya),” ujar Diego di hadapan wartawan dan Tribunnews.com, sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2013).

Diego juga menampik jika menjadi mualaf karena teman-temannya banyak yang muslim. Namun, Diego mengaku kini diajari temannya yang Islam.

“I don’t do it for my friends. My friends here who also Moeslim they teach me how to pray (saya tidak melakukannya demi teman. Teman-teman saya yang Islam mengajari saya bagaimana caranya berdoa,” ujarnya.

Diego juga mengaku ibunya sudah mengetahui tentang kepindahannya menjadi seorang Muslim.

Diego mengatakan tidak ada masalah dengan ibunya. Jika Diego bahagia dengan pilihannya, ibunya juga demikian.

“My mother already know. I aksed her before one month ago and when she was here last month I asked if it’s okay. She said if you happy I’m happy (ibu saya sudah tahu. Sebulan yang lalu saya bertanya kepadanya. Dan ketika dia di sini bulan lalu dia bilang jika kamu bahagia saya juga bahagia,” terangnya.

Diego sebelum menjadi warga negara Indonesia (WNI) adalah warga negara Belanda.

Diego lahir di Deventer, Belanda, pada 8 Agustus 1990. Sebelumnya, Deigo adalah penganut agama Kristen.

Article source: http://www.hidayatullah.com/read/27187/10/02/2013/anggota-dpr:-anak-muda-wajib-masuk-pesantren.html


Diego Michiels: Saya Masuk Islam Bukan karena Nikita Willy

Friday, February 22, 2013

Bantah Diego jadi Mualaf Karena Nikita Willy

JAKARTA – Keputusan Diego Michiels untuk menjadi mualaf terus menuai kontroversi. Pasalnya keputusan Diego untuk memeluk agama Islam tersebut dituding hanya untuk tujuan menikahi kekasihnya yaitu Nikita Willy. Hal itupun akhirnya dibantah oleh pihak Nikita.

Ibunda Nikita Willy, Yora Febrine membantah bahwa keputusan Diego Michiels menjadi seorang mualaf lantaran ingin menikahi putrinya. Justru dirinya melarang jika Nikita menikah di usia muda saat ini.

“Jangan fitnah seperti itu. Kasihan hubungan mereka yang sehat-sehat saja. Belum ada pikirkan nikah muda dan tante melarang itu,” tegas Yora saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/2).

Kata Yora, orangtua Diego sendiri yang menitipkan anaknya yang kini tengah berurusan dengan proses hukum di Indonesia. Menurut Yora, Diego menjadi seorang mualaf karena keinginan dari dirinya sendiri.

“Orangtuanya menitipkan Diego ke tante. Dan Diego beberapa kali minta ke tante jadi mualaf. Saya suruh pikir lagi, jangan karena Nikita. Tapi dia kekeuh,  kebetulan pengacaranya kan ustadz,” jelasnya.

Sekedar diketahui, sejak memutuskan pacaran, pasangan Nikita Willy dan Diego Michiels selalu terlihat bahagia. Apalagi, setelah Diego memutuskan menjadi mualaf. Kata Diego, kekasihnya sangat bahagia ketika dirinya memutuskan menjadi Muslim.

Dia juga memastikan masuk Islam bukan karena permintaan Nikita. “Ini hidupku, aku dan pacarku sudah bahagia, dan kita tahu satu sama lain,” ucap Diego.

Bahkan, tak hanya Nikita yang senang dengan keputusan Diego. Rekan-rekannya juga turut senang dirinya menjadi mualaf. Tak jarang, kata Diego, temannya yang Muslim selalu mengajarinya salat lima waktu. okz

Article source: http://www.merdeka.com/dunia/nikahi-presenter-pakistan-duta-besar-austria-masuk-islam.html


Bantah Diego jadi Mualaf Karena Nikita Willy

Monday, February 11, 2013

Nikita Willy dukung Diego masuk Islam

Pesepakbola Diego Muhammad menegaskan kalau keputusannya menjadi mualaf bukanlah karena kekasihnya, Nikita Willy. Pria ini sama sekali tak merasa terpaksa. Ia malah senang dengan keputusan yang sudah dibuatnya.

“Menjadi muslim adalah keputusan saya sendiri. Tidak ada hubungannya dengan Nikita, teman-teman saya. Saya merasa bahagia sekarang, ini adalah keputusan saya. Dan Nikita selalu dukung saya,” ujar Diego di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (11/2).

Diego mengungkap bahwa dirinya dan Nikita adalah pasangan yang saling mendukung. “Saya sangat mencintainya dan sampai sekarang saya bahagia. Dia mendukung saya selalu, Saya harap kami akan bahagia bersama,” tambah Diego.

Sebagai bentuk dukungan Nikita dengan keputusan kekasihnya itu, dirinya memberi buku tentang Islam yang berjudul Muslim Saints And Mystics. “Diego dikasih buku Islam juga, di sela (kesibukan) dia bisa baca-baca. Aku ajarin dikit-dikit, sebelum masuk penjara dia udah tau kalimat syahadat, takbir,” tambah Nikita Willy yang menemani Diego selama persidangan. (kpl/hen/abs/sjw)

Article source: http://www.hidayatullah.com/read/26418/20/12/2012/merajut-mimpi-di-kota-nabi.html


Nikita Willy dukung Diego masuk Islam

Sunday, December 8, 2013

Bahagia Sesaat, Pernikahan Tamat

Asmirandah dan Jonas Rivanno


Dunia pernikahan memang rumit. Banyak hal tak terduga yang datang menghadang. Ketika persoalan itu tak kuasa dibendung, perceraian pun menjadi alternatif terbaik meski perkawinan baru seumur jagung.


Di saat cinta sedang membara, semua terasa indah. Dunia seperti milik berdua. Itulah yang terjadi pada kisah asmara artis Ayu Ting Ting dengan Henry Baskoro atau Enji, dan juga pasangan pesineton Asmirandah dengan Jonas Rivanno.


Hati mereka yang sedang kasmaran membuat para pasangan itu menikah muda. Sayangnya, tidak seperti saat pacaran di mana mereka sering mengumbar kemesraan, Ayu dan Asmirandah justru memilih menikah diam-diam.


Pernikahan dua selebriti muda ini pun mengundang kontroversi dan sorotan. Bagaimana tidak? Setelah kabar pernikahan mereka yang heboh, tak lama keduanya membawa kabar mengejutkan.


Mereka mendadak memutuskan berpisah. Ayu dan Asmirandah hanya merasakan singkat manisnya kehidupan rumah tangga.


Ayu Ting Ting


Ayu melangsungkan pernikahan dengan Enji pada 4 Juli 2013 lalu. Pernikahan pedangdut tersebut dengan Enji berlangsung tertutup di kediaman Ayu di Depok, Jawa Barat.  Tempat  acaranya dijaga ketat sejumlah pria berseragam.


Ayu dan Enji tak mau berkomentar seputar pernikahan mereka. Akibatnya, rumor tak sedap pun meruap Ayu dikabarkan telah berbadan dua.  Namun, kabar itu dibantah Ayu dan Enji. Mereka hanya ingin mendapatkan suasana khidmat saat akad nikah.


Saat jumpa pers, Ayu terlihat bahagia memamerkan buku nikah dan cincin kawin. Pelantun “Alamat Palsu” ini juga optimis menjalani rumah tangganya dengan Enji. Tapi harapan itu tak seindah kenyataan. Romantisme rumah tangga berubah menjadi mimpi buruk. Masih hangat sebagai pengantin baru, kedua pasangan itu terlibat konflik.


“Tanggal 25 Juli pamit bilang kerja, tapi sampai detik ini dia tidak pulang-pulang. Jadi yang meninggalkan adalah istri saya,” kata Enji.


Sedangkan Ayu berusaha membela diri. Ia tidak akan meninggalkan suaminya begitu saja tanpa alasan. “Sebabnya, karena dia sudah jatuhkan talak terhadap saya. Saya juga nggak bisa lakukan apa-apa,” kata Ayu sedih saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.


Diakui pedangdut ini, ia sudah ditalak dua kali oleh Enji. “Pertama tanggal 24 Juli dan yang kedua tanggal 17 Agustus 2013,” ungkap Ayu berlinang airmata.


Pernyataan Ayu dibantah Enji. Pria berkepala plontos ini mengaku tak pernah menjatuhkan talak pada istrinya itu. Ia malah datang menjemput Ayu agar kembali ke rumah dan membina rumah tangga. “Tidak ada (talak). Sudah tidak ketemu itu kan,” ujarnya.


Diakui Enji, pemicu ketidakharmonisan pernikahannya dengan Ayu disebabkan masalah sepele. Ayu selalu menuntut Enji menggelar resepsi pernikahan. Enji yakin penyebab Ayu pulang ke rumah orangtuanya adalah gara-gara resepsi.


Dikatakan Ayu, ia bersikeras menggelar resepsi karena Enji sudah berjanji. Ia juga tak menuntut pesta mewah di gedung megah. “Saya akan menggelar acara di rumah. Saya hanya ingin berbagi kebahagiaan sama tetangga, keluarga, dan kerabat,” ujarnya.


Dari situlah, Ayu memutuskan bercerai dari Enji. Ia sudah tak peduli dengan pria yang dipacarinya selama satu setengah tahun itu. Bahkan,  ia siap membesarkan anaknya seorang diri.


Asmirandah


Jika Ayu memilih berpisah, lain lagi dengan pernikahan Asmirandah dan Jonas Rivanno. Pesinetron berdarah Belanda ini memutuskan membatalkan pernikahannya dengan Jonas.


Sekadar informasi, Asmirandah dan Jonas melangsungkan pernikahan secara rahasia pada 17 Oktober lalu. Acara pernikahan dilangsungkan secara Islam. Akad nikah digelar di kediaman Asmirandah di kawasan Depok, Jawa Barat.


Meski ditutup rapat, akhirnya pernikahan itu tercium awak media. Pihak KUA Beji, Depok tidak membantah soal pernikahan Asmirandah dan Jonas. Pasangan ini mendaftarkan pernikahan mereka di KUA tersebut. Saat menikah Jonas telah menjadi mualaf.


Meski bukti kuat perkawinan mereka terkuak, Asmirandah dan Jonas tetap membantah. Pasangan ini menegaskan baru merencanakan pernikahan.  “Kita akan menikah Januari 2014 nanti. Ingin yang sederhana saja,” kata artis yang akrab disapa Andah. Andah juga membantah Jonas telah memeluk Islam.


Bantahan Asmirandah dan Jonas soal pernikahan dan status mualaf Rivanno berbuntut panjang. Pernikahan mereka menjadi kontroversi. Tak hanya itu, pengakuan tersebut membuat kedua pesinetron itu harus berurusan dengan hukum. Salah satu ormas Islam tersinggung dengan pernyataan Jonas. Mereka pun melaporkan Jonas ke polisi atas tuduhan penistaan agama. Keluarga besar Asmirandah juga sakit hati dan marah dengan bantahan Jonas.


“Kita kecewa. Memang sakit, sakit sekali. Kecewa sama Vanno, aku percaya Asmirandah. Tapi memang dua-duanya salah,” ujar ayah Andah, Anton Zentman.


Kabar mengejutkan kembali datang dari pasangan muda itu. Andah justru mengambil langkah tak terduga. Andah mengajukan permohonan pembatalan pernikahan ke Pengadilan Agama Depok pada 7 November lalu. “Karena menurut pemohon (Asmirandah) pernikahan ini, dia (Jonas) tidak memenuhi syarat,” kata kuasa hukum Jonas, Muhammad Nuzul Wibawa.


Saat disinggung, apakah semua itu karena soal keyakinan, Nuzul tak mau menjawabnya. Jonas sendiri menerima dengan ikhlas keinginan Andah. Ia tak berusaha menghalangi langkah Andah membatalkan pernikahan.


Sebuah pernikahan yang langgeng memang hanya membutuhkan satu ‘matahari’. Bila keduanya sama-sama bersikeras menjadi pengendali, yang terjadi hanyalah keinginan mau menang sendiri. Viv


Hanya Andalkan Cinta, Rawan Berakhir

Menurut Psikolog keluarga, Roslina Verauli terjadinya pernikahan singkat di kalangan selebriti, karena artis terbiasa menjadi pusat perhatian publik (self center), sehingga mereka terbiasa diperlakukan baik.


Para artis itu membutuhkan penyeimbangan diri dari pasangan. Untuk mempertahankan hubungan itu, diperlukan usaha super ekstra. “Ini yang tak bisa diupayakan oleh artis yang cerai dalam waktu singkat. Kebersamaan itu dapat mengatasi konflik,” kata Vera.


Ditambahkan Vera, dalam menjalani hubungan hingga ke gerbang pernikahan, setiap pasangan melalui berbagai fase. Mulai dari jatuh cinta, perasaan yang menggebu-gebu hingga akhirnya menikah dan menemukan konflik.  “Pada awal pernikahan sudah tak sanggup, karena ada konflik-konflik kecil yang tak dialami saat pacaran,” ungkapnya.


Dengan status selebritinya, mereka biasa dilayani dengan baik. Vera mengingatkan, disaat sudah terikat pernikahan, perasaan yang menggebu-gebu tak bisa lagi menjadi andalan mempertahankan rumah tangga. “Kalau hanya mengandalkan cinta yang menggebu-gebu, pernikahan lebih rawan berakhir,” ujarnya.


Di saat kritis seperti ini, kedewasaan dan tanggungjawab satu sama lain sangat berperan. “Individu harus bersedia mendahulukan pasangannya,” ungkapnya. viv


Pernikahan Tersingkat


1. Cici Paramida – Raden Ahmad Suhaebi


Pernikahan Cici Paramida dengan Suhaebi mengejutkan banyak orang. Cici dan Ebi, begitu sapaan akrab Ahmad Suhaebi, menikah di Mekah pada 12 Maret 2009.


Baru sebulan menikah, ada seorang wanita mengaku masih menjadi istri sah ketiga Ebi. Puncaknya, ketika Cici secara sengaja memergoki Ebi tengah berada dalam sebuah mobil dengan seorang wanita di kawasan Puncak, Bogor pada Minggu (14/6/2009).  Cici pun sengaja ditabrak Ebi tatkala meminta suaminya untuk keluar dari mobil. Sejak saat itu berakhir sudah rumah tangga Cici-Ebi. Pengadilan Agama Jakarta Utara resmi menetapkan Cici Paramida dan Ahmad Suhaebi bercerai pada Kamis (17/12).


2. Kristina – Al Amin Nur Nasution


Kristina menikah dengan anggota DPR, Al Amin Nur Nasution 4 Januari 2007. Dibulan April 2007, suami Kristina dipenjara terkait kasus dugaan penyuapan. Tak lama setelah itu, Kristina mengajukan gugatan cerai pada Juni 2007. Tapi bukan karena Al Amin dipenjara, kabarnya Kristina tak tahan karena dilarang bernyanyi. Pada 17 Desember 2007, Kristina resmi menyandang status janda.


3. Ussy Sulistiawaty – Yusuf Sugianto


Ussy Sulistiawaty menikah dengan pengusaha asal Kalimantan, Yusuf Sugianto pada tanggal 12 Agustus 2005. Baru memasuki bulan kelima, tiba-tiba ada kabar kalau suaminya terjerat kasus illegal loging. Tak lama setelah itu Ussy mengajukan gugatan cerai. Hanya dua kali sidang, Ussy resmi menjanda pada 9 Desember 2006


4. Aldi Taher – Dewi Perssik


Awalnya, pernikahan Dewi Perssik dan Aldi Taher tak tercium media. Karena mereka menikah siri pada 4 Juli 2008. Baru pada Maret 2009, Aldi Taher dan Dewi Perssik mencatatkan pernikahan mereka di KUA. Enam bulan kemudian Aldi menggugat cerai Dewi Perssik. Dari pernikahan ini Dewi Perssik tidak memiliki anak. Namun ia sempat keguguran. lp6



Article source: http://www.sinarharian.com.my/semasa/tukar-agama-mahkamah-tangguh-keputusan-rayuan-1.207504


Bahagia Sesaat, Pernikahan Tamat

Friday, February 8, 2013

Diego Michiels resmi peluk Islam

WASPADA ONLINE
JAKARTA – Pesepak bola Indonesia, Diego Robbie Michiels, dikabarkan memeluk Islam. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat di ruang R.2.09 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/2) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pengucapan dua kalimat syahadat pemuda 22 tahun itu disaksikan Kapitra Ampera sekaligus kuasa hukumnya. Kapitra Ampera mengungkapkan, Diego sudah mempelajari Islam sejak berada di Belanda. Sejak itu, ia tertarik dan ingin menjadi Muslim.

“Karena Islam itu tidak mengenal tempat dan tidak ditunda-ditunda, sekitar 10 menit lalu dia mengucapkan dua kalimat syahadat,” ujar Kapitra saat menggelar jumpa pers di PN Pusat, tadi malam.
Sejumlah kuasa hukum, yakni Riandi Rusman, Vidi Galenso, dan Elza Syarief menjadi saksi kekasih Nikita Willy itu mengucapkan dua kalimat syahadat.
Keputusan Diego Michiels memeluk agama Islam mendapat dukungan dari kedua orang tuanya. Diego mengaku mengutarakan keinginannya itu sekitar sebulan lalu. “Saya sudah berbicara pada orang tua sekitar sebulan lalu, dan mereka mengizinkan,” kata Diego di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Sebelumnya Diego menampik jika keputusannya menjadi mualaf untuk memuluskan jalan menikahi kekasihnya, pesinetron Nikita Willy. “Bukan karena kekasih saya Islam,” kata Diego.
Ia mengatakan, ajaran Islam sudah lama ia kenal semenjak dirinya masih berstatus warga negara Belanda. “Sebelum saya ke Indonesia saya sering bermain bersama teman saya yang Islam, lalu saya mulai mempelajari buku dan akhirnya saya sekarang memutuskan masuk Islam,” ucap Diego yang mengenakan peci warna putih.
Diego pun mengaku bahagia bisa mewujudkan keinginannya itu. “Saya senang sekarang,” ujarnya sambil tersenyum bahagia.
(dat03/republika)

Tuesday, February 5, 2013

Gavin Susantio bahagia memiliki keluarga campur

Nama baru di dunia entertainment tanah air, Gavin Susantio atau yang lebih dikenal dengan nama Gavin MJ memang sedang naik daun saat ini. Peraih penghargaan Aksi Panggung Terbaik ajang Dahsyatnya Awards 2013 ini menjadi talenta muda berbakat mengingat usianya masih 14 tahun.

Dan kebahagiaannya kembali terjadi karena pada tanggal 10 Februari ini dirinya merayakan Hari Raya Imlek atau Sincia. Gavin sendiri merupakan anak dari desainer kondang Lenny Agustin. Sedangkan bapaknya masih memiliki darah Tionghoa.

“Gavin kan campuran Jawa Tionghoa, mama (keturunan) Jawa dan papa (keturunan) Tionghoa. Enak dapat angpao saat Sincia dan Lebaran, lumayan buat jajan,” ucap Gavin saat dihubungi KapanLagi.com®, Selasa (5/2).

Gavin mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari keluarga yang plural. Gavin beragama Islam, ayahnya seorang Mualaf dan mamanya Islam sejak lahir, sedangkan kakek dan neneknya dari sang ayah beragama Katholik.

“Gavin juga ikut memeriahkan Natal, walaupun tidak merayakan, jadi ikut semua perayaan dari Sincia, Lebaran, dan Natal,” katanya.

“Seru juga sih di keluarga Gavin campur-campur dari sisi ras dan agama. Semoga selalu ada kedamaian antar ras, suku dan agama di Indonesia seperti halnya di keluarga Gavin,” tandas Gavin.

(kpl/ato/rea/rth)

Article source: http://www.hidayatullah.com/read/26629/03/01/2013/jadikan-shalat-sebagai-madrasah-.html


Gavin Susantio bahagia memiliki keluarga campur

Saturday, December 10, 2016

Kisah Gadis yang Hidup Sebagai Pria dan Jadi Mualaf di Aljazair

Di Aljazair, Isabelle hidup sebagai pria bernama Si Mahmoud Essaadi. Ia mengaku sebagai seorang mahasiswa.

Perempuan berpikiran bebas dan mandiri itu kemudian bergabung dengan sekte sufi rahasia, Qadiriyyah -- yang didedikasikan untuk membantu orang miskin dan menentang kekuasaan kolonial Prancis di Aljazair.

Perempuan itu merasa paling bahagia ketika hidup "seperti anjing liar," menunggang kuda melewati gundukan pasir Sahara dan tidur sendirian di bawah bintang-bintang. Kehidupannya kala itu konon liar.

Saat kehabisan uang, ia menuju Paris untuk mencari uang sebagai penulis. Di sana ia bertemu Marquis de Mores -- yang suaminya tewas terbunuh di Sahara.

Perempuan yang menjanda itu menawarkan diri untuk membiayai Isabelle ke Aljazair, untuk menyelidiki pembunuhan suaminya. Pada tahun 1900, perempuan pemberani itu kembali dan tinggal ke El Oued.

Isabelle menulis puluhan cerita dan artikel. Ia juga kerap ikut serta dalam protes anti-kolonialisme.

Sikapnya itu yang mungkin membuatnya kemudian jadi target pembunuhan pada 1901. Kala itu di kota gurun Behima, Isabell diserang oleh seorang pria lokal dengan pedang. Lengan kirinya hampir putus.

Meskipun penyerangnya mungkin disewa pihak Prancis, dalam sidang Isabell memohon agar pelaku tak dihukum mati. Permohonannya tak dipenuhi.

Ia kemudian bertemu dengan seorang anggota militer Slimane Ehnni, jatuh cinta, keduanya lalu menikah. Isabell kemudian bekerja sebagai wartawan perang di barat daya Aljazair dan terus menulis jurnalnya.

Isabelle Eberhardt meninggal dunia pada usia 27 tahun saat berusaha menyelamatkan sang suami (Wikipedia)

Kehidupan keras berpengaruh pada fisiknya. Pada usia 27 Isabelle nyaris tak memiliki gigi, kehilangan hampir semua rambutnya, dan harus bolak balik ke rumah sakit.

Pada tahun 1904, Isabell Eberhardt meninggal dunia saat menyelamatkan nyawa suaminya ketika banjir bandang menerjang rumah mereka yang sederhana di Ain Sefra.

Kisah hidupnya mungkin tak akan pernah diketahui jika editornya tak menerbitkan tulisan-tulisannya secara anumerta -- meski dengan banyak sensor dan pelintiran.

Pada awal 1920-an, sekarung penuh naskah yang belum selesai, catatan, dan buku harian ditemukan di bawah reruntuhan rumah Isabelle Eberhardt meninggal.

Karya-karya Isabell kemudian diterbitkan dalam tiga buku: The Wilder Shores of Love, Writings From the Sand, dan The Oblivion Seekers -- yang memberi wawasan sejarah tentang kehidupan warga Eropa di tengah warga lokal Aljazair. Yang menarik, penulisnya adalah seorang perempuan yang menyamar jadi pria. 

Buku-buku itu juga mengisahkan tentang kehidupan singkat, mistis, romantis seorang Isabell Eberhardt -- wanita muda yang gelisah, berpikiran bebas, dan nekat. 

"

| Kisah | Gadis | yang | Hidup | Sebagai | Pria | Jadi | Mualaf | Aljazair | Isabelle | hidup | sebagai | pria | bernama | Mahmoud | Essaadi | mengaku | seorang | mahasiswa | p> Perempuan | berpikiran | bebas | mandiri | kemudian | bergabung | dengan | sekte | sufi | rahasia | Qadiriyyah | didedikasikan | untuk | membantu | orang | miskin | menentang | kekuasaan | kolonial | Prancis | merasa | paling | bahagia | ketika | seperti | anjing | liar | menunggang | kuda | melewati | gundukan | pasir | Sahara | tidur | sendirian | bawah | bintang | Kehidupannya | kala | konon | p> Saat | kehan | uang | menuju | Paris | mencari | penulis | sana | bertemu | Marquis | Mores | suaminya | tewas | terbunuh | menjanda | menawarkan | diri | membiayai | menyelidiki | pembunuhan | Pada | tahun | 1900 | perempuan | pemberani | kembali | tinggal | Oued | p> Isabelle | menulis | puluhan | cerita | artikel | juga | kerap | ikut | serta | dalam | protes | anti | kolonialisme | p> Sikapnya | mungkin | membuatnya | jadi | target | pada | 1901 | Kala | kota | gurun | Behima | Isabell | diserang | oleh | lokal | pedang | Lengan | kirinya | hampir | putus | p> Meskipun | penyerangnya | disewa | pihak | sidang | memohon | agar | pelaku | dihukum | mati | Permohonannya tak | dipenuhi | p> Ia | anggota | militer | Slimane | Ehnni | jatuh | cinta | keduanya | menikah | bekerja | wartawan | perang | barat | daya | terus | jurnalnya | p> < | p> Kehidupan | keras | berpengaruh | fisiknya | usia | nyaris | memiliki | gigi | kehilangan | semua | rambutnya | harus | bolak | balik | rumah | sakit | p> Pada | 1904 | Eberhardt | meninggal | dunia | saat | menyelamatkan | nyawa | banjir | bandang | menerjang | sederhana | Sefra | p> Kisah | hidupnya | pernah | diketahui | jika | editornya | menerbitkan | tulisan | tulisannya | secara | anumerta | meski | banyak | sensor | pelintiran | awal | 1920 | sekarung | penuh | naskah | selesai | catatan | buku | harian | ditemukan | reruntuhan | p> Karya | karya | diterbitkan | tiga | buku: The | Wilder | Shores | Love |  Writings | From | Sand | Oblivion | Seekers< | memberi | wawasan | sejarah | tentang | kehidupan | warga | Eropa | tengah | Yang | menarik | penulisnya | adalah | menyamar | p> Buku | mengisahkan | singkat |  mistis | romantis | wanita | muda | gelisah | nekat | p> |

Thank U Very Very Much for Visit this Blog

Inilah Kisah Mengejutkan di Balik Keputusan Menjadi Mualaf 9 Artis Cantik Indonesia

BANGKAPOS.COM--Saat ini bukanlah sesuatu yang mengherankan jika banyak orang yang sebelumnya non muslim, akhirnya kini menjadi muslim  atau disebut Mualaf.

Begitu juga dengan sederet selebriti papan atas Indonesia, mereka yang sebelumnya non muslim kali ini telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam.

Baca: Perempuan Terduga Pelaku Bom Rice Cooker Tulis Wasiat pada Orangtuanya di Cirebon

Baca: Densus Temukan Bom Rice Cooker dan Amankan Tiga Anggota Teroris Bahrun Naim

Baca: Anak Presiden Jokowi ke Manado, Naik Pesawat Kelas Ekonomi Lalu Naik Mobil Rental

Lantas siapa sajakah artis mualaf Indonesia ?

Berikut 9 artis Indonesia yang memutuskan pindah keyakinan ke agama islam alias menjadi mualaf yang dihimpun dari berbagai sumber:

1.Rebecca Reijman

Rebecca Reijman merupakan penyanyi yang berkarir di Indonesia berkebangsaan Belanda. Dan pada tahun 2007, selebriti kelahiran Den Haag 21 Februari 1985 ini ikut memeriahkan belantika musik Indonesia dan sempat merilis album bertema Kata Hati.

Selama berkarir dalam dunia musik, Rebecca sempat meraih penghargaan tertinggi AMI Award dalam kategori karya Produksi Reggae/Ska/Rock Steday Terbaik.

Mungkin belum pernah ada yang tahu jika ternyata Rebecca merupakan seorang Artis Mualaf Indonesia.

Baca: Inilah 5 Fobia Paling Aneh di Dunia, Nomor 2 dan 3 Langsung Bikin Geleng-geleng Kepala

Baca: So Sweet, Kisah Cinta Bebi Romeo yang Rela Menunggu 10 Tahun Demi Cinta Meisya Siregar

Rebecca mengaku menjadi Mualaf bukan karena hasutan orang lain maupun lingkungannya. Ia menceritakan kisahnya mnejadi mualaf saat itu setelh mendengarkan lantunan ayat suci pada saat menghadiri malam tahlilan di kediaman almarhum Andrey Chilink.

Rebecca merasa jika hatinya saat itu sudah tidak hampa lagi, ia merasa bahagia dan hidupnya lebih lengkap dibandingkan sebelumnya. Rebecca juga merasakan jika ada sesuatu yang memberikan dirinya kekuatan batin.

"

| Inilah | Kisah | Mengejutkan | Balik | Keputusan | Menjadi | Mualaf | Artis | Cantik | Indonesia | BANGKAPOS | strong> | Saat | bukanlah | sesuatu | yang | mengherankan | jika | banyak | orang | senya | muslim | akhirnya | kini | menjadi |  atau | disebut | p> Begitu | juga | dengan | sederet | selebriti | papan | atas | kali | telah | mualaf | memeluk | agama | Islam | p> Baca: | Perempuan | Terduga | Pelaku | Rice | Cooker | Tulis | Wasiat | pada | Orangtuanya | Cirebon< | strong>< | h4> Baca: | Densus | Temukan | Amankan | Tiga | Anggota | Teroris | Bahrun | Naim< | Anak | Presiden | Jokowi | Manado | Naik | Pesawat | Kelas | Ekonomi | Lalu | Mobil | Rental< | h4> Lantas | siapa | artis | p> Berikut | memutuskan | pindah | keyakinan | islam | alias | dihimpun | berbagai | sumber:< | p> 1 | Rebecca | Reijman< | p> Rebecca | Reijman | merup | penyanyi | berkarir | berkebangsaan | Belanda | tahun | 2007 | kelahiran | Haag | Februari | 1985 | ikut | memeriahkan | belantika | musik | sempat | merilis | album | bertema | Kata | Hati | p> Selama | dalam | dunia | meraih | penghargaan | tertinggi | Award | kategori | karya | Produksi | Reggae | Rock | Steday | Terbaik | p> Mungkin | pernah | tahu | ternyata | seorang | Fobia | Paling | Aneh | Dunia | Nomor | Langsung | Bikin | Geleng | geleng | Kepala< | Sweet | Cinta | Bebi | Romeo | Rela | Menunggu | Tahun | Demi | Meisya | Siregar< | h4> Rebecca | mengaku | bukan | karena | hasutan | lain | maupun | lingkungannya | mencerit | kisahnya | mnejadi | saat | setelh | mendengarkan | lantunan | ayat | suci | menghadiri | malam | tahlilan | kediaman | almarhum | Andrey | Chilink | merasa | hatinya | hampa | lagi | bahagia | hidupnya | lebih | lengkap | dibandingkan | meras | memberikan | dirinya | kekuatan | batin | p> |

Thank U So Much for Visiting this Blog

Tuesday, February 11, 2014

George Green: Banyak Mendapat Pencerahan dari Imam Masjid

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Rosita Budi Suryaningsih


Ia memutuskan berhenti dari pekerjaan yang penuh maksiat.


Pria ini lekat dengan kehidupan hura-hura selebritas Hollywood. George Green pernah menjadi manajer tur untuk artis-artis besar, seperti Jay-Z, Kanye West, 50 Cent, Snoop Dogg, dan banyak lagi selebritas kelas atas lainnya.


Selama bergulat dengan pekerjaanya, ia dihadapkan langsung dengan kehidupan para selebritas itu. “Setiap saat saya melihat gaya hidup glamor di hadapan saya,” ujarnya, dilansir dalam video acara The Deen Show, yang diperoleh dari laman Firstpost.


Setiap hari tugasnya adalah menyediakan semua fasilitas bagi para selebritas tersebut. Dari mobil mewah terbaru, perhiasan, juga perempuan untuk teman mereka.


“Tak hanya itu, setiap hari mereka mengadakan pesta yang dipenuhi alkohol dan narkoba, akulah yang bertugas untuk mencari obat-obat terlarang juga perempuan panggilan untuk mereka,” jelasnya.


Dihadapkan pada situasi seperti ini setiap hari, membuatnya muak. Ia mengaku hidupnya tidak bahagia, merasa ada sesuatu yang kurang dalam hidupnya. “Aku seperti sedang mencari sesuatu, namun tak tahu apa itu, aku merasa hidupku kurang lengkap,” ujarnya.


Waktu demi waktu berjalan, lama-lama ia bosan dengan pekerjaannya. Kehidupan glamour dan pesta setiap hari tak cocok untuknya. Apalagi, di setiap gegap gempita pesta tersebut, dialah yang paling repot karena harus melayani para artis dan menyediakan apa saja yang mereka minta.


Ia akhirnya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan yang menurutnya penuh dengan maksiat tersebut. “Saat itu dalam pikiranku adalah sekarang saatnya saya mencari sesuatu untuk diriku sendiri, bukan untuk melayani orang lain,” katanya.


Masa kecilnya jauh dari kisah bahagia. Ia lahir di Detroit, Michigan dari orang tua yang masih sangat muda dan tak siap punya anak. Ketika memasuki usia remaja, ia kemudian pindah ke New York dan tinggal bersama neneknya.


Di sinilah ia bergaul dengan geng jalanan dan selalu berhadapan dengan narkoba dan kekerasan serta masalah kriminal yang lain. “Aku tak pernah mengenal sosok ayah dan jauh dari kehidupan religius,” katanya.


Kesehariannya lekat dengan pesta dan hura-hura. Ia mengenal salah seorang yang bekerja di perusahaan rekaman dan memanfaatkannya agar bisa ikut pesta gratis setiap saat.


Setelah lulus kuliah dari Auburn University of Montgomery, ia direkrut perusahaan rekaman Roc-A-Fella Records sebagai asisten direktur nasional untuk marketing, branding, promosi, dan manajemen tur. “Ini sesuai dengan kemampuanku untuk mengorbitkan dan mempromosikan artis,” katanya.


Menjalani pekerjaannya ini membuatnya bangga. Ia bisa meraih impian dari seorang pria kulit hitam, yaitu bisa kaya dan terkenal, punya banyak pacar, dihormati, dan punya kekuasaan. “Namun, di balik kepuasan itu jiwaku merasa kosong,” ujarnya.


Hingga suatu hari ia melakukan perjalanan kerja ke negara-negara di Timur Tengah, seperti Dubai, Kuwait, Irak, Bahrain, dan Abu Dhabi pada 2004.


Di sana ia kagum dengan keramahan penduduknya yang menyambutnya dengan penuh senyuman dan tangan terbuka, padahal ia bukan Muslim. Ini berbeda 180 derajat dengan sikap yang biasa orang-orang Amerika tunjukkan jika mereka bertemu dengan Muslim.


Kekagumannya kemudian berlanjut dengan rasa ingin tahu yang begitu besar. Ia pun semakin hormat dengan orang-orang Islam karena mereka mau menjawab pertanyaannya seputar dasar-dasar Islam.


“Aku ingin semakin tahu lebih dalam hingga saat Ramadhan 2010, aku memutuskan untuk tinggal di Irak dan Kuwait selama dua minggu,” ujarnya.


Pengalaman relijius ini menyentuh dasar kalbunya. Ia merasa telah menemukan jawaban atas kekosongan jiwanya selama ini yang dirasakannya. Sekembalinya ke Amerika, ia pun sudah siap untuk mengucapkan syahadat dan masuk islam.


Namun, ia masih khawatir bagaimana nanti lingkungannya, teman-teman, dan keluarganya bisa atau tidak menerimanya sebagai seorang Muslim di tengah mereka.


Sebuah mimpi di suatu malam membuatnya menepis ketakutan ini. Ia kemudian mantap masuk Islam secara resmi pada 30 April 2012.


Masa awal menjadi Muslim ia mengakui banyak menemui kesulitan. Orang-orang di sekitarnya yang dekat dengan banyak masalah kriminal mulai menghindarinya.


Saat ia ingin bergaul dengan komunitas Muslim, ia dipandang sebelah mata karena ia berkulit hitam dan penampilannya seperti anggota gangster.


“Namun, kesulitan yang aku hadapi tak pernah mematahkan niatku. Aku terus datang ke masjid dan banyak mendapatkan pencerahan dari para imam yang semakin memantapkan imanku,” katanya.


Ia menemukan sebuah kepuasaan yang tak tenilai saat ini. Ia masih ingat, saat jiwanya merasa kosong dulu, ia berkali-kali mencoba apa pun untuk mengisi relung jiwa yang kosong tersebut, namun ia tak pernah merasa puas. “Aku terus merasa kosong, hingga akhirnya aku bertemu Islam,” katanya.




George Green: Banyak Mendapat Pencerahan dari Imam Masjid

Saturday, January 4, 2014

Tiwi &#34;T2&#34; Tentang Kisah Cintanya dengan Pengusaha Jepang




Tiwi “T2″ Tentang Kisah Cintanya dengan Pengusaha Jepang




Sabtu, 04 Januari 2014 07:10


Indra Kurniawan


PERIHAL suaminya, pengusaha properti asal Jepang Shogo Sakuramoto, Tiwi berkisah.


“Aku bertemu dia awal April 2012 saat T2 menyanyi di acara toko kue Jepang di Jakarta yang merupakan miliknya. Lewat asistennya, dia meminta nomor telepon aku. Tidak lama kemudian, ada undangan makan malam dari dia. Biasa saja, makan malam sebagai teman,” kisah Tiwi.


Dari situ, Shogo mulai intens berkomunikasi dengan Tiwi. Dia menunjukan ketertarikan pada Tiwi dengan memberi perhatian lebih. Layaknya cowok yang melakukan pendekatan terhadap cewek yang ditaksir.


“Dekat, dekat, sampai akhirnya bulan Juni kami pacaran. Dia intens banget kasih perhatian kepada aku. Dia apa adanya, bisa bikin nyaman, dan bisa bikin tertawa. Tidak ada yang dibuat-buat. Dia juga membebaskan aku untuk jadi diri sendiri. Enak sih, lebih terbuka,” beri tahunya.


Makin menemukan kenyamanan bersama Shogo, Tiwi mengutarakan keinginannya untuk segera menikah. “Aku bilang ke dia pengin nikah, tidak mau pacaran lama-lama. Umur aku juga sudah 26 tahun. Sudah waktunya. Dia pun mengatakan ingin menikah juga,” Tiwi menceritakan.


Cinta bukan sekadar ucapan di bibir, bukan juga hanya sebatas rasa. Cinta adalah perbuatan, pengorbanan, dan kesetiaan. Hal itulah yang kemudian dibuktikan Shogo pada Tiwi.


“Dia membuktikan ucapannya dengan bertemu orang tua aku dan memutuskan jadi mualaf. Bahagia aku melihatnya. Ayahku bilang, ‘ya udah, menikahlah,’” Tiwi mengulang kembali ucapan ayahnya.


Shogo menjadi mualaf atas kemauannya sendiri. Bukan disuruh, apalagi dipaksa Tiwi.


“Dia mualaf bukan karena aku. Dia belajar. Alhamdulillah sampai sekarang sih dia salat, dia ada keinginan untuk wudu dan salat tanpa aku suruh, walaupun dia belum hapal Al Fatihah,” Tiwi mengaku kagum.


Merasa klop, keduanya memutuskan menikah. Sayangnya, Tiwi enggan menyebut tanggal pernikahannya. “Aku tidak bisa kasih tahu, tapi yang jelas aku resepsi bulan Februari 2013 di Bali. Pacarannya singkat, hanya 3-4 bulan,” aku Tiwi yang lahir di Bandung, 5 Februari 1986.


Keengganan Tiwi berbagi lebih disebabkan oleh prinsipnya yang memang sejak dulu menutup rapat kehidupan pribadinya. “Aku memang menutup lingkungan pribadi aku untuk tidak dipublikasikan ke orang banyak. Aku pengin orang melihat aku sebagai Tiwi T2. Kalau ada apa-apa cukup aku dan keluargaku yang tahu,” tambahnya.


Tiwi membantah kabar yang menyebut dirinya istri ketiga Shogo. “Alhamdulillah aku (istri) pertama. (Perkawinan) aku terdaftar juga,” Tiwi menegaskan.


Dari pernikahannya dengan Shogo, Tiwi melahirkan putra pertama, Reo Athar Sakuramoto, pada 17 Juli lalu.


(ind/adm)


Foto-foto: Tika T2,T2,Tiwi T2

Berita Terkait:


Tiwi T2 Siap Comeback Bermusik (Jadi Penyanyi Solo?)Tiwi Bicara Soal Kelanjutan T2Menjadi Ibu, Tiwi T2 Sempat Alami Baby Blues SyndromeTiwi T2 Tak Menghilang, Ia Bahagia Menikahi Pengusaha Jepang dan Punya Anak


Berikan komentar


Article source: http://www.merdeka.com/artis/ini-penyanyi-muda-yang-bikin-fariz-rm-semangat-bermusik.html


Tiwi "T2" Tentang Kisah Cintanya dengan Pengusaha Jepang

Wednesday, August 21, 2013

Tanggapan untuk Ibu Titi Supratignyo



Menanggapi surat Ibu Dra Titi Supratignyo, MEd yang dimuat 18 Juli di surat pembaca, kami dari Happy Hakken Club (H2C) ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian Ibu. Kami sangat menghargai apa yang Ibu tulis, karena ini menunjukkan adanya perhatian, empati, dan peduli pada kegiatan H2C. Koreksi dari Ibu sangat berarti buat kami. Mudah-mudahan Ibu Titi juga senang merajut. Kini Club H2C akan menjadi Happy Haken Club.


Club H2C terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar maupun yang sudah bisa merajut untuk bergabung.


Pertemuan rutin H2C di­adakan setiap bulan, dan bagi yang bisa merajut diharapkan bisa berbagi ilmu dengan teman-te­man yang ingin belajar. Kegiatan lain H2C yaitu pameran dan show. Ke depan diharapkan bisa lebih berkembang lagi. Untuk lebih jelasnya, dapat menghubungi Nadine di 3513 054.


 
Edith
Humas Happy Haken Club
Jl Sembodro 2B/19
Semarang


 
*?*?*


 


 


 


Dampak Perceraian
 


Apa yang Anda pikirkan jika pasangan minta cerai? Pernahkan Anda peduli pada suasana hati pasangan dan masa depan anak-anak saat mengajukan perceraian? Meski anak-anak pasangan artis Jamal Mirdad dan Lidya Kandou tampak tegar saat mengetahui gugatan cerai sudah masuk di Pengadilan Agama, namun mereka saat itu tetap berharap kedua orang tua mereka dapat rujuk dan mesra kembali sebagaimana puluhan tahun silam.


Media selalu menayangkan informasi akibat perceraian sebagaimana yang dialami oleh artis Marshanda. Demikian juga gadis remaja berstatus siswi SMP di Jawa Timur yang akhirnya terjerumus di dunia prostitusi, dan tidak sedikit anak-anak terabaikan hingga menjadi pecandu narkoba. Apakah Anda tetap akan bercerai dan terus menciptakan generasi ‘’penderita’’, sementara Anda menginginkan hidup nyaman seolah-olah bahagia di antara anak-anak yang terluka sebagai akibat dari perceraian?


Data kasus perceraian di Pengadilan Agama Tingkat I Semarang yang disidangkan setiap harinya mencapai 50-60 kasus dengan keputusan sidang mayoritas cerai. Sedang pasangan yang berhasil didamaikan persentasenya sangat kecil, bahkan mengarah ke nihil. Total kasus perceraian hingga semester pertama tahun 2013 di Semarang mencapai 1.479 kasus, jumlah tersebut diprediksi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kasus perceraian selama tahun 2012 yang berjumlah 3.034 kasus.


Bagi pasangan yang berkeinginan cerai, luangkanlah sedikit waktu untuk menghayati setiap bait lagu Iwan Fals berikut :  Kemesraan ini, janganlah cepat berlalu, kemesraan ini, ingin kukenang selalu. Hatiku damai, jiwaku tentram di sampingmu, hatiku damai, jiwaku tentram bersamamu’’ Hal ini karena tu­juan perkawinan menurut UU RI No 1 Tahun 1974 Pasal 1 adalah membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.


Jika pasangan tetap harus cerai, hendaknya hal tersebut ditempuh bukan untuk memuluskan keinginan untuk mengikat perkawinan dengan pasangan yang baru, tetapi sadarilah bahwa hal tersebut suatu kegagalan yang harus disesali. Kemudian fokus untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yang dianugerahkan Tuhan sebagai hasil dari perkawinan yang telah dilalui.


Berilah kesempatan kepada anak untuk menikmati hidup dengan kasih sayang dan perhatian yang cukup sebagai tanggung jawab orang tua. Ingat, Allah itu maha pengampun dan penyayang dan setiap kita sudah mendapat pengampunan sehingga wajar jika kita harus berusaha untuk dapat saling mengampuni.
 


Manogar Rajagukguk
BK SMK 17 Agustus 1945
Jl Ki Mangunsarkoro No 19
Semarang


*?*?*
 


 


 


Ulah Oknum FPI Mengusik Ketenangan


 


Ulah oknum anggota FPI (Front Pembela Islam) yang mengusik ketenangan penduduk Sukorejo, Kendal, kami rasa memalukan. Imbauan kami, Presiden SBY menindak oknum FPI yang menjadi sumber keke­rasan. Sebagai warga negara yang taat hukum dan patuh terhadap perintah agama, kita wajib men­desak pemerintah pusat hingga daerah memberlakukan kebijakan penghapusan hak-hak dalam berorganisasi kepada FPI ataupun ormas lain yang melakukan tindakan anarkis, merusak, main hakim sendiri. Baik berdalih kebenaran agama sendiri maupun kelompok.


Ormas semacam itu sering menimbulkan kericuhan lokal maupun nasional, bahkan mengakibatkan jatuhnya korban. Jika masih dibiarkan, apalagi Peme­rintah Daerah Jawa Tengah sendiri abai menindaklanjuti aspirasi sebagian masyaratnya, ke-mungkinan kejadian seperti di Kendal akan terulang.


Kami berharap gubernur yang baru, Ganjar Pranowo da-lam masa kepemimpinannya kelak bisa mengembalikan ketenangan masyarakat Jawa Tengah yang sering terusik terorisme dan kekerasan. Semoga kemuliaan Ramadhan yang baru berlalu, senantiasa hadir mengantarkan kita mendapatkan gelar muttaqin (hamba Allah yang bertaqwa). Memiliki prinsip dan bersikap rahmatan lil alamiin (kasih sayang lintas agama, bangsa, yang tak terbatas), tidak mudah terprovokasi maupun bertindak menang sendiri. Amin.


 
H Bayu Aghustin
Mohammad Iqbal, SE
Jl Galungan 3/1/96
RT 05/06 Krapyak
Semarang Barat
 


*?*?*


 


 
 


Masuk Anggota TNI Tak Dipungut Biaya
 


Menjadi seorang TNI adalah cita-cita yang didambakan oleh pemuda, tak heran akhir-akhir ini animo pendaftar sangat banyak, bahkan melebihi batas yang ditentukan. Maka sangat disayangkan jika tidak mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum mendaftar.


Proses penerimaan yang ingin menjadi anggota TNI, khususnya TNI AD, tidak akan diminta dana sama sekali. Namun masih ada masyarakat yang punya persepsi (pandangan) yang salah tentang seleksi, masuk menjadi prajurit TNI harus bayar.


Apalagi masih ada berita di media bahwa masuk TNI dipu­ngut biaya, seperti yang terjadi baru-baru ini menimpa seorang PNS di Kabupaten Grobogan. Dia meratapi nasibnya dan harus ke­hilangan uang Rp 67 juta karena telah ditipu. Warga Ngembel Ki­dul RT 02 RW 04 Tanggungharjo, Grobogan itu telah menitipkan anaknya yang bernama Janu Pur­wantono untuk menjadi TNI kepada seseorang yang katanya bisa meloloskan bisa masuk menjadi prajurit TNI.


Fenomena yang berkembang saat ini justru masih ada anggota masyarakat beranggapan untuk menjadi anggota TNI paling tidak menyiapkan dana hingga ratusan juta rupiah. Persepesi yang salah tersebut apabila dibiarkan sangat merugikan institusi TNI.


Untuk itu kami berharap agar berhati-hati. Bila anak ingin menjadi prajurit TNI sebaiknya mempersiapkan diri agar bisa lolos seleksi. Lakukan latihan fisik seperti lari, renang, dan lainnya agar bisa lolos. Bila perlu tanya kepada prajurit terdekat bagaimana menghadapi tes wawancara, psikologi ataupun tes lain.


Jangan sia-siakan waktu dan gunakan untuk mempersiapkan jauh hari sebelum mendaftar, karena pendaftaran setahun dua kali. Jadi jangan jauh hari malah mempersiapkan dana untuk bisa lolos. Hilangkan persepsi seperti itu. Untuk menjadi anggota tentara tidak dipungut biaya sepeser pun. Kepada orang tua maupun calon prajurit yang mengikuti tes masuk, jangan mempercayai jika ada orang yang mengiming-imingi bisa membantu kelulusan.


Apabila masih menemukan orang yang menawari dengan janji bisa meloloskan jadi prajurit TNI, segera laporkan ke pihak aparat yang terkait seperti Polisi Militer (PM) atau aparat terkait agar jangan sampai kena tipu seperti yang barusan dialami oleh warga Grobogan tersebut.


 
Sukirman S
Asrama TNI-AD Kalisari
Blok A/5
RT 01/05 Barusari
Semarang Selatan
 


*?*?*


 


 


 


Pinjaman di BRI Lunas Agunan Belum Diberikan
 


Salam sejahtera, semoga kita selalu mendapatkan lindungan-Nya, amin. Perlu kami sampaikan terkait dengan permasalahan yang kami hadapi dengan PT Bank BRI Unit Margorejo. Hal itu terkait dengan agunan kami (sertifikat) atas nama Muslikah, Desa Sokokulon, Margorejo, Pati, yang sampai saat ini belum kami terima. Padahal kewajiban kami selaku nasabah sudah kami laksanakan dengan pelunasan atas tanggungan kami, 20 Mei 2013.


Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak bank dan mengirimkan surat ke Cabang Pati 2, namun sampai saat ini belum mendapat jawaban dan kepastian. Harapan kami agar pihak bank bisa berkoordinasi dan bertanggung jawab atas semua kerugian.


 
Muslikah
Sokokulon RT 02/01
Margorejo, Pati


(/)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter
twitter
dan Facebook
Facebook


Article source: http://www.theglobejournal.com/Opini/catatan-kecil-untuk-kita-dan-mirza--alfath/index.php


Tanggapan untuk Ibu Titi Supratignyo

Tuesday, December 24, 2013

Sakinah Rasheed Merasa Nyaman dengan Islam

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Rosita Budi Suryaningsih

Ia menyukai Islam karena melarang penindasan pada kelompok tertentu.


Sakinah Rasheed lahir pada 1950 di Ohio, Amerika Serikat. Masa ini adalah masa yang berat bagi orang berkulit hitam seperti dirinya.


Dia adalah Afro-Amerika dan pada tahun-tahun tersebut sikap rasisme Amerika pada orang berkulit hitam masih terjadi. “Kami dianggap budak dan tak pantas bergaul dengan orang kulit putih,” ujarnya, dilansir dari ifoundislam.


Rasheed dibesarkan dalam keluarga Kristen. Setiap minggu, ia pergi ke gereja bersama ibunya di gereja yang diperuntukkan bagi orang berkulit hitam.


Saat tinggal di Ohio tersebut, ia tak banyak menemukan kawan yang sama-sama berkulit hitam. Kaumnya menjadi masyarakat minoritas.


Saat remaja, ia selalu mendapatkan perlakuan rasisme oleh orang kulit putih. Hal itu juga banyak dilakukan teman sebayanya yang berkulit putih.


Ia selalu mendapatkan stigma bahwa ia adalah keturunan Afrika yang hanya pantas menjadi budak dan anggota dari kelompok tertindas.


“Saya tak terima dengan citra semacam ini. Ini seperti konspirasi untuk menindas kaumku secara psikologis,” katanya.


Televisi setiap harinya, selalu menayangkan tayangan rasisme, penindasan pada orang-orang berkulit hitam, kerusuhan yang dilakukan orang berkulit hitam, pembunuhan Martin Luther King, dan banyak lagi tayangan rasisme yang membuat jiwanya semakin sakit. Hingga, akhirnya ia membaca buku The Autobiography of Malcolm X.


Dari situ, ia mengenal Islam dan tertarik dengan agama yang tidak pernah membeda-bedakan ras manusia tersebut.


“Meski saat itu saya belum sepenuhnya mantap masuk Islam, tapi  saat membaca buku tersebut saya punya keinginan agar suatu saat apabila saya diberikan jalan pada Islam, saya ingin menjadi sosok Muslim seperti Malcom X,” ujarnya.


Ketika menuntut ilmu di perguruan tinggi, hari-harinya disibukkan dengan membanding-bandingkan agama apa yang menurutnya terbaik.


“Satu hal yang aku sukai dari Islam adalah tidak menyukai adanya penindasan pada kelompok tertentu dan tidak membeda-bedakan kelas sosial,” katanya.


Saat sedang membanding-bandingkan agama ini, justru mengarahkannya pada kebingungan. Akhirnya, ketika ia duduk di bangku pascasarjana dalam bidang psikologi, pamannya memberikan sebuah Alquran. “Ia memberikan Alquran ini dan mengatakan saya punya karakter sebagai orang Muslim,” ujarnya.


Karena masih dalam pencarian kebenaran dalam semua agama tersebut, ia pun mulai membaca Alquran dan terjemahannya agar tahu apa saja yang tertulis di dalamnya.


Pada 1976 Rasheed bertemu dengan kawannya yang telah menjadi mualaf Elijah. Dialah yang kemudian menjelaskan tentang unsur-unsur dalam Islam, seperti rukun Islam, apa manfaat Alquran, puasa, juga bacaan-bacaan shalat.


Elijah dan suaminya bisa dengan sabar menjawab pertanyaan yang diajukannya. Bahkan, jawaban yang diberikan lebih memuaskan daripada jawaban dari ibunya atau pastor dari gerejanya.


Setiap mendapatkan jawaban atas rasa ingin tahunya yang besar pada konsep dari kehidupan dan kematian, ia selalu bisa tersenyum dengan puas.


Rasa gembira pun dirasakannya karena ia merasa lega semua pencariannya selama ini terjawab sudah. Ia akhirnya mantap masuk Islam pada tahun tersebut.


Kemudian, ia menjelaskan tentang pilihan terpenting dalam hidupnya ini pada ibu dan keluarganya. Ia selalu mengatakan, Allah dalam Alquran tidak pernah menyatakan untuk memusuhi agama Kristen dan agama yang lainnya.


“Bertahun-tahun kemudian, sebelum ibu saya meninggal, saya bersyukur telah bisa membuatnya menjadi mualaf juga,” katanya.


Rasheed menyukai Islam karena merasa nyaman. Dalam hatinya, ia selalu yakin inilah jalan yang paling benar untuk mendapatkan rasa bahagia di dunia dan termpat terindah di surga ketika ia meninggal nanti.


Menurutnya, ia bisa merasa bahagia karena ini merupakan hasil dari ibadah yang selalu dilakukannya. Ia sangat mencintai keluarganya, juga anak-anaknya yang telah memeluk Islam.


Dalam pekerjaannya sebagai terapis psikologi, ia merasa beruntung bisa mendapatkan kesempatan emas tersebut karena bisa membantu orang lain menuju ke jalan yang benar menuju Allah.


Di luar pekerjaan profesionalnya, ia juga menjadi relawan untuk mengarahkan jalan yang benar pada para pemuda Muslim yang murtad. “Saya membantu orang lain untuk meningkatkan iman mereka, saya merasa ini berkah,” ujarnya.


Article source: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/11/02/mcurr6-muslim-hidup-leluasa-di-kosta-rika-1


Sakinah Rasheed Merasa Nyaman dengan Islam

Monday, August 19, 2013

Jenna Govan: Islam Begitu Sederhana dan Logis

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY — Jenna Govan lahir dan besar di Australia. Orang tuanya bercerai ketika ia remaja. Sejak itu, ia dididik ibunya.


Secara psikologis, perceraian orang tuanya memberikan pengaruh. Namun, ketelatenan ibunya mendekatkan Jenna dengan agama sangat membantu.


Bersama ibu dan adiknya, ia rutin pergi ke gereja setiap Ahad. Jenna juga aktif menjalani aktivitas gereja. Selama menjalani aktivitas itu, ia mengagumi kisah-kisah para Nabi. Namun, pemahaman agama yang masuk dalam pemikirannya adalah berdoa hanya dilakukan di gereja.


Memasuki usia remaja, ibu Jenna kembali menikah. Pernikahan itu rupanya tidak membuat Jenna bahagia. Ia selalu bertengkar dengan ayah tirinya itu.


Ketika bertengkar, Jenna mulai melampiaskan kemarahannya dengan narkoba. Saat itu pula, ia mulai berkenalan dengan teman suaminya kelak yang seorang Muslim. Melalui dia, ia banyak mendapat pengetahuan tentang Islam dan Muslim.


Melalui pengetahuan yang didapatnya, Jenna kembali ingat tentang konsep Ketuhanan Yesus dari sudut pandang Kristen. Ketika membandingkan dengan pandangan Islam, ia menemukan satu fakta sederhana dan logis. Ia pun mengucapkan syahadat di usianya yang masih belia. Di saat bersamaan, ia dilamar seorang pria Melayu.


Ketika menjadi Muslim, Jenna banyak bergaul dengan komunitas Melayu di Australia. Sejujurnya ia sangat kurang nyaman dengan pandangan komunitas itu terhadap dirinya. Sejak itu, ia merasa terisolasi. Merasa terisoloasi, membuat Jenna kurang lepas dalam mempelajari Islam. Itu terlihat ketika ia merasa ragu ketika mencoba mengenakan jilbab. Ia semakin bingung bagaimana ia menjalani kehidupannya sebagai Muslim.


Pada satu fase memuncak, ia memutuskan meninggalkan suaminya. Rasa frustasi kembali mendera. Godaan menghabiskan waktu di dunia malam mulai datang. Alhamdulillah, Jenna ogah menyerah dengan gaya hidup yang dilarang Islam.


Selang beberapa lama, Jenna mulai menemukan kembali dirinya, ia kembali berteman dengan komunitas Muslim yang kali beragam. Bersama mereka, ia mempelajari Islam lebih intensif. Selanjutnya, Jenna kembali menikah dengan seorang pria Muslim. Ia juga kembali kuliah sembari mendalami Islam.


“Sejak itu, aku mencoba untuk membantu mereka yang menjadi mualaf,” kenang dia seperti dikutip onislam.net, Senin (19/8).


Pernikahan kali ini membuatnya begitu bahagia. Keluarga suaminya begitu mendukung usaha Jenna untuk menjadi Muslim yang kaffah. Kebahagiaan Jenna kembali bertambah ketika keluarganya mulai menerima statusnya sebagai Muslim. “Ibuku melihat banyak perubahan dalam diriku. Aku dinilai begitu bertanggung jawab dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tutup Jenna.


Article source: http://www.hidayatullah.com/read/29077/23/06/2013/22-juni-1945-dan-5-juli-1959.html


Jenna Govan: Islam Begitu Sederhana dan Logis

Monday, October 7, 2013

Siapakah Orang Kaya Itu?

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh M Husnaini


Kekayaan merupakan tema yang menarik diperbincangkan. Sedikit sekali penghuni dunia ini yang tidak ingin kaya dalam hidupnya. Hidup kaya bisa dikatakan impian setiap orang.


Kesuksesan orang baru diakui kalau dia sudah menjadi orang kaya. Keberhasilan pendidikan juga sering dilihat dari sejauh mana hasil pendidikan itu dapat mengantarkan peserta didiknya menjadi orang kaya.


Lawan dari kaya adalah miskin. Orang disebut kaya karena memiliki banyak harta. Yang minim harta, itu miskin namanya. Dengan begitu, kekayaan selalu identik dengan segala hal yang berbau materi atau benda. Memiliki rumah megah, uang banyak, mobil berderet, pakaian necis, dan tanah luas adalah di antara simbol orang kaya. Orang miskin berarti kebalikan dari semua itu.


Tidak usah kita berdebat tentang definisi yang sudah sekian lama diamini secara luas itu. Sekiranya definisi itu dianggap benar, kebenarannya tentu tidak mutlak. Definisi demikian dimensinya serba fisik. Tidak ada kewajiban bagi kita untuk menerimanya. Saya teringat penuturan Rasulullah ketika mendefinisikan siapa gerangan orang kaya itu. Menurut Rasulullah, seperti dikutip Bukhari dan Muslim, “Bukanlah yang dinamakan kaya itu karena banyak harta, tetapi yang dinamakan kaya sebenarnya adalah kayanya jiwa.”


Mencermati makna hadis di atas, kita segera mendapatkan pemahaman bahwa Rasulullah ternyata memiliki definisi berbeda dengan kebanyakan kita tentang siapa orang kaya. Barangkali hadis itu akan lebih mudah dipahami ketika kita mengaitkannya dengan daftar orang terkaya di dunia tahun 2013, sebagaimana dirilis majalah Forbes.


Keluarga Budi Hartono, pemilik BCA dan Djarum, memiliki harta 8,5 miliar dolar AS. Michael Hartono memiliki harta 8,2 miliar dolar AS. Dua orang ini jelas lebih kaya tinimbang kita. Menurut Forbes, mereka menduduki peringkat pertama dan kedua daftar orang terkaya di Indonesia. Tetapi, ternyata mereka tidak ada apa-apanya jika dibanding Carlos Slim Helu dan Bill Gates. Harta Carlos Slim Helu, CEO Telefonos de Mexico dan America Movil, mencapai 73 triliun dolar AS, sementara Bill Gates, yang mantan CEO Microsoft, memiliki harta 67 miliar dolar AS.


Banyaknya harta tidak pernah akan ada puncaknya. Di atas orang kaya, selalu ada orang yang lebih kaya. Di sini berlaku rumus relativitas. Fulan yang tergolong orang kaya di sini, belum tentu kaya di sana. Fulanah yang termasuk miskin di suatu tempat, justru dia orang paling kaya di tempat lain. Demikian pula seterusnya. Tegasnya, tidak ada orang yang paling kaya, sebagaimana juga tidak ditemukan orang yang paling miskin.


Penting pula dicatat, definisi kaya atau miskin semacam itu sesungguhnya muncul dari orang luar. Pelakunya sendiri kerap tidak merasakan apakah dia kaya atau miskin. Karena, kebanyakan orang masih saja merasa kurang. Meskipun orang bilang kita ini sudah kaya, tetapi senyatanya kita juga tidak merasa kelebihan harta. Selalu saja kita merasa miskin dan kurang.


Apalagi jika definisi kaya atau miskin itu dikaitkan dengan unsur diri yang bernama keinginan dan kebutuhan. Misalnya, petani desa yang saban hari mengantongi uang lima juta, dia boleh dibilang kaya. Berbeda halnya dengan seorang artis. Uang sejumlah itu tentu tidak dapat mendefinisikan dirinya sebagai orang kaya. Ini soal keinginan dan kebutuhan. Gaya hidup petani desa umumnya tidak menelan uang jutaan dalam sehari. Sementara, tuntutan profesi artis mengharuskan pelakunya untuk selalu tampil mewah dan mahal, sebagaimana rekan sesama artis.


Benarlah, Islam tidak menisbahkan definisi kaya atau miskin dengan kepemilikan benda. Definisi serba fisik itu sangat memusingkan. Karena itu, Rasulullah menegaskan, kekayaan sejati itu ada di dada. Menjadi kaya atau miskin itu murni soal mental. Inilah definisi berdimensi batin. Analoginya sederhana. Orang yang lapang dada selalu merasa kaya, meskipun minim harta. Sebaliknya, orang yang bermental miskin selalu merasa kurang, meskipun menggenggam emas segudang. Pikirannya mengawang di langit harapan, berusaha menjangkau segala yang belum digenggam tangan. Hidup berselimut harta tetapi tampil bagai pecundang.


Alangkah bahagia kehidupan orang yang hati, jiwa, dan pikirannya selalu merasa kaya. Mensyukuri nikmat yang ada tanpa terus mengangankan segala yang dipunyai orang. Harta sekadarnya selalu digunakan untuk memacu amal baik dan ibadah. Batinnya tenang, karena tidak diperbudak dunia, tetapi justru merajai dunia. Rasulullah memuji pribadi demikian. “Sungguh berbahagia orang yang masuk agama Islam dan diberi rezeki cukup, serta dikaruniai Allah sifat qana’ah atas segala yang diberikan kepadanya.” (HR Muslim).


Berbagai penyimpangan menyeruak di segala tempat adalah bukti ketidakmampuan orang untuk merajai dunia. Juga kebejatan moral yang berkecambah dan memperburuk sendi-sendi kehidupan. Mereka itulah orang miskin dalam makna sesungguhnya. Fisiknya mapan tetapi batinnya gersang, karena tidak pernah merasa kenyang oleh kuantitas harta. Kembali renungkan penegasan Rasulullah berikut.


“Bukanlah orang miskin itu orang yang berkeliling mendatangi rumah ke rumah lalu ditolak ketika meminta sebiji atau dua biji kurma, atau ketika meminta sesuap atau dua suap makanan. Tetapi orang miskin yang sebenarnya adalah orang yang tidak pernah memiliki kekayaan untuk mencukupi keperluannya.” (HR Bukhari dan Muslim).


Sungguh beruntung siapa saja yang dikaruniai Allah kelapangan harta sekaligus batin yang selalu menerima, gemar bersedekah, sehingga hidup selalu diliputi berkah dan jauh dari bencana.


Penulis Buku ‘Menemukan Bahagia’.  Email: hus_surya06@yahoo.co.id


Article source: http://www.sinarharian.com.my/hayati-dan-hormati-toleransi-islam-1.192405


Siapakah Orang Kaya Itu?

Monday, December 23, 2013

13 Topik Paling Dibicarakan Tahun Ini


TAHUN 2013 ini ada banyak topik dalam dunia hiburan yang jadi bahan gunjingan publik dan media.


Topik ini tak hanya dibicarakan selama hitungan hari, ada pula yang hitungan bulan. Nah, berbagai topik hangat yang paling diperbincangkan itu kami rangkum dalam 13 Topik Paling Dibicarakan di Tahun 2013.


Tertangkapnya Raffi Ahmad

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Raffi Ahmad (26) dan beberapa artis seperti Wandah Hamidah, Zaskia Sungkar dan Irwansyah—belakangan tiga nama terakhir dibebaskan karena tidak terbukti memakai narkoba–pada 27 Januari lalu. Proses hukum Raffi berjalan lambat karena kejaksaan menilai zat narkoba (katinone) yang dipakai Raffi belum tercantum dalam Undang-undang Narkotika. Meski begitu, Raffi menjalankan rehabilitasi selama 3 bulan.


Perseteruan Eyang Subur vs Adi Bing Slamet

Perseteruan antara Adi Bing Slamet (46) dengan paranormal Eyang Subur (66) amat menyita perhatian media dan masyarakat. Selama 4 bulan, perseteruan mereka menghiasi isi berbagai media. Kisah ini bermula ketika Adi menuding mantan gurunya itu mengajarkan aliran sesat dan memiliki istri lebih dari 4 orang. Setelah kasus ini pecah, Adi dan Eyang Subur saling lapor ke polisi. Sampai saat ini kasus hukum Eyang Subur dan Adi masih bergulir. Uniknya, dari perseteruan mereka melahirkan artis dadakan Arya Wiguna yang terkenal dengan kalimat “Demi Tuhan…”


Julia Perez Masuk Penjara dan Menunda Perkawinan

Tahun 2013 tahun terberat bagi artis Julia Perez (33). Pasalnya, wanita yang akrab disapa Jupe ini menghadapi dua masalah besar: tuntutan royalti Rp 1 miliar dari mantan suaminya Damien Perez, dan perseteruannya dengan Dewi Perssik. Buntut perseteruan dengan Dewi, Jupe harus merasakan dinginnya lantai penjara. Cobaan Jupe pada tahun 2013 makin berat karena rencana pernikahannya dengan kekasihnya Gaston Castano sempat diundur beberapa kali. Selesai? Belum. Dua hari sebelum acara lamaran, ayah Jupe meninggal dunia pada Senin (2/12). Di tengah suasana duka, acara lamaran tetap berlangsung pada Rabu (4/12) yang disiarkan secara langsung oleh ANTV.


Kicauan Farhat Abbas

Pengacara Farhat Abbas (37) amat rajin menuliskan komentarnya di jejaring sosial Twitter. Siapapun dikomentarinya, mulai dari pasangan Jokowi-Basuki, Rhoma Irama, Iwan Fals, Agnes Monica dan yang paling terbaru Ahmad Dhani. Komentar pedas Farhat pada Dhani membuat anak-anak Ahmad Dhani, Al dan El meradang. Mereka menantang Farhat untuk bertinju. Perseteruan Ahmad Dhani-Farhat makin memanas ketika Ahmad Dhani melibatkan mantan istri siri Farhat, Rita Tresnawati. Dhani bersedia membiaya sekolah Gusti, anak Farhat dari pernikahan sirinya dengan Rita hingga S3. Perseteruan mereka bakalmakin panjang setelah aksi saling lapor ke polisi.


“Vickynisasi”Prasetyo

Siapa yang tidak kenal dengan kalimat “kontroversi hati”, “statusisasi kemakmuran”, “labil ekonomi” dan “konpirasi kemakmuran”? Kalimat itu dipopulerkan oleh Vicky Prasetyo (29), mantan tunangan penyanyi dangdut Zaskia Gotik. Sejatinya, Vicky bukan siapa-siapa. Dia baru terdeteksi media ketika menggelar acara tunangan dengan Zaskia di sebuah hotel mewah. Acara itu bak pisau bermata dua bagi vicky. Satu sisi melambungkan popularitasnya, sisi lain awal kehancurannya. Setelah Vicky muncul di media, ada beberapa penyanyi dangdut yang mengaku sebagai korban Vicky. Kemunculan Vicky di media juga memudahkan polisi untuk menangkapnya. Vicky terlibat kasus pemalsuan surat. Gara-gara kasus itu kini dia mendekam di dalam penjara.


Idola Baru dari “X Factor Indonesia”

Banyaknya acara kontes bakat sempat membuat masyarakat jenuh. Akibatnya, jumlah penonton menurun drastis. Rating dan share acara ini pun melorot.Kegairahanmasyarakat terhadap acara kontes bakat tumbuh lagi ketika X Factor Indonesia muncul. Ajang pencarian bakat yang dibidani Simon Cowell ini berhasil mencuri perhatian masyarakat. Dengan finalis yang berkualitas dan berkarakter, acara ini beroleh rating bagus. Dari kontes ini lahir idola baru Fatin, yang kini menjadi penyanyi solo perempuan paling diminati.


Goyang Cesar

Bila Korea Selatan punya Gangnam Style, Amerika Serikat punya Harlem Shake, maka Indonesia punya Goyang Cesar. Koreografi yang simpel dan unik membuat Goyang Caesar menjadi cepat populer. Mulai dari anak kecil sampai tua renta paham dengan goyang yang satu ini. Berkat Goyang Caesar, rating Yuk, Keep Smile menjulang tinggi. Caisar (24), si empunya goyangan, pun menjelma menjadi selebriti.


Kematian Tragis Ustaz Jefri Al Buchori

Umat Islam kembali kehilangan salah satu tokohnya, Ustaz Jefri Al Buchori (40) pada 26 April 2013. Uje meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan motor di bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan. Jutaan umat Islam menangisi kepergian suami dari Pipik Dian Irawati.


Kecelakaan Maut Putra Ahmad Dhani

Putra musisi Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani (13) mengalami kecelakaan maut di tol Jagorawi kilometer 8, pada Minggu, 8 September lalu. Kecelakaan maut yang melibatkan 3 mobil itu menewaskan 7 orang. Dhani bersyukur, anaknya lolos dari maut. Dhani berjanji menanggung smua biaya rumah sakit dan membiayai anak-anak korban hingga dewasa, bahkan sekolah hingga S3.


Drama Rumahtangga Ayu Ting Ting

Tahun 2013 menjadi tahun terberat bagi penyanyi dangdut Ayu Ting Ting (21). Bagaimana tidak, pernikahannya dengan Henry Baskoro Hendarso alias Enji mengalami gonjang-ganjing. Drama rumah tangga Ayu berawal dari persoalanresepsi pernikahan. Ayu dan keluarga ingin resepsi pernikahan, sedang Enji dan keluarga Ayu butuh waktu untuk menyiapkannya. Persoalan rumah tangga Ayu kian pelik karena melibatkan banyak pihak, terutama mantan-mantan kekasih Enji. Ayu berencana akan menggugat cerai Enji setelah melahirkan.


Pernikahan Kontroversial Asmirandah-Jonas Rivanno

Pasangan selebritis Asmirandah (24)-Jonas Rivanno (26) telah menikah pada 17 Oktober 2013. Harusnya ini jadi berita bahagia. Namun, pasangan beda keyakinan ini malah membantah. Dari sini lah, persoalan mereka muncul. Majelis Ulama Indonesia (MU) dan Front Pembela Islam (FPI) Depok kecewa atas pengakuan mereka. MUI dan FPI menjelaskan bahwa Asmirandah-Jonas telah menikah secara Islam di KUA Beji, Depok. Dua lembaga itu juga kecewa dengan bantahan Jonas Rivanno, yang tidak mengakui dirinya telah menjadi mualaf. FPI melaporkan Vanno ke Mapolresta Bogor atas tuduhan Penistaan Agama. Asmirandah yang akrab disapa Andah sudah mengajukan permohonan pembatalan pernikahan di Pengadilan Agama.


Olga Saputra Jadi Tersangka

Olga Saputra (27) beberapa kali tersandung masalah, namun keberuntungan selalu berpihak padanya. Berbagai masalah yang menimpanya bisa diselesaikan dengan jalan damai. Sayangnya, ia seolah tak pernah belajar dari pengalaman. Malah, terkesan Olga makin tidak terkontrol. Olga kembali terbelit masalah saat dia mempermalukan dr. Febby Karina di acara Fesbukers yang disiarkan langsung. Olga pun dilaporkan dr. Feby ke polisi pada 19 Juni lalu. Setelah 3 bulan kasusnya digodok, polisi menetapkan Olga sebagai tersangka pada awal Oktober lalu.


Heboh Rumah 24 Miliar Nikita Mirzani

Selama beberapa tahun belakangan Nikita Mirzani (27) rajin wira-wiri di media hiburan. Bukan karena prestasi tapikehebohan yang ia ciptakan. Dia beberapa kali terlibat dalam perkelahian, yang berbuntut saling lapor polisi. Sifat usilnya berlanjut di jejaring sosial Twitter dengan menyindir Jenny Cotez dan Zaskia Gotik. Saat Nikita dicemooh, ia malah membawa berita bahagia yang membuat semua wanita patut iri. Nikita menikah dengan Sajad Ukra, petinggi sebuah bank di Singapura. Yang membuat wanita iri, Sajad memberikan sebuah rumah seharga Rp 24 miliar sebagai hadiah pernikahan pada Nikita.


(ej/adm)



Article source: http://www.merdeka.com/politik/dilarang-masuk-parpol-sultan-lebih-baik-jaga-kearifan-diy.html


13 Topik Paling Dibicarakan Tahun Ini